Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya
Not a member yet
109 research outputs found
Sort by
ESTIMASI KEBUTUHAN MATERIAL PADA PEKERJAAN REPARASI DI PT. ADILUHUNG SERANASEGARA INDONESIA
Estimasi Kebutuhan Material plat yang digunakan dalam proses reparasi kapal merupakan kebutuhan utama bahan baku penunjang industri perkapalan. Kita mengetahui bahwa jumlah material tidak pernah tepat dalam suatu pembangunan, yang sering terjadi banyaknya kekurangan dan berdampak pada terganggunya sebuah proses produksi. Keadaan tidak tercukupi suatu kebutuhan sehingga proses produksi bias terhambat atau berjalan lancar, pengadaan bahan baku yang terlalu besar dapat menyebabkan tingginya biaya penyimpanan serta investasi dalam persediaan bahan baku. Material merupakan proyek kontruksi yang mencakup 40-60 % biaya yang akan dikeluarkan oleh pihak perusahaan. Dalam penulisan ini dilakukan analisa tentang Estimasi kebutuhan material pada pekerjaan reparasi PT. Adiluhung Saranasegara Indonesia. Sehingga perusahaan dapat menentukan berapa kebutuhan material yang akan diperlukan dalam pekerjaan reparasi kapal. Kata kunci : Manajemen Material, MRP, Reparasi kapal, Sistem Manajeme
PEMANFAATAN LIMBAH SLAG BAJA SEBAGAI PENGGANTI BATU PECAH UNTUK PERKERASAN JALAN
PT. Hanil Jaya Steel mampu menghasilkan limbah slag sebanyak 25 – 30 ton per hari dengan produksi sebanyak ini pemanfaatan limbah slag sangat diperlukan guna meminimalisir terjadinya penumpukan yang dapat berdampak buruk bagi lingkungan, dalam penelitian ini mencoba menggunakan limbah slag baja PT Hani Jaya Steel sebagai bahan pengganti kerikil yang diharapkan dapat menambah kualitas campuran sekaligus mengurangi dampak lingkungan yang terjadi akibat penumpukan limbah slag. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kerikil slag terhadap karakteristik pada campuran beton aspal serta untuk mengetahui kadar slag dan kadar aspal optimum pada campuran beton aspal. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen yaitu dengan suatu percobaan untuk mendapatkan hasil, dengan demikian akan terlihat pemanfaatan kerikil slag baja pada konstruksi beton aspal dengan variasi kadar slag 10%, 20%, 30%, 40%, dan 50%. Untuk melakukan pemeriksaan agregat standar maupun agregat slag serta aspal harus mengikuti prosedur sesuai dengan SNI. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan kerikil slag dalam campuran beton aspal akan mempengaruhi karakteristik campuran, dalam hasil penelitian agregat kasar standar dengan hasil berat jenis SSD = 2,69, agregat halus dengan hasil berat jenis SSD 2,69 dan agregat slag dengan hasil beramemenuhi satandar SNI, begitu juga dengan hasil pemeriksaan kadar aspal dengan penetarsi 60/70, titik lembek 51 0 C, daktilitas 143 yang mana sudah memenuhi dari standar SNI. Dapat disimpulkan bahwa kadar slag optimum sebesar 6%
PENGOLAHAN LINDI PIOS MENGGUNAKAN SEQUENCING BATCH REACTOR (SBR) DENGAN PERBANDINGAN F/M RENDAH
ABSTRACT Onsite management of fruit and vegetables solid waste at Osowilangun Surabaya Main Market (PIOS) produces leachate that discharge to environment without any prior treatment. Leachate from PIOS has a BOD value of about 13.390 mg/L. Laboratory scale experiment using Sequencing Batch Reactor (SBR) method aims to reduce the concentration of BOD leachate PIOS so safe to be discharged into the water body. Seeding, acclimatization and running SBR are three stage experiments that been conducted using 17 litre reactor volume. The results of PIOS leachate processing with Sequencing Batch Reactor (SBR) was able to reduce BOD parameter by 41.35%. ABSTRAK Pengelolaan sampah buah dan sayur Pasar Induk Osowilangun Surabaya (PIOS) menghasilkan lindi yang belum mengalami pengolahan. Lindi dari PIOS memiliki nilai BOD sekitar 13.390 mg/L. Penelitian skala laboratorium menggunakan metode Sequencing Batch Reactor (SBR) bertujuan mereduksi konsentrasi BOD lindi PIOS sehingga aman dibuang ke perairan. Tahapan penelitian meliputi proses seeding, aklimatisasi dan running SBR menggunakan rekator bervolume 17 liter. Hasil penelitian pengolahan lindi PIOS dengan metode pengolahan sequencing batch reactor (SBR) mampu mereduksi parameter BOD sebesar 41,35%
EKF SLAM 2D MENGGUNAKAN LIDAR
