FKIP UNS Journal Systems
Not a member yet
    7978 research outputs found

    IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA PADA MAHASISWA DI THAMMASAT UNIVERSITY, THAILAND

    Get PDF
    This study aims to describe and explain the obstacles encountered in learning Indonesian. This research was conducted at Thammasat University, Thailand. This research is a type of naturalistic qualitative research. Types of data sources used in this research are information or resource persons, events or activities, and documents or archives. Data collection methods use observation, interviews, and document analysis techniques. Testing the validity of the data in this study was conducted by triangulation. In this study, researchers used data source triangulation and method triangulation. The study concludes by drawing conclusions from the data analysis techniques in this study is an interactive analysis technique

    STILISTIKA PADA WASIAT RENUNGAN MASA PENGALAMAN BARU T.G.K.H. MUHAMMAD ZAINUDDIN ABDUL MADJID

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aspek stilistika yang meliputi penggunaan gaya bahasa, diksi, dan pencitraan pada Wasiat Renungan Masa Pengalaman Baru karya T.G.K.H. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid. Penelitian ini menggunakan metode deskripsi kualitatif untuk mendiskripsikan secara cermat pada aspek stlistika maupun estetika yang terkandung dalam syair. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik pustaka. Sumber data penelitian ini berupa teks Waisat Renungan masa karya T.G.K.H. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis konten. Hasil penelitian ini adalah: bentuk gaya bahasa mulai dari metafora,hiporbola, personafikasi,sinekdoke, dan metonimia. Selain itu juga terdapat beberapa diksi yang ditemukan diantaranya yakni kata konotasi, kata sapaan khas, kata asing, dan kata daerah

    REALISASI BUDAYA 5 S (SENYUM, SALAM, SAPA, SOPAN, SANTUN) DALAM MENINGKATKAN KUALITAS KESANTUNAN ANTAR PESERTA DIDIK DI SD MUHAMMADIYAH PAKEL

    Get PDF
    Akhir-akhir ini sering kita dengar bahwasanya kasus-kasus kejahatan yang selama ini terjadi, tak jarang adalah buah dari kesalahpahaman antara dua orang atau bahkan lebih. Oleh karena itu penting adanya pembiasaan pada seseorang untuk dapat berkomunikasi yang baik sejak usia dini, maka di sinilah peran sekolah dasar sangat disorot. Sebagai lembaga pendidikan, SD Muhammadiyah Pakel memiliki budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun), untuk menanamkan kebiasaan-kebiasaan baik yang sesungguhnya bermuara pada kemampuan komunikasi yang baik. Rumusan masalah yang diambil adalah: “Apa saja peranan Budaya 5 S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun) dalam meningkatkan kualitas komunikasi antar peserta didik di SD Muhammadiyah Pakel?”. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, sementara itu metode yang di gunakan yaitu metode survei. Hasil penelitian menunjukan bahwa sejauh ini budaya 5 S di SD Muhammadiyah Pakel telah berjalan dengan baik. Peningkatan kualitas komunikasi antar peserta didik paling terlihat yaitu pada kegiatan setelah sholat ashar berjamaah

    URGENSI PENGGUNAAN MEDIA FILM PADA PEMBELAJARAN SASTRA DI SEKOLAH DASAR

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menjelaskan tentang urgensi penggunaan media film pada pembelajaran. Kegiatan dan proses pembelajaran yang dipotret dibatasi pada jenjang sekolah dasar dengan pertimbangan jenjang ini merupakan tahap awal bagi peserta didik untuk menapaki jenjang pendidikan selanjutnya. Jika proses pembelajaran di sekolah dasar berlangsung dengan baik, maka siswa akan lebih siap menghadapi proses pembelajaran di jenjang yang lebih tinggi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik pencatatan dan analisis dokumen. Uji validitas data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik triangulasi, yaitu peneliti menggunakan beberapa sumber data untuk mengumpulkan data yang sama. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada jenjang sekolah dasar proses pembelajaran belum berlangsung dengan maksimal. Oleh karena itu dipandang penting untuk menggunakan media film dalam pembelajaran agar siswa dapat lebih aktif serta termotivasi dalam belajar. Dengan penggunaan media film, siswa diharapkan dapat menerima materi pelajaran, memperoleh persepsi, dan pemahaman yang benar. Sedangkan guru diharapkan mampu memotivasi peserta didik selama proses pembelajaran berlangsung dan membantunya mengingat kembali dengan mudah berbagai macam pengetahuan dan keterampilan yang telah dipelajari

