EPrints UMPO
Not a member yet
12467 research outputs found
Sort by
ANALISIS KONTEN KREATIF BERITA OLAHRAGA DI TIKTOK STUDI PADA AKUN @aderai_ofc PADA PLAYLISY EDUKASI
The purpose of this study is to analyze the creative content of sports news on Tiktok study on the @aderai_ofc account playlist education how well this content is able to attract viewers and increase engagement. This study aims to determine the important components that determine the important components that determine whether the material is successful or not by thoroughly examining a number of factors related to the content, including format, delivery style and topic selection. It is hoped that the coclusion of this study will advance knowledge about the technique of producing sports content on the Tiktok platform and offer suggestions to content creators related to other content, this study examines a number of components of the marketing plan, such as the use of hastags, topic selection, collaboration with otter influencers and sponsored adversting strategis. The purpose of this study is to understand how the @aderai_ofc account is able to develop a loyal following and increase the visibility of their material on the tiktok platform. Using the @aderai_ofc account as a case study, this study aims to determine the format, delivery method and subjects that are most in demand by viewers by thouroughly examing various content elemnts
Pola Kerjasama Orang Tua dan Guru untuk Meningkatkan Nilai Agama dan Budi Pekerti di RA Muslimat NU 094 Kecamatan Sooko Kabupaten Ponorogo Tahun Pelajaran 2024/2025
ABSTRAK
Siti Maisaroh.(2025). Pola Kerjasama Orang Tua dan Guru untuk Meningkatkan Nilai Agama dan Budi Pekerti di RA Muslimat NU 094 Kecamatan Sooko Kabupaten Ponorogo Tahun Pelajaran 2024/2025. Ponorogo: Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Ponorogo.
Pembimbing (1) Dr. Happy Susanto, M.A. (2) Dr. Bambang Harmanto,M.Pd.
Kata Kunci: Kerjasama, Orang tua, Guru, Nilai Agama dan Budi Pekerti
Fase awal atau fondasi perkembangan anak dimulai sejak anak usia dini. Perkembangan dan pembelajaran di PAUD terintegrasi ke dalam pembiasaan sehari-hari. Penanaman nilai agama dan budi pekerti menjadi hal yang sangat penting dalam membentuk karakter anak. Membina hubungan kerjasama yang baik antara orang tua dan guru memerlukan penguatan yaitu dengan adanya persamaan persepsi, menjalin koordinasi, komunikasi dan kolaborasi. Oleh karena itu peneliti melaksanakan penelitian ini dengan tujuan yaitu 1) Untuk mengetahui perencanaan kerjasama orangtua dan guru sebagai upaya peningkatan nilai agama dan budi pekerti di RA Muslimat NU 094 Kecamatan Sooko, 2) Untuk mengetahui pelaksanaan atas kerjasama tersebut dan 3) Untuk mengetahui hasil evaluasi program atau kegiatan kerjasama yang dapat meningkatkan nilai agama dan budi pekerti.
Berdasarkan permasalahan tersebut maka peneliti melaksanakan penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini bertempat di RA Muslimat NU 094 Kecamatan Sooko Kabupaten Ponorogo dengan melaksanakan observasi kepada 45 peserta didik, wawancara terhadap 7 informan dan dokumentasi selama kurun waktu 1 tahun. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis induktif di mana keterangan yang bersifat umum diperjelas menjadi keterangan yang lebih spesifik serta terperinci dari segi pengetahuan yang didapatkan di lapangan maupun kepustakaan.
