Skripsi Bahasa Mandarin - Fakultas Sastra UM
Not a member yet
117 research outputs found
Sort by
KESALAHAN PENGGUNAAN PRONOMINA INDEFINIT各[gè]DAN 每[mĕi]DALAMKARANGANMAHASISWAPRODI PENDIDIKAN BAHASA MANDARIN UNIVERSITAS NEGERI MALANG
Pronomina indefinit各 [gè] dan 每 [mĕi] memiliki padanan kata yang sama dalam bahasa Indonesia, yakni “tiap”. Meskipun kedua pronomina indefinitini memiliki padanan kata yang sama, namun keduanya memiliki kenggunaan yang berbeda. Secara sekilas penggunaan pronomina indefinit各 [gè] dan 每 [mĕi] tampak sederhana, namun fakta menunjukkan bahwa masih terdapat beberapa mahasiswa yang tidak paham tentang penggunaan kedua pronominal indefinit tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesalahan penggunaanpronomina indefinit各 [gè] dan 每 [mĕi] serta faktor penyebabnya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah hasil tes mengarang mahasiswa ProdiPendidikan Bahasa Mandarin angkatan 2014. Data dalam penelitian ini adalah kesalahan penggunaan pronomina indefinit各 [gè] dan 每 [mĕi]. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri sebagai instrumen utama. Peneliti juga menggunakan instrumen pendukung berupa tes mengarang, lembar dokumentasi, dan lembar angket. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa masih melakukan kesalahan penggunaan pronomina indefinit各 [gè] dan每 [mĕi]. Pada pronomina indefinit各 [gè] ditemukan 3 jenis kesalahan, yaitu: (1) 各 [gè] mengacu pada perbedaan individual, (2) 各 [gè] terkadang diletakkan di depan artikel, dan (3) seharusnya tidak menggunakan各 [gè]. Adapun 6 jenis kesalahan penggunaan pronominain definit每 [mĕi],yaitu: (1) 每 [mĕi] mengacu pada persamaan individual, (2) 每 [mĕi] dengan struktur“每[mĕi]......都[dou]......。”, (3) 每 [mĕi] tidak dapat langsung disusun dengan nomina, (4) 每 [mĕi] dapat langsung diletakkan di depan verba, (5)struktur kalimat “每[mĕi]+angka+artikel+nomina”, dan (6)seharusnya tidak menggunakan 每 [mĕi]. Dari hasil analisis data lembarkuesioner (angket), diketahui beberapa faktor penyebab mahasiswa melakukan kesalahan dalam penggunaan pronomina indefinit各[gè] dan 每 [mĕi], yaitu (1) mahasiswa jarang menggunakan各 [gè], (2) mahasiswa kurang mengerti penggunaan各 [gè], (3) mahasiswa belum sepenuhnya paham dengan perbedaan atau persamaan penggunaan各 [gè] dan 每 [mĕi], (4) kurangnya penjelasan dari dosen untuk perbedaan penggunaan各 [gè] dan 每 [mĕi], (5) mahasiswa jarang mendengar dosen menggunakan 各[gè].Jadi, mahasiswa juga jarang menggunakan各 [gè]
Pengembangan Media “Mein Deutsch“ Berbasis Android Tema Kleidung untuk Pembelajaran Bahasa Jerman Niveau A1 di SMA
ABSTRAK Kriswidyawati, Yunita. 2017. Pengembangan Media “Mein Deutsch“ Berbasis Android Tema Kleidung untuk Pembelajaran Bahasa Jerman Niveau A1 di SMA. Skripsi, Pendidikan Bahasa Jerman, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: M. Kharis, S.Pd., M.Hum. Kata Kunci: Media pembelajaran, Android, KleidungPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran “Mein Deutsch“ berbasis android tema Kleidung untuk siswa kelas XI Lintas Minat bahasa Jerman SMAN 1 Batu. Produk dikembangkan dengan program Adobe Flash CS 6 dan Adobe Photoshop CS 4. Media ini dioperasikan pada telepon genggam.Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development) dengan mengadaptasi model penelitian dan pengembangan ADDIE. Validasi media dilakukan oleh ahli media dan dua ahli materi. Uji coba dilakukan dalam tiga tahap, yaitu uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil, dan uji coba kelompok besar pada kelas XI Lintas Minat bahasa Jerman. Data diperoleh dari angket tertutup dengan skala likert.Menurut langkah-langkah pengembangan dari ADDIE, telah dikembangkan media “Mein Deutsch“ untuk tema Kleidung. Media “Mein Deutsch“ dilengkapi dengan Redemittel, latihan soal yang beragam, gambar -gambar, serta disediakan audio untuk membantu pelafalan. Berdasarkan hasil analisis data dari para ahli dan subjek uji coba diperoleh nilai kelayakan keseluruhan sebesar 85,8%. Hasil tersebut termasuk dalam kriteria sangat tinggi. Dengan demikian media “Mein Deutsch“ berbasis android layak digunakan sebagai media pembelajaran bahasa Jerman terkait tema Kleidung
