FKIP UNS Journal Systems
Not a member yet
7978 research outputs found
Sort by
INDONESIA: ETNISITAS DAN NASIONALISME DALAM PERSPEKTIF SOSIAL-POLITIK DAN KEBUDAYAAN
Indonesia sebagai negara bangsa. Bangsa Indonesia lahir mendahului berdirinya negara. Proses kelahiranya dapat dijelaskan mengikuti konstruksi teoriitisnya Benedict Anderson yang dikenal dengan ‘imagined communities’. Bangsa Indonesia terbentuk melalui tumbuhnya kesatuan komunitas politis, yakni suatu gerakan kebangkitan yang menyatukan sejumlah kelompok etnis yang berakar budaya, yang terbayangkan sebagai sesuatu yang bersifat terbatas secara inheren sekaligus berdaulat. Negara bangsa ini terbentuk dengan formula pluralistik, sehingga ciri-ciri dan nilai-nilai etnisitasnya memberikan corak ke khasan pluralitas masyarakat Indonesia. Ciri dan nilai-nilai itu dapat dikembangkan menjadi identitas ke-Indonesia-an dalam kerangka integrasi bangsa, baik dalam perspektif sosial-politik, maupun kebudayaan. Dalam perspektif sosial politik, nilai-nilai etnisitas berkembang menjadi bentuk-bentuk interaksi sosial antar individu, komunitas, organisasi sosial, dan poilitik, sedangkan pada sisi kebudayaan memberikan identitas kebaikan suatu bangsa
Konsep Dasar Kebijakan Hukum Penataan Kurikulum Mata Kuliah Kewarganegaraan Di Perguruan Tinggi Guna Mentaati Hukum Bagi Mahasiswa
Tujuan dari penulisan ini adalah membangun model penataan kembali kurikulum bahan kajian mata kuliah Kewarganegaraan di Perguruan Tinggi agar lebih optimal dapat mengembangkan karakter mahasiswa dalam mentaati hukum. Karakter yang dimaksud bersumber pada asas Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan dan keadilan. Sumber karakater tersebut harus dijabarkan dalam nilai nilai karakter. Karakter ini dapat terlaksana kalau setiap civitas akademika Perguruan Tinggi taat pada hukum. Untuk mencapai hal tersebut diperlukan keteladanan ketaatan dari civitas akademika. Penataan kurikulum Kewarganegaraan terlebih dahulu merumuskan visi, misi dan tujuan mata kuliah kewarganegaraan, menentukan profil dan rumusan kompetensi serta upaya mensinkronkan kompetensi dengan bahan kajian. Substansi materi Kewarganegaraan kesadaran dan ketaatan hukum dijabarkan dari asas Ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan dan keadilan dan memuat kajian hukum Tuhan , hukum Etis dan hukum kodrat serta asas asas hukum positif Indonesia. Hukum positif yang dimaksud adalah Perundang-Undangan yang konstekstual yang terjadi di masyarakat/daerah/ kota dan desa. Penataan kajian materi kewarganegaraan dalam aspek hukum ditekankan disamping pada pengetahuan hukum, isi, sikap serta pola perilaku hukum, namun juga nilai nilai hukum/Undang Undang. Jadi ditekankan pada stransfer nilai hukum dan bukan semata mata transfer pengetahuan hukum. Tindak lanjut dari implementasi kajian itu perlu diuji cobakan dalam proses pembelajaran di dalam kampus , dan juga melakukan kegiatan ekstra kurikuler praktek laboratorium yang dapat dilakukan baik di kampus maupun di luar kampus sesuai dengan kemampuan Perguruan tinggi masing masing
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN AKTIF TIPE EVERY ONE IS A TEACHER HERE BERBANTU MEDIA VIDEO EDUKATIF TERHADAP KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS SISWA
This research aimed to find out whether or not there is an effect of Every one is a teacher here type of active learning model with educative video media aids on critical thinking ability in the 7th graders of SMP Negeri 13 of Surakarta in the school year of 2015/2016 in Basic Competency of Elaborating the importance of Freedom of Expressing Opinion independently and responsibly. This study was a product of quantitative research with experimental type using true experimental design and with posttest only controls design. The population in this research was 7th graders of SMP Negeri 13 of Surakarta, consisting of 225 students. The sampling technique used was cluster random sampling one, in which there were two sample groups: 7th G grade as experiment and 7th F grade as control groups. Meanwhile, instrument validation was conducted using validity and reliability tests. Then, techniques of collecting data used were observation sheet, documentation sheet in the form of Learning Implementation Plan (RPP), and posttest in the form of essay test. Analytical prerequisite test was conducted using normality and homogeneity