Skripsi Bahasa Mandarin - Fakultas Sastra UM
Not a member yet
    117 research outputs found

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE SCRIPT UNTUK MELATIH KETERAMPILAN BERBAHASA MANDARIN SISWA KELAS XI LINTAS MINAT SMAN 6 MALANG

    No full text
    ABSTRAK Sugiatik. 2017. Penerapan Model PembelajaranCooperative Script untukMelatihKeterampilanBerbahasa Mandarin SiswaKelas XI LintasMinat SMAN 6 Malang.Skripsi, JurusanSastraJerman, FakultasSastra, UniversitasNegeri Malang. Pembimbing: Dr. SawitriRetnantiti, M.Pd. Kata Kunci: cooperative script, keterampilanberbahasa Mandarin, SMA kelas XIPenelitianinidilaksanakandalamdua kali pertemuandengantujuanuntukmendeskripsikan (1) langkah-langkah model pembelajarancooperative scriptuntukmelatihketerampilanberbahasa Mandarin, (2) responsiswasetelah proses pembelajaran, dan  (3) kemampuanberbahasa Mandarin siswasetelahpenerapan model pembelajarancooperative script. Subjekdalampenelitianiniadalahsiswakelas XI lintasminat SMAN 6 Malang yang berjumlah 14 orang.Penelitianinimenggunakanrancanganpenelitiandeskripsikualitatif.Pengumpulan data dilakukandenganmenggunakanobservasi, kuesioner, danlembarkerjasiswa.Untukmenjagakeabsahan data, dilakukankegiatantriangulasi data.Berdasarkanhasil data observasi, kuesioner, danlembarkerjasiswa, aktivitassiswakelas XI lintasminatbahasa Mandarin SMAN 6 Malang denganpenerapan model pembelajarancooperative scriptdapatmelatihketerampilanberbahasadenganbaik. Kemampuanmenulisdanberbicarasiswabaik.Kemampuanmenyimaksecaraberpasanganlebihmemudahkansiswauntukmenjawabsoalmenyimak.Siswamampumemahamiteks yang ditulisdengan汉字(hànzì), meskipunmasihadasiswa yang kesulitan. Penelitiselanjutnyadiharapkandapatmengembangkanvariasibacaan yang serupadanlebihmemudahkanuntukmelatihketerampilanmembacabahasa Mandarin siswa. Hal tersebutterjadikarenasiswatidakterbiasadantidakmenguasai汉字(hànzì). Penerapan model pembelajarancooperative scriptuntukmelatihketerampilanberbahasa Mandarin siswa, tidakcukupjikadalampelaksanaannyahanyadalamsatuataudua kali pertemuan.Penelitiselanjutnyajugadiharapkanuntukmempertimbangkanwaktupelaksanaanuntukmemperolehhasil yang lebihmaksimaldan agar guru dapatmembimbingsiswa yang masihkesulitan

    Penggunaan Media Pembelajaran Video Untuk Pembelajaran Keterampilan Menyimak Bahasa Mandarin kelas X SMK Mutiara Harapan Lawang

    No full text
    Sulistyowanti, Desy. 2016. Penggunaan Media Pembelajaran Video Untuk Pembelajaran Keterampilan Menyimak Bahasa Mandarin kelas X SMK Mutiara Harapan Lawang. Skripsi, Pendidikan Bahasa Mandarin, Jurusan Sastra Jerman, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Rizman Usman, M.Pd.   Kata Kunci: Media Pembelajaran, Video, Keterampilan Menyimak.   Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hasil penggunaan media pembelajaran video untuk pembelajaran keterampilan menyimak bahasa Mandarin kelas X SMK Mutiara Harapan Lawang. Penelitian ini menggunakan metode penelitan kualitatif, sebab penelitian ini lebih menekankan pada makna dan proses daripada hasil aktifitas yang dilakukan. Data yang diperoleh dalam penelitian ini berupa (1) hasil angket peserta didik, (2) hasil observasi, (3) hasil wawancara dengan pendidik, dan (4) hasil rekap nilai raport peserta didik. Sumber data sekaligus subjek penelitian adalah peserta didik kelas X SMK Mutiara Harapan Lawang. Dalam penelitian ini pengumpulan data menggunakan empat teknik pengumpulan data yaitu : (1) wawancara, (2) observasi, (3) Angket, dan (4) Lembar Kerja. Hasil penelitian menunjukkan (1) Pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan video telah mengoptimalkan keterampilan menyimak peserta didik, (2) Penggunaan video sebagai media pembelajaran dapat membantu  peserta didik memahami dengan mudah materi yang telah diajarkan oleh pendidik, (3) Media video mampu memberikan suasana baru yang menyenangkan dan menarik bagi peserta didik, dan (4) Media video mampu memberikan motivasi untuk peserta didik dalam mempelajari bahasa Mandarin.

