KARYA DOSEN Fakultas Ilmu Pendidikan UM
Not a member yet
    44 research outputs found

    ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KETERLAMBATAN PROYEK KONSTRUKSI PADA PROYEK PEMBANGUNAN DINO HOTEL BATU

    No full text
    ABSTRAKPrima, Maulana Abdi. 2019. Analisis Faktor Penyebab Keterlambatan Proyek Konstruksi Pada Proyek Pembangunan Dino Hotel Batu. Skripsi, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. H. Suparno, S.T., M.T., (II) Drs. Boedi Rahardjo, M.Pd., M.T.Kata Kunci: analisis faktor, keterlambatan proyek konstruksi, spreadly. Penyedia jasa konstruksi pada umumnya mengharapkan proyek konstruksi dapat berjalan sesuai dengan rencana. Dalam proyek konstruksi dibutuhkan manajer lapangan yang mampu mengelola waktu dengan baik guna menghindari hambatan-hambatan yang mengakibatkan keterlambatan penyelesaian proyek. Pada penelitian ini, peneliti memilih lokasi dan situs penelitian pada proyek pembangunan Dino Hotel Batu yang mengalami keterlambatan cukup lama. Proyek yang seharusnya selesai pada bulan Desember 2017 sampai dengan bulan Mei 2018 belum juga selesai. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan faktor-faktor penyebab keterlambatan penyelesaian proyek konstruksi pada proyek pembangunan Dino Hotel, (2) mendeskripsikan pengaruh dari keterlambatan penyelesaian proyek konstruksi terhadap pembangunan Dino Hotel. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Analisis data pada penelitian ini diadaptasi dari metode spreadly. Pengujian keabsahan data pada penelitian ini menggunakan teknik perpanjangan keikutsertaan dan triangulasi.Hasil penelitian ini menunjukkan faktor yang menjadi penghambat penyelesaian pembangunan proyek antara lain (1) faktor tenaga kerja, (2) peralatan, (3) owner, (4) lingkungan, (5) kesalahan metode pelaksanaan. Pengaruh dari keterlambatan penyelesaian proyek konstruksi terhadap pembangunan Dino Hotel yaitu (1) terjadinya pembengkakan biaya akibat dilaksanakannya kerja lembur dan (2) terjadinya ketidaksesuaian spesifikasi dan kualitas akibat terlalu fokusnya kontraktor terhadap pengejaran waktu penyelesaian proyek konstruksi

    Analisis Penyelenggaraan Perpustakaan di SDN Penanggungan Kota Malang

    No full text
    Perpustakaan sekolah merupakan salah satu sarana penting yang sangat berpengaruh terhadap hasil pendidikan. Keberadaan perpustakaan di sekolah dasar sangat bermanfaat bagi peningkatan kualitas pembelajaran. Perpustakaan dapat memberikan kesempatan bagi siswa dan guru untuk memperdalam ilmu teknologi. Empat faktor yang harus ada di perpusakaan yaitu gedung perpustakaan, koleksi pustaka, pustakawan dan pemustaka. Berdasarkan data awal diperoleh sedikitnya siswa berkunjung ke perpustakaan sejumlah 5 siswa dari 345 siswa di SDN Penanggungan Kota Malang. Letak Perpustakaan paling ujung utara sekolah dengan bentuk sekolah yang memanjang, dan pelayanan perpustakaan dibantu dengan tenaga perpustakaan yang berjumlah hanya 1 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penyelenggaraan perpustakaan di SDN Penanggungan Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, angket, observasi dan dokumentasi. Sumber data diperoleh dari petugas perpustakaan, kepala sekolah, dan guru. Kegiatan analisis data dimulai dari tahap reduksi data, tahap penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penyelenggaraan perpustakaan belum berjalan secara optimal. Aspek penyelenggaraan perpustakaan masih memiliki banyak kekurangan. Kekurangan dalam penyelenggaraan perpustakaan meliputi: ukuran fasilitas gedung tidak memenuhi syarat, lokasi dan ukuran ruang perpustakaan tidak sesuai standar, peralatan dan perlengkapan belum lengkap, layanan peminjaman buku jarang dilakukan, penegakan tata tertib dengan pemberian sanksi pun belum dilaksanakan, pelayanan dan pemeliharaan tidak bisa secara optimal karena kekurangan tenaga perpustakaan, serta kualifikasi tenaga perpustakaan juga tidak sesuai standar. Anggaran dana untuk perpustakaan hanya terbatas pada DPA (Dana Penggunaan Anggaran) dalam satu tahun. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penyelenggaraan perpustakaan belum berjalan optimal dikarenakan adanya hambatan, utamanya sarana prasarana, sistem pelayanan dan petugas perpustakaan. Untuk itu, disarankan pihak sekolah agar melengkapi sarana prasarana sekolah perpustakaan, mengikutkan pustakawannya melanjutkan pendidikan tentang ilmu perpustakaan, dan memaksimalkan potensi yang ada di perpustakaan agar dapat berjalan dengan baik

