FKIP UNS Journal Systems
Not a member yet
    7978 research outputs found

    The Use of Discovery Learning using Geometry Model as Media in Improving Learning Outcome in Geometry for fifth grade students of SD Negeri 2 Depokrejo in the academic year of 2016/2017.

    Get PDF
    Abstract: The Use of Discovery Learning using Geometry Model as Media in Improving Learning Outcome in Geometry for fifth grade students of SD Negeri 2 Depokrejo in the academic year of 2016/2017. The objective of this research is to improve learning outcome in geometry for fifth grade students of sd negeri 2 depokrejo. This research is a collaborative Classroom Action Research (CAR). Subjects of the research were students of fourth grade and its teacher of V SD Negeri 2 Depokrejo. The data were qualitative and quantitative. Techniques of collecting data were learning outcomes test, observation, and interview. It was conducted within three cycles. Each cycle consisted of planning, action, observation, and reflection. The results of this research show that the use of discovery learning using geometry model as media can improve students’ learning outcome for fifth grade students of SD Negeri 2 Depokrejo in the academic year of 2016/2017

    PROFIL KECERDASAN VISUAL-SPASIAL PADA SISWA KELAS IX SMPN 1 MOJOLABAN BERDASARKAN PERBEDAAN JENIS KELAMIN

    Get PDF
    Abstrak: Kecerdasan visual-spasial merupakan salah satu komponen penting matematika, khususnya yang berhubungan dengan geometri ruang. Kecerdasan visual-spasial memerlukan adanya pemahaman perspektif, bentuk-bentuk geometris, menghubungkan konsep spasial dengan angka, kemampuan dalam mentransformasi mental dari bayangan visual. Hal-hal tersebut juga diperlukan dalam belajar matematika. Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui profil kecerdasan visual-spasial siswa perempuan dan laki-laki kelas IX SMPN 1 Mojolaban Kabupaten Sukoharjo. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif eksploratif dengan pendekatan studi kasus. Prosedur pemilihan subjek dengan menggunakan snowball sampling. Data penelitian berupa profil kecerdasan visual-spasial siswa perempuan dan laki-laki. Instrumen penelitian adalah peneliti dengan tes kecerdasan visual-spasial dan pedoman wawancara. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara berbasis tugas. Validitas data menggunakan triangulasi waktu. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisis data dilakukan berdasarkan indikator karakteristik kecerdasan visual-spasial, yang terdiri dari pengimajinasian, pencarian pola, pemecahan masalah, dan pengonsepan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam menyelesaikan soal geometri ruang: (1) siswa perempuan mampu menemukan suatu pola dari permasalahan, menyelesaikan suatu permasalahan dengan berbagai macam strategi secara tepat, dan dapat menemukan konsep suatu permasalan serta mengaitkan permasalahan dengan pengetahuan sebelumnya, dan (2) siswa laki-laki mampu mengimajinasikan suatu permasalahan secara tepat.Kata Kunci: Kecerdasan, Visual-Spasial, Laki-laki, Perempua

    IMPLEMENTASI DIGITAL-AGE LITERACY DALAM PENDIDIKAN ABAD 21 DI INDONESIA

    Get PDF
    Perkembangan teknologi informasi menuntut perubahan paradigma dalam sistem pendidikan nasional. Sejak diterbitkannya dokumen BNSP tahun 2010 tentang paradigma pendidikan abad 21, kejelasan bagaimana pelaksaan dokumen tersebut masih dalam “rawa konseptual”. Dengan mengacu pada dokumen yang diterbitkan oleh enGauge 21st century skill (NCREL & Metiri Group, 2004), dapat diketahui setidaknya terdapat 4 domain pokok, salah satunya adalah domain Digital-Age Literacy yang terdiri dari 8 aspek, yakni: basic, scientific, information, visual, technological, dan multicultural literacy serta global awareness. Kajian dari artikel ini selanjutnya akan membahas bagaimana implementasi dari aspek-aspek pada domain digital-age literacy yang akan dituangkan dalam indikator pembelajaran di Indonesia

    ANALISIS BAHAN AJAR KIMIA SMA PADA MATERI KESETIMBANGAN KELARUTAN BERDASARKAN SINTAKS MODEL POE (PREDICT, OBSERVE, EXPLAIN)

