FKIP UNS Journal Systems
Not a member yet
7978 research outputs found
Sort by
REDUPLIKASI MORFOLOGIS PADA TULISAN ILMIAH MAHASISWA PESERTA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BAGI PENUTUR ASING (BIPA) DI INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) SURAKARTA
Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan penggunaan afiksasi pada tulisan ilmiah mahasiswa peserta pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan study kasus tunggal. Data dalam penelitian ini berupa dokumen hasil tulisan mahasiswa BIPA. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik purposive sampling. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa dalam tulisan ilmiah mahasiswa peserta pembelajaran BIPA di IAIN Surakarta terdapat proses reduplikasi morfologis berupa: (1) pengulangan akar berupa pengulangan utuh, (2) pengulangan dasar berafiks berupa prefiks ter-, ber-, mem-, kemudian berupa pengulangan dasar bersufiks –an, dan pengulangan dasar berafiks meliputi akar berkonfiks ke- -an, (3) reduplikasi kompositum yang berupa dua jenis temuan, berupa reduplikasi kompositum yang kedua unsurnya sederajat, dan reduplikasi kompositum yang kedua unsurnya tidak sederajat
KAJIAN MAKNA PADA SLOGAN YANG DIGUNAKAN KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi makna dan ciri khas slogan yang berada di satuan kerja Kementerian Kelautan dan Perikanan RI serta relevansinya sebagai materi ajar Linguistik di perguruan tinggi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi (content analisys). Objek kajian utama penelitian ini yakni berupa slogan-slogan yang digunakan oleh satuan kerja Kementerian Kelautan dan Perikanan yang tersebar di beberapa tempat. Slogan-slogan tersebut pantas dan perlu diteliti karena menggunakan bahasa Indonesia yang bervariasi baik dari segi kata, kalimat serta akna yang terkandung di dalamnya. Hasil penelitian ini adalah (1) slogan-slogan yang digunakan di satuan kerja Kementerian Kelautan dan Perikanan RI memiliki tujuan utnuk mengajak masyarakat peduli dengan lingkungan laut dan gemar makan ikan, (2) slogan-slogan tersebut memiliki bahasa yang khas di setiap satuan kerja dan mengandung unsur lingusitik sehingga dapat dijadikan sebagai materi ajar di perguruan tinggi
KARAKTER KERJA KERAS DALAM NOVEL PESANTREN IMPIAN KARYA ASMA NADIA
The value of character education contained in literary works is very much found, especially novels. Along with the emergence of many new novels that are very significant, Pesantren Impian novels are one of them that offers various forms of character education values. The purpose of this study is to describe the value of hard work character education in the novel Pesantren Impian by Asma Nadia. The research method used in this study uses descriptive qualitative methods. Data collection techniques in this study used reading and note taking techniques. Data analysis techniques in this study used descriptive techniques. The results in this study are two criteria that indicate hard work attitude. Form criteria (1) if the work he does is not finished, he feels worried, (2) able to manage time well. The value of character education contained in the novel shows that whatever we want, we must try to get it without hurting our parents
ANALISIS CAMPUR KODE DAN ALIH KODE DALAM TEKS LAPORAN HASILOBSERVASI KARANGAN SISWA SMK DI KOTA WONOGIRI (KAJIAN SOSIOLINGUISTIK)
Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan wujud campur kode dan alih kode dalam teks Laporan Hasil Observsi karangan siswa SMK di kota Wonogiri. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Strategi penelitian menggunakan content analysis yang digunakan untuk mengidentifikasi penggunaan campur kode dan alih kode dalam teks LHO karangan siswa SMK di kota Wonogiri. Data penelitian ini adalah berupa teks LHO karangan siswa SMK di kota Wonogiri. Teknik pengumpulan data menggunakan metode simak dengan teknik dasar berupa teknik pustaka dan wawancara dilanjutkan dengan teknik catat. Validitas data yang digunakan menggunakan triangulasi teori dan triangulasi sumber. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah induktif dengan menggunakan prosedur fenomenologis. Hasil penelitian ini adalah adanya berbagai penggunaan campur kode dan alih kode dalam teks LHO berupa bahasa asing, bahasa daerah dan bahasa ilmiah
NILAI PENDIDIKAN MORAL CANTING ARSWENDO ATMOWILOTO DAN CANTING FISSILMI HAMIDA
Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan dan mendeskripsikan nilai pendidikan moral yang terkandung dalam novel Canting karya Arswendo Atmowiloto dan novel Canting karya Fissilmi Hamida. Kajian ini merupakan kajian deskriptif kualitatif dengan objek penelitian semua kutipan yang mengandung nilai pendidikan moral dalam kedua novel Canting, baik karya Arswendo Atmowiloto maupun Fissilmi Hamida. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan content analysis. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan model mengalir, yaitu (1) pengumpulan data, (2) reduksi data, (3) penyajian data, dan (4) penarikan simpulan. Hasil analisis dan simpulan dalam penelitian ini adalah nilai pendidikan moral (dilihat dari status sosial orang Jawa) yang terdapat dalam novel Canting, baik karya Arswendo Atmowiloto maupun Fissilmi Hamida, yaitu terdapat empat sikap yang seharusnya dimiliki wong gedhe, yaitu (1) selalu prihatin, (2) mengutamakan laku, (3) mencegah hawa nafsu, dan (4) menyenangkan sesama. Dalam kaitan hubungan dengan wong gedhe, wong cilik dalam novel Canting Arswendo menunjukkan empat sikap, yaitu (1) tidak mengikuti kata-kata yang tidak baik, (2) tidak angkuh, (3) tidak enggan bekerja, dan (4) tidak mudah sakit hati. Sementara itu, dalam novel Canting Fissilmi, wong cilik menunjukkan tiga sikap, yaitu (1) tidak mengikuti kata-kata yang tidak baik, (2) tidak angkuh, dan (3) tidak enggan bekerja
