Skripsi Bahasa Mandarin - Fakultas Sastra UM
Not a member yet
    117 research outputs found

    KORELASI ANTARA INTENSITAS BERKOMUNIKASI DENGAN PENUTUR ASLI DENGAN KEMAMPUAN BERBICARA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA MANDARIN UNIVERSITAS NEGERI MALANG

    No full text
    ABSTRAK   Syahputri, Adilla Achmad. 2018. Korelasi antara Intensitas Berkomunikasidengan Penutur Asli dengan Kemampuan Berbicara MahasiswaProgram Studi Pendidikan Bahasa Mandarin Universitas Negeri Malang.Skripsi, Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin, Jurusan SastraJerman, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pemimbing: DeddyKurniawan, S. Pd., M.A.   Kata Kunci : intensitas berkomunikasi, penutur asli, kemampuan berbicara Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui intensitas mahasiswa berkomunikasi dengan penutur asli, 2) mendeskripsikan korelasi antara intensitas berkomunikasi dengan penutur asli dengan kemampuan berbicara bahasa Mandarin mahasiswa, 3) mengetahui manfaat adanya pengajar asing dalam proses belajar mengajar mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin. Penelitian ini menggunakan teknik penelitian korelasional kuantitatif untuk mengetahui hubungan intensitas berkomunikasi mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin Universitas Negeri Malang dengan penutur asli dengan kemampuan berbicara mahasiswa. Sumber data pada penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Negeri Malang angkatan 2015. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan instrument berupa lembar kuesioner dan lembar dokumentasi. Teknik penelitian yang digunakan adalah kuesioner dan nilai KHS semester 3 mata kuliah Menyimak dan Berbicara 3. Data hasil penelitian diolah menggunakan teknik pengolahan data kuantitatif dengan menggunakan korelasi product moment. Hasil penelitian untuk mengetahui korelasi intesitas berkomunikasi dengan penutur asli di dalam kelas dengan keterampilan berbicara memiliki nilai koefisien korelasi sebesar 0,497 yang termasuk dalam kategori cukup kuat. Korelasi intensitas berkomunikasi dengan penutur asli di luar kelas dengan keterampilan berbicara memiliki nilai koefisien korelasi 0,386 termasuk dalam kategori cukup kuat. Korelasi intensitas berkomunikasi dengan menelepon penutur asli dengan kemampuan berbicara memiliki nilai koefisien korelasi 0,450 termasuk dalam kategori cukup kuat. Korelasi rata-rata intensitas per mahasiswa per minggu berkomunikasi dengan penutur asli memiliki nilai koefisien korelasi 0,571 termasuk dalam kategori kuat. Dari data tersebut dapat diambil suatu kesimpulan dengan adanya penutur asli sebagai tenaga pendidik di Universitas Negeri Malang dapat membantu untuk meningkatkan keterampilan berbicara karena dapat praktik berbicara menggunakan bahasa Mandarin secara langsung

    Penerapan Permainan Pesan Bisik Berantai Untuk Melatih Keterampilan Berbicara Bahasa Mandarin Kelas X Bahasa 3 SMA Nurul Jadid Paiton Probolinggo

