Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta Wilayah X
Not a member yet
    179 research outputs found

    KEMAMPUAN PEMBELAJARAN BERBASIS TIK PADA GURU SMP DI KOTA PADANG DALAM MENYAMBUT IMPELEMENTASI KURIKULUM 2013

    No full text
    The aim of this Study is to explain the competences of junior high school teacher’s in Padang to TIK based learning implementation policy on 2013 curriculum. 25 teachers who was experienced teaching for VIII grade was chosen using purposive sampling to be research participant. The result describe 87,4% of sample were categories in high competences and 22,6% of sample were categorized in low competences in TIK implementation during teaching their student. Further  information also explain, the low ability to implements showed by low score in four main indicators: a) ability to display information systematically, b) attractive and artistic potential, c) student attachment, and d) student weakness potential. As the lowest score indicators, attractive and artistic potential of TIK implementation should becoming a concern for  further research development.Doi: 10.22216/jit.2014.v8i4.

    PENGARUH INISIASI MENYUSU DINI (IMD) TERHADAP INVOLUSI UTERUS PADA IBU BERSALIN DI BPS KOTA PADANG TAHUN 2013

    No full text
    Salah satu perubahan yg terjadi di masa  nifas (post partum) pada alat reproduksi yaitu terjadi involusi. Involusi uterus atau pengerutan uterus merupakan suatu proses dimana uterus kembali ke kondisi sebelum hamil. Involusi uteri dapat juga dikatakan sebagai proses kembalinya uterus pada keadaan semula atau keadaan sebelum hamil11. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi involusi uterus antara lain senam nifas, mobilitas dini ibu post partum, inisiasi menyusu dini, gizi, psikologis dan faktor usia serta faktor paritas13. Inisiasi menyusu dini (IMD) adalah proses bayi menyusu segera setelah dilahirkan selama 1 jam. Tujuan penelitian adalah diketahui pengaruh pelaksanaan inisiasi menyusu dini (IMD) terhadap involusi uterus pada ibu bersalin di BPS Kota Padang.Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik  dengan disain Kohort Prospektive. Populasi dan Sampel dalam penelitian ini adalah ibu bersalin di BPS Kota Padang tahun 2013 dengan teknik pengembilan sampel dengan concecutive sampling. Variabel-variabel yang dipelajari dalam penelitian ini adalah variabel terikat dan variabel bebas. Variabel terikat yang diteliti adalah Involusi uterus Variabel bebas yang diteliti adalah inisiasi menyusu dini (IMD). Penelitian ini menggunakan analisis data secara kuantitatif yaitu: analisis univariabel dan analisis bivariabel dengan menggunakan uji t (t test).Hasil penelitian menunjukan bahwa rata rata Tinggi Fundus uteri pada ibu nifas hari ke 6 yang dilakukan Inisisasi Menyusu Dini (IMD) adalah 10,54 cm dengan standar deviasi 1,103 cm sedangkan tinggi fundus uteri pada ibu n ifas yang tidak dilakukan IMD adalah 13,33 dengan standar deviasi 1,129. Dari hasil uji statistik didapatkan perbedaan rata rata tinggi fundus uteri antara yang dilakukan IMD dan tidak IMD adalah dengan nilai p 0,000 dengan 95% CI 2,143-3,440.Terdapat perbedaan tinggi fundus uteri yang signifikan antara yang dilakukan IMD dan tidak dilakukan IMD pada ibu bersalin di BPS Kota Padang. Diharapkan kepada petugas kesehatan khususnya bidan agar dapat melakukan pertolongan persalinan dengan IMD.Doi: 10.22216/jit.2014.v8i3.

