FKIP UNS Journal Systems
Not a member yet
7978 research outputs found
Sort by
Peran Majelis Ulama Indonesia Pada Masa Orde Baru 1975-1998 dan Relevansinya Dalam Pembelajaran Sejarah
The purpose of this research were to describe: (1) the background of the establishment of Ulama Council of Indonesia; (2) the role and position of Ulama Council of Indonesia; (3) the role of Ulama Council in established the Islamic discource in Indonesian New Order 1975-1998; (4) the role of Ulama Council in established the Islamic discource in Indonesias New Order 1975-1998 and its relevance in historical learning at class XII of senior high school.This research used historical method, there are four phases of research procedure, and they are heuristics, critics, interpretations, and historiography. Technique of analyzing the data used historical analysis, give priority to criticsm sharpness and data interpretation. The source of this research used primary resource and secondary resource.The result of this research are: (1) MUI was established by New Order government to muffle the conflict and to create a harmony and cooperations among Muslims and government (2) MUI developed a mainstream religious discources with their authority to created fatawas (3) Reviewing MUI’s history in Indonesias New Order and it’s fatawas about religious sect which can be used as relevant course to look for new paradigm to create a harmony in Indonesian plural society
FRONTIERISME PEMANFAATAN RUANG PUBLIK SEBAGAI ARENA KREATIF DI KOTA SURAKARTA
FRONTIERISME PEMANFAATAN RUANG PUBLIKSEBAGAI ARENA KREATIF DI KOTA SURAKARTAABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk memahmi dan menjelaskan terbangun dan berkembangnya pemanfaatan ruang publik di kota Surakarta. Pasar Pucangsawit dan Pasar Kembang dijadikan sebagai contoh karena memiliki keunikan yang relatif jarang ditemukan di pasar-pasar tradisional lain, yaitu tersedianya ruang bersama yang dapat dimanfaakan oleh berbagai pihak untuk menjalankan kegiatan yang tidak terkait langsung dengan aktivitas jual-beli. Para pekerja seni, aktivis lembaga swadaya masyarakat, organisasi berbasis masyarakat, mahasiswa, dan perkumpulan perempuan adalah di antara mereka yang banyak memanfaatkan ruang bersama ini. Konsep yang digunakan untuk mengkerangkakan pemikrian dan analisis data dalah frontierisme.Dengan menggunakan metode kualitatif, penelitian ini melibatkan wawancara dengan informan yang terlibat langsung dan tidak langsung dengan pemanfaatan ruang bersama di kedua pasar tersebut, antara lain pengelola ruang bersama yang dinamai “ruang kreatif” tersebut, pengunjung, komunitas kreatif, seninan muda, dan pedagang “angkringan”. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis jaringan sosial. Dengan menggunakan analisis tersebut diharapkan agar relasi antar-pihak yang berkontribusi bagi tertopangnya keberadaan kedua ruang kreatif tersebut dapat tergambarkan dan terpetakan.Kesimpulan dari penelitian ini adalah intensitas interaksi dan tingkat keaktivan masing-masing aktor dalam kegiatan-kegiatan di kedua ruang kreatif tersebut memperkuat ikatan sosial antara mereka sekaligus menopang keberlangsungan dua ruang kreatif yang ada di pasar Pucangsawit dan pasar Kembang. Data wawancara menunjukkan bahwa ada kejenuhan yang dirasakan terhadap keberadaan tempat-tempat yang sudah menjadi mainstream, antara lain galeri seni, gedung pertunjukan, dan pusat perbelanjaan. Pada gilirannya, ruang kreatif di pasar Pucangsawit dan pasar Kembang menjadi pilihan. Hal ini menegaskan pandangan bahwa ruang diproduksi melalui relasi kuasa yang melibatkan sejumlah aktor dominan. Kata kunci : arena kreatif, frontierisme, jaringan sosial, pasar tradisional, produksi ruang, ruang publik,
HUBUNGAN ANTARA DISIPLIN BELAJAR DAN TUNTUTAN ORANG TUA DENGAN TINGKAT STRES AKADEMIK SISWA KELAS XI SMAN 1 KARANGANYAR