Berdasarkan hasil penelitian ini, maka dapat diambil kesimpulan bahwa supaya kerjasama berjalan dengan baik maka perencanaan pola kerjasama disusun secara matang dengan mengedepankan komunikasi terbuka, partisipasi aktif, dukungan penuh terhadap kebijakan sekolah dan keterlibatan orangtua. Pelaksanaan kerjasama berimbas pada proses pembelajaran. Orang tua/ wali dan guru saling bekerjasama dalam mensinergikan pembiasaan budi pekerti dengan terus menjalin komunikasi yang baik sehingga perkembangan dan pembiasaan anak dapat dioptimalkan. Proses evaluasi tidak berjalan secara instan namun tentu memerlukan tahapan, adanya kesempatan yang sama antar seluruh warga sekolah dalam menyampaikan berbagai ide sehingga dapat berkontribusi bagi perkembangan anak terutama terhadap peningkatan nilai agama dan budi pekerti karena hal ini menjadi fondasi dalam berinteraksi dengan Tuhan maupun lingkungan
ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP AKAD IJARAH DALAM TRADISI NJANGGAK KAMBING DI DUSUN SAMBI NGRAYUN PONOROGO
Keywords: Ijarah and Njanggak Goats
Humans as social beings need each other to survive, as they complement one another. This interdependence requires people to create good relationships to fulfill their essential needs. Muamalah activities such as buying and selling, leasing (ijarah), lending and borrowing, wage payment, and business partnerships become very important. One significant form of muamalah in Islam is ijarah, which allows individuals and companies to utilize assets or services without having to buy and own them directly. In business, ijarah becomes a crucial part because of its flexibility and efficiency, regulating the use of assets or services in a mutually beneficial manner without bearing the burden of full ownership. This supports economic sustainability and encourages innovation and growth in various sectors. Forms of muamalah such as leasing exist because they are based on mutual need, strengthening the sense of brotherly love and cooperation.
This research was conducted with the following objectives: First, to understand the Islamic legal analysis of the ijarah contract in the Njanggak goat tradition in Sambi hamlet, Ngrayun, Ponorogo. Second, to understand the Islamic legal analysis regarding the success and failure of breeding in the Njanggak goat tradition in Sambi hamlet, Ngrayun, Ponorogo.
The research object includes all components in Sambi hamlet, Ngrayun, Ponorogo. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. The collected data related to the practice of the ijarah contract in the Njanggak goat tradition in Sambi hamlet, Ngrayun, Ponorogo was analyzed qualitatively.
The results of this research are: First, the ijarah contract in the Njanggak goat tradition in Sambi hamlet, Ngrayun, Ponorogo must fulfill the requirements and pillars of ijarah according to Islamic law, such as clarity in the rental object, agreement between both parties, and the benefits obtained must be halal and useful. Second, the success or failure of breeding in the Njanggak goat tradition in Sambi hamlet, Ngrayun, Ponorogo is analyzed based on the principles of justice and honesty in muamalah. Success achieved in accordance with the agreed contract is valid and halal, while failure must be resolved in a fair and transparent manner, avoiding gharar (uncertainty), and prioritizing deliberation
Hubungan Komunikasi Terapeutik Perawat Dengan Kepuasan Pasien di Klinik Pratama Rawat Inap Adi Rahayu Kabupaten Ngawi
Fasilitas pelayanan kesehatan salah satunya adalah Klinik Rawat Inap, harus dapat memberikan kepuasan pada pasien, tidak semata-mata hanya kesembuhan belaka. Keterampilan komunikasi terapeutik perawat berperan untuk memastikan kepuasan profesional dalam perawatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan komunikasi terapeutik perawat dengan kepuasan pasien di Klinik Pratama Rawat Inap Adi Rahayu Kabupaten Ngawi.
Desain penelitian ini adalah kuantitatif analitik korelatif dengan metode cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien rawat inap di Klinik Pratama Rawat Inap Adi Rahayu yang berjumlah 37 orang, dengan teknik consecutive sampling dan didapatkan sampel sebanyak 34 orang. Variabel independennya adalah komunikasi terapeutik perawat dan variabel dependennya adalah kepuasan pasien. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner. Uji statistik yang digunakan adalah Chi-Square.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi terapeutik perawat sebagian besar dalam kategori baik yaitu sebanyak 22 orang (64,7%). Kepuasan pasien sebagian besar dalam kategori tinggi yaitu sebanyak 21 orang (61,8%). Hasil analisis data didapatkan nilai p = 0,000, yang berarti ada hubungan komunikasi terapeutik perawat dengan kepuasan pasien di Klinik Pratama Rawat Inap Adi Rahayu Kabupaten Ngawi.
Kesimpulannya bahwa semakin baik komunikasi terapeutik perawat, kepuasan pasien juga semakin tinggi. Perawat diharapkan agar meningkatkan kemampuan diri sebagai komunikator dalam memberikan komunikasi terapetutik pada pasien. Perawat juga harus segera menangani pasien yang datang, perawat juga diharapkan membantu pasien memperoleh pelayanan yang baik, memperoleh obat, dan pelayanan penunjang
ANALISIS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENERIMAAN DAN PENGELUARAN KAS PADA PETERNAKAN AYAM BROILER DI DESA MATEGAL KECAMATAN PARANG KABUPATEN MAGETAN
The purpose of this study was to analyze how the cash receipt and disbursement accounting information system is applied to broiler chicken farms in Mategal Village, Parang District, Magetan Regency. By looking at the flow of cash receipts and disbursements and assessing the suitability of the application of the accounting information system on cash receipts and disbursements on farms with the Committee Of Sponsoring Organization Commission (COSO) components.
