KARYA DOSEN Fakultas Ilmu Pendidikan UM
Not a member yet
44 research outputs found
Sort by
Pengaruh Pembelajaran Strategi React Terhadap Peningkatan Kemampuan Mahasiswa PGSD Tentang Koneksi Matematis
Pengaruh Pembelajaran Strategi REACT terhadap Peningkatan Kemampuan Mahasiswa PGSD tentang Koneksi Matematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam mengenai peningkatan kemampuan koneksi matematis mahasiswa melalui pembelajaran dengan strategi REACT. Penelitian ini menggunakan metode kuasi-eksperimen dengan desain kontrol pre-test dan post-test. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa PGSD UM pada semester ganjil 2015/2016. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa peningkatan kemampuan koneksi matematis mahasiswa yang mendapat pembelajaran matematika melalui strategi REACT lebih baik dibandingkan dengan peningkatan kemampuan koneksi mahasiswa yang mendapat pembelajaran konvensional. Kata kunci: strategi REACT, kemampuan koneksi, mahasiswa PGS
Primary School Teacher Education Students’ Cognitive Ability in Solving Mathematical Question
The study and the result was aimed to describe primary school teacher education students’ cognitive ability in solving mathematical question. This study used descriptive quantitative approach. The result of the study showed that students’ ability in solving mathematics question based on Bloom’s taxonomy. The result showed that 72.5 % students achieved understanding level. The rest of them achieved higher order thinking level. It showed that students’ cognitive ability at that level should be increased. One of the effort to increase it could be by giving varied mathematical questions based on Bloom’s taxonomy while lecturing. Keywords: cognitive ability, students ability, mathematical questio
Pramita, 2018. Identifikasi dan Karakterisasi α - amilase dan β - amilase pada Beberapa Spesies Bakteri Amilolitik dari Limbah Olahan Sagu (Metroxylon sago) di Pulau Halmahera Sebagai Buku Referensi Mikrobiologi Berbasis
RINGKASAN Limbah sagu yang menumpuk akibat dari hasil pengolahan sagu secara tradisional di Pulau Halmahera yang dibiarkan begitu saja ke l ingkungan menyebabkan pencemaran pada lingkungan tanah, air, dan udara sehingga menimbulkan bau yang tidak sedap. Penumpukan limbah sagu secara alami dimanfaatkan oleh mikroba yang ada dan hidup di tanah yang di dalamnya terkandung nutrisi. Kandungan amilum yang masih tersedia di dalam limbah sagu memberikan kesempatan kepada bakteri untuk tumbuh dan berkembangbiak. Mikroba yang memanfaatkan amilum dalam limbah sagu ialah kelompok bakteri amilolitik yang mampu memproduksi enzim amilase. Tidak semua kelompok bakteri yang hidup di dalam limbah olahan sagu mampu menghasilkan enzim amilase karena hanya spesies- spesies tertentu yang termasuk kelompok bakteri amilolitik mampu menghasilkan enzim amilase yaitu α-amilase dan β-amilase.Enzim tersebut merupakan biokatalisator dalam proses hidrolisis amilum yang terdapat dalam limbah sagu. Apabila amilum telah terdegradasi oleh bakteri amilolitik, maka pencemaran lingkungan dapat dicegah atau dikurangi. Penelitian ini bertujuan untuk; ( 1) mengidentifikasi bakteri amilolitik indigen yang berasal dari limbah olahan sagu,(2) mengetahui perbedaan daya hidrolisis amilum berdasarkan aktivitas dari enzim α- amilase dan β-amilase antar spesies bakteri amilolitik indigen yang telah ditemukan dalam limbah sagu,(3)mengetahui kadar dari protein dari enzim α-amilase dan β-amilase antar spesies bakteri amilolitik,(4) menghasilkan produk berupa buku referensi berbasis penelitian. Penelitianini terdiri dari tahap I: deskriptif eksploratif laboratorik yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan daya hidrolisis amilum dan kadar proteinα- amilase dari tiap isolat bakteri amilolitik indigen secara kualitatif, menggunakan desain rancangan