Jurnal Ilmu Komunikasi
Not a member yet
    32 research outputs found

    ilkom

    No full text
    ilko

    ilkom2

    No full text
    ilkom

    Televisi Swasta Jawa Timur dan Kuantitas Program Bermuatan Lokal : Studi Kasus Televisi Lokal di Surabaya

    No full text
    Keluhan utama  TV lokal adalah tentang keberadaan Lembaga Penyiaran Televisi Lokal yang kurang bisa bersaing dengan dengan televisi nasional. Hal tersebut didukung oleh data dari  AGB Nielson tentang prilaku khalayak menonton TV lokal hanya 11%.Artinya kesempatan TV lokal untuk menarik penonton lokal hanya 10% dari 100%  program siaran nasional.Sehingga pembagian kue iklan alih alih tetap bermuara di pusat Ibu kota provinsi. Temuan AGB Nielson ini seolah menjadi “momok” bagi TV lokal yang merasa mereka dirugikan. Akibatnya mereka berdalih bahwa ini semua karena hasil riset dengan metode kuantitatif inilah yang menyebabkan mereka tidak kebagian kue iklan sehinngga kurang bisa memproduksi progam lokal dan ketersediaan SDM yang kurang handal. Keberagaman program acara televisi swasta Surabaya sudah dipenuhi oleh 3 televisi yaitu Arek TV, BC TV dan MHTV, dimana ke 3 televisi ini mampu memproduksi program acaranya sendiri dan benar-benar mengakat kearifan budaya  lokal Surabaya. Tetapi pada 4 televisi yang lain yaitu MNTV,SCTV,RCTI dan TV ONE belum mampu menyediakan program acara yang merupakan kebutuhan masyarakat Surabaya. Hal itu disebabkan menurut nara sumber dari masing-masing lembaga penyiaran tersebut, membutuhkan biaya produksi yang cukup besar

    TINGKAT PENGETAHUAN IBU-IBU RUMAH TANGGA DI SURABAYA TENTANG SOSIALISASI POSYANDU LANSIA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui tingkat pengetahuan Ibu Ibu Rumah Tangga di Surabaya tentang sosialisasi posyandu Lansia  Penelitian ini  menggunakan metode deskriptif, yaitu mendiskripsikan atau memaparkan data-data secara sistematis terhadap tingkat pengetahuan masyarakat terhadap hal-hal yang terkait dengan sosialisasi posyandu lansia. Populasi  penelitian  adalah para lansia yang berusia diatas 45 Tahun. berdasarkan Undang-Undang No.23 Tahun 1992 tentang Kesehatan pada pasal 19, bahwa kesehatan manusia usia lanjut diarahkan untuk memelihara dan meningkatkan kesehatannya  dan kemampuannya agar tetap produktif.  Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode angket dan metode dokumenter. Analisis data dengan langkah-langkah  melalui memeriksa, memberi kode, mengolah/tabulating kemudian mendeskripsikan data. Hasil penelitian dapat kesimpulan bahwa tingkat pengetahuan lansia tentang sosialisasi posyandu lansia di Surabaya adalah tinggi. Dimana informasi yang disampaikan pada sosialisasi posyandu lansia tersebut dapat membuka jendela pengetahuan tentang posyandu lansia, sehingga dapat dikatakan bahwa teori S-O-R dapat memberikan efek berupa respon yang positif dari para lansia

    PEREMPUAN DAN BUDAYA PATRIARKHI DALAM FILM “BERBAGI SUAMI” KARYA SUTRADARA NIA DINATA

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tentang bagaimana gambaran perempuan dan budaya patriarkhi, melalui tokoh Salma, Siti dan Ming, dalam film Berbagi Suami. Penelitian ini menggunakan analisis tekstual dengan berdasar pada unsur naratif dan sinematik yang ada dalam sebuah film, sehingga dapat mempermudah peneliti untuk memaknai ‘teks’ sebagai realitas nyata yang mempunyai dan menghasilkan makna. Pada film Berbagi Suami karya sutradara Nia Dinata, peneliti menemukan adanya ideologi feminisme yang ditampilkan melalui perjuangan dan sikap dari ketiga tokoh utama, yaitu Salma, Siti dan Ming untuk mengambil keputusan dan memperoleh kebahagiannya masing-masing, sebagai wujud perwakilan dari keberadaan perempuan-perempuan yang menjalani kehidupan poligami

