EPrints UMPO
Not a member yet
    12467 research outputs found

    EFEKTIFITAS AROMATERAPI LAVENDER DALAM PENURUNAN SKALA NYERI PASIEN POST OPERASI FRAKTUR DI RSU'AISYIYAH PONOROGO

    Get PDF
    ABSTRACT EFFECTIVENESS OF LAVENDER AROMATHERAPY IN REDUCING PAIN SCALE OF POST-SURGERY FRACTURE PATIENTS Pre-experiment design at RSU’Aisyiyah Ponorogo By : Maya Tri Lestari A fracture is a condition where there is trauma or a break in the continuity of bone or cartilage tissue. In the surgical procedure that is carried out, it can cause problems for patients, especially pain. Post-operative pain occurs due to mechanical stimulation of the wound which causes the body to produce chemical mediators of pain. The purpose of this study was to determine the effectiveness of lavender aromatherapy in reducing pain scale in post-surgical fracture patients. This study used a Pre-experiment design in the form of One Group pre-test and post-test design, the sample size in this study was 15 respondents, sampling using the Purposive Sampling technique, Data analysis using the Wilcoxon Rank Test. The results of the statistical test showed that the average pain scale before being given lavender aromatherapy was 5.22 and the pain scale after being given lavender aromatherapy was 4.13, which showed a decrease in the average pain scale. The Wilcoxon test results obtained p value = 0.000. Thus the p value is smaller than α (5%) or 0.05 so that H0 is rejected and H1 is accepted, so lavender aromatherapy is effective in reducing the pain scale of post-fracture surgery patients. Inhaling lavender aromatherapy can provide direct benefits to patients, this can be a recommendation in nursing interventions on the pain scale in post-operative patients. Keyword : Lavender, Pain Scale, Fractur

    KARAKTERISTIK PENGGUNAAN REMITTANCE MANTAN TENAGA KERJA INDONESIA (TKI) DAN DAMPAKNYA TEHADAP MENINGKATNYA MINAT MASYARAKAT UNTUK BEKERJA KE LUAR NEGERI

    No full text
    Krisis ekonomi dan dampak globalisasi di Indonesia menyebabkan banyak tenaga kerja didalam negeri tidak memiliki lapangan pekerjaan yang layak. Menurut badan pusat statistik kabupaten ponorogo pada tahun 2024 di kabupaten ponorogo tingkat pengangguran mencapai 25.900 orang. Oleh karna itu Tenaga Kerja Indonesia (TKI) menjadi salah satu solusi alternatif yang banyak di minati. Beberapa alasan yang mendorong para tenaga kerja untuk mengadu nasib ke luar negeri dikarenakan ketidakseimbangan kemampuan ekonomi negara asal, dimana terjadi persoalan tentang kemiskinan dan meningkatnya pengangguran karena lapangan kerja tidak sebanding dengan jumlah angkatan kerja yang masuk ke pasar kerja. Di sisi lain kesempatan kerja di luar negeri masih terbuka dengan tingkat upah yang ditawarkan cukup memadai, realitas ini telah menjadi daya tarik tersendiri bagi tenaga kerja Indonesia untuk mencari pekerjaan di luar negeri. Remitan secara umum adalah uang yang berasal dari transfer, baik dalam bentuk cash atau sejenisnya, dari seorang tenaga kerja indonesia kepada sanak keluarga di daerah asalnya. Remiten tidak hanya berupa uang dan barang saja, tetapi pengetahuan, gagasan atau ide-ide dan pengalaman baru yang di peroleh selama bekerja di luar negeri disebut juga sebagai remitan. Alokasi penggunaan remittance beradarkan hasil penelitian ada dua kategori penggunaan yaitu penggunaan konsumtif dan penggunaan prooduktif. Berdasarkan urian di atas peneliti tertarik untuk melakukan penelitian tentang karakteristik penggunaan remittance mantan tenaga kerja indonesia (TKI) dan dampaknya terhadap minat masyarakat di desa Krebet untuk bekerja ke luar negeri

    SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENERIMA BEASISWA BANK INDONESIA (GENBI) MENGGUNAKAN METODE FUZZY INFERENCE SYSTEM (FIS)

    No full text
    Beasiswa merupakan bantuan keuangan yang diberikan kepada individu untuk mendukung biaya pendidikan, dengan tujuan meringankan beban finansial siswa dan keluarga serta memberikan kesempatan untuk mengejar pendidikan lebih lanjut. Beasiswa dapat diberikan berdasarkan prestasi akademik, kebutuhan finansial, bakat, atau kombinasi dari faktor-faktor tersebut. Salah satu program beasiswa yang ada adalah Beasiswa Bank Indonesia melalui program GenBI (Generasi Bangsa Indonesia), yang bekerja sama dengan berbagai universitas, termasuk Universitas Muhammadiyah Ponorogo sejak tahun 2020. Proses seleksi penerima beasiswa seringkali menghadapi tantangan karena jumlah pendaftar yang banyak dan kompleksitas kriteria penilaian. Untuk mengatasi hal ini, diperlukan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) yang efektif. Penelitian ini mengusulkan penggunaan metode Fuzzy Inference Systems (FIS) dalam SPK untuk mempermudah dan mempercepat proses seleksi. Metode FIS dipilih karena kemampuannya dalam menangani ketidakpastian dan ambiguitas data, serta kemampuannya untuk memodelkan sistem dengan berbagai kriteria yang kompleks. Dengan memanfaatkan logika fuzzy, fungsi keanggotaan, dan aturan fuzzy, metode ini dapat menghasilkan keputusan yang lebih akurat dan tepat dalam menentukan penerima beasiswa. Hasilnya diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan keadilan dalam proses seleksi beasiswa

    PENGARUH PENERAPAN MIRROR THERAPY DENGAN PENINGKATAN KEKUATAN OTOT EKSTREMITAS PADA PASIEN STROKE NON HEMORAGIK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BLADO 1 KABUPATEN BATANG JAWA TENGAH

    No full text
    ABSTRACT THE EFFECT OF MIRROR THERAPY APPLICATION ON THE IMPROVEMENT OF EXTREMITY MUSCLE STRENGTH IN NON-HEMORRHAGIC STROKE PATIENTS IN THE WORKING AREA OF BLADO 1 COMMUNITY HEALTH CENTER, BATANG REGENCY, CENTRAL JAVA. By: Reizmitha Dyah Oktaviani 23632458 Non-hemorrhagic stroke is one of the main causes of disability that often causes weakness in the extremities. One of the rehabilitation therapies used to increase muscle strength is Mirror therapy. This therapy works with the principle of visual illusion that can stimulate the motor area of the brain, thus potentially increasing muscle strength in non-hemorrhagic stroke patients. This study aims to analyze the effect of applying mirror therapy with increasing muscle strength of the extremities in non-hemorrhagic stroke patients in the working area of Blado 1 Health Center, Batang Regency, Central Java. The method used in this study is a quasi-experiment with a pre-test and post-test approach. This therapy is carried out in 2 sessions, in the first session 10 minutes with a 5-minute break and in the second session 10 minutes and a 10-minute break. Mirror therapy is carried out once a day for 7 consecutive days. The population in this study were 12 respondents with non-hemorrhagic stroke. The sampling technique used was consecutive sampling. The results of this study showed that muscle strength before mirror therapy was carried out, namely 12 respondents (100%) had muscle strength in the less category with a score of 1-2. Muscle strength after mirror therapy, namely 8 respondents (66.7%) had sufficient muscle strength with a score of 3 and 4 respondents (33.3%) had poor muscle strength with a score of 2. There is an effect of mirror therapy with increased muscle strength of the extremities in non-hemorrhagic stroke patients (p-value <0.001). The application of mirror therapy has a positive effect on increasing muscle strength of the extremities in non-hemorrhagic stroke patients. This therapy can be used as an additional rehabilitation method to improve the motor function of stroke patients. Keywords: Non-Hemorrhagic Stroke, Muscle Strength, Mirror Therap

