Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya
Not a member yet
109 research outputs found
Sort by
STUDI PENINGKATAN PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA SUBKONTRAKTOR PADA PEKERJAAN BANGUNAN KAPAL BARU DI PT.ADILUHUNG SARANASEGARA INDONESIA
Dalam suatu galangan kapal, produktivitas tenaga kerja berpengaruh terhadap kapasitas produksi pada pengerjaan bangunan kapal baru. Menurunnya produktivitas sangatlah berpengaruh terhadap tercapainya hasil yang maksimal. Oleh karena itu perlu ditingkatkan nilai produktivitas guna memenuhi hasil yang maksimal. Dalam penulisan skripsi ini akan dilakukan tingkat produktivitas tenaga kerja sub kontraktor pada pekerjaan bangunan kapal baru dari tahap fabrikasi sampai assembly di PT. Adiluhung Sarana Segara Indonesia. Metode yang digunakan adalah dengan melakukan pengamatan langsung pada pembangunan kapal perintis 1200 GT. Hasil dari penulisan skripsi ini didapatkan tingkat produktivitas pada pekerjaan bangunan kapal baru tahap fabrikasi dengan kapasitas produksi perencanaan sebesar 240 ton plat / bulan, JO yang direncakan sebesar 44 kg / JO dan JO realisasinya sebesar 46 kg / JO. Pada tahap assembly dengan kapasitas produksi sebesar 210 ton plat / bulan, jumlah JO yang direncanakan sama dengan jumlah JO realisasinya yaitu sebesar 29 kg / JO
Studi Awal Disain Klaster Komputer Dengan Arsitektur Prosesor Berbeda
Umumnya klaster komputer dibuat dengan sekumpulan kkomputer yang memiliki arsitektur prosesor sama. Keuntungan menggunakan arsitektur prosesor yang sama adalah kemudahan dalam memasang librari matematik yang dibutuhkan. Penelitian ini merupakan preliminari studi yang digunakan untuk mempelajari bagaimana kelebihan dan kelemahan pemanfaatan klaster komputer yang disusun dengan komputer berarsitektur berbeda. Arsitektur prosesor yang digunakan dalam penelitian ini adalah intel core I3 – 4150 dengan 4 buah core dan AMD Athlon (tm) 64 X2 Dual Core Processor 4800 dengan 2 buah core. Rangkaian klaster dengan dua buah PC ini menggunakan jaringan peer to peer dengan 1 master node dan 1 compute node. Pengujian kestabilan kalkulasi menggunakan metode split, yaitu mengganti fungsi master menjadi compte dan sebaliknya. Dari pengujian diperoleh hasil bahwa untuk kalkulasi sistem dengan single core, AMD memiliki kestabilan perhitungan dibanding dengan intel. Namun untuk pemanfaatan multi core, intel i3 lebih unggul dibanding AMD
IMPLEMENTASI ALGORITMA GREEDY STRING TILLING PADA PENDETEKSIAN KEMIRIPAN PROGRAM JAVA
Di era globalisasi saat ini, orang dituntut untuk berkreasi dan berinovasi menciptakan suatu karya. Namun sayangnya masih banyak orang yang melakukan tindakan negatif dengan menjiplak ide atau pikiran orang lain. Hal ini juga sering terjadi di dunia pemrograman, dimana banyak beberapa program yang struktur bahkan logikanya sama atau mirip dengan orang lain. Pada penelitian ini, peneliti berfokus pada proses pendeteksian kemiripan program Java. Proses pengecekan kemiiripan pada penelitian ini menggunakan algoritma Greedy String Tilling. Algoritma Greedy String Tilling membandingkan dua inputan data dimana algortima ini membandingkan setiap baris pada program. Algortima ini memiliki dua fase pengujian yaitu fase sebelum dan fase sesudah proses. Uji aplikasi dilakukan sebanyak 1200 kali pada 20 file dengan panjang data yang berbeda. Dari hasi uji didapatkan bahwa pada length 1 menghasilkan kemiripan berat 10%, sedang 72% dan ringan 18%. Pada length 2 didapatkan kemiripan berat 8%, sedang 25% dan ringan 67%. Pada length 3 didapatkan hasil kemiripan berat 7%, sedang 13% dan ringan 80%
