EPrints UMPO
Not a member yet
12467 research outputs found
Sort by
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DENGAN STATUS GIZI PADA BALITA USIA 2-4 TAHUN Di Puskesmas Ronowijayan Siman Ponorogo
Bidarianti M, Hubungan Pegetahuan Ibu Dengan Satatus Gizi Pada Balita Usia 2-4 Tahun Di Puskesmas Ronowijaayan Siman Ponorogo. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Pembimbing 1 Eki Okviana Armyati, M.Psi, Psi., Pembimbing 2 Nurtina Irsad Rusdiani, M. Pd.
Masa emas (golden age) anak adalah tahap penting dari janin hingga usia 2 tahun. Status gizi mencerminkan kondisi kesehatan yang dipengaruhi oleh keseimbangan asupan nutrisi. Pengetahuan ibu diperoleh melalui indera dan sangat memengaruhi perkembangan serta gizi anak sejak dini.
Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pengetahuan ibu dengan status gizi balita. Penelitian kuantitatif dengan metode observasional analitik cross-sectional menggunakan uji chi-square dilakukan di Puskesmas Ronowijayan Siman Ponorogo dengan sampel ibu balita usia 2-4 tahun. Data dikumpulkan dengan kuesioner dan dianalisis secara bivariat menggunakan uji chi-square.
Hasil menunjukkan ada hubungan signifikan antara pengetahuan ibu dan status gizi balita (p = 0,000); semakin baik pengetahuan ibu, semakin baik status gizi balita. Kesimpulannya, pengetahuan ibu berperan penting dalam pemenuhan gizi anak di Puskesmas Ronowijayan Siman Ponorogo.
Kata kunci: pengetahuan ibu, status gizi, balita 2-4 tahun
PERAN ORANG TUA DALAM MENANAMKAN PERILAKU SOPAN SANTUN PADA ANAK USIA DINI
Sejak usia dini, Sopan santun memegang peranan penting dalam membantu anak mengembangkan karakternya. Anak usia dini cenderung meniru perilaku orang-orang di sekitarnya, terutama keluarga. Perilaku sopan santun anak sangat ditentukan oleh orang tua yang menjadi pendidik utama. Tujuan penulisan ini ialah untuk mendiskripsikan bagaimana peran orang tua dalam menanamkan perilaku sopan santun di usia dini dan strategi yang digunakan untuk melakukannya. Penelitian dilakukan di TK Krajan 1 Kecamatan Parang Kabupaten Magetan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai bagian dari metodologi penulisan deskriptif kualitatif. Analisis data, reduksi, penyajian, dan pengambilan kesimpulan digunakan dalam proses analisis. Temuan penulisan menunjukkan bahwa orang tua mempunyai tugas penting dalam menumbuhkan perilaku sopan santun dengan berperan sebagai pengawas, panutan, motivator, dan penasihat. Cara yang dapat dilakukan antara lain mengajarkan anak untuk menggunakan kata "tolong," "maaf," dan "terima kasih," menunjukkan contoh di dunia nyata, dan berkomunikasi dengan pendidik untuk mengawasi perilaku anak secara konsisten. strategi yang paling menonjol dalam data tersebut ialah kebiasaan dan panutan. Hasil ini menunjukkan bahwa keterlibatan orang tua secara teratur dan aktif mempunyai tugas penting dalam menanamkan perilaku sopan santun anak sejak usia dini. Dengan demikian, perilaku sopan santun anak dalam kehidupan sehari-hari benar-benar didasarkan pada peran yang dimainkan orang tua.
Kata Kunci: Peran Orang Tua, Perilaku Sopan Santun, Anak Usia Din
ANALISIS EFISIENSI, EFEKTIVITAS DAN KONTRIBUSI PAJAK DAERAH SERTA RETRIBUSI DAERAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (STUDI KASUS PADA KABUPATEN PONOROGO TAHUN 2020-2024)
This study aims to analyze the efficiency, effectiveness, and contribution of regional taxes and regional levies to the locally generated revenue in Ponorogo Regency. The data used in this study are secondary data, in the form of the Budget Realization Report (LRAPBD) of Ponorogo Regency from 2020 to 2024. The data analysis method employed is a descriptive quantitative approach using efficiency analysis, effectiveness analysis, and contribution analysis.
