Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta Wilayah X
Not a member yet
179 research outputs found
Sort by
EFEKTIVITAS EKSTRAK UMBI GADUNG (Dioscorea hispida Dents) DALAM PENGENDALIAN LARVA NYAMUK
Dengue was first discovered in Surabaya in 1968, when it happened 58 cases with 24 children died. The research objective was to determine the effectiveness of yam tuber extract in the control of mosquito larvae of Aedes aegypti and Aedes alboi Pictus. This is a research experiment with Posttest Only Control Group. The population of as many as 780 larvae, 375 mosquito larvae Aedesaegypti tail samples and 375 samples tail Aedes albopictus mosquito larvae and 30 individuals for both controls. The concentrations used in this study is 0.02%, 0.05%, 0.10%, 0.15%, 0.20%. The study was conducted with five repetitions. The independent variable in this study is the yam tuber extract concentration and the dependent variable is the larvae of Aedes aegypti and Aedes albo Pictus. The results showed no difference in concentration of 0.02%, 0.05%, 0.10%, 0.15%, 20% extract of yam tubers (p-value = 0.000), the relationship concentration of 0.02%, 0.05 %, 0.10%, 0.15%, 0.20% yam tuber extract (p-value = 0.000), and the effects of various concentrations of 0.02%, 0.05%, 0.10%, 0.15% , yam tuber extract 0.20% (p-value = 0.000) on the death of larvae of Aedes aegypti and Aedes albo Pictus. Suggestions should use larvae try with higher numbers in order to obtain more accurate data and valid. Keywords: larvae of Aedes aegypti and Aedes albo Pictus ABSTRAKBerdarah Dengue ini pertama kali ditemukan di Surabaya pada tahun 1968, pada saat itu terjadi 58 kasus dengan 24 anak meninggal. Tujuan penelitian adalah mengetahui efektivitas ekstrak umbi gadung dalam pengendalian larva nyamuk Aedes aegypti dan Aedes alboi pictus. Ini merupakan penelitian ekperimen dengan Posttest Only Control Group. Populasi sebanyak 780 ekor larva, 375 ekor sampel larva nyamuk Aedesaegypti dan 375 ekor sampel larva nyamuk Aedes albopictus dan 30 ekor untuk kedua kontrol. Konsentrasi yang dipakai pada penelitian ini yaitu 0,02%, 0,05%, 0,10%, 0,15%, 0,20%. Penelitian dilakukan dengan lima kali pengulangan. Variabel bebas pada penelitian ini adalah konsentrasi ekstrak umbi gadung dan variable terikat adalah larva Aedes aegypti dan Aedes albo pictus. Hasil penelitian menunjukan ada perbedaan konsentrasi 0,02%, 0,05%, 0,10%, 0,15%, ,20% ekstrak umbi gadung (p-value = 0,000), hubungan konsentrasi 0,02%, 0,05%, 0,10%, 0,15%, 0,20% ekstrak umbi gadung (p-value = 0,000), dan pengaruh berbagai konsentrasi 0,02%, 0,05%, 0,10%, 0,15%, 0,20% ekstrak umbi gadung (p-value = 0,000) terhadap kematian larva nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albo pictus . Saran hendaknya menggunakan larva coba dengan jumlah yang lebih banyak supaya data yang didapat lebih akurat dan valid. Kata Kunci : Larva Aedes aegypti dan Aedes albo pictus
PENGARUH TERAPI MEDITASI TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA YANG MENGALAMI HIPERTENSI
ABSTRAK Hipertensi merupakan masalah yang dapat menyebabkan kematian termasuk dalam kategori penyakit non-infeksi. Selain itu, hipertensi juga merupakan faktor pencetus terjadinya jantung dan stroke. Salah satu penyebab hipertensi adalah peningkatan stimulasi respon stres neuron sismpatik yang berlebihan. Meditasi adalah cara untuk mengurangi respon stres dengan teknik relaksasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh meditasi untuk tekanan darah pada lansia menderita hipertensi. Penelitian menggunakan studi pra-eksperiment dengan one group pretest-posttest desain dengan 20 responden yang dipilih secara purposive sampling . Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan darah sistolik pada uji statistik menunjukkan bahwa p = 0,000 (p> 0,05) artinya bahwa Ha diterima atau tekanan darah sistolik antara sebelum dan sesudah terapi meditasi adanya pengaruh secara signifikan. Bahwa tekanan darah diastolik pada uji statistik menunjukkan bahwa p = 0,001 (p> 0,05) yang berarti bahwa Ha diterima atau tekanan darah sistolik antara sebelum dan sesudah terapi meditasi adanya pengaruh secara signifikan. Atas dasar penelitian itu disarankan untuk petugas kesehatan dapat melakukan mempertimbangkan hasil dari penelitian ini seperti puskesmas seharusnya perlu melakukan terapi meditasi ini khususnya untuk wilayah yang belum banyak mengetahui tentang terapi meditasiKata Kunci : Tekanan Darah, Terapi Meditasi, Lansi
ANALISA DAYA SERAP SILIKA GEL BERBAHAN DASAR ABU SEKAM PADI
Rice husk ash Silica Gel is aproduct which call be used in preventing the humidity by absorbing the water ion on the water andonthe air. This absorbing isbased onthe size, the composition and the total amount ofpolluter which contained on the Silica Gel. The purpose of making this silica gel is to seehow much thiskind of Silica Gel can absorb and compare it to the synthetic one,and also processing rise husk ashto be something useful, Ion water can be absorbed much more by using this natural silica gel if it is compared to the synthetic silica gel. This is because of its capable inabsorbing more –OHand O from water and air. Afterdoing a research with column method, silica gel was beingput in 50 ml water. Fromthis research, natural silica can absorb much more water (0.0010 gr/ml), 0.285 % water level ofweigh in comparing with synthetic one (0.008gr/ml) with 0.248 %water level ofweight andsintering (0,007 gr/ml) 0.253%water level and non-sintering silica gel contains 39.22 % weight of silica, 30.93 %weight of sintering silica gel, and 33.40 % of the synthetic. More silica and water level, means more total amount of absorbing. This silica gel application is considered with capability ofabsorbing andthe level of the water
Televisi dan Kepentingan Pemilik Modal dalam Perspektif Teori Ekonomi Politik Media
Salah satu media dalam komunikasi massa yang paling besar pengaruhnya terhadap pembentukan opini publik adalah televisi. Televisi berperan besar dalam proses demokratisasi sebuah negara. Dalam kasus jelang Pemilihan Presiden Republik Indonesia beberapa waktu lalu, media televisi memfokuskan perhatian masyarakat pada kampanye yang sedang berlangsung serta berbagai informasi seputar calon presiden dan isu politik lainnya. Dalam perspektif demokrasi, televisi merupakan salah satu media yang berfungsi sebagai penyangga. Televisi dapat menyediakan informasi politik sehingga bisa dipergunakan oleh masyarakat dalam menentukan pilihan politiknya. Dalam proses demokratisasi, publik di Indonesia saat ini sangat menggantungkan diri pada program berita yang ditayangkan oleh stasiun televisi untuk mendapatkan informasi dalam proses perjalanan Indonesia menjadi negara demokratis. Kultur berita yang dibangun oleh media televisi seharusnya lebih diarahkan kepada promosi mengenai demokrasi dan pembentukan masyarakat yang lebih bertanggung jawab. Dalam teori ekonomi politik media menurut McQuail, kepemilikan media menyumbang akibat bagi keburukan masyarakat. Perspektif ekonomi politik melihat bahwa media tidak lepas dari kepentingan pemilik modal, negara atau kelompok lainnya. Media menjadi alat dominasi dan hegemoni masyarakat. Akibat dari monopoli kepemilikan media dikhawatirkan mampu mengancam kebebasan pers dan pilihan bagi konsumen. Kata Kunci : Televisi, Pemilik Modal, Ekonomi Politik Medi
Perbaikan Jatuh Tegangan Dengan Pemasangan Automatic Voltage Regulator
