FKIP UNS Journal Systems
Not a member yet
7978 research outputs found
Sort by
HUBUNGAN ANTARA PEMANFAATAN SUMBER BELAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR SOSIOLOGI SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI 1 KARANGANYAR
HUBUNGAN ANTARA PEMANFAATAN SUMBER BELAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR SOSIOLOGI SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI 1 KARANGANYARABSTRAKPenelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui : (1) Hubungan antara pemanfaatan sumber belajar dengan hasil belajar Sosiologi siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Karanganyar. (2) Hubungan antara motivasi belajar dengan hasil belajar Sosiologi siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Karanganyar. (3) Hubungan antara pemanfaatan sumber belajar dan motivasi belajar dengan hasil belajar Sosiologi siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Karanganyar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel yang digunakan sejumlah 60 siswa yang diambil menggunakan teknik multistage cluster random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis korelasi ganda. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: (1) Terdapat hubungan positif yang signifikan antara pemanfaatan sumber belajar dengan hasil belajar sosiologi siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Karanganyar dengan nilai r Parson sebesar 0,455 dan angka signifikasi 0,00 (2) Terdapat hubungan positif yang signifikan antara motivasi belajar dengan hasil belajar sosiologi siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Karanganyar dengan nilai r Parson sebesar 0,658 dan angka signifikasi 0,00 (3) Terdapat hubungan positif yang signifikan antara pemanfaatan sumber belajar dan motivasi belajar dengan hasil belajar sosiologi siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Karanganyar dengan Fhitung 44,749 dengan angka signifikasi 0,00.Kata Kunci : Kuantitatif, Pemanfaatan Sumber Belajar, Motivasi Belajar, Hasil Belajar Sosiolog
HUBUNGAN KONTROL DIRI DAN PERAN ORANG TUA DENGAN INTENSITAS BERMAIN GAME ONLINE PADA SISWA KELAS XI SMA BATIK 2 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2017/2018
HUBUNGAN KONTROL DIRI DAN PERAN ORANG TUA DENGAN INTENSITAS BERMAIN GAME ONLINE PADA SISWA KELAS XI SMA BATIK 2 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2017/2018Feri Handayani Silvianingum, Siti Rochani, Zaini RochmadPendidikan Sosiologi Antropologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu PendidikanUniversitas Sebelas Maret([email protected])ABSTRAKFeri Handayani Silvianingrum, NIM K8414021 HUBUNGAN KONTROL DIRI DAN PERAN ORANG TUA DENGAN INTENSITAS BERMAIN GAME ONLINE PADA SISWA KELAS XI SMA BATIK 2SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2017/2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kontrol diri dan peran orang tua dengan intensitas bermain game online pada siswa kelas XI SMA Batik 2 SurakartaPenelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan jenis peneltian korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Batik 2 Surakarta sebanyak 284 siswa. Penentuan sampel menggunakan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah 75 siswa. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode angket. Hasil uji reabilitas menggunakan Alpha Cronbach yakni sebesar 0,748 untuk variabel kontrol diri,0,746 untuk variabel peran orang tua, 0,748 untuk variabel intensitas bermain game online. Uji hipotesis terdiri dari uji korelasi ganda dan korelasi sederhanadengan mneggunakan teknik analisis regresi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan negatif dan signifikan antara kontrol diri dengan intensitas bermain game online siswa kelas XI SMA Batik 2 Surakarta. Besarnya hubungan dilihat dari nilai harga korelasi sebesar -0,460 dengan signifikansi p=0,000<0,05, maka Ha di terima. Terdapat hubungan negatif dan signifikan antara peran orang tua dengan intensitas bermain game online siswa kelas XI SMA Batik 2 Surakarta dengan hasil korelasi sebesar-0, 682 dengan signifikansi p=0,000<0,05, maka Ha diterima. Terdapat hubungan yang signfikan antara kontrol diri dan peran orang tua secara bersama-sama dengan intensitas bermain game online yang ditunjukkan dengan nilai Ftabel sebesar 67,139 dengan taraf signifikan p=0,000 (p<0,05).Kata kunci : kontrol diri, peran orang tua, intensitas bermain game online
HUBUNGAN ANTARA MEDIA PEMBELAJARAN DAN MINAT BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR SOSIOLOGI KELAS XI SMA NEGERI 1 KARTASURA
ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) hubungan pemanfaatan media pembelajaran siswa dengan prestasi belajar Sosiologi siswa kelas XI SMA Negeri 1 Kartasura tahun pelajaran 2016/2017. (2) hubungan minat belajar dengan prestasi belajar Sosiologi siswa kelas XI SMA Negeri 1 Kartasura tahun pelajaran 2016/2017. (3) hubungan pemanfaatan media pembelajaran dan minat belajar dengan prestasi belajar Sosiologi siswa kelas XI SMA Negeri 1 Kartasura tahun pelajaran 2016/2017. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian korelasional. Sampel yang digunakan sejumlah 60 siswa yang diambil dengan teknik cluster sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis korelasi ganda. Kesimpulan penelitian ini bahwa : (1) Terdapat hubungan yang positif dan signifikan media pembelajaran dengan prestasi belajar Sosiologi siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Kartasura dengan nilai r Pearson sebesar 0,573 dan angka signifikansi 0,000, (2) Terdapat hubungan yang positif dan signifikan minat belajar dengan prestasi belajar Sosiologi siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Kartasura dengan nila r Pearson sebesar 0,587 dan angka signifikansi 0,000, (3) Terdapat hubungan yang positif dan signifikan media pembelajaran dan media belajar dengan prestasi belajar Sosiologi siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Kartasura dengan Fhitung 30,053 dan angka signifikansi 0,000.Kata Kunci : Media Pembelajaran , Minat Belajar , Prestasi Belajar Sosiolog
PILIHAN RASIONAL PELAKU HOME INDUSTRY CIU DI DESA WLAHAR KECAMATAN WANGON KABUPATEN BANYUMAS
PILIHAN RASIONAL PELAKU HOME INDUSTRY CIU DI DESA WLAHAR KECAMATAN WANGON KABUPATEN BANYUMAS Septi Sinta Dewi¹, Nurhadi², Siany Indria Liestyasari³Program Studi Pendidikan Sosologi Antropologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret SurakartaJl. Ir. Sutami 36 A, Surakarta 57126, Telp (0271)646994Email : [email protected]¹Mahasiswa, ²Dosen Pendidikan Sosiologi-Antropologi, ³Dosen Pendidikan Sosiologi-Antropologi AbstrakPenelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menjelaskan rasionalitas pelaku home industry ciu di Desa Wlahar Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas tetap bertahan menjalankan produksinya hingga saat ini. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengambilan informan menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Dalam mengumpulkan data peneliti menggunakan teknik wawancara dan pengamatan. Teknik uji validitas data yang digunakan adalah trianggulasi sumber dan trianggulasi teknik serta teknik analisis data yang digunakan berpedoman pada Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaku home industry ciu tetap bertahan karena merasakan keuntungan yang didapatkan, diantaranya terdapat berbagai faktor pendukung yang terbuka lebar, seperti sumber daya manusia maupun sumber daya alam tersedia secara bebas di Desa Wlahar, warisan usaha yang sudah sejak dahulu terus dilestarikan, kondisi lingkungan yang sudah terbiasa akan keberadaan home industry ciu hal tersebut membuat para aktor merasa pada zona nyaman sehingga sampai saat ini masih bertahan menjalankan usaha home industry ciu. Dalam analisis teori pilihan rasional James S. Coleman pada penelitian ini aktor telah menguasai sumber daya seperti mempunyai banyak SDM dan SDA yang mendukung serta paguyuban, telah dapat berdamai dengan norma, serta adanya bantuan monitoring dari pihak tertentu sehingga sampai saat ini masih banyak produsen ciu yang menjalankan usahanya. Hal diatas yang menjadi pemicu rasionalitas para aktor untuk tetap bertahan mempertahankan usahanya sampai saat ini.Kata kunci: Rasionalitas, Pelaku, Home Industry
HUBUNGAN ANTARA KOHESIVITAS TEMAN SEBAYA DAN PERHATIAN ORANG TUA DENGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS XI IPS SMA MUHAMMADIYAH 1 KARANGANYAR TAHUN PELAJARAN
