Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya
Not a member yet
109 research outputs found
Sort by
EVALUASI KEAMANAN INFORMASI PADA PT. MA-RI MENGGUNAKAN INDEKS KAMI
ABSTRACT PT. Ma-Ri is a food manufacturing company based in Sidoarjo, East Java, Indonesia. This company has applied various information technology systems to support its operations. Data processing and network management have an information system security risk. The Company seeks to minimize risks and improve the quality of information systems security. The research aim is to evaluate information systems security at PT. Ma-Ri uses KAMI Index (Information Security Index). KAMI Index is a tool issued by DEPKOMINFO (Ministry of Communication and Information) that referring to ISO 27001. KAMI Index measurement is done to understand the current condition of information security and proceed by giving recommendation to improve information security. Results of KAMI Iindex at PT. Ma-Ri in the level of roles and importance of ICT (Information Communication Technology) is 17 of the total score of 50. It indicate that role and importance of ICT in PT. Ma-Ri is high enough. That mean the use of information systems is an integral part of existing work process. Assessment result of the five areas that have been done is 249 of 588 and reach level I-I+ which mean in initial conditions of information security application level. Keyword: Information System Security, KAMI Index. ABSTRAK PT. Ma-Ri merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di industri pengolahan makanan ringan yang berbasis di Sidoarjo, JawaTimur, Indonesia. PT. Ma-Ri telah menerapkan beragam teknologi sistem informasi untuk menunjang operasional perusahaan. Pengolahan data dan manajemen jaringan memiliki risiko keamanan sistem informasi. Perusahaan berupaya meminimalkan risiko dan meningkatkan kualitas keamanan sistem informasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan evaluasi keamanan sistem informasi pada PT. Ma-Ri menggunakan Indeks KAMI (Keamanan Informasi). Indeks KAMI merupakan tools yang dikeluarkan oleh DEPKOMINFO (Departemen Komunikasi dan Informasi) yang telah memenuhi syarat dan aspek keamanan informasi yang mengacu pada ISO 27001. Pengukuran Indeks KAMI dilakukan untuk mengetahui kondisi terkini keamanan informasi yang kemudian dilanjutkan dengan membuat rekomendasi perbaikan terhadap keamanan informasi tersebut. Hasil penggunaan indeks KAMI di PT. Ma-Ri dalam tingkat peran dan tingkat kepentingan TIK (Teknologi Informasi Komunikasi) adalah sebesar 17 dari total skor 50. Hal ini menunjukkan bahwa peran dan tingkat kepentingan TIK di PT. Ma-Ri sudah cukup tinggi, artinya penggunaan sistem informasi adalah bagian yang tidak terpisahkan dari proses kerja yang berjalan. Hasil penilaian kelima area yang telah dilakukan adalah sebesar 249 dari 588 dan berada pada level I-I+ dimana level ini masih berada pada kondisi awal penerapan keamanan informasi. Kata kunci: Keamanan Sistem Informasi, Indeks KAMI
PENERAPAN METODE ROP DALAM SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PERSEDIAAN PADA UD. SINUS ELECTRICHEAT SURABAYA
ABSTRACT UD. Sinus Electricheat is a company that produce heating elements. This company also sells raw materials for heating elements. Business process on UD. Sinus Electricheat can be classified as traditional. Administration in warehouse management still uses manual recording system, such as recording of goods data, recording incoming and outcoming goods, and making report. Lack of supervision and control caused the accumulation of unused items in the warehouse. Implementation of information systems is one solution to overcome this problem. Research aim is to develop Inventory Management Information System using ROP (Reorder Point) method in UD. Sinus Electricheat Surabaya. ROP can provide order time information when the items in the warehouse