EPrints UMPO
Not a member yet
    12467 research outputs found

    ASUHAN KEPERAWATAN PADA ANAK GASTROENTERITIS DENGAN MASALAH KEPERAWATAN HIPERTERMIA

    Get PDF
    Gastroenteritis, a common childhood illness, is characterized by symptoms such as diarrhea, nausea, vomiting, fever, and abdominal pain. One common nursing problem experienced by children with gastroenteritis is hyperthermia due to the inflammatory response caused by infection. The release of pyrogenic substances affects the hypothalamus, causing an increase in body temperature, which, if left untreated, can lead to serious complications including seizures and potential brain damage. The method used in this case study is a nursing process approach: assessment, diagnosis, planning, implementation, and evaluation. The assessment results showed a patient with general weakness, a red face and skin, droopy eyes, a hot skin temperature of 39.4°C, and sweating on the forehead and back. Nursing care was provided to An.K in the Dahlia Room, Darmayu General Hospital, Ponorogo, for three days, from May 21–23, 2025. Interventions focused on managing hyperthermia with external cooling using warm compresses using the water tepid sponge method, monitoring body temperature, and collaborating on drug therapy. After three days of nursing intervention, An.K's hyperthermia problem could be resolved well with a body temperature examination result of 37°C. Keywords: Pediatric Nursing Care, Gastroenteritis, Hyperthermia

    IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN GHARIBUL QUR’AN DALAM METODE UMMI UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS BACAAN QUR’AN PADA SANTRI MI MAMBAUL HUDA AL- ISLAMI’YAH PONDOK PESANTREN WALI SONGO NGABAR PONOROGO

    Get PDF
    Rahim, Muhammad Abdul, 2025, Implementasi Pembelajaran Gharibul Qur’an Dalam Metode Ummi Untuk Meningkatkan Kualitas Bacaan Qur’an Pada Santri Mi Mambaul Huda Al- Islami’yah Pondok Pesantren Wali Songo Ngabar Ponorogo Tesis. Program Magister (S-2). Jurusan Pendidikan Agama Islam, Program Magister Pendidikan Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Ponorogo. Dosen Pembimbing (I) Dr. Happy Susanto, M.A. (II) Anip Dwi Saputro, M.Pd. Kata kunci: Gharibul Qur’an, Metode Ummi, Meningkatkan Kualitas Bacaan Qur’an. Implementasi Gharibul Qur’an Dalam Metode Ummi Untuk Meningkatkan Kualitas Bacaan Qur’an Pada Santri Madrasah Mi Mambaul Huda Al- Islami’yah Pondok Pesantren Wali Songo Ngabar Ponorogo. Sangatlah penting karena pendidikan Al- Qur’an meningkatkan kualitas iman serta akhlak yang baik. Penelitian ini bertujuan: mengetahui perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi dan hasil dari tindakan dari para pengajar serta coordinator agar dapat berjalan baik suatu pembelajaran sehingga kualitas membaca santri meningkat dan menjadi lebih baik. Untuk mencapai hasil tersebut maka peneliti menggunakan metode kualitatif. Dengan lokasi di MI Mambaul Huda Al- Islamiyah. Ssebagai umbernya dari para pengajar. Dengan teknik pengumpulan observasi yang mana peneliti menuju lokasi dan melihat proses pembelajaran serta kebutuhan data lainnya, selanjutnya wawancara peneliti mencari narasumber atau informan khususnya dari para pengajar Ummi yang mana telah mengajar pembelajaran selama ini dari proses sampai dengan hal- hal yang dibutuhkan peneliti, dan terakhir dokumentasi peneliti mendokumentasikan pembelajaran proses- proses yang ada pada madrasah sehingga data yang diperoleh bisa lebih maksimal. Teori yang digunakan berdasarkan dari metode Ummi yang mana telah diajarkan saat sertifikasi dan juga pada buku pedoman buku Gharibul Quran. Hasil penelitian yang telah dilakukan mendapatkan hasil yang mana mengungkapkan bahwa: 1. Perencanaan metode ummi Gharibul Qur’an telah terstruktur dengan baik, komponen perencanaan baik, dan kualitas para pengajar sebagai penentu keberhasilan. Metode Ummi yang telah diterapkan telah sesuai dengan yang diharuskan. 2. Pelaksanaan yang berjalan jelas dari awal tahapan sampai akhir, waktu, serta alat penunjang keberhasilan pembelajaran sudah bagus. Segala pembelajaran telah sesuai dengan teori yang ada sehingga kualitas dari pembelajaran menjadi baik dan terstruktur dengan bagus untuk mencapai kualitas bacaan santri yang baik. 3.untuk hasil evaluasi sudah jelas dan terstruktur yang mana untuk mengukur pemahaman siswa siswi, tindakan yang dilakukan oleh pengajar memberikan motivai, serta seorang pengajar juga harus berusaha meningkatkan kualitas diri seorang pengajar agar menjadi lebih baik lagi. Sehingga kualitas bacaan anak akhirnya meningkat yang mana bisa dibuktikan dari adanya kegiatan munaqosah dan khataman yang diadakan setiap tahunnya

    TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PENGGUNAAN DANA DESA UNTUK KETAHANAN PANGAN DALAM MENDUKUNG SWASEMBADA PANGAN DI DESA BANJARSARI KULON

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji ketentuan yuridis dan implementasi penggunaan Dana Desa dalam mendukung ketahanan pangan di Desa Banjarsari Kulon. Landasan hukum yang digunakan meliputi Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, Peraturan Presiden Nomor 37 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Transfer ke Daerah, serta regulasi desa berupa APBDes dan RPJMDes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Dana Desa diarahkan pada program peningkatan produktivitas pertanian, pengembangan peternakan, dan diversifikasi pangan lokal yang berkontribusi terhadap swasembada pangan. Meskipun implementasi berjalan dengan partisipasi masyarakat, terdapat tantangan berupa keterbatasan kapasitas manajemen, pengawasan, serta faktor eksternal seperti iklim dan pasar. Dengan sinkronisasi regulasi, transparansi, serta inovasi berbasis potensi lokal, Desa Banjarsari Kulon berpotensi menjadi contoh praktik terbaik pengelolaan Dana Desa untuk ketahanan pangan yang berkelanjutan

    PENERAPAN FAST CORNER DETECTION UNTUK AUGMENTED REALITY DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ISYARAT BAHASA INGGRIS DI SLBN 1 PASURUAN

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran bahasa Inggris berbasis Augmented Reality (AR) yang terintegrasi dengan bahasa isyarat untuk siswa tunarungu di SLBN 1 Pasuruan, dengan mengimplementasikan algoritma FAST (Features from Accelerated Segment Test) Corner Detection sebagai metode utama deteksi marker. Pengembangan aplikasi dilakukan menggunakan metode Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yang meliputi tahap konseptualisasi, desain, pengumpulan materi, pembuatan, pengujian, dan distribusi. Pengujian dilakukan dengan dua pendekatan, yaitu black box testing untuk memastikan fungsionalitas aplikasi, serta pengujian performa deteksi marker menggunakan algoritma FAST dan SURF sebagai pembanding. Parameter pengujian mencakup variasi pencahayaan, jarak, dan sudut pandang kamera. Hasil pengujian menunjukkan bahwa algoritma FAST Corner Detection mampu mendeteksi marker secara cepat dan akurat, dengan rata-rata waktu deteksi 0,99 detik pada jarak optimal 30–60 cm dan sudut kamera 50°–90°. Dibandingkan algoritma SURF, FAST memiliki kecepatan deteksi lebih tinggi dan kinerja yang lebih stabil pada perangkat Android dengan sumber daya terbatas. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan algoritma FAST Corner Detection pada aplikasi AR dapat meningkatkan efisiensi dan responsivitas sistem, sehingga layak diimplementasikan sebagai media pembelajaran interaktif yang mendukung kebutuhan visual siswa tunarungu

