University of Bangka Belitung Repository
Not a member yet
    8735 research outputs found

    Analisis Kebiasaan Makan Ikan Gurami Coklat (Sphaerichthys osphromenoides) Asal Perairan Namang, Bangka Tengah sebagai Dasar Pengembangan Domestikasi

    No full text
    Ikan Gurami Coklat (Sphaerichthys osphromenoides) diburu oleh masyarakat sehingga menyebabkan terjadinya penangkapan ikan yang berlebihan di alam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebiasaan makan ikan gurami coklat serta parameter lingkungan perairan. Penelitian ini di lakukan di perairan Desa Namang, Bangka Tengah. Metode yang digunakan adalah metode survey dengan pengambilan sampel secara purposive sampling. Parameter yang di amati antara lain yaitu panjang usus relatife, index of propenderence (ip), kualitas air, dan kelimpahan plankton diperairan. Memiliki kualitas air dengan nilai suhu berkisar 27 ºC–29 ºC, pH terukur berkisar 4–5,5, oksigen terlarut berkisar 4,2mg/L–5,8 mg/L dan Warna air diperairan berwarna kecoklatan. Makan Utama Ikan Gurami Coklat adalah kelas Bacillariophyceae dengan nilai ip 56,25% dan kelas Cyanophyceae 13,12%, kelas Crustasea 9,37%, Cholorophyceae 18,74%, Zygnematophyceae 1,24%, dan Trebouxiophyceae 1,24%, sebagai makanan tambahan atau pelengkap. Ikan gurami coklat termasuk dalam golongan ikan omnivor karna memiliki panjang usus relative 1,22. Plankton yang di temukan diperairan terdapat kelas Bacillariophyceae, Cyenophyceae, Zygnematophyceae dan Crustasea

    Pengaruh Motivasi dan Pelatihan Kewirausahaan Terhadap Minat Berwirausaha Narapidana Narkotika pada Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas III Kota Pangkalpinang

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi fenomena tentang minat berwirausaha pada narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas III Kota Pangkalpinang. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh motivasi dan pelatihan kewirausahaan terhadap minat berwirausaha narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas III Kota Pangkalpinang. Pendekatan penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif dengan sampel 95 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling (sampel acak sederhana). Metode analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda. Berdasarkan hasil penelitian motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha, pelatihan kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha dan hasil uji simultan motivasi, dan pelatihan kewirausahaan secara bersama-sama berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha narapidana di Lembaga Pemasyaakatan Perempuan Kelas III Kota Pangkalpinang, sementara hasil analisis koefisien deteriminasi (R2) menunjukkan bahwa variasi variabel motivasi dan pelatihan kewirausahaan menjelaskan minat berwirausaha sebesar 70,2% dan sisanya 29,8% dijelaskan diluar penelitian ini seperti peran keluarga, komunikasi, gaya hidup dan lingkungan narapidana

    Analisis realisasi penyaluran dana kredit usaha rakyat (KUR) terhadap produk domestik regional bruto (PDRB) Kabupaten/Kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui Realisasi Penyaluran Dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang terdiri dari Debitur, Nilai Akad dan Outstanding terhadap Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten/ Kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2015-2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data sekunder. Teknik analisis dalam penelitian ini menggunakan regresi data panel dengan cara memilih model pendekatan yang paling efektif sehingga penggunaan Random Effect Model (REM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Debitur memiliki pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap produk domestik regional bruto kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Nilai akad memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap produk domestik regional bruto kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Outstanding memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap produk domestik regional bruto kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

    Pemeliharaan Ikan Kepala Timah (Aplocheilus Panchax, Hamilton 1822) Pada Ph Berbeda Terhadap Pertumbuhan dan Performa Predasi Jentik Nyamuk

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan performa predasi Ikan Kepala Timah terhadap jentik nyamuk yang dipelihara pada pH air berbeda. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan 4 taraf perlakuan. pH yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pH 4, 6, 8, dan 10. Ikan Kepala Timah dipelihara selama 30 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemeliharaan Ikan Kepala Timah pada pH air berbeda tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan dan tingkat predasi jentik nyamuk. Pada pH 4, pertumbuhan panjang spesifik Ikan Kepala Timah sebesar 0,0034 cm/hari, pertumbuhan bobot spesifik sebesar 0,0043 g/hari, tingkat predasi jentik nyamuk sebesar 65,36 ekor/hari, serta tingkat kelangsungan hidup sebesar 100%. Pada pH 6, pertumbuhan Panjang spesifik Ikan Kepala Timah sebesar 0,006 cm/hari, pertumbuhan bobot spesifik sebesar 0,0068 g/hari, tingkat predasi jentik nyamuk sebesar 67,76 ekor/hari, serta tingkat kelangsungan hidup sebesar 100%. Pada pH 8, pertumbuhan Panjang spesifik Ikan Kepala Timah sebesar 0,0054 cm/hari, pertumbuhan bobot spesifik sebesar 0, 0053 g/hari, tingkat predasi jentik nyamuk sebesar 66,91 ekor/hari, serta tingkat kelangsungan hidup sebesar 100%. Sedangkan pada pH 10, tingkat kelulushidupan Ikan Kepala Timah sebesar 0%

