Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah
Not a member yet
    474 research outputs found

    Analisis Soal Ujian Nasional Biologi Sekolah Menengah Atas

    Get PDF
    This study aims to analyze and determine the type of Higher Order Thinking Skill (HOTS). Subject of this research were biology National Examination in the 2016/2017 high school. This research instrument used was assessment sheet. The results showed that 92,5% National Examination were HOTS type. Characteristic of questions point were 97,3% appropriate with achievement competence indicator. Stimuli that used on questions were images, few of them were diagrams, tables, examples and less than half were fragments of the case. Questions that has characteristics of critical thinking was 85% and less than half were indicators focusing on questions. Questions that has characteristics of problem solving problems was only 22,5% which was indicator of identifying big problems, identifying problems that are not suitable and problems solving based on data and problems.Penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakteristiksoal tipe Higher OrderThinking Skill (HOTS). Subjek pada penelitian ini yaitu UN biologi Sekolah menengah atas tahun 2016/2017. Instrument penelitian menggunakan lembar penilaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir semua (92,5%) soal UN bertipe HOTS. Karakteristik pada butir soal UN hampir semua (97,3%) butir soal sesuai dengan indikator pencapaian kompetensi.Stimulus yang digunakan pada soal setengahnya adalah gambar, sedangkan sebagian kecil adalah diagram, tabel, contoh dan kurang dari setengah adalah penggalan kasus. Karakteristik soal berpikir kritis sebesar 85%, kurang dari setengahnya adalah indikator memfokuskan pada pertanyaan. Karakteristik soal pemecahan masalah hanya sebesar 22,5% yang sebagian kecilnya adalah indikator mengidentifikasi masalah sebesar, mengidentifikasi masalah yang tidak sesuai dan memecahkan masalah berdasarkan data dan masalah. Kata kunci: berpikir kritis, HOTS, jenis stimulus, pemecahan masala

    Efektivitas Media Pembelajaran Monopoli Berbasis Assure Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik

    Get PDF
    This research aim was to know the effectiveness of the monopoly learning media based ASSURE  in increasing students critical thinking of the second grade in SHS. The design used was a pretest-posttest not equivalent. The research samples were the students of MIA I and MIA III amounted of 65 students that were selected through purposive sampling technique. The data of this research were qualitative and quantitative. Qualitative data were average value of students critical thinking ability were based on the instrument and then analyzed descriptively. Quantitative data were obtained from N-Gain, average value of the pretest, posttest, and then analyzed statistically using test 0.05 confidence level in the U. The results showed that the students in experiments class have average achievement score in the critical thinking with the category "very good" while the catagory of control class is "less". The Improvement of the learning outcome from the experiment class was higher than the class of the control with an average value of gain (2,815±44.67). Thus, monopoly based learning media ASSURE was effective in increasing students critical thinking.Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas media pembelajaran monopoli berbasis ASSURE dalam peningkatan berpikir kritis peserta didik kelas XI MIA.Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah pretest-posttest tak ekuivalen. Sampel penelitian adalah peserta didik kelas XI MIA I dan XI MIA III berjumlah 65 peserta didik  dan dipilih melalui teknik purposive sampling. Data berupa rata-rata nilai kemampuan berpikir kritis peserta didik yang diperoleh dari instrument kemampuan berpikir kritis lalu dianalisis secara deskriptif. Data hasil belajar diperoleh dari N-Gain, rata-rata nilai pretest, dan posttest, lalu dianalisis secara statistik menggunakan uji U pada taraf kepercayaan 0,05.Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik kelas eksperimen memiliki pencapaian skor berpikir kritis dengan kategori “sangat baik” sedangkan kelas kontrol ialah “kurang”. Kata kunci: assure, berpikir kritis, media monopoli, peserta didi

    Efektivitas Penerapan Bahan Ajar Berbasis Kearifan Lokal Terhadap Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa

    No full text
    This study aims to determine the effectiveness of the application of teaching materials based on local wisdom on activities, learning outcomes, and student responses. The research sample were 33 of fourth grade students of SD Negeri 1 Pasar Krui. Sample selection using Total Sampling technique. The data of this research are pretest, posttest, activity observation sheet and student response questionnaire. The research design was one group pretest-posttest. The research data was analyzed descriptively. The results showed that, the average percentage of n-Gain was 0.714 with high criteria. The highest activity was on the aspect of paying attention to the teacher's explanation, the average percentage of 88.50 criteria was very good, the lowest activity in the aspect of maintaining opinion an average percentage of 49.74 was sufficient criteria. The highest student response questionnaire was on the aspect of the performance that was 84.84 with very good criteria. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan bahan ajar berbasis kearifan lokal terhadap aktivitas, hasil belajar, dan tanggapan siswa. Sampel penelitian yaitu siswa kelas IV SD Negeri 1 Pasar Krui berjumlah 33 siswa. Pemilihan sampel menggunakan teknik Total Sampling. Data penelitian ini yaitu nilai pretes, postes, lembar observasi aktivitas dan angket tanggapan siswa. Desain penelitian yaitu one grup pretest-postest. Data penelitian di analisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, persentase rata-rata n-Gain 0,714 kriteria tinggi. Aktivitas paling tinggi terdapat pada aspek memperhatikan penjelasan guru rata-rata persentase 88,50 kriteria sangat baik, aktivitas paling rendah pada aspek mempertahankan pendapat rata-rata persentase 49,74 kriteria cukup. Angket tanggapan siswa paling tinggi terdapat pada aspek tampilan yaitu 84,84 kriteria sangat baik.Kata kunci: aktivitas peserta didik, bahan ajar, hasil belajar, kearifan loka

    Hubungan antara Pengetahuan tentang Pencemaran Lingkungan dan Perubahan Iklim dengan Sikap Peduli Lingkungan

    Get PDF
    The aims of this research were to know significance and direction of relation between knowledge about environmental pollution and climate change with student's caring attitude, and the amount of contribution indicated between the variables. The method of this research was correlational study. The subjects of the study were students of VIII grade of SMP Negeri & Bandar Lampung taken by cluster random sampling technique with the number of 86 students. Data of knowledge about environmental pollution and climate change took by multiple choice test and data of environmental care attitude took by questionnaire. Technique of data analysis using the method of a simple linear regression analysis. The results showed that there was a significant correlation between the variables shown by Sig value. 0.001 <0.05; positive relationship between the variables shown through regression equation that is Y=56,630+0,258X; and there was very low contribution of knowledge to the attitude shown by the coefficient of determination of 12%.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui signifikansi dan arah hubungan antara pengetahuan tentang pencemaran lingkungan dan perubahan iklim dengan sikap peduli lingkungan siswa, serta besarnya kontribusi yang ditunjukan antarvariabel. Metode penelitian ini adalah penelitian korelasional. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII yang diambil dengan teknik cluster random sampling dengan jumlah 86 siswa. Data pengetahuan tentang pencemaran lingkungan dan perubahan iklim diambil menggunakan tes pilihan jamak sedangkan data sikap peduli lingkungan diambil menggunakan kuesioner. Teknik analisa data menggunakan metode analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antarvariabel yang ditunjukkan dengan nilai Sig. 0,001<0,05; terdapat hubungan positif antarvariabel yang ditunjukkan melalui persamaan regresi yaitu Y=56,630+0,258X; dan terdapat kontribusi yang sangat rendah antara pengetahuan terhadap sikap yang ditunjukkan oleh koefesien determinansi sebesar 12%.Kata kunci: pengetahuan, pencemaran lingkungan, perubahan iklim, sikap peduli lingkunga

    Perbedaan Pengetahuan Biodiversitas Dan Sikap Peduli Lingkungan Antara Peserta Didik Di Sekolah Kawasan TNWK