    No full text
    ABSTRAK   Paradita, Dian Surya. 2018. Penerapan Permainan Pesan Bisik Berantai untuk MelatihKeterampilan Berbicara Bahasa Mandarin Siswa Kelas X Bahasa 3 SMA Nurul Jadid Paiton Probolinggo. Skripsi, Jurusan Sastra Jerman Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Lilis Afifah S.Pd., M.Pd.   Kata Kunci: permainan pesan bisik berantai, keterampilan berbicara, partikel instruksi Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran melalui penerapan permainan pesan bisik berantai serta kelebihan permainan tersebut dalam melatih keterampilan berbicara siswa kelas X bahasa 3 SMA Nurul Jadid Paiton Probolinggo. Permainan pesan bisik berantai merupakan salah satu teknik pembelajaran yang dapat melatih keterampilan berbicara siswa. Penerapan permainan ini mengharuskan siswa untuk menyampaikan pertanyaan dan menjawabnya menggunakan partikel instruksi吧 [ba] yang merupakan penekanan dalam kalimat instruksi, 请 [qǐng] yang berarti 'tolong' dan 要求 [yāoqiú] yang berarti 'meminta'. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah siswa kelas X bahasa 3 SMA Nurul Jadid yang berjumlah 26 orang.Data dalam penelitian ini diperoleh melalui teknik observasi dan wawancara. Selanjutnya, data tersebut dicek keabsahannya dengan menggunakan teknik trianggulasi sumber. Berdasarkan respon siswa yang didapatkan dari hasil pedoman wawancara dan pedoman observasi dalam penelitian ini yaitu: (1) siswa dapat mempelajari kosakata baru dan melatih pelafalan dalam berbicara bahasa Mandarin seperti shēngmŭ, yúnmù dan shēngdiào, (2) siswa termotivasi untuk belajar dengan suasana yang menyenangkan dengan adanya persaingan dalam permainan (3) siswa berani berbicara bahasa Mandarin di depan teman-temannya dan memahami materi yang disampaikan guru, serta (4) siswa dapat melatih kerjasama dalam belajar

    Pengembangan Kamus 成语 [chéngyǔ] Peribahasa Mandarin bagi Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin Universitas Negeri Malang

    No full text
    ABSTRAK   Lintangsari, Anintya, 2018. Pengembangan Kamus 成语 [chéngyǔ] Peribahasa Mandarin bagi Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin Universitas Negeri Malang. Skripsi, Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin, Jurusan Sastra Jerman, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Sawitri Retnantiti, M.Pd.   Kata Kunci: Media Pembelajaran, kamus peribahasa Mandarin, 成语 [chéngyǔ] Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah media pembelajaran yang berupa Kamus 成语 [chéngyǔ] Peribahasa Mandarin. Kamus ini berupa sebuah buku berukuran 15,5 cm x 21 cm (A5) dan memuat 62 buah peribahasa di dalamnya. Pembahasan peribahasa dalam kamus ini meliputi: penulisan latin dari aksara Mandarin, asal mula atau cerita dari terbentuknya peribahasa, contoh kalimat, sinonim dan antonim peribahasa, serta gambar yang menjelaskan makna peribahasa. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan. Prosedur penelitian dan pengembangan yang digunakan adalah prosedur penelitian 4-D oleh Thiagarajan yang telah dimodifikasi sesuai keperluan penelitian. Adapun langkah-langkah dari prosedur penelitian ini adalah: (1) define (tahap pendefinisian), (2) design (tahap perancangan), dan (3) develop (tahap pengembangan). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Data penelitian yang diperoleh dalam penelitian dan pengembangan ini melalui instrumen lembar angket dan lembar observasi. Uji validasi produk dalam penelitian dan pengembangan ini telah dilakukan oleh ahli media dan ahli materi. Hasil uji validasi oleh ahli media dan ahli materi menyatakan bahwa “valid perlu direvisi”. Uji coba produk dilakukan pada mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin Universitas Negeri Malang angkatan 2015 semester keenam dalam mata kuliah menulis kreatif. Hasil observasi yang dilakukan oleh tiga orang observer menunjukkan bahwa mahasiswa aktif dalam menggunakan kamus 成语 [chéngyǔ] Peribahasa Mandarin. Dari hasil angket mahasiswa, 39 mahasiswa dari total 40 mahasiswa menjawab bahwa kamus ini cukup menarik untuk digunakan, namun terdapat satu mahasiswa yang menyatakan bahwa kamus ini kurang membantu karena peribahasa jarang digunakan dalam percakapan sehari-hari. Dari hasil validasi produk, observasi, dan angket mahasiswa, produk ini dinyatakan layak dan dapat digunakan dalam pembelajaran peribahasa Mandarin

    Pengembangan Media “Menulis汉字” Berbasis Flash Untuk Keterampilan Dasar Menulis Karakter Mandarin (汉字)Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin

