Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah
Not a member yet
    474 research outputs found

    Pengaruh Argument-Driven Inquiry Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Berkemampuan Akademik Berbeda

    Get PDF
    This study aimed to determine the significance of the effect of Argument-Driven Inquiry learning models, academic ability, and the interaction of learning models with academic ability on learning the structure and function of plants on students' critical thinking skills. The research sample was students of class VIII.1 and VIII.2 taken by cluster random sampling technique. This research was quasi-experiment with Pretest Postes Non-Equivalent Control Group Design. The instrument used in this research was test of critical thinking skills. Data analysis with Ancova and BNT tests respectively at 5% significance level. The results showed that the ADI learning model, academic ability, and interaction between the learning model and academic ability had a significant effect on students' critical thinking skills with their respective significance values that were 0,000; 0,021; 0,014.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui signifikansi pengaruh model pembelajaran Argument Driven Inquiry (ADI), kemampuan akademik,  dan interaksi model pembelajaran dengan kemampuan akademik pada pembelajaran struktur dan fungsi tumbuhan terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Sampel penelitian adalah siswa kelas VIII.1 dan VIII.2 yang diambil dengan teknik cluster random sampling Penelitian ini merupakan kuasi eksperimen dengan Pretest Postes Non Equivalent Control Group Design.  Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes keterampilan berpikir kritis. Analisis data dengan uji Ancova dan BNT masing-masing pada taraf nyata 5 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran ADI, kemampuan akademik, dan interaksi antara model pembelajaran dan kemampuan akademik berpengaruh signifikan terhadap keterampilan berpikir kritis siswa dengan nilai signifikansi masing-masing adalah 0,000; 0,021; 0,014.Kata kunci: Argument Driven Inquiry (ADI), keterampilan berpikir kritis, kemampuan akademi

    Efektivitas Bahan Ajar Berbasis Kearifan Lokal terhadap Aktivitas dan Hasil Belajar Peserta Didik

    Get PDF
    This study aims to describe the effectiveness of teaching materials based on local wisdom to increase the activity and learning outcomes of students in SD N 1 Pugung Penengahan on Theme 3 "Care for Living Beings". The sample in this study was the class IV students in SD N 1 Pugung Penengahan totaling 22 people. The study design used the one group pretest posttest design. Data in this study were analyzed descriptively. Data collection techniques using pretest and posttest, activity observation sheet and questionnaire. The results showed that the learning activities of students were good criteria. The highest aspect of activity was to observe the teacher's explanation and the lowest was to maintain opinions. Teaching materials based on local wisdom are effective in improving student learning outcomes. Learning outcomes of students have an N-gain 0.72 which has high criteria. The results of the questionnaire responses of students towards local wisdom-based teaching materials have very good criteria.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan efektivitas bahan ajar berbasis kearifan lokal terhadap peningkatan aktivitas dan hasil belajar peserta didik di SD N 1 Pugung Penengahan pada Tema 3 “Peduli terhadap Makhluk Hidup”. Sampel penelitian adalah siswa kelas IV di SD N 1 Pugung Penengahan berjumlah 22 orang. Desain penelitian menggunakan one grup pretest posttest. Data penelitian dianalisis secara deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan pretes dan postes, lembar observasi aktivitas dan angket. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas belajar peserta didik berkriteria baik. Aspek aktivitas yang paling tinggi adalah memperhatikan penjelasan guru dan paling rendah adalah mempertahankan pendapat. Bahan ajar berbasis kearifan lokal efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik. Hasil belajar peserta didik memiliki nilai N-gain 0,72 yang berkriteria tinggi. Hasil angket tanggapan peserta didik terhadap bahan ajar berbasis kearifan lokal berkriteria sangat baik.Kata kunci : aktivitas, bahan ajar, hasil belajar, kearifan loka