    Get PDF
    This study aims to determine differences in biodiversity knowledge and environmental concern among students in the TNWK Regional School with in Bandar Lampung City. Sampling used random sampling. The research design was ex post facto. The research data was obtained from tests and questionnaires, then analyzed using the t test. The results showed that there was a difference between biodiversity knowledge and environmental concern between the TNWK area school and the school in Bandar Lampung city. The results of a simple linear regression test showed that there was an influence between knowledge about biodiversity on the environmental concern of students in the TNWK Regional School. Whereas knowledge of the biodiversity of students in Bandar Lampung City schools has no influence on environmental concern.Penelitian ini bertujuan menentukan perbedaan pengetahuan biodiversitas dan sikap peduli lingkungan antara peserta didik di Sekolah Kawasan TNWK dengan di Kota Bandar Lampung. Pengambilan sampel menggunakan random sampling. Desain penelitian adalah ex post facto. Data penelitian diperoleh dari tes dan kuisioner, kemudian dianalisis menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukan terdapat perbedaan antara pengetahuan biodiversitas dan sikap peduli lingkung antara sekolah kawasan TNWK dengan sekolah di kota Bandar Lampung. Hasil uji regresi linier sederhana menunjukan terdapat pengaruh antara pengetahuan tentang biodiversitas terhadap sikap peduli lingkungan peserta didik di Sekolah Kawasan TNWK. Sedangkan pengetahuan pengetahuan tentang biodiversitas peserta didik di sekolah Kota Bandar Lampung tidak terdapat pengaruh terhadap sikap peduli lingkungan. Kata Kunci: kawasan TNWK, pengetahuan biodiversitas, sikap peduli lingkunga

    Analisis Kesesuaian Materi Klasifikasi Tumbuhan Pada Buku Teks SMA Kelas X

    No full text
    This study aim was to describe the conformity level of Plant Classification materials on biology textbooks with basic competence from aspect material breadth and depth. This research was a qualitative research using documentation study. The samples was used A book and B book. The instrument of this research was the material conformity sheet in terms of the material breadth and depth. Data collection through documentation study by analyzing content of material. The data of this research were analyzed descriptively qualitative. The result of the conformity analysis of book material A and B in terms of the breadth of material shows the category "very fit" with 100% percentage. Meanwhile, depth aspect in book A shows the "appropriate" category with percentage of 67% and in book B showed  the category "less appropriate" with 50% percentage. Thus, the contentness of the material in book A was higher in terms of breadth and depth of material compared with book BPenelitian bertujuan mendeskripsikan tingkat kesesuaian materi Klasifikasi Tumbuhan pada buku teks dengan kompetensi dasar ditinjau dari aspek keluasan dan kedalaman materi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif menggunakan studi dokumentasi. Sampel penelitian adalah buku A dan buku B. Instrumen penelitian menggunakan lembar kesesuaian materi ditinjau dari apek keluasan dan kedalaman materi. Pengumpulan data melalui studi dokumentasi dengan menganalisis isi materi buku teks. Data penelitian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil analisis kesesuaian materi pada buku A dan B ditinjau dari aspek keluasan materi menunjukkan kategori “sangat sesuai” dengan persentase 100%. Sementara, dari aspek kedalaman pada buku A menunjukkan kategori “sesuai” dengan persentase 67% dan buku B menunjukkan kategori “kurang sesuai” dengan persentase 50%. Dengan demikian, kesesuian materi pada buku A lebih tinggi dilihat dari segi keluasan dan kedalaman materi dibandingkan dengan buku B.Kata kunci: kedalaman materi, keluasan materi, klasifikasi tumbuha

    Pengembangan Buku Penuntun Praktikum Klasifikasi Makhluk Hidup dengan Model Argument Driven Inquiry (ADI)

