BAHASA DAN SASTRA
Not a member yet
199 research outputs found
Sort by
PENGGUNAAN KATA BEPOLISEMI PADA SURAT KABAR HARIAN MERCUSUAR
ABSTRAK - Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimanakah bentuk kata berpolisemi dalam surat kabar Harian Mercusuar dan makna apa saja yang terdapat dalam surat kabar Harian Mercusuar? Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk kata berpolisemi pada surat kabar Harian Mercusuar dan mengetahui makna apa saja yang terdapat dalam surat kabar Harian Mercusuar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Jenis dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu jenis data tertulis dan sumber data berasal dari surat kabar Harian Mercusuar. Pengumpulan data yang dilakukan dengan metode simak dan teknik catat dengan beberapa tahapan, yaitu membaca, menandai, dan memilah data. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian meliputi: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kata berpolisemi pada surat kabar Harian Mercusuar meliputi: (1) Bentuk kata berpolisemi terdapat dua bagian yaitu bentuk polisemi kata dasar dan bentuk polisemi kata turunan, (2) Makna kata polisemi terdapat dua makna yaitu makna denotasi dan makna konotasi. Kata Kunci: Kata Berpolisemi, Denotasi, Konotasi, Surat Kabar
TINDAK TUTUR EKSPRESIF DALAM PERCAKAPAN NONFORMAL SISWA DI MADRASAH ALIYAH MUHAMMADIYAH PALU
ABSTRAK - Kajian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian pragmatik. Adapun permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah “bagaimanakah bentuk dan fungsi tindak tutur ekspresif dalam percakapan nonformal siswa di Madrasah Aliyah Muhammadiyah Palu?”. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Metode penelitian kualitatif deskriptif dimaksudkan untuk mendeksripsikan bentuk dan fungsi tindak tutur ekspresif dalam percakapan nonformal siswa di Madrasah Aliyah Muhammadiyah Palu. Data dalam penelitian ini berupa data lisan yang akan dideskripsikan dalam bentuk tulisan. Sumber data dalam penelitian ini adalah tuturan siswa yang berada di Madrasah Aliyah Muhammadiyah Palu yang termaksud dalam tindak tutur ekspresif. Selanjutnya, data dianalisis secara kualitatif menggunakan teknik analisis data yaitu, mereduksi data, menyajikan data hingga menyimpulkan data. Berdasarkan analisis data, peneliti menemukan hasil penelitian tentang tindak tutur ekspresif dalam percakapan nonformal siswa di Madrasah Aliyah Muhammadiyah Palu yang melibatkan atas enam pembagian yaitu berterima kasih, memberi selamat, meminta maaf, menyalahkan, memuji dan berbelasungkawa. Kata kunci : tindak tutur, tindak tutur ekspresif, bentuk, fungsi
MAKNA DENOTASI DAN KONOTASI PADA UNGKAPAN TRADISIONAL DALAM KONTEKS PERNIKAHAN ADAT SUKU PAMONA
