EPrints UMPO
Not a member yet
    12467 research outputs found

    ASUHAN KEPERAWATAN KEGAWAT DARURATAN PADA PASIEN HIPERTENSI EMERGENCY DENGAN MASALAH KEPERAWATAN RESIKO KETIDAKEFEKTIFAN PERFUSI JARINGAN SEREBRAL

    Get PDF
    ABSRTRACT EMERGENCY NURSING CARE FOR PATIENTS WITH HYPERTENSION EMERGENCY WITH NURSING PROBLEMS AT RISK OF INEFFECTIVE CEREBRAL PERFUSION (Case Study at Dr. Hardjono Ponorogo Regional Hospital) By: Darul Muttaqin NIM 22613542 Hypertensive emergency is a life-threatening medical emergency caused by a drastic increase in blood pressure that can cause damage to target organs, including the brain. One nursing problem that can arise is the risk of ineffective cerebral perfusion due to uncontrolled blood pressure. Methods: This research is a case study of nursing care for Mrs. K using a nursing process approach, including assessment, diagnosis, intervention planning based on the Indonesian Nursing Intervention Standards (SIKI), implementation, and evaluation over 3 days (June 18–20, 2025) in the Emergency Department and Seruni Ward of Dr. Harjono Ponorogo Regional Hospital. Results: After implementing the intervention, which involved managing increased intracranial pressure, observations showed a gradual improvement in the client's condition. Blood pressure decreased from 240/145 mmHg to 180/110 mmHg, headaches decreased, consciousness improved, and no signs of further increased intracranial pressure were found. The client was also able to follow deep breathing instructions and appeared calmer. Discussion: Interventions such as 30° head-up position, oxygen administration, pharmacological therapy (furosemide, ranitidine, ondansetron), and non-pharmacological measures such as deep breathing therapy have been shown to be effective in managing hypertensive emergencies. Appropriate nursing implementation based on the SIKI has been shown to prevent neurological complications and significantly improve cerebral perfusion. Keywords: Hypertensive emergency, cerebral perfusion, high blood pressure, emergency nursing, SIKI

    SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK DETEKSI DINI PADA BALITA STUNTING MENGGUNAKAN METODE FUZZY TSUKAMOTO

    No full text
    Abstrak Stunting merupakan salah satu permasalahan kesehatan utama yang dihadapi oleh anak-anak di Indonesia, yang ditandai dengan tinggi badan yang berada di bawah standar usianya akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang dalam jangka waktu panjang. Kondisi ini dapat berdampak serius terhadap perkembangan fisik, kognitif, serta kemampuan sosial ekonomi anak di masa depan. Deteksi dini stunting sangat penting agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan sistem Fuzzy Inference System (FIS) dengan metode Tsukamoto sebagai solusi untuk mendeteksi dini risiko stunting pada balita. Sistem dirancang untuk menganalisis tiga variabel input utama, yaitu usia (0–60 bulan), berat badan (kilogram), dan tinggi badan (sentimeter). Proses deteksi dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu fuzzifikasi, inferensi berdasarkan aturan fuzzy yang disusun menggunakan nilai Z-score sesuai standar World Health Organization (WHO), serta defuzzifikasi untuk menghasilkan keluaran berupa tingkat risiko stunting dalam bentuk nilai crisp. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu memberikan hasil diagnosis yang akurat dan sesuai dengan perhitungan manual, dengan salah satu contoh hasil berupa diagnosis "NORMAL". Seluruh fitur sistem juga diuji menggunakan metode black box dan menunjukkan hasil yang berfungsi dengan baik. Sistem ini diharapkan dapat menjadi alat bantu bagi tenaga medis, orang tua, serta instansi kesehatan dalam memantau dan mengidentifikasi risiko stunting secara dini, sistematis, dan berbasis data. Penerapan metode Fuzzy Tsukamoto terbukti memberikan pendekatan yang logis dan fleksibel dalam pengambilan keputusan terkait kesehatan balita. Kata Kunci : Balita, Deteksi Dini, Fuzzy Tsukamoto, Stunting, Sistem Pendukung Keputusan, Z-Scor