    Get PDF
    Salah satu model pembelajaran yang sesuai untuk diterapkan di kurikulum 2013 adalah model pembelajaran POE (Predict, Observe, Explain). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian isi bahan ajar dengan langkah-langkah pada model pembelajaran POE. Penelitian ini merupakan bagian penelitian pengembangan yang menggunakan data kuantitatif dan kualitatif. Instrumen pada penelitian ini menggunakan lembar penilaian kelayakan/kesesuaian bahan ajar berdasarkan langkah-langkah model pembelajaran POE. Sampel penelitian ini dilakukan di SMA N 1 Simo dan SMA N 1 Banyudono. Hasil analisis kualitas bahan ajar kimia berdasarkan langkah-langkah pembelajaran POE seperti: (1) kesesuaian isi bahan ajar dengan langkah predict untuk buku A 56,25% dan buku B 62,25%, (2) observe untuk buku A 62,25% dan buku B 81,25% (3) explain untuk buku A 56,25% dan buku B 68,75 %. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat ditarik simpulan bahwa (1) kesesuaian isi bahan ajar dengan langkah predict untuk buku A dikategorikan kurang sesuai dan buku B cukup sesuai (2) langkah observe pada buku A cukup sesuai dan buku B sesuai, (3) langkah explain pada buku A kurang sesuai dan buku B cukup sesuai. Berdasarkan hasil rata-rata semua langkah pembelajaran POE, buku A dikategorikan kurang sesuai dengan persentase 58,33% dan buku B cukup sesuai dengan persentase 70,83%

    ANALISIS RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN TEMATIK YANG DISUSUN GURU SD

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rencana pelaksanaan pembelajaran tematik berdasarkan Kurikulum 2013 yang disusun oleh guru SD. Penelitian menggunakan metode deskriptif. Subyek penelitian adalah guru-guru di sebuah sekolah dasar swasta di Surakarta yang telah menerapkan kurikulum 2013 yang berjumlah empat puluh orang guru. Hasil penelitian diperoleh bahwa guru telah menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran tematik dengan rincian kegiatan pendahuluan sebesar 78,8%, kegiatan inti 77,6% dan penutup sebesar 76,7%, dan melaksanakan penilaian pembelajaran otentik yaitu catatan kegiatan siswa, catatan pengamatan, tugas kelompok, diskusi, portofolio, penilaian kinerja siswa, dan monitoring ibadah siswa

    TEORI KETIDAKPASTIAN HEISENBERG DALAM PERISTIWA ISRO’ MI’ROJ

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kesesuaian teori Ketidakpastian Heisenberg dalam peristiwa perjalanan Isra’ Mi’raj Nabi Muhamad SAW. menggunakan metode library research (penelitian kepustakaan) dengan menelaah dan menganalisis buku-buku yang berkaitan langsung maupun tidak langsung. Teknik berpikir induktif digunakan untuk menelaah teori, Sedangkan dalam penafsiran Al-Qur’an, menggunakan metode tafsir tahlili dengan memaparkan segala aspek-aspek kandungan di dalam ayat-ayat yang ditafsirkan serta menerangkan makna-makna yang tercakup di dalamnya sesuai dengan keahlian dan kecenderungan mufasir yang menafsirkan Qur’an Surat Al-Isra’ ayat 1 dan Qur’an Surat An-Najm ayat 13-18. Hasil analisis menyatakan 1) Teori ketidakpastian Heisenberg menyatakan bahwa Apabila Nabi Muhammad dalam kondisi The New State of Matter maka akan dapat menempati posisi di mana saja dalam ruang dan waktu; 2) Hukum Bose-Einstein Condensate menyatakan bahwa apabila suatu benda didinginkan mendekati nol derajat kelvin maka akan berubah menjadi super fluida yang dapat memenuhi hukum ketidakpastian heisenberg serta melanggar hukum gravitasi; 3) Al-Qur’an menjelaskan bahwa Peristiwa Isra’ Mi’raj merupakan peristiwa luar biasa sebagai tanda ke Agungan Allah SWT yang tidak dapat dilaksanakan oleh makhluk lain kecuali atas kehendak-Nya yang dapat menembus batas-batas hukum kausalitas umum.

    IDENTIFIKASI KEMAMPUAN PENYELESAIAN MASALAH MAHASISWA MENGGUNAKAN PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan penyelesaian masalah (problem solving ability) pada mahasiswa program studi pendidikan IPA. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi-eksperimen dengan desain equivalent time-sample design. Pada penelitian ini mahasiswa diberikan penugasan proyek yang digunakan untuk menyelesaikan masalah pendidikan di Madura. Penelitian ini merupakan penelitian pendahuluan untuk mengukur kemampuan penyelesaian masalah yang digunakan selanjutnya digunakan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis (critical thinking ability) mahasiswa dalam menyelesaikan sebuah permasalahan kependidikan di lapangan. Berdasarkan data yang diperoleh, menunjukkan kemampuan penyelesaian masalah yang diukur dengan menggunakan penilaian diri (self assesment) dan tes tulis termasuk dalam kategori baik