    Get PDF
    The lab workbook was used to support laboratory activities. This study aims to describe the validity and practicality of the guide book of classification of living creatures developed with ADI model. The research design was R & D with 4-D model covering define stage, design, develop, and disseminate but disseminate not done. The practical lab book was made with a bright cover and a Franklin Gothic Book letter. Each practicum guide consists of a practical title, basic theory, objectives, research questions, tools, materials, work steps, argumentation schemes including claims, data, warrants, backing, argumentation sessions, and reports. Expert and practitioner validation test results are categorized as "excellent". The results of legibility test categorization "excellent". The results of the implementation test of practicum criteria "almost all activities performed". Thus, it can be concluded that the guiding book of practicum developed is declared valid and practical.Buku penuntun praktikum digunakan untuk menunjang kegiatan laboratorium. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan validitas dan praktikalitas buku penuntun praktikum klasifikasi makhluk hidup yang dikembangkan dengan model ADI. Desain penelitian adalah R & D dengan model 4-D meliputi tahapan define, design, develop, dan disseminate tetapi disseminate tidak dilakukan. Buku penuntun praktikum dibuat dengan sampul yang cerah dan huruf Franklin Gothic Book. Setiap penuntun praktikum terdiri atas judul praktikum, dasar teori, tujuan, pertanyaan penelitian, alat, bahan, langkah kerja, skema argumentasi yang meliputi claim, data, warrant, backing, sesi argumentasi, dan laporan. Hasil uji validasi ahli dan praktisi berkategori baik sekali. Hasil uji keterbacaan berkategori baik sekali. Hasil uji keterlaksanaan praktikum berkriteria hampir seluruh kegiatan terlaksana. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa buku penuntun praktikum dikembangkan dinyatakan valid dan praktis.Kata kunci: Argument Driven Inquiry (ADI), klasifikasi makhluk hidup, penuntun praktiku

    Efektivitas Bahan Ajar Berbasis Kearifan Lokal dalam Meningkatkan Penguasaan Konsep Siswa

    Get PDF
    This research aims to describe the effectivity of local wisdom bassed-teaching materials in improving Padang Rindu Elementary School students concepts mastery. The research used one group pretest postest design. The samples was grade IV students. The research subject matter was care for living things. The research data were obtained from pretest-postest, learning activities, and questionnaires. Pretest-postest analyzed by n-Gain calculation, learning activities and questionnaires were analyzed by percentage descriptive criteria.The results showed that students concept mastery (n-Gain) was medium criteria, students learning activities was good criteria, and questionnaires was high criteria. Based on this result, local wisdom bassed-teaching materials was effective in improving Padang Rindu Elementary School students concept mastery.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas bahan ajar berbasis kearifan lokal dalam meningkatkan penguasaan konsep siswa SDN Padang Rindu. Desain yang digunakan adalah one group pretest postest. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas IV. Materi dalam penelitian adalah peduli terhadap makhluk hidup. Data penelitian diperoleh melalui pretes-postes, aktivitas belajar dan angket. Analisis pretes-postes menggunakan perhitungan n-Gain. Analisis aktivitas belajar dan angket menggunakan kriteria deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguasaan konsep siswa (n-Gain) dengan kriteria sedang, aktivitas belajar siswa berkriteria baik, serta tanggapan siswa terhadap bahan ajar memiliki kriteria sangat tinggi. Berdasarkan hasil tersebut, bahan ajar berbasis kearifan lokal efektif dalam meningkatkan penguasaan konsep siswa SDN Padang Rindu.Kata kunci: kearifan lokal, pendekatan scientific, penguasaan konse