The results show that the efficiency of regional taxes in Ponorogo Regency during 2020–2024 is categorized as highly efficient, with an average efficiency rate of 4.24%. The efficiency of regional levies during the same period is also highly efficient, with an average rate of 2.95%. The effectiveness analysis indicates that regional taxes are highly effective, with an average effectiveness of 113.20%, while regional levies are considered effective with an average of 99.91%. The contribution of regional taxes to locally generated revenue is classified as fairly good, with an average contribution of 32.28%. Meanwhile, the contribution of regional levies is categorized as low, with an average contribution of 15.80%
Studi Pengaruh Penambahan Si Pada Logam Al Terhadap kekuatan Tarik Dan Tekan Paduan Menggunakan Simulasi Dinamika Molekuler
Aluminum (Al) is one of the materials with superior properties, so it is often used as the main component in manufacturing. Depending on the composition, adding silicon (Si) can strengthen or weaken the mechanical properties. This research focuses on the importance of developing lightweight and strong materials to meet the needs of the automotive and manufacturing industries, where AlSi alloys have the potential to excel in terms of strength and corrosion resistance. The variation in Si concentration used in the study was 0%, 5%, 10%, 15%, and 20%. Molecular dynamics simulations were performed to observe changes in the mechanical properties of their main tensile strength, compressive strength, and elasticity modulus, and visualize atomic structures (FCC, BCC, HCP, and irregular) before and after deformation. The test results showed that the increase in Si content tended to decrease the values of maximum stress, yield stress, and modulus of elasticity in both tensile and pressure tests. In addition, the dominant FCC crystal structure in the Al metal decreased. At the same time, the number of irregular atoms increased, which indicates an irregularity in the crystal structure due to the addition of Si. This study concludes that the addition of high amounts of Si reduces the stability of the crystal structure and mechanical properties, so an optimal composition limit is needed so that the material remains suitable for engineering applications. This research helps select Al-based alloy materials for components that require high tensile and compressive strength and good structural stability
ASUHAN KEPERAWATAN JIWA PADA PASIEN SKIZOFRENIA DENGAN MASALAH KEPERAWATAN RISIKO PERILAKU KEKERASAN
ABSTRAK
KARYA TULIS ILMIAH ASUHAN KEPERAWATANiJIWA PADA
iPASIENiSKIZOFRENIA DENGAN MASALAH KEPERAWATAN
iRISIKO PERILAKU KEKERASAN
(Di iRuang iAbimanyu iRSJD idr. iArif iZainudin iSurakarta)
Oleh :
Dewi Lestari
22613491
Risiko perilaku kekerasan mengacu pada perubahan perilaku seseorang yang ditunjukkan melalui kemarahan, pasien memiliki potensi Perilaku kekerasan dapat muncul dalam bentuk melukai diri sendiri ataupun orang lain, baik dalam bentuk kekerasan fisik, tekanan emosional, maupun pelecehan seksual. Tujuan dari studi kasus ini adalah untuk memberikan layanan keperawatan jiwa yang tepat. secara komprehensif kepada pasien yang berisiko melakukan tindakan kekerasan, melalui tahapan pengkajian, penetapan diagnosis, analisis data, perencanaan intervensi, pelaksanaan tindakan, hingga evaluasi hasil.
Pelaksanaan asuhan keperawatan ini berlangsung selama lima hari, mulai tanggal 5 hingga 9 Februari 2025, bertempat di ruang Abimanyu Rumah Sakit Jiwa Dr. Arif Zainudin Surakarta. Proses keperawatan dilakukan serta pendekatan pemecahan problem sebagai metode utama.
Hasil pengkajian terhadap Tn. A menunjukkan gejala seperti kebingungan selama lima hari, sering marah, tatapan tajam, perusakan barang, berbicara sendiri, membenturkan kepala ke dinding, dan upaya melarikan diri dari rumah. Karena tidak ada perbedaan signifikan antara teori dan temuan faktual, Risiko Perilaku Kekerasan ditetapkan sebagai diagnosis keperawatan utama. Implementasi asuhan keperawatan dilakukan selama lima hari, mencakup Strategi Pelaksanaan 1 hingga 4, dengan tujuan utama mengontrol emosi pasien. Harapannya, asuhan ini dapat membantu mencegah dan mengelola amarah serta perilaku kekerasan berlebihan pada individu dengan gangguan jiwa, khususnya yang berisiko melakukan kekerasan, pengendalian ekspresi marah perlu diarahkan agar tidak menyebabkan ancaman atau risiko cedera terhadap diri sendiri maupun terhadap orang di sekitarnya.