    No full text
    RINGKASAN Tujuan pengembangan ini adalah (1) untuk mendeskripsikan proses pengembangan media “Menulis汉字” berbasis flash yang berfokus pada keterampilan dasar menulis karakter Mandarin (汉字) dan (2) untuk mengetahui kualitas media “Menulis汉字” berbasis flash yang berfokus pada keterampilan dasar menulis karakter Mandarin (汉字). Model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan prosedural Borg & Gall yang telah dimodifikasi oleh pengembang. Subjek uji coba adalah mahasiswa program studi S1 Pendidikan Bahasa Mandarin angkatan 2017 offering A Universitas Negeri Malang yang sedang menempuh matakuliah Membaca dan Menulis 3. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket dan lembar observasi, dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengembangan ini menghasilkan sebuah media pembelajaran berbasis flash yang akan dikemas dalam bentuk CD. Media pembelajaran ini dinamakan media “Menulis 汉字”. Media “Menulis 汉字” berisikan materi pembelajaran dengan tema menulis dasar karakter Mandarin (笔顺笔画 bishun bihua). Media “Menulis 汉字” berisikan tiga menu pilihan diantaranya menu materi macam-macam bentuk guratan, menu materi aturan urutan guratan, dan menu latihan. Pada setiap materi juga dilengkapi dengan gambar ataupun animasi guratan yang akan memperjelas pemahaman pengguna. Hasil penelitian dan pengembangan menunjukkan bahwa produk layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran dalam pembelajaran bahasa Mandarin. Media “Menulis 汉字” dapat menarik dan mengarahkan perhatian mahasiswa, serta dapat meningkatkan keterampilan menulis dasar karakter Mandarin (汉字)

    PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING DALAM PEMBELAJARAN BAHASA MANDARIN KELAS X SMA NEGERI 1 PURI MOJOKERTO UNTUK TEMA IDENTITAS DIRI

    No full text
    ABSTRAK   Avicena, Pujik Avida. 2017.Penerapan Model Discovery Learning dalam Pembelajaran Bahasa Mandarin Kelas X SMA Negeri 1 Puri Mojokerto untuk Tema Identitas Diri. Skripsi. Program Pendidikan Bahasa Mandarin, Jurusan Sastra Jerman, Universitas Negeri Malang. Pembimbing:Lilis Afifah, S. Pd., M. Pd.   Kata Kunci: Discovery Learning,Pembelajaran Bahasa Mandarin, Identitas Diri.   T          ujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran discovery learningdalam pembelajaran bahasa Mandarin kelas X SMAN 1 Puri Mojokerto untuk tema identitas diri. Model discovery learning mengedepankan peran aktif siswa dalam pembelajaran, guru tidak langsung menyajikan bahan pelajaran dalam bentuk final, namun siswa diberi peluang untuk mencari dan menemukan sendiri pemecahan masalahnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif.Subjek dalam penelitian ini adalah 36 siswa kelas X SMAN 1 Puri Mojokerto.Data yang diperoleh berasal dari hasil observasi. Pada model discovery learning terdapat enam tahapan dalam proses pembelajaran yaitu tahap stimulation (pemberian rangsangan), problem statement (perumusan masalah), data collection (pengumpulan data), data processing (pengolahan data), verification (pembuktian), generalization (penarikan kesimpulan). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model discovery learning dalam pembelajaran bahasa Mandarin sepenuhnya dapat membuat siswa menjadi aktif ketika pembelajaran berlangsung, selain itu seluruh siswa mampu menerapkan setiap tahap di dalam model discovery learning. Model ini juga membuat siswa antusias, berfikir kreatif dan mampu mengungkapkan pendapat. Di sisi lain terdapat kekurangan di dalam model ini, yaitu hanya bisa digunakan pada materi tertentu saja dan kurang cocok diterapkan pada kelompok besar

    PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN SCRAMBLE UNTUK PENGUASAAN KOSAKATA MANDARIN XI IBB SMA UNIVERSITAS NEGERI MALANG