Pada jaringan distribusi telah dipertimbangkan kemungkinan-kemungkinan terjadinya penurunan tegangan karena beban puncak akibat penambahan beban dan pelepasan beban disisi konsumen.Dengan adanya variasi beban, maka disisi konsumen pada saat tertentu akan terjadi variasi tegangan yang besarnya berada antara tegangan minimum dan tegangan maksimum. Untuk mengatasi masalah ini, dapat dilakukan dengan pemasangan kapasitor shunt atau pemasangan Automatic Voltage Regulator (AVR). Adapun titik-titik beban tempat pemasangan kapasitor shunt adalah gardu hubung Painan sebesar 600 kVAR. Dengan pemasangan kapasitor ini profil tegangan di titik beban untuk gardu hubung Painan ke Balai Selasa mengalami kenaikan tetapi belum memenuhi sesuai dengan yang diharapkan karena masih adanya rugi-rugi tegangan gardu hubung Surantih dan Balai Selasa. Oleh karena itu dilakukan pemasangan Automatic Voltage Regulator (AVR) diletakkan pada gardu hubung Painan.Setelah pemasangan AVR didapat hasil perhitungan kenaikan tegangan pada gardu hubung Painan sebesar 20,4123 kV, Surantih sebesar 19,5916 kV dan Balai Selasa sebesar 18,6180 kV. Setelah pemasangan Automatic Voltage Regulator (AVR) dilakukan pada gardu hubung Painan telah memenuhi stendard kecil dari 10% tegangan normal, artinya performansi sistem distribusi akan menjadi lebih baik dan handalKata kunci : Perbaikan faktor daya, AVR
PENGARUH PELATIHAN METODA KANGURU TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN IBU YANG MEMILIKI BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR) DI RUANG PERINATOLOGI RSD RADEN MATTAHER JAMBI 2009
Latar Belakang: tahun 1991 sekitar 7,5 %. Risiko bayi yang lahir dengan BBLR dapat mengakibatkan hipotermi dan berakibat kematian pada bayi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan melaksanakan metode kanguru. Kurangnya pengetahuan serta keterampilan ibu menyebabkan metode kanguru tidak dilaksanakan dengan baik dan benar sehingga perlu dilakukan kegiatan pendidikan dan pelatihan metode kanguru agar meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu yang memiliki bayi BBLR. Adapun manfaat lain metoda kanguru adalah denyut jantung stabil, pernapasan bayi lebih teratur, distribusi oksigen keseluruh tubuh menjadi lebih baik, kenaikan berat badan lebih cepat, frekuensi bayi menangis berkurang, mempermudah pemberian ASI, terbentuknya ikatan batin dengan ibu.Objek: ibu yang memiliki bayi BBLR, sampel diambil secara accidental sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 13 orang.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian Pre-eksperimen design dengan desain penelitian yang digunakan adalah pretest and postest only desain bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengetahuan dan keterampilan ibu sebelum dan sesudah dilakukan pendidikan dan pelatihan metoda kanguru. Penelitian dilakukan diruang Perinatologi RSD Raden Mattaher Jambi dari tanggal 21 Juni s/d 21 Juli 2009 Hasil: Dari hasil penelitian didaptkan tingkat pengetahuan ibu sebelum dilakukan pelatihan metode kanguru dengan nilai mean 44,23, median 41,67 standar deviasi 22,919 dan nilai minimum dan maksimum 8-83 sedangkan tingkat pengetahuan ibu setelah dilakukan pelatihan metode kanguru dengan mean 80,12 , median 83,33, standar deviasi 13,411 dan nilai minimum dan maksimum 58-100. Keterampilan ibu sebelum dilakukan pelatihan metode kanguru dengan nilai mean 46,92, median 50,0 standar deviasi 8,55 dan nilai minimum dan maksimum 30-60 sedangkan keterampilan ibu setelah dilakukan pelatihan metode kanguru dengan mean 76,15 , median 70, standar deviasi 11,2 dan nilai minimum dan maksimum 60-90 Diketahui adanya perbedaan yang sangat signifikan antara pengetahuan dan keterampilan ibu sebelum dan setelah diberikan pendidikan dan pelatihan metode kanguru dengan nilai p-Value = 0,000 dan pada confidence interval 95%.Melihat kenyataan di atas, maka disarankan kepada perawat yang ada diruangan Perinatologi untuk selalu memotivasi ibu yang memiliki bayi BBLR agar selalu melakukan teknik metode kanguru.Doi: 10.22216/jit.2014.v8i3.