Penerapan Strategi Pembelajaran Aktif Team Quiz Untuk Melatih Keterampilan Menulis Huruf Hanzi Kelas X SMA Al Marif Singosari
ABSTRAK Rachmawati, Aulia. 2017. PenerapanStrategiPembelajaranAktif Team QuizUntukMelatihKeterampilanMenulisHurufHanziSiswaKelas XSMA Islam Al-Maarif Singosari. Skripsi, Program studi Pendidikan Bahasa Mandarin Jurusan Sastra Jerman Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing : Dr. SawitriRetnantiti, M.Pd. Kata Kunci : strategi pembelajaran aktif, team quiz, keterampilan menulis huruf Hanzi.Strategi pembelajaran aktif merupakan salah satu strategi pembelajaran yang dimaksudkan untuk mengoptimalkan semua potensi yang dimiliki oleh siswa, sehingga semua siswa dapat mencapai hasil belajar yang optimal` sesuai dengan karakteristik kepribadian yang dimiliki masing-masing siswa. Penggunaan strategi pembelajaran aktif team quiz dalam pembelajaran keterampilan menulis huruf Hanzi perlu diterapkanagar dapat membuat proses belajar lebih menyenangkan. Selain itu, siswa dapat lebih percaya diri, karena siswa mampu berkerja sama secara berkelompok.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan “penerapan strategi pembelajaran aktif team quiz untuk melatih keterampilan menulis huruf Hanzi kelas X SMA Islam Al-Maarif Singosari”. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa hasilinstrumen yaitu lembar observasi, lembar angket dan lembar latihan. Sumber data diambil dari siswa kelas X.2 dan X.4 dengan total siswa 57 orang siswa.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pembelajaran aktif teamquiz ini mendapatkan respon positif dan negatifdari guru dan siswa. Siswa dapat lebih mudah menghafal dan memahami huruf Hanzijugadapat memicu rasa percaya diri siswa. Namun, ada beberapa siswa kurang suka menghafal huruf Hanzi, masih belum memahami huruf Hanzi, serta siswa yang masih kurang percaya diri dalam kelas. Dengan demikian siswa akan mendapatkan hasil belajar yang maksimal, terutama untuk keterampilan menulishuruf Hanzi. 摘要Rachmawati, aulia. 2017. 主动学习策略在团队测验培训写作技能课中的调查研究,以伊斯兰高中一年级学生为例Maarif Singosari, 论文, 玛琅国立大学,德语系,中文专业。咨询员:Dr. Sawitri Retnantiti, M.Pd. 关键词:积极学习策略,团队测验,汉字写作技巧。主动学习策略旨在优化学生的潜能,使学生能根据每个学生的个性特点达到满意的学习效果,主动学习策略在学习小组中竞猜汉字、写作技巧的使用中是必须的,可以使学习更有趣。此外,学生也可以有信心,因为学生能够跟小组成员一起工作。本研究的目的是描述“主动学习策略在伊斯兰高中二年级学生中的应用情况调查。本研究为定性描述性研究。在本研究中使用的数据是(a)观察的结果,(b)问卷,(c)行使。 X.2和X.4 年级共有57多名学生,从学生中提取源数据。本研究的工具是观察表、工作单和练习表中的结果。这些结果表明,主动学习策略测验小组从教师和学生处收到了积极的反应。学生可以更加轻松地记住和了解汉字信件进行积极的学习策略团队测验,并可以触发学生的自信心。不过,有些学生不喜欢记住汉字,还有还不懂汉字的学生,还有那些对课堂缺乏信心的学生。因此,学生将获得最大的学习成果,特别是对于普通话的写作技巧。 ABSTRACTRachmawati, Aulia . 2017. Implementation of Active Learning Strategies Team Quiz To Train Writing Skills HanziOn the tenth graderSenior High School Islam Al-MaarifSingosari. Thesis. Study Program of Mandarin Education Department of German Literature Faculty of Letters State University of Malang. Advistor: Dr. SawitriRetnantiti, M.Pd. Keywords: active learning strategy, team quiz, Hanzi writing skill.Active learning strategy is one learning strategy that is intended to optimize all the potential possessed by students, so that all students can achieve optimal learning outcomes in accordance with the characteristics of each student's own personality. The use of active team learning strategy of quiz in learning the writing skill of Hanzi letters need to be applied, in order to make the learning process more fun. In addition, students can be more confident, because students are able to work together in groups.This study aims to describe "the implementation of the active learning strategy of team quiz to train the skills of writing letters Hanzi On the tenth grader Senior High SchoolIslam Al-Maarif Singosari". This research is a qualitative