FKIP UNS Journal Systems
Not a member yet
7978 research outputs found
Sort by
SIKAP HORMAT TERHADAP ALAM DALAM CERITA RAKYAT SUNGAI GESING KABUPATEN PACITAN DAN IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN SASTRA DI SMP ADIWIYATA
Penelitian ini bertujuan untuk menafsirkan teori ekokritik sastra dengan mengekspresikan nilai kearifan lingkungan yang terfokus pada sikap hormat terhadap alam dalam cerita rakyat Sungai Gesing di Kabupaten Pacitan. Pengaplikasian ekokritik sastra untuk meneliti cerita rakyat ini yaitu melalui klasifikasi data berdasar pada prinsip moral kearifan lingkungan yang terfokus pada sikap hormat terhadap alam. Bentuk penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan interaktif dengan sumber data transkip wawancara mengenai cerita rakyat Sungai Gesing dari partisipan di Kabupaten Pacitan. Data dikumpulkan dengan menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi, catatan lapangan dan transkripsi. Ada tiga aspek dalam teknik analisis data, yaitu deskripsi, analisis, dan penafsiran. Hasil penelitian ini menemukan lima data yang terdapat dalam sikap hormat terhadap alam yang termasuk didalam nilai kearifan lingkungan dalam cerita rakyat Sungai Gesing di Kabupaten Pacitan. Selain itu, cerita rakyat Sungai Gesing juga dapat di implikasikan dalam pembelajaran sastra d SMP Adiwiyata kelas VII
MEDIA AUDIO VISUAL SEBAGAI ALAT MEMPERLANCAR KEMAMPUAN MENYIMAK PESERTA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BAGI PENUTUR ASING (BIPA)
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas media audio-visual sebagai alat memperlancar kemampuan menyimak peserta pembelajaran BIPA. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa asing pelajar BIPA tingkat dasar di UPT Bahasa Universitas Sebelas Maret, yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Setiap kelompok terdiri atas 30 orang, yang di pilih secara acak. Pengolahan data dalam penelitian ini dilakukan melalui pengujian sifat data, uji gain, dan hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan hasil dari kelas mahasiswa asing pelajar BIPA tingkat dasar di UPT Bahasa Universitas Sebelas Maret antara mahasiswa yang menggunakan media audio visual dibandingkan dengan mahasiswa yang menggunakan metode konvensional. Dimana hasil belajar siswa yang diajarkan dengan menggunakan audio visual media (17,06) lebih tinggi daripada hasil belajar mahasiswa yang diajarkan dengan menggunakan metode konvensional (10,00). Temuan dari penelitian adalah dosen perlu menggunakan media berbasis teknologi dalam mengajar salah satunya menggunakan media audio visual, sehingga hasil belajar bisa dicapai secara optimal, terutama untuk memperlancar dalam pelajaran menyimak
KAJIAN PRAGMATIK IMPLIKATUR PADA FILM ANIMASI NUSSA DAN RARA
Implikatur merupakan salah satu kajian pragmatik yang melibatkan sebuah konteks pada makna tuturan. Jenis implikatur meliputi (1) implikatur konvensional (tuturan langsung) dan (2) implikatur non-konvensional (tuturan tidak langsung). Penelitian ini melibatkan film dalam objeknya yaitu film animasi nussa dan rarra yang tayangnya hanya di youtube setiap hari jum’at. Film tersebut dipilih karena dapat menjadikan keingin tahuan mengenai makna ujuran yang di ungkapkan oleh tokoh. Penelitian menggunajan kajian pragmatik implikatur berjenis kualitatif menggunakan metode survey dan content analysis yang datanya berupa penggalan tuturan yang memliki jenis implikatur konvensional dan implikatur nonkonvensional. Hasilnya mengungkpan kedua jenis implikatur ditemukan pada film nussa dan rarra
NOVEL ENTROK KARYA OKKY MADASARI SEBAGAI MEDIA PENGENALAN BUDAYA BAGI PEMBELAJAR BIPA
BIPA sebagai program pembelajaran bahasa bagi penutur asing memberikan peluang untuk memperkenalkan budaya Indonesia. Salah satu media yang dapat digunakan sebahai media pengenalan budaya adalah novel Entrok karya Okky Madasari. Novel Entrok memuat unsur budaya baik dari segi bahasa, upacara adat, pengetahuan lokal maupun ritual-ritual keagamaan. Pengenalan budaya dalam konteks pembelajaran BIPA perlu memperhatikan beberapa hal yaitu tingkatan pembelajar BIPA, faktor keilmiahan, dan pokok materi yang bermakna. Tujuanya agar pembelajar BIPA dapat memahami materi sehingga berdampak pada peningkatan kemampuan berbahasa. Mengacu pada CEFR bahwa penggunaan novel sebagai pembelajaran BIPA termasuk pada tingkat C1 dan C2 dengan materi pembelajaran apresiasi sastra