HUBUNGAN ANTARA KOHESIVITAS TEMAN SEBAYA DANPERHATIAN ORANG TUA DENGAN MOTIVASI BELAJARSISWA KELAS XI IPS SMA MUHAMMADIYAH 1 KARANGANYARTAHUN PELAJARAN 2017/2018 Annisa Ika Pratiwi, Zaini Rochmad, Siti RochaniPendidikan Sosiologi Antropologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan,Universitas Sebelas Maret([email protected]) ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Hubungan antara Kohesivitas Teman Sebaya dengan Motivasi Belajar,(2) Hubungan antara Perhatian Orang Tua dengan Motivasi Belajar,(3) Hubungan antara kohesivitas Teman Sebaya dan Perhatian Orang Tua dengan Motivasi Belajar. Penelitian ini mengambil lokasi di SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif.Populasi penelitian ini ialah seluruh siswa kelas XI IPS SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar Tahun Pelajaran 2017/2018, sebesar 280 siswa.Sampel diambil dengan teknik sejumlah 80 siswa yang diambil dengan teknik simple random sampling.Teknik pengumpulan data dilakukan dengan angket dan dokumentasi sebagai penunjang.Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis korelasi product moment Karl Pearson dan analisis korelasi ganda. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan : (1) Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kohesivitas teman sebaya dengan motivasi belajar siswa kelas XI IPS SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar, diterima. Hal ini dapat dilihat dari analisis data yang menunjukkan rx1y =0,569 dan ρ=0,000. (2) Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara perhatian orang tua dengan motivasi belajar siswa kelas XI IPS SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar.Hal ini dapat dilihat dari analisis data yang menunjukkan rx2y = 0,703 dan ρ=0,000.(3) Terdapat hubungan positif dan signifikan antara kohesivitas teman sebaya dan perhatian orang tua dengan motivasi belajar siswa kelas XI IPS SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar.Hal ini dapat dilihat dari analisis data yang menunjukkan F= 41,291danρ= 0,000. Kontribusi secara bersama variabel X1 dan X2 terhadap Y diperoleh harga R= 0,517 dan harga R2 sebesar 0,719 . Jadi variabel bebas menentukan variabel terikat sebesar 51,7 %dan sisanya sebesar 48,3 % ditentukan oleh faktor lain diluar penelitian.Kata kunci : Motivasi Belajar, Perhatian Orang Tua, Kohesivitas Teman Sebaya
BIMBINGAN BELAJAR KOMUNITAS SOLO BELAJAR BAGI WARGA BELAJAR SUMBER TAPEN (KAJIAN FENOMENOLOGI DI RT 02 RW 03 SUMBER TAPEN, BANJARSARI, SURAKARTA)
BIMBINGAN BELAJAR KOMUNITAS SOLO BELAJAR BAGI WARGA BELAJAR SUMBER TAPEN (KAJIAN FENOMENOLOGI DI RT 02 RW 03 SUMBER TAPEN, BANJARSARI, SURAKARTA)ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk kegiatan bimbingan belajar serta mengetahui dampak yang ditimbulkan dari kegiatan bimbingan belajar komunitas Solo Belajar. Penelitian ini dilakukan di Solo Belajar yang bertempat di RT 02 RW 03 Sumber Tapen, Banjarsari, Surakarta. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan kajian fenomenologi. Kajian mengenai tindakan rasionalitas Max Weber digunakan untuk menganalisa pendirian dan penyelenggaraan bimbingan belajar Solo Belajar. Pengumpulan data berasal dari wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan informan dengan cara purposive sampling berdasarkan peran dan keterlibatan informan. Teknik triangulasi sumber dan triangulasi metode merupakan teknik yang digunakan dalam uji validitas data. Sedangkan untuk teknik analisis data menggunakan analisis interaktif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi.penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian adalah sebagai berikut : (1) Solo Belajar merupakan pendidikan nonformal dalam bentuk kegiatan bimbingan belajar secara gratis kepada warga belajar dari jenjang pendidikan Sekolah Dasar di RT 02 RW 03 Sumber Tapen. Bimbingan belajar dilakukan dengan memberikan tambahan pelajaran pada mata pelajaran yang ada di sekolah. (2) Solo Belajar telah membantu warga belajar dalam proses belajarnya sehingga mampu meningkatkan prestasi belajar di sekolah. Biaya bimbingan belajar Solo Belajar yang gratis telah membantu orang tua warga belajar dalam meringankan beban ekonomi keluarga. Kesimpulannya, Penyelenggaraan bimbingan belajar kepada warga belajar merupakan sebuah tindakan rasionalitas yang berorientasi nilai dari pihak Solo Belajar. Kata kunci : Pendidikan Nonformal, Bimbingan Belajar, Tindakan Rasionalitas
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE DALAM PEMBELAJARAN MENCERITAKAN KEMBALI ISI TEKS BIOGRAFI DENGAN MEDIA CETAK