tests. Technique of analyzing data used was quantitative data with T-test analysis. Considering the result of research, it could be found that there was a difference between control and experiment grades, in which critical thinking ability measured using test obtained mean score of 82.05 for experiment and 77.69 for control grades. Thereafter, based on the result of T-test at significance level of 5%, it could be found tstatistic value of 2.396 while ttable of 1.999 (interpolation), so that the result obtained was tstatistic (2.396) > ttable (1.999). From the elaboration above, it could be concluded that there was an effect of Every one is a teacher here type of active learning model with educative video media aids on critical thinking ability Basic Competency of Elaborating the importance of Freedom of Expressing Opinion independently and responsibly. It could be seen from the difference of mean value between experiment and control grades
PENERAPAN PEMBELAJARAN KEARSIPAN ELEKTRONIK UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PENGELOLAAN ARSIP DITINJAU DARI AKTIVITAS BELAJAR SISWA KELAS XI ADMINISTRASI PERKANTORAN SMK NEGERI 1 PURWODADI
Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan penerapan pembelajaran kearsipan elektronik dan penerapan pembelajaran kearsipan konvensional terhadap keterampilan pengelolaan arsip pada siswa Kelas XI Administrasi Perkantoran Semester Gasal tahun pelajaran 2015-2016. Untuk mengetahui perbedaan keterampilan pengelolaan arsip ditinjau dari keaktifan belajar pada siswa Kelas XI Administrasi Perkantoran Semseter Gasal tahun pelajaran 2015-2016. Untuk mengetahui korelasi penerapan pembelajaran kearsipan dan keaktifan belajar terhadap keterampilan pengelolaan arsip pada siswa Kelas XI Administrasi Perkantoran Semseter Gasal tahun pelajaran 2015-2016.Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen, populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas XI Administrasi Perkantoran SMK Negeri 1 Purwodadi pada tahun pelajaran 2015/2016. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa Kelas XI AP 1 dan XI AP 3 SMK Negeri 1 Purwodadi yang terbagi menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol, yaitu kelas XI AP 3 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI AP 1 sebagai kelas kontrol, jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 77 siswa, yang terdiri dari 39 siswa dari kelas eksperimen dan 38 siswa dari kelas kontrol. Metode pengumpulan data menggunakan metode tes dan angket. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis variansi dua jalur 2 x 3, yaitu kedua faktor yang digunakan untuk menguji signifikansi perbedaan efek baris, efek kolom dan kombinasi efek baris dan kolom terhadap pengelolaan dokumen adalah faktor A ( pembelajaran) dan faktor B (keterampilan siswa).Hasil penelitian diperoleh kesimpulan ada perbedaan yang signifikan perbedaan yang signifikan penerapan pembelajaran kearsipan elektronik dan penerapan pembelajaran kearsipan konvensional terhadap keterampilan pengelolaan arsip. Ada perbedaan keterampilan pengelolaan arsip antara siswa yang memiliki aktivitas belajar tinggi, sedang dan motivasi belajar rendah. Ada interaksi antara penerapan pembelajaran kearsipan dan keaktifan belajar terhadap keterampilan pengelolaan arsip. Adanya interaksi antara penerapan pembelajaran kearsipan dan keaktifan belajar siswa, maka perbandingan antara kelas eksperimen yang diberi penerapan pembelajaran kearsipan elektronik dan kelas kontrol yang diberi penerapan pembelajaran kearsipan konvensional untuk setiap tingkat aktivitas (tinggi, sedang, dan rendah) ada perbedaan yang signifikan. Dengan demikian antara penerapan pembelajaran kearsipan dan keaktifan belajar siswa terjadi interaksi yang sistematis dalam mempengaruhi keterampilan pengelolaan arsip. Kaya Kunci: Pembelajaran Kearsipan Elektronik, Keterampilan Pengelolaan Arsip, dan Keaktifan Belajar
PENGARUH KECERDASAN, PENGETAHUAN EKONOMI DAN PERILAKU KONSUMTIF TERHADAP LITERASI KEUANGAN PADA SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI SEKOTA MADIUN