PERBANDINGAN NILAI MORAL DALAM NOVEL KARMILA KARYA MARGA T DAN NOVEL SEANDAINYA AKU BOLEH MEMILIH KARYA MIRA W SERTA RELEVANSINYA DENGAN BAHAN AJAR SASTRA DI SMA: KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA
Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan perbandingan nilai moral yang terdapat dalam novel Karmila karya Marga T dan novel Seandainya Aku Boleh Memilih karya Mira W serta relevansinya dengan bahan ajar sastra di SMA. Peneliti menggunakan metode analisis deskriptif dengan cara menganalisis berdasarkan kenyataan yang terdapat dalam novel tersebut. Pengumpulan data menggunakan teknik baca-catat yang digunakan unuk memperoleh data dengan cara membaca, memahami, dan mencatat kutipan-kutipan yang mendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai moral yang terkandung dalam novel-novel tersebut antara lain; (1) hubungan manusia dengan diri sendiri; (2) hubungan manusia dengan manusia lain dalam lingkup sosial termasuk hubungan dengan lingkungan alam; (3) hubungan manusia dengan Tuhannya. Berkaitan dengan relevansinya dengan bahan ajar sastra di SMA, Kompetensi Dasar (KD) yang digunakan adalah KD 3.20: menganalisis pesan dari dua buku fiksi (novel dan buku kumpulan puisi) yang dibaca dan KD 4.20: menyusun ulusan terhadap pesan dari dua buku kumpulan puisi yang dikaitkan dengan situasi kekinian
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER RELIGIUS DALAM CERITA RAKYAT BATU NAGA LAMPUNG
There are many ways that can be done to teach character education to children, one of them is folklore. This study analyzes the value of religious character education found in oral literature in the form of the legend of Batu Naga in the village of Kelumbayan-Lampung. This study uses a descriptive qualitative research approach by conducting direct observation, in-depth interviews and document analysis. Observation is done by coming to the research site, interviewing informants, analyzing documents such as stories written by humanists. Data sources were obtained from informants such as caretakers or local residents, places of physical objects, and relevant documents. The technique used is data reduction, data presentation, final conclusion. Filtering data related to the story under study, initial data in the form of oral then data is transcribed in the form of text so that it is easy to analyze and conclude. The results showed that there were five points of religious character education that could be taken from the figure including asking for help from God, becoming a religious teacher, performing the hajj pilgrimage, praying, not asking for help other than God, plus the education of helpful and unyielding characters. This type of folklore is a legend
KAJIAN STILISTIKA DAN PENDIDIKAN MORAL NOVEL JATUH DAN CINTA DAN SEBUAH USAHA MELUPAKAN KARYA BOY CANDRA SERTA RELEVANSINYA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA
Penelitan ini bertujuan mendeskripsikan gaya bahasa, diksi dan nilai moral. Metode penelitian ini yaitu deskriptif. Data dalam penelitian ini ungkapan dalam novel. Sumber data penelitian ini diambil dari novel Jatuh dan Cinta dan Sebuah Usaha Melupakan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak, dan teknik catat. Teknik analisis data dalam penelitian ini mengunakan metode agih. Keabsahan data menggunakan teknik derajat kepercayaan, keteralihan, kebergantungan dan kepastian. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat penggunaan bahasa figuratif perumpamaan, personifikasi, hipebola, litotes, eufeminisme. Pemilihan diksi pengarang lebih dominan pemaknaan konotatif. Nilai moral yang terdapat dalam novel tersebut hubungan manusia dengan diri sendiri dan hubungan manusia dengan manusia lain dalam lingkup sosial dan lingkungan alam
ANALISIS KUALITAS BUKU PELAJARAN BAHASA INDONESIA ASPEK MENULIS UNTUK SMA/MA/SMK KELAS X (WAJIB) TERBITAN MEDIATAMA