    Kemampuan Pemecahan Masalah Matematik Mahasiswa PGSD ditinjau dari Perbedaan Jenis Kelamin

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kemampuan pemecahan masalah mahasiswa PGSD laki-laki dan perempuan. Sampel dalam penelitian ini adalah 63 mahasiswa laki-laki dan perempuan yang telah mengambil mata kuliah matematika dasar, geometri pengukuran, dan aritmetika dasar. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu berupa tes kemampuan pemecahan masalah matematik berbentuk essay yang telah valid dan reliabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematik mahasiswa PGSD ditinjau dari perbedaan jenis kelamin. Artinya kemampuan pemecahan masalah matematik mahasiswa PGSD laki-laki dan perempuan adalah sama. Kata kunci: jenis kelamin, kemampuan pemecahan masalah, mahasiswa PGS

    Pengembangan Buku Panduan Sanitasi Kandang Puyuh dan K3 bagi Tunagrahita SMALB di SLB PTN Bagian C Malang

    No full text
    ABSTRAKRosyidi, Rizky Amalia. 2019. Pengembangan Buku Panduan Sanitasi Kandang Ternak Puyuh dan K3 Bagi SMALB Tunagrahita di SLB PTN Bagian C Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Drs. H. Abdul Huda M.Pd (2) dr. Agung Kurniawan M.KesKata Kunci: Sanitasi Kandang Ternak Puyuh dan K3, Buku Panduan, SMALB TunagrahitaBahan ajar yang sesuai sebagai sumber belajar siswa merupakan hal yang sangat mempengaruhi pencapaian kompetensi siswa, termasuk di dalamnya siswa tunagrahita. Siswa tunagrahita memerlukan bahan ajar yang sesuai dengan karakteritik yang di miliki agar lebih mudah diterima dan dipahami. Aktivitas kognitif yang rendah pada tunagrahita mengakibatkan perlunya pengulangan pada setiap instruksi yang diterima agar mereka dapat memahami instruksi terebut. Karakteristik tersebut mendorong guru untuk menginovasikan bahan ajar agar sesuai untuk siswa tunagrahita untuk menarik minat belajar siswa. Pengembangan buku panduan sanitasi kandang ternak puyuh dan K3 ini bertujuan untuk menghasilkan produk bahan ajar yang dapat memenuhi kebutuhan siswa tunagrahita terkait dengan keterampilan peternakan. Produk juga bertujuan untuk menimbulkan motivasi belajar pada diri siswa dan meningkatkan kemampuannya dalam melakukan kegiatan sanitasi kandang ternak puyuh.Rancangan penelitian produk menggunakan Research and Development (R&D). Populasi dari penelitian ini adalah siswa tunagrahita yang mengikuti pembelajaran keterampilan peternakan yang terdiri dari 4 siswa. Prosedur penelitian meliputi (a) identifikasi kebutuhan; (b) perumusan tujuan; (c) perumusan materi; (d) perancangan bahan ajar; (e) produksi 1; (f) validasi; (g) uji coba; (h) revisi produk. Analaisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan jenis data kuantitatif berdasarkan angket validasi ahli materi, ahli bahan ajar, ahli pembelajaran, ahli bahasa, instruktur dan siswa.Hasil penelitian pegembangan buku panduan sanitasi kandang ternak puyuh dan K3 bagi siswa tunagrahita ini menunjukkan bahwa bahan ajar dinyatakan layak oleh ahli materi dengan persentase 73,2%, sangat layak oleh ahli media dengan skor 96,4%, sangat layak oleh ahli pembelajaran dengan skor 100%, sangat layak oleh ahli bahasa dengan skor 88%, sangat layak oleh instrukur dengan skor 91%. Dari kelima hasil validasi yang telah dilakukan diperoleh rata-rata sebesar 89,72% yang menyatakan bahan ajar layak untuk digunakan. Uji coba yang dilakukan kepada siswa melalui tes diperoleh pesentasenya sebesar 89%. Produk buku panduan disusun sesuai dengan kompetensi pencapain dan karakteritik siswa tunagrahita. Buku panduan sanitasi kandang puyuh dan K3 dibut semenarik mungkin dengan menambahkan foto dan kartun burung puyuh di dalamnnya