    PENERAPAN ROM AKTIF PADA PASIEN DIABETES MELLITUS YANG MENGALAMI KOMPLIKASI GANGREN DENGAN MASALAH KEPERAWATAN GANGGUAN MOBILITAS FISIK (Studi Kasus Di Ruang Mars RSAU dr.Efram Harsana)

    No full text
    Gangren merupakan salah satu komplikasi kronik dari penyakit diabetes mellitus. Adanya luka terbuka pada lapisan kulit sampai ke dalam dermis yang terjadi karena adanya penyumbatan pada pembuluh darah di tungkai dan neuropati perifer akibat kadar gula darah yang tinggi sehingga pasien tidak menyadari adanya luka yang mengakibatkan masalah keperawatan gangguan mobilitas fisik pada pasien diabetes mellitus yang mengalami komplikasi ganggren dengan diberikan terapi ROM aktif dengan tujuan mengontrol kadar gula darah, dan khususnya untuk memperlambat proses penyakit degenerative.Tujuan : Studi kasus ini untuk mengetahui penerapan terapi ROM Aktif terhadap gangguan mobilitas fisik pada pasien DM dengan gangrene. Metode : Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan dengan mengambil satu kasus sebagai unit analisis. Unit analisis adalah klien penderita DM gangren dengan masalah keperawatan gangguan mobilitas fisik. Metode pengambilan data dilakukan selama 6 hari perawatan dirumah sakit melalui proses keperawatan dimulai dari pengkajian, penegakan diagnosa keperawatan, perencanaan keperawatan, implementasi keperawatan, dan evaluasi keperawatan. Hasil : Terapi ROM Aktif dinilai cukup efektif dalam perubahan penurunan kekuatan otot pada penderita diabetes mellitus. Dengan beberapa metode yang dapat disesuaikan dengan latar belakang dan indikator yang ingin dianalisa, secara garis besar menghasilkan kesimpulan yang sama yaitu terapi ROM Aktif memiliki pengaruh penurunan kekuatan otot pada pasien diabetes mellitus

    PENERAPAN RANGE OF MOTION (ROM) PASIF DINI UNTUK MENINGKATKAN KEKUATAN OTOT PADA PASIEN STROKE NON HEMORAGIC DENGAN MASALAH KEPERAWATAN GANGGUAN MOBILITAS FISIK DI RSU MUHAMMADIYAH PONOROGO

    Get PDF
    Seseorang yang mengalami gangguan mobilitas fisik tidak dapat bergerak secara bebas karena kondisi yang mengganggu pergerakan mereka (aktivitas), seperti trauma tulang belakang, stroke, cedera otak berat dan faktor lain yang berkontribusi pada hambatan mobilitas. Stroke salah satu penyakit yang paling sering menyebabkan gangguan mobilitas fisik, gejalanya adalah penurunan kekuatan otot. Untuk mendapatkan pemulihan fisik yang optimal, fisioterapi harus dimulai secepat dan tepat mungkin. Selain mencegah kontraktur, itu juga memberikan dukungan psikologis kepada pasien stroke dan keluarga mereka. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 19 - 23 Agustus 2024 di Ruang Ahmad Dahlan RSU Muhammadiyah Ponorogo. Responden yaitu Tn.M dengan CVA Infark yang mengalami gangguan mobiltas fisik dan akan dilakukan penerapan Range Of Motion (ROM) pasif dini untuk meningkatkan kekuatan otot. Instrument menggunakan Standar Operasional Prosedur dan lembar observasi. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Mr. M pada keluarga pasien menunjukkan bahwa ekstermitas kiri lemah, dengan nilai G, C, dan S 4,5,6. Lateralisasi Sisnistra, Kesadaran: Menulis dengan Mentis Untuk meningkatkan kekuatan otot, intervensi adalah penerapan Range Of Motion (ROM) pasif pada awalnya. Hasil penerapan menunjukkan bahwa setelah diterapkan selama tiga hari berturut-turut, masalah klien telah berubah ke arah yang lebih baik, yang ditunjukkan dengan peningkatan kekuatan otot pasien. Peneliti menyimpulkan berdasarkan data objektif dan subjektif Mr. M bahwa penurunan kekuatan otot adalah masalah keperawatan gangguan mobilitas fisik. Studi kasus ini bertujuan untuk memberikan gambaran dan referensi tentang penerapan Range Of Motion (ROM) pasif pada tahap awal peningkatan kekuatan otot