ABSTRAK Melinda Tineke Dwi Puspitaningrum. K8414030. HUBUNGAN ANTARA DISIPLIN BELAJAR DAN TUNTUTAN ORANG TUA DENGAN TINGKAT STRES AKADEMIK SISWA KELAS XI SMAN 1KARANGANYAR. Skripsi, Surakarta : Fakultas Keguruan dan Ilmu PendidikanUniversitas Sebelas Maret Surakarta, 2018.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) hubungan antara disiplin belajar dengan tingkat stres akademik kelas XI SMAN 1 Karanganyar (2) untuk mengetahui hubungan antara tuntutan orang tua dengan tingkat stres akademik kelas XI SMAN 1 Karanganyar (3) hubungan bersama antara disiplin belajar dan pergaulan teman sebaya dengan tingkat stres akademik siswa kelas XI SMAN 1Karangayar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMAN 1 Karanganyar. Sampel yang digunakan sebanyak 68 siswa diambil dengan menggunkan teknik cluster random sampling . Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi ganda. Kesimpulan penelitian ini adalah : (1) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara disiplin belajar dengan tingkat dengan stres akademik siswa kelas XI SMAN 1Karanganyar. Semakin tinggi disiplin belajar seorang siswa maka semakin tinggi pula stres akademik yang dialami (2) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara tuntutan orang tua dengan tingkat stres akademik siswa kelas XI SMAN 1 Karanganyar. Semakin tinggi tuntutan orang tua terhadap anak maka akan semakin tinggi pula stres akademik yang dialami anak (3) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara disiplin belajar dan tuntutan orang tua dengan tingkat stres akademik siswa kelas XI SMAN 1 Karanganyar. Semakin tinggi disiplin belajar dan tuntutan orang tua terhadap anak maka semakin tinggi pula stres akademik yang dialami anak. Jadi dapat dinyatakan bahwa disiplin belajar dan tuntutan orang tua secara bersama-sama memiliki hubungan yang positif dan signifikan dengan tingkat stres akademik siswa kelas XI SMAN 1 Karanganyar. Kata Kunci : Kuantitatif, Disiplin Belajar, Tuntutan Orang Tua, Stres Akademik
Motif Pelabelan oleh Guru di SMA Negeri 2 Sukoharjo
Motif Pelabelan oleh Guru di SMA Negeri 2 SukoharjoWieke Pratiwi Sekar Arum, Nurhadi, Zaini Rohmad.Pendidikan Sosiologi Antropologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret [email protected] ini bertujuan untuk mengetahui motif pelabelan yang dilakukan oleh guru di SMA Negeri 2 Sukoharjo. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling, di mana informan inti meliputi guru yang mengawali pelabelan dan guru yang sering melakukan pelabelan. Sedangkan informan tambahan meliputi peserta didik yang mendapatkan pelabelan, teman sebaya dan guru BK. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara terstruktur, observasi serta dokumen dan dokumentasi. Teknik uji validitas data menggunakan trianggulasi sumber dan metode. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data milik Creswell. Teori yang digunakan adalah teori Labelling milik Howard S. Becker mengenai kekuasaan dan wewenang. Hasil penelitian menunjukkan pelabelan yang dilakukan oleh guru di SMA Negeri 2 Sukoharjo mengandung motif kontrol sosial dan subjektivitas guru. Motif kontrol sosial berkaitan dengan pemberian label oleh guru yang bertujuan untuk membuat peserta didik jera dan tidak mengulangi tindakannya. Guru sengaja melabel peserta didik tersebut, membuatnya tidak nyaman dan malu hingga kemudian peserta didik itu merubah sikapnya. Sedangkan motif subjektivitas guru berkaitan dengan adanya pelabelan yang tidaklah sempurna karena dalam pengaplikasiannya terdapat ketidakadilan. Pelabelan tidak diberikan kepada semua peserta didik yang melakukan tindakan yang dianggap melanggar, tetapi hanya diterapkan kepada peserta didik tertentu.Kata kunci: pelabelan, guru, motif, penyimpangan
PARTISIPASI PEREMPUAN DALAM PEMBANGUNAN PEMERINTAH DESA SOROPATEN DAN DESA KADIREJO, KARANGANOM, KLATEN