    TINGKAT PENGETAHUAN PEMIRSA TENTANG IKLAN KESEHATAN “CUCI TANGAN” DI TELEVISI

    Get PDF
    Studi Deskriptif Tingkat Pengetahuan Pemirsa Tentang Iklan Kesehatan “Cuci Tangan” Di Televisi Dewasa ini, dunia periklanan Indonesia makin terus berkembang. Belanja iklan yang dilakukan oleh dunia bisnis juga cenderung selalu bertambah dari waktu ke waktu. Meningkatnya belanja iklan tersebut membuktikan bahwa kalangan industri masih memberikan kepercayaan kepada para pengiklan untuk mempromosikan produk-produknya. Iklan adalah proses penyampaian pesan atau informasi kepada sebagian atau seluruh khalayak dengan menggunakan media. Salah satu media untuk menyampaikan pesan berupa iklan adalah televisi. Landasan teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah sejarah keberadaan iklan di masyarakat, periklanan, prinsip-prinsip dasar iklan, televisi sebagai media periklanan, televisi sebagai media komunikasi, komunikasi kesehatan, komunikasi efektif, pemirsa sebagai khalayak, tingkat pengetahuan, iklan cuci tangan, dan teori SOR. Metode penelitian menggunakan deskriptif. Pengolahan data diperoleh dari hasil kuesioner ,selanjutnya dianalisis secara deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat Surabaya. Teknik penentuan sampel menggunakan rumus Yamane dan teknik penarikan sampel adalah purposive sampling. Hasil penelitian dapatn disimpulkan bahwa sebagian besar responden tergolong dalam kategori tinggi. Karena keingintahuan yang dimiliki oleh responden besar  ketika melihat iklan kesehatan ”Cuci Tangan” dilihat dengan seksama sehingga responden mengetahui akan iklan kesehatan ”Cuci Tangan”. Selain itu juga terdapat responden yang tergolong dalam kategori sedang. Karena responden melihat iklan kesehatan ”Cuci Tangan” hanya sebagian saja sehingga tingkat pengetahuan yang dimilikinya juga sedang

    PENGARUH TERPAAN BERITA KEJAHATAN DI TELIVISI TERHADAP SIKAP WASPADA DAN CEMAS PADA IBU RUMAH TANGGA

    Get PDF
    Banyaknya berita kejahatan yang menerpa khalayak maka pada diri khalayak tersebut akan terbentuk realitas sosial, yaitu timbulnya rasa cemas yang kemudian diikuti dengan sikap waspada terhadap lingkungan sekitarnya.Hipotesis utama yang diajukan adalah terdapat pengaruh terpaan berita kejahatan di televisi terhadap pembentukan realitas sosial pada khalayak.Pengambilan sampel secara Kluster Ganda Bertahap (Multistage Cluster Sampling) dan alokasi proposional pada setiap strata wilayah penelitian, maka diperoleh sampel minimal sebesar 232 orang dewasa. Uji hipotesis digunakan uji regrasi ganda.Dari analisis diperoleh kesimpulan bahwa berita kejahatan yang ditayangkan SCTV dan AN-teve berpengaruh terhadap pembentukan realitas sosial pada masyarakat Surabaya, yaitu dengan munculnya rasa cemas dan sikap waspada pada lingkungan sekitarnya.Kata kunci: Terpaan berita kejahatan, Waspada, Cema