    PENGARUH BEBAN KERJA, KEPEMIMPINAAN, DAN INTEGRITAS TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI RSUD DOLOPO KABUAPTEN MADIUN

    Get PDF
    Employee performance is the main foundation for success in an institution. Understanding the factors that influence this is crucial, including the workload carried out, the quality of leadership applied, and the level of integrity that is upheld. The objectives of this research are divided into four points. First, to determine the effect of workload on the performance of medical staff at the Dolopo District Hospital, Madiun Regency. Second, to determine the influence of leadership on the performance of medical staff at the Dolopo District Hospital, Madiun Regency. Third, to determine the influence of integrity on the performance of medical staff at the Dolopo District Hospital, Madiun Regency. Fourth, to find out how workload, leadership and integrity simultaneously influence the performance of medical staff at the Dolopo District Hospital, Madiun Regency. The method used in this research is a quantitative method, and the tests used are the classical assumption test, multiple linear regression test, coefficient of determination test (R2), t test (partial) and F test (simultaneous). The results of data processing show that workload and integrity have effect on the performance of medical employees at Dolopo Hospital, Madiun Regency, where the higher the workload and integrity, the performance tends to increase. Meanwhile, leadership has not shown influence on employee performance. However, together workload, leadership and integrity have a positive and significant effect on the performance of medical employees at Dolopo Regional Hospital. Keywords : Workload, Leadership, Integrity, Employee Performanc

    ASUHAN KEPERAWATAN JIWA PADA PASIEN SKIZOFRENIA DENGAN MASALAH KEPERAWATAN GANGGUAN PERSEPSI SENSORI: HALUSINASI PENDENGARAN

    Get PDF
    ABSTRACT MENTAL NURSING CARE FOR SCHIZOPHRENIA PATIENTS WITH NURSING PROBLEMS SENSORY PERCEPTION DISORDERS: HEARING HALLUCINATIONS (At Arif Zainudin Hospital, Surakarta) By: Destya Eka Ramadhaning NIM 21613413 Distraction hallucinations are when the patient experiences unrecognized sounds. The voice usually contains things that annoy even the cells that are hated by clients, including insults and insults or the voice which gives the ultimate order to carry out the voice. The impact that will arise if sensory perception disorders: auditory hallucinations are not treated immediately will result in the client experiencing the risk of violent behavior and can also have an impact on self-care deficits. With this, someone who experiences hallucinations can take action to damage the environment, injure other people, and even attempt suicide. This nursing care was carried out from 8 February 2024 to 16 February 2024 in the Gatotkaca room at RSJD dr. Arif Zainudin Surakarta for 9 days the method used was the nursing care approach process. From the results of the study of Mr. E, it was found that the patient experienced auditory hallucinations because the patient heard a woman's voice saying thank you when he woke up and when he was alone, the voice came and went, and when the voice appeared he said he didn't like it or was annoyed. So the client is given nursing action, namely by providing implementation strategies 1 to 4 and intervention from SIKI with the distraction technique of listening to music. Someone who experiences auditory hallucinations needs good therapeutic communication. Therefore, in providing nursing care, support from nurses is needed in the client's healing process. Key words: Sensory perception disorders, auditory hallucinations, nursing car