Implementasi Metode Triple Exponential Smoothing Additive Untuk Prediksi Penjualan Alat Tulis Kantor (ATK) Pada “X Stationery”
Manajemen stok merupakan salah satu hal penting yang harus diperhatikan dalam sebuah proses bisnis, karena jika tidak di manajemen dengan baik dapat berakibat pada ketidaklancaran distribusi produk dan pelayanan terhadap konsumen. “X Stationery” merupakan sebuah swalayan yang menyediakan kebutuhan alat tulis kantor dan produk-produk kebutuhan sekolah. Dalam pelayanannya terhadap konsumen, “X Stationery” melakukan pemesanan secara kontinyu pada distributor tanpa membuat analisa perencanaan berapa item yang harus di pesan untuk dapat memenuhi kebutuhan konsumen. Hal ini mengakibatkan ketidakjelasan stok ( kadang stok melimpah, kadang kosong dengan waktu yang lama). Untuk mengatasi permasalahan tersebut diatas, maka penulis menawarkan solusi untuk membuat sebuah analisa peramalan atau prediksi berapa item barang yang harus di beli berdasarkan data penjualan pada periode-periode sebelumnya dengan menggunakan metode Triple Exponential Smoothing Additive. Dari pengolahan data peramalan data penjualan bolpoin Pilot pada swalayan “X Stationery” menggunakan metode Triple Exponential Smoothing Additive menghasilkan nilai akurasi yang paling bagus pada parameter dengan nilai α=0.6 β= 0.4 γ=0.5, hasil akurasi yang dihasilkan dari nilai parameter tersebut adalah 6.8
ANALISA RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PEKERJAAN BANGUNAN BARU KAPAL TANKER 17.500 DWT DI PT. LMI PADA PROSES ERECTION DAN OUTFITTING
ANALISA RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PEKERJAAN BANGUNAN BARU KAPAL TANKER 17.500 DWT DI PT. LMI PADA PROSES ERECTION DAN OUTFITTING Trian Arianto Hm 1,*), Minto Basuki 2), Siti Fariya 3) 1)Mahasiswa Jurusan Teknik Perkapalan, FTMK ITATS 2,3)Dosen Jurusan Teknik Perkapalan, FTMK ITATS Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya Jl. Arief Rachman Hakim 100 Surabaya 60117 *)E-mail : [email protected] ABSTRAK Lamongan Marine Industry (LMI) adalah galangan kapal bangunan baru yang terletak di daerah utara Lamongan. LMI termasuk galangan yang baru didirikan beberapa tahun belakangan ini dan belum cukup memiliki pengalaman dalam segi keselamatan kerja. Sehingga dalam kasus ini dibutuhkan analisa risiko tentang keselamatan dan kesehatan kerja (K3) untuk mengetahui risiko apa saja yang mungkin bisa terjadi di galangan tersebut. Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi risiko dan mengetahui apa saja yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko yang ada dalam pengerjaan bangunan kapal baru pada galangan tersebut. Maka dari penelitian tersebut diharapkan bisa dijadikan perbandingan dalam pengerjaan bangunan kapal baru dari hal keselamatan dan kesehatan kerja serta sebagai bahan pertimbangan untuk meningkatkan kesadaran dalam bekerja. Kata Kunci : Analisa K3, Failure mode and effect analysis (FMEA), Galangan kapal bangunan baru, Lamongan Marine Industry (LMI)
analisa risiko pada proses pengerjaan reparasi plat dasar kmp. citra nusantara di pt. dok & perkapalan surabaya (persero)
Reparasi kapal sangatlah penting bagi suatu perusahaan atau galangan untuk mencapai tujuan, dengan cara mengindentifikasi risiko – risiko pada pengerjaan reparasi kapal, moderate dengan matrik risiko, dan menentukan risiko dengan peringkat tinggi. Proses reparasi kapal KMP. Citra Nusantara di laksanakan di PT. Dok & Perkapalan Surabaya (Persero). Proses identifikasi risiko menghasilkan beberapa kejadian risiko pada proses pekerjaan diantaranya yaitu : risiko keterlambatan pada saat proses pengelasan dan pemotongan plat, risiko keterlambatan pada saat pembersihan badan kapal, risiko keterlambatan pengecetan badan kapal dan mengandung macam – macam sumber risiko, dimana setiap tahapannya mengandung kemungkinan risiko yaitu arus listrik, percikan material panas yang mengakibatkan terkena anggota badan, kelalaian operator alat / mesin, kelalaian pekerja, posisi bekerja pada ketinggian, pengelasan yang mengakibatkan pada iritasi mata
