FKIP UNS Journal Systems
Not a member yet
7978 research outputs found
Sort by
Pengaruh Pengalaman Praktik Kerja Industri dan Motivasi Memasuki Dunia Kerja terhadap Kesiapan Kerja Peserta Didik SMK Kristen 1 Surakarta Tahun Angkatan 2017/2018
The purpose of this research 1) to find out the influence of experince of indsutrial work practices and motivation to enter the work world to the work readiness of students of SMK Kristen 1 Surakarta academic year 2017/2018, 2) to find out the influence of experience of industrial work practices to the work readiness of students of SMK Kristen 1 Surakarta, 3) to find out the influence of motivation to enter the work world to the work readiness of students of SMK Kristen 1 Surakarta. The population is students of SMK Kristen 1 Surakarta. The sampling technique is Proportionate Stratified Random Sampling. The sample size is 150 respondents. Data collection techniques are interviews, questionnaires and documentation. Data analysis technique is multiple linear regression. The results showed that multiple regression equation of Y = 31.821 + 0.497 X1 + 0.421 X2. Based on the result, can be concluded that (1) experience of industrial work practices and motivation to enter the work world simultainly influence to the students work readiness which shown with probability value 0.000, (2) experience industrial work practices positively and significantly influence to the work readiness with probability value 0,000, (3) the motivation to enter the work world positively and significantly influences to the work readiness with probability 0,000. Value of R square is 60,5%. It shows that 60,5% readiness of work is influenced by experience of industrial work practice and motivation to enter work world, while 39,5% influenced by other factors not explained in research.
Penerapan Model Pembelajaran Numbered Heads Together (NHT) Dengan Media Kartu Soal Untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial Dan Prestasi Belajar Sejarah
The aims of this research are to improve the students’ social skills and historical learning achievement through aplicating numbered head together (NHT) cooperative learning model by using question-card media in historical learning.This research used Classroom Action Research (CAR) method which was implemented in two cycles. Every cycle consists of planning, implementation, observation, and reflection. The subject of this is class X IPS 3 SMA N 1 Ngemplak which consists of 33 students. The data collection techniques of this research use observation, interview, questionnaire, test, and documentation. Test validity of data using triangulation techniques which are data and method triangulation. The data analysis used are comparative descriptive analysis model and interactive analysis model. The results of this study show that; 1) The implementation of Numbered Heads Together cooperative learning model by using question-card can increase the students’ social skills in class X IPS 3 SMA N 1 Ngemplak. This is indicated by the increasing percentages of the number of students’ social skills with a high category in the pre cycle, which is 21,21%. In the first cycle, then increased to 51,52% and 81,82% in second cycle. In the percentages result, the students’ number who have high social skills and the average percentage of social skills indicators have exceeded the target ≥80%; 2) The implementation of Numbered Heads Together cooperative learning model by using question-card can improve the learning achievement of students class X IPS 3 SMA N 1 Ngemplak. This shows the increased percentage of students’ learning mastery in each cycle. At pre cycle, percentage of the number of students who can reach the limit of the value of learning domination (KKM 75) is 54,55%. In the first cycle, percentage of the number of students who can reach the limit of the value of learning domination increased to 60,70% and 93,94% in the second cycle. The acquisition percentage of students’ learning achievement completeness passed the target which is ≥80%
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe NHT (Numbered Heads Together) Dengan Media Mind Map Untuk Meningkatkan Pemahaman Sejarah Dan Kreativitas Siswa
