EPrints UMPO
Not a member yet
    12467 research outputs found

    Implementasi Permainan Tradisional Cublak-cublak Suweng dalam Menumbuhkan Rasa Cinta Tanah Air pada Kelompok A KB Anak Sholeh Ngariboyo

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena menurunnya rasa cinta tanah air di kalangan generasi muda menjadi perhatian serius, termasuk di lingkungan Kelompok Bermain (KB) Anak Sholeh Ngariboyo, di mana peserta didik menunjukkan tingkat nasionalisme yang rendah. Penanaman nilai karakter cinta tanah air sejak usia dini menjadi sangat penting sebagai fondasi dalam membangun bangsa yang berkarakter kuat. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan permainan tradisional Cublak-cublak Suweng sebagai media penanaman nilai cinta tanah air pada anak usia dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan kepada kepala sekolah dan guru kelompok A, sedangkan observasi diarahkan pada pelaksanaan permainan oleh guru serta respons peserta didik terhadap kegiatan tersebut. Dokumentasi digunakan untuk menghimpun bukti visual berupa foto dan catatan lapangan selama proses pembelajaran berlangsung. Untuk memastikan keabsahan data, peneliti menggunakan triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi permainan tradisional Cublak-cublak Suweng efektif dalam menumbuhkan karakter cinta tanah air pada anak usia dini. Hal ini tercermin dari munculnya sikap positif peserta didik terhadap budaya lokal, rasa bangga terhadap produk dalam negeri, sikap menjaga persatuan dan kesatuan, serta kesadaran diri mengenai identitas dan asal-usul mereka. Dengan demikian, permainan tradisional tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai media edukatif yang kontekstual dan menyenangkan dalam membentuk karakter kebangsaan sejak dini. Penelitian ini merekomendasikan agar permainan tradisional diintegrasikan lebih luas dalam kurikulum pendidikan anak usia dini sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter berbasis budaya lokal

    PENERAPAN RENDAM KAKI AIR HANGAT DALAM MENINGKATKAN KUALITAS TIDUR PADA LANSIA INSOMNIA DENGAN MASALAH KEPERAWATAN GANGGUAN POLA TIDUR DI UPT PELAYANAN SOSIAL TRESNA WERDHA (PSTW) MAGETAN

    No full text
    Gangguan pola tidur merupakan gangguan kualitas tidur akibat faktor eksternal yang disebabkan oleh hambatan lingkungan, restraint fisik dan kurang kontrol tidur. Terapi non farmakologis untuk mengatasi masalah gangguan tidur salah satunya dengan rendam kaki air hangat. Pada sistem endrokrin, air hangat dapat menstimulus hormon serotonin yang kemudian diubah menjadi melatonin, yaitu hormon yang menimbulkan kantuk dan rileks pada tubuh. Studi kasus ini bertujuan untuk penerapan rendam kaki air hangat dalam meningkatkan kualitas tidur pada lansia insomnia. Asuhan keperawatan dilakukan di UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha Magetan selama 5 hari yaitu tanggal 11-15 Mei 2025. Metode yang digunakan adalah dengan pendekatan proses keperawatan. Hasil pengkajian didapatkan bahwa klien mengeluh susah tidur, istirahat menjadi tidak cukup, pola tidur berubah sering terjaga atau terbangun pada malam hari, tidak puas tidur, dan didapatkan nilai PSQI klien 12 (Buruk). Tindakan keperawatan untuk mengatasi masalah keperawatan ini menggunakan terapi non farmakologis rendam kaki air hangat. Setelah dilakukan terapi rendam kaki air hangat selama 5 hari didapatkan nilai PSQI klien 4 (Baik). Asuhan keperawatan pada klien insomnia dengan gangguan pola tidur diharapkan dapat menjadi gambaran bagi penderita insomnia untuk mencegah dan mengatasi gangguan tidur dengan menerapkan rendam kaki air hangat secara mandiri ketika keluahan terjadi

    PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI, INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA, DAN KETIMPANGAN PENDAPATAN TERHADAP KEMISKINAN DI PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015-2024