    No full text
    Putri, Annisa Dwi. 2017. Penerapan Media    Pembelajaran   Scramble untuk Penguasaan Kosakata Mandarin Kelas XI IBB SMA Laboraturium Universitas Negeri Malang. Skripsi, Program Studi Pendidikan Bahasa  Mandarin, Jurusan Sastra Jerman, Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing : Drs. Tiksno Widyatmoko, M.A Kata Kunci : Media pembelajaran, Scramble, kosakata Mandarin             Media pembelajaran Scramble adalah media pembelajaran yang mengajak siswa untuk menemukan jawaban dan menyelesaikan permasalahan yang ada dengan cara membagikan lembar soal dan lembar jawaban yang disertai dengan alternatif jawaban yang tersedia.Media pembelajaran Scramble digunakan agar siswa lebihberkonsentrasi serta mudah memahami dan mengingat kosakata.Selain itu, pada penerapan media pembelajaran bahasa Mandarin, Scramble dapat digunakan untuk menguasai kosakata bahasa Mandarin yang dipelajari.             Tujuan dari penelitian ini yaitu (1) untuk mendeskripsikan penerapan media pembelajaran Scramble untuk penguasaan kosakata Mandarin kelas XI IBB SMA Laboraturium Universitas Negeri Malang dan (2) untuk mendeskripsikan tanggapan siswa terhadap media pembelajaran Scramble.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data pada penelitian ini adalah siswa kelas XI IBB 1 semester gasal tahunajaran 2017/2018. Instrumen pendukung penelitian ini adalah lembar observasi, angket dan tes. Lembar observasi diisi oleh dua observer dan guru bahasa Mandarin serta lembar angket dan tes yang diisi oleh siswa kelas XI IBB 1 SMA Laboraturium Universitas Negeri Malang.         Hasil penelitian ini menunjukkansaat penerapan berlangsung, situasi kelas ramai tetapi masih terkendali. Hal ini terjadi karena siswa melakukan diskusi mengenai pertanyaan-pertanyaan di kartu soal. Siswa tidak mengalami kesulitan bearti saat proses penerapan, hal ini terlihat karena siswa sibuk berdiskusi dengan teman kelompoknya. Saat penerapan berlangsung semua kelompok dapat menyelesaikan pekerjaannya tepat waktu. Meskipun begitu, saat presentasi dilakukan ada beberapa siswa yang berbicara sendiri dengan teman kelompoknya dan terlihat kurang aktif .             Respon yang ditunjukkan siswa selama proses penelitian berlangsung yaitu siswa merasa senang dan bersemangat saat penerapan media pembelajaran Scramble ini dilaksanakan. Siswa setuju penerapan media Scramble meningkatkan semangat siswa untuk menguasai kosakata. Selain itu, media pembelajaran Scramble membuat siswa lebih termotivasi dan bervariasi dalam menguasai kosakata. Siswa merasa media pembelajaran Scramble dapat lebih menghargai pendapat teman satu kelompok. Media Scramble membantu siswa berkelompok dalam memecahkan masalah                 