have reached the minimum point. This research uses waterfall model as SDLC (Systems Development Life Cycle). UML (Unified Modeling Language) is use in Analysis and design system. This information system is developed with PHP as programming language and MySQL as database. Inventory Management Information System at UD. Sinus Electricheat Surabaya can provide a notification to order material to the supplier when the quantity of material reach the minimum stock. In addition, this system generate periodic reports such as inventory reports, incoming goods reports and outgoing goods reports. Keyword: Inventory Management System, ROP. ABSTRAK UD. Sinus Electricheat adalah perusahaan yang memproduksi elemen pemanas. Selain memproduksi barang, perusahaan juga menjual bahan baku pembuatan elemen pemanas. Proses bisnis yang sedang berjalaan pada UD. Sinus Electricheat masih tergolong tradisional. Pengelolaan barang gudang masih menggunakan sistem pencatatan manual, mulai dari pencatatan data barang, pencatatan barang masuk dan barang keluar, serta pembuatan laporan. Kurangnya pengawasan dan kontrol mengakibatkan penumpukan barang lama yang tidak terpakai dalam gudang. Penerapan sistem informasi merupakan salah satu solusi untuk mengatasi hal tersebut. Tujuan penelitian ini adalah merancang dan membangun Sistem Informasi Manajemen Persediaan menggunakan metode ROP (Reorder Point) pada UD. Sinus Electricheat Surabaya. ROP dapat memberikan informasi waktu pemesanan ketika barang pada gudang telah mencapai titik minimal. Penelitian ini menggunakan SDLC (Systems Development Life Cycle) model waterfall. Tahap analisa dan desain sistem menggunakan UML (Unified Modeling Language). Sistem informasi ini dibangun dengan bahasa pemograman PHP dengan MySQL sebagai database. Sistem Informasi Manajemen Persediaan pada UD. Sinus Electricheat Surabaya ini dapat memberikan notifikasi untuk melakukan pemesanan barang kepada suplier ketika jumlah barang mencapai stok minimal. Selain itu, sistem ini menghasilkan laporan periodik diantaranya berupa laporan persediaan barang, laporan barang masuk dan barang keluar. Kata kunci: ROP, Sistem Informasi Manajemen Persediaan
APLIKASI EARLY WARNING KESEHATAN IBU HAMIL GUNA PERCEPATAN PENURUNAN ANGKA KEMATIAN IBU DAN BAYI BERBASIS WEB
Berdasarkan tujuan Millenium Development Goals (MDGs) diantaranya adalah menurunkan angka kematian ibu melahirkan dan angka kematian anak. Dari dua tujuan ini juga merupakan tujuan utama pembangunan di bidang kesehatan di Indonesia. Pencapaian tujuan MDGs ini secara nasional merupakan agregat dari data masing-masing wilayah Kabupaten/Kota. Penurunan angka kematian ibu diperkirakan tidak memenuhi target yang ditetapkan, namun pencapain tujuan MDGs lainnya menunjukan adanya perbaikan yang berarti. Untuk membantu tercapainya tujuan MDGs tentunya dibutuhkan dukungan serta kerjasama dari berbagai pihak dan stake holder yang terkait, baik dari perencanaan strategi, pelaksanaan, hingga evaluasi dan monitor. Kegiatan pemantauan kejadian sakit maupun kematian ibu dan anak sudah dilakukan di semua propinsi serta kabupaten di seluruh Indonesia. Namun pelaksanaannya masih jauh dari harapan untuk mampu menyediakan data yang akurat, cepat dan lengkap. Seringkali stake holder terlambat dalam mendapatkan informasi tentang kejadian sakit dan kematian, bahkan seringkali datanya tidak lengkap, sehingga laporan yang diberikan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten atau Propinsi kebanyakan merupakan hasil estimasi dari kondisi masa lalu. Kondisi seperti ini terjadi sebagai akibat minimnya tenaga yang memahami arti pentingnya pemantauan dan kurangnya kemampuan (skill) dalam menjalankan sistem surveilans yang benar. Aplikasi Early warning kesehatan ini diharapkan dapat menurunkan angka kematian ibu dan bayi sehingga salah satu tujuan dari pemerintah bisa tercapai. Kata Kunci : Early Warning, Ibu Hamil, Angka Kematian
