FKIP UNS Journal Systems
Not a member yet
7978 research outputs found
Sort by
KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA DAN NILAI PENDIDIKAN KARAKTER NOVEL IBUK KARYA IWAN SETYAWAN SERTA RELEVANSINYA SEBAGAI BAHAN AJAR DALAM PEMBELAJARAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA DI SMP
Abstract : The purposes of this study are to describe: (1) the intrinsic elements of novel Ibuk by Iwan Setyawan; (2) the psychological aspects of the characters; (3) the values of character education in the novel Ibuk; and (4) the relevance of novel Ibuk as materials in the Indonesian language and literature study in junior high school. This research was conducted with qualitative methods and contents analysis approach. Conclusions of this thesis are (1) the intrinsic structure of novel Ibuk includes theme, plot, characters, setting, point of view, dialogue, story-telling style and speeches; (2) as the human characters in the novel Ibuk have the common of goods for survival; (3) the story in the novel Ibuk contains values character education; and (4) novel Ibuk is relevant novel was made in Indonesian Language learning materials. Keywords: novel, intrinsic, psychology aspects, relevance to the study Abstrak : Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik novel Ibuk karya Iwan Setyawan; (2) aspek psikologis tokoh; (3) nilai-nilai pendidikan karakter dalam novel Ibuk; dan (4) kesesuaian novel Ibuk sebagai bahan ajar dalam pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di SMP. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif dan pendekatan analisis isi. Simpulan yang dihasilkan, yakni: (1) struktur intrinsik novel Ibuk meliputi tema, alur, penokohan, latar, sudut pandang, dialog, gaya bercerita dan amanat; (2) sebagai manusia tokoh dalam novel Ibuk memiliki kebutuhan untuk dapat bertahan hidup; (3) kisah dalam novel Ibuk mengandung nilai-nilai pendidikan karakter; dan (4) novel Ibuk merupakan novel yang relevan dijadikan bahan ajar dalam pembelajaran Bahasa Indonesia.. Kata kunci: novel, unsur intrinsik, aspek psikologi, relevansi dengan pembelajara
ANALISIS TINDAK TUTUR DALAM TALK SHOW RADIO SWIBA KARANGANYAR SEBAGAI MATERI AJAR TEKS EDITORIAL DI SEKOLAH MENENGAH ATAS
Abstract:This analysis explain and describe: 1) Kind of speech act in Talk show Pajak Pratama in Radio Swiba Karanganyar; 2) Context of speech act talk show Pajak Pratama in Radio Swiba Karanganyar; 3) The relevance between speech act in talk show Pajak Pratama and editorial text teaching material in senior high school. This kind of analysis using description qualitative. The result of the research indicates the speech act in talk show Pajak Pratama in Radio Swiba Karangnatar include locution, Illocution, and perlocution. The result of this study proves that talk show Pajak Pratama on the Radio Swiba Karanganyar can be used as teaching materials editorial text in senior high school. Keywords: Speech act, talk show Pajak Pratama, editorial text Abstrak: Penelitian ini menjelaskan dan mendeskripsikan (1) jenis-jenis tindak tutur dalam talk show Pajak Pratama di Radio Swiba Karanganyar; (2) maksud yang terkandung dalam tindak tutur talk show Pajak Pratama di Radio Swiba Karanganyar; (3) Relevansi tindak tutur dalam talk show Pajak Pratama dengan materi ajar teks editorial di sekolah menengah atas.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitiaif. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa tindak tutur dalam talk show Pajak Pratama di Radio Swiba Karanganyar meliputi tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa talk show Pajak Pratama di Radio Swiba Karangayar dapat dijadikan sebagai materi ajar teks editorial di sekolah menengah atas. Kata Kunci : tindak tutur, talk show Pajak Pratama, teks editoria
meningkatkan kemampuan mengenal lambang huruf melalui lecture bingo games pada anak kelompok A TK Sri Juwita Hanum tahun ajaran 2016/2017