    PENGARUH MODEL TEBAK KATA TERHADAP PENGUASAAN KOSAKATA BAHASA MANDARIN PESERTA DIDIK KELAS X LMT-MANDARIN SMAN 2 MALANG

    No full text
    ABSTRAK   Yuliati, Eka. 2018. Pengaruh Model Tebak Kata Terhadap Penguasaan Kosakata Bahasa Mandarin Peserta Didik Kelas X LMT-Mandarin SMAN 2 Malang. Skripsi, Sastra Jerman, Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin,Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Primardiana Hermilia Wijayati, M.Pd.   Kata kunci: model tebak kata, penguasaan kosakata Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) penguasaan kosakata bahasa Mandarin peserta didik yang menggunakan maupun tidak menggunakan model tebak kata, (2) pengaruh model tebak kata terhadap penguasaan kosakata bahasa Mandarin peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Metode eksperimen dalam penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan posttest only control group design. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas X- LMT bahasa Mandarin SMAN 2 Malang. Teknik sampling pada penelitian ini simple random sampling dengan sampel kelas X-LMT 1 sebagai kelas kontrol dan kelas X-LMT 2 sebagai kelas eksperimen. Instrumen pada penelitian ini adalah tes, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji-t yang digunakan untuk menguji hipotesis. Sebelum dilakukan uji-t, terlebih dahulu dilakukan uji prasyarat analisis. Uji prasyarat tersebut meliputi uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil uji prasyarat analisis menunjukkan bahwa: (1) data kelas kontrol dan eksperimen terdistribusi normal dengan nilai sig > 0,05, nilai sig kelas kontrol dan eksperimen sebesar 0,741, (2) data kelas kontrol dan eksperimen berasal dari data yang homogen yakni dengan nilai sig 0,319.Selanjutnya, hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model tebak kata terhadap penguasaan kosakata bahasa Mandarin kelas X-LMT SMAN 2 Malang, dengan sig. (2-tailed)sebesar 0,032 < 0,05. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa:  (1)peserta didik kelas X-LMT 2 yang menggunakan model tebak kata bahasa Mandarin memiliki kemampuan kosakata yang lebih tinggi dibandingkan dengan peserta didik X-LMT 1 yang tidak menggunakan model tebak kata,penguasaan kosakata setiap peserta didik yang menggunakan model tebak kata bertambah 5-6 kata setiap pertemuan,dan (2) terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan model tebak kata dalam pembelajaran bahasa Mandarin terhadap penguasaan kosakata bahasa Mandarin peserta didik kelas X-LMT

    KESALAHAN PENGGUNAAN KATA 再 [zài] dan 又 [yòu] OLEH MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA MANDARIN ANGKATAN 2015 UNIVERSITAS NEGERI MALANG

    No full text
    ABSTRAK &nbsp; Kata Kunci: Kesalahan, Penggunaan Kata, 再[z&agrave;i]dan又[y&ograve;u]. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk kesalahan kata再[z&agrave;i]dan又[y&ograve;u]oleh Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin angkatan 2015 Universitas Negeri Malang dan faktor penyebabnya. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah tes tulis berupa tes melengkapi kalimat rumpang dan tes kalimat benar atau salah, dan lembar kuesioner berupa angket terbuka. Data penelitian ini adalah kalimat yang memuat kesalahan penggunaan kata再[z&agrave;i]dan又[y&ograve;u]. Peneliti berperan sebagai instrumen utama dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, ditemukan bahwa bentuk kesalahan penggunaan kata再[z&agrave;i]dan又[y&ograve;u]yang terjadi adalah kesalahan pemilihan kata再[z&agrave;i]dan又[y&ograve;u]. Selain bentuk kesalahan pemilihan kata, ditemukan pula kesalahan bentuk lain yang terkait dengan penggunaan kata再[z&agrave;i]dan又[y&ograve;u] yaitu ketidaksesuaian gramatika, incorrect position dan missing element, sedangkan faktor mahasiswa melakukan kesalahan adalah (1) kata再[z&agrave;i]dan又[y&ograve;u] hanya memiliki satu pengertian dalam bahasa indonesia yang menyebabkan mahasiswa mengalami kesulitan dalam membedakan pengertian kata再[z&agrave;i]dan又[y&ograve;u]; (2) kebingungan pada penggunaan dan penerapan kata再z&agrave;i dan又 y&ograve;udi dalam kalimat; (3) kurangnya pemahaman dan jarang menggunakan atau latihan menggunakan kata再[z&agrave;i]dan又[y&ograve;u]; (4) belum terlalu paham perbedaan gramatika maupun penggunaan dari kata再[z&agrave;i]dan又[y&ograve;u]; (5) tidak sepenuhnya memahami materi yang dijelaskan karena dosen pengajar adalah native speaker

    Pengembangan Game Xingwen Millionaire Quiz Sebagai Media Pembelajaran Bahasa Mandarin Di SMAN 1 Batu