    pengembangan buku saku bergambar dengan tema kehidupan sekolah untuk penguasaan kosakata bahasa mandarin kelas x sma

    No full text
    ABSTRAK   Wardhani, Rizandra. 2017. Pengembangan Buku Saku Bergambar dengan Tema Kehidupan Sekolah untuk Penguasaan Kosakata Bahasa Mandarin Kelas X SMA Negeri 6 Malang. Skripsi, Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin, Jurusan Sastra Jerman, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Drs. Tiksno Widyatmoko, M.A.,   Kata Kunci: buku saku, kehidupan sekolah, bahasa mandarin   Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan membuat buku saku bergambar sebagai bahan belajar siswa untuk penguasaan kosakata bahasa Mandarin. Buku ini berisi ujaran dan dialog. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif sumber data berupa 12 siswa dan data yang digunakan berupa kegiatan siswa dalam pembelajaran menggunakan buku saku bergambar, sedangkan instrumen pendukung adalah lembar angket yang diisi oleh ahli materi dan ahli media serta lembar observasi yang diisi oleh dua orang observer pada saat ujicoba produk. Berdasarkan hasil analisis yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa buku saku bergambar dengan tema kehidupan sekolah untuk kelas X layak digunakan sebagai bahan pembelajaran untuk penguasaan kosakata bahasa Mandarin. Buku ini juga dapat membantu guru dalam menyampaikan materi untuk tema kehidupan sekolah. Selain itu, buku saku bergambar ini dapat dijadikan sebagai sarana pembelajaran bahasa Mandarin yang kreatif dan menarik untuk siswa

    PENGEMBANGAN MEDIA ULAR TANGGA UNTUK PELAFALAN SHENGDIAO DALAM MATA PELAJARAN BAHASA MANDARIN KELAS X SISWA SMAN 6 MALANG

    No full text
    ABSTRAK Muyassaroh, Lukluk Ul. 2016. Pengembangan Media Ular Tangga Untuk Pelafalan Shengdiao dalam Mata Pelajaran Bahasa Mandarin Kelas X Siswa SMAN 6 Malang. Pembimbing: Desti Nur Aini, S.S.,M.Pd. Kata Kunci : Pengembangan, ular tangga, media. Tujuan penelitian pengembangan ini adalah mengembangkan media ular tangga sebagai media pembelajaran  mata pelajaran bahasa Mandarin untuk pelafalan  shengdiao siswa kelas X SMAN 6 Malang. Penelitian pengembangan ini menggunakan prosedur penelitian Borg dan Gall yang telah diadaptasi dari sebelas langkah pengembangan menjadi tujuh langkah pengembangan. Ketujuh langkah tersebut meliputi penelitian dan pengumpulan data, pengembangan produk awal, uji coba lapangan, revisi produk, uji lapangan operasional, revisi produk tahap akhir, mendesiminasikan, dan mengimplementasikan produk. Sumber data pada penelitian pengembangan ini adalah ahli materi, ahli media, dan siswa kelas X SMAN 6 Malang. Data pengembangan media di peroleh dari  angket, lembar  hasil observasi, dan hasil wawancara. Jenis data penelitian pengembangan ini menggunakan jenis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian dan pengembangan ini berupa media ular tangga yang terdiri dari pemain, kotak dadu, papan permainan, dan DVD audio shengdiao. Materi pada media ini berisi mengenai cara pelafalan shengdiao yang sesuai dengan tinggi rendahnya nada setiap shengdiao

