BAHASA DAN SASTRA
Not a member yet
199 research outputs found
Sort by
Nilai Religi Cerita Rakyat Maya’mpae Tori Tompu Desa Loru Dusun Tompu Kabupaten Sigi
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai religi dalam cerita rakyat Maya’mpae Tori Tompu (Dewi Padi orang Tompu). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Sumber data dalam pnelitian ini adalah masyarakat yang mengetahui cerita rakyat Maya’mpae Tori Tompu serta tokoh-tokoh adat atau yang berwenang di desa Loru dusun Tompu. Pengumpulan data dilakukan dengan cara triangulasi dengan teknik observasi dan wawancara. Analisis dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan.Berdasarkan teknik analisis data nilai religi dalam cerita rakyat Maya’mpae Tori Tompu pada bulan April dan Mei 2016, dapat disimpulkan bahwa terdapat berbagai macam nilai religi (kepercayaan) yaitu nilai religi animisme, nilai religi dinamisme, upacara dan ritual adat, kesenian budaya, mitos, dan nilai religi Totemisme. Kata kunci: Nilai Religi, Cerita Rakyat
PENGGUNAAN DIKSI PADA DAFTAR MENU WARUNG MAKAN DI KOTA PALU
Fokus permasalahan dalam penelitian ini adalah (1) bagaimana jenis makna dalam diksi yang digunakan pada daftar menu warung makan di Kota Palu, (2) bagaimana jenis gaya bahasa dalam diksi yang digunakan pada daftar menu warung makan di Kota Palu. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk makna dan gaya bahasa yang terkadung dalam diksi pada daftar menu warung makan di Kota Palu. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitiannya adalah warung makan, serta objek penelitiannya adalah diksi pada daftar menu warung makan di Kota Palu. penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 20 Februari 2016. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah teknik observasi dan dokumentasi. Metode analisis data pada penelitian ini adalah metode padan referensial dengan menggunakan teknik analisis data model Miles dan Huberman (reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi). Hasil penelitian ini adalah peneliti menemukan delapan jenis makna pada penggunaan diksi dalam penggunaan diksi dalam daftar menu warung makan di Kota Palu, yaitu makna leksikal, makna gramatikal, makna umum, makna khusus, makna referensial, makna denotatif, makna konotatif, dan makna asosiatif. Selain itu, ditemukan dua gaya bahasa dalam diksi yang diteliti, yaitu gaya bahasa personifikasi dan hiperbola. Kata kunci: Diksi, Daftar Menu, Warung Makan di Kota Pal
STRUKTUR KEPRIBADIAN TOKOH TIVRI DALAM NASKAH DRAMA CIPOA KARYA PUTU WIJAYA
Permasalahan dalam penelitian ini “bagaimana struktur kepribadian tokoh Tivri dalam Naskah Drama Cipoa karya Putu Wijaya”. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kepribadian tokoh Tivri. Metode yang digunakan ialah metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan (1) membaca keseluruhan naskah drama (2) mengumpulkan data (3) mencatat data (4) membaca data (5) menandai dan mencatat (6) dan melakukan verifikasi data yang sudah dikumpulkan. Analisis data dilakukan peneliti melalui tahap berikut: (1) menentukan keadaan jiwa lewat tingkah laku dan dialog tokoh Tivri pada naskah (2) menganalisis (3) melakukan verifikasi data kembali untuk memastikan kebenaran data. Hasil penelitian dan pembahasan : Kepribadian tokoh Tivri yang dipengaruhi oleh Id adalah kemauan untuk memiliki bongkahan emas, Ego yaitu sikap Tivri yang mematuhi Juragan untuk tidak memberitahukan kepada para pekerja bahwa harta karun telah ditemukan begitupun sebaliknya, dan Super Ego adalah Tivri yang akhirnya menyadarkan Juragan untuk tidak berkata bohong kepada Para Pekerja.Kata Kunci: Struktur; tokoh ; naskah drama
