FKIP UNS Journal Systems
Not a member yet
    7978 research outputs found

    Studi Kebutuhan Pengembangkan Aplikasi Simulator Kamera Video Berbasis Android di Program Studi Teknologi Pendidikan FIP UNNES

    Get PDF
    AbstrakPenyesuaian keilmuan terhadap perkembangan bidang tik yang sangat pesat dengan tuntutan untuk menciptkan sumber daya manusia yang berkualitas merupakan kebutuhan dan keniscayan. pengintergrasian tik dalam pembelajaran di perguruan tinggi tentunya juga membutuhkan sarana dan prasarana yang memadai, terutama untuk perkuliahan yang secara langsung membutuhkan peralatan dalam proses pembelajarannya. kendala yang dihadapi mahasiswa dalam mencapai kompetensi, diantaranya dipengaruhi ketersedian sarana dan prasarana penunjang proses pembelajaran. kondisi kurang menguntungkan dalam upaya mencapai kompetensi secara optimal di alami mahasiswa prodi teknologi fip unnes, khususnya peserta mata kuliah sinematografi. jumlah peralatan (kamera video) yang sangat terbatas di banding jumlah mahasiswa, membuat mahasiswa membutuhkan waktu lebih lama dalam belajar mengenal dan mengoperasikan kamera video. sementara itu, berdasar data yang dikutip dari website wearesocial.sg, pada bulan januari 2014 jumlah pengguna perangkat mobile di indonesia mencapai 281.963.665, yang sebagian besar menggunakan sistem operasi android. penelitian ini bertujuan (1) mengembangkan aplikasi simulator kamera video berbasis android untuk peserta mata kuliah sinematografi pembelajaran prodi teknologi pendidikan fip unnes, (2) menerapkan aplikasi simulator kamera video berbasis android sebagai media pembelajaran mata kuliah sinematografi pembelajaran prodi teknologi pendidikan fip unnes. adapun desaian penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (research and development). artinya penelitian ini merupakan proses atau langkah-langkah untuk mengembangkan suatu produk baru atau menyempurnakan produk yang telah ada, yang dapat dipertanggungjawabkan. produk dalam penelitian ini adalah aplikasi simulator kamera video berbasis android. Kata kunci: aplikasi; simulator kamera video; android; sinematografi pembelajara

    Pengembangan Modul Penerjemahan Teks Bahasa Inggris melalui Metode Communicative Translation di Universitas PGRI Madiun

    Get PDF
    AbstrakPenerjemahan merupakan proses penyampaian makna bahasa sumber ke dalam bahasa sasaran yakni bahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia. Penerjemah yang baik yaitu penerjemah yang memiliki kompetensi kedua bahasa baik bahasa sumber maupun sasaran, pengetahuan mengenai bidang ilmu yang diterjemahkan serta mengetahui metode yang tepat untuk menerjemahkan sebuah teks. Pengamatan yang dilakukan oleh peneliti di semester VI menunjukkan bahwa kemampuan mahasiswa dalam menerjemahkan teks masih rendah serta adanya ketidakmampuan mahasiswa dalam memadankan struktur bahasa sumber dengan bahasa sasaran. Juga kurangnya kompetensi mahasiswa dalam menerjemahkan sebuah teks yaitu kompetensi bahasa dan kompetensi tesktual. Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul penerjemahkan dengan metode communicative translation untuk mahasiswa semester VI Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas PGRI Madiun. Communicative translation merupakan penerjemahan yang berusaha menyampaikan makna kontekstual bahasa sumber sedemikian rupa sehingga isi dan bahasanya dapat dipahami oleh pembaca bahasa sasaran. Metode penelitian ini menggunakan model pengembangan Borg and Gall yang telah disederhanakan menjadi 3 langkah yaitu pendahuluan, pengembangan dan penilaian. Model pembelajaran yang digunakan mengacu pada model ADDIE yaitu analysis, design, development, implementation dan evaluation. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi dan wawancara untuk mendapatkan data awal sebagai dasar mengembangkan sebuah produk berupa modul. Tahap pengembangan dilakukan melalui dua tahap yaitu validasi ahli dan uji coba produk. Validasi ahli meliputi ahli materi dan ahli media. Uji coba produk diantaranya adalah uji coba kelompok kecil yaitu 10 mahasiswa sebagai kelompok eksperimen dan 10 mahasiswa sebagai kelompok kontrol serta uji coba lapangan. Teknik analisis data dalam penelitian ini melalui uji kelayakan serta uji keefektifan sebuah produk. Pada tahap implementasi produk dilakukan tes untuk mengetahui sejauh mana kompetensi mahasiswa dalam menerjemahkan sebuah teks. Hasil pengembangan berupa modul penerjemahan yang memuat latihan-latihan menerjemahkan sebuah teks bahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia. Kata kunci: penerjemahan; communicative translatio

