FKIP UNS Journal Systems
Not a member yet
7978 research outputs found
Sort by
ANALISIS MEMBANGUN PEMBENTUKAN KEPERCAYAAN PEDAGANG DI PASAR TRADISIONAL GEDE HARDJONAGORO KECAMATAN JEBRES KOTA SURAKARTA
ANALISIS MEMBANGUN PEMBENTUKAN KEPERCAYAAN PEDAGANG DI PASAR TRADISIONAL GEDE HARDJONAGORO KECAMATAN JEBRES KOTA SURAKARTA Endarwati, Nurhadi, Sigit Pranawa Pendidikan Sosiologi Antropologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas [email protected] ini merupakan penelitian metode kualitatif dengan pendekatan penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data berasal dari wawancara dan dokumentasi. Pemilihan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling. Teknik uji validitas data yang digunakan terdiri berupa triangulasi sumber. Teknik analisis data yang digunakan terdiri dari 4 tahap yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulam.Hasil penelitian dengan menggunakan teori Francis Fukuyama menunjukkan bahwa (1) dalam membentuk kepercayaan antara pedagang pasar Etnis Tionghoa dan Suku Jawa dengan melakukan berbagai kegiatan yang dapat memupuk kepercayaan, kepercayaan terbentuk dengan adanya nilai-nilai yang tercipta (2) membangun sebuah kepercayaan pada pedagang multikultural Kunci :Kepercayaan, Pedagang, Pasar Gede Hardjonagor
HUBUNGAN ANTARA INTENSITAS PENGGUNAAN SMARTPHONE DAN KEJENUHAN DENGAN MALAS BELAJAR SISWA KELAS XI SMA N 2 SUKOHARJO TAHUN PELAJARAN 2018/2019
HUBUNGAN ANTARA INTENSITAS PENGGUNAAN SMARTPHONE DAN KEJENUHAN DENGAN MALAS BELAJAR SISWA KELAS XI SMA N 2 SUKOHARJO TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Nisa Lastari, Siti Rochani, Zaini RohmadFakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret SurakartaE-mail: [email protected] ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Hubungan antara intensitas penggunaan smartphone dengan malas belajar siswa kelas XI SMA N 2 Sukoharjo. (2) Hubungan antara kejenuhan dengan malas belajar siswa kelas XI SMA N 2 Sukoharjo. (3) Hubungan antara intensitas penggunaan smartphone dan kejenuhan dengan malas belajar siswa kelas XI SMA N 2 Sukoharjo. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA N 2 Sukoharjo. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik angket dan wawancara sebagai pendukung. Analisis data menggunakan uji analisis korelasi dan korelasi berganda. Hasil penelitian adalah sebagai berikut. Pertama, terdapat hubungan yang positif dan sangat signifikan antara intensitas penggunaan smartphone dengan malas belajar siswa kelas XI SMA N 2 Sukoharjo dengan hasil perhitungan nilai r sebesar 0,412 dengan signifikansi 0,001. Kedua, terdapat hubungan yang positif dan sangat signifikan antara kejenuhan dengan malas belajar siswa kelas XI SMA N 2 Sukoharjo dengan hasil perhitungan nilai r sebesar 0,455 dengan signifikansi 0,000. Ketiga, terdapat hubungan yang positif dan sangat signifikan antara intensitas penggunaan smartphone dan kejenuhan dengan malas belajar siswa kelas XI SMA N 2 Sukoharjo dengan hasil perhitungan nilai F sebesar 12,451 dengan signifikansi 0,000.Kata Kunci : intensitas penggunaan smartphone, kejenuhan, malas belajar.
ANALISIS STILISTIKA NOVEL DARI HARI KE HARI KARYA MAHBUB DJUNAIDI DAN RELEVANSINYA SEBAGAI MATERI AJAR BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan diksi (pilihan kata), gaya bahasa (majas), citraan novel Dari Hari ke Hari karya Mahbub Djunaidi, dan relevansi hasil kajian pada novel Dari Hari ke Hari karya Mahbub Djunaidi sebagai materi ajar Bahasa Indonesia di SMA. Penelitian ini berbentuk deskriptif kualitatif dengan metode analisis isi. Hasil penelitian: Pertama, penggunaan diksi (pilihan kata) meliputi kata konkret, kata konotatif, kata sapaan atau nama diri, kata vulgar, kata serapan, kosakata bahasa daerah, dan kata dengan realitas alam. Kedua, penggunaan gaya bahasa (majas) meliputi perumpamaan, metafora, personifikasi, depersonifikasi, aligori, antitesis, pleonasme, perifrasis, antisipasi, epanortosis, satire, paradoks, klimaks, dantiklimaks, alusi, atonomasi, eroteris, asindenton, polisedenton, asonansi, epizeukis, anafora, dan epistrofa. Ketiga, penggunaan citraan meliputi citraan penglihatan, citraan gerak, citraan penciuman, citraan peraba, dan citraan pendengaran. Keempat, novel Dari Hari ke Hari dapat digunakan sebagai materi ajar Bahasa Indoneisa di SMA pada kelas XII yang menerapkan kurikulum 2013, yaitu pada KD memahami struktur dan kaidah-kaidah teks novel.