EUFIMISME PADA WACANA BERITA HARIAN JAWA POS
Masalah dalam penelitian ini terdiri atas dua, (1) bagaimanakah bentuk eufimisme pada wacana berita Harian Jawa Pos? (2) bagaimanakah makna kata, frase, dan klausa eufimisme pada wacana berita Harian Jawa Pos? Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan bentuk eufimisme pada wacana berita Harian Jawa Pos, dan (2) mendekripsikan makna kata, frase, dan klausa eufimisme pada wacana berita Harian Jawa Pos. Manfaat penelitian ini (1) dapat memperluas wawasan mahasiswa terhadap pengetahuan kebahasaan terutama tentang penghalusan (eufimisme); (2) dapat menjadi bahan pertimbangan bagi wartawan dan pengelola media massa; (3) dapat menjadi bahan referensi bagi penelitian selanjutnya, khususnya penelitian tentang eufimisme. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data menggunakan metode simak dengan teknik catat melalui tiga tahapan, yaitu membaca, mengamati, dan menandai kata dengan nomor. Analisis data penelitian ini menggunakan metode agih (distribusional) dan metode padan. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan enam belas sumber data dari Harian Jawa Pos. Enam belas sumber data itu didapatkan dari rubrik nusantara, rubrik metropolis lifestyle, rubrik jawa timur, rubrik jati diri, rubrik metropolis politik dan pemerintahan, rubrik politik dan rubrik berita utama. Selanjutnya, dari enam belas bentuk data tersebut ditemukan enam bentuk eufimisme, adapun ke enam bentuk yang didapatkan dari hasil penelitian tersebut yaitu, ekspresi figuratif, satu kata untuk menggantikan satu kata yang lain, hiperbola, flipanasi, sirkomlokusi, dan singkatan. Makna yang digunakan dalam pemakaian eufimisme ini adalah makna konotatif, serta mengalami perubahan makna ameliorasi. Kata Kunci: Eufimisme; Wacana Berita; Harian Jawa Po
Penerapan Peta Pikiran dalam Membaca Pemahaman Siswa Kelas VIII SMP Negeri 6 Sigi
Permasalahan pada penelitian ini adalah tingkat keberhasilan dalam membaca pemahaman siswa kelas VIII SMP Negeri 6 Sigi melalui penerapan peta pikiran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keberhasilan dalam membaca pemahaman siswa Kelas VIII SMP Negeri 6 Sigi melalui penerapan peta pikiran. Penelitian ini menggunakan metode ekperimen. nonequivalent control group design. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah memberikan teks bacaan, penerapan peta pikiran dengan cara mengajarkan menggunakan peta pikiran, selanjutnya diberi tes isian untuk uji pemahaman, serta daftar pertanyaan untuk mengetahui respon siswa terhadap peta pikiran. Pengumpulan datanya ditampilkan dalam bentuk tabel. Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial untuk uji normalitas data dan uji hipotesis dalam program SPSS versi 17. Dari analisis statistik deskrtiptif diketahui rata-rata nilai pretes kelompok kontrol 65,67 dan kelompok eksperimen 65,38 dengan masing-masing kategori cukup. Setelah diterapkan peta pikiran pada kelompok eksperimen maka nilai rata-rata posttest meningkat 78,75 sedangkan kelas kontrol yang tidak ada perlakuan meskipun nilai rata-rata posttest (68,00) juga meningkat, namun memiliki selisih yang cukup jauh dari kelas eksperimen yaitu 10,75. Selanjutnya, hasil uji regresi linear sederhana dalam menguji hipotesis juga membuktikan bahwa peta pikiran dapat diterapkan dengan baik dalam membaca pemahaman, dengan hasil t-hitung>t-tabel, atau 5,935 > 1,771 dan Sig.t < α, atau 0,000 < 0,05. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa terdapat tingkat keberhasilan dalam membaca pemahaman siswa kelas VIII SMP Negeri 6 Sigi melalui penerapan peta pikiran. Respon positif terhadap peta pikiran juga dinyatakan oleh siswa melalui 94,19 jawaban “Ya” atas pertanyaan mengenai peta pikiran. Kata Kunci: Peta Pikiran; Membaca Pemahama