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal lambang huruf melalui lecture bingo games pada anak kelompok A TK Sri Juwita Hanum Mojosongo Tahun Ajaran 2016/2017.Bentuk penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK).Penelitian ini dilaksanakan selama dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat pertemuan dengan tiga tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan sekaligus pengamatan, dan refleksi/ evaluasi. Subjek dan sumber data pada penelitian ini adalah 16 anak kelompok A TK Sri Juwita Hanum dan guru kelompok A. Teknik pengumpulan data dilaksanakan melalui wawancara, observasi, dokumentasi dan penugasan. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data yang digunakan yaitu analisis interaktif model Miles and Hibbermen. Simpulan penelitian ini adalah lecture bingo games dapat meningkatkan kemampuan mengenal lambang huruf pada anak kelompok A TK Sri Juwita Hanum Mojosongo Tahun Ajaran 2016/2017. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya kemampuan mengenal lambang huruf anak pada setiap siklusnya. Ketuntasan pratindakan sebesar 6%, siklus I sebesar 31%, dan siklus II sebesar 75%Kata Kunci: perkembangan bahasa, pengenalan lambang huruf, lecture bingo games ABSTRACT This research aims to increase identification of letters through lecture bingo games in children group A of TK Sri Juwita Hanum Mojosongo in 2016/2017 academic year. This research is a form of classroom action research (CAR). It is implemented in two cycles. Each cycles consist of four meetings with three phases, those are planning, implementation plus observation, and reflection or evaluation. Subject in this study were sixteen children in group A TK Sri Juwita Hanum in period 2016/2017 and teacher of group A. The way of data collection technique is observation, interview, documentation and work method. Validity of data used source triangulation and technique triangulation. The way of data analysis consist of Miles and Hibbermen interaktive analysis model . The conclusion of this research is within lecture bingo games can to increase identification of letters in children group A of TK Sri Juwita Hanum Mojosongo in period 2016/2017 academic year. It was increased in identification of letters of children skill in every cycle. Capability of task in precycle is 6%, in first cycle is 31%, then in the second cycle is 75%. Keyword: language development, identification of letters, lecture bingo game
PENERAPANMODEL PEMBELAJARAN VISUALIZATION AUDITORY KINESTHETIC (VAK) BERBASIS EKSPERIMEN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGANALISIS GERAK BENDA PADA SISWA SEKOLAH DASAR
Abstract: The purpose of this research was: to improve the analysis ability of object movementusing model Visualization Auditory Kinesthetic (VAK) based experiment.The research was a classroom action research conducted of two cycles. The data collecting techniques were test, observation, interview, and documentation. The data validity used content validity and triangulation. The subject of this research were the third of SDN Setono 95 Surakarta as many 33 students. The average score of class before action (pre-cycle) is 61, in cycle 1 the average score increase become improves 71,45, and in cycle 2 increase 79,22. Based on the results of the analysis, it could be concluded that: using model Visualization Auditory Kinesthetic (VAK) based experiment can improve the analysis ability of object movement in 3th grade students of SDN Setono 95 Surakarta in the academic year of 2016/2017. Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan menganalisis gerak benda melalui penerapan model pembelajaran Visualization Auditory Kinesthetic (VAK) berbasis eksperimen.Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan sebanyak 2 siklus. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Uji validitas data menggunakan validitas isi dan triangulasi. Subjek penelitian adalah peserta didik SDN Setono 95 Surakarta yang berjumlah 33 peserta didik. Hasil penelitian menunjukan nilai rata-rata kelas pratindakan sebesar61 meningkat menjadi 71,45 pada siklus I dan naik menjadi 79,22 pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa: melalui penerapan model pembelajaran Visualization Auditory Kinesthetic (VAK) berbasis eksperimen dapat kemampuan menganalisis gerak benda siswa kelas III SDN Setono 95 Surakarta tahun pelajaran 2016/2017
Penerapan Model Pembelajaran Scramble dengan Media Flash Card untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Pantun pada Siswa Sekolah Dasar