    Character Building with Students in Learning Science Approach scientific

    No full text
    Building character, especially the younger generation of learners is very important and very urgent, if we look at the phenomena that occur and future challenges more complex. Characters such as honest, disimplin, obey the rules, responsibility, etc. are getting lost. The problems of this paper outlines "build character fantasize learners with scientific approach to learning science." Characters can be seen as a way of thinking and behaving that are typical of every individual to live, socialize, and work together in the family, community, nation, and state. The characters are well demonstrated with morals, budipekerti, and commendable behavior and become role models in the family, community, nation. Character education in school settings as learning that lead to the strengthening and development of the child's behavior as a whole is based on a certain value that is referenced by the school "which means that character education is integrated in all subjects were directed to develop the behavior of learners in their entirety. Learning the scientific approach to learning science is able to apply those values by providing exemplary, build and develop kreaktivitas willingness of learners in the learning process. Learning activities not only in the classroom, but also can be done outside the classroom and school environment with the use of information technology. Common characters such as honesty, discipline, obey the rules, or responsible, respectful, thorough, communicative, collaboration can be built through a scientific approach to the learning activities during work. It can be concluded that the learning process can build character scientifik approach learners.Keywords: , Pembelajaran , sains, character scientific, approach

    Kontribusi Ilmu Komunikasi dalam Meningkatkan Softskill Mahasiswa

    No full text
    Fakta menunjukkan bahwa ketrannpilan berkomunikasi memberikan andil yang besar, dalam mengantarkan mahasiswa memasuki dunia keria. Banyak cerita yang acap kita dengar bahwa secara administrasi seorang lulusan perguruan tinggi yang memiliki indeks prestasi kumulatif yang tinggi ternyata tidak memilikikecakapan dalam mengkomunikasikan ide dan gagasannya dalam mengembangkan diri. Dengan kata lain, banyak lulusan perguruan tinggi hanya pintar dalam teori tetapi kurang mampu berkomunikasi dalam prakteknya.Munculnya penilaian parc user (penggunaiasa) kepada para lulusan  perguruan tinggi seperti tidak ramah, berbicara ketus, kurang sopan santun' tidak mampu bekerja dalam tim, tidak juiua tidak memiliki kepedulian dan tanggung jawab serta cendrung tidak punya inisiatif jelas meniadi catatan khusus bagi perguruan tinggi. Ini berarti bahwa keseimbangan antara kemampuan akademik dan keterampilan berkomunikasi menjadi prasyarat penting bagi seorang mahasiswa dalam mempersiapkan diri sebelum ia meraih gelar sarjana.Kata kunci : kontribusi ilmu komunikasi, pendidikan, softskil

    Pengaruh Terapi Akupuntur terhadap Tingkat Kesembuhan Pasien Post Stroke di Pusat Rehabilitasi Stroke Singkarak

    No full text
    Pemulihan pasca stroke merupakan proses panjang yang dapai berlangsung selama beberapa tahun dan tergantung jenis stroke yang diderita. Upaya rehabilitasi yang dapat dilakukan diantaranya terapi alternatif bagi penderita stroke seperti akupunktur, Arornaterapi, Hidroterapi, Yoga, dan Terapi nutrisi. Pusat Rehabilitasi stroke Singkarak cukup banyak dikunjungi pasien stroke, dengan rata-rata pasien 620 orang per bulan. Rehabilitasi di sini dilakukan dengan menggunakan metode akunpuntur, yang ditawarkan melalui paket perawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi akupuntur terhadap tingkat kesembuhan pasien post stroke di Pusat Rehabilitasi Stroke Singkarak Tahun 2012.Jenis penelitian quasi eksperimen dengan desain Pre-test and Post-test design. Populasi adalah seluruh pasien post stroke yang menjalani terapi akupunktur di Pusat Rehabilitasi Stroke Singkarak. Sampel diambil purposive sampling, sebanyak 10 orang. Pengolahan dan analisa data dilakukan secara komputerisasi.Hasil analisa univariat diketahui rata-rata tingkat kesembuhan pasien post stroke yang menjalani terapi akupunktur sebelum intervensi adalah 1,1, dan rata-rata tingkat kesembuhan pasien post stroke yang menjalani terapi akupunktur sesudah intervensi adalah 2,4. Hasil analisa bivariat terdapat pengaruh bermakna pelaksanaan terapi akupunktur terhadap tingkat kesembuhan pasien post stroke, nilai p=0.022.Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh bermakna pelaksanaan terapi akupunktuf terhadap tingkat kesembuhan pasien post stroke. Diharapkan kepada pusat rehabilitasi agar dapat melakukan pendekatan secara psikologis bagi pasien yang takut dan tidak patuh dalam pelaksanaan terapi akupunktur agar terapi dapatterlaksana secara efektif sejakpertama kali dilakukan.Kata Kunci : Therapy Akupuntur, Tingkat Kesembuhan Stroke, Rehabilitas