Kata kunci: Stilisika, novel Dari Hari ke Hari, materi ajar
Abstract: The aims of this research are to describe diction (word choise, figure of a speech, imagery of Dari Hari Ke Hari’s novel by Mahbub Djunaidi, and the relevance of the results of studies as Bahasa Indonesia teaching material for the Senior High School. This study is a qualitative descriptive with content analysis method. The result showed that. First, the use of diction (choice words) includes concrete words, connotative words, word greetings or self-names, vulgar words, words of absorption, regional vocabulary, and words with natural reality. Second, the use of language style (Figure of a speech) includes simile, metaphor, personification, depersonification, allegory, antithesis, pleonasme, periprasis, anticipation, epanortosis, satire, paradox, climax, anti-climax, allusion, atonomation, eroteris, asyndeton, polisedenton, epizeukis, anaphora, and epystrofa. Third, the use of imagery includes visual imagery, motion imagery, olfactory imagery, tactical imagery, and auditory images. Fourth, Dari Hari Ke Hari’s novel can be used as a teaching material in high school literature class XII curriculum of 2013, ie at base competence understand the structure and rules of novel text.
Keywords: stylistics, Dari Hari Ke Hari’s novel, teaching materia
KEPRIBADIAN TOKOH UTAMA DAN NILAI KERJA KERAS DALAM NOVEL RANTAU 1 MUARA KARYA FUADI SERTA RELEVANSINYA DENGAN PEMBELAJARAN APRESIASI SASTRA DI SMA
Abstrak: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menjelaskan (1) unsur intrinsik;(2) aspek kepribadian tokoh utama;(3) nilai pendidikan karakter; dan(4) relevansi kepribadian tokoh utama dan nilai pendidikan karakter dalam novel Rantau 1 Muara karya Fuadi dengan pembelajaran apresiasi sastra di Sekolah Menengah Atas.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan psikologi sastra. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis dokumen dan wawancara. Validitas data menggunakan triangulasi data dan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan unsur intrinsik yang membangun meliputi: tema pendidikan, alur campuran, latar tempat di Bandung, Jakarta, Maninjau, Amerika, dan Ingrris, penokohan, sudut pandang menggunakan teknik akuan, dan amanat untuk konsisten dalam mengejar cita-cita. Tokoh dan penokohan tokoh utama dalam novel Rantau 1 Muara digambarkan melalui tiga dimensi, yaitu dimensi fisiologis, psikologis, dan sosiologis. Melalui ketiga dimensi tersebut didapatkan penokohan tokoh utama, Alif dan Dinara. Kepribadian tokoh utama dalam novel, dianalisis menggunakan teori psikoanalisis Freud yang meliputi tiga struktur kepribadian Id, Ego, dan Superego. NovelRantau 1 Muara juga mengandung nilai pendidikan kerja keras yang ditemukan pada tokoh utama, Alif dan Dinara. Novel Rantau 1 Muara relevan dengan pembelajaran apresiasi sastra di SMA kelas XII.
Kata kunci: psikologi sastra, kepribadian, nilai pendidikan, kerja keras, novel Rantau 1 Muara.
Abstract:This study aims to describe and explain (1) the intrinsic element;(2) personality aspect of the main character;(3) character education; and(4) the relevance of the personality of the main character and the value of character education in the novel Rantau 1 Muara Fuadi with learning literature appreciation in High School.This research is a descriptive-qualitative research which used psychology literature approach. The data collection techniques used in this study were document analysis techniques and interviews. The data validity techniques used were data triangulation and source triangulation.The results of this research showed that the structural elements that build include: the theme of education, groove mix, setting a place located in Bandung, Jakarta, Maninjau, America, and England, the personality, the standpoint of using the technique of acknowledgment and the message to consistently pursue ideals.Through the three dimensional character is obtained figures of Alif and Dinara. The personality of the main characters in the novel, analyzed using Freud’s psychoanalytic theory which includes three personality structures Id, Ego, and Superego. Novel Rantau 1 Muara also contains the value of hard work education found on the main characters, Alif and Dinara. Novel Rantau 1 Muara is relevant to the learning of literature appreciation in high school class XII.