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA PEMELAJAR BIPA MELALUI MEDIA FILM PENDEK
Penggunaan media memiliki peranan penting dalam pembelajaran Bahasa karena dapat menarik perhatian siswa dan meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan keefektifan dari film pendek Indonesia sebagai media peningkatan kemampuan berbicara pemelajar BIPA. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitan Tindakan Kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran film dalam proses belajar mengajar, dan bagaimana menonton film memperkuat kegiatan kelas seperti bermain peran, diskusi, dan debat, serta kegiatan di luar kelas seperti wawancara dan penelitian tentang topik terkait dengan film. Untuk mengeksplorasi umpan balik siswa tentang proses ini, ada diskusi tentang tanggapan pemelajar BIPA untuk menonton film
AKOMODASI NILAI-NILAI NASIONALISME PADA BUKU AJAR BAHASA INDONESIA DI SMA
This study aims to determine the accommodation of nationalism values in Indonesian language textbooks in high school. This is motivated by the fact that the threat to national integration has reached an alarming level, given the increasingly fading value of nationalism among the younger generation. This research is a content analysis research with a qualitative approach. The data source in this study is Indonesian textbooks in high school. The data analysis technique of this study consisted of three activities, namely, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. From the analysis of the data it can be concluded that Indonesian textbooks in high school have accommodated the values of nationalism. The values of nationalism found in Indonesian language textbooks in high school include: (a) patriotism, (b) patriotism, (c) hopes for independence, (d) worship of heroes, (e) being proud of national languages, and (f) remembrance of past glories
GURU DAN DOSEN BAHASA INDOENESIA ABAD XXI: SIAP HADAPI PELUANG DAN TANTANGAN ERA DIGITAL DAN REVOLUSI INDUSTRI 4.0
Guru dan dosen bahasa Indonesia abad XXI harus memiliki multitalenta untuk dapat beradaptasi secara cepat terhadap perkembangan peserta didiknya. Komitmen guru dan dosen era digital dan revolusi industri 4.0 untuk terus berpikir kreatif, kritis, komunikatif, kolaboratif menjadi upaya penting untuk dapat menguatkan kompetensi hardskill dan softskill. Komitmen guru dan dosen abad XXI untuk kaya materi pembelajaran, inovasi pembelajaran, media pembelajaran, dan juga jejaring dalam penguatan diri untuk menjadi inspirasi bagi peserta didiknya. Guru dan dosen era digital dan revolusi industri harus selalu memaksa diri untuk berkarya dan selalu membiasakan diri untuk berliterasi dengan RATULISA (rajin menulis dan membaca) untuk turut serta berpartisipasi membangun sumber daya manusia. Dengan komitmen dan keunggulan guru dan dosen abad XXI maka akan lahirlah generasi-generasi emas Indonesia sebagai pemimpin masa depan yang cerdas, kreatif, inovatif, produktif, berkarakter, dan sukses untuk kemajuan dan kejayaan NKRI
MENGADVOKASI SISWA MENGHASILKAN “KARYA BUKU” DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BERBASIS LITERASI
Peran buku dalam pembelajaran sangat penting dan strategis. Bahan kajian dapat diperoleh daribuku dan selanjutya dipelajari oleh siswa untuk mencapai tujuan pembelajaran, termasuk pembelajaranbahasa Indonesia. Pembelajaran bahasa Indonesia berbasis literasi menuntut siswa memiliki kemampuanberbahasa yang bersifat reseptif dan ekspresif. Aspek literasi dalam pembelajaran bahasa Indonesiabertujuan antara lain mengembangkan kemampuan siswa menafsirkan dan menciptakan teks. Agar teks-tekstersebut tidak hilang begitu saja, perlu ada upaya mendukumentasinya. Pendukumentasian beragam teksyang dihasilkan siswa dalam bentuk buku dapat dimanfaatkan secara lebih optimal dalam pembelajaran dansekaligus dapat meningkatkan citra siswa, guru, maupun sekolah. Makalah ini menjelaskan karakteristik danberbagai pendekatan dalam pembelajaran bahasa Indonesia Indonesia; literasi dan teks dalam pembelajaranbahasa Indoneia; serta strategi dan peran guru bersama partisipan atau kolabotaror lain dalam mewujudkankarya buku siswa
MAKNA REFERENSIAL PADA TEKS AUTOBIOGRAFI NARAPIDANA DI RUTAN SURAKARTA DAN IMPLIKASINYA SEBAGAI MATERI AJAR
This study aims to describe: (1) the referential meaning of prisoners' autobiographical texts in the Class 1A Detention Center in Surakarta and (2) the implications of referential meanings in Indonesian language learning. This research is qualitative. The data of this research are in the form of words, phrases and sentences that show the expressions of the words that are referenced. The data source in this study is the autobiographical text of prisoners in a state prison in class 1A Surakarta. Data collection techniques in this study are the method of documentation, listening and note taking. Researchers used purposive sampling techniques when collecting data. Data analysis using the matching method. The basic technique for the matching method is referential sorting. The model in this study uses Miles and Huberman's interactive model in the form of data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Data validation by theory triangulation, namely semantic studies. The results and discussion show that in the autobiographical text there are referential meanings by presenting 5 examples, there are deictic words in the form of our pronouns deictics, space deictics (here and out there), time deictics (past and present), and indicative deictists (that is ). The results of the study are implied in the teaching material of Indonesian language class X KD 3.15 Analyzing aspects of meaning and language in biographical texts