Agar dapat membantu pekerjaan dalam sistem pembuatan peta pada suatu ruangan yang memiliki tingkat bahaya yang tinggi, dibutuhkan sebuah robot yang dapat mengganti proses pembuatan peta. Sehingga robot tersebut harus memiliki sistem pemetaan 2D yang baik, agar dapat menggambarkan bentuk peta yang benar. Selain dituntut untuk bisa membentuk peta suatu ruangan, robot juga diharuskan untuk memberikan informasi lokasi robot itu sendiri di dalam ruangan. Proses tersebut biasa disebut dengan Simultaneous Localization and Mapping (SLAM). SLAM sendiri memiliki banyak metode dalam mengambil ciri informasi dari ruang yang akan dijadikan peta, mulai dari menggunakan sensor ultrasonic, infra merah, kamera dan juga Light Detection and Ranging (Lidar) dan encoder untuk mendapatkan data odometry dari robot untuk informasi awal lokasi dimana robot berada. Penggunaan odometry biasanya akan menghasilkan error yang semakin lama semakin membesar. Untuk mengatasi hal tersebut, dalam penelitian ini digunakan filter berupa Extended Kalman Filter (EKF). Pada penelitian ini akan dikembangkan sistem pemetaan ruangan dengan menggunakan sensor lidar yang mampu melakukan pengukuran ruangan dengan jarak ukur panjang maksimal 6 m dan dapat berputar 360 o . Pada penelitian ini terdapat mobile robot yang berfungsi untuk membawa sensor lidar untuk menelusuri ruangan, sehingga sistem pemetaan ruangannya mampu menggambarkan peta ruangan secara keseluruhan. Hasil penelitian ini diharapkan menghasilkan sistem pemetaan 2 dimensi secara langsung di komputer dengan ukuran peta terhadap objek sebenarnya. Setelah penelitian dilakukan, hasil pemetaan dari software yang dibuat telah memiliki kesamaan bentuk dengan lapangan yang sebenarnya. Terdapat rata rata error pengukuran dengan menggunakan sensor LIDAR sebesar 8,7%
PEMANFAATAN LIMBAH KULIT KERANG DAN PATI UBI JALAR UNTUK PEMBUATAN BIOPLASTIK
Dalam penelitian ini dikembangkan pembuatan bioplastik dengan memanfaatkan bahan baku seperti Pati dari ubi jalar dan chitosan dari limbah kulit kerang. Tujuan penelitian adalah mengetahui perbandingan komposisi chitosan, pati ubi jalar, gliserol dan PLA agar diperoleh plastik yang memiliki karakteristik plastik, penyerapan air optimum serta kemampuan degradasi secara alami. Penelitian diawali dengan pembuatan chitosan dari kulit kerang meliputi tahap deproteinase (Pemisahan protein), Demineralisasi (Pemisahan mineral) dan Deasetilasi. Selanjutnya dilakukan pembuatan bioplastic dengan mencampurkan larutan chitosan, larutan pati ubi jalar, gliserol dan PLA pada suhu 900C. Hasil yang diperoleh selanjutnya dicetak dioven pada suhu 350C selama 24 jam. Plastik yang dihasilkan selanjutnya diuji plastisitas, penyerapan air dan kemampuan biodegradasi dalam tanah. Dari hasil penelitian ini didapatkan plastik dengan berbagai perbandingan komposisi pati, chitosan, gliserol dan PLA dan diperoleh karakteristik plastik yang baik dan elastik pada komposisi 10 : 2 : 2 : 4 dengan konsentrasi pati 20 % dan tingkat biodegradable dipengaruhi oleh kadar selulosa yang dimiliki oleh pati dan PLA. Kata kunci : ubi jalar, kulit kerang, chitosan, bioplasti
DESAIN DAN PEMBUATAN SENSOR CURAH HUJAN TANPA PENAKAR BERBASIS SENSOR LOAD CELL
Penelitian ini mencoba untuk membuat sensor curah hujan model baru. Sensor ini tidak memiliki sistem penakar seperti pada sensor curah hujan yang sudah ada sebelumnya. Sensor curah hujan ini memanfaatkan load cell sebagai komponen sensornya. Sensor load cell akan mengukur massa air hujan yang mengenai alat tersebut kemudian mengkonversi nilai massa tersebut menjadi nilai curah hujan. Nilai curah hujan ini akan disimpan di dalam sebuah memory card. Dua pengujian telah dilakukan, pertama pengujian untuk mengetahui hubungan antara massa air hujan dengan tegangan keluaran load cell. Kedua, pengujian untuk mengukur eror pengukuran yang dihasilkan oleh alat tersebut. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata eror pengukuran yang dihasilkan sebesar 0.6657%. Dari hasil ini dapat dilihat bahwa sensor curah hujan model baru tanpa penakar dengan menggunakan sensor load cell cukup baik dalam melakukan pengukuran curah hujan di suatu tempat
PERENCANAAN STRATEGIS SISTEM INFORMASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI PADA PT SUNAN INTI PERKASA