    Pengembangan Modul Berbasis Portofolio dengan Model Enrichment untuk Meningkatkan Kreativitas Berpikir

    Get PDF
    AbstrakSalah satu tujuan pembelajaran Matematika di Indonesia adalah agar peserta didik memperoleh berbagai bekal dalam menghadapi tantangan di era global. Oleh karena itu, kemampuan pemahaman dan penalaran ditekankan dalam perkembangan proses berpikir. Bahan ajar tentunya diperlukan untuk menjembatani materi agar tersampaikan ke peserta didik dengan tepat sesuai tujuan pembelajaran.Oleh karena itu, bahan ajar yang tepat diperlukan dalam pembelajaran Matematika, salah satunya adalah modul portofolio berbasis Enrichment. Tujuan penelitian ini memuat tiga persoalan. Tujuan pertama adalah untuk mengetahui kondisi pembelajaran Matematika di SMP Negeri Surakarta saat ini. Tujuan kedua adalah untuk mengetahui pengembangan modul pembelajaran portofolio dengan model Enrichment untuk meningkatkan kreativitas berpikir. Tujuan ketiga adalah untuk mengetahui keefektifan modul pembelajaran portofolio dengan model Enrichment dapat meningkatkan kreativitas berpikir.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah  penelitian pengembangan.Instrumen yang digunakan dalam peneitian ini adalah lembar penilaian ahli materi, bahasa dan media terhadap bahan ajar, angket tanggapan siswa dan tes hasil belajar. Setelah bahan ajar dibuat selanjutnya divalidasi oleh tim ahli. Validasi dilakukan oleh dua ahli materi, ahli bahasa, dan ahli desain. Setelah media divalidasi dan direvisi, maka selanjutnya dilakukan uji coba pengguna yaitu pada uji coba kelompok kecil dan kelompok besar. Berdasarkan hasil ujicoba tersebut, bahan ajar kembali direvisi jika kembali ditemukan kelemahan. Selanjutnya dilakukan tahap implementasi bahan ajar pada siswa kelas IXdi salah satu SMP Kota Surakarta. Kata kunci: modul cetak; portofolio; enrichment; kreativitas berpiki

    Peningkatan Motivasi Belajar dan Pemahaman Iman Yesus Kristus berbasis Media Film Kelas X SMA N 3 Sukoharjo