descriptive research. The data used in this research is the result of the instrument that is the observation sheet, the questionnaire and the exercise sheet. Sources of data were taken from students of class ten .2 and ten .4 with a total of 57 students.The results of this study indicate that the active learning strategy of this team quiz get positive and negative responses from teachers and students. Students can more easily memorize and understand the Hanzi letters to active learning strategy team quiz and can trigger student self-confidence. However, there are some students who do not like to memorize the Hanzi letters; there are also students who still do not understand the Hanzi letters, and there are students who still lack confidence in the class. Thus the students will get maximum learning outcomes, especially for Mandarin writing skills
Pengaruh Market Value Added (MVA) dan Return On Invstment (ROI) terhadap Return Saham
Kata Kunci: Market Value Added (MVA), Return On Investment (ROI), Return Saham. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh MVA dan ROI terhadap return saham yang dilandasi teori sinyal. Hasil penelitian ini diharapkan mampu memberikan bukti empiris mengenai pengaruh indikator keuangan dalam memprediksi return saham. Data yang digunakan dalam penelitian diambil dari laporan keuangan pada perusahaan LQ 45 yang terdaftar di BEI periode 2013-2014. Sampel penelitian diambil menggunakan metode purposive sampling. Terdapat 24 perusahaan sampel dan teknik analisis menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa MVA dan ROI tidak berpengaruh terhadap Return Saham. Ini disebabkan oleh inflasi. Inflasi menyebakan BI menaikkan suku bunga. Hal ini menghambat ekspansi kredit dan mengurangi daya beli masyarakat. Ketika beban produksi perusahaan naik dan daya beli masyarakat rendah, Maka perusahaan akan memperoleh laba yang rendah. Untuk mengatasi masalah tersebut perusahaan harus membuat kebijakan dan strategi baru untuk meningkatkan laba, Sehingga kinerja keuangan akan baik
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN KETERAMPILAN MENYIMAK DAN BERBICARA BAHASA MANDARIN UNTUK SISWA SMA KELAS X TEMA IDENTITAS DIRI
Wibowo, Sarah Aulia. 2016. Pengembangan Modul Pembelajaran Keterampilan Menyimak dan Berbicara Bahasa Mandarin Untuk Siswa SMA Kelas X Tema个人信息 (Identitas Diri). Skripsi, Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin, Jurusan Sastra Jerman, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Primardiana H.W., M.Pd Kata Kunci: pengembangan, modul, pembelajaran bahasa Mandarin Tujuan dari penelitian pengembangan ini adalah menghasilkan produk bahan ajar berupa modul pembelajaran keterampilan menyimak dan berbicara bahasa Mandarin untuk siswa SMA kelas X tema identitas diri. Dalam mengembangkan modul pembelajaran, pengembang menggunakan model pengembangan ADDIE dari Dick & Carey. Data penelitian ini diperoleh dari angket dan observasi. Produk pengembangan ini divalidasi oleh tiga validator yang terdiri dari validator ahli media, ahli materi (dosen dan guru), dan diujicobakan pada peserta didik kelas X IBB 2 SMA Laboratorium UM. Penelitian dan pengembangan ini menghasilkan produk berupa modul pembelajaran keterampilan menyimak dan berbicara bahasa Mandarin. Tema yang disajikan pada modul ini adalah个人信息 (identitas diri) yang dibagi menjadi tiga subtema, yaitu salam sapaan, menanyakan kabar, dan perkenalan jati diri. Latihan yang ada pada modul pembelajaran ini dilengkapi dengan soal latihan untuk pelafalan, kosakata, dan tata bahasa. Modul pembelajaran ini terdiri dari tiga bagian, yaitu (1) bagian awal yang terdiri dari petunjuk penggunaan modul serta daftar ragam jenis kata (此类简称表), (2) bagian inti berisi kumpulan materi dan soal latihan yang disajikan untuk keterampilan menyimak (听力) dan berbicara (说话), serta latihan tentang penguasaan kosakata dan gramatika, (3) bagian akhir yang terdiri dari glosarium (词汇表), kunci jawaban (练习答案), serta teks audio (听力录音文本)