    Efektivitas Bahan Ajar Berbasis Kearifan Lokal Terhadap Penguasaan Konsep Siswa Kampung Jawa

    Get PDF
    This research aims were to describe the use of teaching material based on local wisdom to increase student’s learning activity and the mastery of student’s concept through scientific approach. The design that used in this research was one group pretest postest. The subjects of this research was 33 students of grade IV in SDN Kampung Jawa. The material in this reserach was care for the living creatures. The effectiveness was proven by n-Gain the value and supported by students’s learning activity and student’s response survey. The result of this research showed that the mastery concept of studentst (n-Gain) in learning was high criteria, students’s learning activity was good criteria and students’s response to the learning material was very high criteria. Based on the result of this research, it can be concluded that the teaching material based on local wisdom was effective to increase students’s learning activity and mastery of concept in SDN Kampung Jawa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan bahan ajar berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan aktivitas belajar dan penguasaan konsep siswa. Desain yang digunakan adalah one group pretest postest. Sampel penelitian ini adalah 33 siswa kelas IV di SDN Kampung Jawa dengan teknik sampling jenuh. Materi dalam penelitian adalah peduli terhadap makhluk hidup. Keefektivan dibuktikan melalui nilai n-Gain serta didukung oleh aktivitas belajar dan angket tanggapan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguasaan konsep siswa (n-Gain) dengan kriteria tinggi, aktivitas belajar siswa berkriteria baik, serta tanggapan siswa terhadap bahan ajar memiliki kriteria sangat tinggi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut disimpulkan bahwa bahan ajar berbasis kearifan lokal efektif untuk meningkatkan penguasaan konsep dan aktivitas belajar siswa di SDN Kampung Jawa.Kata kunci: aktivitas, kearifan lokal, penguasaan konse

    Analisis Kesesuaian Materi Ruang Lingkup Biologi Pada Buku Teks SMA Kelas X

    Get PDF
    This study aim was to describe the conformity level of biological scope material on biology textbook of high school class X from aspect material breadth and depth. The samples of research were 2 biology textbooks that was obtained from purposive sampling technique, that were book A published by Erlangga and book B published by Yrama Widya. Data collection by questionnaire method and documentation study. The result showed that the conformity of material breadth and depth on A book is very appropriate with material breadth percentage was 100% and material depth was 83,3%. While the result of conformity analysis on breadth and depth of B book was very appropriate with material breadth percentage was 100% and material depth was 89,9%. It can be concluded that the conformity of the biological scope of materials on B book was higher than A book. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesesuaian materi ruang lingkup biologi pada buku biologi SMA kelas X yang ditinjau dari aspek keluasan dan kedalaman materi. Sampel penelitian ini 2 buku biologi yang diambil menggunakan teknik purposive sampling, yaitu buku A yang diterbitkan Erlangga dan buku B yang diterbitkan Yrama Widya. Pengumpulan data dilakukan dengan metode angket dan studi dokumentasi. Hasil analisis keluasan dan kedalaman materi pada buku A sama-sama diperoleh kategori sangat sesuai dengan masing-masing persentase keluasan materi yaitu 100% dan kedalaman materi yaitu 83,3%. Kemudian, keluasan dan kedalaman materi pada buku B sama-sama diperoleh kategori sangat sesuai dengan masing-masing persentase keluasan materi yaitu 100% dan kedalaman materi yaitu 89,9%. Dengan demikian, dapat dikatakan kesesuaian materi ruang lingkup biologi pada buku B lebih tinggi dibanding buku A.Kata kunci: kedalaman materi, keluasan materi, materi ruang lingkup biologi

    Efektivitas Penerapan Bahan Ajar Berbasis Kearifan Lokal Pada Peserta Didik Kelas IV

