FKIP UNS Journal Systems
Not a member yet
7978 research outputs found
Sort by
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI LINTAS MINAT KELAS X IPA 4 SMA NEGERI 8 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2017/2018
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI LINTAS MINAT KELAS X IPA 4 SMA NEGERI 8 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2017/2018ABSTRAKGilang Satritama Nugraha. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI LINTAS MINATAKELAS X IPA 4 SMA NEGERI 8 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2017/2018. Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, September 2018.Tujuan dari diadakannya penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas X IPA 4 SMA Negeri 8 Surakarta, yang berfokus pada mata pelajaran Sosiologi Lintas Minat, dengan menerapkan model pembelajaran Mind Mapping. Penelitian ini termasuk dalam Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dimana Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, dengan rincian tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas X IPA 4, guru, dan proses belajar mengajar mata pelajaran Sosiologi Lintas Minat yang ada di SMA Negeri 8 Surakarta. Data yang diperoleh berasal dari informan, dokumen, arsip, tempat, dan peristiwa. Teknik pengumpulan data dilaksanakan dengan wawancara, observasi, tes, dan dokumentasi. Pengujian data menggunakan teknik triangulasi metode. Prosedur penelitian menggunakan model PTK Siklus yang dikembangkan oleh Suharsimi Arikunto (Planning, Action, Observing, Reflecting). Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah memahami skema model pembelajaran Mind Mapping dan mampu mengaplikasikannya dengan baik. Siswa kelas X IPA 4 mampu memahami model pembelajaran Mind Mapping dan telah terbukit model pembelajaran tersebut mampu meningkatkan pemahaman mereka terhadap materi dalam mata pelajaran Sosiologi Lintas Minat, ditandai dengan meningkatnya hasil tes yang dilaksanakan secara progresif, yang telah dilaksanakan pada bulan Januari-April 2018. Dari penelitian terseut didapatkan hasil belajar yang meningkat, Dimana pada tahap pra tindakan setelah melakukan penerapan model pembelajaran dan melakukan tes, siswa kelas X IPA 4 memperoleh hasil belajar dengan 24,13% meningkat pada siklus 1 mencapai 44,82%, hingga peningkatan yang mencapai indikator pada siklus 2 yaitu sebanyak 79,31%. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa penerapan model pembelajaran Mind Mapping terbukti efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas X IPA 4 SMA Negeri 8 Surakarta tahun ajaran 2017/2018.Kata kunci: pembelajaran sosiologi lintas minat, model pembelajaran Mind Mapping.
MODAL SOSIAL PEDAGANG PASAR LEGI DI ERA MODERNISASI.
MODAL SOSIAL PEDAGANG PASAR LEGI DI ERA MODERNISASIAbstrak Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hal hal yang dilakukan oleh pedagang dalam kehidupan sehari hari dan strategi pedagang Pasar Legi untuk dapat bersaing di era modernisasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpualn data berasal dari wawancara dengan sumber data utama yaitu pedagang sayur, sembako dan buah serta ketua Dinas Pengelola Pasar Legi. Sedangkan data lainnya bersumber dari obervasi dan dokumentasi. Sampel yang diambil dengan purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi. Uji validitas data menggunakan trianggulasi sumber dan metodelogis. Teknik analisis menggunakan model analisis data interaktif yakni reduksi, sajian data dan penarikan simpulan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pedagang mempunyai peran yang penting terhadap keadaan pasar tradisional yang sekarang ini dengan menggunakan modal social yang ada. Peran dibagi menjadi dua jenis yakni internal dan eksternal. Pada internal, pedagang mampu menjalin hubungan baik dengan sesama pedagang, distributor dan pengelola pasar, sedangkan pada eksternal pedagang mampu menjalin hubungan baik dengan pembeli dan masyarakat sekitar tempat tinggal. Peran pedagang menjadi kekuatan dan mampu menggerakkan modal social yakni kepercayaan, partisipasi jaringan dan norma. Dengan demikian pedagang mampu bersaing dan bertahan di tengah tengah zaman yang semakin modern. Kata Kunci: modal social, pasar tradisional, modernisasi, strategi
BENTUK-BENTUK PENDIDIKAN MULTIKULTURALISME DI SMA N 2 KARANGANYAR DAN SMA MUHAMMADIYAH 1 SURAKARTA
BENTUK-BENTUK PENDIDIKAN MULTIKULTURALISME DI SMA N 2 KARANGANYAR DAN SMA MUHAMMADIYAH 1 SURAKARTA Awal Saputra, Nurhadi dan Siany Indria LiestyasariPendidikan Sosiologi Antropologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu PendidikanUniversitas Sebelas [email protected] ini bertujuan untuk mengetahui berbagai bentuk pendidikan multikultural yang di lakukan pihak guru serta sekolah SMA N 2 Karanganyar dan SMA Muhammadiyah 1 Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Dengan menggunakan teori M. Ainul Yaqin mengenai Pendidikan Multikultur, dimana guru dan sekolah memiliki peran-peran dalam pendidikan multikultural. Guru dan sekolah menerapkan bentuk pendidikan multikultural berupa; membangun paradigma keberagamaan inklusif, menghargai keragaman bahasa, dan membangun sikap anti deskriminasi etnis. Hasil penelitian menunjukan guru dan sekolah dari SMA N 2 Karanganyar dan SMA Muhammadiyah 1 Surakarta telah melakukan peran-perannya dalam pendidikan multikultural, dengan berprilaku plural, saling menghormati, anti terhadap deskriminasi dan sensitif terhadap isu-isu multikultural. Seklolah juga berperan dengan menggunakan kurikulum yang anti terhadap deskriminasi dan penuh akan konten pluralisme.Kata kunci :pendidikan multikultural, M. Ainul Yaqin, sekolah, guru