    No full text
    ABSTRAK &nbsp; Dravini, Jefi . 2018. Pengembangan Game Xingwen Millionaire Quiz sebagai Media Pembelajaran Bahasa Mandarin di SMAN 1 Batu. Skripsi, Pendidikan Bahasa Mandarin Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Lilis Afifah, S.Pd., M.Pd. &nbsp; Kata Kunci: pengembangan, media pembelajaran, game Xingwen Millionaire Quiz Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran berupa game Xingwen Millionaire Quiz sebagai media pembelajaran bahasa Mandarin di SMAN 1 Batu. Game Xingwen Millionaire Quiz merupakan modifikasi dari game Who Wants To Be A Millionaire, yang ditujukan untuk melatih daya ingat dan menambah pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran, serta melatih keterampilan menyimak bahasa Mandarin. Tema yang digunakan dalam game ini adalah 家庭生活 [jiāt&iacute;ng shēnghu&oacute;] &lsquo;kehidupan keluarga'. Dalam pengembangan game Xingwen Millionaire Quiz ini, pengembang menggunakan model pengembangan milik Sugiyono yang telah dimodifikasi. Adapun tahapan yang dilakukan adalah (1) potensi dan masalah, (2) pengumpulan data, (3) desain produk, (4) validasi desain, (5) revisi desain, (6) uji coba pemakaian, dan (7) revisi produk. Data yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan game ini berupa hasil angket dari kedua validator (ahli materi dan ahli media), dan hasil observasi yang dilakukan oleh observer selama kegiatan uji coba berlangsung. Data-data tersebut dianalisis dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian dan pengembangan ini menghasilkan produk berupa game Xingwen Millionaire Quiz. Hasil validasi ini menunjukkan bahwa game ini dinyatakan layak dan menarik untuk digunakan sebagai media pendukung dalam proses pembelajaran bahasa Mandarin siswa SMA kelas XI. Hal tersebut dibebabkan karena game terlihat menarik dari segi tampilan dan variatif dari segi pilihan atau bentuk soal yang diberikan, serta cara pengoperasiannya sangat mudah untuk dijalankan karena memiliki alur yang jelas. Sedangkan, dari hasil uji coba pemakaian dapat diketahui bahwa siswa terlihat sangat aktif dan antusias pada saat menjawab pertanyaan yang terdapat dalam game Xingwen Millionaire Quiz. Siswa mampu menjawab seluruh pertanyaan yang terdapat dalam game dan mendapatkan skor yang terbaik

    Pengembangan Media CD Interaktif Untuk Pembelajaran Bahasa Mandarin di SD Taman Harapan Malang

    No full text
    ABSTRAK   Penelitan ini dilakukan dengan tujuan untuk mengembangkan media CD interaktif dalam pembelajaran bahasa Mandarin di SD Taman Harapan Malang. Media CD interaktif berisi permainan dengan tiga kategori yang berbeda. Masing-masing kategori memuat 25 kosakata. Kosakata secara keseluruhan dalam media ini berjumlah 75. Penelitian ini menggunakan modifikasi model pengembangan berbasis komputer dari Alessi dan Trollip dengan tiga tahapan dan tujuh langkah pengembangan dari Sugiyono. Tahapan tersebut adalah planning (perencanaan), design (desain), dandevelopment (pengembangan). Integrasi ketujuh langkah pengembangan dari Sugiyono dalam tiga tahapan Alessi dan Trollip meliputi potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk, serta produksi terbatas. Validasi terhadap isi media ini dilakukan oleh dua orang ahli, yaitu ahli media dan ahli materi. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan instrumen lembar angket dan lembar observasi. Selanjutnya, data yang diperoleh dianalisis dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Dari keseluruhan proses validasi dan uji coba yang telah dilakukan, media ini telah dinyatakan valid dan layak untuk dapat digunakan sebagai media penunjang dalam pembelajaran bahasa Mandarin di sekolah dasar. Selain digunakan sebagai penunjang pembelajaran di kelas, media ini juga dapat digunakan sebagai media pembelajaran mandiri oleh siswa

    0

    full texts

    117

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Skripsi Bahasa Mandarin - Fakultas Sastra UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