    Get PDF
    This study aims to describe the effectiveness of used of local wisdom-based teaching materials to increase the activity and learning outcomes of fourth grade students on Theme 3 "Care for Living Beings". The sample in this study were twenty one IV grade students in SDN 1 Lintik, Krui Selatan Subdistrict, Pesisir Barat Regency. Sampling was done using by total sampling technique.The research instrument uses pretest-posttest sheets, activity observation sheets and student response questionnaires.The research design used in this study was one group pretest-posttest design. The research data was analyzed descriptively. The results showed the average percentage of overall activity was 70.6 including the medium kriteria with an average of n-Gain of 0.71 included in the good kriteria. It can be concluded that teaching materials based on local wisdom have proven effective to increased activities and learning outcomes of students.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan efektivitas penggunaan bahan ajar berbasis kearifan lokal meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didikpada Tema 3 “Peduli Terhadap Makhluk Hidup”. Sampel dalam penelitian ini adalah 21 peserta didik kelas IV SDN 1Lintik Kecamatan Krui Selatan Kabupaten Pesisir Barat. Pengambilan sampelmenggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar pretes-postes, lembar observasi aktivitas dan angket tanggapan peserta didik. Desain penelitian yang digunakan adalah one group pretest-posttest design. Data penelitian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan persentase rata-rata aktivitas secara keseluruhan sebesar 70,6 termasuk kriteria sedang dengan rata-rata n-Gain sebesar 0,71 termasuk dalam kriteria baik. Dapat disimpulkan bahwa bahan ajar berbasis kearifan lokal terbukti efektif meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik.Kata kunci: aktivitas peserta didik, bahan ajar berbasis kearifan lokal, hasil belajar, peduli terhadap makhluk hidu

    ANALISIS PELAKSANAAN PRAKTIKUM dan PERMASALAHANNYA MATERI ORGANISASI KEHIDUPAN di SMP se-KECAMATAN KEMILING

    Get PDF
    This study aims to analyze the implementation and problems of practicum in junior high school in Kemiling Regency. The design used exploratory research design. The samples selection used purposive sampling technique. The research conducted implementation and problems associated laboratory that were work obtained from survey, interview, and observation and taken to technique triangulation instruments, then analyzed descriptively using Milles and Huberman model. The researchs result showed that the implementation of life organization subject practicum has good criteria, worksheet practicum which has good enough criteria, and practicum phases which have good criteria. Problems that occur in the implementation of practicum are theres no ideal laboratory space, limited equipment laboratory as the microscope, razor, and pipette drops, limited material like specimens preserved, theres no laboratory, lack of readiness of student learning and also readiness of teachers in terms of the availability of the design of learning tools.Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan dan permasalahan praktikum di SMP se-Kecamatan Kemiling. Desain yang digunakan adalah desain riset eksploratori. Pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Data penelitian berupa data pelaksanaan dan permasalahan praktikum yang diperoleh dengan angket, wawancara, dan observasi serta diambil dengan teknik triangulasi instrumen, kemudian dianalisis secara deskriptif menggunakan model Milles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan praktikum materi organisasi kehidupan berkriteria baik, penyusunan LKS-praktikum berkriteria cukup baik, dan tahapan pelaksanaan praktikum berkriteria baik. Permasalahan yang terjadi dalam pelaksanaan praktikum yaitu tidak adanya ruang laboratorium ideal, keterbatasan alat seperti mikroskop, silet, dan pipet tetes, keterbatasan bahan seperti preparat awetan, tidak adanya laboran, kurangnya kesiapan belajar siswa dan juga kesiapan guru dalam hal tersedianya rancangan perangkat pembelajaran.Kata kunci: guru IPA, LKS-praktikum, organisasi kehidupan, pelaksanaan praktikum, permasalahan praktiku

