FKIP UNS Journal Systems
Not a member yet
    7978 research outputs found

    HUBUNGAN ANTARA KOHESIVITAS TEMAN SEBAYA DAN MOTIVASI BERPRESTASI DENGAN PENETAPAN TUJUAN BELAJAR PADA SISWA KELAS XI SMA AL ISLAM 1 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2017/2018.

    Get PDF
    ABSTRAK Yeniarti Juwita. K8414059. HUBUNGAN ANTARA KOHESIVITAS TEMAN SEBAYA DAN MOTIVASI BERPRESTASI DENGAN PENETAPAN TUJUAN BELAJAR PADA SISWA KELAS XI SMA AL ISLAM 1 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2017/2018. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret. Mei 2018.Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui : (1) Hubungan antara kohesivitas teman sebaya dengan penetapan tujuan belajar pada siswa kelas XI SMA Al Islam 1 Surakarta. (2) Hubungan antara motivasi berprestasi dengan penetapan tujuan belajar pada siswa kelas XI SMA Al Islam 1 Surakarta. (3) Hubungan antara kohesivitas teman sebaya dan motivasi berprestasi dengan penetapan tujuan belajar pada siswa kelas XI SMA Al Islam 1 Surakarta.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian adalah menggunakan pendekatan kuantitatif  dengan metode deskriptif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Al Islam 1 Surakarta. Sampel yang diambil dengan cluster random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi ganda.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: (1) Terdapat hubungan yang sangat signifikan antara kohesivitas teman sebaya dengan penetapan tujuan belajar pada siswa kelas XI SMA Al Islam 1 Surakarta dengan nilai r Pearson sebesar 0,663 dan angka signifikasi sebesar 0,000. (2) Terdapat hubungan yang sangat signifikan antara motivasi berprestasi dengan penetapan tujuan belajar pada siswa kelas XI SMA Al Islam 1 Surakarta dengan nilai r Pearson sebesar 0,677 dan angka signifikasi sebesar 0,000. (3) Terdapat hubungan yang sangat signifikan antara kohesivitas teman sebaya dan motivasi berprestasi dengan penetapan tujuan belajar pada siswa kelas XI SMA Al Islam 1 Surakarta dengan dengan nilai r Pearson sebesar 0,458 dan angka signifikasi sebesar 0,000. Kata Kunci : Kohesivitas teman sebaya, motivasi berprestasi, penetapan tujuan belajar

    PENERAPAN METODE INVESTIGASI KELOMPOK DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS EKSPLANASI MELALUI PENELITIAN TINDAKAN KELAS

    Get PDF
    ABSTRACT: The purpose of this study isto increase motivation and ability writetext explanation on student class XI A P 1 SMK N 1 Surakarta with apply method group investigation. This is classrrom action research which carried out in two cycles, each cycle consisting of planning, action, observation, and reflection. The results showed that through the application of methods group investigationcan increase motivation and potentiality write explanatory texts in class XI A P 1 SMK N 1 Surakarta from action practice to the first cycle and from the first cycle to the second cycle. Motivation students and in ability to write explanation text increase although not optimal yet there are still some deficiencies both from the teacher and student factors and need to be improved by the second cycle. The conclusions are: (1) implementation method group investigation enhancing motivation on student, (2) application of group investigation methods enhancing the ability to write explanatory text on students with concrete steps taken.Keyword: motivation, explanation text, investigation group. ABSTRAK: Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan motivasi dan kemampuan menulis teks eksplanasi pada siswa kelas XI AP 1 SMK N 1 Surakarta dengan menerapkan metode investigasi kelompok. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, tiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui  penerapan metode investigasi kelompok dapat meningkatkan motivasi  dan kemampuan menulis teks eksplanasi pada siswa kelas XI AP 1 SMK N 1 Surakarta dari pratindakan ke siklus I dan dari siklus I ke siklus II.Pembelajaran pada pratindakan bersifat teacher-centered (pembelajaran yang berpusat pada guru) sehingga motivasi siswa dan kemampuan menulis teks eksplanasi siswa kelas XI AP 1 SMK Negeri 1 Surakarta rendah. Peningkatan terjadi pada siklus I. Motivasi siswa dan kemampuan menulis teks eksplanasi siswa meningkat walaupun belum optimal masih ada beberapa kekurangan baik dari faktor guru maupun siswa dan perlu diperbaiki dengan dilaksanakannya siklus II. Simpulan  penelitian ini yaitu: (1) penerapan metode investigasi kelompok meningkatkan motivasi dan kemampuan menulis teks eksplanasi pada siswa. Kata kunci: motivasi, teks eksplanasi, metode investigasi kela