Abstract: The objective of this research is to improve writing-pantun skill through the Scramble learning model with Flash Card media of the students in Grade IV of State Primary School Sumber IV of Surakarta in Academic Year 2016/2017. This research used the classroom action research with two cycles. Each cycle consisted of four phases, namely: planning, implementation, observation, and reflection. Subjects research were 32 students in Grade IV of the school. The data of the research were collected through in-depth interview, observation, documentation, and test. Data analyzed by using the interactive model of analysis comprising four components, namely: data collection, data reduction, data display, and conclusion drawing. The data were validated by using the source and technique triangulations. The result of the research shows that the application of the Scramble learning model with Flash Card media could improve writing-pantun skill of the students in Grade IV of State Primary School Sumber IV of Surakarta in Academic Year 2016/2017. Prior to the treatments, the learning completeness was 31.25%. Following the treatments with the Scramble learning model with Flash Card media, it became 50% in Cycle I and 93.75% in Cycle II respectively. Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan menulis pantun menggunakan model pembelajaran Scramble dengan media Flash Card pada siswa kelas IV SDN Sumber IV Surakarta Tahun Ajaran 2016/2017. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus yang dalam setiap siklus terdiri dari empat langkah yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN Sumber IV Surakarta Tahun Ajaran 2016/2017 yang berjumlah 32 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi, dan tes. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif yang terdiri dari empat komponen yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Scramble dengan media Flash Card dapat meningkatkan keterampilan menulis pantun pada siswa kelas IV SDN Sumber IV Surakarta Tahun Ajaran 2016/2017. Pada kondisi awal sebelum dilakukan tindakan, ketuntasan kelas prasiklus sebesar 31,25%. Setelah penggunaan model pembelajaran Scramble dengan media Flash Card pada siklus I ketuntasan kelas meningkat menjadi 50%, selanjutnya pada siklus II meningkat menjadi 93,75.Kata kunci: keterampilan menulis pantun, model pembelajaran Scramble, media Flash Car
PENERAPAN MODEL MEANS ENDS ANALYSIS (MEA) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYELESAIKAN SOAL CERITA PECAHAN PADA SISWA SEKOLAH DASAR
Abstract: The purpose of this research is to improve capability in solving story problem of fraction by using the Means Ends Analysis (MEA) model of the students in grade V of Boyolali Primary School in academic year 2016/2017. This research was the classroom action research held in two cycles. Each cycle consisted of four phases, namely: planning, implementation, observation, and reflection. The subjects of this research were teacher and the fifth grade students Boyolali Primary School which has 33 students. Data collection technique in this research was test, observation, documentation, and in-depth interview. The data were validated by using validity content. Data analysis technique by using the interactive model by Miles and Huberman which is consist of three components, they were data reduction, data display, and verification. The result of this research showed that the use of Means Ends Analysis (MEA) model can improve capability in solving story problem of fraction. It was proved by the improvement of the capability in solving story problem of fraction average marks; the average marks before action was 58,80 became 74,21 on first cycle and became 80,03 on second cycle. The percentage of learning mastery before action was 36,36% (12 students) became 60,61% (20 students) on 1st cycle, and 87,88% or (29 students) on 2nd cycle. Based on the results of the research, a conclusion is drawn that the use of Means Ends Analysis (MEA) model can improve the capability in solving story problem of fraction of the students in grade V of Boyolali Primary School in academic year 2016/2017. Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan menyelesaikan soal cerita pecahan dengan menerapkan model pembelajaran Means Ends Analysis (MEA) pada siswa kelas V SD Negeri Boyolali Tahun Ajaran 2016/2017. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas V SD Negeri Boyolali yang berjumlah 33 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes, observasi, dokumentasi dan wawancara. Validitas data yang digunakan adalah validitas isi. Analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif yang terdiri dari tiga komponen, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui penerapan model pembelajaran Means Ends Analysis (MEA) dapat meningkatkan kemampuan menyelesaikan soal cerita pecahan. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan nilai rata-rata kemampuan menyelesaikan soal cerita pecahan siswa pada pratindakan sebesar 58,80 meningkat menjadi 74,21 pada siklus I dan 80,03 pada siklus II. Persentase ketuntasan belajar siswa pada pratindakan sebesar 36,36% atau 12 siswa, pada siklus I meningkat menjadi 60,61% atau 20 siswa, dan pada siklus II meningkat menjadi 87,88% atau 29 siswa. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa melalui model Means Ends Analysis (MEA) dapat meningkatkan kemampuan menyelesaikan soal cerita pecahan siswa kelas V SD Negeri Boyolali tahun ajaran 2016 / 2017. Kata Kunci: Model Means Ends Analysis (MEA), kemampuan, soal cerita pecaha
