FKIP UNS Journal Systems
Not a member yet
7978 research outputs found
Sort by
PENGARUH TATA RUANG KANTOR DAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH TERHADAP KINERJA PEGAWAI KANTOR TATA USAHA SMK NEGERI SE-KABUPATEN BOYOLALI
This research aims to determine whether there is: (1) the influence of office layout towards employees’ perfomance (2) the influence of headmaster’s leadership towards employees’ perfomance (3) the influence of office layout and headmaster’s leadership towards emploees’ performance. This research took place at the Administration Office of SMK Negeri in Boyolali Regency. In accordance to the problems and the objectives of the research, therefore this research uses quantitative descriptive method. The population of this research are all of the administration office employees of SMK Negeri in Boyolali Regency which were 160 employees consisting of 11 SMK. The samples in this research were 110 respondences by using propotional sampling as a technique of sampling. The technique of collecting data used were documentation, interview, and questionnaire. Meanwhile, the analysis data techniques used were simple regretion analysis and multiple regretion analysis. Based on the results of the research, it can be concluded that: (1) there is significance positive influence of office layout towards employees performance of SMK Negeri in Boyolali Regency. Those can be proved by obtaining tstatistics > ttable or 5,194 > 1,980 so Ho is rejected and Ha is accepted on 5% of significance level. (2) there is significance positive influence of headmaster’s leadership towards employees performance of SMK Negeri in Boyolali Regency. Those can be proved by obtaining tstatistics > ttable or 9,635 > 1,980 so Ho is rejected and Ha is accepted on 5% of significance level. (3) there is significance positive influence of office layout and headmaster’s leadership together towards employees performance of SMK Negeri in Boyolali Regency. Those can be proved by obtaining Fstatistics > Ftable or 111,984 > 3,07 so Ho is rejected and Ha is accepted on 5% of significance level.Keywords: Office layout, headmaster’s leadership, and employees’ performance
Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) dengan Media Konkret dalam Peningkatan Pembelajaran IPA tentang Energi pada Siswa Kelas IV SDN Ketiwijayan Tahun Ajaran 2016/2017
Abstrak: Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) dengan Media Konkret dalam Peningkatan Pembelajaran IPA tentang Energi pada Siswa Kelas IV SDN Ketiwijayan Tahun Ajaran 2016/2017. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan pembelajaran IPA tentang energi melalui penerapan model PBL dengan media konkret. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas kolaboratif yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Setiap pertemuan terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN Ketiwijayan tahun ajaran 2016/2017 yang berjumlah 21 siswa. Sumber data berasal dari siswa, guru, dan dokumen. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes dan nontes. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan langkah-langkah PBL dengan media konkret dapat meningkatkan pembelajaran IPA pada siswa kelas IV SDN Ketiwijayan. Hal ini dapat dibuktikan dengan meningkatnya ketuntasan hasil pembelajaran pada tiap siklus. Persentase ketuntasan pada siklus I=75,58%, siklus II=82,98%, dan siklus III=85,71%.Kata Kunci: Problem Based Learning (PBL), Media Konkret, IP
Penerapan Model Role Playing dalam Peningkatan Motivasi dan Hasil Belajar Pkn tentang Globalisasi pada Siswa Kelas IV SDN 2 Pucangan Tahun Ajaran 2016/2017
Abstrak: Penerapan Model Role Playing dalam Peningkatan Motivasi dan Hasil Belajar Pkn tentang Globalisasi pada Siswa Kelas IV SDN 2 Pucangan Tahun Ajaran 2016/2017. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan motivasi dan hasil belajar PKn tentang globalisasi di kelas IV SD Negeri 2 Pucangan menggunakan model pembelajaran Role Playing. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas kolaboratif. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas IV yang berjumlah 22 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan: observasi, angket, wawancara, dan tes. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran Role Playing dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa.Kata Kunci: role playing, motivasi, hasil belajar PK
PENERAPAN METODE INKUIRI DENGAN MEDIA KONKRET UNTUK MENINGKATKAN PEMBELAJARAN OPERASI HITUNG PECAHAN PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 1 JERUKAGUNG TAHUN AJARAN 2016/2017
Abstrak: Penerapan Metode Inkuiri dengan Media Konkret untuk Meningkatkan Pembelajaran Operasi Hitung Pecahan Pada Siswa Kelas V SD Negeri 1 Jerukagung Tahun Ajaran 2016/2017. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pembelajaran operasi hitung pecahan pada siswa kelas V. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas Kolaboratif yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 1 Jerukagung yang berjumlah 29 siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode inkuiri dengan media konkret dapat meningkatkan pembelajaran operasi hitung pecahan. Pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan tes. Kesimpulan penelitian ini yaitu penerapan metode inkuiri dengan media konkret dapat meningkatkan pembelajaran operasi hitung pecahan pada siswa kelas V SD Negeri 1 Jerukagung. Kata kunci: Metode Inkuiri, Media Konkret, Operasi Hitung Pecahan.