ABSTRAK - Fokus permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana makna denotasi dan konotasi pada ungkapan tradisional dalam konteks pernikahan adat suku Pamona. Penelitian ini juga bertujuan untuk mendeskripsikan makna denotasi dan konotasi pada ungkapan tradisional dalam konteks pernikahan adat suku Pamona. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini diawali dengan tahap pengamatan/observasi dan wawancara. Metode yang digunakan pada tahap pengamatan/observasi adalah metode simak dengan teknik simak bebas cakap dan teknik rekam. Dalam tahap wawancara, peneliti menggunakan teknik cakap semuka, teknik catat, dan teknik rekam. Hasil penelitian ini menemukan bahwa setiap ungkapan dalam pernikahan adat hanya dituturkan oleh dewan adat suku Pamona. Terdapat tiga puluh ungkapan dalam pernikahan adat suku Pamona. Ungkapan tradisional yang bermakna denotasi terdapat pada empat tahap dalam prosesi pernikahan adat. Ungkapan tradisional yang bermakna konotasi terdapat pada lima tahap dalam prosesi pernikahan adat. Kata Kunci : Denotasi; Konotasi; Ungkapan Tradisional
KEMAMPUAN MENULIS PARAGRAF PERSUASI SISWA KELAS VIII MTSN 4 PALU
ABSTRAK. - Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana Kemampuan Menulis Paragraf Persuasi Siswa Kelas VIII A MTsN 4 Kota Palu? Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan Kemampuan Menulis Paragraf Persuasi Siswa Kelas VIII A MTsN 4 Kota Palu. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Sumber data penelitiann ini adalah siswa kelas VIII A MTsN 4 Kota Palu yang berjumlah 23 siswa. Terdiri atas 11 Perempuan dan 12 laki-laki.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah evaluasi.Analisis data dalam penelitian ini adalah menganalisis semua data yang dikumpulkan kemudian diolah dengan menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif. Hasil akhir penelitian menunjukan bahwa siswa kelas VIII A MTsN 4 Kota Palu mampu menulis paragraf persuasi. Hal ini dapat dibuktikan dengan perolehan nilai rata-rata siswa mencapai KKM yang telah ditentukan. Adapun KKM siswa dalam menulis paragraf persuasi adalah 75. Kata Kunci : Kemampuan, Menulis, Paragraf Persuasi
KEMAMPUAN MENULIS TEKS CERITA ULANG BIOGRAFI TOKOH PADA SISWA KELAS X AKOMODASI PERHOTELAN 3 DI SMKN 1 PALU
ABSTRAK - Penelitian ini dilakukan di SMKN 1 Palu. Permasalahan dalam penelitian ini adalah beagaimanakah kemampuan menulis teks cerita ulang biografi tokoh pada siswa kelas X Akomodasi Perhotelan 3 di SMKN 1 Palu. Adapun tujuan penelitin ini, yakni untuk mendeskripsikan kemampuan menulis teks cerita ulang biografi tokoh pada siswa kelas X Akomodasi Perhotelan 3 di SMKN 1 palu. Jenis penelitian yang digunakan yaitu jenis penelitian deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data mengunakan teknik evaluasi. Subjek dalam penelitian ini kelas X Akomodasi Perhotelan 3 dengan jumlah 19 orang siswa. Kriteria ketuntasan maksimal (KKM) di sekolah SMKN 1 Palu pada mata pelajaran Bahasa Indonesia Yaitu 70. Hasil dari penelitian ini telah diperoleh nilai rata-rata kemampuan siswa kelas X Akomodasi Perhotelan 3 di SMKN 1 Palu dalam menulis teks cerita ulang biografi tokoh yaitu 82 dengan presentase ketuntasan 89% sehingga dapat disimpulkan bahwa siswa kelas X Akomodasi Perhotelan 3 di SMKN 1 Palu mampu menulis teks cerita ulang. Kata Kunci : Menulis, Teks Cerita Ulang Biografi Tokoh.