The purpose of this research is to increase the history understanding and students creativity subject of class XI IPS 2 SMA N 4 Surakarta in the second semester of academic year 2016/2017 using cooperative learning type NHT (Numbered Heads Together) by using mind map media.This research is Classroom Action Research (CAR) and conducted into two cycle in which every cycle consisted of planning, acting, observing, and reflecting. The subjects of this research were 26 students of XI IPS 2 SMA N 4 Surakarta. Research sources were the teacher, students, learning process, and document. Data collecting techniques used in this research were interview, observation, test, and documentation. Data validation techniques used triangulation, source and method. This research conducted data analyzing techniques namely interactive analyzing model. The research procedure used was Lewin’s theory, namely planning, acting, observing, and reflecting.The result showed that: (1) the implementation NHT using mind map media can increase history understanding. The number of students who complected the stage pre-cycle KKM only 11 students or 42,30%. In the first cycle increased to 18 students completed the classical KKM or 69,23% after the second cycle increased again to 23 students completed the classical KKM or 88,46%. (2) The implementation of NHT (Numbered Heads Together) by using mind map media can increase students creativity. The average percentage indicator of students creativity through observation on pre-cycle is 66,92% and then increased to 75,38% in the first cycle and the second cycle increased to 82,30%. The average percentage of creativity indicators mind map group result in the first cycle is 73,33% and increased to 80% in the second cycle. The conclusion of this research is the implementation of cooperative learning type NHT (Numbered Heads Together) by using mind map media can increase history understanding and students creativity subject of class XI IPS 2 SMA N 4 Surakarta in the second semester academic year 2016/2017
ANALISIS STRUKTURASI GIDDENS DALAM PROGRAM SEKOLAH SIAGA BENCANA (SSB) DI SMA NEGERI 1 KARANGANOM
ANALISIS STRUKTURASI GIDDENSDALAM PROGRAM SEKOLAH SIAGA BENCANA (SSB)DI SMA NEGERI 1 KARANGANOM Yuanita Dwi Hapsari, Nurhadi, Siany Indria LiestryasariPendidikan Sosiologi Antropologi Fakultas Keguruan dan Ilmu PendidikanUniversitas Sebelas [email protected] penelitian ini untuk mengetahui (1) peran warga sekolah dan lembaga yang terkait sebagai agen dalam pelaksanaan program sekolah siaga bencana yang ada di SMA Negeri 1 Karanganom. (2) hubungan dualitas antar struktur dan agen yang membentuk kesiapsiagaan bencana alam di SMA Negeri 1 Karanganom.Penelitian ini merupakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data berasal observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan yang digunakan sebagai sumber data utama yaitu Kepala Sekolah, Guru, Peserta didik, dan BPBD Kabupaten Klaten. Teknik pemilihan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling. Teknik uji validitas data yang digunakan berupa trianggulasi sumber. Teknik analisis data yang digunakan terdiri dari tiga tahap yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesismpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pelaksanaan program sekolah siaga bencana di SMA 1 Karanganom belum berjalan secara berkelanjutan. Hal ini disebabkan agen-agen yang terlibat dalam pelaksanaan program belum dapat menjalankan perannya secara optimal. Dalam hal ini BPBD telah melakukan serangkaian pelatihan dan pendampingan kepada pihak sekolah. Namun kegiatan tersebut hanya dilakukan sebelum sekolah dikukuhkan menjadi sekolah siaga bencana. Selain itu monitoring dan evaluasi tidak dilakukan secara baik, sehingga muncul kesan dari pihak pemerintah lepas begitu saja. Di sisi lain, respon pihak sekolah belum menganggap penting program tersebut diterapkan secara berkelanjutan, sehingga apa yang sudah diperoleh selama masa pelatihan dan pendampingan tidak dilaksanakan secara continue. (2) Penelitian ini berhasil membuktikan apa yang dikatakan Giddens menganai struktur dan agen yang memiliki hubungan dualitas. Struktur dan agen merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Dalam proses produksi dan reproduksi struktur sosial dibutuhkan peranan yang baik dari agen yang mempunyai andil yang cukup besar. Kaitannya dengan penelitian ini bahwa program sekolah siaga bencana di SMA 1 Karanganom belum berjalan secara berkelanjutan dikarenakan belum optimalnya peran dari agen yang terlibat dalam program tersebut. Peranan yang baik dari masing masing agenlah yang menjadi kunci berhasilnya suatu program. Kata Kunci : sekolah siaga bencana, peran agen, dualitas struktur
