BAHASA DAN SASTRA
Not a member yet
    199 research outputs found

    ANALISIS KONFLIK BATIN TOKOH UTAMA DALAM ROMAN “BELENGGU” KARYA ARMIJN PANE

    Full text link
    Abstrak - Permasalahan dalam penelitian ini adalah “Bagaimana konflik batin tokoh utama serta faktor apa yang menyebabkan terjadinya konflik batin pada tokoh utama dalam roman Belenggu karya Armijn Pane”. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konflik batin tokoh utama berdasarkan teori psikoanalisis Sigmund Freud dan faktor penyebab konflik batin tokoh utama. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan (1)  membaca roman (2) mencatat data (3) menandai data (4) mendeskripsikan data (5) dan melakukan verifikasi data yang sudah dikumpulkan. Analisis data dilakukan peneliti melalui tahap berikut: (1) mengumpulkan data konflik  batin tokoh utama (2) menyeleksi data (3) analisis (4) melakukan verifikasi data kembali untuk memastikan kebenaran data (5) memaparkan data. Hasil penelitian dan pembahasan: bentuk konflik batin tokoh Sukartono (Tono) yaitu konflik Mendekat-Menjauh (Approach-Avoidance Conflict) dan konflik Menjauh-Menjauh (Avoidance-Avoidance Conflict) yang dipengaruhi id  berwujud kebimbangan, kehilangan, dan berharap. Ego dan superego berwujud putus asa. Bentuk konflik batin tokoh Sumartini (Tini) yaitu konflik Mendekat-Menjauh (Approach-Avoidance Conflict) dan konflik Menjauh-Menjauh (Avoidance-Avoidance Conflict) yang dipengaruhi id berwujud kebimbangan, kesedihan, dan berharap. Ego berwujud tersiksa. Bentuk konflik batin tokoh Rohayah (Yah) yaitu konflik Mendekat-Menjauh (Approach-Avoidance Conflict) yang dipengaruhi id berwujud  kekhawatiran. Superego berwujud kebimbangan, kesedihan. Faktor penyebab konflik batin yaitu pernikahan tidak dilandasi rasa cinta, kesibukan, traumatik pada hubungan sebelumnya, kesetiaan dan kepercayaan.Kata Kunci: Konflik Batin, Tokoh, Novel/roma

    MAKNA SIMBOLIK DALAM TAHLILAN MASYARAKAT GORONTALO DI DESA PANGGULO

    Full text link
    ABSTRAK - Permasalahan pokok dalam penelitian ini apakah makna simbolik dalam tahlilan masyarakat Gorontalo? Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan makna simbolik dalam tahlilan masyarakat Gorontalo. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kualitatif, dengan menggunakan desain penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, rekam, dokumentasi. Teknik analisi data dilakukan dengan cara pengumpulan data, reduksi data, peyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian yang ditemukan bahwa simbol-simbol yang digunakan dalam tahlilan masyarakat Gorontalo yaitu: 1) baki lobohu/tempat bara, 2) bunga lilin, 3) bakohati, 4) tolangga lo pa’ita, 5) pa’ita, 6) bunga rambe, 7) toyopo dan pala’u, 8) wobulo/baju biru, 9) tinilo. Penggunaan simbol-simbol ini pada tahlilan/hileyiya bertujuan agar roh dari orang meninggal ini dapat pergi dari keluarga dengan hati gembira serta keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dari yang Maha Kuasa. Kata Kunci : Simbol, Makna, Semiotik, Tahlilan/ hileyiya.

    NILAI MORAL DALAM NOVEL SANG PENCERAH KARYA AKMAL NASREY BASRAL

    Full text link
    pencerah karya Akmal Nasery Basral. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan nilai-niai moral yang terdapat dalam novel sang pencerah Karya Akmal Nasery Basral. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis yang dapat diamati. Dalam penelitian ini penulis menggunakan tahapan sebagai berikut: (1) Menandai teks novel sang pencerah teori partiwantoro. (2) mengklasifikasikan teks novel sang pencerah karya Akmal Nasery Basral yang berkaitan dengan nilai moral. (3) menyimpulkan hasil kelasifikasi teks novel sang pencerah karya Akmal Nasery Basral yang menyangkut dengan nilai moral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai moral dalam novel sang pencerah terdiri dari 4 niali moral yaitu. (1) nilai moral antara manusia dengan dirinya sendiri, terdiri atas 9 sikap yaitu, kejujuran, sabar, semangat, tanggung jawab, ikhlas, pantang menyerah, tegas, berani, dan rendah hati. (2) nilai moral antara manusia dengan manusia terdiri dari 8 sikap Sopan, peduli, tolong menolong, saling berbagi, menempati janji, menyemagati dan memotivasi, bekerja sama, dan bersosialisasi. (3) Nilai moral Antara manusia dengan alam terdiri dari atas yaitu, Nasionalisme, menjaga kelestarian alam. (4) nilai moral antara manusia dengan Tuhan terdiri dari atas, yaitu bersyukur, taat beribadah dan berperasangka baik kepada Tuhan.Kata Kunci: Nilai Moral, Novel Sang Pencera