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana pertumbuhan ekonomi, indeks pembangunan manusia (IPM), dan ketimpangan pendapatan memengaruhi tingkat kemiskinan di Provinsi Jawa Timur selama periode 2015 hingga 2024. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif, dengan data sekunder yang diperoleh dari publikasi resmi Badan Pusat Statistik (BPS). Analisis dilakukan menggunakan metode regresi linier berganda yang didahului oleh pengujian asumsi klasik untuk memastikan bahwa model yang digunakan valid dan layak dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, pertumbuhan ekonomi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan, yang berarti peningkatan pertumbuhan ekonomi dapat menurunkan jumlah penduduk miskin. Indeks pembangunan manusia juga menunjukkan pengaruh negatif dan signifikan, yang mengindikasikan bahwa semakin tinggi kualitas hidup masyarakat, maka semakin rendah tingkat kemiskinan. Sebaliknya, ketimpangan pendapatan terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemiskinan, menandakan bahwa distribusi pendapatan yang tidak merata memperburuk kondisi kemiskinan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut secara bersama-sama memengaruhi tingkat kemiskinan secara signifikan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam perumusan kebijakan pembangunan daerah yang berkeadilan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Kata Kunci: kemiskinan, pertumbuhan ekonomi, indeks pembangunan manusia, ketimpangan pendapatan, Jawa Timur

    PERAN METODE SHOW AND TELL SEBAGAI STIMULUS KEMAMPUAN BERBICARA ANAK USIA 4-5 TAHUN

    No full text
    Speaking ability is an important aspect in children's language development. It can directly affect the way they communicate and interact socially. By adapting the Show and Tell method where children are asked to bring objects and tell their stories. The research study was conducted at Dharma Wanita 01 Badegan Kindergarten with the aim of describing the application of the show and tell method in speaking ability in children aged 4-5 years, as well as what are the supporting and inhibiting factors in the application of the show and tell method for speaking ability of children aged 4-5 years at Dharma Wanita 01 Badegan Kindergarten. This study uses a qualitative method with a descriptive approach. Data collection was carried out through a combination of direct observation, in-depth interviews, and documentation analysis. To ensure the validity of the findings, source triangulation was carried out. The results of the study can be described as follows; (1) The application of the Show and Tell Method to stimulate the speaking ability of children aged 4-5 years is carried out through three main stages, namely planning, selection, and production which are carried out systematically in thematic activities. Children are given the opportunity to bring objects or pictures from home to be introduced and told in front of friends. This method also strengthens the relationship between home and school, and creates interactive and meaningful learning. The indicators of success are carried out by measuring the child's abilities including aspects of pronunciation, volume, word choice, intonation, fluency, and self-confidence. (2) The supporting and inhibiting factors of the Show and Tell method are;First, supporting factors include active student involvement and teacher support.SecondInhibiting factors include time constraints and the dominance of more active students. With careful planning and appropriate classroom management strategies, this method can be implemented sustainably to stimulate early childhood language development. Keywords: early childhood , language development, Show and Tell, speaking ability

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PENALARAN ANALOGI MENGGUNAKAN KERANGKA RUPPERT

    No full text
    Binti Rohani: The Effect of Problem-Based Learning Models on Analogy Reasoning Ability Using the Ruppert Framework. Thesis. Mathematics Education Study Program, Muhammadiyah University of Ponorogo. Supervisor 1 Uki Suhendar, M.Pd., Supervisor 2 Drs. Jumadi, M.Pd. This study is motivated by the importance of analogical reasoning skills in mathematics education as part of higher-order thinking skills that support conceptual understanding and problem-solving. However, in reality, many students still struggle to logically connect prior knowledge with new situations. Therefore, this study aims to determine the effect of the Problem-Based Learning (PBL) model on students' analogical reasoning ability, using the Ruppert framework as an indicator. This framework provides a systematic foundation for identifying and evaluating the analogical thinking processes demonstrated by students. This study employs a quantitative approach with a experimental design, specifically a posttest-only control group design. The study was conducted at SMP Negeri 1 Sawoo during the second semester of the 2024/2025 academic year. The research subjects consisted of two classes selected through cluster random sampling: an experimental class that received the PBL treatment and a control class that used conventional learning. Research data were obtained from analogy reasoning ability test results and documentation of the learning process. The instrument used was a posttest based on analogical reasoning, analyzed according to the stages of Ruppert's framework. Data collection techniques included a posttest, with the collected data analyzed using normality, homogeneity, and t-tests to determine significant differences between the two groups. The results of the study indicate that there is an effect of the application of the PBL learning model on students' analogical reasoning ability. Based on the t-test conducted, namely the independent sample t-test, the result obtained was a sig value (2-tailed) of 0,016 < 0,05, which means that H_0was rejected. The conclusion of this study is that the PBL model has an effect on students' analogical reasoning ability. Keywords: Problem-Based Learning Model, analogical reasoning ability