PT Sunan Inti Perkasa merupakan anak perusahaan dari Sunan Group. Proses bisnis bergerak di bidang pengiriman logistik baik dalam containerized maupun bulk ke seluruh Indonesia. Untuk mencapai tujuan perusahaan, diperlukan perencanaan strategi SI/TI sesuai dengan visi, misi dan kebutuhan perusahaan di masa mendatang. Perencanaan strategi SI/TI perusahaan harus selaras dengan strategi bisnis. Dimulai dari identifikasi kondisi internal dan eksternal bisnis, serta kondisi internal dan eksternal SI/TI. Langkah selanjutnya menggunakan analisis SWOT, data diolah menggunakan Critical Success Factor, dan hasil pengolahan data menggunakanm analisis Value Chain. Hasil akhir dari penelitian adalah rekomendasi aplikasi sistem informasi baru dan sistem informasi yang disempurnakan. Kata Kunci: Perencanaan Strategi SI/TI, PT Sunan Inti Perkasa, Analisis SWO
Kendali PID untuk Pengaturan Suhu pada Budidaya Hidroponik Tomat Ceri
Saat ini, budidaya tanaman tomat ceri dengan sistem hidroponik pada umumnya masih dilakukan dengan penanganan manual. Dalam penelitian ini, dibuat sistem pengaturan otomatis untuk mengendalikan suhu lingkungan budidaya hidroponik agar memenuhi persyaratan tumbuh tomat ceri. Sensor SHT11 digunakan sebagai alat pengukur nilai suhu ruangan hidroponik, sedangkan pendingin ruangan sebagai aktuator dikendalikan menggunakan pengendali PID (Proportional-Integral-Derivative). Dari hasil percobaan dengan pengaturan parameter Kp, Ki, dan Kd sebesar 3, 2, dan 10, sistem pengendali PID menghasilkan nilai overshoot sebesar 1,17%, serta settling time 57,5 menit. Hasil ini lebih baik daripada sistem tanpa pengendali PID yang tidak stabil
Pembekalan Raspberry Pi bagi Guru dan Siswa Terpilih di SMK Kartika 1 Surabaya
Raspberry Pi sebagai salah satu teknologi baru di dunia global banyak digunakan oleh siswa-siswi sekolah sebagai perangkat laboratorium untuk praktikum komputer, multimedia, jaringan, robot dan sebagainya. Namun, SMK Kartika 1 Surabaya sebagai salah satu institusi pendidikan yang mempunyai visi untuk menghasilkan lulusan yang mampu berkompetensi secara global, kurang memiliki pengetahuan mengenai teknologi Raspberry Pi yang tergolong baru ini. Oleh karena itu, tim penulis melakukan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pelatihan Raspberry Pi bagi guru-guru dan siswa-siswi terpilih agar dapat menjadi tambahan bekal bagi lulusan SMK Kartika 1 Surabaya. Materi yang diberikan meliputi cara merakit, menginstal sistem operasi, setting, konfigurasi jaringan LAN dan WLAN serta cara me-remote Raspberry Pi dari laptop. Di samping itu juga diberikan materi pelatihan setting dan konfigurasi Pi Camera serta USB Camera. Kemudian dilanjutkan dengan pengontrolan lampu LED melalui pin GPIO. Hasil pengolahan angket untuk pelatihan Raspberry Pi di SMK Kartika 1 Surabaya menunjukkan bahwa pelatihan sudah sesuai dengan harapan, mudah dipahami dan diimplementasikan
DESAIN PONDASI TIANG PANCANG UNTUK RUMAH TINGGAL SEDERHANA PADA KOMPLEKS PERUMAHAN PERSADA MAS BANJARMASIN, KALIMANTAN SELATAN
Perkembangan pembangunan rumah tinggal sederhana di Banjarmasin semakin banyak dilakukan mengingat semakin pesat pertumbuhan penduduk. Pembangunan tersebut akan semakin baik bila didukung dengan sebuah struktur pondasi baik, karena pada umumnya tanah di Kalimantan adalah dominan tanah gambut. Kompleks Perumahan Persada Mas Banjarmasin melakukan penyelidikan tanah berupa sondir (CPT) sebanyak 2 titik dengan kedalaman ±30 m. Dari hasil penyedilikan tanah diperoleh bahwa pada lapisan 0 – 8 m adalah tanah gambut, 8 – 19 m tanah lempung dan sisanya adalah tanah pasir dengan tingkat kepadatan kaku. Desain pondasi tiang pancang dilakukan dengan variasi bentuk dimensi Ø 50 cm, Ø 40 cm, Ø 30 cm, 50 x 50 cm, 40 x 40 cm, 30 x 30 cm. Desain pondasi meliputi kekuatan satu tiang pondasi, efesiensi dan perhitungan distribusi beban pada tiang untuk setiap masing-masing dimensi dan bentuk. Metode perhitungan kekuatan tiang yang digunakan adalah dengan Metode Meyerhoff, pada lapisan tanah gambut dilakukan metode perhitungan dengan anggapan tanah lempung sangat lunak. Dari hasil perhitungan diperoleh pondasi yang aman terhadap gaya aksial yang terjadi yaitu pondasi dengan dimensi 40 x 40 cm, efesiensi 80,4%, jumlah tiang 5 buah dengan daya dukung kelompok tiang sebesar 120,36 ton yang mampu menahan gaya aksial sebesar 120,06 ton