    PENGEMBANGAN MODUL KIMIA BERBASIS KOMPENDIUM AYAT-AYAT AL QUR’AN DI SMA TRENSAINS PADA MATERI MINYAK BUMI

    Get PDF
    Trensains (Pesantren Sains) merupakan sekolah berbasis pondok pesantren yang menjelajah dunia sains. Kurikulum yang digunakan adalah kurikulum unifikasi, sehingga memiliki karakter kuat dalam integrasi Al Qur’an dan Sains. Dalam kekhususan kurikulum Trensains tersebut, sangat dibutuhkan modul yang sesuai agar proses pembelajaran dapat berjalan sesuai dengan harapan. Modul yang diperlukan yakni modul yang disusun untuk menunjukkan adanya interaksi antara agama dan sains. Data menunjukkan bahwa 99% siswa dan guru membutuhkan modul mata pelajaran sains berkompendium Al Qur’an. Modul kimia materi Minyak Bumi yang dilengkapi dengan kompendium ayat-ayat Al Qur’an telah dikembangkan. Validasi produk yang berupa modul kimia, silabus, RPP dan instrumen penilaian telah dilakukan oleh validator ahli. Hasil validasi menyatakan bahwa produk tersebut layak untuk digunakan. Uji skala kecil, menengah dan luas dilakukan setelah dilakukan revisi produk. Adapun model pembelajaran yang digunakan yakni model Problem Based Learning, dimana model PBL ini merupakan salah satu model pembelajaran yang sesuai dengan revisi kurikulum 2013

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TAI-LKS UNTUK MENINGKATKAN INTERAKSI SOSIAL DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI REDOKS

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan interaksi sosial siswa dan prestasi belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif Team Assisted Individualization (TAI) dilengkapi lembar kerja siswa berbasis hierarki konsep pada materi pokok redoks di SMA Negeri 1 Ngemplak Boyolali. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Tiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas X.4 SMA Negeri 1 Ngemplak Boyolali tahun pelajaran 2015/2016. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, tes, angket, dan dokumentasi. Validasi data menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif Team Assisted Individualization (TAI) dilengkapi LKS dapat meningkatkan interaksi sosial siswa dan prestasi belajar siswa pada materi pokok redoks di SMA Negeri 1 Ngemplak Boyolali. Persentase interaksi sosial meningkat dari 78,79% pada siklus I menjadi 80,96% pada siklus II. Persentase ketuntasan belajar kognitif siswa pada siklus I adalah 34,28% dengan rata-rata kelas 60,29 meningkat menjadi 82,86% dengan rata rata kelas 81,13 pada siklus II, sedangkan persentase capaian afektif pada siklus I adalah 85,29% meningkat menjadi 94,11% pada siklus II

    PENGEMBANGAN MODUL IPA BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI KALOR DAN PERPINDAHAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan modul IPA berbasis Problem Based Learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Metode penelitian ini adalah model pengembangan R&D oleh Borg & Gall yaitu penelitian pendahuluan dan pengumpulan informasi, perencanaan, pengembangan produk awal dan uji validitas pakar, revisi produk dan uji coba terbatas, uji coba pemakaian produk dan revisi produk, dan tahap penyebaran. Draft modul diawali dengan penelitian pendahuluan dan pengumpulan informasi, perencanaan, pengembangan produk awal, dan uji validitas awal oleh ahli, praktisi pendidikan, dan teman sejawat. Hasil revisi modul diujicobakan terbatas pada 9 siswa, dan direvisi menghasilkan draft II. Draft II diujicobakan lapangan pada 29 siswa pada tiga kali kegiatan belajar kemudian diukur kemampuan berpikir kritis. Pengumpulan data penelitian menggunakan soal kemampuan berpikir kritis. Analisis uji keefektifan modul menggunakan persentase KKM peningkatan kemampuan berpikir kritis. Hasil penelitian ini adalah modul efektif digunakan pada pembelajaran ditunjukkan pada peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa berdasarkan persentase KKM pada setiap kegiatan belajar pertama memperoleh persentase sebesar 76,97 %; kegiatan belajar kedua sebesar 82,88%; dan kegiatan belajar ketiga sebesar 86,70%. Hal ini membuktikan bahwa modul IPA berbasis problem based learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis antara kelas eksperimen dan kontrol yang ditunjukkan pada persentase KKM kemampuan berpikir kritis yakni kelas eksperimen sebesar 84,98% dan kelas kontrol sebesar 60,22%. Selain itu, terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol

    7,121

    full texts

    7,978

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    FKIP UNS Journal Systems
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