    KESALAHAN MELAFALKAN KOSA KATA BAHASA INDONESIA OLEH MAHASISWA THAILAND DI IAIN TULUNGAGUNG

    Get PDF
    Language as a mean of communication has a vital function in social life. Good pronunciation and intonation play important role in understanding the meaning of a language. This experienced by Thai students in IAIN Tulungagung who get difficulties in pronouncing some words. This study aims to investigate some words which Thai students hard to pronouns and some factors causes these difficulties. Sometimes, Thai students lack of self-confident in spelling and pronouncing Indonesia language since they feel guilty. This study is qualitatively approached. The data were collected using participative observation with listening and writing technique. Data analysis revealed that Thai students have difficulties in pronouncing 1) menyampaikan, 2) menggendong, 3) struktur, 4) mengambil, dan 5) terpendek. The pronunciation of Thai students causes phonemic changing, phonemic adding, and phonemic omitting. The factors cause the error are internal factor and external factor

    PERSPEKTIF POSITIF DAN NEGATIF DIGLOSIA SEBAGAI FENOMENA KEBAHASAAN DALAM MASYARAKAT MULTBAHASA

    Get PDF
    This study aims to describe (1) a positive perspective; and (2) the negative perspective of diglosis as a linguistic phenomenon in multilingual society. The method in this research is literature or literature review then described in a qualitative descriptive manner. Data and data sources used in this study include secondary data types in the form of scientific journals both national and international. Data analysis techniques used are data reduction, data presentation, and drawing conclusions with verification. The results showed (1) the positive perspective of diglosis as a linguistic phenomenon is to add to the linguistic treasures and can provide community understanding in using language variations wisely and in accordance with their functions. In addition, it can uphold Indonesian as a national and unifying language, and still preserve low-diversity languages as local languages. Next can overcome the shift in national languages due to other languages such as slang. (2) the negative perspective of diglossia as a linguistic phenomenon is that if people who are multilingual are unable to use the concept of diglossia properly and correctly can intervene in the use of high and low variety languages. If in education can interfere with the native language of students and teachers, especially those from different countries. Furthermore, it can trigger shifts and even lead to the extinction of both high (H) and low (L) variance

    ANALISIS KETIDAKHUMORAN DALAM WACANA TEKS ANEKDOT PADA BUKU TEKS BAHASA INDONESIA

    Get PDF
    This study aims to assess the form of the insensitive humor contained in the text of anecdotes on textbooks Indonesian high school grade X. Humor is a form of language It is a sense of humor or symptoms that stimulate us to laugh or mentally inclined to laugh, it can be any flavor, or consciousness, within us (sense of humor); could be a symptom or a result of copyright from both inside and outside ourselves. Humor can meciptakan laughter when four things, namely surprise, which makes the shame, obscurantism, and who exaggerate the problem. One of the media as a forum for humor is anecdotal text. Text anecdotes meruoakan medium of social criticism that is both funny and impressive. Anecdotes will be no good if it does not have the sensitivity of the humor in it. This research is a Qualitative descriptive. The data in this research is anecdotal text in Indonesian high school textbooks of class X does not have the sensitivity humor. Sources of data in the study is the text anekdoy Indonesian high school textbooks of class X are given to students as teaching materials. This research frontier and agih menggunanak method in analyzing the data. Based on the results of the analysis are (1) ketidaksensitivitas humor because humor is different, (2) incompatibility with the creation of humor with aspects of language, (3) lack of ketidakmaukalan, surprise, and a big problem in the text anecdotes on textbooks Indonesian high school class X