STRUKTUR CERITA DAN NILAI KEPAHLAWANAN DALAM CERITA RAKYAT DI KABUPATEN KARANGANYAR SEBAGAI MATERI AJAR DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
Abstract: The aims of this research are to describe the intrinsic structure of folklore, the heroism value of folklore, and relevance as literary teaching materials in junior high school. This research used qualitative description method with content analysis approach. The data sources are folklore texts, places and cultural heritage, and informants. Folklore used in this research are Asal Mula Nama Karanganyar, Perjuangan Raden Mas Said, and Joko Songo. Selected as the sample using purposive sampling and snowball sampling. The technique of data collection are documents analysis and interview. The data validity technique used are source and method triangulation. The technique of data analysis using interactive model of analysis that includes data collection, data reduction, data display, and conclusion drawing/verification. The result of this research are, (1) the structure contained in folklore in Karanganyar includes themes, characters, plot, setting, and message, (2) found 15 heroism value in folklore in Karanganyar District, (3) the folklore in Karanganyar is relevance with teaching materials in the junior high school.Keyword: intrinsic structure, heroism value, materials teaching, and folklore Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) struktur instrinsik dalam cerita rakyat, (2) nilai kepahlawanan dalam cerita rakyat, dan (3) relevansi dengan materi pengajaran sastra di SMP. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis isi. Sumber data adalah dokumen cerita rakyat, tempat, peninggalan budaya, dan informan. Cerita rakyat yang dianalisis antara lain Asal Mula Nama Karanganyar, Perjuangan Raden Mas Said, dan Joko Songoi. Teknik pengambilan data menggunakan purposive sampling dan snowball sampling. Teknik pengumpulan datanya yaitu analisis dokumen dan wawancara. Validasipenelitian dengan triangulasi sumber dan metode. Analisis data menggunakan analisis model interaktif yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian antara lain: (1) struktur instrinsik yang terdapat pada cerita rakyat di Kabupaten Karanganyar meliputi tema, tokoh dan penokohan, alur, latar, dan amanat; (2) terdapat 15 nilai kepahlawanan yang terkandung dalam cerita rakyat di Kabupaten Karanganyar; (3) cerita rakyat di Kabupaten Karanganyar relevan dengan materi pengajaran sastra di SMP.Kata kunci: instrinsik, nilai kepahlawanan, materi ajar, dan cerita rakya
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE COURSE REVIEW HORAY (CRH) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN (Penelitian Tindakan Kelas Pada Siswa Kelas III SD Negeri Tegalrejo No.98 SurakartaTahun Ajaran 2017/2018)
Abstract:This study aims to apply cooperative learning model of Course Review Horay (CRH) type to improve comprehension reading skill. This classroom action research has been carried out in three cycles. Subjects of this study were homeroom teacher and third grade elementary school students in a state elementary school in Surakarta city, with 31 students of the amount. This research uses data analysis technique of interactive analysis model (Miles & Huberman), those are, data collection, data reduction, data presentation, conclusion drawing. This study uses observation data collection techniques, interviews, tests and documentation. The result of the research explains that the average value of pre-action class is 45,12 and student's classical completeness value is 9,67%, then in cycle I, it increased in class average value that is 58,70 and its classical mastery value is 19,35% and it increased again to 71,06 with the classical completeness is 54,83% in cycle II, and it increased again in the third cycle of 85,88 with 90,32% classical completeness. Based on the results of this study, it can be concluded that the application of cooperative learning model Course Review Horay (CRH) type can improve reading comprehension skills in third grade students of a state elementary school in Surakarta in the 2017/2018 school year. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan model pembelajaran Kooperatif tipe Course Review Horay (CRH) untuk meningkatkan keterampilan membaca pemahaman. Penelitian tindakan kelas ini telah dilaksanakan sebanyak tiga siklus. Subjek pada penelitian ini adalah guru wali kelas dan siswa kelas III SD di salah satu SD N di Kota Surakarta yang berjumlah 31 siswa. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data model analisis interaktif (Miles & Huberman) yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Hasil penelitian menjelaskan bahwa nilai rata-rata kelas pratindakan adalah 45,12 dan nilai ketuntasan klasikal siswa adalah 9,67%, kemudian pada siklus I meningkat di nilai rata-rata kelas yaitu 58,70 dan nilai ketuntasan klasikalnya adalah 19,35%, dan meningkat lagi menjadi 71,06 dengan ketuntasan klasikalnya adalah 54,83% pada siklus II, dan meningkat lagi pada siklus III sebesar 85,88 dengan ketuntasan klasikal sebesar 90,32%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa melalui penerapan model pembelajaran Kooperatif tipe Course Review Horay (CRH) dapat meningkatkan keterampilan membaca pemahaman pada siswa kelas III salah satu SD N di Kota Surakarta tahun pelajaran 2017/2018. Kata kunci: Model Pembelajaran Kooperatif tipe Course Review Horay, Keterampilan Membaca Pemahama