acak lengkap (RAL), dengan tiga ulangan. Penelitian tahap II ialah pengembangan buku r eferensi berbasis riset berdasarkan model pengembangan Borg dan Gall dengan mengembangkan delapan tahap dari seluruh langkah pengembangannya, yang bertujuan untuk menghasilkan buku referensi Mikrobiologi berbasis riset yang valid berdasarkan hasil validasi oleh para validator dan hasil uji keterbacaan oleh mahasiswa. Hasil penelitian membuktikan bahwa (1) ditemukan tiga spesies bakteri amilolitik indigen yang potensial Bacillus alvei, Bacillus amylolyquefachiens, Dan Pseudomonas putida, (2) berdasarkan aktivitas α-amilase danβ-amilase,ketigaspesies bakteri amilolitik yang ditemukanmempunyai daya hidrolisis amilum yang berbeda satu sama lain,masing-masingyaituB. Alvei dengan indeks hidrolisis sebesar 3.68 , B. Amylolyquefachienssebesar 3.31 , Dan Pseudomonas putida sebesar 2.45,(3) aktivitas enzim α -amilase dan β – amilase dari s pesies ketiga spesies bakteri amilolitik indigen berbeda secara nyata, aktivitas enzim α -amilaseB. Alvei sebesar 1877.00 U/mg dan β - amilase sebesar 1363.67 U/mg , B. Amylolyquefachiens 1705.67 U/mg danβ- amilase sebesar 1256.00 U/mg , adapun Pseudomonas putida sebesar1438.33 U/mg dan β - amilase sebesar 1206.33 U/mg. Kadar protein enzim amilase, berbeda satu sama lain. Kadar protein enzim α – amilase B. alvei sebesarU/gR dan β amilase sebesar 621.00 IU/gR B. amylolyquefachiens 1426.33 IU/gr dan padaβ- amilase sebesar 587.00 IU/gr dan Pseudomonas putida sebesar 1395.00 UI/g dan pada β – amilase sebesar 516.00 IU/gr dan, (4) buku referensi berbasis riset tentang bakteri amilolitik indigen dan karakterisasinya di Pulau Halamahera telah tersusun dan dinyatakan layak berdasarkan hasil validasi oleh pakar/ahli materi mikrobiologi, yaitu sebesar 73.8% dan ahli buku referensi sebesar 86.6% dan uji keterbacaan oleh kelompok kecil mahasiswa, sebesar 72.01% . Spesies bakteri amilolitik yang ditemukan dapat direkomendasikan kepada industri terutama industri makanan olahan berbasis enzim, karena telah terbukti mempunyai aktivitas α - amilase yang tinggi dalam menghidrolisis amilum. Selain itu ditemukannya spesies bakteri ini dapat juga digunakan sebagai informasi tentang keberadaan bakteri amilolitik yang terisolasi dari limbah olahan sagu, sehingga hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar untuk penelitian lanjut, khususnya tentang potensinya sebagai penghasil enzim α amilase dan β amilase untuk berbagai tujuan penelitian, khususnya bidang pengolahan pangan berbasis amilum sebagai upaya peningkatan ketahanan pangan. Adapun hasil penelitian pengembangan berupa buk u referensi berbasis riset telah tersusun dan diharapkan dapat digunakan untuk menanamkan sikap cinta lingkungan, terutama lingkungan yang tercemar oleh limbah olahan sagu, baik bagi masyarakat pada umumnya dan mahasiswa pada khususnya. Buku referensi yang telah disusun disarankan untuk dimanfaatkan untuk pembelajaran Mikrobiologi sehingga para mahasiswa dapat mengetahui manfaat yang lebih banyak tentang bakteri amilolitik indigen yang ditemukan dalam limbah olahan sagu di Pulau Halmahera sebagai salah satu sumber daya lokal
LEMBAGA BANTUAN HUKUM (LBH) SEBAGAI PENEGAK KEADILAN HUKUM DAN KEADILAN SOSIAL DALAM PROSES PERADILAN DI INDONESIA