    Penerapan Lesson Study Melalui Pembelajaran Cooperative-JIGSAW untuk Meningkatkan Partisipasi Mahasiswa dalam Matakuliah BK Pribadi Sosial

    No full text
    Lihat pada fulltek

    MODEL ALTERNATIF KEMASAN KANTIN KEJUJURAN UNTUK MENANAMKAN NILAI-NILAI KARAKTER DI SEKOLAH DASAR

    No full text
    ABSTRAK   Model alternatif kemasan kantin kejujuran ini bertolak dari fakta di lapangan yang menunjukkan bahwa pelaksanaan kantin kejujuran sebagai sarana penanaman nilai-nilai karakter masih belum terlaksana secara optimal. Selain itu sekolah-sekolah yang menerapkan kantin kejujuran belum memiliki model kemasan kantin kejujuran yang pakem. Oleh karena itu, tujuan kajian artikel hasil pemikiran ini berusaha untuk memberikan gagasan model kemasan kantin kejujuran untuk menanamkan nilai-nilai kakter kepada siswa melalui pembiasaan di sekolah. Model alternatif kemasan kantin kejujuran ini terdiri dari tiga tahap, yaitu tahap persiapan, transaksi, dan tutup kantin. Dalam setiap tahap akan memuat beberapa nilai karakter. Nilai karaker utama yang dikembangkan yaitu nilai karakter jujur. Selain itu, terdapat pula nilai karakter nilai bersih, sehat, disiplin, toleran, menjalankan hak serta kewajibannya, ketelitian saling menghargai, konsisten, cerdas, dan bertanggung jawab

    MODEL PELATIHAN HEUTAGOGIS UNTUK PAMONG BELAJAR DALAM RANGKA PENINGKATAN KUALITAS PENGELOLAAN PROGRAM PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH

    No full text
    RINGKASAN Pamong belajar (PB) pada adasarnya merupakanjabatan strategis bagi pengembangan pendidikan luar sekolah (PLS) ke depan. Tugas pokok dan fungsi PB adalah pengembangan model dan pengendalian mutu program-program PLS yang ditempatkan di SKB, BPKB, BP-PAUDNI dan P2-PAUDNI di seluruh Indonesia. Akibat belum optimalnya sistem rekruitmen, pembinaan, dan penugasan PB, maka produk kerja PB dirasakan kurang optimal. Model pelatihan heutagogis, oleh karena itu, dibutuhkan sebagai upaya peningkatan produktivitas kerja PB.  Model pelatihan heutagogis ini merupakan produk dari penelitian Hibah Besaing dan penelitian dilaksanakan denganrancangan penelitian pengembangan. Temuan penelitian ini terdiri atas dua hal. Pertama, kemampuan heutagogis pamong belajar tergolong rendah. Hal ini ditunjukkan oleh masih rendahnya kemampuan PB dalam memecahkan masalah yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya sebagai PB, dan masih rendahnya kemampuan refleksi diri dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi sebagai PB. Kedua, watching dan doing merupakan dua kecenderungan gaya belajar yang dimiliki PB. Karenanya, model grasping experience merupakan pola yang lebih disukai oleh PB dalam proses perolehan pengalaman belajar. Berpijak pada kecenderungan ini, maka desain model pelatihan yang relevan dikembangkan adalah model pelatihan yang lebih menonjolkan atau memberi porsi terbesar pada penguasaan pengalaman (grasping experience). Desain model yang dikembangkan lebih memberi penekanan pada proses mengamati pengalaman lapang (watching) dan melakukan praktik (doing) untuk mengembangkan program-program PLS. Kata kunci: model pelatihan heutagogi,pamong belajar, double-loop learning, self-reflection, self-determined learnin

    PENGEMBANGAN KEMAMPUAN MENULIS KARYA ILMIAH BAGI PENDIDIK PLS DALAM TERANG PEMBELAJARAN TRANSFORMASIONAL

    No full text
    RINGKASAN Artikel ini bertujuan untuk mendiskripsikan upaya yang telah dilakukan untuk mengembangkan kemampuan profesional pendidik PLS (dalam hal ini pamong belajar), dan alternatif usulan untuk mendedah kemampuan tersebut khususnya dalam menghasilkan karya ilmiah. Model pembelajaran transformasional merupakan alternatif tawaran yang patut dipertimbangkan dalam pengembangan kemampuan profesional dimaksud. Kata kunci: pendidik PLS, kemampuan profesional, karya ilmiah, pembelajaran transformasiona