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULS KARANGAN DESKRIPSI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN EXAMLES NO EXAMPLES
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan menulis deskripsi pada siswa kelas V SDN Pajang IV Surakarta melalui model pembelajaran tipe Examples Non Examples tahun ajaran 2015/2016. Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Tiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas V yang berjumlah 32 siswa dan guru kelas V SDN Pajang IV Surakarta. Sumber data berasal dari siswa dan guru. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah hasil observasi, wawancara, dokumentasi, dantes. Validitas data yang digunakan adalah triangulasi sumber data dan triangulasi metode. Analisis data menggunakan teknik deskriptif komparatif dan teknik analisis kritis. Hasil pretest menunjukan persentase ketuntasan siswa kelas hanya sebesar31,25%. Padasiklus I, persentaseketuntasankelassebesar43,75% dan padasiklus II, persentase ketuntasan kelas sebesar90,62%. Simpulan penelitian ini adalah penggunaan model pembelajaran Examples Non Examples dapat meningkatkan keterampilan menulis deskripsi pada siswa kelas V SDN Pajang IV Surakarta tahun ajaran 2015/2016.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COURSE REVIEW HORAY (CRH) UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP KERAGAMAN KENAMPAKAN ALAM DAN BUATAN PADA SISWA SEKOLAH DASAR
Abstract: The purpose of this research is to improve the comprehension concept of natural and man-made features diversity by application of Course Review Horay (CRH) learning model for fifth grade students of Kuripan Kidul 02 State Primary school in the academic year of 2017/2018. This research was a Classroom Action Research which conducted two cycles. Each cycles consisted of two meeting which four stages, namely planning, perfoming, observating and reflecting. Subject this research were 25 fifth grade students of elementary school. The source of data was taken from the teacher and students. The data collection techniques used were interviews, observation, test, and documentation. The validity of data use content validity. The analysis if the data used was descriptive comparative data analysis and interactive analysis model that consist of three components, such us data reduction, data display and conclution. The result obtained from the classroom action research indicated that the average score of the comprehension concept of natural and man-made features diversity class test at pre-action is 59,76 with the class achievement percentage of 24%. In the first cycle, the average class score increased to 70,32 with a percentage of 60%. In the second cycle, the average class score increased 81,88 with the achievement percentage 84 %. Based on this rsearch, it can be concluded that Course Review Horay (CRH) learning model can improve the comprehension concept of natural and man-made features diversity score of fifth grade students of Kuripan Kidul02 State Primary school in the academic year of 2017/2018. Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman konsep keragaman kenampakan alam dan buatan dengan menggunakan model pembelajaran Course Review Horay (CRH) pada siswa kelas V SD N Kuripan Kidul 02 tahun ajaran 2017/2018. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari dua pertemuan dengan tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas V yang berjumlah 25 siswa. Sumber data berasal dari guru dan siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, tes dan dokumentasi. Validitas data yang digunakan adalah menggunakan validitas isi. Analisis data yang digunakan adalah analisis data desktiptif komparatif dan model analisis interaktif yang mempunyai tiga buah komponen yaitu reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian tindakan kelas ini menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas tes pemahaman konsep keragaman kenampakan alam dan buatan pada pratindakan sebesar 59,76 dengan persentase ketercapaian kelas sebesar 24% . Pada siklus I nilai rata-rata kelas meningkat menjadi 70,32 dengan persentase 60%. Pada siklus II, nilai rata-rata kelas meningkat lagi menjadi 81,88 dengan persentase ketercapaian sebesar 84% . Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa melalui model pembelajaran Course Review Horay (CRH) dapat meningkatkan pemahaman konsep keragaman kenampakan alam dan buatan pada siswa kelas V SD N Kuripan Kidul 02 tahun ajaran 2017/2018. Kata Kunci: Course Review Horay, keragaman kenampakan alam dan buatan.