PENGGUNAAN PENDEKATANINKUIRI DALAM PEMBELAJARAN IPA
Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mendeskripsikanpeningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa dengan pendekatan inkuiri dalam pembelajaran IPA siswa kelas V SDN 11Lima Kaum Batusangkar.Penelitian ini adalah kolaborasi antara pelaksana penelitian dengan guru kelas dengan menggunakan instrumen lembar observasi aktivitas siswa,lembar observasi aktivitas guru dan lembar tes hasil belajar siswa.Hasil penelitian menunjukkan aktivitas siswa pada siklus I diperoleh rata-rataperhatian siswa terhadap pelajaran adalah 43,3 persen, siswa mendengarkan percakapan dari kelompok lain 43,1 persen, kemampuan siswa dalam berkomunikasi 46,5 persen, kemauan siswa dalam mengemukakan pendapat adalah 44,8 persen, siswa terampil membaca materi adalah 44,8 persen, siswa aktif dalam kelompok adalah 49,9 persenm, siswa mampu bekerjasama dalam kelompok adalah 44,6 persen. Hasil belajar siswa pada siklus I diperoleh rata-rata 86,2, pada siklus II perhatian siswa terhadap pelajaran adalah 86,7persen, siswa mendengarkan percakapan dari kelompok lain adalah 86,6persen, kemampuan siswa dalam berkomunikasi adalah 88,3%, kemauan siswa dalam mengemukakan pendapat adalah 85,0persen, siswa terampil membaca materi adalah 83,3persen, siswa aktif dalam kelompok adalah 90,1persen, siswa mampu bekerjasama dalam kelompok adalah 91,6persen. Hasil belajar siswa pada siklus II diperoleh rata-rata 89,5. Ini berarti proses pelaksanaan pembelajaran IPA melalui pendekatan inkuiri berlangsung dengan baik.Oleh sebab itu pendekatan inkuiri dapat meningkatkan aktivitasdan hasil belajar IPA siswa. Berdasarkan hasil penelitian disarankan agar guru dapat menggunakan pendekatan inkuiri sebagai salah satu penedekatan dalam pembelajaran.Doi: 10.22216/jit.2014.v8i3.
Makna Seni Musik Gendang Ketobung dalam Upacara Belian di Suku Terasing Propinsi Riau (Studi pada Suku Petalangan di Desa Betung Kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan)
Musik gendang ketobung dalam upacara belian suku Petalangan merupakan salah satu kekayaan budaya di Riau. Penelitian ini merumuskan bentuk dan makna gendang ketobung dalam upacara belian. Dengan menggunakan metode deskriptif dan pemerolehan sumber data dilakukan dengan cara : dokumentasi, wawancara, dan observasi. Setelah data diperoleh selanjutnyadatadianalisis dan diolah untuk dapt menemukan hasilnya. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah bentuk penyajian musik gendang ketobung dalam upacara belian dapat disimpulkan sebagai berikut (1) Gendang ketobung mengiringi kemantan untuk melakukan upacara belian.(2) Struktur fisik ketobung menggambarkan makna pohon alam secara utuh, dan tubuh manusia secara utuh.(3) Gendang ketobung berfungsi sebagai (a) perjalanan kemantan menembus alam yang ketujuh, (b)suao pemage pagar bagi semua pengikut upacara belian (c) sebagai penanda berhenti atau istirahat bagi pemukul gendang ketobung. Makna musik gendang ketobung dalam upacara belian adaiah makna pohon (alam), makna manusia, makna wafna, makna gendang yang secara keseluruhan telah dilambangkan dalam ketukan nada-nada yang dimainkan oleh pemukul gendang ketobung. Selain itu sangat bermakna sekali musik gendang ketobung dalam mengiringi upacara belian (pengobatan) jika dikolaborasikan, terwakililah makna kehidupan so sial yang dij alan oleh suku Petalangan. Kata kunci : seni musik, upacara belian, suku terasin
Sistem Informasi Manajemen Terpadu Tanggap Darurat Bencana Berbasis Web