ANALISIS PENGGUNAAN GAYA BAHASA DALAM IKLAN PRODUK PERAWATAN KECANTIKAN WANITA DI TELEVISI
Permasalahan dalam penelitian ini adalah (1) gaya bahasa apa saja yang digunakan dalam iklan produk perawatan kecantikan wanita, dan (2) apa fungsi gaya bahasa dalam iklan produk perawatan kecantikan wanita di televisi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan berbagai macam gaya bahasa serta menjelaskan fungsi gaya bahasa dalam iklan produk perawatan kecantikan wanita di televisi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan dokumentasi, simak dan catat. Teknik analisis data menggunakan metode reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil analisis data dan pembahasan menunjukkan bahwa data pada penelitian ini berjumlah 23 data dari 18 buah iklan produk perawatan kecantikan yang berasal dari 3 merk produk, adapun gaya bahasa yang digunakan dalam iklan produk perawatan kecantikan wanita terbagi atas 10 gaya bahasa yaitu gaya bahasa 1) personifikasi; 2) perumpamaan; 3) hiperbola; 4) klimaks; 5) antiklimaks; 6) erotesis; 7) asindeton; 8) aliterasi; 9) mesodiplosis; 10) repetisi. Fungsi gaya bahasa dalam iklan produk perawatan kecantikan yakni sebagai alat untuk meninggikan selera sehingga dapat meningkatkan minat konsumen, sebagai alat untuk mempengaruhi atau meyakinkan konsumen, sebagai alat untuk menciptakan suasana tertentu, serta untuk memperkuat efek terhadap gagasan yang disampaikan sehingga membuat konsumen terkesan oleh pesan yang disampaikan dalam sebuah iklan. Kata Kunci: Gaya Bahasa; Iklan; Produk Kecantikan
PENGULANGAN NOMINA BAHASA KULAWI DIALEK MOMA DI DESA SUNGKU KECAMATAN KULAWI KABUPATEN SIGI
Permasalahan pada penelitian ini sebagai berikut bentuk pengulangan apa saja yang terdapat dalam bahasa Kulawi dan apa makna pengulangan bahasa Kulawi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk pengulangan nomina bahasa Kulawi dan mendeskripsikan makna pengulangan bahasa Kulawi. Teknik pengumpulan data (1) menggunakan metode cakap dan simak libat cakap, dan (2) teknik catat. Teknik analisis data (1) menggunakan metode padan dan distribusional metode ini menggunakan teknik ganti dan teknik perluas. Penyajian hasil analisis data menggunakan metode (1) formal dan informal. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan menemukan bentuk dan makna pengulangan nomina bahasa Kulawi Dialek Moma sebagai berikut: bentuk pengulangan terdiri atas (1) pengulangan penuh, contoh: hou-hou ‘rumah, (2) pengulangan berimbuhan contoh: dike-dikea ‘anjing-anjingan’. Makna pengulangan terdiri atas (1) makna banyak tak tentu, contoh: huraya-huraya ‘piring-piring’ maknanya banyak piring, (2) menyerupai contoh: oto-otoa ‘mobil-mobilan’ maknanya menyerupai mobil. Kata Kunci: Pengulangan Nomina, Bentuk Pengulangan, Makna Pengulanga
TINDAK TUTUR ILOKUSI DALAM TALKSHOW INDONESIA LAWAK KLUB PADA PROGRAM TV TRANS7
Masalah pokok yang dianalisis dalam penelitian ini adalah bagaimana bentuk dan strategi tindak tutur ilokusi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan strategi tindak tutur ilokusi dalam talkshow Indonesia Lawak Klub. Metode yang digunakan deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data yaitu dari tayangan Indonesia Lawak Klub di Trans7. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik catat. Prosedur teknik analisis data terdiri dari (1) Reduksi Data, (2) Penyajian Data, (3) Penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada lima bentuk tindak tutur ilokusi dan penggunaan kedua strategi tindak tutur ilokusi. Bentuk tindak tutur ilokusi yaitu bentuk asertif yang terdiri dari tuturan menyatakan, menyarankan, melaporkan, menunjukkan, mengakui, mengklaim, dan menyebutkan. Bentuk tindak tutur direktif yang terdiri dari tuturan menyuruh/memerintah, memohon, menasihati, dan menyilakan. Bentuk tindak tutur ekspresif yang terdiri dari tuturan kesenangan, ketidaksukaan/kestidaksenangan, memuji, berterimakasih, meminta maaf, kebingungan, mengejek, menyalahkan, menyindir, memberi selamat, dan mengeluh. Bentuk tindak tutur komisif yang terdiri dari tuturan berjanji, menawarkan, dan menyanggupi. Bentuk tuturan deklaratif yang terdiri dari tuturan memutuskan. Sedangkan strategi tindak tutur meliputi strategi langsung tindak tutur asertif, strategi langsung tindak tutur direktif, strategi langsung tindak tutur ekspresif, strategi langsung tindak tutur komisif. Strategi tidak langsung bermodus interogatif dan strategi tidak langsung bermodus deklaratif.Kata Kunci: Tindak Tutur, Tindak Ilokusi, Bentuk, Strateg
PRESENTASI ELEGI DAN ROMANTISME DALAM LIRIK LAGU EBIET G. ADE
Fokus permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana presentasi elegi dan romantisme dalam lirik lagu Ebiet G. Ade. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui, mendeskripsikan, dan mempresentasikan elegi dan romantisme dalam lirik lagu Ebiet G. Ade melalui penggunaan gaya bahasanya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif berjenis kualitatif. Dalam penelitian ini penulis menggunakan langkah-langkah sebagai berikut: (1) membaca, mempelajari, dan menelaah keseluruhan lirik lagu yang dijadikan sebagai bahan penelitian, (2) membuat rangkuman-rangkuman inti cerita, (3) mendeskripsikan gaya bahasa yang menggambarkan aspek romantisme dan elegi, (4) mengadakan penafsiran data yang menggambarkan aspek romantis dan elegi. Hasil penelitian ini adalah peneliti memperoleh aspek elegi dan romantisme yang menggambarkan 4 lirik ratapan kepada sang pencipta, 10 lirik ratapan kepada lingkungan alam dan sosial, juga 4 lirik ratapan kepada orang terkasih serta 1 lirik romantis kepada sang pencipta, 1 lirik romantis kepada lingkungan alam dan sosial, juga 4 lirik romantis kepada orang terkasih di dalam lirik lagu Ebiet G Ade berdasarkan penggunaan gaya bahasanya. Kata Kunci : Presentasi Elegi dan Romantisme, Lirik Lag
REDUPLIKASI VERBA BAHASA TAJIO
Permasalahan penelitian ini adalah Bagaimana bentuk reduplikasi verba bahasa Tajio dan bagaimana makna reduplikasi verba bahasa Tajio. Tujuannya Mendeskripsikan bentuk reduplikasi verba bahasa Tajio dan mendeskripsikan makna reduplikasi verba bahasa Tajio. Sumber data dalam penelitian ini adalah data yang diperoleh berasal dari dua sumber yaitu: (1) Data tertulis sebagai data utama atau primer (2) Data lisan sebagai data penunjang atau data skunder. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kualitatif deskriptif, penelitian yang digunakan semata-mata hanya berdasarkan pada fakta yang ada fenomena yang memang secara empiris hidup pada penuturnya sehingga yang dihasilkan atau yang dicatat berupa paparan apa adanya. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode simak. Teknik pengumpulan data adalah simak libat cakap, teknik rekam, dan teknik catat. Analisis data dalam penelitian ini adalah metode padan dan metode agih. Hasil penelitian ini adalah bentuk reduplikasi verba bahasa Tajio yaitu: (1) reduplikasi penuh, (2) reduplikasi sebagian dan (3) reduplikasi berimbuhan. Makna reduplikasi verba bahasa Tajio terdiri dari dua makna, yaitu: (1) makna tindakan berulang kali, (2) makna tanpa tujuan, (3) makna berbalasan dan (4) makna bersamaan waktu. Kata Kunci: Reduplikasi, Verb