Kata Kunci: Skizofrenia, Asuhan Keperawatan Jiwa, Risiko Tindakan Kekerasan
SKRIPSI PENGARUH PENGETAHUAN KEWIRAUSAHAAN, KARAKTERISTIK, DAN KETERAMPILAN WIRAUSAHA TERHADAP KEBERHASILAN USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH (UMKM) DI KABUPATEN PONOROGO (Study Pada UMKM Di Kabupaten Ponorogo)
This study aims to identify and explain the influence of entrepreneurial knowledge, entrepreneurial characteristics, and entrepreneurial skills on the success of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Ponorogo Regency. The research method used in this study is quantitative. The population consists of MSME owners in Ponorogo Regency. The sampling technique employed was purposive sampling, with a total sample of 100 respondents. Data analysis was conducted using multiple linear regression analysis.
The results of this study indicate that: (1) entrepreneurial knowledge has a positive and significant effect on business success; (2) entrepreneurial characteristics have a positive but insignificant effect on business success; (3) entrepreneurial skills have a positive and significant effect on business success; and (4) entrepreneurial knowledge, entrepreneurial characteristics, and entrepreneurial skills simultaneously have a positive and significant effect on business success.
Keywords: Entrepreneurial Knowledge, Entrepreneurial Characteristics, Entrepreneurial Skills, Business Succes
SISTEM AKUNTANSI TERHADAP ASET TETAP KENDARAAN DINAS (Studi Kasus: Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kabupaten Magetan)
Aset tetap adalah salah satu bagian dari sistem informasi akuntansi yang mempunyai pengaruh dan andil cukup besar dalam penyusunan laporan keuangan. Dalam penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem akuntansi aset tetap kendaraan pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kabupaten Magetan berdasarkan Pernyataan Standar Akuntansi Pemerintahan (PSAP) Nomor 07 Tahun 2010. Fokus penelitian mencakup aspek pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan aset tetap. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem akuntansi aset tetap kendaraan pada BPKPD Kabupaten Magetan sebagian besar telah sesuai dengan ketentuan PSAP No. 07 Tahun 2010. Namun, masih ditemukan beberapa kekurangan, terutama dalam hal pengukuran aset yang belum mencakup seluruh biaya perolehan secara menyeluruh, serta penyajian laporan keuangan yang belum merinci informasi aset secara lengkap.
Kata Kunci : Aset Tetap, Akuntansi Pemerintahan, PSAP No. 07, Kendaraan
ANALISIS PENERAPAN INTERPRETASI STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (ISAK) 35 TENTANG PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN ENTITAS BERORIETASI NONLABA PADA LKSA PANTI ASUHAN MUHAMMADIYAH PONOROGO
RINGKASAN
Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan konsep ISAK 35 Tentang Penyajian Laporan Keuangan Entitas Berorientasi Nonlaba pada Ponorogo LKSA Panti Asuhan Muhammadiyah. Konsep ISAK 35 yaitu dengan mengizinkan entitas berorientasi nonlaba menyesuaikan deskripsi yang digunakan untuk beberapa pos yang terdapat dalam laporan keuangan dan laporan keuangan itu sendiri mencakup laporan posisi keuangan, laporan penghasilan komprehensif, laporan perubahan aset neto, laporan arus kas, dan catatan atas laporan keuangan. Pada LKSA Panti Asuhan Muhammadiyah Ponorogo belum menerapkan atau membuat laporan keuangan sesuai dengan konsep tersebut, sehingga peneliti melakukan penerapan terhadap laporan keuangan tersebut. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penyajian laporan keuangan pada Ponorogo LKSA Panti Asuhan Muhammadiyah yang sesuai konsep ISAK 35 dan untuk mengetahui manfaat laporan keuangan yang sudah menggunakan ISAK 35 bagi Ponorogo LKSA Panti Asuhan Muhammadiyah Ponorogo. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah kualitatif dekskriptif. Hasil penelitian ini adalah bentuk laporan keuangan pada Ponorogo LKSA Panti Asuhan Muhammadiyah pada tahun 2023 dan 2024 sudah disesuaikan dengan konsep ISAK 35 yaitu terdiri dari Laporan Penghasilan Komprehensif, Laporan Arus Kas, Laporan Perubahan Aset Neto, Laporan Posisi Keuangan dan Catatan Atas Laporan Keuangan, meningkatkan kualitas laporan keuangan mereka, yang mana nantinya berfungsi sebagai mempermudah pemberi bantuan untuk membaca bagaimana laporan keuangan tersebut dan Untuk melengkapi unsur laporan keuangan serta mempermudah untuk mengetahui surplus (defisit) keuangan panti asuhan dalam tahun berjalan, selain penting juga sangat membantu untuk tahun tahun berikutnya
Kata Kunci : ISAK 35 Tentang Penyajian Laporan Keuangan Entitas Berorientasi Nonlaba, Laporan Keuangan Entitas Nonlaba
PENGARUH MEDIA SOSIAL, INFLUENCER, DAN PROMOSI TERHADAP BRAND AWARENESS PRODUK ICHITAN (STUDI KASUS PADA KONSUMEN KALANGAN GENERASI MILENIAL DI PONOROGO)
Pertumbuhan teknologi digital telah mendorong perusahaan untuk mengoptimalkan strategi pemasaran berbasis media sosial guna meningkatkan kesadaran merek. Ichitan sebagai produk minuman teh siap konsumsi memanfaatkan media sosial, influencer, dan promosi untuk menjangkau konsumen, khususnya generasi milenial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media sosial, influencer, dan promosi terhadap kesadaran merek produk Ichitan di kalangan generasi milenial di Ponorogo. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 100 responden yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling, yaitu konsumen yang berusia antara 24–43 tahun, aktif menggunakan media sosial, dan pernah mengonsumsi produk Ichitan. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner secara online dan dianalisis menggunakan metode regresi linear berganda, uji parsial, dan uji simultan dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial media sosial tidak berpengaruh signifikan terhadap kesadaran merek, sementara influencer dan promosi berpengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap kesadaran merek. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan influencer dan strategi promosi yang tepat memiliki peranan penting dalam meningkatkan kesadaran merek di kalangan konsumen milenial.
Kata kunci: Media Sosial, Influencer, Promosi, Brand Awareness, Milenial, Ichitan
PENGARUH KOMPETENSI APARATUR, PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI, DAN TRANSPARANSI PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA TERHADAP PEMBANGUNAN DESA DI KECAMATAN MAOSPATI KABUPATEN MAGETAN
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi aparatur, pemanfaatan teknologi informasi, dan transparansi pengelolaan alokasi dana desa terhadap Pembangunan desa di Kecamatan Maospati Kabupaten Magetan. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode kuantitatif. Responden dalam penelitian ini adalah perangkat desa dan anggota BPD yang dipilih sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan dengan metode pengambilan sampel yaitu purposive sampling sebanyak 75 responden. Pada penelitian ini pengumpulan data menggunakan penyebaran kuesioner di setiap desa dan menggunakan analisis Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian ini diketahui bahwa Kompetensi Aparatur memiliki pengaruh secara parsial terhadap Pembangunan Desa dengan nilai t hitung > t tabel atau 3,160 > 1,993. Pemanfaatan Teknologi Informasi memiliki pengaruh secara parsial terhadap Pembangunan Desa dengan nilai t hitung > t tabel atau 3,632 > 1,993, serta Transparansi Pengelolaan Alokasi Dana Desa memiliki pengaruh secara parsial terhadap Pembangunan Desa dengan nilai t hitung > t tabel atau 4,325 > 1,993. Selain itu juga terdapat bahwa Kompetensi Aparatur, Pemanfaatan Teknologi Informasi, dan Transparansi Pengelolaan Alokasi Dana Desa secara silmutan berpengaruh terhadap Pembangunan Desa dengan nilai F hitung > F tabel atau 22,386 > 3,12.
Kata kunci: Kompetensi Aparatur, Pemanfaatan Teknologi Informasi, Transparansi, Pembangunan Des