ANALISIS MINERALISASI KAOLIN DI KECAMATAN DURENAN KABUPATEN TRENGGALEK - JAWA TIMUR
ABSTRAK Mineralisasi merupakan konsentrasi mineral pada suatu proses pembentukan batuan yang dapat berupa kumpulan mineral berharga dan ekonomis. Indonesia merupakan wilayah dengan potensi sumberdaya alam yang sangat melimpah, begitu juga di wilayah Propinsi Jawa Timur. Sebaran kaolin di wilayah Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek cukup potensial untuk diteliti. Analisis yang dilakukan untuk meneliti sebaran kaolin di lokasi penelitian adalah dengan pengamatan geologi permukaan di lapangan secara menyeluruh, mendeskripsikan litologi, struktur geologi, geomorfologi dan melakukan analisis laboratorium dengan cara X-Ray Diffraction (XRD) untuk mengetahui unsur kristal pembentuk mineral. Hasil yang didapat nantinya berupa peta kondisi geologi daerah penelitian dan peta sebaran mineralisasi kaolin beserta informasi potensi kaolin yang dapat dimanfaatkan di wilayah penelitian. Kata kunci: geologi, mineralisasi, kaolin, potensi, sebaran
STUDI ZONA ALTERASI DAERAH ARGOTIRTO DAN SEKITARNYA, KECAMATAN SUMBERMANJING WETAN, KABUPATEN MALANG, PROVINSI JAWA TIMUR
ABSTRAK Daerah argotirto dan sekitarnya secara geologi terdapat batuan beku intrusi, sehingga memungkinkan daerah tersebut batuan yang ada disekitarnya teralterasi (terubah). Daerah Argotirto juga terdapat penambangan mineral pirofilit, mineral tersebut merupakan mineral penciri bahwa daerah tersebut batuannya telah mengalami alterasi. Berdasarkan hal tersebut maka dilakukan penelitian ini dengan tujuan untuk mengetahui penyebaran zona alterasi dan mineral-mineral penciri pada zona alterasi di Daerah Argotirto dan Sekitarnya. Metode yang digunakan adalah metode pemetaan geologi permukaan dengan mendiskripsikan batuan yang ada di daerah penelitian dan beberapa batuan di ambil sampel untuk dilakukan analisis lebih lanjut dengan menggunakan analisis X-Ray Difraction (XRD). Berdasarkan hasil penelitian zona alterasi pada daerah penelitian berdasarkan himpunan mineral yang hadir dapat dikelompokkan menjadi tiga zona alterasi. Aterasi potasik dicirikan dengan kehadiran mineral seperti K – feldspar ,biotit, kalsedon dan kuarsa. Alterasi propilitik dicirikan dengan kehadiran mineral klorit secara dominan, kalsit, kuarsa, kalsedon, epidot dan anoritit. Alterasi argilik lanjut yang dicirikan dengan kehadiran mineral secara dominan kaolin dan pirofilit Kata kunci : Zona Alterasi, pemetaan geologi, himpunan minera
MODIFIKASI STRUKTUR GEDUNG HOTEL FAVE SURABAYA DENGAN SISTEM BALOK PRATEGANG
Fave Hotel merupakan jenis gedung hunian terdiri dari 10 lantai, yang berada pada zona gempa sedang. Gedung ini menggunakan beton konvensional pada struktur balok dan kolomnya. Terbatasnya kemampuan dalam memikul beban untuk bentang panjang pada beton konvensional menjadi salah satu masalah dalam dunia konstruksi, salah satu solusi untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan memodifikasi balok yang ada dengan menggunakan balok pratekan. Pada penelitian ini dilakukan modifikasi pada Struktur Gedung Hotel Fave Surabaya dengan menggunakan balok pratekan sistem post-tension sebagai pengganti balok induk pada portal utama. Dengan modifikasi tersebut maka bisa dihasilkan balok bentang panjang tanpa harus diberi kolom ditengah bentang, sehingga bisa menghemat penggunaan ruang maupun volume beton. Berdasarkan hasil analisa modifikasi dengan metode perhitungan manual untuk dimensi penampang yang telah memenuhi rasio kekuatan digunakan balok prategang adalah 40/70 cm, balok induk konvesional adalah 35/60, 30/40, 25/40 cm dan untuk kolom adalah 90/90 cm. Dari hasil analisa dengan program bantu SAP gaya gempa dan join Reactions, kontrol partisipasi massa menghasilkan respons total mencapai 91,812 % untuk arah X dan 97,982 % untuk arah Y sesuai dengan total pola getar harus mencapai sekurang – kurangnya 90 %. Dari segi volume beton dihitung dengan cara menjumlah berat total struktur bangunan + beban layan diperoleh sebesar 579402.06 kgm untuk struktur konvensional sedangkan struktur prategang diperoleh sebesar 425504.54 kgm. Sehingga volume beton yang digunakan dapat tereduksi lebih hemat 26.6% dari metode konvensional