    Pengembangan Modul untuk Keterampilan Berbicara Bahasa Mandarin Siswa Kelas X SMK Mutiara Harapan Lawang

    No full text
    ABSTRACT Hadyarti, Rini Putri. 2016. Pengembangan Modul untuk Keterampilan Berbicara Bahasa Mandarin Siswa Kelas X SMK Mutiara Harapan Lawang. Skripsi, Pendidikan Bahasa Mandarin, Jurusan Sastra Jerman, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dudy Syafruddin, S.S., M.A.Kata Kunci: Pengembangan, Modul, Keterampilan BerbicaraPengembangan ini menggunakan metode penelitian pengembangan (research and development) milik Sugiyono yang telah dimodifikasi. Tujuan pengembangan ini adalah agar modul dapat digunakan sebagai penunjang pembelajaran di kelas maupun secara mandiri oleh siswa kelas X semua jurusan SMK Mutiara Harapan Lawang. Teknik pengumpulan yang digunakan peneliti berupa angket. Uji coba lapangan dilakukan sebanyak 2 kali pada tanggal 9 Mei 2016 dan 12 Mei 2016.Hasil pengembangan menunjukkan, terdapat 13 butir ahli media menyatakan ‘sesuai’ dengan hasil akhir layak untuk diujicobakan. Sementara itu, dari 11 butir pernyataan untuk praktisi bahasa Mandarin, terdapat dua butir yang menyatakan ‘sesuai’ dan 9 butir lainnya menyatakan ‘sangat sesuai’. Setelah dilakukan ujicoba sebanyak dua kali, siswa kelas X berpendapat modul cukup menarik minat belajar. Selain itu materi pembelajaran dapat memudahkan siswa mengembangkan kemampuan berbicara bahasa Mandarin. Setelah modul diujicobakan, pengembangan ini memiliki kelebihan dan kekurangnan antara lain: (a) kosakata yang dicantumkan komprehensif, (b) penjelasan tata bahasa relatif jelas, (c) desain soal latihan layak, (d) materi mudah dipahami siswa, dan (e) modul cukup membantu siswa dalam meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Mandarin. Selain itu, kekurangannya antara lain: (a) beberapa tulisan hanzi dan pinyin tidak jelas,(b) warna kemasan modul kurang menarik, (c) materi pembelajaran sedikit, (d) warna tulisan tidak beragam, (e) jarak antarspasi tidak beraturan, (f) kurangnya ilustrasi atau gambar yang menarik, (g) ukuran huruf, tulisan pinyin dan shengdiao kurang jelas, dan (h) sampul modul perlu didesain lebih menarik

    PENERAPAN METODE DIKTE (听写 / tīngxiě) UNTUK PENGUASAAN KOSAKATA BAHASA MANDARIN DALAM BIMBEL BAHASA MANDARIN SISWA KELAS X APK SMKN 01 TUREN