    PENINGKATAN KETERAMPILAN MENDESKRIPSIKAN TUMBUHAN DAN BINATANG MELALUI MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING

    Get PDF
    Abstract: The puropse of the reseach areto improve the skill of describe plants and animals on second grade by applying Contextual Teaching And Learning model. The type of this research is classroom action research, it consists of two cycles. The subject of this research are the teacher and students in second grade of State Primary School Karangasem IV No 204 Surakarta at 2017/2018 academic year consist of 30 students. The data collecting techniques are interview, observation, test, and analysis document.The data validity techniques is content validity and triangulation of technique. The data analysis technique is comparative descriptive and interactive analysis model Miles & Huberman. The conclusions of the research are applying Contectual Teaching And Learning model could improve the skill of describe plants and animals. Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan keterampilan mendeskripsikan tumbuhan dan binatang siswa kelas II melalui penerapan model Contextual Teaching And Learning. Bentuk penelitian penelitian tindakan kelas yang berlangsung dua siklus. Subjek penelitian guru dan siswa kelas II SD Negeri Karangasem IV No 204 Surakarta tahun ajaran 2017/2018 berjumlah 30 siswa. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, tes dan analisis dokumen. Teknik validitas data adalah validitas isi dan triangulasi teknik. Teknik analisis adalah teknik deskriptif komparatif dan analisis interaktif Miles & Huberman. Simpulan penelitian ini adalah penerapan model Contextual Teaching And Learning dapat meningkatkan keterampilan mendeskripsikan tumbuhan dan binatang. Kata kunci: Contextual Teaching And Learning, Keterampilan Menulis, Mendeskripsikan Tumbuhan dan Binatan

    PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS AKSARA JAWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH PADA SISWA SEKOLAH DASAR

    No full text
    Abstract: The objective of this research was to improve students' writing skills of Javanese script at Elementary School Mangkuyudan 02 through Make a Match teaching model. The participants were 32 students of grade V consisting of 17 males and 15 females. The type of this research was classroom action research with two cycles. Each cycle made up of four stages; planning, action, observation, and reflection. The data were gathered through observation, interview, test and documentation. The data analysis of this research used interactive analysis technique. The validity of data was determined using content validity, source triangulation and technique triangulation. The result of this research showed that the classical completeness before treatment was 18.75%, meanwhile after the treatment it increased to 56.25% at the first cycle and become 87.50% at the second cycle. Based on the results of this research, teaching model of "Make a Match" could improve students' writing skills of Javanese script at students grade V at Elementary School Mangkuyudan 02 Academic Year 2017/2018. Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan menulis aksara Jawa SDN Mangkuyudan No. 02 kelas V melalui model pembelajaran Make a Match. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas V yang berjumlah 32 siswa terdiri dari 17 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan. Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif. Uji validitas data yang digunakan dalam penelitian ini adalah validitas isi, triangulasi sumber dan triangulasi teknik Hasil penelitian ini adalah ketuntasan klasikal pada pratindakan sebesar 18,75%, pada siklus I ketuntasan klasikal meningkat menjadi 56,25%, dan pada siklus II meningkat menjadi 87,50%. Berdasarkan hasil penelitian ini adalah model pembelajaran Make a Match dapat meningkatkan keterampilan menulis aksara Jawa pada kelas V SDN Mangkuyudan No. 02 Tahun ajaran 2017/2018.Kata kunci: Make a Match, Keterampilan Menulis, Aksara Jaw

    Penerapan Model Pembelajaran CORE untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Perjuangan Para Tokoh dalam Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia Pada Siswa Sekolah Dasar

