Jurnal Ilmu Komunikasi
Not a member yet
32 research outputs found
Sort by
Cultural Studies : Analisis Kuasa Atas Kebudayaan
Cultural studies, yang merupakan paradigma baru dalam kajian ilmu sosial, memperkenalkan budaya dalam dimensi yang baru. Bukan hanya sebagai kreasi manusia dan hasil perilaku, melainkan menelaah pemahaman mendalam antara budaya dan kekuasaan yang mendasarinya. Tujuan dari kajian budaya adalah untuk meneliti kekuasaan dan ideologi yang membentuk kehidupan sehari-hari manusia. Segala yang tampak normal dan apa adanya dalam kehidupan sehari-hari, seperti iklan bahkan perilaku nongkrong adalah produk bentukan dari sebuah ideology. Metodologi krusial dalam membedah peran ideologi salah satunya melalui analisis metodologi dengan semiotika Roland Barthes. Dalam kajian media, mitologi dengan tajam menelaah bagaimana ideology yang dominant menghegemoni praktik kehidupan masyarakat sehari-hari
PEMAKNAAN PERLAWANAN INTELEKTUAL TOKOH GIE DALAM NASKAH SKENARIO
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemaknaan perlawanan intelektual tokoh Gie dalam buku ‘Gie, Naskah Skenario’ karya Riri Riza. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara pengelompokan leksia perlawanan intelektual dalam buku “Gie, Naskah Skenario”. Analisis data adalah dengan membagi aspek semiologi leksia “perlawanan intelektual” tersebut ke dalam aspek material dan konseptual kemudian melakukan pemaknaan tokoh Gie dengan elemen standar skenario, konteks sosial politik Indonesia semasa hidup Gie, dan skenario film. Kemudian dianalisa secara semiologi teks Roland Barthes dengan menemukan kode-kode pokok dalam leksia tersebut, maka ditemukanlah tanda dan kode yang menghasilkan makna. Hasil analisis dan intepretasi terhadap pemaknaan perlawanan intelektual tokoh Gie dalam skenario ini, bahwa tokoh Gie dalam naskah skenario ini melakukan perlawanan intelektual dalam golongan : Mempengaruhi gerakan sosial; mempropagandakan secara halus sebuah perubahan dalam pemerintahan; menyediakan diagnosa atas masalah ekonomi, politik negara dan kebijakan; berpartisipasi dalam gerakan sosial. Tokoh Gie melakukannya melalui : tulisan di media massa, siaran-siaran di radio UI, demonstrasi dan aksi kolektif. Hal-hal yang mengarahkannya : afinitas sosial, depriviasi dan efektifitas politik. Secara menyeluruh, ini disebut sebagai adanya gerakan revolusioner