    No full text
    ABSTRAK Rahayu, Sukarsi. 2016. Penerapan Metode Dikte (听写/ tīngxiě) untuk Penguasaan Kosakata Bahasa Mandarin dalam Bimbel Bahasa Mandarin Siswa Kelas X APK SMKN 01 Turen. Skripsi, Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Rizman Usman, M.Pd. Kata Kunci: Penerapan, Dikte(听写 / tīngxiě), Penguasaan, Kosakata Metode dikte (听写/ tīngxiě) adalah suatu metode pembelajaran untuk menguji kemampuan siswa dalam menyimak dan menulisHanzi. Metode dikte (听写/ tīngxiě) perlu diterapkan dalam pembelajaran bahasa Mandarin khususnya dalam pembelajaran kosakata. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode dikte (听写/ tīngxiě) untuk penguasaan kosakata bahasa Mandarin dalam bimbel bahasa Mandarin siswa kelas X APK SMKN 01 Turen, serta mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat penerapan metode dikte (听写 / tīngxiě) selama penerapan dilaksanakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber data dan triangulasi teknik. Tahapan analisis data dilakukan dengan mengklasifikasikan data, mengecek kelengkapan data, mengecek isian data, mengolah data yang diperoleh dari hasil observasi, angket, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penerapan metode dikte (听写/ tīngxiě) ini adalah metode dikte mampu membuat siswa lebih aktif, termotivasi dan senang dalam belajar kosakata bahasa Mandarin. Nilai rata-rata keterampilan menyimak dan keterampilan menulis siswa kelas X APK SMKN 01 Turen adalah 85. Hal ini berarti, siswa kelas X APK SMKN 01 Turen telah mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM) yakni di atas 75. Oleh karena itu, metode dikte (听写/ tīngxiě)perlu diterapkan dalam pembelajaran bahasa Mandarin

    Pengembangan Media Flash "Listen and Match Chinese" dalam Pembelajaran Bahasa Mandarin untuk Keterampilan Menyimak Siswa Kelas Xi SMA Laboratorium UM

    No full text
    ABSTRAK Fajriyah, Nisfiatul. 2016. Pengembangan Media Flash “Listen and Match Chinese” dalam Pembelajaran Bahasa Mandarin untuk Keterampilan Menyimak Siswa Kelas XI SMA Laboratorium UM. Skripsi, Jurusan Sastra Jerman, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Desti Nur Aini, S. S, M. Pd. Kata Kunci : Media Pembelajaran, Listen and Match Chinese, Pembelajaran Bahasa Mandarin, Keterampilan Menyimak Pembelajaran bahasa Mandarin di SMA Laboratorium UM untuk kelas XI memuat materi tentang keluarga (家庭). Berdasarkan observasi peneliti, peserta didik lemah dalam kemampuan menyimak. Hal ini dikarenakan peserta didik jarang diberikan latihan berupa media pembelajaran melalui teks yang diperdengarkan untuk melatih kemampuan menyimak peserta didik. Oleh karena itu peneliti mengembangkan media pembelajaran untuk kemampuan menyimak pada materi keluarga yang disebut “listen and match Chinese”. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan produk media pembelajaran berbasis flash (audio visual) yang dikemas secara menarik untuk dipelajari. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif, serta mengadaptasi model pengembangan dari Borg & Gall yang telah dimodifikasi menjadi tujuh langkah. Data dari penelitian ini berupa angket dari ahli media, ahli materi yang dianalisis menggunakan teknik presentase dan deskriptif, wawancara kepada pendidik dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk layak untuk dipakai dalam pembelajaran bahasa Mandarin, dapat membuat peserta didik menjadi antusias untuk belajar bahasa Mandarin, serta dapat melatih kensentrasi peserta didik dalam latihan menyimak

    Kesalahan Penggunaan Sinonim pada Karangan (Zuowen) Mahasiswa Semester 4 Offering A Angkatan 2014 Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin UM