    Analisis Potensi dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Kabupaten Solok

    No full text
    This study is intended to Article Labels analyze how Potential Large And Economic growth in Solok . The analysis tool which was used in this study is Quotients Label Klassen , Economy New Articles of Association analysis using calculations Quetiont Location ( LQ ) and Shift- Share analysis . The data used is secondary data New Articles From the analysis period of 2000-2009 , where TIN Data from the Central Statistics Agency ( BPS ) and the District of Solok of West Sumatra .Results show that the classified Solok district Astra Honda Motor as the area is Developing New Articles The High rate of economic growth , however Low per capita income than the provincial average - average West Sumatra . New Articles The Economic base analysis is measured by calculating the location Quetiont , shows that the sector - Potentially sector in Solok sector is Agriculture, Mining and quarrying sector As well as building sector. By THEREFORE , Dalam Frame improve economic growth and per capita income, Solok District Local Government therefore needs to increase the Seremban want to search ? New Articles swatch GDP increases the investment of the SIBOR ( in addition to English On the Government side ) .Keywords : Typology Klassen , Location Quetiont ( LQ ) , Shift- Shar

    Faktor-faktor yang berhubungan dengan Pengolahan Sampah Organik Rumah Tangga menjadi Kompos di Jorong IX Pancahan Kecamatan Rao Kebupaten Pasaman Tahun 2013

    No full text
    Dari 10 responden yang di wawancarai oleh peneliti 6 responden mengaku mengetahui cara pembuatan kompos dan 4 di antaranya tidak mengetahui bagaimana cala pembuatan kompos. Dari hasil observasi yang peneliti lakukan responden membuang sampah rumah tangganya ke belakang rumah. Penelitian ini berlujuan untuk mengetahui Faktor-Faktor yang berhubungan dengan Pengolahan Sampah Organik Rumah Tangga Menjadi Kompos Di Jorong trX Pancahan Kecamatan Rao Kabupaten Pasaman Tahun 2013.Penelitian ini bersifat Deskriptif Analitik dengan pendekatan Cross secsional. Dan analisis data dilakukan dengan analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji Chi Square. Populasi dalam penelitian ini adalah 330 kepala keluarga dengan jurnlah sampel 75 kepala keluarga yang ada di Jorong IX Pancahan Kecamatan Rao Kabupaten Pasatnan. Data diperoleh dengan cara wawancara dengan menggunakan kuesioner. Dimana variabel dependen adalah Pengolahan sampah organik rumah tangga menjadi kompos. sedangkan paria variabel independennya adalah pengetahuan, kebutuhan, dan kemampuan.Berdasarkan hasil penelitian terdapat 47 (6 I,8%) responden mempunyai pengetahuan rendah dengan p=0,03 dan OR=0,308. Responden yang tidak membutuhkan kompos yaitu 44 (57,9%) responden dengan p=0,05 dan OR=2,826. Responden yang mampu mengolah sarnpah organik rumah tangga 52 (68,4%) responden dengan p=0,10 dan OR=2,623.Dapat disimpulkan bahwa sebagian besar masyarakat di Jorong IX Pancahan memiliki pengetahuan yang rendah" Pengetahuan dan kebutuhan berhubungan dengan pengolahan sampah organik rumah tangga menjadi kompos, sedangkan kemampuan tidak memiliki hubungan yang signifikan. Diperlukan upaya meningkatkan pengetahuan pengolahan sampah organik rumah tangga menjadi kompos dan memberikan pemahaman kepada mayarakat tentang kebutuhan dan manfaat kompos.Kata Kunci: Pengetahuan, kebutuhan, kemampuan, Sampah rumah tangg