The types and sources of data used in this study are primary and secondary data. Data collection techniques use observation, interview and documentation techniques. The data collected during this study were processed using qualitative descriptive analysis methods.
The results of this study indicate that the cash receipt and disbursement accounting information system on broiler chicken farms in Mategal Village, Parang District, Magetan Regency is not in accordance with COSO. The accounting information system on this broiler chicken farm is still simple and has not been carried out in detail. The impacts resulting from the lack of orderly recording of financial reports are the occurrence of unsynchronized financial reports and the possibility of deviations by parties in the business environment
Keywords: Accounting Information System, Cash Receipt Accounting Information System, Cash Disbursement Accounting Information System, COSO
PENERAPAN KOMPRES AIR HANGAT PADA PASIEN DENGUE FEVER DENGAN MASALAH KEPERAWATAN HIPERTERMI
Dengue fever merupakan penyakit infeksi disebabkan virus dengue, ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Manifestasi klinis utama pasien dengue fever adalah hipertermi, ditandai peningkatan suhu tubuh di atas batas normal akibat respons tubuh terhadap infeksi virus. Kondisi ini memerlukan penanganan segera untuk mencegah komplikasi serius, seperti dehidrasi dan kerusakan organ. Terapi kompres air hangat menjadi salah satu intervensi nonfarmakologis yang efektif menurunkan suhu tubuh dengan mekanisme vasodilatasi dan keringat. Studi kasus ini bertujuan mengevaluasi efektivitas terapi kompres air hangat dalam mengelola hipertermi pasien anak dengan dengue fever.
Asuhan keperawatan pasien dengue fever dilaksanakan di Puskesmas Lembeyan pada Bulan Oktober-November 2024 selama 7 hari. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus.
Hasil pengkajian menunjukkan pasien mengalami demam tinggi dengan suhu mencapai 39,2℃. Diagnosa keperawatan yang ditetapkan adalah hipertermia berhubungan dengan proses penyakit, dibuktikan suhu tubuh 39,2℃. Tindakan keperawatan yang diberikan mencakup terapi kompres air hangat dua kali sehari selama 7 hari. Berdasarkan evaluasi, suhu tubuh pasien menurun secara bertahap hingga mencapai 36,8℃.
Karya ilmiah ini dapat menjadi masukan bagi semua pihak baik pasien dan keluarga, tenaga kesehatan, tenaga pendidik, serta peneliti berikutnya dalam memberikan asuhan keperawatan yang optimal serta meningkatkan pemahaman masyarakat terkait manajemen hipertermi pada pasien dengue fever
PENERAPAN PEMBERIAN AROMATERAPI JERUK PADA PASIEN POST OPERASI SOFT TUMOR TISSUE DENGAN MASALAH KEPERAWATAN NYERI AKUT DI RUANG JUPITER RUMAH SAKIT ANGKATAN UDARA EFRAM HARSANA KABUPATEN MAGETAN
Soft Tumor Tissue (STT) adalah suatu benjolan atau pembengkakan abnormal yang disebabkan pertumbuhan sel baru. Tatalaksana utama untuk Soft Tumor Tissue adalah pembedahan incision maupun excision di ruang operasi.
Pasien pasca operasi sering mengalami nyeri akut akibat diskontinuitas jaringan atau luka operasi. Sehingga diperlukan penanganan non farmakologi salah satunya dengan pemberian aromaterapi jeruk. Studi kasus ini bertujuan untuk menerapkan pemberian aromaterapi jeruk pada pasien post operasi soft tumor tissue dengan
masalah nyeri akut.
Asuhan keperawatan pada pasien soft tumor tissue dilakukan di Ruang Jupiter RSAU dr. Efram Harsana Lanud Iswahjudi selama 5 hari berturut-turut. Hasil pengkajian didapatkan bahwa pasien mengalami nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisiologis post operasi soft tumor tissue.