Keywords: literary psychology, personality, value of education, hard work, novel Rantau 1 Muara
NOVEL DUA IBU KARYA ARSWENDO ATMOWILOTO : KAJIAN ANTROPOLOGI SASTRA, NILAI PENDIDIKAN KARAKTER, DAN RELEVANSINYA SEBAGAI BAHAN PENGAJARAN SASTRA DI SMA
Abstrak: Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dokumentasi dan wawancara mendalam dengan informan. Validitas data menggunakan triangulasi data dan triangulasi teori. Teknik analisis menggunakan model interaktif. Data utama penelitian ini diperoleh dari novel Dua Ibu karya Arswendo Atmowiloto dengan tebal 300 halaman. Novel tersebut dikaji dengan pendekatan antropologi sastra. Berdasarkan pendekatan tersebut, ditemukan bahwa: (1) kompleksitas ide yang meliputi hubungan manusia dengan alam, dengan sesama, dan hakikat hidup manusia; (2) kompleksitas aktivitas yang ada pada masyarakat Jawa dalam novel Dua Ibu; (3) kompleksitas hasil budaya berupa hasil budaya bentuk bahasa, bentuk pengetahuan, bentuk teknologi, dan bentuk mata pencaharian (4) nilai pendidikan karakter yang terdapat di dalam novel Dua Ibu; serta (5) relevansinya dengan pembelajaran sastra di SMA. Kehidupan budaya yang digambarkan pengarang didominasi oleh adat budaya Jawa yaitu Solo. Teknik analisis menggunakan model interaktif. Simpulan dari penelitian ini menunjukan bahwa unsur mitologi, filsafat, dan budaya jawa dapat dijadikan sebagai acuan kepada pendidik terutama di daerah Jawa Tengah untuk dasar sebagai pendekatan dalam menguatkan nilai karakter peserta didik maupun budi pekerti yang sesuai dengan kebudayaan jawa.
Kata kunci: novel, antropologi, nilai pendidikan karakter, relevansi pembelajaran sastra
Abstract: Data collection techniques used in this study are documentation and in-depth interviews with informants. Data validity uses data triangulation and theory triangulation. Analysis techniques using interactive models. The main data of this research was obtained from the novel Dua Ibu by Arswendo Atmowiloto with a thickness of 300 pages. The novel is studied with a literary anthropological approach. Based on this approach, it was found that: (1) the complexity of ideas which included human relations with nature, with others, and the nature of human life; (2) the complexity of the activities that exist in Javanese society in the Dua Ibu novel; (3) the complexity of cultural results in the form of cultural results in the form of language, forms of knowledge, forms of technology, and forms of eye search; (4) the value of character education contained in the Dua Ibu novel; and (5) its relevance as literary learning in high school. The cultural life described by the author is dominated by Javanese cultural customs, namely Solo. Analysis techniques using interactive models.Conclusions from this study indicate that elements of mythology, philosophy, and Javanese culture can be used as a reference to educators, especially in Central Java for the basis of an approach to strengthen the value of the character of students and character that is in accordance with Javanese culture.