    No full text
    ABSTRACT Mukaromah, Hafifah. 2016. “Kesalahan Penggunaan Sinonim pada Karangan (Zuowen) Mahasiswa Semester 4 Offering A Angkatan 2014 Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin UM”. Skripsi, Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin, Jurusan Sastra Jerman, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Deddy Kurniawan, S.Pd., M.A.Kata Kunci: kesalahan, sinonim, karanganDalam pembelajaran matakuliah Menulis semester 4 Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin, mahasiswa berlatih membuat karangan. Karangan terdiri dari beberapa kalimat yang di dalamnya terdapat kosakata-kosakata. Di antara kosakata tersebut banyak yang memiliki sinonim/persamaan makna. Dua buah kata yang memiliki persamaan makna, memiliki perbedaan fungsi ketika digunakan dalam sebuah kalimat.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan penggunaan sinonim pada karangan dalam matakuliah Menulis mahasiswa semester 4 offering A angkatan 2014 Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin UM dan faktor penyebabnya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah kesalahan penggunaan sinonim dalam kalimat dari hasil tes karangan mahasiswa. Sumber datanya adalah mahasiswa semester 4 offering A angkatan 2014 Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin UM. Instrumen yang digunakan adalah instrumen kunci dan instrumen pendukung yang berupa perangkat tes dan pedoman wawancara.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa masih melakukan kesalahan dalam penggunaan sinonim pada karangan. Kesalahan yang dilakukan mahasiswa adalah kesalahan dalam pemilihan kata bersinonim pada sebuah kalimat. Faktor penyebab mahasiswa melakukan kesalahan adalah mahasiswa tidak mengetahui penempatan kosakata bersinonim tersebut dalam sebuah kalimat. Faktor lainnya adalah mahasiswa memiliki pengetahuan yang kurang terhadap kosakata yang bersinonim dalam bahasa Mandarin.摘要 Mukaromah, 哈菲法。 2016界。论文题目:“结构些词‘相同意义’的使用错误分析——以玛琅国立大学中文专业二年级A班学生为例“。玛琅国立大学,德语系,中文专业。咨询员:Deddy Kurniawan, S.Pd., M.A.关键词:错误,相同意义,作文在汉语有很多词。翻译到印尼语有一些词意以是相同的,但是用法不同。很少有学生明白它们的用法,不会正确使用那个相同意义的词。这个研究的目的是总结二年级A班学生的作文中句子那相同意义的词使用错误,并分析使用错误的原因。这个研究应用了定性研究论文。资料来源是二年级学生A班的作文用几个相同意义的词。主要的方法是分析错误句子,找出原因。这个研究的结构表示还有一些学生使用相同意义的词还有错误。这使用错误的原因是两个相同意义的词选择错误。还有分别为一种因素是不明白那相同意义的词的用法。别的因素是学生的词知识很少。ABSTRACT Mukaromah, Hafifah. 2016. “Synonym Usage Errors at Essay (Zuowen) of 4th Grade Chinese Language Education Student 2014 Offering A UM.” S1 Thesis, Chinese Education, Department of Germany Literature, Faculty of Letter, State University of Malang. Academic Advisor: Deddy Kurniawan, S.Pd., M.A.Keywords: Error, synonym, essayIn Writing Subject, 4th semester Chinese Education Students practice essay. Essay is sentences in which consist some words or vocabularies. Among those words there are some words that have similar meaning or known as synonym. The words have similar meaning but different function while used in a grammatical sentence. This study aimed to describe course synonym usage errors at Essay in Writing of 4th semester Chinese Education students 2014 class A UM and factors of usage errors. This study is qualitative study which the data is synonym usage errors in sentences from the students essay test results. The data resource is 4th semester Chinese Education students 2014 class A UM. The instrument uses key instrument and supporting instrument are test devices and interview guidelines.  The result shows that student do mistakes in using synonym in writing essay. The students’s mistake is inappropriate synonym words choice in sentences. The factor that causes students do mistake in using synonym is they do not understand appropriate usage of the synonym in a sentence. Another factor is that students have less knowledge about synonymous words in Chinese language.&nbsp