    PENGARUH RELAKSASI NAFAS DALAM TERHADAP PENURUNAN HIPERTENSI PADA PASIEN LANSIA DI KLINIK AMANAH KABUPATEN PONOROGO

    No full text
    ABSTRACT THE EFFECT OF DEEP BREATH RELAXATION ON THE DECREASE OF HYPERTENSION IN ELDERLY PATIENTS AT THE AMANAH CLINIC Hypertension is a global health problem whose prevalence continues to increase, especially in the elderly. This study aims to determine the effect of deep breath relaxation on lowering blood pressure in elderly patients with hypertension at the Amanah Clinic, Ponorogo Regency. The research method used an experimental design with a one-group pre-post-test approach. The research sample consisted of 15 elderly aged ≥60 years who were selected through consecutive sampling technique. The deep breath relaxation intervention was carried out with a deep breath technique through the nose for 4 seconds, holding the breath for 3 seconds, and exhaling slowly through the mouth for 6-8 seconds, repeated 5-10 times for 15 minutes. Blood pressure was measured before and after the intervention using a digital sphygmomanometer. The results showed a decrease in mean systolic blood pressure from 169.33 mmHg to 164.07 mmHg and diastolic from 93.40 mmHg to 86.40 mmHg after the intervention. The paired t-test statistical test showed a significant difference with a value of p=0.000 (p<0.05), which indicates that deep breath relaxation effectively reduces blood pressure in the elderly with hypertension. Conclusion: Deep breath relaxation can be an easy, cheap, and effective non-pharmacological intervention to help control blood pressure in the elderly. It is recommended that health workers consider this technique as part of the management of hypertension in health care facilities. Keywords: Hypertension, deep breath relaxation, blood pressure

    PENGUATAN KARAKTER USIA DASAR BERBASIS PEMBELAJARAN HADIS STUDI KASUS DI MI PESANTREN ANAK SHOLEH BAITUL QUR’AN GONTOR

    No full text
    Sugeng, 2025. Strengthening Elementary School Character Based on Hadith Learning: A Case Study at the Islamic Boarding School of Anak Sholeh Baitul Qur'an Gontor. Thesis. Master of Islamic Religious Education, Postgraduate Program, Muhammadiyah University of Ponorogo. 2025. Supervisors: (1) Dr. Nurul Iman, Lc, M.H.I.; and (2) Dr. Katni, M.Pd.I. Currently, there is a worrying character crisis in Indonesia. The facts prove as the news circulating on social media starting from the case of a student who hit a teacher because he was reminded, then the case that recently went viral which can be said to fall into the category of bullying cases, this case is the case of a young doctor who ended his life because he could not cope with bullying from his seniors, elementary school students who had the heart to kill people in mental disorders and others. The purpose of this study is: 1) To explore and describe the strengthening of the character of students at MI Pesantren Anak Sholeh; 2) To analyze and describe the forms of Hadith learning carried out by MI Pesantren Anak Sholeh in shaping the character of students; 3. Analyze and describe the implications of Hadith learning on the character development of students at the Islamic Boarding School (MI) Anak Sholeh Baitul Qur'an. This study will use a qualitative descriptive research method through a data collection process involving direct observation by the researcher, interviews with several informants related to this research, and supported by existing documentation, as well as by the researcher's own findings, as well as several school archives. This research was conducted at the MI Pesantren Anak Sholeh Baitul Qur'an. The results of this study found that the character strengthening program at MI Pesantren Anak Sholeh Baitul Qur'an includes: 1) habituation through various school activities; 2) Hadith learning. Meanwhile, Hadith learning itself is divided into two stages: (1) in-class learning, including a) learning the Qur'an and Hadith; b) writing a diary with a theme based on the Hadith that the students have studied; c) providing a Hadith memorization guidebook for students, separated by theme; and (2) learning Hadith outside of class in the form of Muhadharah activities. The implications of all of this Hadith learning are very much in line with the character achievement indicators at elementary school level, which can instill honesty, discipline, concern for society and the environment, and religiousness. Keywords: Character Building; Hadith Learning; Elementary Educatio