OPTIMALISASI PENGGUNAAN DOCK SPACE PADA PEKERJAAN REPARASI KAPAL DI PT. DOK DAN PERKAPALAN SURABAYA (PERSERO) DENGAN METODE PERT (PROGRAM EVALUATION AND REVIEW TECHNIQUE)
Dock space berperan penting dalam industry galangan yang bergerak pada bidang reparasi kapal. Optimalisasi penggunaan dock space dapat memberikan dampak yang positif dari segi waktu maupun produktivitas galangan. Apabila di dalam suatu galangan mampu mengoptimalkan penggunaan dock space dengan klasifikasi pekerjaan, melihat variabilitas type dan ukuran kapal maka tingkat produktivitas juga akan meningkat. Dalam penulisan skripsi ini dilakukan optimalisasi penggunaan dock space pada pekerjaan reparasi kapal di PT. DOK DAN PERKAPALAN SURABAYA pada proses klasifikasi pekerjaan menggunakan metode PERT (Program Evaluation and Review Technique). Program Evaluation and Review Technique adalah suatu alat manajemen proyek yang digunakan untuk melakukan penjadwalan, mengatur dan mengkoordinasi bagian- bagian pekerjaan yang ada di dalam suatu proyek. (Setianingrum, 2011). Harapan dari penulisan ini adalah sebagai masukan bagi perusahaan agar dapat melakukan optimalisasi penggunaan dock space pada pekerjaan reparasi dengan klasifikasi pekerjaan, melihat variabilitas type dan ukuran kapal
Penentuan nilai konduktivitas hidrolik tanah pada t 50 untuk penejernihan air pada aplikasi infiltration gallery di surabaya
Sistem penjernihan air dengan metode infiltration gallery belum dilakukan di Indonesia, akan tetapi di Negara Eropa sangat umum digunakan, karena mekanisme prosesnya yang sangat alami. Dimana terjadi proses purifikasi fisik dan biologis di dalam tanah sehingga polutan organik dan anorganik dapat dihilangkan. Metode ini dapat menekan konsumsi tawas dan energi, sehingga biaya per meter kubik air menjadi lebih murah. Hal-hal yang perlu dianalisis dalam penelitian pendahuluan ini adalah tingkat permebilitas tanah yang ditunjukkan dengan nilai konduktivitas hidrolik. Penelitian menggunakan metode sistem sampling undisturb tanah yang kemudian dianalisis nilai konduktivitasnya dengan Constant head Permeameter sesuai ASTM D 2434-68 SNI 03 - 6871 tahun 2002. Sampel tanah diambil dari Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Madura, Lumajang, dan Mojokerto. Hasil yang didapatkan adalah nilai konduktivitas hidrolik dari tiap-tiap kedalaman pada masing-masing sampel tanah dari enam kota tersebut
Desain Taman Wisata Alam Hutan Pinus "Ledok Ombo" Di Malang
Mutiara Martha1, Esty Poedjioetami2, Sukarnen3 1Mahasiswa Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya 2Dosen Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya 3Dosen Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya Jalan Arief Rachman Hakim, Nomor 100, Surabaya 60117 Alamat Email Penulis : [email protected] ABSTRAK Kabupaten Malang merupakan tempat wisata, namun tidak semua terekspose dan berkembang dengan baik. Salah satunya hutan pinus Ledok Ombo, yang berada di desa Pandansari kecamatan Poncokusumo, kabupaten Malang. Hutan pinus “Ledok Ombo” ini tidak memiliki fasilitas. Pengunjung yang datang hanya untuk berfoto dan menikmati alam. Sehingga potensi akan wisata hutan pinus “Ledok Ombo” menjadi kurang optimal. Oleh karena itu diperlukan sebuah desain dengan penambahan