    ANALISIS PRAKTIKUM DAN PERMASALAHANNYA MATERI ORGANISASI KEHIDUPAN SMP SE-KECAMATAN TELUK BETUNG BARAT

    Get PDF
    This study aimed to analyze the implementation of practical work and its problems in life organization subject in Junior High School. The samples were 7th grade science teachers who doing practical work in life organization subjectthat were taken by purposive sampling. The primary data werequestionnaire and interview from teachers and students. The secondary data were observation sheets of probelmsin practical work, the implementation of practical work, and assignment of student work sheet by teachers. Data were analyzed by Miles and Huberman model. The result showed that the implementation of practial workin life organization subject in Junior High School Teluk Betung Barat Sub District was very good criteria. The problems in the implementation of practical work were the limitation of materials and equipments provided by the laboratory. In the implementation steps, the students got difficulty to use the equipment,such as microscope. The students also gotdifficulty to make the conclusion of the practice.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan praktikum dan permasalahannya pada materi orga-nisasi kehidupan di SMP. Sampel pada penelitian ini adalah seluruh guru IPA kelas VII yang melaksanakan praktikum pada materi organisasi kehidupan yang diambil melalui teknik purposive sampling. Data berupa data primer yang berasal dari angket dan wawancara kepada guru dan siswa. Data sekunder berasal dari lembar observasi permasalahan praktikum, tahapan praktikum, dan penilaian LKS praktikum. Data dianalisis dengan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwapelaksanaan praktikum materi organisasi kehidupan di SMP se-Kecamatan Teluk Betung Barat memilki kriteria sangat baik. Permasalahan pada pelaksanaan praktikum materi organisasi kehidupan yaitu keterbatasan alat dan bahan yang disediakan oleh laboratorium. Pada tahap pelaksanaan praktikum, siswa kesulitan dalam menggunakan mikroskop dan membuat kesimpulan dari praktikum.Kata kunci: materi organisasi kehidupan, pelaksanaan praktikum, permasalahan praktiku

    IDENTIFIKASI MISKONSEPSI SISWA PADA MATERI FOTOSINTESIS DAN RESPIRASI

    Get PDF
    The aim of this research was to know misconceptions of VIIIth grade students on photosintetic and respiration subject and the factors that affected students misconception at Jatiagung. The samples were 282 students that selected using purposive sampling technique. The design used simple descriptive research.. The quantitative data were obtained from the students' answer and interpreted into criteria. The qualitative data were factors that affected the studentss misconceptions that were obtained from questionnaire and analyzed using Pearson Product Moment Test Correlational. The result showed that the level of misconceptions was "medium" (38.63 2.39). The factors have correlation with studentss missconceptio (0, 128-0,177). The factors were directed learning, discousse learning, students and teacher interaction, homework discussion, understanding language, and learning interest.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui miskonsepsi siswa kelas VIII SMP Negeri se-Kecamatan Jatiagung pada materi fotosintesis dan respirasi, dan faktor - faktor yang berpengaruh terhadap miskonsepsi siswa. Sampel penelitian terdiri dari 282 siswa kelas VIII Tahun Ajaran 2015/2016 yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Desain penelitian berupa desain deskriptif sederhana. Data kuantitatif berupa skor miskonsepsi yang diperoleh dari jawaban siswa kemudian dianalisis dengan melakukan perhitungan rerata skor serta diinterpretasikan ke dalam kriteria. Data kualitatif berupa faktor - faktor yang berpengaruh terhadap miskonsepsi dan diuji nilai korelasinya menggunakan Uji Korelasional Pearson Product Moment. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat miskonsepsi berkategori sedang (38,632,39). Faktor yang berpengaruh terhadap miskonsepsi yaitu keterarahan dalam pembelajaran, penggunaan metode ceramah, interaksi guru dengan siswa, pembahasan tugas rumah, pemahaman penggunaan bahasa, serta minat terhadap pembelajaran, yang memiliki nilai korelasi antara 0,128-0,177.Kata kunci: certainty resposibility indeks, fotosintesis, miskonsepsi, respiras

    Kesulitan Guru IPA Kelas VIII Se-Kecamatan Metro Pusat Dalam Merencanakan dan Melaksanakan Asesmen