    PENERAPAN TERAPI HIPNOSIS LIMA JARI UNTUK MENURUNKAN CEMAS PADA PASIEN HIPERTENSI DENGAN MASALAH KEPERAWATAN ANSIETAS

    No full text
    Hipertensi menjadi salah satu penyakit yang berbahaya karena merupakan faktor risiko utama yang mengarah kepada kariovaskuler seperti seragan jantung, penyakit jantung istemik dan stroke menjadi dua penyebab kematian utama di dunia. Studi kasus ini bertujuan untuk melakukan asuhan keperawatan pada pasien Hipertensi dengan masalah keperawatan ansietas. Asuhan keperawatan dilakukan di RSU Muhammadiyah Ponorogo Ruang Darwis, selama 5 hari pada tanggal 27–31 Agustus 2025. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data dan pelaksanaan asuhan adalah pendekatan proses keperawatan. Asuhan ini diberikan kepada responden dengan hipertensi. Hasil pengkajian didapatkan bahwa klien mengalami keluhan pusing pada kepala, sesak,merasa cemas akan kondisi yang dialaminya, tremor, muka tampak pucat, sulit tidur dan didapatkan tekanan darah yaitu 204/ 102 mmHg dengan diagnosis keperawatan Ansietas. Tindakan keperawatan untuk mengatasi masalah keperawatan ini menggunakan terapi nonfarmakologis terapi hipnosis lima jari. Setelah dilakukan terapi hipnosis lima jari selama 5 hari didapatkan hasil tingkat kecemasan pasien menurun dan berdasarkan kuesioner tingkat kecemasan dengan Hamilton Anxiety Rating Scale di dapatkan hasil 17 dengan kategori tingkat kecemasan ringan. Asuhan keperawatan pada klien hipertensi dengan ansietas diharapkan dapat menjadi gambaran bagi penderita hipertensi untuk mencegah dan mengobati penyakit hipertensi dengan menerapkan terapi hipnosis lima jari secara mandiri ketika keluhan terjadi. Kata Kunci : Hipertensi, Ansietas, Terapi Hipnosis Lima Jar

    SISTEM PENDETEKSI LOKASI DAN KERUSAKAN PENERANGAN JALAN UMUM BERBASIS INTERNET OF THINGS

    No full text
    Penerangan Jalan Umum (PJU) merupakan infrastruktur penting yang mendukung keselamatan, kenyamanan, dan aktivitas masyarakat, khususnya pada malam hari. Di Kabupaten Jombang terdapat 7.822 unit lampu yang tersebar dan terhubung dengan 672 panel control membuat tantangan tersendiri dalam hal pemeliharaan. Sistem pemeliharaan yang masih mengandalkan laporan masyarakat menyebabkan lambatnya penanganan kerusakan, terutama di wilayah non-perkotaan. Hal ini berdampak pada kesempatan pengguna jalan serta meningkatnya resiko kriminalitas akibat kondisi jalan yang gelap. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penulis membuat sistem pemantauan PJU berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu memantau konsumsi daya secara real-time pada panel hubung bagi (PHB) PJU. Sistem ini dilengkapai dengan tiga buah komponen utama, yaitu ESP32 yang berfungsi sebagai kontroler, GPS Neo- 6M yang berfungsi menunjukkan lokasi perangkat yang terhubung pada Panel Hubung Bagi (PHB) PJU, dan sensor PZEM-004T sebagai sensor yang digunakan untuk mengukur arus dan tegangan pada PHB PJU. Sistem ini terintegrasi dengan platform ThingSpeak dan Telegram, sehingga notifikasi kerusakan dapat langsung diterima oleh user melalui chatbot Telegram yang dilengkapi dengan link Google Maps dari lokasi PHB PJU yang mengalami kerusakan. Penerapan sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pemelihraan PJU, serta mengoptimalkan pelayanan publik di wilayah Kabupaten Jombang. Kata Kunci: Penerangan Jalan Umum, Panel Hubung Bagi (PHB), Telegram, Thingspeak, ESP32, GPS Neo-6M, PZEM-004

    KARYA ILMIAH AKHIR NERS PENERAPAN TERAPI KOMPRES HANGAT ELEKTRONIK PADA PASIEN HIPERTENSI DENGAN MASALAH KEPERAWATAN NYERI AKUT DI RUANG DARWIS RSU MUHAMMADIYAH PONOROGO