    Get PDF
    Abstrak Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan: (1) peningkatan  Motivasi belajar pendidikan agama katolik dengan menggunakan media film, (2) media film yang mampu meningkatkan pemahaman  iman tentang Yesus Kristus, dan (3) respons siswa terhadap penggunaan media film dalam pembelajaran pendidikan agama Katolik. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek dalam penelitian adalah  siswa katolik kelas X SMA Negeri 3 Sukoharjo. Objek penelitian ini adalah peningkatan motivasi belajar siswa, pemahaman konsep iman yang meningkat dengan media film yang digunakan dan respons siswa dalam penggunaan media film. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode tes, metode dokumentasi, metode observasi, dan metode kuesioner. Data yang diperoleh dari metode tes dan metode kuesioner dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif. Data yang diperoleh dari metode dokumentasi.Dalam makalah ini akan dibahas bagaimana motivasi belajar siswakatolik dapat ditingkatkan dengan menggunakan media film? Apakah pemahaman iman akan Yesus Kristus juga dapat ditingkatkan dengan penggunaan media film sebagai media pembelajaran pendidikan Agama Katolik? Makalah ini disusun berdasarkan penelitian tindakan kelas pada siswa yang beragama Katolik kelas X  SMA N 3 Sukoharjo tahun ajaran 2016/2017 semester genap. Kata kunci: motivasi belajar; paham iman; Yesus Kristu

    Model Pembelajaran Sejarah Terintegrasi Babad Banyumas Untuk Membangun Solidaritas Sosial

    Get PDF
    Tulisan ini menyajikan model pembelajaran sejarah dengan menyisipkan nilai-nilai yang diambil dari Babad Banyumas. Tujuan penulisan ini mendeskripsikanmodel pembelajaran sejarah di kalangan siswa SMA Banyumas,bentuk solidaritas sosial siswa, serta model pembelajaran sejarah terintegrasi Babad Banyumas di SMA Banyumas. Subjek penelitian yakni siswa di SMA Banyumas. Penelitian ini dilakukan secara eksploratif dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, analisis dokumen. Metode analisis data menggunakan analisis kualitatif model interaktif. Pembelajaran sejarah terintegrasi Babad Banyumas terdiri atas langkah-langkah perencanaan pembelajaran, pengorganisasian pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran. Kata kunci: Model Pembelajaran Sejarah; Babad Banyumas; Solidaritas Sosia

    Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Media Video untuk Meningkatkan Motivasi dan Prestasi Belajar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

    Get PDF
    AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan motivasi dan prestasi belajar PPKn melalui model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media video pada peserta didik kelas VII.4 Semester I SMP Negeri 3 Kota Surakarta Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas. Setiap sikus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dokumentasi, observasi, dan tes. Validitas data yang digunakan adalah content validity yaitu validitas isi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis model deskriptif komparatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa melalui model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media video dapat meningkatkan motivasi dan prestasi belajar PPKn. Kata kunci: motivasi; prestasi belajar PPKn; Problem Based Learning (PBL

    Pengembangan LKS Pintar Elektronik untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa SMA

    Get PDF
    AbstrakTeknologi memiliki peran dalam pembelajaran, salah satunya dalam pembuatan media pembelajaran untuk membantu guru dalam menyampaikan materi dalam pembelajaran. Media sangat memiliki peran penting dalam dunia pendidikan terutama dalam pembelajaran. Hal ini dapat dilihat bahwa inovasi baru untuk mengembangkan suatu bahan ajar seperti LKS pintar sangat dibutuhkan. Tujuan dari penelitian ini untuk megetahui sebara besar minat belajar siswa dan keefektfan dari LKS pintar elektronik tersebut. Metode pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada modle pengembangan ADDIE. Ada lima tahap yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Analysis, design, development, implementation dan evaluation. Hasil dari penelitian ini berupa aplikasi bahan ajar yang dapat di buka melaluli dengan laptop, pc dan Hp yang tentunya mempunyai spesifikasi mendukung, serta siswa dapat mengerjakan soal di dalam aplikasi tersebut. Hal ini dapat menjadikan alternatif sebagai bahan ajar yang mendukung pembelajaran. Kata kunci: LKS; elektronik; penjasorke

    PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN KIMIA SMA/MA BERBASIS INKUIRI TERBIMBING PADA MATERI POKOK HIDROLISIS GARAM

