FKIP UNS Journal Systems
Not a member yet
7978 research outputs found
Sort by
PENGGUNAAN TEKS BERMUATAN PENDIDIKAN EKOLOGI BERBASIS KESENIAN LOKAL TOPENG IRENG SEBAGAI BAHAN AJAR BAHASA INDONESIA KELAS VIII SMP NEGERI 1 BOYOLALI
Pembelajaran bahasa Indonesia berbasis teks memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk belajar bahasa Indonesia sekaligus mengembangkan sikap dan perilaku peduli terhadap lingkungan. Melalui metode dokumentasi, tulisan ini disajikan dengan tujuan memaparkan kompetensi pembelajaran bahasa Indonesia berbasis teks di SMP dan mendeskripsikan teks dengan muatan pendidikan lingkungan berbasis kesenian lokal Topeng Ireng serta penggunaannya sebagai bahan ajar
INTERNALISASI PENDIDIKAN KARAKTER MORAL DALAM NOVEL SURAT KECIL UNTUK TUHAN KARYA AGNES DAVONAR
Penelitian ini bertujan mendeskripsikan (1) Bentuk nilai moral dalam novel Surat Kecil untuk Tuhan, dan (2) Relevansi nilai moral dalam novel Surat Kecil untuk Tuhan terhadap pembelajaran bahasa Indonesia sekolah menengah atas. Penelitian ini bersubjek penelitian novel Surat Kecil untuk Tuhan karya Agnes Davonar dan termasuk penelitian deskriptif kualitatif. Permasalahan yang berkaitan dengan analisis nilai moral dengan pendekatan pragmatik merupakan inti kajian dalam penelitian ini. Data-data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan teknik deskripsi kualitatif. Prosedur pengumpulan data yang penulis lakukan adalah teknik membaca kemudian mencatat. Data-data yang telah diperoleh divalidasi dengan validitas intrarater dan validitas interrater. Diperoleh hasil penelitian (1) Bentuk nilai moral memiliki tiga jenis, yaitu bentuk nilai moral dalam hubungan manusia dengan Tuhannya, hubungan manusia dengan diri sendiri, dan hubungan manusia dengan manusia lain. (2) Terdapat nilai moral dalam hubungan manusia dengan Tuhannya, manusia dengan diri sendiri, dan manusia dengan manusia lainnya yang dibutuhkan dalam pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah menengah atas
ASPEK KEAGAMAAN DALAM KUMPULAN CERPEN SENYUM KARYAMIN KARYA AHMAD TOHARI: KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA DAN RELEVANSINYA SEBAGAI BAHAN AJAR DI SMK
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendiskripsikan struktur pembangun kumpulan cerpen “Senyum Karyamin” karya Ahmad Tohari, (2) mendiskripsikan aspek keagamaan yang terdapat dalam kumpulan cerpen “Senyum Karyamin” Badar Karya Ahmad Tohari, (3) memaparkan implementasi hasil penelitian pada pembelajaran sastra di SMK. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa kata, frasa, kalimat, serta ungkapan dalam cerpen “Pengemis dan Shalawat Badar” karya Ahamad Tohari. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik kepustakaan. Keasahaan data yang digunakan adalah trianggulasi teori. Hasil penelitian ini memaparkan: (1) struktur pembangun kumpulan cerpen “Senyum Karyamin” karya Ahmad Tohari, yang meliputi tema pada cerpen ini adalah keagamaan, kemudian alur yang digunakan pada cerpen ini yaitu alur maju, latar tempat pada cerpen, kemudian latar waktu, (2) aspek keagamaan yang terdapat dalam kumpulan cerpen “Senyum Karyamin” Badar Karya Ahmad, (3) hasil penelitian ini relevan pada pembelajaran sastra di SMK, sesuai dengan bahan ajar kelas XI semester ganjil KD 3.1 Memahami struktur dan kaidah teks cerita pendek, pantun, cerita ulang, eksplanasi kompleks, dan ulasan/revew film/drama baik melalui lisan maupun tulisan, KD 4.1 Menginterpretasi makna teks cerita pendek, pantun, cerita ulang, eksplanasi kompleks, dan ulasan/revew film/drama baik secara lisan maupun tulisan
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER RELIGIUS DALAM CERITA RAKYAT KISAH KYAI TUNGGUL WULUNG DI KABUPATEN PACITAN SEBAGAI IMPLIKASI PEMBELAJARAN SASTRA