STUDI PEMENUHAN HAK WARGA NEGARA MENDAPATKAN PEMBANGUNAN DESA DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA MELALUI IMPLEMENTASI KEBIJAKAN DANA DESA DI DESA TAMBAKBOYO KABUPATEN SUKOHARJO
ABSTRACTThe objective of the research was to describe the implementation and the factors influencing the implementation of the Dana Desa’ policies in fulfilling the citizens' right to development of village and empowering of village society in Tambakboyo Village, Sukoharjo District. The research method is qualitative. The research approach is descriptive qualitative. The results of the research: First, implementation activities include the stage of interpretation, organizing, and application. Second, the fulfillment of the right for the community in the form of increased participation of executor, right of information, right of development and empowerment of justice, based on priority analysis, and based on village typology. Third: the factors that influence the implementation of the Interpretation of the policies; budget resources, equipment, non-physical infrastructure; social, economic, and political conditions, and inter-organizational communication. Keywords: Right, Dana Desa policies, Development of Village, Empowerment of Village Societ
PENGARUH MOTIVASI TERHADAP KEDISIPLINAN SISWA DALAM MEMATUHI TATA TERTIB SEKOLAH DI SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) AL ISLAM 1 SURAKARTA
ABSTRACTThe objective of research was to find answer to the problem “Is there an effect of motivation on students’ discipline in complying with the school’s rule in High School(SMA) Al Islam 1 Surakarta”. Data analysis was conducted using quantitative approach with correlational research method. The population of research was all of the 10th graders in all majors of SMA Al Islam 1 Surakarta, consisting 341 students. The sample consisted of 172 students taken from all of the 10th grades. The sampling technique used was cluster random sampling and proportional sampling. Data collection was conducted using closed-ended questionnaire technique for data of motivation and students’ discipline in complying with the school’s rule. The technique of analyzing data used in this research was correlational analysis using independent and linearity tests, continued with simple linear regression test at significance level of 0.05. Considering the result of research, it could be concluded that “There is a significant effect of motivation on students’ discipline in complying with the school’s rule in SMA Al Islam 1 Surakarta” with tstatistik> ttable or 0.61 > 0.147 at significance level of 5%. The result of coefficient significance test shows tstatistik> ttable or 12.67 > 1.645 at significance level of 5%; therefore, it could be concluded that motivation was correlated significantly to the students’ discipline in complying with the school’s rule. Thus, alternative hypothesis (Ha) was supported and null hypothesis (Ho) was not supported. Meanwhile, the size of contribution was 37.21%. It means that 37.21% of students’ discipline in complying with the school’s rule was affected by motivation. Keywords: motivation, discipline, compliance, rul
ANALISIS SUMBER BELAJAR MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN DI SMA NEGERI 1 KARTASURA
ABSTRACTThe objective of research was to find out: 1) how the availability of learning source of Pancasila and Civic Education subject is used by the 10th grade of SMA Negeri 1 Kartasura, 3) whether or not the material in Pancasila and Civic Education subject learning source used by the 10th grade has met the qualification of Pancasila and Civic Education scholarship, and 3) how the facility of Pancasila and Civic Education subject learning source is used by the 10th grade of SMA Negeri 1 Kartasura. This research employed a qualitative method. The type of research used was a descriptive qualitative research. The data sources obtained were informant, place, event, and document. Sampling technique used was purposive sampling one. Techniques of collecting data used were interview, observation, document analysis, and focus group discussion. Data validation was carried out using data and method triangulations. Considering the result of research, the following conclusions are: First, the availibity of Pancasila and Civic Education subject learning source has not been adequate that available just: (1) book consisting of Students Worksheet, Student Book and Teacher Book, and (2) material that intended website. Second, Analysis of material existing in Pancasila and Civic Education subject learning source showed that particularly the content of Archipelago Insight material had not met the qualification of Pancasila and Civic Education scholarship because the material existing provides civic knowledge and civic disposition only, while civic skill had not been met completely yet as intellectual skill component only has been met while participatory skill component had not been met. Third, learning source used consisted of: 1) book consisting of Students Worksheet, Student Book and Teacher Book, and (2) material that intended website, in the sense that all students can use them as they neither need special skill to operate nor long preparation and other complicated supporting tool. Keywords: Learning Source Analysis, Pancasila and Civic Educatio