A series ofdisasters in Indonesia has caused the deaths ofthousands and even hundreds of lives as the tsunami in Aceh and Nias, and the recent earthquake in West Sumatra Padang region.In such situations, the information about the list of needs and distribution of aid is desperately needed by the whole community. Through these research activities is expected that the information is expected to be available are up to date in order to reach an aid distribution system more efficient and effective, especially shortly after the disaster.With the title of research Integrated Management Information System Web-Based Disaster Response, then have some information may be presented as (a). The impact of disasters in specific regions over the web is visually displayed in the form of pictures or photos, videos and maps of (b). Sign up for urgent basic needs of disaster victims in any disaster (c). The amount of aid available at the disaster relief center, and (d). The amount of aid that has been distributed to the affected area and (d). The data and the number ofvictims affected in each area.In the course of this research, produced a web site that acts as an information center for emergency response that is able to accommodate all of the information society will kind of help is needed and the amount of aid that has been successfully distributed to prevent the buildup of assistance in certain areas dehingga be equitable distribution ofaid to all areas affected the disaster.Keyword: Disaster, Web, System, Distribution, Help Rentetan bencana di Indonesia telah banyak menyebabkan terjadinya korban jiwa bahkan hingga ratusan ribu nyawa seperti bencana tsunami di Aceh ien Nias, dan terakhir gempa bumi dahsyat di wilayah Padang Sumatera Barat.Dalam situasi tersebut, informasi tentang daftar kebutuhan sertapendistribusian bantuan merupakan hal yang sangat dibutuhkan oleh seluruh masyarakat. Melalui kegiatan penelitian ini diharapkan agar informasi yang sangat diharapkan tersebut dapat tersedia secara up to date sehingga tercapai sebuah sistem pendistribusian bantuan yang efisien dan efektif terutama sesaat setelah terjadinya bencana.Dengan judul penelitian Sistem Informasi Manajemen Terpadu Tanggap Darurat Bencana Berbasis Web, maka telah dapat disajikan beberapa informasi seperti (a). Dampak bencana di daerah tertentu melalui web secara visual yang ditampilkan dalam bentuk gambar atau foto, video dan peta (b). Daftar kebutuhan pokok mendesak bagi korban bencana di setiap terkena bencana (c). Jumlah bantuan yang tersedia di posko bantuan bencana dan (d). Jumlah bantuan yang telah didistribusikan ke daerah terkena bencana serta (d). Data dan Jumlah korban pasca bencana di setiap daerah.Dengan adanya kegiatan penelitian ini, dihasilkan sebuah web site yang berperan sebagai pusat informasi tanggap darurat bencana yang mampu mengakomodir seluruh informasi masyarakat akan jenis bantuan yang dibutuhkan serta jumiah bantuan yang telah berhasil disalurkan agar tidak terjadi penumpukan bantuan di daerah tertentu dehingga distribusi bantuan akan merata untuk seluruh daerah-daerah yang terkena dampak bencana.Keyword : Bencana, Web, Sistem, Distribusi, Bantua
PENGARUH PEMBERIAN TIMBAL (PB) TERHADAP MORFOLOGI DAUN BAYAM (AMARANTHUS TRICOLOR L.) DALAM SKALA LABORATORIUM
Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh timbal (Pb) terhadap bentuk morfologi daun bayam (Amaranthus tricolor L.) dengan 3 konsentrasi Pb yang berbeda, yaitu 1 ppm, 3 ppm, 5 ppm dan kontrol dalam skala laboratorium. Metode penelitian secara eksperimen di laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari analisis Pb yang dilakukan, bayam Pb 1 ppm terjadi perubahan morfologi hanya pada warna daun dan permukaan daun. Pada bayam Pb 3 ppm dan 5 ppm terjadi perubahan morfologi pada semua karakteristik daun. Kerusakan terlihat yang diakibatkan dari ketiga konsentrasi tersebut beragam, makin tinggi konsentrasi Pb, kerusakan tanaman pun semakin besar.Doi: 10.22216/jit.2014.v8i3.