ABSTRAKPada artikel ilmiah ini disajikan mengenai solusi mengatasi keadilan hukum dan keadilan sosial yang dewasa ini sangat jauh dari cita-cita bangsa Indonesia didalam proses pengadilan di Indonesia. Solusi tersebut adalah dengan dibentuknya Lembaga Bantuan Hukum (LBH). Lembaga ini dibentuk secara independen tanpa campur tangan pemerintah, yang berfungsi sebagai badan pengawas dalam sistem peradilan dan pendidikan serta pendampingan terhadap masyarakat guna sebagai kontrol proses pengambilan keputusan didalam proses peradilan agar sesuai dengan keadilan hukum dan keadilan sosial yang sering kali menyeleweng bahkan tidak adanya kedua keadilan tersebut. Masyarakat yang seharusnya diberlakukan secara adil dan sama dihadapan hukum didalam realitanya masyarakat diperlakukan secara semena-mena dihadapan hukum karena lemahnya pengetahuan masyarakt tentang hukum dan prosesnya. Hukum yang seharusnya melindungi seluruh rakyat termasuk rakyat kecil malah sebaliknya mereka ditindas oleh para mafia peradilan yang memperlakukan masyarakat sebagai bahan percobaan dihadapan hokum. Para mafia hukum menggunakan kekuasaan serta harta mereka demi kelancaran tujuan mereka. Banyak sekali kasus-kasus tentang ketidakadilan hukum didalam proses pengadilan yang membuat kepercayaan masyarakat terhadap hukum dan menurunnya wibawa hukum dimata masyarakat. Masalah ini yang akan membuat semakin terpuruknya bangsa Indonesia, karena hukum positif yang berlaku tidak dilaksanakan sebagaimana mestinya sesuai dengan cita-cita bangsa yang terkandung dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 dan tidak sesuai dengan pasal 1 ayat 3 UUD NRI 1945 tentang kedaulatan hukum
Improving the Number Sense Ability of Elementary School Students in Mathematics Learning
Numbers are one of the scopes of mathematics that has been familiar since childhood because numbers are everywhere. Numbers are close to everyday life because they can be found in many ways and are used in various fields. Understanding the concept of numbers correctly and correctly will have a significant impact on advanced mathematics. The concept of numbers can be mastered by students if the number sense ability develops in students. Number sense is related to flexible thinking about numbers. Number sense is an ability that plays a very important role in solving mathematical problems that can be developed through learning. In this case, PMRI is a learning that needs to be considered to improve the ability of students' number sense. Keywords— number sense, mathematics learning, elementary schoo
EFEKTIVITAS PENYELENGGARAAN PROGRAM KURSUS DI KABUPATEN DAN KOTA BANDUNG JAWA BARAT
Artikel ini memaparkan temuan hasil penelitian yang dilakukan pada tahun 2011. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai efektivitas penyelenggaraan program kursus di wilayah Bandung Jawa Barat.Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dan diskusi kelompok terfokus (FGD). Hasil penelitian mendapati bahwa penyelenggaraan program kursus di wilayah Bandung belum diselelenggarakan secara efektif, dan kegiatan monitoring dan supervisi oleh Dinas pemerintah terkait juga belum dapat dijalankan secara efektif. Kata kunci: efektivitas, program kursus, dan lembaga kursus dan pelatiha
EFEKTIVITAS PENYELENGGARAAN PROGRAM KURSUS DI KABUPATEN DAN KOTA BANDUNG JAWA BARAT
This research article presents the finding of research undertaken during 2011. The aim of this research was to asssess the effectiveness of the courses program implementation in Bandung, West Java. Questionnaires and a focus group discussion (FGD) were conducted to get the data. The findings show that course programs were ineffectively implemented, and the monitoring and supervision to programs were ineffectively undertaken by the district goverment’s. Artikel ini memaparkan temuan hasil penelitian yang dilakukan pada tahun 2011. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai efektivitas penyelenggaraan program kursus di wilayah Bandung Jawa Barat.Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dan diskusi kelompok terfokus (FGD). Hasil penelitian mendapati bahwa penyelenggaraan program kursus di wilayah Bandung belum diselelenggarakan secara efektif, dan kegiatan monitoring dan supervisi oleh Dinas pemerintah terkait juga belum dapat dijalankan secara efektif.Kata kunci: efektivitas, program kursus, dan lembaga kursus dan pelatiha
