Repository STIKes Patria Husada Blitar
Not a member yet
1105 research outputs found
Sort by
Hubungan Pengetahuan tentang Prosedur Anestesi Spinal dengan Kecemasan Pasien Intraoperatif di RSUD Mardi Waluyo Blitar
Prosedur anestesi spinal untuk pembedahan merupakan stressor karena mengancam integritas tubuh dan jiwa pasien. Kecemasan yang terjadi pada pasien yang menjalani pembedahan dapat terjadi karena kurang pengetahuan tentang prosedur pembiusan yang akan dijalani. Kecemasan yang terjadi dapat berdampak pada perubahan kardiovaskular dan sistem oksigenasi yang dapat mengganggu proses pembedahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang prosedur anestesi spinal dengan kecemasan pasien intraoperatif. Desain penelitian ini adalah korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah semua pasien ysng menjalani operasi dengan anestesi spinal di Instalasi Bedah Sentral RSUD Mardi Waluyo Blitar yang berjumlah 35 responden. Jumlah sampel adalah 35 responden yang diperoleh dengan accidental sampling Instrumen pengetahuan menggunakan kuesioner dan kecemasan pasien intraoperatif menggunakan instrument dari DASS 42 yang telah dimodifikasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji Spearman Rho dengan α= 0,05
Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan prosedur anestesi spinal dengan kecemasan pasien intraoperatif dengan p = 0,014.
Pengetahuan tentang prosedur anestesi spinal dibutuhkan guna mendorong responden menggunakan mekanisme koping yang positif dalam mengatasi kecemasan yang dialami. Pengetahuan yang baik menyebabkan mekanisme koping responden menjadi positif yaitu memberikan strategi pemecahan masalah (problem solving strategies) dalam mengurangi kecemasan yang dialami. Diharapkan perawat meningkatkan pemberian edukasi pre operasi tentang spinal anestesi agar kecemasan pasien intraoperasi berkuran
Faktor yang Berhubungan dengan Sikap dan Perilaku Merokok Anggota Club Motor PSFRB (Putra Sogok Family Racing Blitar)
Hubungan antara Lama Pengobatan dengan Jumlah CD4 pada Penderita HIV/AIDS yang menjalankan Program Pengobatan Antiretrovial (ARV)
HIV merupakan masalah kesehatan yang mengancam Indonesia dan banyak negara di seluruh dunia. Desain penelitian yang digunakan adalah metode Cross-Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah penderita yang menjalankan program pengobatan antiretrovial HIV/AIDS di Poli Cendana RSUD Ngudi Waluyo Kabupaten Blitar. dengan rata- rata kunjungan pasien adalah 40 orang perminggu. Peneliti menetapkan jumlah sampel yaitu 30 orang sesuai kriteria inklusi dan ekslusi. Analisis menggunakan Spearman untuk mengetahui hubungan lama pengobatan dengan jumlah CD4. Hasil penelitian menunjukkan responden berada pada usia dalam rentang 20-30 dengan prosentase terbesar sebanyak 33,3%. Berdasarkan jenis kelamin mayoritas laki-laki sebanyak 53,3%. Hasil pendataan juga menunjukkan sebagian besar menjalakan terapi dengan pemberian Duviral dan Nevirapine pada prosentase 76,7. Responden dalam penelitian ini juga mendapat dukungan keluarga yang baik (36,6%) meskipun terdapat juga dukungan keluarga yang buruk (3,3%). Tingkat kepatuhan tinggi juga terlihat dari distribusi responden yang menunjukkan prosentase sebesar 43,3% dan masih ada responden yang memiliki kepatuhan rendah. Hasil analisis menunjukkan tidak ada hubungan antara lama pengobatan dengan CD4 (p=0.007). Perlu evaluasi perhitungan jumlah CD4 sebelum pemberian ARV
Analisis faktor Penyebab Kejadian Asfiksia Pada Bayi Baru Lahir di RS Aura Syifa Kabupaten Kediri
Neonatal asphyxia is a state in which the baby can not breathe spontaneously and regularly after birth. This is caused by hypoxia fetus in the uterus, and result in high morbidity and mortality in newborns. The incidence of neonatal asphyxia in Indonesia is still around 37% in 2013. The trend improvement happen asphyxia in newborns of 0.5 to 1.3% in 2012 to 2014 in the Aura Syifa Hospital Kediri.
The purpose of this study to prove the causes of maternal, umbilical cord factors, infant factors, and other factors related to asphyxia. The study design was cross-sectional. Sample study of 200 newborns asphyxia, taken by systematic random sampling, data was collected from medical record documentation study. Data were analyzed using univariate, bivariate with chi square test and multivariate logistic regression test.
Variables influencing the asphyxia in this study are variable placental abruption, winding umbilikal cord, knot umbilikal cord, parity, and low birth weight, abnormalities location variable layout is a dominant factor against asphyxia with OR 1.772. This means that mothers with the disorder lies the risk 1.7 times more likely to give birth asphyxia compared with women who did not experience abnormal location after controlling for variables low birth weight, placental abruption, and knot umbilikal cord
The Family Role in Fulfilling the Activities of Daily Living (ADLs) among Children with Autism Spectrum Disorder
Children with autism spectrum disorder (ASD) have difficulty of activity and readability so that dependently to a parent or others. The study purpose to describe the family role in fulfilling of the Activities of Daily Living (ADLs) for children with ASD who gets service at Autism Center of Blitar City (Bahasa: Pusat Layanan Autis Kota Blitar). The study used descriptive-survey as a design to determine family roles among ASD children, the researcher purposively selected 34 families to be part of the study. Questionnaires were developed inspired by the theory of basic human needs and self-care and underwent validity and reliability tests. This study result showed that the family role in fulfilling the ADLs for children with ASD in the good category as many as 67.6% (23 families), in enough category as many as 29.4% (10 families), and in less category as many as 3.0% (1 family). Fulfillment of ADLs for children with ASD who need attention is the fulfillment of nutrition because parents must ensure that food that has entered into the mouth should be swallowed. Results also found out that inadequate nutrition affects child’s with ASD growth and development. The study strongly recommends the roles of parents as vital in meeting the needs of the children and stimulates development