PENGGUNAAN MEDIA KARTU DOMINO MATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGHITUNG PERKALIAN DAN PEMBAGIAN PECAHAN PADA SISWA SEKOLAH DASAR
Abstract: The purpose of this research is to improve the bility to calculate multiplication and division of fraction using domino mathematics card media in 5 grade of SD Negeri 1 Galuh Purbalingga in academic year 2016/2017. The research is classroom action research (CAR), which was carried out in two cycles. Each cycles consists of four phases, there are planning, action implementation, observation, and reflection. The subject of this research is the teacher and students in 5 grade of SD Negeri 1 Galuh Purbalingga in academic year 2016/2017. Data collecting technique were observation, interview, test, and documentation. Data validity technique was data content validity. Data analysis technique was interactive analysis model (Miles&Huberman) which consists of three elements, they are data reduction, display data, and drawing conclusion or verification. The results showed that the average value of the ability to calculate the multiplication and division of fraction before the action was 37.94. In the first cycle the average score obtained 77.65 and in cycle II the grade average value increased to 81.33. Before action, students who scored above the KKM were more than or equal to 61 were 8 students (23.53%). In the first cycle increased to 25 students (78,13%) and in cycle II increased again to 26 students (86.67%). Based on these data, it can be concluded that the use of domino math card can improve the ability to calculate the multiplication and division of fractions in 5 grade of SD Negeri 1 Galuh Purbalingga in academic year 2016/2017.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menghitung perkalian dan pembagian pecahan dengan menggunakan media kartu domino matematika pada siswa kelas V SD Negeri 1 Galuh Purbalingga tahun ajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan selama dua siklus. Tiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas V SD Negeri 1 Galuh Purbalingga tahun ajaran 2016/2017. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Teknik uji validitas data menggunakan validitas isi. Teknik analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif (Miles&Huberman) yang terdiri dari tiga komponen, yaitu reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kemampuan menghitung perkalian dan pembagian pecahan sebelum tindakan adalah 37,94. Pada siklus I nilai rata-rata menjadi 77,65 dan pada siklus II nilai rata-rata kelas meningkat menjadi 81,33. Sebelum dilaksanakan tindakan, siswa yang memperoleh nilai di atas KKM lebih dari atau sama dengan 61 sebanyak 8 siswa (23,53%). Pada siklus I meningkat menjadi 25 siswa (78,13%) dan pada siklus II meningkat lagi menjadi 26 siswa (86,67%). Berdasarkan data tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media kartu domino matematika dapat meningkatkan kemampuan menghitung perkalian dan pembagian pecahan pada siswa kelas V SD Negeri 1 Galuh Purbalingga tahun ajaran 2016/2017.Kata Kunci: kemampuan menghitung, media kartu domino matematik
PENGARUH MODEL BERMAIN PERAN TERHADAP KETERAMPILAN BERCERITA SISWA SEKOLAH DASAR
Abstract: The purpose of this research was to know the effect’s difference of storytelling skills between the Role Playing model and the Picture and Picture model. This research was a quantitative experimental research using control group pretest-posttest design. Cluster random sampling technique was used to take the sample. To collect the data, this research used a test. Based on hypothesis test, this research found p-value < α (0,028 < 0,05) so that H0 was rejected. The conclusion of this research was that the Role Playing model gives positive and significant effect on storytelling skills of fifth grade students at the public elementary school of Masaran subdistrict in 2017.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh keterampilan bercerita antara model bermain peran dan Picture and Picture. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen kuantitatif menggunakan desain control group pretest-posttest. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah cluster random sampling. Untuk mengumpulkan data, penelitian ini menggunakan tes. Berdasarkan uji hipotesis, penelitian ini menemukan bahwa p-value < α (0,028 < 0,05) sehingga H0 ditolak. Simpulan penelitian ini adalah bahwa model pembelajaran bermain peran memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap keterampilan bercerita.Kata Kunci : keterampilan bercerita, model bermain peran, model Picture and Pictur
PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP PERSIAPAN KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA DENGAN MODEL TALKING STICK BERBASIS MEDIA AUDIO VISUAL PADA SISWA SEKOLAH DASAR
Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan pemahaman konsep persiapan kemerdekaan Republik Indonesia melalui penerapan model Talking Stick berbasis media Audio Visual pada siswa kelas V SD Negeri Ngoresan No. 80 tahun ajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan masing-masing siklus terdiri dari kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri dari guru dan siswa kelas V SD Negeri ngoresan No.80 tahun ajaran 2016/2017. Data yang digunakan adalah data pemahaman konsep persiapan kemerdekaan Republik Indonesia, data aktivitas siswa, dan data aktivitas guru. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi, dan wawancara. Uji validitas data yang digunakan adalah triangulasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah model analisis selama dilapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman konsep persiapan kemerdekaan Republik Indonesia dapat ditingkatkan melalui penerapan model Talking Stick berbasis media audio visual pada siswa kelas V SD Negeri Ngoresan No. 80tahun ajaran 2016/2017. Kata Kunci: pemahaman konsep, persiapan kemerdekaan Republik Indonesia, model Talking Stick, media Audio visual
PENINGKATAN PENERAPAN KONSEP PESAWAT SEDERHANA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN LOGAN AVENUE PROBLEM SOLVING (LAPS)-HEURISTIK PADA SISWA SEKOLAH DASAR
Abstract : The purpose of research to improve the simple aircraft concept implementation by using Logan Avenue Problem Solving learning model (LAPS)-Heuristic on 5th grade students of SD NegeriTemanggung 2016/2017.This study is based on Classroom Action Research (CAR) which is conducted in two cycles. Each of the cycle consists of four steps, there are planning, acting, observing and reflecting. The subject of this study isteacher and the 5th grade students of SD NegeriTemanggung which are 35 students; they are 21 male students and 14 female students. The data of this study is collected from the teachers and students. The data gathering technique using observation, interview, documentation and test. The data validation uses is the validity of content and triangulation techniques The data analysis use interactive analysis.Based on the result study, the conclusion is that through Logan Avenue Problem Solving learning model (LAPS)-Heuristic can improve the simple aircraft concept implementation on 5th grade students of SD NegeriTemanggung 2016/2017. Abstrak:Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan penerapan konsep pesawat sederhana dengan menggunakan model pembelajaran Logan Avenue Problem Solving (LAPS)-Heuristik pada siswa kelas V SD N Temanggung tahun ajaran 2016/2017. Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas V SD N Temanggung yang berjumlah 35 siswa (21 siswa laki-laki dan 14 siswa perempuan). Sumber data diperoleh dari guru dan siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes. Validasi data yang digunakan adalah validitas isi dan trianggulasi teknik. Analisis data menggunakan analisis data interaktif. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa melalui penggunaan model pembelajaran Logan Avenue Problem Solving (LAPS)-Heuristik dapat meningkatkan penerapan konsep pesawat sederhana pada siswa SD N Temanggung tahun ajaran 2016/2017. Kata kunci: Logan Avenue Problem Solving (LAPS)-Heuristik, Penerapan Konsep, pesawat sederhan
IMPLEMENTASI FULL DAY SCHOOL (SEKOLAH SEHARI PENUH) SEBAGAI BEST PRACTICE (LATIHAN TERBAIK) DALAM PENDIDIKAN KARAKTER DI SMA NEGERI 1 SRAGEN
ABSTRACT The research is aimed to discover the implementation, the level of successfulness and the obstacles during the full day school implementation at characters education. Phenomenology method is used in the research with the approach of qualitative research. The sources of the data are primary and secondary data. Technique are used in the research are planned unstructured interview, observation and documentation. The sampling techniques are used purposive sampling and snowball sampling. Credibility test and dependability test are used to test the validity of the data with the analysis technique data before and after of the field. There are three stages of analysis in the field; data reduction, data display and data summary. The finding of the research are as follows: first, characters education through the implementation of full day school implemented by three basic steps from the guidance of characters education strengthening (PPK), such as PPK in the class basic, PPK with school’s culture basic and PPK with community’s basic. Activities at PPK’s class basic consist of integration in learning subjects, the optimization of local wisdom, class management and PPK in the form of guidance and counselling services. Activities at PPK with school’s culture basic consist of habitual of school’s values in the daily life at school, educators’ role-modelling, school’s environment, school’s rules, and the developing of co-curricular and extra-curricular activities. Activities at PPK with community’s basic still in the form of involvement of parents and school’s committee. Second, the successfulness of characters education through the implementation of full day school shown by the embedding of five main values of the character based on the Basic Concept of PPK Kemendikbud 2016. Third, the factors which becomes the obstacles to implement the characters education through full day school are lack of time, energy, and mind that caused the fatigue and unable to manage the time. Full day schools also have economic links to students. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi, keberhasilan dan hambatan pada implementasi sekolah sehari penuh dalam pendidikan karakter. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan penelitian fenomenologi. Data primer dan data sekunder adalah sumber data yang digunakan pada penelitian ini. Wawancara terencana tidak terstruktur, observasi dan dokumentasi adalah yang digunakan pada teknik pengumpulan data. Teknik pengambilan subjek dipilih secara purposive sampling dan bersifat snowball sampling. Uji validitas data yang digunakan adalah uji kredibilitas dan uji dependability dengan teknik analisis data sebelum di lapangan dan sesudah di lapangan. Pada analisis di lapangan terdiri tiga tahap yakni: reduksi data, penyajian data dan penyimpulan data. Hasil penelitian sebagai berikut: pertama, pendidikan karakter melalui implementasi sekolah sehari penuh dilakukan melalui tiga basis Pendidikan Penguatan Karakter (PPK) antara lain: PPK berbasis kelas, PPK berbais kultur sekolah dan PPK berbasis komunitas. Kegiatan PPK berbasis kelas dapat dilakukan melalui integrasi dalam mata pelajaran, optimalisasi muatan lokal, manajemen kelas dan layanan bimbingan dan konseling. Kegiatan PPK berbasis kultur sekolah dapat dilakukan dengan pembiasaan nilai-nilai dalam keseharian sekolah, keteladanan pendidik, ekosistem sekolah, peraturan sekolah, pengembangan diri berupa kegiatan kokurikuler dan ekstrakurikuler. PPK berbasis komunitas dari pihak sekolah baru sebatas melibatkan orang tua dan komite sekolah. Kedua, keberhasilan implementasi sekolah sehari penuh sebagai pendidikan karakter ditunjukkan dengan tertanamnya lima karakter berdasar Konsep Dasar PPK Kemendikbud 2016. Ketiga, faktor yang menghambat pendidikan karakter melalui implementasi sekolah sehari penuh yakni keterbatasan waktu, tenaga dan pikiran sehingga menyebabkan kelelahan serta kesulitan mengatur waktu. Sekolah sehari penuh juga mempunyai kaitannya ekonomi pada siswa
PENGARUH PENGETAHUAN KEWIRAUSAHAAN DAN LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP NIAT BERWIRAUSAHA SISWA DI SMK NEGERI 4 SURAKARTA TAHUN AJARAN 2016/2017
ABSTRACTThis research aims to determine the presence the effect of entrepreneurial knowledge and family environment together and parcial on entrepreneurial intentions of students at state vocational high school 4 of Surakarta in academic year 2016/2017.The population in this research was all students of class X. The samples used are 81 consist of Beauty, Design, Culinary Art, and Hotel Accommodation Class with simple random sampling technique. This researchused descriptive method with quantitative analysis. Data were collected by means of test techniques for entrepreneurial knowledge data and questionnaire techniques for family environmental data and student entrepreneur intentions. Data analysis used precondition analysis test which are normality, multicollinearity,heteroscedasticity, linearity, and autocorrelation test. The hypothesis test used multiple regression, F and t test with significance level 0,1.The results showed that first, there were a positive and significant entrepreneurial knowledge and family environment together on entrepreneurial intentions of students (F count = 21,749> F table = 2,372). Second, there was a positive and significant effect between entrepreneurial knowledge on entrepreneurial intentions of (tcount = 3,344> t table = 1,665). Third, there was a positive and significant effect between family environment on entrepreneurial intentions of students at state vocational high school 4 of Surakarta academic year 2016/2017 (t count = 5,392> t table = 1,665).ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan kewirausahaan dan lingkungan keluarga baik secara simultan (bersama-sama) maupun secara parsial (sendiri-sendiri) terhadap niat berwirausaha siswa di SMK Negeri 4 Surakarta tahun ajaran 2016/2017.Populasi yang digunakan adalah seluruh siswa kelas X. Sampel dalam penelitian adalah 81 terdiri dari KelasKecantikan, Busana, Boga, dan Akomodasi Perhotelan dengan teknik simple random sampling. Metode pada penelitian adalah metode dekriptif dengan analisis kuantitatif. Pengumpulan data dilaksanakan dengan teknik tes untuk data pengetahuan kewirausahaan dan teknik kuesioner untuk data lingkungan keluarga dan niat berwirausaha siswa. Analisis data uji prasyarat yang digunakan adalah uji normalitas, uji multikolinearias, uji heteroskedastisitas, uji linearitas serta uji autokorelasi dan pengujian hipotesisnya adalah regresi berganda, uji F dan uji t dengan taraf signifikansi 0,1.Hasil penelitiannya sebagai berikut ini. Pertama, ada pengaruh yang positif dan signifikan antara pengetahuan kewirausahaan dan lingkungan keluarga secara bersama-sama terhadap niat berwirausaha siswa diSMK Negeri 4 Surakarta tahun ajaran 2016/2017 (F hitung = 21,749 > F tabel = 2,372). Kedua ada pengaruh yang positif dan signifikan antara pengetahuan kewirausahaan terhadap niat berwirausaha siswa di SMK Negeri 4Surakarta tahun ajaran 2016/2017 (t hitung = 3,344 > t tabel = 1,665). Ketiga, ada pengaruh yang positif dan signifikan antara lingkungan keluarga dan niat berwirausaha siswa di SMK Negeri 4 Surakarta tahun ajaran 2016/2017 (t hitung = 5,392 > t tabel = 1,665)