Keywords: novel, anthropology, character education value, relevance of literary learnin
KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA DAN NILAI TOLERANSI PADA NOVEL KAMBING DAN HUJAN KARYA MAHFUD IKHWAN SERTA RELEVANSINYA DENGAN MATERI AJAR APRESIASI SASTRA DI SMA KELAS XII
Abstrak: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan: (1) latar sosial novel Kambing dan Hujan, (2) latar belakang sosial pengarang, (3) tanggapan pembaca berdasarkan latar belakang sosialnya, (4) nilai toleransi, (5) relevansi novel Kambing dan Hujandengan materi ajar apresiasi sastra di SMA. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah analisis dokumen dan wawancara. Analisis data yang digunakan adalah model interaktif.Simpulan penelitian ini adalah:(1) Aspek-aspek latar sosial dalam novel: kebiasaan hidup, adat istiadat, tradisi, cara berpikir dan bersikap, keyakinan, dan pandangan hidup; (2) latar belakang sosial pengarang: lahir di Lamongan, Jawa Timur pada 7 Mei 1980. Tinggal di Yogyakarta dan berprofesi sebagai penulis novel, editor, dan fasilitator di Bengkel Menulis Gerakan Literasi Indonesia. NovelKambing dan Hujan ditulis berdasarkan pengalaman hidupnya saat di Lamongan; (3)tanggapan pembaca, novel tersebut bagus dan menarik serta memberikan pengaruh positif; (4) nilai toleransi dalam novel: nilai toleransi terhadap kebiasaan, keadaan, pandangan, dan kelakuan; (5) novel Kambing dan Hujan relevan dengan materi ajar apresiasi sastra di SMA karena telah memenuhi syarat identifikasi materi ajar pembelajaran dan sesuai dengan materi ajar dalam silabus mata pelajaran bahasa Indonesia Kurikulum 2013 edisi revisi tahun 2016.
Kata kunci: sosiologi sastra, nilai toleransi, materi ajar, novel Kambing dan Hujan.
Abstract: This study aimed to describe: (1) social background novel Kambing dan Hujan, (2) the social background of the author, (3) a response from readers based on social background, (4) the value of tolerance, (5) the relevance of novel Kambing dan Hujan with teaching materials appreciation of literature in high school. This study is a qualitative research approach of sociology of literature. The data collection technique used is the analysis of documents and interviews. Analysis of the data used is an interactive model. The conclusions of this study are: (1) aspects of social background in the novel: habits, customs, traditions, ways of thinking and behaving, beliefs, and outlook on life; (2) social background author: born in Lamongan, East Java, on May 7, 1980. Living in Yogyakarta and work as a novelist, editor, and facilitator in Bengkel Menulis Gerakan Literasi Indonesia. Novel Kambing dan Hujan written based on the experience of author when living in the region of origin; (3) a response from the reader, the novel nice and attractive and provide a positive influence; (4) the value of tolerance in the novel: the value of tolerance to the habit, circumstances, views, and behavior; (5) novel Kambing dan Hujan relevant with teaching materials appreciation of literature in high school because having already qualified identification of teaching material learning and in accordance with the teaching materials in the syllabus Indonesian subjects Curriculum 2013 revised edition 2016.
Keywords: sociology of literature, the values of tolerance, material teaching, novel Kambing dan Hujan
ANALISIS PENGARUH NUN DAN FAKTOR-FAKTOR MINAT TERHADAP PRESTASI BELAJAR FISIKA DI SMA NEGERI 1 PIYUNGAN TAHUN PELAJARAN 2017/2018
Tujuan penelitian ini untuk memperoleh gambaran lengkap tentang pengaruh Nilai Ujian Nasional (NUN) IPA SMP serta minat belajar siswa terhadap prestasi belajar Fisika. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X MIPA sejumlah 89 siswa sekaligus sampel penelitian. Data penelitian adalah dokumen NUN IPA SMP yang masuk serta nilai raport semester genap kelas X tahun pelajaran 2017/2018 untuk mata pelajaran Fisika yang digunakan sebagai data prestasi belajar Fisika. Data minat siswa digunakan angket minat belajar siswa yang disebarkan pada seluruh sampel. Faktor-faktor minat dalam penelitian ini menggunakan model pembelajaran dengan (ARCS) Attension, Relevance, Confidence, Statisfaction. Berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh bahwa NUN IPA kurang berpengaruh terhadap prestasi belajar Fisika, sedangkan minat siswa lebih berpengaruh terhadap prestasi belajar Fisika meskipun kecil, hal ini dikarenakan masih ada faktor-faktor lain yang berpengaruh terhadap prestasi belajar Fisika