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION (GI) BERBASIS EKSPERIMEN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN ANALISIS KONSEP ENERGI PANAS DAN BUNYI PADA SISWA SEKOLAH DASAR
Abstract : The purpose of this research is to improve the analyze ability of warm and sound energy concepts at the fourth grade student of elementary school. The form of this research was Classroom Action Research (CAR) that consist of two cycles. Each cycle there were two meeting that consist of planning, implementation, observation, and reflection. The subjects were fourth grade students of elementary school totaling 28 students. Data collection technique used testing, observation and interviews. The validity of data used contents validity. Data analysis technique applied the analysis of quantitave data. The results the use of learning model Group Investigation (GI) experimental based can improve analyze ability of warm and sound energy concepts for fourth grade student of elementary school. Abstrak : Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan analisis konsep energi panas dan bunyi pada siswa kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini berbentuk Penelitian Tindakan Kelas dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari 2 pertemuan dengan masing-masing terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV yang berjumlah 28 siswa. Teknik pengumpulan data dengan tes, observasi dan wawancara. Validitas data menggunakan validitas isi. Teknik analisis data dilakukan melalui analisis data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan penggunaan model pembelajaran Group Investigation berbasis eksperimen dapat meningkatkan kemampuan analisis konsep energi panas dan bunyi siswa kelas IV SD.Kata kunci : Model pembelajaran Group Investigation (GI) berbasis eksperimen, Kemampuan analisis konsep energi panas dan bunyi
Peningkatan Pemahaman Konsep Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Melalui Model Pembelajaran Make A Match pada Siswa Sekolah Dasar
Abstract: The purpose of this classroom action research is to improve the understanding of the concept of proclamation of Indonesian independence by using cooperative learning model “make a match”, especially on grade V students of SD Negeri 1 Kembang, academic year of 2016/2017. This type of research is a classroom action research. This research was conducted in two cycles through planning, implementation, observation, and reflection. The subject of this research is the students of grade V of SD Negeri 1 Kembang Boyolali consisting of 22 students. Data collection techniques used were interviews, observation, tests, and documentation. The technique used to check the validity of data is triangulation. Triangulation used to test the validity of data in this study is triangulation of sources and triangulation techniques. The results can be concluded that cooperative learning model “make a match” can improve the understanding of the concept of proclamation of Indonesian independence on grade V students of SD Negeri 1 Kembang, academic year of 2016/2017.Abstrak: Tujuan penelitian tindakan kelas ini untuk meningkatkan pemahaman konsep proklamasi kemerdekaa Indonesia dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe make a match pada siswa kelas V SD Negeri 1 Kembang tahun 2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas.Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi.Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 1 Kembang Boyolali yang terdiri dari 22 siswa.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, tes, dan dokumentasi.Teknik yang digunakan untuk memeriksa validitas data adalah triangulasi.Triangulasi yang digunakan untuk uji validitas data dalam penelitian ini adalah triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe make a match dapat meningkatkan pemahaman konsep proklamasi kemerdekaan Indonesia pada siswa kelas V SD Negeri 1 kembang Boyolali tahun ajar 2016/2017.