BENTUK-BENTUK STRATEGI ADAPTASI MASYARAKAT PENDATANG MADURA DI SURAKARTA (STUDI KASUS MASYARAKAT PENDATANG MADURA DI SUMBER NAYU)
ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi adaptasi masyarakat pendatang khususnya masyarakat pendatang Madura di Surakarta dalam mengatasi kondisi minimal berupa krisis identitas serta stereotip etnis yang melekat pada mereka. Selain itu penelitian ini juga dilakukan untuk mengetahui motif masyarakat pendatang Madura dalam melakukan adaptasi. Pemilihan kampung Sumber Nayu sebagai lokasi penelitian dilakukan karena di Sumber Nayu terdapat cukup banyak pendatang Madura yang menetap dan bertempat tinggal selama bertahun-tahun di lokasi tersebut. Dalam penelitian ini konsep yang digunakan peneliti dalam menganalisis strategi adaptasi masyarakat pendatang Madura adalah dengan menggunakan konsep etika subsistensi yang dikemukakan oleh James C. ScottDengan menggunakan metode kualitatif peneliti melibatkan beberapa informan yang diambil dari masyarakat pendatang Madura dan masyarakat sekitar di Sumber Nayu untuk mendapatkan data tentang penelitian ini. Dalam menjawab rumusan masalah yang diangkat peneliti mencoba menggali data dengan wawancara mendalam dan terstruktur. Data-data yang diperoleh (transkrip wawancara, laporan observasi dan dokumentasi) selanjutnya dianalisis menggunakan konsep etika subsistensi yang dikemukakan oleh Scott. Dalam konsepnya Scott mengangkat tentang kehidupan masyarakat petani di Asia Tenggara yang mengalami kondisi minimal berupa krisis pangan, serta bagaimana mereka mensiasati kondisi-kondisi tersebut. Validitas data diuji menggunakan triangulasi sumber dimana data yang diperoleh dicocokkan dengan temuan data lain apakah konsisten, tidak konsisten, atau malah kontradiksi.Dari hasil penelitian, masyarakat pendatang Madura memiliki beberapa siasat dalam mengatasi kondisi minimal mereka. Siasat yang pertama adalah siasat menahan diri dimana mereka membatasi kebiasaan yang bertentangan dengan budaya sekitar. Kedua, siasat alternatif subsistensi dimana mereka mencoba mencari alternative dengan belajar budaya serta belajar bahasa sekitar. Lalu yang terakhir adalah siasat membangun relasi dimana mereka mencoba membangun relasi dengan mengikuti kegiatan yang diadakan di kampung tersebut. Ketiga siasat ini serupa dengan siasat yang dilakukan oleh masyarakat petani di Asia Tenggara dalam analisis Scott. Sedangkan dalam proses adaptasi tercipta motif-motif baru berupa motif moral ekonomi, motif hubungan resiprokal, dan juga motif menyebarkan budaya melalui pembangunan komunitas seperti TPA. Beberapa motif diatas juga bersinggungan dengan konsep Scott dalam analisis ekonomi moral petani di Asia Tenggara.Kata kunci : Strategi adaptasi, pendatang Madura, etika subsistens
DINAMIKA POLA HUBUNGAN SOSIAL SISWA DALAM KELOMPOK TEMAN SEBAYA DI SMA NEGERI 1 TAWANGSARI TAHUN AJARAN 2016/2017
DINAMIKA POLA HUBUNGAN SOSIAL SISWA DALAM KELOMPOK TEMAN SEBAYA DI SMA NEGERI 1 TAWANGSARI TAHUN AJARAN 2016/2017ABSTRAKPenelitian bertujuan untuk mengetahui: (1) latar belakang siswa membentuk kelompok teman sebaya; (2) dampak adanya kelompok teman sebaya di sekolah. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data berasal dari wawancara dan observasi. Wawancara dilakukan dengan sembilan informan, yaitu tujuh siswa siswi kelas XI IIS 1, satu guru BK dan satu guru yang merangkap sebagai ketua STP2K. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan informan dengan cara purposive sampling. Dalam melakukan uji validitas data, yang dilakukan yaitu dengan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan data (verifikasi data). Hasil penelitian menunjukkan: (1) Latar belakang siswa membentuk kelompok teman sebaya adalah (a) Kesamaan sifat, hobi, dan tujuan, (b) Kebutuhan akan tempat curhat; (2) Dampak adanya kelompok teman sebaya di sekolah adalah (a) Memotivasi siswa dalam belajar (b) Mengembangkan solidaritas antar kawan (c) Pengucilan dalam pergaulan. Kesimpulan penelitian ini adalah kelompok teman sebaya merupakan bentuk dari pencarian jati diri siswa sebagai seorang remaja. Melalui kelompok teman sebaya, siswa dapat memenuhi kebutuhan sosial dasar pada diri remaja yaitu berupa teman yang menyenangkan, keakraban, dan penerimaan oleh lingkungan sosial. Kata Kunci : Teori Strukturasi Giddens, Kelompok Teman Sebaya.