    Get PDF
    Abstract: The purpose of this research is to improve the understanding about the concept of figure’s strunggle in defending the independence of Indonesia. The research was accomplished by applaying the Connecting, Organizing, Reflecting, Extending (CORE) learning model on students of class V  of an elementary in Surakarta City at the academic year of 2017/2018. The research is an action classroom research which was run for two cycles. Each cycle consisted of four phases, there were planning, acting, observing, and reflecting. The subjects of this research are the teacher and the  37 students of an elementary in Surakarta City at the academic year of 2017/2018. The data collection techniques were used observation, interview, test, and documentation. The data analysis technique was used interactive analysis. The data validation techniques were used content validity, source triangulation, and techique triangulation. The conclusion above is Connecting, Organizing, Reflecting, Extending (CORE) learning model were able to improve the understanding of the concept of figure’s strunggle in defending the independence of Indonesia for students of class V of an elementary in Surakarta City at the academic year of  2017/2018.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep perjuangan para tokoh dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia dengan menerapkan model pembelajaran Connecting, Organizing, Reflecting, Extending (CORE) pada siswa kelas V salah satu SD di Kota Surakarta tahun ajaran 2017/2018. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri atas  tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah peneliti dan 37 siswa kelas V salah satu SD di Kota Surakarta tahun ajaran 2017/2018. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif. Validitas data yang digunakan adalah validitas isi, triangulasi sumber, dan triangulasi teknik. Berdasarkan data yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran Connecting, Organizing, Reflecting, Extending (CORE) dapat meningkatkan pemahaman konsep perjuangan para tokoh dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia pada siswa kelas V salah satu SD di Kota Surakarta tahun ajaran 2017/2018. Kata kunci: model pembelajaran CORE, pemahaman konsep, perjuangan para tokoh dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia

    PENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH PADA SISWA SEKOLAH DASAR

    Get PDF
    Abstract: The purpose of this classroom action research is to improve the understanding of the concept of proclamation of Indonesian independence by using cooperative learning model “make a match”, especially on grade V students of SD Negeri 1 Kembang, academic year of 2016/2017. This type of research is a classroom action research. This research was conducted in two cycles through planning, implementation, observation, and reflection. The subject of this research is the students of grade V of SD Negeri 1 Kembang Boyolali consisting of 22 students. Data collection techniques used were interviews, observation, tests, and documentation. The technique used to check the validity of data is triangulation. Triangulation used to test the validity of data in this study is triangulation of sources and triangulation techniques. The results can be concluded that cooperative learning model “make a match” can improve the understanding of the concept of proclamation of Indonesian independence on grade V students of SD Negeri 1 Kembang, academic year of 2016/2017.Abstrak: Tujuan penelitian tindakan kelas ini untuk meningkatkan pemahaman konsep proklamasi kemerdekaa Indonesia dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe make a match pada siswa kelas V SD Negeri 1 Kembang tahun 2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 1 Kembang Boyolali yang terdiri dari 22 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, tes, dan dokumentasi. Teknik yang digunakan untuk memeriksa validitas data adalah triangulasi. Triangulasi yang digunakan untuk uji validitas data dalam penelitian ini adalah triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe make a match dapat meningkatkan pemahaman konsep proklamasi kemerdekaan Indonesia pada siswa kelas V SD Negeri 1 kembang Boyolali tahun ajar 2016/2017.Kata Kunci : pemahaman konsep, proklamasi kemerdekaan Indonhesia, model make a matc

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KERJASAMA DAN HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA SEKOLAH DASAR