    ANALISIS KETERLIBATAN ORMAS MUHAMMADIYAH DALAM PENGEMBANGAN UMKM DAN PENYERAPAN TENAGA KERJA (Studi Kasus di Pimpinan Daerah Muhammadiyah Magetan)

    No full text
    Falah Novianti, NIM.21420735, Progam Studi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Skripsi : “Analisis Keterlibatan Ormas Muhammadiyah dalam Pengembangan UMKM dan Penyerapan Tenaga Kerja Kabupaten Magetan” Organisasi masyarakat (Ormas) Muhammadiyah memiliki peran strategis dalam pembangunan ekonomi daerah, khususnya di Kabupaten Magetan, melalui pemberdayaan UMKM dan penyerapan tenaga kerja. Dengan struktur kelembagaan yang kuat dan jaringan luas, Muhammadiyah menggerakkan lembaga-lembaga otonom seperti Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan serta amal usaha untuk memberikan pelatihan, pendampingan, akses permodalan, dan fasilitasi pemasaran bagi pelaku UMKM. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi di mana peneliti menarik kesimpulan dari data lapangan yang bersifat dinamis dan kaya makna. Peneliti secara berulang mendengarkan hasil wawancara untuk menghindari informasi yang maknanya sama (redundansi), mengidentifikasi signifikansi data, mengklasifikasikan berdasarkan kemiripan, dan menemukan pola yang membentuk tema Selain itu, peneliti juga menggunakan data sekunder berupa laporan tahunan amal usaha Muhammadiyah, dokumen program pemberdayaan ekonomi, serta data statistik dari instansi terkait seperti BPS Kabupaten Magetan dan Dinas Koperasi dan UKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Muhammadiyah tidak hanya meningkatkan kapasitas usaha warga dan masyarakat sekitar, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru, baik secara langsung melalui unit-unit usaha sosial maupun secara tidak langsung melalui penguatan UMKM. Model pemberdayaan ini sejalan dengan prinsip ekonomi Islam yang menekankan keadilan, kemandirian, dan pemerataan kesejahteraan. Di Magetan, kontribusi Muhammadiyah memperkuat ekosistem ekonomi lokal serta meningkatkan kualitas SDM melalui pelatihan dan pengembangan keterampilan. Dengan demikian, peran Muhammadiyah menjadi bukti konkret bahwa ormas dapat berkontribusi signifikan dalam pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Kata Kunci: Ormas Muhammadiyah, Pengembangan UMKM, Penyerapan Tenaga Kerj

    ANALISIS MANAJEMEN EVENT FESTIVAL LITERASI PONOROGO DALAM MEMPROMOSIKAN LITERASI DI KABUPATEN PONOROGO

    No full text
    ABSTRACT ANALYSIS OF PONOROGO LITERACY FESTIVAL EVENT MANAGEMENT IN PROMOTING LITERACY IN PONOROGO REGENCY DEWI ARUM SARI 21240940 This study aims to analyze the event management of the Ponorogo Literacy Festival in promoting literacy in Ponorogo Regency. The festival is a literacy promotion initiative organized by Terrabook Store in collaboration with Media Literasi Ponorogo. This research uses a qualitative descriptive method. Data were collected through interviews, observation, and documentation, and analyzed using Goldblatt’s event management theory, which includes five stages: research, design, planning, coordination, and evaluation. The findings reveal that the Ponorogo Literacy Festival was conducted systematically across all five stages. The event successfully attracted public interest through its inclusive concept and diverse activities such as book bazaars, literacy discussions, creative competitions, and collaborations with national and international authors. The success of the festival demonstrates that well-structured event management can serve as an effective strategy to promote a culture of literacy at the local level. Keywords: event, event manajement, Festival Literasi Ponorog