ASPEK DIKSI SERTA NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM NOVEL AYAH KARYA ANDREA HIRATA
Abstract: This study aimed to describe and explain: (1) the aspects of diction used in the novel Ayah by Andrea Hirata; (2) the values of character education in the novel Ayah by Andrea Hirata; and (3) the relevance of Andrea Hirata’s novel Ayah as a teaching material of language and literature in Vocational High School. This study is a qualitative research that analyzes the data in the form of documents with the object of study of novel Ayah by Andrea Hirata. The results of this study are as follows. (1) The diction aspect contained in Andrea Hirata's father's novel includes five types of diction, (2) Novels contain sixteen points of character education values, (3) Novel Ayah is relevant to the learning of Indonesian language and literature in SMK because the aspect of diction and the value of character education in accordance with the learning objectives that have been designed using the Learning Implementation Plan based on the Core Competence and Basic Competence which includes the competencies that the learners must achieve in language and literature learning. Dad's novel can increase students' vocabulary mastery according to language ability, student psychology, and cultural background.Keywords: dictions, educations, characters, learning, literature Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) aspek diksi dalam novel Ayah karya Andrea Hirata; (2) nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam novel Ayah karya Andrea Hirata; (3) relevansi aspek diksi dan nilai-nilai pendidikan karakter dalam novel Ayah karya Andrea Hirata dengan pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia di SMK. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menganalisis data berupa dokumen dengan objek kajian novel Ayah. Hasil dari penelitian ini (1) aspek diksi yang terdapat dalam novel Ayah karya Andrea Hirata meliputi lima jenis diksi, (2) novel Ayah mengandung enam belas poin nilai-nilai pendidikan karakter, (3) novel Ayah relevan dengan pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia di SMK karena aspek diksi dan nilai pendidikan karakter yang sesuai dengan tujuan pembelajaran yang telah dirancang menggunakan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang didasari adanya Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar yang mencantumkan kompetensi yang harus dicapai peserta didik dalam pembelajaran bahasa dan sastra. Novel Ayah dapat meningkatkan penguasaan kosakata peserta didik sesuai dengan kemampuan bahasa, psikologi siswa, dan latar belakang budayanya.Kata kunci: diksi, pendidikan, karakter, pembelajaran, sastr
ANALISIS STRUKTURALISME GENETIK NOVEL BEKISAR MERAH KARYA AHMAD TOHARI DAN RELEVANSINYA SEBAGAI MATERI PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA
ABSTRACT: This study aims to find out and explain (1) structural elements in the novel Bekisar Merah by Ahmad Tohari, (2) the social and cultural background of the novel Bekisar Merah by Ahmad Tohari, (3) the author's world view in the novel Bekisar Merah by Ahmad Tohari, (4) the relevance of the study with Indonesian language learning on the material understands the building elements of novel literary works in high schools. The form of this research is qualitative descriptive. The approach used is genetic structuralism. The data analysis technique used is interactive analysis. Based on data analysis, the results of the study conclude as follows: (1) the interwoven elements are themes, characterizations, plot, setting or setting, as well as point of view, (2) social and cultural background Bekisar Merah novels have similarities between what is told in the novel and the facts that occur in the community, especially those who work as prisoners (3) Ahmad Tohari's world view in the Bekisar Merah novel is a view of social humanism and social reality, as well as religious views, views politics, gender views, and social views; and (4) the novel Bekisar Merah is suitable as learning material in high school.Keywords: Novel, Structuralism Genetic, Literary LearningAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan (1) unsur struktural dalam novel Bekisar Merah karya Ahmad Tohari, (2) latar belakang sosial dan budaya novel Bekisar Merah karya Ahmad Tohari, (3) pandangan dunia pengarang dalam novel Bekisar Merah karya Ahmad Tohari, (4) relevansi kajian dengan pembelajaran bahasa Indonesia pada materi memahami unsur-unsur pembangun karya sastra novel di Sekolah Menengah Atas. Bentuk penelitian ini berupa deskriptif kualitatif. Pendekatan yang digunakan adalah strukturalisme genetik. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Sumber data adalah novel dan informan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis interaktif. Berdasarkan analisis data, hasil penelitian berkesimpulan sebagai berikut: (1) adanya keterjalinan unsur-unsur baik itu tema, tokoh penokohan, alur, setting atau latar, maupun sudut pandang atau point of view, (2) latar belakang sosial dan budaya yang ada dalam novel Bekisar Merah terdapat persamaan antara apa yang diceritakan dalam novel dengan fakta yang terjadi di kalangan masyarakat khususnya masyarakat yang bekerja sebagai penderes nira (3) pandangan dunia Ahmad Tohari dalam novel Bekisar Merah adalah pandangan humanisme sosial dan realitas sosial, juga adanya pandangan religius, pandangan politik, pandangan gender, dan pandangan sosial, dan (4) Novel Bekisar Merah cocok dijadikan sebagai materi ajar sastra di SMA.Kata Kunci : Novel, Strukturalisme Genetik, Pembelajaran Sastr
PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU DALAM PEMBELAJARAN BERBASIS ICT MELALUI KEGIATAN PENDAMPINGAN GURU GURU SDN KALONGAN 03 KECAMATAN UNGARAN TIMUR KABUPATEN SEMARANG SEMESTER 1 TAHUN PELAJARAN 2017/2018
The purpose of this study is to find out whether the mentoring program can improve the ability ofteachers in the management of ICT-based learning at SDN Kalongan 03 Kec. East Ungaran Kab. Semarang2017/2018 Academic Year. This type of research is qualitative using the school action research approach (PTS). Themain data was obtained from the informant, the teacher. Methods of data collection by observation, interview, anddocumentation method. The results showed that (1) There was an increase in the ability of teachers in themanagement of ICT-based learning at SDN Kalongan 03 Kec. In East Timor in quality, Before being givenaccompaniment action, the quality of the teacher's ability to manage ICT-based learning at SDN Kalongan 03 Kec.East Ungaran is only able to reach a percentage of 31.25%. After being given action 1 in cycle I, the ability ofteachers in learning management has increased to 62.50% in cycle I, and increased to 88.13% in cycle II. (2) Thereis an increase in the ability of teachers in the management of ICT-based learning at SDN Kalongan 03 Kec. In termsof quantity, in terms of quantity, the ability of teachers to manage ICT-based learning has also increased, namelybefore being given an action only able to reach a percentage of 12.50%. After being given action in the form ofmentoring program, the teacher's ability to manage ICT-based education has increased to 25.00% in the first cycle,and has increased to 87.50% in the second cycle. (3) There is an increase in the achievement of teacher performancein the management of ICT-based learning at SDN Kalongan 03Kec. East Ungaran, before being given an action theability of teachers in learning management only reached 37.5%, after being given action in the form of new teacherorientation increased to 50.00% in cycle I and increased to 87.5% in cycle II
PENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI OPERASI HITUNG PECAHAN MELALUI PENERAPAN COOPERATIVE LEARNING TIPE STUDENT TEAMSACHIEVEMENT DIVISION (STAD) BAGI SISWA KELAS VI SD NEGERI 1 TERMAS KEC.KARANGRAYUNG KAB. GROBOGAN PADA SEMESTER GENAP TAHUN PELAJA
Abstract: The purpose of the study was to describe student activity and teacher performance and improve student learningoutcomes in mathematics learning the subject of fraction counting operations with cooperative learning model type STADclass VI SD Negeri 1 Termas Karangrayung. The writing of this class action was carried out at SD Negeri 1 Termas,Grobogan, in the second semester of the 2016/2017 school year for 3 months. The subjects of the writing were 28 studentsin grade VI of SD Negeri 1 Termas. The method used in this writing is the method of classroom action writing which iscarried out in 2 cycles through 4 stages, namely (1) planning, (2) implementation, (3) observation, (4) reflection. Incarrying out the writing of class actions using observation sheets and test results of learning. Data analysis using descriptiveanalysis techniques. Writing is said to be successful if 75% of the sixth grade students of SD Negeri 1 Termas experiencelearning completeness of individuals with grades> 70 in mathematics learning materials for fractional counting operations.Based on the results of the writing about efforts to improve mathematics learning outcomes Material of CalculatingFraction Operations Through the Application of Cooperative Learning Types of Student Teams-Achievement Division(STAD) Students of Class VI SDN 1 Termas Kec. Karangrayung Kab. Grobogan During Even Semester 2016/2017Academic Year can be concluded as follows. 1) The teacher's performance in mathematics learning Fraction Calculationswith the application of cooperative learning model type STAD increases with the score at the end of cycle 77 with verygood criteria. 2) Student activity in mathematics learning Fraction Compute Operation with the application of cooperativelearning model type STAD increases with a score at the end of cycle 76 with very good criteria. 3) Improved studentlearning outcomes can be seen in the test results with an average value of 55.00 in the initial test, 64.28 in the first cycle,and 82.14 in the second cycle. Individual learning completeness is 17.85% of students from 28 students in the initial test,42.85% in the first cycle, and 100% or 28 students in the second cycle, with a value of> 70. Kent mathematics learningoutcomes have reached the desired target as indicator of success is 75% of students experience learning completeness ofindividuals with a value of> 70. Because indicators of success have been achieved in cycle II so that the activity ends incycle II