PERENCANAAN DAN PERANCANGAN EKOWISATA DI KAWASAN SUNGAI BANYULANGSIH, SEMANDING, TUBAN – JAWA TIMUR
Kabupaten Tuban adalah salah satu kabupaten provinsi di Jawa Timur. Kabupaten ini mempunyai banyak destinasi wisata, dan salah satunya adalah sungai Banyulangsih. Sungai ini berlokasi di desa Boto, kecamatan Semanding, kabupaten Tuban. Selain sebagai tempat wisata sungai ini juga dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk keperluan air bersih sehari-hari. Tidak adanya fasilitas penunjang membuat potensi pada Sungai ini kurang optimal pemanfaatannya. Melihat kondisi eksisting tersebut maka diperlukan adanya pengembangan objek wisata ini menjadi sebuah ekowisata. Ekowisata merupakan konsep pariwisata berkelanjutan yang mendukung upaya pelestarian alam dan budaya serta meningkatkan partisipasi masyarakat lokal dalam pengelolaan. Hal ini sesuai dengan tema yang diusung yaitu “arsitektur berwawasan lingkungan”. Konsep makro “arsitektur organik” diterapkan ke bangunan ekowisata dengan membuat bentuk bangunan yang mengingatkan ke dalam bentuk-bentuk natural dan merefleksikan terhadap proses dan bentuk alam. Mikro konsep bentuk “Adaptif” diterapkan dengan melakukan pendekatan fisik maupun nilai-nilai lokal setempat yang ditransformasikan ke dalam sebuah bentuk bangunan. Mikro konsep ruang “experiantial” diterapkan dengan menciptakan desain ruang yang mampu memberikan pengalaman ruang (interior dan eksterior) yang kuat, dan menyenangkan saat berekowisata. Sedangkan konsep tata lahan “pembelajaran rekreatif” diterapkan dengan menciptakan situasi belajar bernuansa gembira sehingga pengunjung merasa asyik namun mencerdaskan ketika datang ke Ekowisata ini
PERANCANGAN ULANG TATA LETAK FASILITAS DENGAN PENDEKATAN METODE SYSTEMATIC LAYOUT PLANNING GUNA MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS DI CV. PUTRA PERKASA
ABSTRACT Putra Perkasa Firm. Is one of the manufacturing companies dealing with plastic packaging products such as perfume bottles, jerr cans and the like. There is some waste of Material Handling Cost (MHC) in the production process. This is because the facility layout is not set properly, so that is not according to the proximity relation between stasions. Theresfore, this research aimed to generate an alternative for proposed layout which can minimize the MHC. In this research, an analysis of facility layout re-design was carried out by applying Systematic Layout Planning (SLP) method. The SLP procedure consisted of three stages, i.e. stage covered material flow analysis, Activity Relationship Chart (ARC) analysis, Activity Relationship Driagram (ARD) analysis. The adjustment stage covered the planning of alternative proposed layout. At the evaluation stage, the most optimum alternative proposed layout design was selected. Based on the method of Systematic Layout Planning (SLP), two alternatives of proposed layout were produced, in which two alternatives of proposed layout had been ables to minimize MHC. The proposed layout I could save MHC by 23.80%with 3.251% productivity increase. While in the proposed layout II could minimize MHC by 32.55% with 5.025% productivity increase. So the proposed layout II was recommended as the selection proposed layout. Keywords: Systematic Layout Planning,Material Handling Cost, Productivity ABSTRACT CV. Putra Perkasa adalah salah satu perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang produksi kemasan plastik seperti botol parfum, jerigen dan sejenisnya. Terdapat beberapa pemborosan Material Handling Cost (MHC) dalam proses produksi. Hal ini disebabkan karena tata letak fasilitas tidak sesuai dengan dengan derajat hubungan kedekatan antar stasiun. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan alternatif layout usulan yang dapat meminimasi MHC. Pada penelitian ini dilakukan analisa perancangan ulang tata letak fasilitas dengan menggunakan metode Systematic Layout Planning (SLP). Prosedur SLP terdiri dari tiga tahapan yaitu tahap analisis, tahap penyesuaian dan tahap evaluasi. Tahap analisis meliputi analisa aliran material, analisa Activity Relationship Chart (ARC), analisa Activity Relationship Diagram (ARD). Tahap penyesuain meliputi perencanaan alternatif layout usulan. Pada tahap evaluasi dilakukan pemilihan alternatif rancangan layout usulan yang paling optimal. Berdasarkan metode Systematic Layout Planning (SLP) dihasilkan dua alternatif layout usulan dimana dua layout usulan telah dapat meminimasi MHC. Layout usulan I dapat menghemat MHC sebesar 23,80% dengan peningkatan produktivitas sebesar 3.251%. Sedangkan pada layout usulan II dapat meminimasi MHC sebesar 32.55% dengan peningkatan produktivitas sebesar 5.025%. Sehingga layout usulan II direkomendasikan sebagai layout usulan yang terpilih. Kata Kunci : Systematic Layout Planning, Material Handling Cost, Produktivitas
PENGARUH PENAMBAHAN KITOSAN SEBAGAI KOAGULAN ALAMI DALAM PENURUNAN TSS PADA LIMBAH CAIR INDUSTRI MINUMAN RINGAN
Limbah cair industri yang dihasilkan dari suatu proses produksi perlu dilakukan pengolahan terlebih dahulu sebelum dibuang ke lingkungan, begitu juga dengan limbah cair dari industri minuman ringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar TSS akhir dan %removal TSS pada limbah cair industri minuman ringan dengan menggunakan kitosan sebagai koagulan alami. Penelitian dengan ini diawali dengan pembuatan larutan kitosan 250 ppm dalam larutan asam asetat 2%. Limbah cair kemudian ditambahkan larutan kitosan dengan penambahan persen volume 20, 30, dan 40% dari volume limbah cair. Alat yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah jartest yang dioperasikan pada kecepatan pengadukan 100 rpm selama 3 menit, dilanjutkan dengan kecepatan 50 rpm selama 15, 45, 75, dan 105 menit. Hasil terbaik penelitian ini terjadi pada penambahan persen volume koagulan 40% dengan waktu pengadukan 105 menit. Pada penambahan koagulan kitosan didapatkan %removal TSS 97,5%. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kitosan mampu menurunkan kadar TSS pada limbah cair industri minuman ringan.
PIROLISISS BOTOL PLASTIK BEKAS MINUMAN AIR MNIERAL JENIS PET MENJADI FUEL
Sampah plastik adalah masalah yang besar di hampir seluruh negara di dunia, dikarenakan penguraianya membutuhkan waktu yang sangat lama, sementara itu masalah lain nya adalah minyak bumi yang merupakan daya sumber yang tidak bisa di perbaharui semakin menipis ketersediaanya. Oleh sebab itu proses pirolisis plastik adalah salah satu terobosan yang bagus, selain sebagai pengurang sampah plastik juga sebagai penyelamat dari kekurangan energi selain itu juga mengurangi emisi gas yang kurang baik bagi lingkungan. Pirolisis plastik menggunakan bantuan katalis MgCO3 mampu membuat pirolisis plastik menjadi lebih baik, serta fraksi bensin dan solar yang di dapat menjadi lebih tinggi, dari keluaran liquid produk 1 dan liquid produk 2. Dari hasil penelitian di dapat bahwa dengan katalis MgCO3 di dapat yield OLP sebanyak 53.07 % dengan bantuan katalis sebanyak 30 % wt/wt lebih banyak jika dibandingkan tanpa katalis dengan jumlah yield 18.39% dan berdasarkan hasil analisa GCMS di dapat nilai kandungan prosentase terbaik untuk kandungan diesel adalah dengan penambahan katalis MgCO3 sebanyak 20% wt/wt yaitu sebesar 63.61 % fraksi diesel, 20.93 % fraksi gasoline serta 15.46 fraksi lain-lain. MgCO3 juga bisa menurukan waktu pirolisis sebanyak 1 jam 20 menit jika dibandingkan tanpa bantuan katali