PENGARUH EKSTRAK KULIT BIJI METE (Anacardium occidentale L) TERHADAP SIKLUS ESTRUS TIKUS ALBINO (Rattus norvegicus Berkehout 1769)
Kulit biji mete mempunyai kandungan bahan aktif senyawa fenolik yang disebut minyak laka (cashew nut shell liquid/ CNSL). Beberapa penelitian yang telah dilakukan didapat ekstrak kulit biji mete mempunyai aktifitas sitotoksik dan estrogenik, mempengaruhi kadar hormon estradiol dan struktur histologis ovarium. Ekstrak ini juga mempengaruhi ekspresi Cyp19aromatase, enzim yang berperan dalam mengubah androgen menjadi estrogen. Siklus estrus dipengaruhi oleh hormone reproduksi, gangguan pada siklus estrus akan mempengaruhi fertilitas, sehingga ekstrak ini mempunyai potensi sebagai bahan kontrasepsi alami. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak kulit biji mete terhadap siklus estrus tikus albino. Penelitian merupakan penelitian eksperimental di laboratorium. Hewan uji adalah tikus albino galur Wistar umur 6 minggu sejumlah 30 ekor. Perlakuan berupa pemberian ekstrak kulit biji mete 250 mg/kg berat badan (bb) dan 500 mg/kg bb, tikus kontrol diberi larutan CMCNa 0,5%. Waktu perlakuan selama 5 kali siklus estrus. Pemeriksaan siklus estrus dilakukan setiap hari selama perlakuan dengan teknik ulas vagina (vaginal smear) dan setiap kali estrus dilakukan penimbangan berat badan tikus. Analisis data menggunakan analisis varians (Anava). Hasil analisis data didapat bahwa pemberian ekstrak kulit biji mete berpengaruh signifikan terhadap siklus estrus tikus albino pada masing-masing perlakuan dibanding kontrol. Pemberian ekstak tidak mempengaruhi berat badan tikus
EFEKTIFITAS MEDIA CAMPURAN JERAMI PADI DAN DAUN PISANG KERING TERHADAP PRODUKTIVITAS JAMUR MERANG (Volvariella volvaceae)
Jamur merang (Volvariella volvaceae) merupakan salah satu jenis jamur yang banyak diminati oleh masyarakat karena nilai gizi yang tinggi. Jamur merang biasanya ditanam atau tumbuh pada jerami padi, namun seiring dengan kebutuhan jamur merang yang meningkat, ketersediaan jerami padi menjadi terbatas. Oleh karena itu, perlu dicari alternatif media untuk mengurangi penggunaan jerami padi salah satunya adalah daun pisang kering. Daun pisang kering merupakan limbah organik yang mengandung banyak selulosa sehingga dapat digunakan sebagai media alternatif untuk produktivitas jamur merang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui produktivitas jamur merang pada media campuran jerami padi dan daun pisang kering yang ditanam dalam keranjang. Jenis penelitian eksperimen dengan metode rancangan acak lengkap (RAL) 1 faktor yaitu daun pisang kering dan jerami padi (100%, 80%, 60%, 40%, 20%), masing-masing dengan enam perlakuan dan dua kali ulangan. Hasil analisis data menunjukkan campuran daun pisang kering 80% dan jerami padi 20% (K1) memiliki hasil paling baik terhadap rata-rata diameter badan buah, dan berat segar badan buah. Perlakuan yang paling baik untuk pertumbuhan jamur merang adalah perlakuan K1 rata-rata diameter badan buah 3,5cm, dan bobot segar badan buah 83 gram
MENGUKUR PROFIL AWAL KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA TOPIK KLASIFIKASI MATERI DAN PERUBAHANNYA
Berpikir kritis merupakan salah satu kecakapan yang perlu dimiliki individu guna menghadapi persaingan di abad 21. Berpikir kritis memiliki peran penting bahkan menjadi salah satu tujuan pendidikan di berbagai negara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keterampilan berpikir kritis siswa kelas VIII pada mata pelajaran IPA. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Sampel yang digunakan adalah 57 siswa. Instrumen yang digunakan untuk pengambilan data yaitu soal tes uraian divalidasi oleh ahli evaluasi dan dilakukan uji validitas serta uji reliabilitas. Soal dibuat berdasarkan 6 indikator keterampilan berpikir kritis yaitu interpretation, inference, evaluation, analysis, explanation dan self-regulation. Hasil penelitian menunjukkan keterampilan berpikir kritis siswa pada indikator interpretation memiliki persentase 31,84 dengan kategori rendah, indikator inference memiliki persentase 16,67% dengan kategori sangat rendah, indikator evaluation memiliki persentase 30,34% dengan kategori rendah, indikator analysis memiliki persentase 32% dengan kategori rendah, indikator explanation memiliki persentase 42,5% dengan kategori sedang, dan indikator self-regulation memiliki persentase 25,33% dengan kategori rendah. Berdasarkan data tersebut dapat diketahui bahwa rata-rata keterampilan berpikir kritis siswa sebesar 29,78 % yang menunjukkan keterampilan berpikir kritis siswa masih rendah