    ANALISIS PENGARUH TEKANAN UDARA SANDBLASTING TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN ALUMINIUM 6061-T6

    Get PDF
    The focus of this study is to analyse the effect of air pressure variations in the sandblasting process on the surface roughness of 6061-T6 aluminium. Sandblasting is a method of cleaning and modifying surfaces by spraying high-pressure abrasive particles to remove contaminants and improve the adhesion of the coating. 6061-T6 aluminium was chosen because it has a combination of high strength, good corrosion resistance, and stable mechanical properties. The variations of air pressure applied in this study include 2.5 bar, 3 bar, 3.5 bar, 4 bar and 4.5 bar with silica sand measuring 60 mesh as an abrasive medium. Other parameters controlled include a nozzle distance of 10 cm, a spraying angle of 90°, and a spraying time of 30 seconds. Surface roughness is measured using a Surface Roughness Tester with Ra, Rt, and Rmax parameters, while material thickness is measured using a micrometre. The results showed that the increase in air pressure significantly increased the surface roughness of 6061-T6 aluminium. This is due to the greater impact energy of abrasive particles at high pressure, thus creating deeper microdeformations. These findings are expected to serve as a reference in sandblasting parameter optimisation for industrial applications that require precise surface quality control

    ANALISIS MOTIVASI EKONOMI, TINGKAT PENDIDIKAN, DAN FAKTOR SOSIAL TERHADAP KEPUTUSAN MENJADI PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI) STUDI EMPIRIS: LPK YTC PONOROGO

    Get PDF
    The phenomenon of international labor migration has become an important part of global economic dynamics. This study aims to analyze the influence of economic motivation, education level, and social factors on individuals' decisions to become Indonesian Migrant Workers (PMI), with an empirical study of prospective PMI who participated in training at LPK YTC Ponorogo. This study employs a quantitative approach using a survey method with 109 respondents selected through purposive sampling. Data were collected via questionnaires and analyzed using multiple linear regression. The analysis results show that the three independent variables—economic motivation, educational level, and social factors—have a significant influence, both partially and simultaneously, on the decision to become an PMI. Among the three variables, educational level has the most dominant influence. This finding is reinforced by an adjusted R² value of 87.2%, indicating that this research model has high predictive power

    Analisis Penerapan SAP No 71 Tahun 2010 Tentang Penyajian Laporan Keuangan Pada UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha Magetan Tahun 2021-2023

    Get PDF
    This research is motivated by the suboptimal implementation of Government Accounting Standards (SAP) No. 71 of 2010 at the Tresna Werdha Social Services Unit (UPT) in Magetan for the 2021–2023 period. The unit still uses a cash-based reporting system and the SIPPOL application, which does not yet fully support accrual accounting. The purpose of this study was to determine how the financial statements are presented at the UPT and assess their compliance with SAP No. 71 of 2010. This study used qualitative methods with a descriptive approach through observation, interviews, and documentation. The results showed that of the seven financial report components required by SAP, UPT Tresna Werdha only prepared two: the Budget Realization Report and the Cash Flow Report, due to limitations in the accounting information system, minimal human resource training, and inadequate coordination with the parent agency. The study concluded that the implementation of SAP at the UPT is still not fully compliant with applicable regulations. Therefore, strengthening the financial information system and increasing human resource capacity is needed to achieve optimal accountability and transparency in financial reporting. Keywords: SAP No. 71 of 2010, Financial Reports, Presentation of Financial Reports

    11,539

    full texts

    12,467

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    EPrints UMPO
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