PARTISIPASI PEREMPUAN DALAM PEMBANGUNAN PEMERINTAH DESA SOROPATEN DAN DESA KADIREJO, KARANGANOM, KLATENListiana Wuri Mardiyanti, Nurhadi, Sigit PranawaPendidikan Sosiologi Antropologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu PendidikanUniversitas Sebelas Maret, [email protected] Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji partisipasi perempuan dalam pembangunan pemerintah Desa Soropaten dan Desa Kadirejo. penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif analitis. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Informan dipilih dengan teknik pengambilan purposive sampling. Teknik uji validitas data dengan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) partisipasi perempuan di Desa Soropaten dan Desa Kadirejo dijabarkan menjadi 8 kategori, yaitu partisipasi perempuan dalam pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, politik, seni, budaya dan pariwisata, pertanian serta lingkungan hidup. (2) dalam memaknai pembangunan, setiap program kerja pembangunan yang melibatkan perempuan memunculkan konsekuensi yang berbeda-beda yang kemudian di jelaskan dengan fungsi laten dan fungsi manifes. Fungsi manifes berupa mengembangkan potensi SDA dan SDM terutama perempuan, mempersiapkan perempuan untuk mandiri, mengarahkan perempuan untuk berperan aktif dalam pembangunan. Fungsi latennya berupa kemudahan akses secara struktural, kemudahahan finansial, mekanisme kontrol diri, sarana hiburan dan pengakuan dari masyarkat. Pelibatan perempuan dalam pembangunan bertujuan agar tujuan utama pembangunan desa dapat tercapai sehingga tercipta equal partnership.Kata kunci : partisipasi perempuan, pembangunan, equal partnership, pemerintah desa.
UPAYA PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DENGAN STRATEGI MOTIVASI ARCS (ATTENTION, RELEVANCE, CONFIDENCE, SATISFACTION) PADA SISWA KELAS XI IPA 2 SMA NEGERI 1 PETANAHAN TAHUN PELAJARAN 2017/2018
Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Apakah penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dengan strategi motivasi ARCS dapat meningkatkan motivasi belajar matematika pada siswa kelas XI IPA 2 SMA Negeri 1 Petanahan tahun pelajaran 2017/2018. 2) Dampak prestasi belajar matematika dari siswa kelas XI IPA 2 SMA Negeri 1 Petanahan tahun pelajaran 2017/2018 setelah diberikan pembelajaran dengan model pembelajaran Problem Based Learning dengan strategi motivasi ARCS. Data yang dikumpulkan pada penelitian ini adalah data keterlaksanaan proses pembelajaran, data motivasi belajar matematika dan data prestasi belajar siswa. Cara untuk mendapatkan data keterlaksanaan proses pembelajaran dan motivasi belajar matematika menggunakan metode observasi, sedangkan untuk data prestasi belajar dengan metode tes. Indikator ketercapaian penelitian ini adalah setidaknya 60% siswa mencapai motivasi belajar kategori tinggi (indikator yang dilakukan sebesar 66,67% atau lebih dari keseluruhan indikator). Hasil penelitian adalah: 1) Penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dengan strategi motivasi ARCS dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas XI IPA 2 SMA Negeri 1 Petanahan tahun pelajaran 2017/2018 hingga memenuhi indikator ketercapaian penelitian pada siklus II yaitu sebesar 64,29% siswa memiliki motivasi kategori tinggi. 2) Dengan meningkatnya motivasi belajar siswa, berdampak pula pada meningkatnya prestasi belajar. Pada siklus I sebanyak 7,14% siswa mencapai KKM, sedangkan pada siklus II, sebanyak 28,57% siswa mencapai KK
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE INSIDE-OUTSIDE CIRCLE (IOC) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA KELAS VIIIB SMP NEGERI 1 DELANGGU TAHUN PELAJARAN 2012/2013
Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe Inside-Outside Circle (IOC) yang dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas VIII B SMP Negeri 1 Delanggu, mengetahui peningkatan aktivitas belajar siswa setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe Inside-Outside Circle (IOC) dan untuk mengetahui apakah pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe Inside-Outside Circle (IOC) yang dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa dapat berdampak positif terhadap ketuntasan belajar siswa. Teknik pengumpulan data adalah dengan metode observasi dan tes. Indikator keberhasilan penelitian ini adalah setidaknya rata-rata persentase aktivitas belajar siswa mencapai 75%. Selanjutnya dari peningkatan aktivitas belajar diharapkan berdampak positif terhadap ketuntasan belajar siswa yaitu banyaknya siswa yang tuntas minimal 