    No full text
    Hipertensi atau darah tinggi merupakan gangguan terhadap pembuluh darah yang dimana suplai oksigen dan nutrisi menjadi terhambat ke jaringan seluruh tubuh. Nyeri merupakan rasa indrawi yang tidak menyenangkan menimbulkan pengalaman emosional (psikologik) maupun fisik dapat terjadi sebagai akibat dari adanya kerusakan jaringan dan dari adanya rangsangan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa tentang penerapan terapi komores hangat pada pasien hipertensi dengan masalah keperawatan nyeri akut di RSU Muhammadiyah Ponorogo. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan pada pasien hipertensi dengan masalah keperawatan nyeri akut dengan melakukan asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian, perumusan diagnosis, perencanaan intervensi, implementasi serta evaluasi keperawatan. Proses asuhan keperawatan dilakukan selama 5 hari dari tanggal 27 Agustus hingga 31 Agustus 2025. Intervensi yang diberikan berupa penerapan kompres hangat elektronik untuk mengurangi nyeri pada pasien hipertensi. Penerapan kompres hangat berlangsung selama 5 hari dan dilakukan 1 hari satu kali selama 15 menit dengan suhu 38-45°C sebelum minum obat dengan jeda 1 jam. Dari adanya prores keperawatan, diperoleh hasil bahwa setelah dilakukan kompres hangat elektronik selama 5 hari nyeri yang dirasakan oleh pasien hipertensi berangsur menurun, hal tersebut dapat dilihat dari data subjektif seperti klien mengatakan nyeri sudah berkurang/membaik, skala nyeri 2, pola tidur membaik dan tekanan darah membaik. Asuhan keperawatan pada klien hipertensi dengan masalah keperawatan nyeri akut diharapkan dapat menjadi gambaran bagi penderita hipertensi khususnya dengan nyeri akut agar dapat menerapkan kompres hangat elektronik secara mandiri ketika nyeri tersebut timbul

    PENGARUH EDUKASI MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PASIEN PRE OPERASI FRAKTUR

    No full text
    ABSTRAK PENGARUH EDUKASI MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PASIEN PRE OPERASI FRAKTUR Penelitian Pre-Eksperiment di Rumah Sakit Islam Siti Aisyah Madiun Oleh : Setiyono Kecemasan praoperasi fraktur merupakan masalah yang sering dihadapi pasien dan dapat berdampak pada kondisi psikologis serta proses pemulihan. Intervensi edukasi kesehatan diyakini mampu menurunkan tingkat kecemasan pasien. Tujuan penentian ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi menggunakan video visual terhadap tingkat kecemasan pasien pre operasi frakture di Ruang Rawat Inap RSI Siti Aisyah Madiun Desain penelitian ini adalah one group pre test post test design. Populasi penelitian ini berjumlah 29 pasien pre operasi fraktur. Sampelnya berjumlah 29 pasien pre operasi fraktur dengan teknik total sampling. Variabel independent yaitu Edukasi menggunakan Video, variabel dependent yaitu Tingkat Kecemasan pasien pre operasi fraktur. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner Amsterdam Preoperative Anxiety and Information Scale (APAIS) sebelum dan sesudah intervensi Teknik pengolahan data menggunakan Editing, Coding, Scoring, Tabulating serta uji statistiknya menggunakan uji statistik Wilcoxon signed rank test. Hasil penelitian ini Rata- rata skor kecemasan sebelum intervensi berada pada kategori sedang-berat, sedangkan setelah intervensi menurun menjadi kategori ringan-tidak cemas. Hasil uji stastitik menunjukan perbedaan yang signifikan antara skor sebelum dan sesudah edukasi kesehatan ( p value< 0,05) H1 diterima, ini berarti ada pengaruh Edukasi menggunakan Video terhadap tingkat kecemasan pasien pre operasi di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Islam Siti Aisyah Madiun. Pada penelitian ini ada perbedaan antara tingkat kecemasan pada pasien pre operasi fraktur sebelum dan sesudah dilakukan edukasi menggunakan video

    IMPLEMENTASI MODERASI BERAGAMA DALAM KURIKULUM SEKOLAH BERBASIS PESANTREN UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KEISLAMAN SISWA SMA MUHAMMADIYAH BOARDING SCHOOL YOGYAKARTA