Pengembangan Media Monopoli untuk Pembelajaran Hanyu Shuiping Kaoshi (HSK) Mata Pelajaran Bahasa Mandarin di SMA Negeri 2 Malang
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran monopoli untuk pembelajaran HSK mata pelajaran bahasa Mandarin di SMA Negeri 2 Malang. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D) oleh Sugiyono yang telah dimodifikasi. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data penelitian ini adalah angket dan lembar observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan prosentase. Tahapan dalam penelitian dan pengembangan ini adalah (1) potensi dan masalah, (2) pengumpulan data, (3) desain produk, (4) validasi desain, (5)revisi desain, (6) uji coba produk, (7) revisi produk, dan (8) produk akhir. Produk yang dihasilkan dalam pengembangan ini adalah seperangkat alat permainan Monopoli HSK yang meliputi cover permainan, papan permainan, buku petunjuk dan perangkat pendukung permainan. Materi yang ada di dalam media adalah materi HSK tingkat 1. Kemudian produk divalidasi oleh para ahli. Hasil analisis data pengembangan media monopoli melalui tahap validasi oleh ahli media memperoleh prosentase kelayakan sebesar 81.3%, validasi ahli materi dosen bahasa Mandarin sebesar 85.7%, validasi ahli materi guru mata pelajaran bahasa Mandarin sebesar 87.5%. Pada tahap uji coba diperoleh prosentase kemenarikan media dalam pembelajaran dari siswa sebesar 80.8% dan hasil observasi kegiatan uji coba media dalam pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian dan pengembangan media monopoli untuk pembelajaran HSK mata pelajaran bahasa Mandarin di SMAN 2 Malang, media dianggap layak dan menarik bagi siswa.
Pengembangan Media Kertu Jack Mandarin untuk Pembelajaran Kosakata Bahasa Mandarin Kelas X SMA
ABSTRAK Husna Mardliatul. 2016. Pengembangan Media Kartu Jack Mandarin untuk Pembelajaran Kosakata Bahasa Mandarin Kelas X SMA. Skripsi, Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Rizman Usman, M.Pd. Kata Kunci: Media Pembelajaran, Kartu, Kelayakan Mempelajari kosakata bahasa Mandarin bukan hal mudah, karena bahasa Mandarin menggunakan Hanzi dan Pinyin dalam penulisan, serta satu kata dalam bahasa Mandarin bisa memiliki empat makna yang berbeda dengan empat nada yang berbeda. Pembelajaran bahasa Mandarin di sekolah monoton karena tidak tersedianya media pembelajaran bahasa Mandarin yang dapat menjadikan pembelajaran Bahasa Mandarin lebih menarik. Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran bahasa Mandarin di kelas X SMA, dan mengetahui kelayakan media kartu Jack Mandarin sebagai media pembelajaran kosakata bahasa Mandarin di SMA Negeri 6 Malang. Jenis Penelitian ini merupakan Research and Development (R&D) dengan memodifikasi teori pengembangan Sugiyono. Tahapan dalam penelitian ini meliputi (1) Potensi dan Masalah, (2) Pengumpulan Data, (3) Desain Produk, (4) Validasi Desain, (5) Revisi Desain, (6) Uji Coba Produk, dan (7) Revisi Produk. Penentuan tingkat kelayaka produk dilakukan berdasarkan uji validasi materi, uji validasi desain dan uji coba produk di SMA Negeri 6 Malang kelas XI Lintas Minat Bahasa Mandarin yang berjumlah 10 siswa. Hasil penelitian menunjukkan kelayakan media kartu Jack Mandarin melalui uji validasi dan uji coba produk. Media kartu ini dapat menarik minat belajar siswa serta dapat meningkatkan pemahaman siswa terkait materi. Akan tetapi media kartu ini juga masih memiliki kelemahan yaitu aturan permainan yang sedikit rumit, sehingga diawal permainan tidak jarang siswamasih kesulitan memainkan kartu. Tetapi setelah diberi arahan, siswa terlihat sangat mudah dan sangat senang dalam memainkan kartu Jack Mandarin. Sehingga media kartu ini sangat layak digunakan untuk pembelajaran bahasa Mandarin di kelas X SMA
Pengembangan Modul“我的日子”[wǒ de rìzi]'Hari-hariku'untuk Pembelajaran Keterampilan Menyimak dan Berbicara Bahasa Mandarin Kelas XI SMA.