    PERAN KYAI DALAM MEMBENTUK KARAKTER TANGGUNGJAWAB SANTRI DI PONDOK PESANTREN HASAN MUNADI PONOROGO

    Get PDF
    Karakter yang harus dibentuk pada diri peserta didik sangatlah banyak macamnya. Tanggung jawab dan kreativitas adalah bagian dari nilai karakter yang penting untuk diterapkan pada diri peserta didik. Tanggung jawab itu sendiri merupakan suatu sikap dan perilaku seseorang untuk dapat melaksanakan tugas dan kewajiban yang harus dilakukan terhadap diri sendiri, masyarakat, dan lingkungan sekitar. Dengan adanya tanggung jawab maka peserta didik akan memiliki beban yang harus diselesaikan terkait masalah yang sedang dialami.. Penelitian ini memiliki tujuan untuk: 1) Menganalisis peran kyai dalam membentuk karakter Tanggungjawab santri di Pondok Pesantren Hasan Munadi Ponorogo.2) Mengeksplorasi hasil peran kyai dalam membentuk karakter Tanggungjawab santri di Pondok Pesantren Hasan Munadi Jenis pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, artinya data yang dikumpulkan bukan berupa angka-angka melainkan data berupa naskah wawancara, catatan lapangan dan gambar-gambar. Sumber data utama/informan penelitian adalah kepengasuhan pondok, dewan guru, santri teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui langkah-langkah pengumpilan data, reduksi data penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber dan metode. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh kesimpulan: 1) peran Kyai dalam membentuk karakter Tanggungjawab santri di Pondok Pesantren Hasan Munadi Ponorogo yaitu kyai berperan sebagai teladan Tanggungjawab, kyai sebagai Pembina moral, kyai sebagai guru/pendidik, kyai sebagai pembentuk budaya pesantren. 2) Hasil peran kyai dalam membentuk karakter tanggungjawab santri adalah santri memiliki karakter tanggungjawab seperti menjadi teladan, disiplin, berani, peduli, bertanggung jawab dan sebagainya. Tampak dari munculnya santri yang bertanggung jawab, jujur, amanah, serta berani mengambil peran sebagai pemimpin dalam berbagai kegiatan. Santri juga terlihat lebih disiplin, peduli terhadap sesama, dan mampu menjaga sikap rendah hati saat memimpin

    PENGARUH PENGELOLAAN KELAS TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN PAI DI SMPN 2 PONOROGO

    Get PDF
    Classroom management is a crucial aspect in creating a conducive learning environment and supporting optimal student learning outcomes. In the context of Islamic Religious Education (PAI), teachers are required not only to deliver material but also to create a positive and effective learning atmosphere. This study aims to determine the influence of classroom management on student learning outcomes in Islamic Religious Education (PAI) at SMPN 2 Ponorogo. This study used a quantitative approach with an associative analytical design and simple linear regression. A sample of 175 seventh-grade students was selected using a purposive sampling technique. Data collection was conducted using a Likert-scale classroom management questionnaire and documentation of learning outcomes. Data analysis was performed using a simple linear regression test with the help of SPSS version 22. The results showed a significant relationship between classroom management and student learning outcomes. The regression test demonstrated a significance value (p < 0.05) with a coefficient of determination (R Square) of 0.478, indicating that 47.8% of the variation in learning outcomes can be explained by classroom management. These findings indicate that the better the teacher's classroom management, the higher the student learning outcomes in Islamic Religious Education (PAI). This study concludes that classroom management significantly influences student learning outcomes. Therefore, teachers and the school are expected to pay greater attention to classroom management as a strategy to improve the quality of Islamic Religious Education (PAI) learning at SMPN 2 Ponorogo

    PENERAPAN HAND HYGIENE PADA PASIEN DM GANGREN DENGAN MASALAH KEPERAWATAN RISIKO INFEKSI DI RUANG MARS RSAU DR. EFRAM HARSANA LANUD ISWAHJUDI