fasilitas untuk memperkenalkan wisata lokal kepada seluruh masyarakat, dengan pemanfaatan material alam. Untuk mengenalkan potensi alam kepada masyarakat yang datang. Penelitian menggunakan jenis penelitian deskriptif, sedangkan data diperoleh dengan metode kualitatif. Beragam jenis fasilitas yang dimiliki adalah cottage, outbond, gedung IPTEK, area pantau, kantor, klinik, restoran, caffe, masjid, panggung foto, area petik strawberry, gedung pertunjukkan seni, area berkemah, dan jembatan gantung. Penerapan tema Arsitektur Berwawasan Lingkungan dipakai untuk mewujudkan desain yang peka dan tanggap terhadap lingkungan. Konsep makro rekreatif digunakan untuk menciptakan desain taman wisata alam yang memiliki unsur rekreasi. Konsep ekspresif pada bentuk, menghasilkan rancangan yang dinamis, dengan transformasi bentuk dari bunga pinus pada bangunan. Konsep adaptif pada ruang, menghasilkan rancangan ruang yang mencitrakan suasana hutan pinus, dengan penerapan warna dan material alam. Konsep informatif pada tata lahan, menghasilkan rancangan sirkulasi yang terarah, dan jelas. Kata kunci: taman wisata alam, rekreatif, ekspresif, adaptif, informatif
PENERAPAN TEMA ARSITEKTUR BERWAWASAN LINGKUNGAN PADA DESAIN FASILITAS PENGINAPAN DI KOMPLEKS WISATA ALAM JURANG KUPING SURABAYA
Bozem Jurang Kuping adalah ruang terbuka hijau di Desa Jurang Kuping, Kecamatan Pakal, Kelurahan Benowo daerah Surabaya Barat yang terbengkalai dan keinginan Pemkot Surabayamenata area hijau kota sehingga perlu adanya Perencanaan dan Perancangan fasilitas Wisata Alam di kota Surabaya. Salah satu fasilitas yang mempunyai daya tarik khas yaitu fasilitas penginapan didalam areal kompleks Wisata Alam Jurang Kuping Surabaya. Penerapan tema Arsitektur Berwawasan Lingkungan pada tatanan lahan, bentuk dan ruang fasilitas penginapan dapat mengurangi dampak negatif pembangunan berorientasi ke lingkungan dengan prinsip penyesuaian dan perbaikan lingkungan alam setempat dan juga penghematan sumber energi alam yang tidak dapat diperbaharui. Metode penelitian menggunakan metode studi kasus lapangan pada wisata alam Danau Selorejo, Malang dan studi literatur pada obyek wisata alam Ranu Klakah, Lumajang. Disamping itu juga menggunakan metode deskriptif dengan mengamati langsung kawasan Bozem Jurang Kuping. Desain rancangan fasilitas penginapan di kompleks Wisata Alam Jurang Kuping Surabaya berjumlah 5 (lima) unit bangunan, memiliki luas tapak 280m 2 berlokasi di pinggir Bozem Jurang Kuping, dengan fasilitas ruang tidur, area santai, ruang shalat dan ruang tamu, sedangkan toilet dan dapur pada fasilitas penginapan dibuat terpisah ke belakang bangunan karena mengambil bentuk filosofinya rumah joglo. Penerapan tema arsitektur berwawasan lingkungan menyuguhkan keasrian alam kawasan Jurang Kuping yang diterapkan lewat penggunaan material kayu olahan pohon siwalan dan lansekap yang mengelilingi semua unit fasilitas penginapan. Softmaterial lanscape terdiri dari pohon siwalan, pohon cemara sebagai tanaman pengarah. Tanaman pohon trembesi, sengon, dan mangga sebagai tanaman peneduh. Tanaman penghias dan pembatas menggunakan tanaman perdu. Hardmaterial lanscape terdiri paving untuk pedestrian dan kolam dibawah lantai rumah. Penerapan tema pada bentuk bangunan lewat gaya vernacular agar mampu memelihara kearifan local dan penerapan tema pada ruang mampu menghasilkan suasana nyaman dan tenang terpresentasikan lewat material dengan warna-warna hangat kayu dan warna-warna fresh seperti warna hijau dari daun sekitar Jurang Kuping dan warna biru dari kolam dibawah fasilitas penginapan, yang dipadu dengan lighting untuk memperkuat kenyamanan ruangan