    Get PDF
    Abstrack : The purpose of this study is 1) to describe the steps of applying discovery learning learning, 2) to improve cooperation and learning outcomes theme 8 beautiful diversity of my country sub theme of ethnic diversity and religion in my country with focus on science subjects through the application of learning discovery learning. This research is a classroom action research (PTK) using Kemmis and MC Taggart model, with planning steps, action implementation, observation, and reflection. Data collection techniques using test and non-test techniques. Data analysis using comparative descriptive analysis. While the analysis of non-test data by analyzing the results of the observation of the application of learning discovery learning, student response observation, and observation of student cooperation. The result of the research is the result of learning pre cycles of 9 thorough students (39%) with average score 59,49 in cycle I increased to 13 students (57%) complete with mean score 69,7 then increase again in cycle II become 21 students (91.3%) with an average rating of 74.8. The results of research on student cooperation, obtained the results of pre cycles of research results on student co-operation, obtained the results of pre cycle 6 students are in the high category or (26.1%), 17 students in low category or (73%), in cycle I increased to 15 students in the high category or (65.2%), 7 students in enough category (30,43%) then increase again in cycle II to 21 students reach value of high category co-operation or (91,3%), 2 students reach value of cooperation category low or (8.7%). Thus the Learning Model Discovery Learning dapat meningkatkan kerjasama dan hasil belajar IPA. Abstrack :  Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk mendeskripsikanlangkah – langkah penerapan pembelajaran discovery learning, 2) untuk meningkatkan kerjasama dan hasil belajar tema 8 indahnya keberagaman negeriku sub tema keragaman suku bangsa dan agama di negeriku dengan fokus pada mata pelajaran IPA melalui penerapan pembelajaran discovery learning. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang menggunakan model Kemmis dan MC Taggart, dengan langkah-langkah perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes dan non tes. Analisis data menggunakan analisis deskriptif komparatif. Sedangkan analisis data non tes dengan menganalisis hasil dari observasi penerapan pembelajaran discovery learning, observasi respon siswa, dan observasi kerjasama siswa. Hasil penelitian diperoleh hasil belajar pra siklus 9 siswa tuntas (39%) dengan nilai rata – rata 59,49 pada siklus I meningkat menjadi 13 siswa (57%) tuntas dengan nilai rata – rata 69,7 lalu meningkat lagi pada siklus II menjadi 21 siswa (91,3%) dengan nilai rata – rata 74,8.Hasil penelitian tentang kerjasama siswa,diperoleh hasil pra siklus hasil penelitian tentang kerjasama siswa, diperoleh hasil pra siklus 6 siswa berada pada kategori tinggi atau (26,1%), 17 siswa pada kategori rendah atau (73%), pada siklus I meningkat menjadi 15 siswa pada kategori  tinggi atau (65.2%) , 7 siswa pada kategori cukup(30,43%) lalu meningkat lagi pada siklus II menjadi 21 siswa mencapai nilai kerjasama kategori  tinggi atau (91,3%), 2 siswa mencapai nilai kerjasama kategori rendah atau (8,7%). Dengan demikian Model Pembelajaran Discovery Learning dapat meningkatkan kerjasama dan hasil belajar IPA. Kata Kunci : Discovery Learning, Hasil Belajar, Kerjasam

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) BERBANTUAN MEDIA FLASHCARD UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERHITUNG PERKALIAN PADA SISWA KELAS II SEKOLAH DASAR

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berhitung perkalian dengan menerapkan model pembelajaran Team Assisted Individualization berbantuan media flashcard pada siswa kelas II salah satu SD di Kota Surakarta tahun ajaran 2017/2018. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga siklus dan terdiri atas tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah peneliti dan 31 siswa kelas II salah satu SD di Kota Surakarta tahun ajaran 2017/2018.  Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi.  Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif. Validitas data yang digunakan adalah validitas isi, triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Berdasarkan data yang telah diperoleh maka dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran Team Assisted Individualization berbantuan media flashcard dapat meningkatkan keterampilan berhitung perkalian pada siswa kelas II salah satu SD di Kota Surakarta tahun ajaran 2017/2018.Kata kunci: model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI), keterampilan berhitung, perkalia

    PERAN PT TELKOM DALAM PROGRAM KAMPUNG UKM DIGITAL DI KAMPUNG BATIK LAWEYAN SEBAGAI WUJUD CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY

    Get PDF
    This study aimed to find out the role of PT.Telkom on Kampung UKM Digital Program asthe form of Corporate Social Responsibility, the effect of Kampung UKM Digital Program, and the obstacles found in the Kampung UKM Digital Program as the form of Corporate Social Responsibility. This was a qualitative descriptive study. The result of this study found that: First, the role of PT.Telkom as the initiator, facilitator, and the coordinator could be seen from some activities run by PT.Telkom such as: (1) digital marketing training for micro, small, and medium scale business (UKM) of batik entrepreneurs; (2) Supporting Digital small and Medium Business Village Program with some facilities. Those facilities were Blanja.com marketplace, the optic-cable network that covers all area of Batik Village of Laweyan, and wifi-corner in the Laweyan Meeting Hall. The role of PT.Telkom is a form of Corporate Social Responsibility in Corporate Citizenship since the mission of this program is to overcome the economic problem, particularly in assisting UKM and contribute to the society in the attempt of digitalization. Second, the effect of Digital small and Medium Business Village Program on the Laweyan villager was the increase of their income. It could be seen from the increase of the amount of UKM batik showroom guests. Third, the obstacles found in this program covers: (a) Structural obstacle that covers limited unclearness of the programing responsibilities; (b) Administration obstacle covers lack of program coordinator’ accompaniment and evaluation and ineffective implementation time; (c) Social obstacle covers lack of Batik UMKM entrepreneur’ willingness to thrive. Keywords: Role, Digital Citizenship, Corporate Social Responsibilit

    REVITALISASI NILAI-NILAI MUSYAWARAH PADA MAHASISWA UNS (STUDI KOMPARATIF ANTARA PMII KOMISARIAT KENTINGAN DAN KAMMI KOMISARIAT SHOLAHUDDIN AL-AYYUBI)

    Get PDF
    ABSTRACT      The research aims to know: (1) the implementation of musyawarahin campus extra organization in PMII Komisariat Kentingan and KAMMI Komisariat Sholahuddin Al-Ayyubi; (2) the inhibitor and incentive factors in the revitalization of musyawarah values which are done byPMII Komisariat Kentingan and KAMMI Komisariat Sholahuddin Al-Ayyubi: (3) the revitalization strategy of musyawarah values byPMII Komisariat Kentingan and KAMMI Komisariat Sholahuddin Al-Ayyubi.This research used qualitative research method and case study research approach. Sampling technique which was used was purposive sampling. The technique of collecting data was through observation, interview and documentation. The data validity used triangulation data and triangulation method. The data analysis technique which was used was interactive analysis model include data collection, data reduction, data presentation and conclusion.The research findings show that (1) The implementation that was done in both organizations have shown the efforts in performing musyawarah values by doing a program or activity like discussion, meeting implementation and chairman election. The specific implementation which was done byPMII Komisariat Kentingan was by forum contract in mapabaand LSO discussion, meanwhile the specific implementation which was done by KAMMI Komisariat Sholahuddin Al-Ayyubiwas through TEKAD and Daurah Marhalah. (2) the inhibitor factors in musyawarah values revitalization generally cover:Lack of confidence,lack of reading habits, time problem,the administrators and members are busy, study oriented and negative feels toward campus extra organization. The incentive factors inPMII Komisariat Kentingan cover, Human Resources, interesting materials, good relations with outsidersand support from the lecturer. The incentive factors in KAMMI Komisariat Sholahuddin Al-Ayyubicover: spirit, interesting topics, high criticality,  good adaptation and alumnus who contribute. (3) The strategies which were done byPMII Komisariat Kentingancover: a) Faculty discussion; b) Reviving kader; c) Forming a community; d) Inserting humor in the forum; e) Utilizing da’wah field with cultural approach in religion and education; f) PKM corner; g) Absorbing aspiration; h) Training of basic and aswaja; i) Focus Group Discussion (FGD).Meanwhile, the strategies which were done by KAMMI Komisariat Sholahuddin Al-Ayyubi cover: a) Trial program and BPO socialization; b) Dwi pekanan discussion; c) MK Khos and MK Klasikal; also e) Making creation.  Keywords: Revitalization, Musyawarah Values, Campus Extra Student   Organizatio

    7,121

    full texts

    7,978

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    FKIP UNS Journal Systems
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