    ANALISIS AKUNTABILITAS DAN EFEKTIVITAS PENGELOLAAN DANA DESA TAHUN 2022-2023 ( STUDI KASUS DESA TALUN, KECAMATAN NGEBEL, KABUPATEN PONOROGO)

    Get PDF
    ANALISIS AKUNTABILITAS DAN EFEKTIVITAS PENGELOLAAN DANA DESA (Studi Kasus Desa Talun, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo) ABSTRAK Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, Pemerintah melakukan beberapa langkah untuk mempercepat pembangunan desa, antara lain dengan Dana Desa. Berlatar belakang dari tujuan pemerintah dana yang diberikan harus dikelola dengan baik dan terkendali. Didalam pengelolaan Dana Desa harus adanya akuntabilitas sebagai bentuk pertanggungjawaban dan Efektivitas sebagai penilaian bagaimana tujuan awal dapat dicapai. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Talun Kecamaataan Ngebel Kabupaten Ponorogo. Jenis penelitian ini menggunakan metodologi penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, di mana peneliti menggambarkan fakta dan mengevaluasi kebenaran untuk menjelaskan kondisi objek penelitian dan membandingkan dengan teori yang relevan atau dengan indikator akuntabilitas dan juga efektivitas. Hasil penelitian menunjukan bahwa akuntabilitas pengelolaan Dana Desa di Desa Talun Kecamatan Ngebel secara keseluruhan sudah baik, hal tersebut berdasarakan Permendagri No 113 Tahun 2014 dimana proses perencanaan sampai dengan pertanggungjawabaan dilakukan secara transparan, akuntabel, partisipatif, tertib dan disiplin. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya keterlibatan masyarakat, adanya keterbukaan, dan pertanggungjawaban dalam setiap proses pengelolaan Dana Desa. Dari segi efektivitas pengelolaan dana desa sudah efektif dimana perhitungan rasio mencapai 100% pada tahun 2022 dan 97,5% pada tahun 2023 dan adanya keseimbangan antara pembangunan, pembinaan kemsyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat program yang dijalankan mulai dari pembangunan talud, penyelenggaraaan Paud, pembangunan saluran air bersih, adanya Polindes, Posyandu dan penyeelenggaraan penurunan stunting. Kata Kunci : Akuntabilitas, Efektivitas, Pengelolaan Dana Des

    Pengaruh Independensi, Pengalaman Kerja, Due Professional Care dan Etika Profesi Auditor Terhadap Kualitas Audit (Studi Pada Inspektorat Kabupaten dan Kota Madiun)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Independensi, Pengalaman Kerja, Due Professional Care dan Etika Profesi auditor terhadap kualitas audit di Inspektorat Kabupaten dan Kota Madiun. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kuantitatif dengan populasi adalah seluruh pegawai yang menjadi auditor internal di Inspektorat Kabupaten dan Kota Madiun yang berjumlah 84 orang. Pemilihan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sehingga sampel pada penelitian ini sebanyak 44 responden. Proses pengambilan data menggunakan data primer berupa kuesioner yang disebar di Inspektorat Kabupaten dan Kota Madiun. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan model regresi linier berganda dengan program SPSS versi 26. Tahapan pengujian dalam penelitian ini meliputi uji kualitas data, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Independensi auditor berpengaruh terhadap kualitas audit di Inspektorat Kabupaten dan Kota Madiun. Pengalaman kerja auditor tidak berpengaruh terhadap kualitas audit di Inspektorat Kabupaten dan Kota Madiun. Due Professional Care auditor berpengaruh terhadap kualitas audit di Inspektorat Kabupaten dan Kota Madiun. Etika profesi auditor tidak berpengaruh terhadap kualitas audit di Inspektorat Kabupaten dan Kota Madiun. Independensi, Pengalaman Kerja, Due Professional Care dan Etika Profesi Auditor secara simultan berpengaruh terhadap kualitas audit di Inspektorat Kabupaten dan Kota Madiun

    11,539

    full texts

    12,467

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    EPrints UMPO
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