    Pengembangan Bahan Ajar Bahasa Mandarin Untuk Siswa Kelas X SMA

    No full text
    ABSTRACT Safitri, Sofy Rizky. 2016. Pengembangan Bahan Ajar Bahasa Mandarin untuk Siswa Kelas X SMA. Skripsi, Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin, Jurusan Sastra Jerman, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Iwa Sobara, S.Pd.,M.A. Kata Kunci: Pengembangan, Bahan ajar, Bahasa Mandarin Pengembangan bahan ajar ini bertujuan untuk membantu guru dan siswa dalam proses belajar bahasa Mandarin. Pengembangan bahan ajar bahasa Mandarin ini sesuai dengan kurikulum 2013. Metode penelitian dan pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan Sugiyono yang telah dimodifikasi menjadi tujuh langkah yaitu (1) potensi dan masalah, (2) pengumpulan data, (3) desain produk, (4) validasi desain, (5) revisi desain, (6) uji coba produk, dan (7) revisi produk. Analisis data yang digunakan adalah kualitatif dan kuantitatif yang diperoleh dari hasil penyebaran angketHasil analisis data pengembangan bahan ajar bahasa Mandarin yang telah divalidasi oleh ahli materi mendapat persentase 91,67%, ahli pembelajaran mendapat 75%, dan ahli media mendapat 79,16%. Hasil uji coba pada kelas A terhadap 6 siswa yang diamati oleh observer dengan mengisi lembar observasi diperoleh persentase 72,22%, dan pada kelas B terhadap sembilan siswa yang diamati observer dengan mengisi lembar observasi diperoleh 80%. Pada hasil tes evaluasi kelas A, satu siswa mendapat nilai sangat baik sedangkan lima siswa mendapat nilai kurang baik dan kelas B, tujuh siswa mendapat nilai 100 dua siswa mendapat nilai 92 dan 95. Dari hasil persentase validasi ahli dan uji coba maka pengembangan bahan ajar bahasa Mandarin untuk siswa kelas X SMA layak dan mampu membantu proses belajar siswa. Hasil produk pengembangan bahan ajar bahasa Mandarin untuk siswa kelas X SMA, antara lain (1) bahan ajar bahasa Mandarin untuk siswa kelas X SMA mencakup empat keterampilan berbahasa, (2) terdapat tugas yang ditujukan untuk membantu siswa dalam mempelajari empat keterampilan berbahasa Mandarin, (3) terdapat pelafalan dasar dalam bahasa Mandarin, (4) terdapat tes evaluasi untuk mengetahui kemampuan siswa dalam mempelajari empat keterampilan berbahasa. 摘要 Safitri, Sofy Rizky. 2016. 高中一的汉语模组发展, 论文,玛琅国立大学,德语系,中文专业。咨询员:Iwa Sobara, S.Pd., M.A.关键词:发展,模组,中文该模块的开发旨在帮助教师和学生在学习普通话. 模块开发包含根据国家课程2013.在高中上,汉语是一种选修课之一。当作者在八度的高中1做实习的时候,找出来还很多学生还不明白汉语课。根据这个问题,作者就制造了“ 高中一的汉语模组发展”。这个模组发展的目的是帮助学生学习汉语按照2013 的必修课程。. 这个模组发展的理论用了Sugiono的理论,那些是(1)力量和问题,(2)数据集结,(3)产物设计,(4)证实设计, (5)设计修改, (6)产物试图,(7)产物修改。从问卷调查的结果,这个理论用了qualitative 和 quantitative.数据分析的结果如随后从问卷获得。专家分析师的百分比获得91,67%,专家学习分析师获得75%,专家媒体分析师得到了79,16%,普通话模块的验证。在试验中,研究人员需要从A类是获得72,22%6学生样品,和B类的比例为80%,通过对9的学生。在A类的评价试验得到哪些学生具有较高的得分,5人有缺陷的比分结果。对于B级七名学生得到100分,另外两名获得92和95分。从正式手的结果和产物试图的结果,这个高中一的汉语模组发展可以帮助学生来学习汉语。这个高中一的汉语模组发展的结果是(1) 汉语模组包括4个语言技能,(2)有些练习题让学生能够培训4个语言技能

    Pengembangan Media Permainan Teka-Teki Silang (TTS) untuk Pembelajaran Kosakata Bahasa Mandarin Siswa Kelas X SMK Mutiara Harapan