AFIKS PEMBENTUK VERBA BAHASA BUOL
Abstrak - Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk, fungsi, dan makna afiks pembentuk verba bahasa Buol. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data ialah metode simak dan metode cakap dengan menggunakan teknik sadap, teknik rekam, dan teknik catat. Metode yang digunakan menganalisis data ialah metode padan dan metode distribusional dengan menggunakan teknik ganti dan teknik perluas. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh sejumlah afiks pembentuk verba dalam bahasa Buol. Afiks-afiks tersebut berdistribusi dengan bentuk dasar verba, nomina, dan adjektiva, yaitu prefiks {popo-}, {mopo-}, {nopo-}, {mopopo-}, {nopopo-}, {nipopo-}, {moi-}, {noi-}, {moko-}, {noko-}, sufiks {-e}, {-an}, gabungan afiks {popo-/-an}, {pogi-/-e}, {du-/-an}, dan {du-/-on}. Afiks yang berdistribusi dengan bentuk dasar nomina dan verba adalah prefiks {moN-}, {noN-}, {ni-}, {pogi-}, {mogi-}, {nogi-}, {nipogo-}, sufiks {-on}, gabungan afiks {moN-/-an}, {noN-/-an}, {ni-/-an}, {ni-/-on}, {niko-/-an}, {nipo-/-an}, {po-/-e}, {gi-/-an}, dan {pogi-/-an}. Afiks yang berdistribusi dengan verba adalah prefiks {po-}, {poti-}, {moti-}, {noti-}, {nipoti-}, dan {nipotiti-}. Afiks yang berdistribusi dengan bentuk dasar adjektiva adalah {potiti-}, {motiti-}, {notiti-}, {moko-}, {noko-}, {nopoko-}, {nipoko-}dan gabungan afiks {poko-/-an}. Afiks-afiks tersebut dapat diklasifikasi berdasarkan fungsinya menjadi afiks pembentuk verba transitif aktif, pasif, dan afiks pembentuk verba intransitif. Terdapat juga afiks pembentuk verba imperatif. Afiks-afiks tersebut memiliki makna gramatikal tertentu, seperti menyatakan makna melakukan pekerjaan sedang, telah, dan akan dilakukan. Makna tidak sengaja, makna memakai, makna membumbuhi, makna membuat, makna mengisap, makna perbuatan pasif, dan makna perintah. Kata Kunci : Afiks, verba, bahasa Buo
ANALISIS KESALAHAN PENGGUNAAN TANDA BACA PADA TUGAS HARIAN SISWA KELAS X SMA KATOLIK SANTO ANDREAS PALU
ABSTRAK - Permasalahan pada penelitian ini adalah bentuk kesalahan dalam penulisan tanda baca pada tugas harian siswa dan penyebab terjadinya kesalahan penulisan tanda baca pada tugas harian siswa SMA Katolik Santo Andreas Palu. Adapun tujuan dari penelitian ini, yaitu untuk mengidentifikasi bentuk kesalahan penulisan tanda baca pada tugas harian siswa di SMA Katolik Santo Andreas Palu dan untuk mengidentifikasi penyebab dari terjadinya kesalahan penulisan tanda baca pada tugas harian siswa di SMA Katolik Santo Andreas Palu. Penelitian ini bermanfaat bagi pembaca secara teoritis dan praktis. Sumber data dari penelitian ini adalah Tugas Harian Siswa di SMA Katolik Santo Andreas Palu dan objek penelitian dikhususkan di kelas X Mia 1. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan membaca seluruh tugas siswa yang akan dijadikan objek, menganalisis tanda baca yang digunakan dan menentukan keslahan penulisan tanda baca yang paling dominan pada tugas harian siswa. Kesimpulan penelitian ini, kesalahan penggunaan tanda baca pada tugas harian siswa di SMA Katolik Santo Andeas Palu masih ditemukan kesalahan dalam penggunaan tanda titik, tanda koma. Tanda titik dua, tanda hubung, tanda garis miring dan kesalahan penggunaan tanda tanya. Penyebab dari kesalahan penggunaan tanda baca ada pada guru dan siswa yang kurang memperhatikan setiap kesalahan yang ada terutama dalam kesalahan penggunaan tanda baca. Kata Kunci: Tanda Baca; Tugas Harian Sisw
Reduplikasi Verba Bahasa Mandar Dialek Balanipa