    ANALISIS MAKNA SYAIR SAYANG-SAYANG SUKU MANDAR SULAWESI BARAT MELALUI PENDEKATAN HERMENEUTIKA

    Full text link
    ABSTRAK Fokus permasalahan pada penelitian ini adalah bagaimanakah bentuk campur kode dalam novel Surga Kecil di Atas Awan karya Kirana Kejora. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk campur kode dalam novel Surga Kecil di Atas Awan  karya Kirana Kejora. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dan menggunkan metode deskriptif dengan objek penelitian campur kode pada teks novel Surga Kecil di Atas Awan  karya Kirana Kejora. Selanjutnya, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik membaca dan teknik catat. Prosedur metode analisis data terdiri atas: (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) verifikasi data dan kesimpulan. Berdsrkan hasil penelitian, dapat dikemukakan bahwa campur kode terbagi menjadi dua macam yaitu campur kode ke dalam (inner code-mixing) dan campur kode ke luar (outer code-mixing). Campur kode ke dalam (inner code-mixing) terdapat campur kode bentuk kata, frasa dan klausa. Pada tataran kata, terdapat campur kode dalam kelas kata benda (nomina), kelas kata kerja (verba), kelas kata sifat (adjektiva) dan kata tugas. Pada tataran frase, terdapat campur kode dalam bentuk frase endosentrik. Pada tataran klausa, terdapat campur kode dalam bentuk klausa bebas. Campur kode ke luar (outer code-mixing) hanya terdapat dua bentuk campur kode saja yaitu bentuk kata dan frase. Pada tataran kata , terdapat campur kode dalam kelas kata benda (nomina), kelas kata kerja (verba) kelas kata sifat (adjektiva). Pada tataran frase, terdapat campur kode dalam bentuk frase endosentrik.Kata Kunci : Campur Kode, Novel Surga Kecil di Atas Awan

    PENGGUNAAN DIKSI PADA IKLAN DI INFO KOTA PALU

    Full text link
    ABSTRAK - Tujuan utama dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah penggunaan diksi pada iklan di info kota Palu. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data penelitian ini berasal dari  pemasangan iklan di info kota Palu. Dalam hasil penelitian ini peneliti menemukan tiga bentuk penggunaan diksi yaitu jargon, makna konotasi, dan bahasa asing. Peneliti menggunakan pendekatan semantik dalam menganalisis makna konotasi, sedangkan dalam menganalisis jargon dan bahasa asing peneliti membaca secara ulang untuk mengetahui maksud dari kata tersebut. Penggunaan diksi pada iklan di info kota Palu cenderung menggunakan bahasa nonformal sehingga banyak jargon-jargon yang timbul dalam bahasanya hingga penulis merasa perlu mengetahui arti dari penggunaan diksi dalam iklan. Kata Kunci : Diksi, Iklan, Kota Pal

    MAKNA SIMBOLIK DALAM PROSESI SAEYYANG PATTUDDU ETNIK MANDAR

    Full text link
    Abstrak- Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah makna simbolik verbal dalam prosesi Saeyyang Pattuddu pada teks Kalindaqdaq (pantun) etnik Mandar dan bagaimanakah makna simbolik nonverbal dalam prosesi Saeyyang Pattuddu etnik Mandar di Desa Sarjo. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, teknik rekam, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah makna simbolik verbal dalam prosesi saeyyang pattuddu etnik mandar berupa teks kalindaqdaq/pantun dalam bahasa Mandar kemudian diperoleh verbal konotasi dan diberikan makna verbal denotasi. Makna simbolik nonverbal dalam prosesi Saeyyang Pattuddu diperoleh simbol-simbol tertentu seperti, kuda menari yang dihias, payung, pawang kuda, pengawal, pakkalindaqdaq/orang yang  membacakan kalindaqdaq, arak-arakan keliling kampung, posisi duduk gadis di atas kuda dengan melipat kaki kiri ke belakang dan posisi kaki kanan berdiri. Kata Kunci : Makna Simbolik, Saeyyang Pattuddu

    KOHESI LEKSIKAL PADA SURAT KABAR SULTENG RAYA

    Full text link
    ABSTRAK - Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimanakah bentuk kohesi leksikal pada surat kabar Sulteng Raya? Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk kohesi leksikal pada surat kabar Sulteng Raya. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode simak dan teknik catat dengan beberapa tahapan, yaitu membaca, menandai, dan memilah data. Teknik analisis data yang digunakan meliputi: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah data tertulis berupa bentuk kohesi leksikal pada surat kabar Sulteng Raya. Dari data yang diperoleh di dalam surat kabar Sulteng Raya, bentuk kohesi leksikal yang ditemukan meliputi pengulangan dan kolokasi. Pengulangan terdiri atas (1) pengulangan utuh, (2) pengulangan dengan perubahan bentuk, (3) pengulangan dengan penggantian, (4) pengulangan dengan sinonim, dan (5) pengulangan dengan hiponim. Selain pengulangan, terdapat kolokasi sebagai bentuk dari kohesi leksikal. Kata Kunci : Kohesi, Leksikal, Surat Kaba