    IMPLEMENTASI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA DI INDONESIA

    No full text
    Ensure legal certainty in the community, is to publish or assign relevant laws. Law is a rule in the form of norms and sanctions, created with the purpose of regulating human behavior, maintain order, justice, and prevent chaos. Each masyarat, is entitled to obtain a defense before the law. Law can be interpreted as a statute or statutes / regulations written or unwritten to regulate people's lives and provide sanctions for violating it. Man, born in any parts of the world, legally own rights to live. Enforcement of Human Rights (HAM), irrespective of economic status, education, gender, race and other. The concept of human rights, which spearheaded UN Human Rights Commission of Human Rights gave birth to seventeen points stated in the declaration. The declaration or agreement "Universal Declaration of Human Rights" has been ratified by the Indonesian government through Law No. 39 of 1999 on Human Rights. The spirit of this law, is to exalt the dignity, the dignity of the nation in the hope away from the offense. Because the real human rights will not be traded, and can not mebatasi others outside corridor applicable law. Human rights perspective in the community, is still far from the expected. Legal product is considered to have many loopholes that affect law enforcement is not working as it should. Increased commitment of the Indonesian government in realizing human rights enforcement in the future, is expected to be more serious As social beings, should be able defend themselves and fight for their rights. Furthermore, it should be able to respect and preserve the rights of others. The government has time to open your eyes wide to be cases of human rights violations in Indonesia, or Indonesian citizens abroad.Doi: 10.22216/jit.2014.v8i4.1

    Work Family Conflict dan Stress Kerja Perempuan Bekerja

    No full text
    Perubahan secara demografis pada angkatan kerja di beberapa negara di  antara lain berupa bertambahnya kaum ibu yang bekerja, meningkatknya masalah masalah keluarga – pekerjaan di dalam lingkungan kerja. Walaupun   work family conflict  (konflik keluarga –pekerjaan) dikenal sebagai masalah pria dan wanita, namun isu tersebut berlanjut hingga penempatan tanggung jawab bagi wanita karier. Perbedaan tanggung jawab disebabkanoleh peranan wanita secara tradisional, yang semula dianggap harus lebih bertanggung jawab daripada pria dalam masalah-masalah rumah tangga. Tanggung jawab wanita yang besar terhadap pekerjaan dan keluarga menimbulkan apa yang di sebut dengan stress,ketidak puasan kerja, absensi, perputaran kerja. Dengan demikian perusahaan harus serius manangani masalah ini.Kata kunci : konflik keluarga-pekerjaan, wanita-bekerja, stress kerja, kinerja karyawan Change in demography of the work force in American and some countries in Asia, such as the increase number of working mother has increase the work-family issue in work environment. Although work-family conflict is known as a man and women issue, but this issue is continues to place different responsibilities for working women. The different responsibilities is because of the tradisional role of women, who take more responsibilities than man for the domestic matter. Work-family issues forced organizations to adopt some policies in order to solve this issue, such as family-friendly policy. Some research acknowledge that organization abilities to adopt this kind of policy influence employee respon to their work life, such as job stress, job satisfaction/dissatisfaction, absence, and turnover. It is become clear that organizations have to be serious in handling this issue.Key words: Work-family conflict, work-women, work stress,job performanc

    0

    full texts

    179

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta Wilayah X
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