Abstract: This study aims to describe the quality of the learning process and the skills of retelling the contents of the biographical text with the print media using the Think Talk Write model of learning in students of class X Motorcycle Technique (TSM) B SMK Gamaliel 1 Madiun. This study is a Classroom Action Research (PTK) which is implemented in two cycles, with each cycle consisting of four stages, namely planning, action, observation, and reflection. Subjects in this study were students of class X TSM B consisting of 21 male students. Data collection techniques used in this study include observation, field notes, interviews, documentation, and ability tests. This research used compative descriptive data anlysis technique. The results showed that the application of Think Talk Writelearning model with print media can improve the quality of the learning process and the skills of retelling the content of the biography of the students in cycle I and cycle II. This is indicated by the improvement of process quality from cycle I with an average score of 71,42 increased in cycle II with an average score of 90,47. Then, skill enhancement retells the contents of the biography text in cycle I with an average score of 70,42 increases in cycle II with an average score of 82,80. Keywords: biographical texts, media, think talk write models. Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kualitas proses pembelajaran dan keterampilan menceritakan kembali isi teks biografi dengan media cetak mengunakan model pembelajaran Think Talk Write pada siswa kelas X Teknik Sepeda Motor (TSM) B SMK Gamaliel 1 Madiun. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X TSM B yang terdiri dari 21 siswa laki- laki. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data deskriptif komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Think Talk Write dengan media cetak dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan keterampilan menceritakan kembali isi teks biografi siswa pada siklus I dan siklus II. Hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan kualitas proses dari siklus I dengan skor rata- rata 71,42 meningkat pada siklus II dengan skor rata- rata 90,47. Kemudian, peningkatan keterampilan menceritakan kembali isi teks biografi pada siklus I dengan skor rata- rata 70,42 meningkat pada siklus II dengan skor rata- rata 82,80. Kata Kunci: teks biografi, media cetak, model pembelajaran think talk write
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MENULIS CERITA PENDEK (STUDI KASUS DI KELAS XI SMK NEGERI 5 SURAKARTA)
Abstract: The purposes of the research are to describe and to explain the learning process of short-story writing based on Curriculum 2013 which includes teachers’ comprehension about Curriculum 2013, planning, implementation, and assessment based on the Curriculum 2013 and the constraints and efforts made to overcome the obstacles. The research used descriptive qualitative with a case study approach. The data resources in this research was obtained through observation, in-depth interviews, and documents analysis. Based on the results of the study, it was concluded that learning to write short stories needs to be evaluatedin order to increase the quality of learning process both from planning, implementation, and the assesment because there are still some obstacles in the implementation. This the Curriculum 2013 can be implemented in accordance with the concepts and rules have been made by the government and achieve the goal of education have been formulated. Keywords:writing learning,short story,Curriculum 2013, vocational school Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menjelaskan proses pembelajaran penulisan cerita pendek berdasarkan Kurikulum 2013 yang meliputi pemahaman guru tentang Kurikulum 2013, perencanaan, implementasi, dan penilaian berdasarkan Kurikulum 2013 dan kendala dan upaya dibuat untuk mengatasi rintangan. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa pembelajaran menulis cerita pendek masih harus dievaluasi untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran, baik dari perencanaan, pelaksanaan, maupun penilaian karena masih ada beberapa kendala dalam pelaksanaannya. Sehingga Kurikulum 2013 ini bisa diimplementasikan sesuai dengan konsep dan aturan yang telah dibuat oleh pemerintah dan mencapai tujuan pendidikan yang telah dirumuskan. Kata kunci: pembelajaran menulis, cerita pendek, Kurikulum 2013, sekolah kejurua
IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI DALAM DAN LUAR NEGERI (STUDI KASUS PEMBELAJARAN TEKS BIOGRAFI DI SMA NEGERI 1 SURAKARTA DAN SEKOLAH INDONESIA SINGAPURA)