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan nilai pendidikan karakter religius dalam cerita rakyat Kisah Kyai Tunggul Wulung di Kabupaten Pacitan sebagai implikasi pembelajaran sastra. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi etnografi yang menekankan data pada kutipan cerita rakyat yang diperoleh dari hasil dan transkrip wawancara partisipan serta sumber data dari cerita rakyat Kisah Kyai Tunggul Wulung di Kabupaten Pacitan. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dokumentasi, catatan lapangan, dan transkripsi. Teknik analisis data dengan cara menggunakan aspek deskripsi, analisis, dan penafsiran. Penelitian ini menggunakan triangulasi sumber, metode, dan teori. Hasil dari penelitian ini adalah menemukan deskripsi dan penjelasan mengenai pendidikan karakter religius dalam cerita rakyat Kisah Kyai Tunggul Wulung di Kabupaten Pacitan sebagai implikasi pembelajaran sastra, yaitu (1) emosi keagamaan, (2) sistem kepercayaan, dan (3) kelompok keagamaan
KAJIAN SRUKTUR DAN NILAI SEJARAH (HISTORIS) DALAM NOVEL PANGGIL AKU KARTINI SAJA KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER DAN NOVEL KARTINI KARYA ABIDAH EL KHALIEQY SERTA RELEVANSINYA DENGAN PENGAJARAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan intertekstual antara novel Panggil Aku Kartini Karya Pramoedya Ananta Toer dan novel Kartini karya Abidah El Khalieqy. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan content analysis. Data dikumpulkan dengan menginventariskan peristiwa yang merupakan persamaan dan berbedaan dengan menggunakan strukturalisme Robert Stanton dan nilai sejarah (historis). Langkah selanjutnya mencari relevansinya dalam pengajaran bahasa dan sastra Indonesia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat kesamaan tema, tokoh, sudut pandang pada kedua novel tersebut, yaitu dengan tema kepahlawanan, tokoh “Kartini” dan sudut pandang orang ketiga. Perbedaan terletak pada latar dan judul. Latar dalam novel Panggil Aku Kartini Saja mendasari pada kota Jepara sedangkan dalam novel Kartini mendasar pada kehidupan Kartini di Rembang. Dasar kesamaan tema, alur, dan sudut pandang dan didukung kesamaan peristiwa – peristiwa dalam cerita menunjukkan adanya hubungan intertekstual antara kedua novel. Apabila direlevansikan dengan pengajaran bahasa dan sastra Indonesia di SMA Negeri 1 Ngawi terdapat hubungan karena dalam pengajaran siswa mempelajari unsure intrinsic dan ekstrinsik dalam novel
KEJIWAAN TOKOH UTAMA DALAM NOVEL “MATA DAN MANUSIA LAUT” KARYA OKKY MADASARI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kejiwaan tokoh utama yang bernama Bambulo dalam novel berjudul Mata dan Manusia Laut karya Okky Madasari. Analisis yang dilakukan dengan mengacu teori psikoanalisis Sigmund Freud yang terdiri dari id, ego dan superego. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualiitatif. Pendekatan yang digunakan yakni pendekatan psikologi sastra. Data-data pokok didapatkan dari kutipan-kutipan dalam novel yang mengandung unsur-unsur id, ego, dan superego pada tokoh utamanya. Selain itu, teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak catat dan studi pustaka. Data yang didapatkan selanjutnya dianalisis dengan metode analisis isi. Hasil pembahasan yang didapatkan dari hasil kajian menunjukkan aspek-aspek prikologi sastra berupa id, ego, dan superegod terdapat dalam novel melalui pergolakan batin maupun pikiran dari tokoh utamanya
ANALISIS CIRI KEBAHASAAN TEKS ULASAN SISWA KELAS VIII SMP KOTA CILACAP
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan ciri kebahasaan yang terdapat pada teks ulasan siswa kelas VIII SMP Kota Cilacap. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif karena analisa data berupa kata dan kalimat tertulis. Subjek penelitian siswa kelas VIII SMP Kota Cilacap. Objek penelitian ini berupa hasil karangan menulis teks ulasan siswa SMP Kota Cilacap. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan teknik simak dan catat. Keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi teori. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan metode reduksi data. Dengan hasil deskripsi tersebut dapat diketahui kemampuan pemahaman dan keterampilan menulis siswa pada teks ulasan. Fokus permasalahan peneliti terdapat pada ciri kebahasaan. Ciri kebahasaan pada teks ulasan, yaitu kata serapan, sinonim, verba, nomina, pronomina, adjektiva, preposisi, konjungsi, kalimat simpleks, dan kalimat kompleks. Menulis teks ulasan dituntut adanya kemampuan kritis dan analisis tinggi bagi siswa. Teks ulasan dapat menambah wawasan siswa terhadap suatu karya sastra dan memperluas wawasan sudut pandang antar individu terhadap suatu hal. Diharapkan guru dapat meningkatkan pembelajaran menulis siswa. Pembelajaran mengenai unsur kalimat dan ejaan perlu ditingkatkan. Dengan pembelajaran yang inovatif diharapkan siswa dapat menulis dengan pemahaman penulisan kalimat dan ejaan yang baik