ABSTRAK Hanim, Faridah. 2017. Pengembangan Modul“我的日子”[wǒ de rìzi]'Hari-hariku'untuk Pembelajaran Keterampilan Menyimak dan Berbicara Bahasa Mandarin Kelas XI SMA. Skripsi. Progam Studi Pendidikan Bahasa Mandarin. Jurusan Sastra Jerman, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Lilis Afifah, S.Pd., M.Pd. Kata Kunci: penelitian dan pengembangan, modul, keterampilan menyimak dan berbicaraPenelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran keterampilan menyimak dan berbicara tema kehidupan sehari-hari untuk kelas XI SMA. Modul ini disusun berdasarkan silabus bahasa Mandarin dalam kurikulum 2013 revisi 2016.Penelitian dan pengembangan ini diadaptasi dari model penelitian dan pengembangan Researchand Development (R&D)oleh Sugiyono. Dari sepuluh langkah penelitian dan pengembangan yang harus dilakukan, pengembang hanya menggunakan tujuh langkah penelitian dan pengembangan yaitu, (1) potensi dan masalah, (2) pengumpulan data, (3) desain produk, (4) validasi desain, (5) revisi desain, (6) uji coba produk, dan (7) revisi produk.Data penelitian diperoleh dari validasi dan wawancara. Validasi dilakukan oleh ahli materi dan ahli desain. Modul ini telah diujicobakan pada siswa kelas XI IBBdi SMA Laboratorium Universitas Negeri Malang.Hasiluji coba modulmenunjukkanbahwa modul pembelajaran inimerupakan bahanajaryangdapatdigunakandalampembelajaranbahasaMandarin di SMAkarenasudahmencakupkriteria-kriteriadaribahanajaryangbaik,yaitusesuaidengan kurikulumyangberlaku, materi logis, sistematis dan sesuaitema kehidupan sehari-hari.Analisis data hasil wawancara dengan siswa menunjukkan bahwa modul pembelajaran ini menarik dan materi mudah dipahami. ABSTRACTHanim, Faridah. 2017. The Development ”我的日子”[wǒ de rìzi]'My Daily Life' of Listening and Speaking Chinese LanguageSkills Module for Eleventh Grade Student. Thesis. Mandarin Language Study Progam. German Literature Department, Faculty of Letters, State University of Malang. Advisor: Lilis Afifah, S.Pd., M.Pd. Keywords: research and development, module, Listening and Speaking SkillsThis research and developmentwas aimed to developing module for listening and speaking skills of student under the theme of daily life. This modul was developed according to the syllabus provided in the Curriculum of 2013 revision 2016.This research and developmentadaptedbyResearch and Development (R&D) ofSugiyono. Of the ten research and development steps that must be done, the developer uses only seven steps of research and development, (1) potential and problems, (2) data collection, (3) design product, (4) design validation, (5)design revision, (6) test product, and (7) product revision.The data was obtained out of validation result and interviews. Materials validation and design validation, have been employed in order to validate the module. This modul was tested to the 11th grade students in the class of Chinese language in Laboratorium High School State University of Malang.The result of research and development show that this learning module is a teaching material that can be used in learning Mandarin in high school because it include the criteria of good teaching materials, that is appropriate applicable curriculum, the material is logical, systematic, and appropriate theme of daily life. The result of student data analysis show that this learning module is interesting and material is easy to understand. 抽象Hanim, Faridah. 2017.开发一本高中二年级的汉语听说模块"我的日子"教程. 论文. 中文系专业. 德文系部门,艺术学院, 玛琅国立大学. 讲师: Lilis Afifah, S.Pd., M.Pd. 关键字: 研究和开发, 模块, 听说能力这研究和开发的目标是制作高中二年级的汉语听说模块教程, 题目是日常生活. 这本模块是根据课程汉语2013调整2016教学大纲.这研究和开发是用Sugiyono的研究和开发的模型Researchand Development (R&D).从十个步骤,开发者只用七个步骤:(1) 潜力和事情, (2) 数据收集, (3) 设计产品, (4) 设计验证, (5) 调整设计, (6) 实验设计, 和 (7) 调整设计.数据的类型是验证表和面试表.数据是从验证结果和面试结果.有两种验证员,是有汉语能力和有课程知识的专家、和设计专家.这模块已经给二年级高中的学生实验了.研究和开发的结果是这模块很好因为可以在高中中文系用的.这模块适合课程,材料逻辑,系统,和适合题目"日常生活".分析数据的结果是这本高中二年级学生的汉语听说模块教程很有好处,而且学习材料很简单理解
