EPrints UMPO
Not a member yet
12467 research outputs found
Sort by
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN SIKAP PERTOLONGAN PERTAMA TERSEDAK BALITA PADA ORANG TUA DI POSYANDU DUSUN SEPER DESA BALEPANJANG KECAMATAN JATIPURNO KABUPATEN WONOGIRI
Tersedak adalah suatu keadaan terjadinya penyempitan atau sumbatan pada jalan napas yang mengganggu ventilasi dan sirkulasi. Pengetahuan menjadi
salah satu aspek penting dalam kasus pertolongan pertama tersedak. Pengetahuan yang tinggi dibutuhkan saat seseorang mengalami tersedak karena dengan pendidikan dan pengetahuan yang tinggi, maka seseorang bisa mengambil penanganan tersedak secara tepat. Sikap positif juga berpengaruh
pada tindakan yang akan dilakukan oleh seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat pengetahuan dengan sikap pertolongan
pertama tersedak balita pada orang tua di Posyandu Dusun Seper. Penelitian ini menggunakan desain Cross-Sectional. Teknik pengambilan sampel penelitian ini menggunakan Total Sampling dengan jumlah sampel 35
responden. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi Square dengan tingkat
signifikan α = 0,05.
Hasil analisis menunjukkan hampir setengahnya orang tua mempunyai pengetahuan cukup yaitu 13 responden atau 37,1% dan sikap positif orang tua
dalam pertolongan pertama tersedak sebagian besar 18 responden atau 51,4%.
Menunjukkan bahwa (p = 0,000 < α = 0,05). Terdapat hubungan yang signifikan antara frekuensi tingkat pengetahuan dengan sikap pertolongan pertama tersedak balita pada orang tua di Posyandu Dusun Seper. Orang tua bisa menambah pengetahuan mengenai bagaimana pertolongan pertama terhadap tersedak , jenis-jenis penyebab tersedak dan untuk sikap yaitu orang tua bisa melakukan pertolongan pertama tersedak dengan benar
ANALISIS YURIDIS EFEKTIVITAS RANCANGAN UNDANG-UNDANG PERAMPASAN ASET TERHADAP KORUPSI DI INDONESIA
ABSTRAK
Perampasan aset ialah bentuk pemberantasan dalam mengurangi angka kejahatan tindak pidana korupsi pada Indonesia yang ketentuannya sudah ada dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pidana
tambahan. Sebelum adanya Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset ketentuan tentang mekanisme perampasan aset guna mengembalikan kerugian negara akibat tindak pidana korupsi dilaksanakan setelah adanya putusan hakim yang incraht atau yang mempunyai kekuatan hukum tetap
terhadap tindak pidana korupsi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset dalam meningkatkan efektivitas terhadap tindak pidana korupsi korupsi di Indonesia.Penelitian. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan berbasis literatur. Bahan hukum primer yang digunakan meliputi peraturan perundang-undangan yang relevan yaitu Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan
Tindak Pidana Korupsi, dan draft Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset. Bahan hukum sekunder berupa karya ilmiah, pendapat para ahli yang terkait dengan kebutuhan penelitian ini, web dan artikel yang juga terkait dengan penelitian ini. Kesimpulan dari penelitian ini RUU Perampasan Aset
memiliki potensi besar mendorong dan meningkatkan efektivitas pemberantasan korupsi di Indonesia.
Kata kunci : RUU Perampasan Aset, Korupsi, Efektivita
ANALISIS PERILAKU KONSUMTIF MAHASISWA GEN Z UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO DALAM MEMBELI PRODUK KOSMETIK DI TOKO PONOROGO OLSHOP MURAH
ABSTRACT
Thesis: "Analysis of the Consumptive Behavior of Gen Z Students at Muhammadiyah University of Ponorogo in Purchasing Cosmetic Products at the Cheap Online Shop in Ponorogo"; Crisstika Maya Amelia Putri, Student ID Number 21420737, Development Economics Study Program, Faculty of Economics, Muhammadiyah University of Ponorogo
A frequently observed phenomenon in modern society is consumptive behavior, including among university students. Students belonging to Generation Z were born between 1997 and 2012. Generation Z has unique consumption characteristics compared to previous generations. In this era, there are increasingly more needs to be met, and it is not uncommon for people to follow trends and spend large sums of money. One example is college students. Furthermore, several shopping centers attract students. This is a factor influencing student consumptive behavior. This consumptive behavior makes students unaware because they simply follow their desires by following current trends without considering whether what they buy is beneficial to their needs. Therefore, this study aims to determine the influence of price, pocket money, motivation, and product quality on the consumer behavior of Gen Z students when purchasing cosmetic products at Ponorogo Olshop Murah. This study used a quantitative approach. The population in this study were Gen Z students at Muhammadiyah University of Ponorogo who had purchased cosmetic products at Ponorogo Olshop Murah. The sampling method used a non-probability sampling technique. A total of 100 students were recruited. Data were collected using a questionnaire and analyzed using Multiple Linear Regression. The results of this study indicate that price and pocket money have a negative and significant influence on student consumer behavior, while motivation and product quality have a positive and significant influence on student consumer behavior.