    ANALISIS KESALAHAN PENULISAN KATA PADA KARANGAN EKSPOSISI SISWA KELAS VIII A SMP NEGERI 2 PALU

    Full text link
    ABSTRAK - Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kesalahan penulisan kata pada karangan eksposisi siswa SMP Negeri 2 Palu. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Jenis data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah data tertulis yang bersumber dari karangan eksposisi siswa kelas VIII A SMP Negeri 2 Palu. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode simak dengan teknik observasi dan teknik catat. Teknik analisis data terdiri dari; (1) pengumpulan data, (2) reduksi data, (3) penyajian data, (4) penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, di temukan kesalahan-kesalahan penulisan karangan eksposisi siswa SMP Negeri 2 Palu, yang meliputi kesalahan penulisan kata yakni; (1) kesalahan penulisan kata ulang, (2) kesalahan penulisan kata depan, (3) kesalahan penulisan singkatan, (4) kesalahan penulisan imbuhan. Kesalahan ini disebakan karena faktor kurangnya pemahaman siswa tentang penulisan kata yang baik dan benar. Oleh karena itu, siswa harus dibekali pengetahuan mengenai tatacara menulis karangan sesuai kaidah penulisan menurut Pedoman Umum  Ejaan Bahasa Indonesia.Kata Kunci: Kesalahan Penulisan Kata, Karangan Eksposisi

    KEMAMPUAN MENULIS DAFTAR PUSTAKA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 8 PALU

    Full text link
    ABSTRAK - Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimanakah kemampuan menulis daftar pustaka siswa kelas XI SMA Negeri 8 Palu? Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan kemampuan menulis daftar pustaka siswa kelas XI SMA Negeri 8 Palu. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan metode statistik deskriptif. Sumber data penelitian adalah siswa kelas XI IPA 3 SMA Negeri 8 Palu. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik tes. Analisis data penelitian adalah menganalisis semua data yang dikumpulkan kemudian diolah dengan menggunakan metode statistik deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 18 siswa yang tuntas dan 13 siswa yang tidak tuntas dalam menulis daftar pustaka berdasarkan kriteria ketuntasan minimal (KKM) yaitu 80 dengan penulisan daftar pustaka berlandaskan standar kurikulum pendidikan/buku ajar di kelas. Nilai tertinggi diperoleh satu siswa yaitu Moh. Hidayat dengan nilai 88,8, dan nilai terendah diperoleh satu siswa bernama Rohim dengan nilai 46. Berdasarkan temuan, aspek penilaian tertinggi adalah penulisan kelengkapan unsur daftar pustaka dengan nilai rata-rata yaitu 99,2 (istimewa) yang berarti semua siswa tuntas dan aspek terendah adalah penulisan judul referensi daftar pustaka dengan nilai rata-rata 51,3 (sangat kurang) yang berarti 2 siswa yang tuntas dan 29 siswa yang tidak tuntas, banyaknya siswa yang tidak tuntas disebabkan oleh penulisan judul tidak ditulis miring dan kesalahan ejaan. Perolehan nilai rata-rata seluruh siswa yaitu 77.6 (cukup). Apabila nilai rata-rata tersebut dimasukkan dalam interval penilaian, terdapat pada rentang skor 73-79, sedangkan kriteria ketuntasan minimal (KKM) adalah 80. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa siswa kelas XI SMA Negeri 8 Palu belum mampu menulis daftar pustaka. Sehingga, hipotesis yang menyatakan bahwa kemampuan menulis daftar pustaka siswa kelas XI SMA Negeri 8 Palu belum mampu dapat diterima. Kata Kunci: Kemampuan, Menulis, Daftar, Pustaka

    VARIASI KEFORMALAN DALAM WACANA KELAS MAHASISWA ANGKATAN 2016 KELAS A PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA UNIVERSITAS TADULAKO

    Full text link
    ABSTRAK - Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah bagaimanakah bentuk variasi keformalan dalam wacana kelas mahasiswa angkatan 2016 kelas A Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Tadulako? Tujuan penelitian ini mendeskripsikan variasi keformalan dalam wacana kelas mahasiswa angkatan 2016 kelas A Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Tadulako. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dalam proses mendapatkan data penelitian dan mendeskripsikan dengan kata-kata tertulis. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu (1) observasi, (3) simak, (4) rekam, dan (5) catat. Teknik analisis data yang digunakan yaitu (1) data yang diperoleh dengan cara merekam dan mencatat tuturan para informan, (2) data yang diperoleh dengan cara merekam dan mencatat diubah ke dalam bentuk wacana tulis, (3) menganalisis variasi keformalan dalam wacana kelas berdasarkan hasil rekam dan catat tersebut. Hasil penelitian menunjukan bahwa di dalam wacana kelas juga terdapat variasi keformalan yang terdiri dari ragam resmi, ragam usaha, ragam santai, dan ragam akrab. Kata Kunci: Ragam Resmi, Ragam Usaha, Ragam Santai, Ragam Akra

    164

    full texts

    199

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    BAHASA DAN SASTRA
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