    Analisis dampak gempabumi menggunakan metode deterministic seismic hazard analysis (DSHA) di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam

    No full text
    Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) terletak di penghujung Pulau Sumatera yang rawan gempabumi dengan intensitas yang cukup besar. Pada penelitian ini akan dilakukan analisis dampak gempabumi, menentukan nilai sebaran PGA dan pemetaan peta zona bahaya gempabumi menggunakan metode DSHA. Data yang digunakan yaitu data gempa pada tahun 2008 – 2023. Adapun metode yang digunakan berupa Deterministic Seismic Hazard Analysis. Hasil analisis menunjukkan nilai sebaran PGA berdasarkan GMPE BCHYDRO memiliki rentang nilai 0 g - 0,65 g. Nilai persebaran PGA berdasarkan GMPE Atkinson dan Boore Worldwide Data (2003) memiliki rentang nilai 0 g– 0,65 g. Dan persebaran nilai PGA berdasarkan GMPE Zhao dkk.(2006) memiliki rentang nilai 0 g – 1,22 g. Wilayah Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam dengan daerah terdampak terdapat pada daerah Kabupaten Simeulue. Daerah tidak terdampak terdapat di daerah Sebagian Aceh Barat, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Aceh Utara, Bener Meriah, Bireuen, Gayo Lues, Kota Banda Aceh, Kota Langsa, Kota Lhokseumawe, Kota Sabang, Pidie dan Pidie Jaya

    Uji mutu benih cabai rawit (Capsicum frutescens L.) Lokal Bangka berdasarkan umur panen di tingkat petani Kabupaten Bangka

    No full text
    Cabai rawit (Capsicum frutescens L.) lokal Bangka berpotensi untuk dibudidayakan karena memiliki cita rasa yang pedas dan sangat digemari masyarakat. Saat ini belum diketahui mutu benih cabai rawit lokal Bangka di tingkat petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh umur panen terhadap benih cabai rawit lokal Bangka di tingkat petani dan mengetahui umur panen cabai rawit lokal Bangka terbaik sehingga menghasilkan benih bermutu. Pengambilan benih cabai rawit lokal Bangka bertempat di Kabupaten Bangka dan pengujian mutu benihnya dilakukan di Laboratorium Agroteknologi, FPPK, UBB. Waktu penelitian dari bulan Mei 2023 hingga Juni 2024. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan berbagai umur panen di 7 lokasi wilayah Kabupaten Bangka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur panen di berbagai lokasi berpengaruh terhadap semua peubah yang terdiri dari Daya Berkecambah (DB), Potensi Tumbuh Maksimum (PTM), Kecepatan Tumbuh (KCt), Indeks Vigor (IV), Bobot 1000 butir, Kadar Air (KA), dan Berat Kering Kecambah Normal (BKKN). Umur panen yang berbeda di tingkat petani Kabupaten Bangka mempengaruhi mutu benih cabai rawit lokal Bangka. Umur panen cabai rawit lokal Bangka yang di panen di umur 4 – 5 bulan merupakan umur panen terbaik untuk meningkatkan mutu benih cabai rawit

    Pengaruh produksi batu bara, harga batu bara, nilai tukar rupiah, dan inflasi terhadap ekspor batu bara di Indonesia

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui Pengaruh Produksi Batu Bara, Harga Batu Bara, Nilai Tukar Rupiah, dan Inflasi terhadap Ekspor Batu Bara di Indonesia. Pendekatan kuantitatif diterapkan dalam penelitian ini dengan menggunakan data sekunder berupa data runtun waktu yang dikumpulkan dari Tahun 1992 hingga 2023. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda untuk menganalisis Pengaruh Produksi Batu Bara, Harga Batu Bara, Nilai Tukar Rupiah, dan Inflasi terhadap Ekspor Batu Bara di Indonesia. Hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa Produksi Batu Bara dan Nilai Tukar Rupiah memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Ekspor Batu Bara di Indonesia, kemudian Harga Batu Bara memiliki pengaruh Negatif dan signifikan terhadap Ekspor Batu Bara di Indonesia. Sementara itu Inflasi memiliki pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Ekspor Batu Bara di Indonesia. Hasil penelitian secara simultan menunjukkan bahwa Pengaruh Produksi Batu Bara, Harga Batu Bara, Nilai Tukar Rupiah, dan Inflasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Ekspor Batu Bara di Indonesia