ABSTRAK - Masalah dari penelitian ini yaitu bentuk dan makna reduplikasi verba bahasa mandar dialek Balanipa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan makna reduplikasi verba bahasa mandar dialek Balanipa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Data dalam penelitian ini adalah data tuturan. Sumber data merupakan lisan dan tulisan. Metode pengumpulan data yaitu metode simak dan metode cakap. Teknik analisis data yaitu menggunakan metode padan dan distribusional. Metode penyajian hasil analisis data yaitu dengan metode formal dan informal. Bentuk reduplikasi verba bahasa mandar dialek Balanipa terdiri dari: reduplikasi penuh, reduplikasi sebagian yang terdiri atas prefiks {di-} contoh: dialli-alli, prefiks {ma-} contoh: maala-ala, prefiks {map-} contoh: mappasang-pasang, prefiks {na-} contoh: nasitta-sitta. Reduplikasi yang berimbuhan dan berkombinasi dengan afiks yang terdiri atas: sufiks {-i} contoh: timbe-timbei, sufiks {-ang} contoh: tungae-tungaeang, konfiks {ma-/-i} contoh: maala-alai, konfiks {si-/-i} contoh: siita-itai Makna reduplikasi verba bahasa mandar dialek Balanipa terbagi atas 1) menyatakan bahwa tindakan tersebut pada bentuk dasar dilakukan berulang-ulang 2) menyatakan bahwa tindakan itu dilakukan dengan seenaknya, hanya untuk bersenag-senang 3) menyatakan bahwa tindakan itu dilakukan oleh dua pihak atau saling.Kata Kunci: Reduplikasi, Verba, Bahasa Mandar
KONFLIK BATIN TOKOH UTAMA DALAM NOVEL “TUHAN, IZINKAN AKU MENJADI PELACUR” KARYA MUHIDIN M. DAHLAN
Abstrak - Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah bagaimanakah konflik batin dalam Novel Tuhan Izinkan Aku Menjadi Pelacur karya Muhidin M. Dahlan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah mengungkapkan bagaimana konflik batin dalam Novel Tuhan Izinkan Aku Menjadi Pelacur karya Muhidin M. Dahlan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman bagi pembaca dan penulis mengenai konflik batin dalam Novel Tuhan Izinkan Aku Menjadi Pelacur karya Muhidin M. Dahlan secara signifikan. Sumber data dari penelitan ini adalah Novel Tuhan Izinkan Aku Menjadi Pelacur karya Muhidin M. Dahlan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan mengidentifikasikan bagian-bagian dialog yang berkenaan dengan konflik batin tokoh Nidah Kirani. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa konflik batin yang terjadi dalam Novel Tuhan Izinkan Aku Menjadi Pelacur karya Muhidin M. Dahlan. terdapat kejiwaan yang masuk pada teori Sigmud Freud yaitu, id, ego, superego. Kata Kunci : Konflik Batin, Novel
NILAI RELIGI DALAM NOVEL ASSALAMULAIKUM BEIJING KARYA ASMA NADIA
Abstrak- Permasalahan pada penelitian ini adalah bagaimanakah nilai religi yang terkandung dalam novel Assalamualaikum Beijing Karya Asma Nadia? Tujuannya mendeskripsiakan nilai religi dalam novel Assalamualaikum Beijing. Sumber data dalam penelitian ini adalah Novel Assalamualikum Beijing karya Asma Nadia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuatitatif deskriptif, metode ini mendeskripsikan nilai religi yang terdapat dalam novel Assalamualaikum Beijing. Teknik pengumpulan data merupakan langkah paling strategis dalam penelitian ini, pengumpulan data meliputi (1) membaca keseluruhan novel secara berulang-ulang (2) mengidentifikasikan bagian cerita yang berkenan dengan nilai nilai religi (3) menentukan bagian-bagian cerita yang berkenan dengan nilai religi kemudian mendeskripsikannya. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, dapat dikemukakan bahwa nilai religi dalam novel Assalamualaikum Beijing Karya Asma Nadia meliputi semua dimensi ilai religi sesuai dengan teori R. Stack dan G.Y Glock yang mengemukakan bahwa nilai religi terbagi atas lima dimensi yaitu (1) keyakinan beragama (2) praktik Agama (3) Rasa/ pengalaman beragama (4) pengetahuan beragama (5) konsekuensi beragama. Kata kunci: Nilai Religi, Novel