    POLA KOMUNIKASI KELUARGA DAN POLA ASUH ANAK TKW

    No full text
    Faktor kemiskinan menjadi alasan bagi kebanyakan masyarakat untuk menjadi TKW (Tenaga Kerja Wanita).  Salah satu bentuk resiko tersebut adalah terjadinya perpecahan atau konflik dalam rumah tangga.  Demikian juga pada diri anak.  Terjadinya salah asuh sering terjadi dalam kehidupan anak-anak TKW karena hilangnya peran ibu. Teori pertukaran dalam Sosiologi  melihat perkawinan sebagai suatu proses pertukaran antara hak dan kewajiban serta “penghargaan”. Selain itu   teori Sosiobiologis juga  menyatakan bahwa secara biogram pria lebih cocok untuk bekerja mencari nafkah dan wanita mengasuh anak-anak. Penelitian  dilakukan di Dusun Turus, Desa Tanggulturus, Kecamatan Besuki Kabupaten Tulungagung.    Dengan menggunakan wawancara mendalam  didapatkan hasil bahwa pola komunikasi dan pola asuh pada keluarga TKW terutama pada  di mana sang anak sudah ditinggal ibunya pergi sejak masih kecil maka pola komunikasi bersifat linier sehingga pola asuh tidak berjalan dengan baik dalam keluarga tersebut.   Pola komunikasi yang dilakukan antara suami dengan istrinya yang menjadi TKW selama ini jarang sekali berkomunikasi dengan intens.  Banyak hal yang tidak dikomunikasikan di antara pasangan TKW tersebut.

    Model Pengembangan “Diet Media TV” Sebagai Penangkal Kecanduan Anak Terhadap Media TV dan Dampak Negatifnya

    No full text
    YPMA research in Indonesia showed that most Indonesia children watch TV much longer than school hours. Activities watching TV besides make  a child addicted to TV can also interfere with studi hours at home. In an  attempt to solve the problem of children watching TV is an necessary of research on “TV media diet” that can  reduce the nagative impact of TV media. Research done in the city Surabaya in East Java Province by using qualitative methods. Informant research is the mothers who have children of primary school. Data collection techniques performed by  method of in-dept interviews. Results showed that children in watching TV on the push to find information and entertainment.Time children spent in watching TV more than two hours and this can be categorized as TV addiction. Activities of watching TV after school activities and this is often interfere with the hours of home study. Parent do not active in mentoring children in watching television. Parent tend to free the child to select TV programming without any selection of parent. TV programming selected children tend not to quality so not good for the child’s personality development. Research has developed a formula “TV media diet” in effort to prevent child addcited to TV. Formula “TV media diet” developed by : 1) limiting activities of children watch TV in maximum of 2 hours; 2) create parameters that can measure whether children addicted to TV or not;  3) create a parameter that can control what children watch TV programs are qualified or not; 4) mentoring children in watching TV; 5)  balancing the need of children in watching TV with other activities

    IKLIM KOMUNIKASI ORGANISASI YANG TERJADI PONDOK PESANTREN DARUL ULUM

    Get PDF
    Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimanakah iklim komuniksi organisasi yang terjadi di Pondok Pesantren Darul Ulum, Jombang Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dipilih dengan pertimbangan kualitatif lebih menekankan pada makna daripada hasil suatu aktivitas karena dalam melakukan penelitian ini peneliti bukan sebagai seorang ahli tetapi orang yang belajar mengenai sesuatu dari subyek penelitian. Unit analisis dalam penelitian ini adalah informasi yang berupa narasi-narasi kualitatif yang dihasikan dalam wawancara mendalam (indepth intervew), observasi participan, dokumentasi, dan catatan lapangan yang berkaitan dengan Iklim Komunikasi Organisasi di Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang. Teknik analisis data kegiatan  dilakukan dengan menelaah data, menata, membagi menjadi satuan-satuan yang dapat dikelola, mensintesis, mencari pola, menemukan apa yang bermakna, dan apa yang diteliti dan dilaporkan secara sistematik. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Iklim komunikasi organisasi di pondok pesantren darul ‘ulum berdasarkan enam dimensi. Kepercayaan, pengambilan keputusan partisipatif dalam keorganisasian, kejujuran, keterbukaan dalam komunikasi ke bawah, mendengarkan pada komunikasi ke atas, perhatian pada tujuan berkinerja tinggi

    17

    full texts

    32

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Ilmu Komunikasi
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