    Persepsi Kegunaan, Persepsi Kemudahan, dan Aksesibilitas Mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan Angkatan 2018 Terhadap Penerapan SIPEJAR

    No full text
    RINGKASANQonita, Aisyah Ayu. 2019. Persepsi Kegunaan, Persepsi Kemudahan, dan Aksesibilitas Mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan Angkatan 2018 terhadap Penerapan SIPEJAR. Jurusan Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang, Pembimbing: (I) Dr. Sulton, M.Pd (II) Yerry Soepriyanto, S.T., M.TKata Kunci : SIPEJAR Persepsi Kegunaan, Persepsi Kemudahan, Aksesibilitas, Perkembangan teknologi pembelajaran yang begitu pesat telah memberikan dampak yang sangat luas terhadap pendidikan di abad 21 ini termasuk pendidikan di perguruan tinggi. Pembelajaran konvensional secara perlahan semakin berubah menjadi pembelajaran yang lebih modern dengan implementasi variasi model dan strategi pembelajaran yang beragam dengan memanfaatkan teknlogi. SIPEJAR menjadi salah satu pilihan Universitas Negeri Malang dalam mengembangkan pembelajaran E-learning.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan persepsi kegunaan, persepsi kemudahan, dan aksesibilitas mahasiswa fakultas ilmu pendidikan angkatan 2018 terhadap penerapan SIPEJAR yang ditinjau dari tiga variabel penelitian yaitu variabel persepsi kegunaan, variabel kegunaan kemudahan, dan aksesibilitas .Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Sebanyak 91 mahasiswa dari tiga jurusan di Fakultas Ilmu Pendidikan yaitu Jurusan Teknologi Pendidikan, Bimbingan Konseling, dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar yang telah menggunakan SIPEJAR dengan aktif. Teknik ini menggunakan teknik total sampling dengan jumlah mahasiswa 91 mahasiswa. Selanjutnya, data yang telah diperoleh diolah menggunakan teknik analisis statistik deskriptif. Untuk menghitung dalam pengolahan data dibantu dengan menggunakan program SPSS 22.0 for windows.Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kegunaan mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan angkatan 2018 pada penerapan SIPEJAR yang terdapat tiga aspek penelitian yaitu aspek meningkatkan kinerja belajar, aspek mudah dipahami, dan aspek teknologi yang digunakan dirasa bermanfaat termasuk dalam kategori baik dengan skor rerata (Mean) 26,1 dan persentase 72,5 %. Selanjutnya persepsi kemudahan mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan angkatan 2018 pada penerapan SIPEJAR yang terdapat dua aspek penelitian yaitu aspek mudah dipelajari dan mudah dioperasikan termasuk dalam kategori baik dengan skor rerata (Mean) 19,47 dan persentase 70 %. Sedangkan variabel aksesibilitas mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan angkatan 2018 pada penerapan SIPEJAR yang terdapat dua aspek penelitian yaitu kemudahan akses dan tampilan mudah dipahami termasuk dalam kategori baik dengan skor rerata (Mean) 31,78 dan persentase 72,2 %

    Sumber dan Media Pembelajaran Anak Usia Dini

    Get PDF
    Pengalaman pada masa anak usia dini memiliki peran yang sangat penting dalam keseluruhan proses perkembangan aspek-aspek kepribadian pada masa-masa selanjutnya. Program pendidikan anak usia dini sebaiknya memberikan stimulus untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani anak sebelum memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi seperti sekolah dasar dan seterusnya. Manusia pada dasarnya adalah mahluk belajar, oleh karenanya tidak perlu memaksa anak untuk belajar. Tugas pendidik adalah membawa sebanyak mungkin pengetahuan di dunia ini ke dalam lingkungan kegiatan anak yang dapat memberikan pengalaman belajar baik di dalam maupun di luar kelas. Salah satu cara yang bisa dilakukan pendidik untuk menunjang proses belajar yang wajar bagi anak adalah menyediakan media belajar dan bermain , karena kegiatan belajar anak usia dini dilakukan melalui kegiatan bermain

    20

    full texts

    44

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    KARYA DOSEN Fakultas Ilmu Pendidikan UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