KEARIFAN LOKAL CERITA PENDEK DALAM BUKU PENGAYAAN MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS XI SMA (Strategi Pemertahanan Budaya Lokal di Era Society 5.0)
This study aims to describe: 1) lokal wisdom contained in short stories in Indonesian XI grade high school books, and 2) the implications of lokal wisdom in short stories in the strategy of maintaining lokal culture in the era of society 5.0. This study used descriptive qualitative method. Data sources are documents and informants. Data collection techniques using document analysis and interviews. Data validity testing uses data source triangulation and method triangulation. The results of this study indicate that lokal wisdom that emerged from short stories in Indonesian XI grade high school books is 1) a culture of tolerance between religious communities, 2) sociable ethics in society, 3) community strengthening in worship activities, 4) community loyalty to the advancement of civilization, and 5) community commitment to solve environmental problems together. Based on short story criteria that contain lokal wisdom can be a strategy of maintaining lokal culture in the era of society 5.0, through: 1) increasing student interaction with short stories based on lokal wisdom, 2) students re-creating short stories in their own form and language, 3) provide intensive assistance in the selection of teaching materials based on lokal wisdom, and 4) create learning conditions that are able to reflect good lokal wisdo
PENGINTEGRASIAN LITERASI BUDAYA DAN KEWARGAAN DALAM TEKS HIKAYAT PADA BUKU TEKS BAHASA INDONESIA
This study aims to describe the integration of cultural and citizenship literacy contained in the saga text in Indonesian textbooks. The data source in this study is the saga text in Indonesian textbook Class X. The data taken as research subjects are the saga text entitled "Hikayat Indera Bangsawan", "Hikayat Bunga Kemuning", and "Hikayat Bayan Budiman". This research uses a qualitative descriptive approach with content analysis method. The results of this study indicate that there are at least five basic principles of integrating cultural literacy and citizenship, including 1) culture as a natural language of thought and behavior, 2) multicultural and participatory citizenship, 3) nationalism, 4) inclusiveness, 5) direct experience. It shows that there are efforts to integrate cultural and citizenship literacy in the saga text as teaching material in Indonesian X grade high school textbooks
INTERNALISASI LITERASI SASTRA BERBASIS KEARIFAN LOKAL UNTUK MENANAMKAN KARAKTER SISWA SD
Literary literature is contained in the 2013 curriculum. One of the literatures taught in elementary school is fairy tales. Literary literature contains attitudes and morals that support character. But if it is not started early it will have an impact on the decline of character, especially in knowing the local culture in the student area. The purpose of this study is to describe the internalization of literary literacy based on local wisdom in elementary school students. Results Literary internalization is carried out through classroom learning so that it can instill character for elementary students, especially grade 3 and provide students the opportunity to become storytellers, provide question and answer sessions about fairy tales that are read and give students the opportunity to answer questions and give gifts or rewards to students who answer right. Teaching and learning activities in the classroom are more fun by introducing local culture to students