One of the success program learning is the use of quality textbooks. This research understand of the quality Indonesian language textbooks writing aspects for high school grade X published by Mediatama in terms of the contents by looking at the suitability of the material with Curriculum 13, the relevance of the material aspects of writing with educational goals, the truth of the material is reviewed in terms of linguistics and literature, and the suitability of the material with the development of students' cognition. This paper are qualitative description research. Data and data sources were obtained from Indonesian language high school textbooks published by Mediatama especially the writing aspect. Data collection techniques with techniques, see, sort, and record. Data analysis techniques in the form of content analysThe ris. esults of this study are the suitability of the material with the revised edition 2013 / K13 curriculum is largely in line, this can be seen from the percentage of 80%. Discrepancy occurs in basic competencies that are not listed in the applicable curriculum. For the relevance of the material aspects of writing with the overall goal relevant to the purpose of education, the quality of the truth of writing Indonesian textbooks is classified as good as seen from the percentage of 90%. The suitability of the material aspects of writing with the level of students' cognitive development in detail is explained in the st
IDENTITAS BUDAYA DALAM CERITA RAKYAT NUSANTARA
Culture is a way of life that is developed and shared by a group of people and is passed down from generation to generation. Cultural identity is a characteristic that distinguishes a nation from other nations or groups of people with other community groups. Culture is formed from many elements, namely, religious and political systems, customs, language, tools, clothing, buildings, and works of art. In this paper discusses the cultural identity contained in the Nusantara folklore. This paper aims to describe the cultural identity contained in the Nusantara folklore. Nusantara folklore is a part of the nation's wealth that needs to be preserved. This Nusantara folklore still exists even though it is present in different versions. By studying the cultural identity contained in the folklore of the archipelago, it can be seen the characteristics of a culture that lies behind it. The Nusantara folklore which is the subject of study in this paper comes from Panjalu entitled Prabu Borosngora and the West Sumba folklore titled Asmara Tragedy in Padang Savana
Pengaruh Efektivitas Pembelajaran di Sekolah dan Niat Masuk Perguruan Tinggi Terhadap minat siswa mengikuti bimbingan belajar di SMA Negeri 3 Surakarta
The objectives of the study are to know; 1) the influence of the effectiveness of learning process at school and the intention of entering public university to the students’ willingness of joining tuition classes of students of SMA Negeri 3 Surakarta, 2) the influence of the effectiveness of learning process at school to the students’ willingness of joining tuition classes of the students of SMA Negeri 3 Surakarta, 3) the influence of intention of entering public university to the students’ willingness of joining tuition classes of the students of SMA negeri 3 Surakarta. This Study was conducted at SMA Negeri 3 Surakarta and by quantitative research. the population of the study were 289 students and the sample were 75 students. The data collection technique was questionnaire. The data analysis technique was linear regression analysis, F-test and T-test also coefficient of determination. Based on the statistic test, it can be concluded as follows: (1) the result shows the positive and significant relation of the effectiveness of learning process at school and the intention of entering university simultaneously to the students’ willingness of joining tuition classes of the students of SMA Negeri 3 Surakarta, the result was gotten by the help of SPSS, as known the Fstatistic = 15.205 > Ftable = 3.12 by using the significance number of 0.000<0.005, so it can be concluded simultaneously as the independent variable (the effectiveness of learning process at school and the intention of entering university) influenced the students’ willingness of joining tuition classes of the students of SMA Negeri 3 Surakarta. (2) the test shows tcount = 3.090 > ttable = 1.993, so Ho was accepted and Ha was denied. It means that partially, the effectiveness of learning process at school doesn’t gave positif and significant influence to the students’ willingness of joining intuition classes of the students of SMA Negeri 3 Surakarta. (3) the test shows tcount = 3.243 > ttable = 1.993, so Ha was denied and Ha was Accepted. It means that partially, the intention of entering public university influenced positively and significantly to the willingness of joining tuition classes of the students of SMA Negeri 3 Surakarta