IMPLEMENTASI MODEL IMPROVE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGHITUNG PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN PECAHAN PADA SISWA SEKOLAH DASAR
Abstract: The purpose of this research is to improve addition and subtraction of fraction counting ability in the fourth grade students in one of the State Elementary Schools in Surakarta in the academic year 2016/2017 by using IMPROVE model. The type of this research is classroom action research which consist of two cycles. Each cycle consist of two meetings with four phases, they are planning, action, observation, and reflection. The subjects of this research are I as the actor, teacher of the class itself and the fourth grade students in one of the State Elementary School in Surakarta which consist of 28 students. The data collecting techniques are interview, observation, test, questionnaire and documentation. The data validity of this research use triangulation of resources and triangulation on technique. Meanwhile, the technique to analyze data is interactive analysis which consist of data reduction, data display, and verification. The conclusion of this research is by applying IMPROVE model can improve addition and subtraction of fraction counting ability in the fourth grade students of the State Elementary School in Surakarta in academic year 2016/2017. Abstrak: Tujuan dari Penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan menghitung penjumlahan dan pengurangan pecahan kelas IV di salah satu SD Negeri di Surakarta tahun ajaran 2016/2017 dengan menerapkan model pembelajaran IMPROVE. Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari dua pertemuan dengan empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah saya sebagai pelaksana tindakan, guru kelas dan siswa kelas IV SD Negeri di Surakarta yang berjumlah 28 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, tes, dan dokumentasi. Validitas data yang digunakan adalah triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Sedangkan analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Simpulan penelitian ini adalah penerapan model IMPROVE dapat meningkatkan kemampuan menghitung penjumlahan dan pengurangan pecahan siswa kelas IV di salah satu SD Negeri di Surakarta tahun ajaran 2016/2017.Kata Kunci: IMPROVE, penjumlahan, pengurangan, pecahan, matematika, sekolah dasa
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS DESKRIPSI PADA SISWA SEKOLAH DASAR
Abstract: The purpose of this research is to describe the results of the implementation of Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) Cooperative Learning Model in order to improve the skills of descriptive writing in the fifth grade students of SD Negeri 03 Donohudan Boyolali academic year 2016/2017. This research was classroom action research, it conducted in two cycles. Each cycle consisted of four phases, namely: planning, implementation, observation, and reflection. The subjects of this research were the fifth grade students many as 33 students and the researchers collaborated with the teacher of class fifth SD Negeri 03 Donohudan Boyolali. The data source consists of primary and secondary data sources. The data of the research were gathered through test, observation, documentation, and in-depth interview. The data validity used were content validity and technique triangulation. The data analysis using the technique of comparative descriptive and critical analysis techniques. The results of the research show that pretest results of descriptive writing skill is 53,26 with the minimum learning completeness of 21,21%. Following the treatment, the class average increasse become 68,41 with the minimum learning completeness of 63,63% in a cycle I, and the class average is 76,23 with the minimum learning completeness of 84,85% in cycle II. Based on the research results, a conclusion is drawn that CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) Model can improve the skills of descriptive writing on the students in fifth grade of SD Negeri 03 Donohudan Boyolali Academic Year 2016/2017. Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan hasil penerapan model pembelajaran Kooperatif tipe CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) dalam rangka meningkatkan keterampilan menulis deskripsi pada siswa kelas V SD Negeri 03 Donohudan Boyolali tahun ajaran 2016/2017. Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Tiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas V yang berjumlah 33 siswa dan peneliti berkolaborasi dengan guru kelas V SD Negeri 03 Donohudan Boyolali. Sumber data terdiri dari sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes, observasi, dokumentasi, dan wawancara. Validitas data yang digunakan adalah validitas isi dan triangulasi teknik. Analisis data menggunakan teknik deskriptif komparatif dan teknik analisis kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil pretest tentang keterampilan menulis deskripsi adalah 53,26 dengan persentase ketuntasan kelas sebesar 21,21%. Pada siklus I, nilai rata-rata kelas meningkat menjadi 68,41 dengan persentase ketuntasan kelas sebesar 63,63%. Pada siklus II, nilai rata-rata kelas meningkat menjadi 76,23 dengan persentase ketuntasan kelas sebesar 84,85%. Simpulan penelitian ini adalah penggunaan model pembelajaran CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) dapat meningkatkan keterampilan menulis deskripsi pada siswa kelas V SD Negeri 03 Donohudan Boyolali tahun ajaran 2016/2017.