TRANSFORMASI PERSPEKTIF MAHASISWA TERHADAP KONSEP PENGORGANISASIAN MASYARAKAT
Artikel ini merupakan sebagian dari hasil penelitian implementasi model pembelajaran transformasional dengan pendekatan cognitive-rational approach yang diterapkan pada matakuliah Pengorganisasian Masyarakat Jurusan PLS FIP UM. Artikel ini ditulis dengan tujuan untuk mendiskripsikan karakteristik transformasi perspektif yang terjadi pada mahasiswa terhadap konsep pengorganisasian masyarakat. Secara keseluruhan kegiatan penelitian ini merupakan penelitian dengan rancangan penelitian dan pengembangan (research and development). Hasil penelitian mendapai bahwa pembelajaran transformasional dengan cognitive rational approach dapat membawa transformasi perspektif pada mahasiswa dalam 2 bentuk transformasi, yaitu (a) perpindahan dari persepktif lama ke perspektif baru, dan (b) pematangan dan pemantapan pada satu perspektif. Kata kunci: pembelajaran transformasional, pergeseran perspektif, pendekatan rasional kogniti
Statistical Literacy and its Urgency for Students
The issue of literacy has been widely studied by education experts both at home and abroad, including statistical literacy. Statistical literacy is an important thing for productive people to have in this 4.0 industrial revolution era. Statistical literacy is the ability to interpret and describe information that we often encounter in everyday life. Is that simple statistical literacy? What is statistical literacy? can anyone with statistical knowledge be said to have statistical literacy skills? How to develop statistical literacy skills among students? This paper will generally try to answer these questions. Keywords: statistical, literacy, students, ability, statistical literac
Peningkatan Hasil Belajar Sumber Daya Alam Melalui Model TGT (Teams Games Tournament) pada Siswa Kelas IV-A SDN Pakunden 1 Kota Blitar
Observasi yang dilakukanpeneliti di kelasIV-A SDN Pakunden 1 Kota Blitarmenunjukkanbahwa: (1) tidakditerapkannyametodemaupun model pembelajaran yang bervariasi, (2) kurangmaksimalnyapemanfaatan media pembelajaran, (3) siswapasifdankurangterlibatdalampembelajaran, (4) tidakadanyareinforcement, (5) hasilbelajarsiswapadamaterisumberdayaalammasihrendah,yaituhanyaterdapat 5 dari 21 siswa yang tuntasdalampembelajaranatausebesar 24%. Solusiuntukpermasalahantersebutadalahdenganditerapkannya model pembelajaranTGT.Penelitianinibertujuanuntukmendeskripsikanpenerapandanpeningkatanhasilbelajarsiswapadamaterisumberdayaalam.JenisPenelitianyang digunakanadalahPenelitianTindakanKelas (PTK)denganpendekatankualitatif.Penelitiandilaksananakanselama 2 siklusdengantahapanmasing-masingsiklusadalah:(1) Perencanaan(2) pelaksanaan (3) observasi,dan (4) refleksi. Teknikpengumpul data yang digunakanadalahteknikobservasi,tes, dokumentasi, wawancara, dancatatanlapangan. Data dianalisismelaluikegiatanreduksi data, penyajian data danpenarikankesimpulanHasilpenelitianmenunjukkanbahwapenerapan model pembelajaran TGT dilaksanakandengansangatbaikoleh guru dansiswa. Persentaseaktivitas guru padasiklus I adalah 84% dengankategoribaikdanmeningkatpadasiklus II menjadi 100% dengankategorisangatbaik.Siswaaktifdanantusiasdalammengikutisetiaptahapanpadamodel pembelajaran TGT. Terdapatpeningkatanpadahasilbelajarsiswa. Ketuntasanbelajarklasikalpadasiklus I sebesar 50% danmeningkatmenjadi 89% padasiklus II.Kesimpulannya model pembelajaran TGT telahdilaksanakandengansangatbaikoleh gurumaupunsiswa,sertadapatmeningkatkanhasilbelajarsiswakelas IV-A SDN Pakunden 1 Kota Blitar. Untukitudalammenerapkan model pembelajaran TGT, guru hendaknyamampumengkondisikankelasdenganbaik, memberikanperhatianlebihkepadasiswadalamkegiatankelompokdanturnamen, sertamempertimbangkanwaktupelaksanaansetiaptahapan model pembelajaran TGT (Team Game Tournament)khususnyadalamkegiatanturnamenkarenamembutuhkanwaktu yang lebihbanyak