Abstract: this research aims to explain: (1) preparation, implementation and assessment of learning, (2) problems encountered in the learning process, and (3) efforts made to overcome problems in the Indonesian Language learning process with Curriculum 2013 in the Class X in SMA N 1 Surakarta and Sekolah Indonesia Singapura.This research is a case study research. Samples in this research are the students of class X IPA III, and X IPA I SMA Negeri 1 Surakarta and students of class X IPA and X IPS Sekolah Indonesia Singapura.The sampling technique is purposive sampling.Technique of data collecting done by observation, interview, and document analysis.Data analysis technique is an interactive analysis model.The result of this research are description about: (1) lesson planning, (2) lesson implementation is not in accordance yet with RPP previously written by the teacher, (3) the assessment of learning has adopted an authentic approach according to Permendikbud Number 23 of 2016, (4) the problems faced are the inadequacy of the RPP with the latest regulation, limited learning resources, limited time and place, limited facilities, limited educators, difficulties in understanding and remembering material presented by teachers, limited knowledge and readiness of teachers, low understanding of Curriculum 2013 to student, and low student learning motivation, (5) the efforts undertaken are the school and teachers trying to follow the development related to the Curriculum 2013. Keywords:implementation, Indonesian Language Learning, Curriculum 2013, biography text Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan: (1) persiapan, pelaksanaan dan penilaian pembelajaran teks biografi, (2) masalah yang dihadapi dalam proses pembelajaran, dan (3) upaya yang dilakukan untuk mengatasi masalah dalam proses pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus. Sumber data yang digunakan berupa peristiwa, informan, dan dokumen. Sampel penelitian adalah siswa kelas X IPA III, dan X IPA I SMA Negeri 1 Surakarta dan siswa kelas X IPA dan X IPS Sekolah Indonesia Singapura. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Uji validitas data yang digunakan adalah triangulasi sumber data, triangulasi metode, dan review informan. Teknik analisis data adalah model analisis interaktif. Hasil penelitian ini adalah deskripsi mengenai: (1) perencanaan pembelajaran, (2) pelaksanaan pembelajaran, (3) penilaian pembelajaran telah menerapkan pendekatan autentik, (4) masalah yang dihadapi guru dalam penyusunan RPP, keterbatasan sumber belajar, keterbatasan waktu dan tempat, rendahnya pemahaman Kurikulum 2013 pada siswa, dan rendahnya motivasi belajar siswa, (5) upaya yang dilakukan yaitu pihak sekolah dan guru berupaya untuk mengikuti perkembangan terkait Kurikulum 2013, penyusunan sistem presensi, optimalisasi sumber, fasilitas, dan media.Kata kunci: pembelajaran bahasa Indonesia, teks biografi, Kurikulum 201
UPAYAPENINGKATAN KEAKTIFAN BELAJAR TEMA 6 CITA- CITAKU MELALUI MODEL KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER BERBANTUAN MEDIA ULAR TANGGA SISWA KELAS IV SD TAHUN AJARAN 2017/2018
Abstract: Improving The Liveliness Of The Theme 6 is Cita- citaku Learning Through The Implementation Of Cooperative Learning Type Number Heads Together (NHT) Aided By The Snake Ladder Of Grade IV Students Of SDN Gendongan 03 Salatiga Academic Years 2017/2018. This research was conducted to prove that cooperative learning type Number heads together (NHT) can improve student learning activity with the help of game media of snake ladder. The research used in this research is classroom action research (PTK). The result of this research can be concluded that the learning with cooperative learning model of type number heads together (NHT) in thematic learning can improve students activity with the help of snake ladder media so that students are more enthusiastic in learning and confident to convey the answer when teacher time pointed the name of hat pictorial owned.Keywords:Thematic Learning, Activeness, NHT, Snake Ladder Media. Abstrak: Upaya Peningkatan Keaktifan Belajar Tema 6 Cita- Citaku Melalui Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Number Heads Together (NHT) Berbatuan Media Ular Tangga Siswa Kelas IV SDN Gendongan 03 Salatiga Tahun 2017/2018.Penelitian ini dilakukan untuk membuktikan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe NHT dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa dengan bantuan media permainan ular tangga.Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK).Hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan model kooperatif tipe NHT dalam pembelajaran tematik dapat meningkatkan keaktifan siswa dengan berbantuan media ular tangga sehingga siswa menjadi lebih antusias dalam pembelajaran dan percaya diri untuk menyampaikan jawaban ketika sewaktu- waktu guru menunjuk nama topi bergambar yang dimiliki.Kata Kunci: Pembelajaran Tematik, Keaktifan, NHT, Media Ular Tangga