    Get PDF
    This study aimed to identify difficulty of VIII grade science teacher at junior high schools sub district Metro central in academic year of 2016 / 2017 in planning and implementing assessments. The samples were 5 teachers who entirely science teacher class VIII and chosen by sampling saturated technique. Design research was descriptive design. Data difficulty teachers in planning and implementing assessments were obtained from the results of questionnaire and interview of science teachers that were analyzed descriptively. The results of the study showed the average of difficulty experienced teachers in planning and implementing assessments was quite. The main factors that caused teachers had difficulty in planning assessments was make the achievement indicators competence school tuition while that cause teachers had difficulty in implementing assessments was the implementation of the assessments affective domain, especially in observe attitude aspects.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesulitan guru IPA kelas VIII SMP Negeri se-Kecamatan Metro Pusat tahun ajaran 2016/2017 dalam merencanakan dan melaksanakan asesmen. Sampel penelitian berjumlah 5 guru yang seluruhnya merupakan guru IPA kelas VIII dan dipilih dengan teknik sampling jenuh. Desain penelitian adalah desain deskriptif. Data kesulitan guru dalam merencanakan dan melaksanakan asesmen diperoleh dari hasil angket dan wawancara pada guru yang dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kesulitan yang dialami guru dalam merencanakan dan melaksanakan asesmen tergolong cukup. Faktor utama yang menyebabkan guru cukup kesulitan dalam merencanakan asesmen adalah menetapkan indikator pencapaian kompetensi peserta didik sedangkan yang menyebabkan guru cukup kesulitan dalam melaksanakan asesmen adalah dalam pelaksanaan asesmen ranah afektif, terutama dalam mengamati aspek sikap.Kata Kunci: asesmen, guru IPA, kesulitan, melaksanakan, merencanaka

    Analisis Pelaksanaan Praktikum Materi Organisasi Kehidupan dan Permasalahannya SMP Se-Kecamatan Kedamaian

    Get PDF
    This study aimed to analyze the implementation and problems on the life organization subject practicum of junior high schools grade VII students in Kedamaian. The sampling technique used purposive sampling. Research data were obtained from questionnaires, interviews, and observations, which was analyzed descriptively The researchs result showed that the implementation of life organization subject practicum has very good criteria, with percentage average of practicum stage and worksheet practicum which has good criteria. The problems that happened during the practicum are the limited number of light microscopes such as animal and plant cells specimens, students psychomotoric skill on making wet specimens, and attractiveness of students practicum worksheets prepared by the teacher only have good enough criteria. Thus, it can be concluded that the implementation of life organization subject practicum in Kedamaian has excellent criteria. There was practicum problem in limitation of practicum tools.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan dan permasalahan praktikum materi organisasi kehidupan di SMP kelas VII se-Kecamatan Kedamaian. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik purposive sampling. Data penelitian diperoleh dari angket, wawancara, dan observasi, yang dianalisis secara deskriptif menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan praktikum materi organisasi kehidupan berkriteria sangat baik, dengan rata-rata persentase tahapan pelaksanaan praktikum dan penyusunan LKS praktikum berkriteria baik. Permasalahan yang terjadi selama pelaksanaan praktikum adalah keterbatasaan jumlah mikroskop cahaya, jumlah preparat awetan sel hewan dan tumbuhan, kemampuan psikomotorik siswa dalam pembuatan preparat basah sel tumbuhan, serta kurang menariknya LKS praktikum yang disusun oleh guru. Jadi, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan praktikum materi organisasi kehidupan se-Kecamatan Kedamaian memiliki kriteria sangat baik.Terdapat permasalahan praktikum yaitu keterbatasan alat-alat praktikum.Kata kunci: guru IPA, LKS-praktikum, organisasi kehidupan, pelaksanaan praktikum, permasalahan praktiku

    417

    full texts

    474

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