70% dengan KKM sebesar 81.Pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe Inside-Outside Circle (IOC) yang dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa adalah pembelajaran yang memfasilitasi siswa untuk berperan aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran yaitu dimulai dengan pembagian kelompok kecil dan pasangan asal sesuai model pembelajaran kooperatif tipe Inside-Outside Circle (IOC), selanjutnya siswa menyelesaikan LKS dengan berdiskusi dengan pasangan asal, siswa mengkomunikasikan hasil pekerjaannya kepada temannya, siswa mengerjakan soal secara individu dengan informasi yang telah diperoleh, siswa mempresentasikan hasilnya di depan kelas. Berdasarkan pembelajaran tersebut, persentase rata-rata aktivitas belajar siswa pada siklus I mengalami peningkatan sebesar 21% menjadi 63,5% apabila dibandingkan dengan sebelum diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe Inside-Outside Circle (IOC) yaitu sebesar 42,5%. Pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 13,5% menjadi 77%. Sedangkan dari hasil tes, persentase siswa yang tuntas pada siklus I adalah 44%, pada siklus II persentase siswa yang tuntas menjadi 80%
PENERAPAN STRATEGI REACT DALAM MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE (TPS) UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MATEMATIKA SISWA KELAS VIII E SMP NEGERI 14 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2014/2015
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan strategi REACT dalam model pembelajaran Think Pair Share (TPS) yang dapat meningkatkan keaktifan dan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII E SMP Negeri 14 Surakarta tahun pelajaran 2014/2015, untuk mengetahui keaktifan siswa setelah mengikuti pelajaran yang menerapkan strategi REACT dalam model pembelajaran Think Pair Share (TPS) dan untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika setelah mengikuti pelajaran yang menerapkan strategi REACT dalam model pembelajaran Think Pair Share (TPS). Data yang dikumpulkan pada penelitian ini adalah data keterlaksanaan pembelajaran, data keaktifan siswa, dan data kemampuan pemecahan masalah matematika. Data keterlaksanaan pembelajaran dan keaktifan diperoleh dari hasil observasi selama proses pembelajaran, sedangkan data kemampuan pemecahan masalah matematika diperoleh dari hasil tes akhir siklus. Hasil observasi keaktifan yang telah dilakukan berupa persentase untuk masing-masing aktivitas yang diamati adalah: 1) Aktivitas visual pada pra siklus sebesar 58,49% mengalami peningkatan 9,32% pada siklus I menjadi 67,81% kemudian meningkat 9,64% pada siklus II menjadi 77,45%. 2) Aktivitas lisan pada pra siklus sebesar 48,53% mengalami peningkatan 12,63% pada siklus I menjadi 61,16% kemudian meningkat 9,06% pada siklus II menjadi 70,22%. 3) Aktivitas menulis pada pra siklus sebesar 61,11% mengalami peningkatan 8,82% pada siklus I menjadi 69,93% kemudian meningkat 6,84% pada siklus II menjadi 76,47%. 4) Aktivitas motorik pada pra siklus sebesar 38,89% mengalami peningkatan 37,58% pada siklus I menjadi 76,47% kemudian meningkat 5,88% pada siklus II menjadi 82,85%. Sedangkan kemampuan pemecahan masalah berdasarkan hasil tes pada pra siklus tidak ada siswa yang memperoleh skor maksimal 20 kemudian pada siklus I 6% siswa memperoleh skor maksimal 20, pada siklus II mengalami kenaikan 11,65% sehingga diperoleh 17,65% siswa mendapatkan skor maksimal 20. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi REACT dalam model pembelajaran Think Pair Share (TPS) dapat meningkatkan keaktifan dan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa keals VIII E SMP Negeri 14 Surakarta tahun pelajaran 2014/201
PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP BANGUN DATAR DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA REALIA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA SISWA SEKOLAH DASAR