Keywords: Consumer Behavior, Price, Student Pocket Money, Motivation, Product Quality
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN PEDAGANG PAKAIAN DI PASAR TRADISIONAL SUMOROTO KABUPATEN PONOROGO
The decline in income of clothing vendors at Sumoroto Traditional Market in Ponorogo Regency is due to the increasing growth of modern markets, modern retail, and e-commerce, which offer easy access, competitive prices, and various attractive promotions. This study aims to determine the effect of capital, price, product quality, social networks, length of business, and working hours on the income of clothing vendors at Sumoroto Traditional Market in Ponorogo Regency. This study used a quantitative approach with primary data methods. The population in this study was all vendors at Sumoroto Market. The sampling method used a total sampling technique of 50 clothing vendors. Data collection used a questionnaire and was analyzed using Multiple Linear Regression. The results showed that capital, price, product quality, and working hours significantly influenced the income of clothing vendors. Meanwhile, social networks and length of business did not significantly influence the income of clothing vendors. It was concluded that not all assumed variables influence the income of clothing vendors at Sumoroto Market.
Keywords: Income, Capital, Price, Product Quality, Social Networks, Length of Business, Working Hours
ASUHAN KEPERAWATAN PADA LANSIA YANG MENGALAMI GANGGUAN AKTIVITAS DAN ISTIRAHAT DENGAN MASALAH KEPERAWATAN GANGGUAN POLA TIDUR
The aging process makes the elderly more susceptible to sleep problems, and causes natural changes in sleep and rest patterns in the elderly. Sleep disorders themselves are conditions in which a person experiences changes in the quality and quantity of their sleep, which can interfere with comfort or reduce the desired quality of life.
This research was conducted over five days, from March 11 to 15, 2025, at the Magetan PSTW Technical Implementation Unit (UPT PSTW). The method used was a case study with a qualitative approach, employing descriptive writing techniques through the application of nursing care to elderly people experiencing activity and rest disorders with nursing problems related to sleep pattern disorders.
Based on the assessment results, the client experienced a nursing problem in the form of disturbed sleep patterns, characterized by complaints of frequent nighttime awakenings, difficulty returning to sleep after waking, and dissatisfaction with the quality of her sleep. The nursing intervention provided by the researcher was back massage. After five days of intervention, Mrs. S's sleep patterns showed improvement.
The conclusion of this case study indicates that back massage therapy is effective in helping address nursing problems such as sleep disturbances in the elderly. It is hoped that nurses can apply back massage techniques as an intervention for older adults experiencing sleep difficulties.
Keywords : Back massage, Sleep pattern disorders, Nursing care
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEAKTIFAN LANSIA MENGIKUTI POSYANDU LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS JAMBON
ABSTRAK
Lansia mengalami kemunduran fisik dan mental yang membuat mereka rentan terhadap penyakit degerenatif. Keaktifan lansia mengikuti posyandu menjadi indikator penting dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan mereka, namun partisipasi ini sangat bergantung pada dukungan keluarga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kekatifan lansia mengikuti posyandu lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Jambon.
Desain penelitian ini adalah kuantitatif analitik korelatif dengan metode cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia di Posyandu Muji Rahayu Puskesmas Jambon sebanyak 100 orang, dan dengan teknik purposive sampling didapatkan sampel sebanyak 50 orang. Variabel independennya adalah dukungan keluarga dan variabel dependennya adalah keaktifan lansia. Instrumen penelitian ini adalah kuesioner dan daftar hadir lansia. Uji statistik yang digunakan adalah Rank Spearman.