    No full text
    ABSTRACT Salma. 2016. Pengembangan Media Permainan Teka-Teki Silang (TTS) untuk Pembelajaran Kosakata Bahasa Mandarin Siswa Kelas X SMK Mutiara Harapan. Skripsi, Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin, Jurusan Sastra Jerman, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Desti Nur Aini, S.S., M.Pd.Kata Kunci: Pengembangan, media, Teka-Teki Silang (TTS), bahasa MandarinPenelitian dan pengembangan ini menggunakan model pengembangan Sugiyono yang telah dimodifikasi menjadi tujuh tahap, yaitu: potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk, dan revisi produk. Selain itu, penelitian ini dianalisis secara deskriptif menggunakan pendekatan kualitatif.Pengembangan media permainan Teka-Teki Silang (TTS) dicetak menjadi dua buku, yaitu: buku permainan Teka-Teki Silang (TTS) dan buku petunjuk penggunaan permainan Teka-Teki Silang (TTS). Dalam buku permainan Teka-Teki Silang (TTS) berisi cara bermain dan tiga bagian soal dengan jumlah sepuluh soal setiap bagiannya. Sedangkan buku petunjuk penggunaan permainan Teka-Teki Silang (TTS) berisi cara bermain, tujuan pembelajaran, simbol warna dan tiga bagian kunci jawaban.  Berdasarkan hasil analisis dari validasi media dan validasi materi dapat disimpulkan bahwa media permainan Teka-Teki Silang (TTS) layak sebagai media pembelajaran kosakata bahasa Mandarin. Pada saat uji coba produk dapat disimpulkan bahwa media ini menarik dan menyenangkan, sehingga mampu membuat siswa antusias dan aktif dalam belajar. Jadi, media permainan Teka-Teki Silang (TTS) merupakan media pembelajaran berbentuk permainan yang layak digunakan oleh siswa kelas X semua jurusan SMK Mutiara Harapan.摘要 萨莉玛.2016 . 填字游戏媒体开发用于MutiaraHarapan技术高中一年级学生的汉语词汇学习. 印尼玛琅国立大学,德语系,中文专业。辅导教师:Desti Nur Aini, S.S., M.Pd.关键词:研究和发展,填字游戏, 汉语词汇本开发使用已修改的Sugiyono研究开发模式。研究开发步骤是:潜力与问题、收集数据、产品设计、设计验证、设计修改、产品试用,产品修改。本研究使用定性的描述方法来分析。填字游戏媒体有两本,它们是: 填字游戏媒体本和使用填字游戏媒体指导书。填字游戏本里有如何使用的方法和三个问题部分,每部分有一个问题。在使用填字游戏媒体指导书有用的方法,学习目的,颜色的象征和三个部分回答。根据媒体的验证与材料的验证分析可以得出结论,填字游戏媒体对汉语词汇学习很有效。产品试用的结果也得出结论,填字游戏很有趣,学生更热心地学习。因此本填字游戏对Mutiara Harapan技术高中的一年级学生很资格。ABSTRACT Salma. 2016. Developing Cross Word Puzzles (TTS) Games as Learning Media of Mandarin Vocabularies for 10th Grade Students of SMK Mutiara Harapan. Sarjana Thesis, Mandarin Language Teaching Study Program, German Department, Faculty of Letters, State University of Malang. Advisor: Desti Nur Aini, S,S,. M.Pd.Key Terms: Developing, Media, Cross Word Puzzles (TTS), Mandarin Language.This research and development employs the Sugiyono’s development model which is modified into seven phases: potential and problem, data collection, product design, design validation, design revision, product try out, product revision. Besides, this study is descriptively analyzed by using qualitative approach.The developing of Cross Word Puzzles is printed in two books: book of cross word puzzles games and the manual book on how to utilize the game of cross word puzzles. The book of games contains the rule of the game and three sections of game with 10 items each. While the manual book contains the “how to play”, the purpose of the activity, the symbols of color, and the three sections of answer key. Based on the analysis result from media and material validation, the conclusion is that cross word game puzzle (TTS) media is declared valid to be utilized in the process learning Mandarin vocabularies. In the project try out phase this media indicates that it is interesting and fun, so it turns students to be enthusiastic and active during the process of learning. In other words, Cross Game Puzzle (TTS) game as learning media is a proper media to teach the entire10th grade students in SMK Mutiara Harapan

    0

    full texts

    117

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Skripsi Bahasa Mandarin - Fakultas Sastra UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