    No full text
    ABSTRACT Rahmat Susanto, 2025. The Implementation of Religious Moderation in the Islamic Boarding School Curriculum to Improve Islamic Value Understanding of High School Students at Muhammadiyah Boarding School Yogyakarta. Postgraduate Thesis, Muhammadiyah University of Ponorogo. Supervisors: (1) Dr. Syarifan Nurjan, M.A. (2) Dr. Muh. Tajab, M.A. Keywords: Religious Moderation, Curriculum Management, Boarding School This research is motivated by the researcher's interest in the importance of understanding of religious moderation for students as an educational and learning process in character building in order to answer and overcome the various complexities of problematic diversity that occur in society. SMA Muhammadiyah Boarding School (MBS) is a reference school within Muhammadiyah schools, with an increasing number of students each year and a mission to prepare cadres. This research examines the implementation of religious moderation in the curriculum management of Islamic boarding schools to improve students' Islamic Value understanding of SMA Muhammadiyah Boarding School Yogyakarta. The implementation is examined through the stages of planning, organizing, execution, and supervision within curriculum management in order to enhance students' understanding of Islamic values This study is a descriptive qualitative research conducted at SMA Muhammadiyah Boarding School. The subjects of the research consist of the head of the pesantren, vice head, school principal, vice principal, alumni, and students. The data collection techniques used include observation, documentation, and interviews. To ensure the validity of the data, source triangulation was applied. The data analysis was carried out through data reduction, data display, and conclusion drawing. The results of the study show that the implementation of religious moderation within the curriculum at SMA Muhammadiyah Boarding School Yogyakarta is carried out in an integrated manner through the school’s vision and mission, curriculum structure, and intracurricular, cocurricular, and extracurricular learning activities. The values of religious moderation namely national commitment, tolerance, anti-violence, and accommodation of local culture have been instilled through various learning and mentoring activities. Students' understanding of Islam has significantly improved in the cognitive (knowledge), affective (attitude), and psychomotor (behaviour) domains. They show a balanced Islamic mindset, free from extremism, and are willing to engage in dialogue and live peacefully alongside those with different beliefs. Attitudes of mutual respect, tolerance, appreciation, and interreligious harmony are evident among the students

    HUBUNGAN PELAYANAN BIMBINGAN ROHANI ISLAM DENGAN KECEMASAN PASIEN DI RUANG ICU RUMAH SAKIT AMAL SEHAT WONOGIRI

    Get PDF
    ABSTRAK HUBUNGAN PELAYANAN BIMBINGAN ROHANI ISLAM DENGAN KECEMASAN PASIEN DI RUANG ICU RUMAH SAKIT AMAL SEHAT WONOGIRI Oleh : Budi Riyadi Kecemasan merupakan salah satu masalah yang sering di alami oleh pasien yang di rawat di ruang intensive care unit (ICU), yang dapat mempengaruhi proses pemulihan. Dalam konteks ini, pelayanan bimbingan rohani islam di harapkan dapat memberikan ketenangan dan dukungan mental pada pasien sehingga menurunkan kecemasan yang dirasakan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pelayanan bimbingan rohani islam dengan kecemasan pasien di ruang ICU Rumah Sakit Amal Sehat Wonogiri, Desain penelitian ini menggunakan cross-sectional study dengan teknik purposife sampling. Sampel penelitian terdiri dari 33 pasien di ruang ICU yang Rumah Sakit Amal Sehat Wonogiri. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pelayanan bimbingan rohani islam dan kuisioner kecemasan berdasarkan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik chi-square dengan spss. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir seluruhnya responden (77,8%) mengatakan pelayanan bimbingan rohani islam tidak baik mengalami kecemasan kategori panik, dan (50%) mengatakan pelayanan rohani islam baik mengalami kecemasan ringan. Hasil uji statistik chi-square dengan SPSS menunjukan ada hubungan yang signifikan antara pelayanan bimbingan rohani islam dengan kecemasan pasien dengan p-value 0,000 yang artinya lebih besar dari α (0,05). Jika pelayanan bimbingan rohani islam dilakukan dengan baik maka kecemasan pasien menurun, dan sebaliknya. Salah satu cara yang dapat digunakan oleh perawat di ruang ICU untuk menurunkan kecemasan pasien di ruang ICU adalah dengan memberikan Pelayanan Bimbingan Rohani Islam kepada pasien. Kata Kunci: Pelayanan Rohani Islam, ICU, Kecemasan Pasie

    11,539

    full texts

    12,467

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    EPrints UMPO
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