Pengembangan Media Kartu Kata Domino untuk Pembelajaran Gramatika Bahasa Mandarin Kelas XI SMA Taman Harapan Malang
Tujuan penelitian pengembangan ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran berupa kartu yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran gramatika bahasa Mandarin. Media kartu yang dikembangkan terkait dengan tema kehidupan sehari-hari yang diajarkan dalam pembelajaran bahasa Mandarin kelas XI SMA Taman Harapan Malang. Penelitian pengembangan ini dilakukan berdasarkan model pengembangan Sadiman, yaitu: (1) identifikasi kebutuhan, (2) perumusan tujuan, (3) perumusan butir-butir materi, (4) perumusan alat pengukur keberhasilan, (5) penulisan naskah media, (6) tes atau uji coba, (7) revisi, dan (8) produk siap dimanfaatkan. Penelitian pengembangan ini menghasilkan produk berupa satu set kartu kata domino yang terdiri dari 74 lembar kartu kata domino dan satu buah buku petunjuk berbahasa Indonesia. Setiap kartu kata domino berisi dua buah kata dengan jenis yang berbeda, diantaranya (1) keterangan waktu dan zai, (2) zai dan keterangan tempat, (3) keterangan tempat dan subjek, (4) subjek dan predikat, (5) predikat dan objek, (6) keterangan waktu dan subjek. Hasil uji kelayakan media Kartu Kata Domino oleh ahli media mencapai 94% dan hasil uji kelayakan oleh ahli materi diperoleh angka 96%. Uji kelayakan yang dilakukan di SMA Taman Harapan Malang menghasilkan 89% untuk uji coba kelompok kecil dan 87% untuk uji coba kelompok besar. Berdasarkan hasil yang dicapai dari uji kelayakan media tersebut, dapat disimpulkan bahwa media Kartu Kata Domino dinyatakan valid untuk digunakan sebagai media pembelajaran bahasa Mandarin.
Penggunaan Teknologi Informasi sebagai Sumber Belajar Mandiri Bahasa Jerman oleh Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman Universitas Negeri Malang
Budiansyah, Adam. 2016. Penggunaan Teknologi Informasi sebagai Sumber Belajar Mandiri Bahasa Jerman oleh Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman Universitas Negeri Malang.Skripsi, Jurusan Sastra Jerman, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Rizman Usman, M.Pd. Kata Kunci:Teknologi informasi, sumber belajar mandiri, mahasiswa program studi pendidikan bahasa Jerman Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan teknologi informasi sebagai sumber belajar mandiri bahasa Jerman oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman Universitas Negeri Malang. Data pada penelitian ini berupa angka sehingga peneliti menggunakan metode penelitian kuantitatif. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Variabel pada penelitian ini adalah variabel tunggal yang diturunkan menjadi lima indikator antara lain; (1) penggunaan perangkat teknologi informasi untuk belajar bahasa Jerman;(2) cara mahasiswa mendapatkan akses internet untuk belajar bahasa Jerman; (3) penggunaan sarana internet Mediothek untuk belajar bahasa Jerman; (4) penggunaan media website untuk meningkatkan keterampilan berbahasa Jerman; dan (5) penggunaan media perangkat lunak untuk meningktakan keterampilan berbahasa Jerman. Untuk menguji validitas dan reliabilitas lembar kuesioner peneliti menggunakan aplikasi SPPS for Windows 23. Analisis data menggunakan teknik analisis data deskriptif. Hasil dari penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) sebagian besar mahasiswa menggunakan telepon pintar sebagai perangkat teknologi informasi merekauntuk belajar bahasa Jerman (90%); (2)sebagian besar mahasiswa berlangganan paket data belajar bahasa Jerman di internet (87%); (3)mahasiswa sangat sering menggunakan fasilitas internet di Mediothek untuk belajar bahasa Jerman (83%); (4) persentase paling banyak pada penggunaan media website oleh mahasiswa adalah untuk meningkatkan keterampilan berbicara (64%); (5) persentase terbanyak pada penggunaan media perangkat lunak atau aplikasi adalah digunakan untuk meningkatkan keterampilan berbicara (70%).