Hasil penelitian menunjukkan hampir setengah responden memiliki dukungan keluarga yang cukup yaitu 22 orang (44.0%) dan sebagian besar responden aktif mengikuti posyandu lansia yaitu 34 orang (64%). Hasil analisis data didapatkan p = 0.000, yang berarti ada hubungan hubungan antara dukungan keluarga dengan keaktifan lansia mengikuti Posyandu Lansia di wilayah kerja Puskesmas Jambon. Dukungan yang baik dari keluarga akan mendorong dan memotivasi lansia untuk berperan aktif dalam kegiatan Posyandu Lansia sehingga bisa meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan lansia.
Kata kunci: Lansia, Dukungan Keluarga, Keaktifan Lansi
ANALISIS STRATEGI KOMUNIKASI DALAM PENGURANGAN SAMPAH MELALUI MEDIA SOSIAL OLEH DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN PONOROGO
The increasing volume of waste in Ponorogo Regency, along with population growth and community activities, has become a critical issue that must be addressed immediately. The low public awareness regarding waste management has encouraged the Environmental Agency of Ponorogo Regency to utilize social media as a means of communication and education. This study aims to analyze the communication strategy used by the Environmental Agency in delivering waste reduction messages through its social media accounts. The observed phenomenon is how social media is used as a tool to disseminate information about waste reduction communication and how effectively these messages are received by the public. This research employs a descriptive qualitative method using the SMCR (Source, Message, Channel, Receiver) communication theory by David K. Berlo. Data were collected through interviews, observation, and documentation. The results show that the Instagram account @dlhponorogo implements a communication strategy based on the SMCR theory. In the source element, the Environmental Agency of Ponorogo Regency has a staff administrator who serves as the main communicator with adequate communication skills and the ability to create engaging content. The message element is conveyed through educational, persuasive, and informative content, delivered in a visual narrative format that aligns with the characteristics of social media. The channel element includes Instagram, Facebook, TikTok, YouTube, and Twitter, with Instagram being the main focus. The receiver element indicates that followers of the Environmental Agency’s social media accounts generally respond positively to the content. Some followers actively understand and follow the environmental campaign messages, although they also expect more practical information and educational content.
Keywords: Communication Strategy, SMCR Theory, Social Media
PERAN PEKERJA PEREMPUAN DALAM USAHA MIKRO KECIL MENENGAH TERHADAP PENINGKATAN EKONOMI KELUARGA (Studi Empiris: Pasar Legi Ponorogo)
Penelitian berjudul “Peran Pekerja Perempuan Dalam Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Terhadap Peningkatan Ekonomi Keluarga Studi Empiris Pasar Legi Ponorogo”. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi peran perempuan meliputi tingkat pendidikan, kemandirian usaha, motivasi kerja, serta dukungan keluarga. Metode penelitian yaitu metode kuantitatif dan data primer dengan teknik pengambilan data menggunakan simple random sampling yang melibatkan 100 responden pekerja perempuan aktif di Pasar Legi Ponorogo, dipilih secara acak tanpa memperhatikan strata pada populasi. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa tingkat pendidikan dan kemandirian usaha tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap variabel yang diteliti. Hal ini dapat disebabkan oleh peran faktor-faktor lain yang lebih menentukan atau relevan dalam konteks tersebut, sehingga tingkat pendidikan dan kemandirian usaha tidak menjadi penentu utama. Sebaliknya, motivasi kerja dan dukungan keluarga terbukti memiliki pengaruh secara signifikan. Motivasi kerja dapat meningkatkan semangat, komitmen, dan produktivitas individu, sementara dukungan keluarga memberikan dorongan emosional dan materi sehingga membantu individu menghadapi tantangan. Pekerja perempuan di sektor UMKM berkontribusi signifikan terhadap stabilitas ekonomi keluarga dengan meningkatkan pendapatan dan ketahanan finansial. Penghasilan tambahan digunakan untuk kebutuhan dasar, pendidikan anak, dan investasi jangka panjang. Selain itu, keterlibatan perempuan mendorong keseimbangan peran dalam rumah tangga, termasuk dalam pengambilan keputusan ekonomi. Dengan demikian, peran perempuan dalam UMKM tidak hanya memperkuat ekonomi keluarga tetapi juga menciptakan kehidupan yang lebih mandiri dan produktif.