    Pengaruh Lingkungan Keluarga, Kreativitas, Efikasi Diri dan Ekosistem Kewirausahaan terhadap Intensi Berwirausaha pada Alumni Universitas Bangka Belitung

    No full text
    Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity) telah membawa perubahan drastis pada lanskap ekonomi global, termasuk Indonesia. Ketidakpastian, kompleksitas, dan volatilitas yang tinggi telah menciptakan tantangan baru dalam dunia kerja, akibatnya pengangguran menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan. Dalam menghadapi situasi ini, wirausaha menjadi salah satu alternatif yang menjanjikan untuk mengurangi tingkat pengangguran dan menciptakan peluang kerja baru. Kewirausahaan tidak hanya memberikan kesempatan untuk menciptakan lapangan kerja baru, tetapi juga mendorong inovasi dan perkembangan ekonomi Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh lingkungan keluarga, kreativitas, efikasi diri, dan ekosistem kewirausahaan terhadap intensi berwirausaha pada Alumni Universitas Bangka Belitung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel sebanyak 186 responden yang dipilih melalui metode cluster sampling. Data dianalisis menggunakan software SmartPLS versi 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan keluarga berpengaruh positif dan signifikan terhadap intensi berwirausaha, kreativitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap intensi berwirausaha, efikasi diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap intensi berwirausaha, ekosistem kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap intensi berwirausaha. Selain itu, analisis koefisien determinasi (R2) pada penelitian ini menunjukkan nilai sebesar 61,2% dan 38,8% terdapat pada variabel diluar penelitian

    Implementasi undang-undang nomor 21 tahun 2019 tentang karantina hewan, ikan, dan tumbuhan dalam penegakan tindak pidana media pembawa tanpa sertifikat karantina di Bangka Belitung

    No full text
    Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan merupakan regulasi yang mengatur pengawasan dan pengendalian lalu lintas komoditas hewan, ikan, dan tumbuhan guna mencegah penyebaran hama dan penyakit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan memahami implementasi dan faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 Tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan dalam penegakan tindak pidana media pembawa tanpa sertifikat karantina di bangka belitung. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian Yuridis Empiris, sedangkan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kasus dan pendekatan perundang-undangan. Hasil penelitian ini Implementasi Undang-Undang No. 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan belum optimal karena terdapat kesenjangan antara aturan dan praktik di lapangan, pengawasan yang lemah, serta budaya hukum yang kurang, tercermin dari rendahnya kepatuhan masyarakat dan pelaku usaha. Faktor yang mendukung implementasi aturan ini adalah kualitas SDM, koordinasi instansi, fasilitas memadai, dan biaya karantina terjangkau. Namun, masih ada faktor penghambat, seperti lemahnya budaya hukum karena keterbatasan anggaran untuk penyuluhan hukum. Penguatan pengawasan dan edukasi masyarakat diperlukan demi melindungi sumber daya alam dan ketahanan pangan nasional

    Social Deixis in Webtoon Omniscient Reader from 2020-2024: A Pragmatic Analysis

    No full text
    Social deixis is crucial to comprehending communication dynamics because it influences how people perceive and engage with one another in addition to reflecting the social relationships between speakers, listeners, and observers. The varieties of social deixis in the webtoon are identified using Levinson‘s theory (1983), and the functions of social deixis are examined using Huang‘s theory (2014). The Omniscient Reader webtoon is the subject of the investigation. In order to examine the data, a descriptive qualitative method was employed. The 30 data that this study generated are separated into two categories: social deixis kinds and functions. Relational and absolute social deixis are the two categories into which the various forms of social deixis fall. Speakers and references (Referent Honorifics) have four data points; speakers and recipients (Addressee Honorifics) have six; speakers and observers (Bystander or Audience Honorifics) have one; and speakers and setting (level of formality or social activity) have three. These are all examples of relational social deixis. Furthermore, there are four data points for permitted recipients and five data points for authorized speakers in absolute social deixis. The investigation also yielded seven data. Three of these facts serve to demonstrate respect for strangers, three serve to assert group cohesion, and one serve to indicate a higher social position and the distance between the speaker and the recipient. Studying how titles or other forms of address are used to express respect, civility and social rank disparities between speakers and listeners is essential to understanding social deixis. When discussing titles or forms of address with the other person, context is crucial to understanding the intended meaning of social deixis and avoiding misunderstandings

    3,607

    full texts

    8,735

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    University of Bangka Belitung Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