Berdasarkan hasil penerapan yang sudah dilakukan terdapat perkembangan pasien dari sebelum dan sesudah diberikan aromaterapi jeruk, nyeri akut teratasi sebagian. Pada awal implementasi mengeluh nyeri dengan skala 6, nyeri seperti tersayat, wajah tampak meringis. Selanjutnya hari ke 5 masalah teratasi sebagian dengan hasil keluhan nyeri berkurang dengan skala nyeri 2 dan wajah rileks. Kolaborasi terapi farmakologis dengan terapi aromaterapi jeruk lebih efektif dalam menurunkan tingkat nyeri yang dirasakan pasien.
Asuhan keperawatan pada pasien soft tumor tissue dengan nyeri akut di harapkan dapat menjadi gambaran bagi perawat khususnya dalam penanganan pasien yang mengalami nyeri akut dengan terapi Aromaterapi Jeruk
MEDIA LEARNING MANAGEMENT PATTERN "KPA" (NUMBER TREE CARDS) FOR THE ABILITY TO KNOW PRE-MАTHEMATICS CONCEPTS IN GROUP A CHILDREN AT RA AISYIYAH SIDOREJO JAPAN PONOROGO
his research focuses on the ability to recognize premathematics concepts using number tree card
media. The problem in this research is what is the learning anagement pattern for KPA media (numbertree cards) for the ability to recognize pre-mathematics concepts. The aim of this research is to determine the ability to recognize pre-mathematics concepts using number tree card media and to find out how to use this media. This type of research is qualitative research with a case study method at RA
Aisyiyah Sidorejo Japan. Data collection methods are carried out through observation, interviews and
documentation. The results of the research show that the ability to recognize pre-mathematics concepts
using number tree cards goes through three stages, namely the planning stage, implementation stage
and evaluation stage. KPA media (number tree cards) is a simple media made from cardboard containing
images of trees and numbers as well as cotton butts as a tool to symbolize the number of objects. The
development of the ability to recognize pre-mathematical concepts through the media of number tree
cards shows that children are able to name numbers sequentially from 1 to 10, children recognize the
number of objects, children show understanding of one-to-one correspondence in concrete objects
PENGARUH LIFESTYLE, LOKASI DAN PROMOSI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA COFFEESHOP (STUDI KASUS PADA DICKY MARKET NAWANGAN PACITAN)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Lifestyle, Lokasi dan Promosi terhadap Keputusan Pembelian Pada Coffeeshop Dicky Market Nawangan Pacitan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi penelitian ini merupakan pengunjung yang melakukan pembelian pada CoffeShop Dicky Market.
Penelitian ini menggunakan Accidental sampling dimana Teknik pengumpulan responden penelitian dengan cara peneliti memilih responden yang mudah diakses
atau tersedia pada saat penelitian dilakukan. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner dan dilakukan olah data menggunakan software SmartPLS 4.0 dengan menggunakan Uji Inner Model, Uji Outer Model dan Uji Hipotesis Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Variabel Lifestyle, variabel Lokasi dan variabel Promosi memiliki pengaruh positif terhadap Keputusan pembelian pada
CoffeShop Dicky Marke
PENGARUH CUSTOMER EXPERIENCE, AKSESIBILITAS DAN FASILITAS WISATA TERHADAP KEPUTUSAN BERKUNJUNG KEMBALI (STUDI KASUS PADA OBJEK WISATA TELAGA NGEBEL PONOROGO)
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh Customer Experience,Aksesibilitas dan Fasilitas Wisata terhadap keputusan berkunjung kembali Pada Objek
Wisata Telaga Ngebel Ponorogo. Metodologi yang diterapkan adalah kuantitatifdengan sampel 70 responden dari pengunjung yang pernah berkunjung pada ObjekWisata Telaga Ngebel Ponorogo setidaknya satu kali. Hasil penelitian membuktikan
bahwa customer experience berpengaruh positif signifikan terhadap keputusanberkunjung kembali. Aksesibilitas juga berpengaruh positif signifikan terhadap
keputusan berkunjung kembali. Serta fasilitas wisata tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan berkunjung kembali. Selain itu, customer experience, aksesibilitas
dan fasilitas wisata secara simultan berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan
berkunjung kembali. Penelitian ini menunjukkan bahwa jika Customer Experience yang positif, Aksesibilitas yang memadai, dan Fasilitas Wisata yang mendukung
kenyamanan pengunjung diterapkan secara bersamaan, maka faktor-faktor tersebut akan saling berkontribusi dan dapat mempengaruhi keputusan wisatawan untuk berkunjung kembali ke Objek Wisata Telaga Ngebel di Ponorogo