Kata Kunci: Peran Perempuan,UMKM, Ekonomi Keluarga, Pasar Legi Ponorogo
HUBUNGAN STRESS DENGAN GANGGUAN SIKLUS MENSTRUASI PADA MAHASISWI S1 DAN D3 KEPERAWATAN TINGKAT AKHIR DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO
ABSTRACT
THE RELATIONSHIP BETWEEN STRESS AND MENSTRUAL CYCLE DISORDERS IN FINAL-LEVEL NURSING S1 AND D3 STUDENTS
AT MUHAMMADIYAH UNIVERSITY OF PONOROGO
By : Yuli Faiqoturrohmah
A normal and regular menstrual cycle reflects a healthy reproductive condition, but not all female adolescents experience it. Menstrual cycle disorders such as polymenorrhea, oligomenorrhea, and amenorrhea often occur, one of the main causes of which is stress. Final year female students are one of the groups that are vulnerable to experiencing high stress due to academic burdens, including the preparation of a thesis, which can have an impact on menstrual cycle irregularities. This study aims to determine the relationship between stress and menstrual cycle disorders in final year S1 and D3 nursing students at Muhammadiyah University of Ponorogo.
This study design uses a cross-sectional approach with a quantitative correlational research type. The sampling technique uses random sampling, the sample in this study was 99 respondents. Data collection used the PSS-10 questionnaire and the menstrual cycle questionnaire. Data were analyzed using Chi Square with a significance level of 0.05.
The results of the study from 99 respondents, there were 58 respondents (58.6%) who experienced moderate stress and there were 41 respondents (41.4%) who experienced severe stress. 49 respondents (49.5%) whose menstrual cycle is 21-35 days (normal), 15 respondents (15.2%) whose menstrual cycle is 35 days/ oligomenorrhea (abnormal). With a significant value of 0.000 (p<0.05).
It can be concluded that there is a Relationship Between Stress and Menstrual Cycle Disorders in Final Year Nursing S1 and D3 Students at Muhammadiyah University of Ponorogo. The results of this study are expected to increase knowledge about stress and menstrual cycle disorders
TINJAUAN HUKUM LINGKUNGAN MENGENAI PENGELOLAAN PERTAMBANGAN BATU GUNUNG TERHADAP LINGKUNGAN (STUDI KASUS TAMBANG DI DESA TEMPURAN KECAMATAN SAWOO KABUPATEN PONOROGO)
Hukum lingkungan adalah sistem hukum yang membahas norma-norma
terkait lingkungan dalam masyarakat. Di Desa Tempuran terdapat pertambangan
batu gunung yang menimbulkan masalah lingkungan. Penelitian ini menguraikan
dua pokok permasalahan: pertama, dampak lingkungan dari kegiatan
pertambangan batu gunung di Desa Tempuran, dan kedua, efektivitas hukum
lingkungan dalam mengatur pengelolaan pertambangan tersebut demi menjaga
lingkungan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak
pertambangan terhadap lingkungan dan menganalisis penerapan hukum lingkungan
yang relevan di daerah tersebut.
Penelitian ini menerapkan metode hukum empiris, yang fokus pada realitas
yang ada untuk mengumpulkan data yang diperlukan. Data diperoleh melalui
wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sumber data primer diambil langsung dari
masyarakat. Analisis data dilakukan dengan teknik deskriptif, yang menjelaskan
data secara naratif untuk menyampaikan penjelasan yang jelas.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas pertambangan berdampak
signifikan terhadap lingkungan. Degradasi lahan pertanian terjadi karena
tercampurnya bebatuan dari tambang, sementara pergeseran lahan menutup akses
jalan dan mengancam pemukiman. Pengelolaan saluran air yang buruk
menyebabkan banjir yang merusak sawah dan infrastruktur desa. Pencemaran udara
akibat debu dan polusi dari alat berat mengganggu kesehatan masyarakat, dan
kerusakan jalan semakin parah akibat truk besar yang mempercepat kerusakan,
menghambat mobilitas. Dari segi hukum, izin pertambangan di Desa Tempuran
diberikan tanpa melalui pemerintah desa, langsung oleh pihak kepolisian, sehingga
desa kesulitan dalam menetapkan aturan dan pengawasan yang memadai