The purpose of this research is to improve the concept understanding of two-dimentional figure by using Media Realia of the student in Grade IIIB of state Primary School of Bratan 1 in Academic Year 2016/2017. This research used the classroom action research with two cycles. Each cycle consisted of four phases, namely: planning, implementation, observation, and reflection. The subjects of the research were the students as many 34 students in Grade IIIB of the school. Data analysis techniques that use data collection, data reduction, data presentation, and withdrawal of conclusions. Data validity using technique triangulation and source triangulation. The results showed that by using Media Realia can improve the understanding of two-dimentional figure on IIIB students SD Negeri Bratan 1 academic year 2016/2017. Before using Media Realia is seen, the students who reach the KKM consist of only 11 students or 32,35% in pre-action data. In the first cycle by using Media Realia students mastery increased to 67,65%. In the second cycle by using Media Realia students mastery rose to 85,3%. From the results of my research can be concluded that by using Media Realia can improve understanding of two-dimentional figure state in the students of grade IIIB SD Negeri Bratan 1 academic year 2016/2017
PENGGUNAAN MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS AKSARA JAWA NGLEGENA PADA SISWA SEKOLAH DASAR
Abstract: The purpose of this research was to improve Javanesse Alphabet Nglegena Writing Skill by using Scientific Interactive Multimedia in the third grade students of SDN Tunggulsari II No. 179 Surakarta academic year 2017/2018. The subjects of this research were teachers and 32 students of third grade SD N Tunggulsari II No. 179 Surakarta academic year 2017/2018. This research was classroom action research wich was conducted in two cycles. Each cycles consisted of four phases those were planning, action, observation, and reflection. Data collection techniques were observation, interview, test and document. The data validity was investigated by content validity and triangulation methods. The technique of data analyzed was interactive analysis model (Miles & Huberman). Based on the result of this research, it can be concluded that scientific interactive multimedia could improve the Javanesse Alphabet Nglegena writing skill at third grade students of SD N Tunggulsari II No. 179 Surakarta academic year 2017/2018. It could be see from the increased number of students who completed the Minimum Completeness Criteria in each cycle. The percentage of classical completeness in the pre-cycle was only 12,5% increased to 56,25% in cycle I and in the cycle II it was 93,75%. Therefore, it can be concluded that the results of scientific interactive multimedia can improve the Javanese Alphabet Nglegena writing skill of the third grade students of SD N Tunggulsari II No. 179 Surakarta academic year 2017/2018. Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan menulis aksara Jawa nglegena pada siswa kelas III SD N Tunggulsari II No. 179 Surakarta tahun ajaran 2017/2018. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan selama 2 siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas III SD N Tunggulsari II No. 179 Surakarta tahun ajaran 2017/2018 dengan jumlah 32 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, tes dan kajian dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif Miles and Huberman. Teknik validitas data yang digunakan adalah validitas isi dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan multimedia interaktif berbasis saintifik dapat meningkatkan keterampilan menulis aksara Jawa nglegena. Peningkatan tersebut dapat diketahui dari peningkatan jumlah siswa yang memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (70) pada setiap siklus, yaitu persentase ketuntasan klasikal pada prasiklus sebesar 12,5% meningkat menjadi 56,25% pada siklus I dan pada siklus II meningkat lagi menjadi 93,75%. Simpulan penelitian ini adalah penggunaan multimedia interaktif berbasis saintifik dapat meningkatkan keterampilan menulis aksara Jawa nglegena pada siswa kelas III SD N Tunggulsari II No. 179 Surakarta tahun ajaran 2017/2018. Kata kunci: Keterampilan menulis aksara Jawa nglegena, Multimedia Interaktif, Saintifik