    Get PDF
    ABSTRAK PENERAPAN HAND HYGIENE PADA PASIEN DM GANGREN DENGAN MASALAH KEPERAWATAN RISIKO INFEKSI (Studi Kasus Di Ruang Mars RSAU dr. Efram Harsana Lanud Iswahjudi) Oleh : DYAN ANITA JUWITA WULANDARI NIM 23650467 Diabetes Mellitus adalah penyakit kronis progresif dimana tubuh tidak mampu melakukan metabolisme lemak, protein, dan karbohidrat yang mengarah pada keadaan hiperglikemia sehingga dapat menimbulkan infeksi pada luka. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi risiko infeksi pada luka tersebut dengan menerapkan hand hygiene. Tujuan penelitian ini adalah melakukan asuhan keperawatan pada pasien diabetes mellitus gangren dengan masalah keperawatan risiko infeksi. Asuhan keperawatan pada pasien diabetes mellitus gangren dilakukan di Ruang Mars RSAU dr. Efram Harsana Lanud Iswahjudi selama 6 hari dimulai pada tanggal 28 September sampai 03 Oktober 2024. Metode yang digunakan adalah dengan pendekatan proses keperawatan meliputi pengkajian, menentukan diagnosa dan intervensi keperawatan, melakukan implementasi dan evaluasi keperawatan. Hasil pengkajian didapatkan data subyektif yaitu pasien mengeluh luka kakinya terasa gatal dan panas. Sedangkan data obyektifnya yaitu didapatkan luka pasca debridement gangren pedis sinistra yang berbalut kassa dan terdapat luka sebanyak 2 titik. Daerah luka lembab, tampak oedema, warna kulit sekitar luka pucat, bleeding dan berbau, suhu tubuh 38,5 °C, leukosit 17.000 uL. Tindakan keperawatan yang dilakukan adalah menerapkan hand hygiene untuk menjaga kondisi luka tetap bersih dan dapat kembali pada fungsinya seperti sediakala. Implementasi dilakukan selama 6 hari dan didapatkan hasil evaluasi kondisi luka pasien membaik selama perawatan. Asuhan keperawatan pada pasien diabetes mellitus gangren dengan masalah keperawatan risiko infeksi diharapkan dapat menjadi gambaran bagi pasien dan keluarga tentang pentingnya melakukan hand hygiene untuk menjaga agar kondisi luka tetap bersih dan dapat kembali pada fungsinya seperti sediakala. Kata kunci : DM Gangren, Hand Hygiene, Risiko Infeks

    PENERAPAN POSISI HEAD UP 30 DERAJAT PADA PASIEN STROKE HEMORAGIK DENGAN MASALAH KEPERAWATAN RISIKO PERFUSI SEREBRAL TIDAK EFEKTIF DI RUANG MARS RSAU DR. EFRAM HARSANA LANUD ISWAHJUDI

    Get PDF
    ABSTRAK PENERAPAN POSISI HEAD UP 30 DERAJAT PADA PASIEN STROKE HEMORAGIK DENGAN MASALAH KEPERAWATAN RISIKO PERFUSI SEREBRAL TIDAK EFEKTIF (Studi Kasus Di Ruang Mars RSAU dr. Efram Harsana Lanud Iswahjudi) Oleh : PIPIT PUJI ASTUTI NIM 23650498 Pada pasien stroke hemoragik dengan masalah gangguan perfusi serebral, maka tindakan yang dapat dilakukan salah satunya adalah meningkatkan kadar oksigen dalam otak dengan cara memberikan posisi head up 30 derajat. Tujuan penelitian ini melakukan asuhan keperawatan pada pasien stroke hemoragik dengan masalah keperawatan risiko perfusi serebral tidak efektif. Asuhan keperawatan pada pasien stroke hemoragik dilakukan di Ruang Mars RSAU dr. Efram Harsana Lanud Iswahjudi selama 6 hari dimulai pada tanggal 24 September sampai 28 September 2024. Metode yang digunakan dengan pendekatan proses keperawatan meliputi pengkajian, menentukan diagnosa dan intervensi keperawatan, melakukan implementasi dan evaluasi keperawatan. Hasil pengkajian didapatkan data subyektif yaitu keluarga mengatakan pasien belum sadarkan diri. Sedangkan data obyektifnya yaitu keadaan umum pasien lemah, kesadaran koma, GCS E1V2M2, saturasi oksigen 90% dan hasil CT Scan terdapat perdarahan parietal sinistra 9,3 cc. Tindakan keperawatan yang dilakukan adalah menerapkan posisi head up 30 derajat untuk meningkatkan kadar oksigen dalam otak. Implementasi dilakukan selama 5 hari dan didapatkan hasil evaluasi kondisi luka pasien membaik selama perawatan. Asuhan keperawatan pada pasien stroke hemoragik dengan masalah keperawatan risiko perfusi serebral tidak efektif diharapkan dapat menjadi gambaran bagi keluarga tentang pentingnya memberikan posisi head up 30 derajat untuk memfasilitasi terjadinya aliran balik vena sehingga dapat menurunkan intracranial pressure (ICP) dan meningkatkan perfusi jaringan serebral. Kata kunci :Posisi Head Up 30 Derajat, Risiko Perfusi Serebral Tidak Efektif, Stroke Hemoragi