    Identifikasi Kearifan Lokal di Sungai Way Kiri sebagai Sumber Belajar IPA SMP

    Get PDF
    This study aims to identify local wisdom in Way Kiri river that can be used as learning sources of science SMP with descriptive design. The sample selection used purposive sampling technique. The subjects of this study were 10 teachers of science SMP located in the river Way Kiri. Research data were obtained from questionnaires, interviews, and documentation. Research data were analyzed and interpreted into percentage descriptive criteria. The results showed that there were 20 local wisdom but only 16 forms of local wisdom that criteria appropriate and can be used as a source of learning. The local wisdom is kulak; tapah fish; lais fish; cleaning of ceremonial instruments; dadap leaves and shallots; apu wood and water hyacinth; spin; tuba and stun; onion system; phase of the moon (class VII); dance nenemo; brilliantly; tugal, geghubak, and brittle; Q Tik, Q-Way, and Q-Ret; (class VIII); rubber nursery and slash, burn and burn (class IX). The suitability of local wisdom existing in the Way Kiri River as learning sources for junior high school were 16 local wisdom.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kearifan lokal di sungai Way Kiri yang dapat digunakan sebagai sumber belajar IPA SMP dengan desain deskriptif. Pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Subjek penelitian ini adalah sebanyak 10 guru IPA SMP yang berada dikawasan sungai Way Kiri. Data penelitian diperoleh melalui angket, wawancara, dan dokumentasi. Data penelitian dianalisis dan diinterpretasikan kedalam kriteria deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 20 kearifan lokal tetapi hanya 16 bentuk kearifan lokal yang berkriteria sesuai dan dapat dijadikan sebagai sumber belajar. Kearifan lokal tersebut adalah kulak; ikan tapah; ikan lais; pembersihan alat-alat upacara; daun dadap dan bawang merah; kayu apu dan eceng gondok; putas; tuba dan setrum; sistem bawang; fase bulan (kelas VII); tarian nenemo; tembilang; tugal, geghubak, dan getas; Q Tik, Q-Way, dan Q-Ret; kekuhan (kelas VIII); pembibitan karet dan sistem tebas, tebang dan bakar lahan (kelas IX). Kesesuaian kearifan lokal yang ada di sungai Way Kiri sebagai sumber belajar IPA SMP adalah 16 kearifan lokal. Kata kunci: IPA, kearifan lokal, sumber belaja

    Pengaruh Model Pembelajaran Argument-Driven Inquiry Terhadap Keterampilan Argumentasi Siswa

    Get PDF
    This study aims to determine the significance of the influence of the use of Argument-Driven Inquiry (ADI) learning models, students' academic abilities, and the interaction between learning models and academic abilities towards student argumentation skills. The study population was all eighth grade students of SMP Negeri 13 Bandar Lampung. The research sample was students of class VIII.4 and VIII.5 who were selected from the population using cluster random sampling technique. The instrument used is a test of argumentation skills in the material of the digestive system in humans. Data were analyzed statistically by Ankova test and the Smallest Significant Difference test (BNT). The results showed that the ADI learning model had a significant effect on argumentation skills with a significance value of 0,000. While academic ability and interaction between the ADI model and academic ability did not have a significant effect on argumentation skills (0,314 and 0,572) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui signifikansi pengaruh dari penggunaan model pembelajaran Argument-Driven Inquiry (ADI), kemampuan akademik siswa, dan interaksi antara model pembelajaran dengan kemampuan akademik terhadap keterampilan argumentasi siswa. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 13 Bandar Lampung. Sampel penelitian adalah siswa kelas VIII.4 dan VIII.5 yang dipilih dari populasi dengan teknik cluster random sampling. Instrumen yang digunakan adalah tes keterampilan argumentasi pada materi sistem pencernaan pada manusia. Data dianalisis secara statistik dengan uji Ankova dan uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran ADI berpengaruh signifikan terhadap keterampilan argumentasi dengan nilai signifikansi 0,000. Sedangkan kemampuan akademik dan interaksi antara model ADI dengan kemampuan akademik tidak berpengaruh signifikan terhadap keterampilan argumentasi (0,314; dan 0,572). Kata kunci: argument-driven inquiry, keterampilan argumentasi, kemampuan akademik.

    417

    full texts

    474

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