Merak Setiawati. S991402012. Pengaruh Kecerdasan, Pengetahuan Ekonomi dan Perilaku Konsumtif terhadap Literasi Keuangan Pada Siswa SMA Negeri SeKota Madiun. Tesis. Pembimbing 1: Prof. Dr. Sigit Santosa, M.Pd, Pembimbing 2: Dr. Susilaningsih, M.Bus. Program Studi Pendidikan Ekonomi, Program Pascasarjana, Universitas Sebelas Maret, Juni 2016.Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh kecerdasan, pengetahuan ekonomi dan perilaku konsumtif terhadap literasi keuangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI SMA Negeri Sekota Madiun sebanyak 718 siswa. Sampel penelitian adalah siswa kelas XI sebanyak 260, yang diambil dengan cara Probability sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes dan angket. Teknik analisis data yang dipergunakan adalah statistik inferensial dengan alat analisis statistik Structural Equation Modelling (SEM).Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Kecerdasan memiliki pengaruh positif terhadap literasi keuangan, 2) Pengetahuan ekonomi memiliki pengaruh positif terhadap literasi keuangan, 3) Perilaku konsumtif memiliki pengaruh positif terhadap literasi keuangan, 4) Kecerdasan, Pengetahuan Ekonomi dan Perilaku Konsumtif berpengaruh positif terhadap Literasi Keuangan.Kata kunci: Kecerdasan, Pengetahuan Ekonomi, Perilaku Konsumtif, Literasi Keuanga
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD NEGERI REJOSARI 03 SEMARANG
Latar belakang penelitian ini adalah masih ada 40% siswa belum mencapai KKM dan kurangnya kemampuan kritis siswa dalam memahami soal matematika, serta rendahnya aktivitas belajar yang ditunjukkan peserta didik. Hal tersebut disebabkan karena proses pembelajaran yang bersifat konvensional. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran Two Stay Two Stray terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar matematika siswa kelas V SD Negeri Rejosari 03 Semarang. Penelitian ini menggunakan desain True Experimental Design dengan jenis Posttest-Only Control Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri Rejosari 03 Semarang. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VA dengan jumlah 20 siswa dan kelas VB dengan jumlah 24 siswa. Instrumen menggunakan tes uraian untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar matematika. Penelitian ini menemukan bahwa model Two Stay Two Stray efektif terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar matematika siswa kelas V SD Negeri Rejosari 03 Semarang
PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP LEMBAGA-LEMBAGA PEMERINTAHAN TINGKAT PUSAT MELALUI MODEL KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH PADA SISWA SEKOLAH DASAR
Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman konsep lembaga-lembaga pemerintahan tingkat pusat melalui model kooperatif tipe make a match. Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa dan guru kelas IV SD Dukuhan Kerten No.58 Surakarta dengan jumlah siswa 29 orang. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi, wawancara ,tes dan dekomentasi. Validitas data yang digunakan adalah triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif. simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa melalui penggunaan model kooperatif tipe make a match dapat meningkatkan pemahaman konsep lembaga-lembaga pemerintahan tingkat pusat pada siswa kelas IV SD Dukuhan Kerten No.58 Surakarta Tahun ajaran 2016/2017
PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP SIFAT-SIFAT CAHAYA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) PADA SISWA SEKOLAH DASAR
Abstract: The purpose of this research is to improve the comprehension of the of light characters concept through Contextual Teaching and Learning (CTL) learning model. This research is a classroom action research conducted in two cycles. Each cycle consists of four stages of planning, implementation, observation and reflection. The subject of this research is the teacher of grade V SDN Mangkubumen Kidul No. 16 Surakarta and students of grade V of SDN Mangkubumen Kidul no. 16 Surakarta totaling 36 students. The data source comes from teachers, students and documents. Data collection techniques used were observation, interview, test and documentation. Validity of data used is triangulation of source and triangulation technique. The data analysis used is interactive analysis. Based on the results of the research shows that the learning model of Contextual Teaching and Learning (CTL) can improving the comprehension of the light characters concept of grade V SDN Mangkubumen Kidul No. 16 Surakarta academic year 2016/2017. Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan pemahaman konsep sifat-sifat cahaya melalui model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL). Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Tiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap pengamatan dan tahap refleksi. Subjek penelitian ini adalah guru kelas V SDN Mangkubumen Kidul No. 16 Surakarta dan siswa kelas V SDN Mangkubumen Kidul No. 16 Surakarta yang berjumlah 36 siswa. Sumber data berasal dari guru, siswa dan dokumen. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Validitas data yang digunakan adalah triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data yang digunakan adalah analisis interaktif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dapat meningkatkan pemahaman konsep sifat-sifat cahaya siswa kelas V SDN Mangkubumen Kidul No. 16 Surakarta tahun ajaran 2016/2017
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENYUSUN HIPOTESIS MELALUI MODEL CREATIVE PROBLEM SOLVING PADA SISWA SEKOLAH DASAR
Abstract: The purpose of this research was to improve the skill of stating hypotheses for the fifth grade student of SDN Surakarta in 2016/2017 academic year using Creative Problem Solving model. This research was Classroom Action Research was held in two cycles. Each cycle consist two meeting and its through four sessions, those were a planning, action, observation and reflection. The subject from this research was teacher and fifth grade student of SDN Surakarta in 2016/2017 academic year, which consist of 31 students. The data collection techniques used interview, test, observation, and document reviews. The data analyzed techniques used interactive model consist fourth phases, namely: data collecting, data reduction, display data, and taking the conclution or verification. The data validity used source triangulation and technique triangulation. The conclution of this research was Creative Problem Solving, which can improve the skill of stating hypotheses for the fifth grade student of SDN Surakarta at 2016/2017 academic year. Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan ketrampilan menyusun hipotesis pada siswa kelas V SDN di Surakarta tahun ajaran 2016/2017 dengan menggunakan model Creative Prblem Solving. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari 2 pertemuan yang melalui 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek dari penelitan ini adalah guru dan siswa kelas V SDN Surakarta tahun ajaran 2016/2017 yang berjumlah 31 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, tes, observasi dan kajian dokumen selama pembelajaran. Teknis analisis data menggunakan model interaktif yang terdiri dari: pengumpulan data, reduksi data, sajian data, penarikan kesimpulan. Uji validitas data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Simpulan dari penelitian ini adalah model pembelajaran Creative Probelm Solving dapat meningkatkan ketrampilan menyusun hipotesis siswa klas V SDN Surakarta tahun ajaran 2016/2017. Kata Kunci : Keterampilan Menyusun Hipotesis, Creative Problem Solving
PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP PERKEMBANGAN TEKNOLOGI PRODUKSI KOMUNIKASI DAN TRANSPORTASI MELALUI TEAMS GAMES TOURNAMENT BERBASIS FLASH CARDS PADA SISWA SEKOLAH DASAR
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep perkembangan teknologi produksi komunikasi dan transportasi melalui Teams Games Tournament berbasis Flash Cards. Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus dilaksanakan dalam dua pertemuan. Setiap pertemuan terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas IV SD Negeri Sondakan no.11 Tahun Ajaran 2016/2017 terdiri dari 12 siswa laki-laki dan 21 siswa perempuan. Sumber data penelitian ini diperoleh dari sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan wawancara, obsevasi, tes, dan dokumentasi. Teknik uji validitas data yang digunakan adalah triangulasi sumber dan triangulasi metode. Teknik analisis data data adalah teknik analisis deskriptif komparatif. Pada kegiatan pratindakan, siswa yang memperoleh nilai tuntas KKM (≥70) hanya 11 siswa dengan ketuntasan klasikal 33%. Pada siklus I meningkat menjadi 32 siswa (90,91%), dan pada siklus II juga mengalami peningkatan menjadi 33 siswa (96,96%). Simpulan dari penelitian ini adalah penerapan Teams Games Tournament berbasis Flash Cards dapat meningkatkan pemahaman konsep perkembangan teknologi produksi komunikasi dan transportasi siswa kelas IV SD Negeri Sondakan no.11 Tahun Ajaran 2016/2017