    Strategi Brand Image MTsN 2 Ponorogo Melalui Slogan "SMART"

    Get PDF
    This thesis explores the importance of brand image in educational institutions, especially with a focus on MTsN 2 Ponorogo, this study emphasizes the role of attractive slogans. "SMART" in increasing the visibility and attractiveness of the institution to the community. Through qualitative research, this study examines how slogans reflect the values and personality of the school, contributing to a positive brand image that is not only accepted, but also felt or understood in a way that makes students and parents feel that their brand image is relevant and has a positive impact on them. This research shows that a strong brand image not only attracts prospective students but also fosters a sense of motivation and achievement among current students, because they are involved in academic and non-academic activities. The research highlights the importance of consistent branding efforts in maintaining a favorable perception among stakeholders, which ultimately affects the growth and sustainability of the institution

    HUBUNGAN TINGKAT KEPATUHAN MINUM OBAT ANTIEPILEPSI DAN TINGKAT KEKAMBUHAN KEJANG PADA PASIEN EPILEPSI ANAK DI KLINIK ANAK RSU ‘AISYIYAH PONOROGO

    Get PDF
    ABSTRAK HUBUNGAN TNGKAT KEPATUHAN MINUM OBAT ANTIEPILEPSI DAN TNGKAT KEKAMBUHAN KEJANG PADA PASIEN EPILEPSI ANAK DI KLINIK ANAK RSU ‘AISYIYAH PONOROGO Oleh: Indria Setyaningrum Epilepsi merupakan gangguan neurologis kronis yang sering terjadi pada anak-anak. Pengobatan utama yang diberikan kepada pasien epilepsi adalah OAE (obat anti epilepsi) yang bertujuan untuk mencegah terjadinya kejang. Pengobatan menggunakan OAE digunakan dalam jangka waktu panjang. Lamanya pengobatan dapat mempengaruhi kepatuhan pasien epilepsi anak dalam mengkonsumsi obat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat kepatuhan minum OAE dengan tingkat kekambuhan kejang pada pasien epilepsi anak di Klinik Anak RSU ‘Aisyiyah Ponorogo. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Teknik pengambilan Sampling pada penelitian ini adalah Total Sampling yaitu jumlah sampel sama dengan jumlah populasi. Sampel pada penelitian ini sebanyak 44 orang responden. Instrumen yang digunakan untuk kepatuhan konsumsi obat berupa kuesioner MMAS-8 (Morisky Medication Adherence Scale-8) dengan 2 tingkatan yaitu patuh dan tidak patuh. Kekambuhan kejang diperoleh dari hasil wawancara pasien ada atau tidaknya kejang selama sebulan terakhir dengan tingkatan jarang, sering, dan sering sekali. Penelitian ini menggunakan uji statistik yaitu uji Corelasi Rank Spearman. Hasil penelitian didapatkan 33 responden (75%) patuh dalam mengkonsumsi OAE dan 32 responden (73%) jarang mengalami kejang. Berdasarkan nilai p-value 0,000 (p<0,05) yang berarti H₁ diterima, sehingga disimpulkan bahwa adanya hubungan kepatuhan konsumsi OAE dengan kekambuhan kejang, dimana tingkat kepatuhan minum obat antiepilepsi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tingkat kekambuhan kejang pada pasien epilepsi anak. Pasien epilepsi anak yang tidak patuh minum OAE memiliki resiko lebih tinggi mengalami kekambuhan kejang dibandingkan dengan pasien yang patuh minum OAE sehingga kepatuhan minum OAE perlu menjadi perhatian dalam upaya mengontrol kejang pada pasien epilepsi anak. Kata Kunci : Epilepsi, Kepatuhan, OAE, Kejang, MMAS-

    11,539

    full texts

    12,467

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    EPrints UMPO
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