    Get PDF
    Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengetahui: (1) tahapan pengembangan modul kimia berbasis inkuiri terbimbing pokok bahasan hidrolisis garam (2) kelayakan modul kimia berbasis inkuiri terbimbing pokok bahasan hidrolisis garam hasil pengembangan (3) efektivitas pembelajaran menggunakan Modul Pembelajaran Kimia berbasis Inkuiri Terbimbing pokok Hidrolisis Garam. Penelitian ini merupakan penelitian Educational Research and Development. Model pengembangan modul yang digunakan adalah model 4D (four D model). Keempat tahapan tersebut adalah define, design, development dan diseminate. Pengujian modul dilakukan dengan eksperimen menggunakan sampel sebanyak dua kelas untuk masig-masing sekolah. Hal tersebut untuk membandingkan peningkatan hasil belajar siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol pada masing-masing sekolah. Penelitian dilakukan di SMA N 1 Pekalongan, SMA N 2 Sekampung dan MA Ma’arif 5 Sekampung Kab. Lampung Timur tahun akademik 2014/2015.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa langkah pengembangan modul pembelajaran berbasis inkuiri terbimbing telah melalui tahap define, design, development dan diseminate. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa modul mendapatkan kriteria “Sangat Baik” yang artinya layak digunakan dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada peningkatan hasil belajar siswa setelah menggunakan modul pembelajaran kimia berbasis inkuiri terbimbing. Hasil uji statistik di SMA N 1 Pekalongan menunjukkan taraf signifikansi α = 0,05. Hasil uji statistik di SMA N 2 Sekampung menunjukan taraf signifikansi α = 0,05. Hasil uji statistik di MA Ma’arif 5 Sekampung, menunjukan taraf signifikansi α = 0,05, yang artinya hasil belajar siswa menggunakan modul kimia berbasis inkuiri terbimbing lebih baik dari pada siswa dengan pembelajaran konvensional

    IDENTIFIKASI KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI MENGGUNAKAN WINDOW SHOPPING

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keterampilan berpikir kritis siswa yang ditampilkan dalam pembelajaran biologi menggunakan window shopping. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan subyek penelitian siswa kelas 12 SMA Negeri 3 Surakarta tahun ajaran 2017/2018. Data keterampilan berpikir kritis diperoleh berdasarkan hasil observasi dan analisis argumen yang ditulis serta diekspresikan siswa dalam pembelajaran yang dilakukan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kritis siswa muncul pada aspek interpretasi, analisis, dan kesimpulan tetapi masih dalam tingkat weak dan unacceptable. Oleh karena itu, diperlukan upaya yang lebih optimal untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran biologi pada abad 21

    PENINGKATAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA PEMBELAJARAN IPA TENTANG GAYA SISWA KELAS V SD NEGERI 1 GEBANGSARI TAHUN AJARAN 2016/2017

    Get PDF
    Abstrak: Peningkatan Keterampilan Berpikir Kritis Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada Pembelajaran IPA tentang Gaya Siswa Kelas V SD Negeri 1 Gebangsari Tahun Ajaran 2016/2017.  Tujuan penelitian ini yaitu: (1) mendeskripsikan penerapan model Problem Based Learning (PBL) dalam peningkatan keterampilan berpikir kritis, (2) meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa, (3) meningkatkan hasil belajar IPA. Penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas kolaboratif. Subjek penelitian adalah siswa kelas V dengan jumlah 21. Validasi data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dilakukan dengan langkah-langkah: (a) mengidentifikasi pokok permasalahan, (b) membuat perencanaan pemecahan masalah, (c) melaksanakan penyelidikan untuk memecahkan masalah, (d) melaporkan hasil penyelidikan, (e) menganalisis proses pemecahan masalah, (2) penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL)  dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa, (3) penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar IPA. Kata Kunci: Problem Based Learning (PBL), berpikir kritis,hasil belajar, IP

    7,121

    full texts

    7,978

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    FKIP UNS Journal Systems
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