    INTEGRASI NILAI KARAKTER DALAM TEKS EKSPLANASI PADA BUKU AJAR BAHASA INDONESIA

    Get PDF
    The purpose of this study is to analyse the content of character values in the text of the explanation on the Indonesian teaching book SMA/MA/SMK/MAK Class XI revision edition 2017. Methods in research using methods of content analysis with a qualitative approach. The source of the research data is Bahasa Indonesia teaching book SMA/MA/SMK/MAK Class XI revised edition 2017. The Unit of analysis in this study is the payload of the character value contained in the explanation text. Data analysis techniques are conducted with data collection steps, data reduction, data presentation, and verification. Data collection with careful analysis and recording of the payload of character values in the teaching book. The results show that in the exporting text in Indonesian teaching books there are content of character values of honest behavior, discipline, polite, caring (mutual assistance, cooperation, tolerant, peaceful), responsible, responsive, and pro-active Interact effectively in accordance with the development of children in the environment, families, schools, communities and the surrounding environment, nations, countries, regional areas, and international areas

    ANALISIS KEMAMPUAN INKUIRI SISWA SMP DALAM PENERAPAN LEVELS OF INQUIRY PADA PEMBELAJARAN IPA

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berinkuiri siswa SMP. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menerapkan levels of inquiry model. Levels of inquiry model adalah suatu pendekatan yang dikembangkan untuk mempermudah guru dalam mengajarkan sains menggunakan inkuiri melalui beberapa tahapan dimulai yang terendah hingga tertinggi disesuaikan dengan tingkat kemampuan berpikir siswa. Levels of inquiry terdiri atas lima tahapan, yaitu tahapan terendah dimulai dari discovery learning, interactive demonstration, inquiry lesson, inquiry lab, dan tahapan tertinggi yaitu hypothetical inquiry. Tujuan penelitian adalah memperoleh gambaran kemampuan inkuiri siswa SMP setelah diterapkannya levels of inquiry model. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan instrumen yang digunakan yaitu authentic assessment untuk mengukur kemampuan berinkuiri siswa sekolah menengah. Data diperoleh selama proses pembelajaran levels of inquiry model untuk topik getaran, gelombang dan bunyi terhadap siswa SMP (50 siswa). Hasilnya menunjukkan bahwa kemampuan inkuiri siswa SMP kategori cukup terampil. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa proses pembelajaran dengan menggunakan levels of inquiry model dapat melatih kemampuan inkuiri siswa walaupun untuk siswa SMP kemampuan inkuiri masih rendah. Oleh karena itu perlu studi lanjut untuk mencari metode yang tepat dalam melatihkan kemampuan inkuiri pada materi getaran, gelombang dan bunyi di SMP

    ANALISIS KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS PADA MATA PELAJARAN IPA SISWA KELAS VII SMP

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa kelas VII SMP pada mata pelajaran IPA. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan jenis penelitian deskriptif yaitu menganalisis dengan mendeskripsikan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII MTs Al Hidayah Karanggupito, kabupaten Ngawi pada tahun pelajaran 2018/2019 dengan jumlah 18 siswa. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan tes essay. Soal tes essay yang diterapkan pada siswa dikembangkan berdasarkan indikator kemampuan berpikir kritis menurut Facione (2010) yaitu aspek interpretasi, analisis, evaluasi, inferensi, regulasi diri dan inferensi. Berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh bahwa rata-rata persentase kemampuan berpikir kritis siswa masih rendah. Hal ini ditunjukkan dari hasil persentase setiap indikator kemampuan berpikir kritis yaitu indikator eksplanasi sebesar 16,75% dengan kategori rendah sekali, indikator regulasi diri sebesar 33,33% dengan kategori rendah, indikator evaluasi sebesar 41,18%, dengan kategori cukup, indikator interpretasi sebesar 50,20% dengan kategori cukup, indikator inferensi sebesar 33,33% dengan kategori rendah, dan indikator analisis sebesar 62,75% dengan kategori tinggi. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan berpikir kritis siswa masih rendah terutama pada indikator eksplanasi. Kemampan berpikir kritis siswa perlu ditingkatkan dan dilatihkan lagi, metode pembelajaran yang kreatif dan inovatif akan mempengaruhi semangat belajar siswa juga mempengaruhi kemampuan berpikir kritis siswa terutama dalam mengemukakan pendapat

    7,121

    full texts

    7,978

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    FKIP UNS Journal Systems
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