University of Bangka Belitung Repository
Not a member yet
8735 research outputs found
Sort by
Analisis Kinerja Proyek Pembangunan Puskesmas Selindung Menggunakan Metode Earned Value Management
Proyek Pembangunan Puskesmas Selindung telah selesai, namun diperlukan evaluasi untuk menilai kinerjanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja serta mengidentifikasi item pekerjaan yang menyebabkan deviasi antara rencana dan realisasi progres. Data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi time schedule, Rencana Anggaran Biaya (RAB), laporan mingguan, biaya aktual, dan wawancara dengan pihak pelaksana proyek. Metode yang digunakan adalah metode Earned Value Management dengan indikator utama yaitu BCWS, BCWP, dan ACWP. Untuk menilai kinerja proyek digunakan indikator CV, SV, CPI, dan SPI. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai CPI ≥ 1 selama masa pelaksanaan, menandakan efisiensi dalam penggunaan biaya. Namun, nilai SPI < 1 di beberapa minggu menunjukkan adanya keterlambatan waktu. Meskipun, begitu proyek selesai tepat waktu. Item pekerjaan yang menyebabkan deviasi positif, antara lain pekerjaan persiapan, pondasi, atap, fasad, tangga, dan ruang pengambilan sampel infeksius. Sedangkan, item pekerjaan yang menyebabkan deviasi negatif, antara lain pekerjaan tanah dan urugan, pasangan batu gunung, arsitektural, sanitair, plumbing, bio septic tank, landscape, ruang pengambilan sampel infeksius, rehabilitasi IGD, dan tempat pembuangan sementara. Dengan demikian, metode EVM terbukti efektif dalam mengevaluasi kinerja proyek secara menyeluruh dan dapat dijadikan dasar evaluasi proyek serupa di masa mendatang
Pemanfaatan Limbah Styrofoam Sebagai Bahan Substitusi Pasir Dalam Pembuatan Genteng Beton
Genteng beton merupakan bahan bangunan yang berfungsi sebagai penutup atap yang terbuat dari beton dengan ukuran tertentu dan dibentuk sedemikian rupa. Genteng beton merupakan pilihan penutup atap yang baik, namun cenderung berat dan mahal. Penelitian ini dilakukan dengan memanfaatkan limbah styrofoam sebagai substitusi parsial pasir guna menghasilkan genteng beton yang lebih ringan namun tetap berkualitas tinggi dan memenuhi standar SNI 0096:2007. Metodologi penelitian meliputi pengujian kuat lentur, rembesan air, dan penyerapan air. Styrofoam digunakan sebagai substitusi pasir dengan persentase 0%, 5%, 10%, dan 15% dari volume pasir, dan pengujian dilakukan pada genteng beton berumur 28 hari sesuai SNI 0096:2007. Hasil penelitian menunjukan hasil pengujian sifat tampak genteng kurang halus, tidak terdapat retak halus atau cacat yang mempengaruhi sifat pemakaian genteng. Hasil pengujian kuat lentur diperoleh pada variasi 0% = 1.305,18 N, variasi 5% = 1.120,43 N, variasi 10% = 1.002,55 dan variasi 15% = 714,14 N. Hasil pengujian ketahanan rembesan tidak ditemukan rembesan pada variasi 0%, 5% dan 10%, namun terjadi rembesan pada variasi 15 %. Hasil pengujian penyerapan air diperoleh nilai rata-rata pada variasi 0% = 2,13%, variasi 5% = 2,37%, variasi 10% = 3,40% dan variasi 15% = 5,19%. Dari hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa penggunaan maksimum styrofoam pada variasi 10 %
Asuhan Keperawatan Jiwa Pada Pasien Skizofrenia Paranoid Dengan Diagnosa Keperawatan Harga Diri Rendah Kronis Melalui Intervensi Terapi Latihan Kemampuan Positif Diri
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya prevalensi skizofrenia di Indonesia, termasuk di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yang seringkali disertai dengan masalah harga diri rendah kronis pada pasien, sehingga menyebabkan mereka merasa tidak berguna dan meragukan kemampuannya. Tujuan umum dari penelitian ini adalah menerapkan kerangka berpikir ilmiah dalam asuhan keperawatan jiwa pada pasien skizofrenia paranoid dengan masalah harga diri rendah melalui intervensi terapi latihan kemampuan positif diri. Tujuan khususnya meliputi pengkajian, perumusan diagnosis, perencanaan intervensi, implementasi, dan evaluasi asuhan keperawatan jiwa. Rumusan masalah penelitian ini berfokus pada gambaran asuhan keperawatan jiwa terhadap pasien skizofrenia paranoid dengan harga diri rendah melalui intervensi terapi latihan kemampuan positif diri. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus terhadap dua pasien skizofrenia paranoid dengan masalah harga diri rendah. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Intervensi utama yang diberikan adalah promosi harga diri melalui terapi latihan kemampuan positif diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua klien mengalami peningkatan harga diri, mampu melakukan kegiatan secara mandiri, dan merasa lebih bangga terhadap diri mereka setelah intervensi. Kesimpulan dari studi kasus ini adalah bahwa terapi latihan kemampuan positif diri efektif dalam meningkatkan harga diri pada pasien skizofrenia paranoi
Constructing Power And Resistance: A Critical Discourse Analysis Of Victor Gao’s Rhetoric In The U.S.–China Tariff War
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kekuasaan dan perlawanan dikonstruksi melalui wacana publik Victor Gao dalam konteks perang tarif antara Amerika Serikat dan Tiongkok. Victor Gao, seorang akademisi dan komentator politik yang sering tampil di media internasional, memainkan peran penting dalam menyuarakan perspektif Tiongkok di panggung global. Menggunakan pendekatan Critical Discourse Analysis (CDA) model Teun A. Van Dijk, penelitian ini menelaah wacana Gao dari segi struktur teks, kognisi sosial, dan konteks sosial. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan analisis terhadap transkrip debat Victor Gao yang disiarkan di media internasional. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat total 36 data utama yang terklasifikasi ke dalam masing-masing dimensi CDA. Pada struktur teks, ditemukan 2 data pada level makrostruktur, 12 data pada superstruktur, dan 22 data mikrostruktur. Pada dimensi kognisi sosial dan konteks sosial yang menunjukkan akses wacana dan kekuasaan. Secara keseluruhan, Victor Gao secara konsisten membingkai Tiongkok sebagai aktor yang rasional dan pendukung perdagangan bebas, sementara Amerika Serikat digambarkan sebagai kekuatan dominasi yang merusak tatanan global. Strategi kebahasaan seperti repetisi, metafora, dan diksi ideologis digunakan untuk membangun citra Tiongkok sebagai pihak yang tertekan namun berdaya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa melalui wacana, aktor non-negara seperti Gao dapat mereproduksi ideologi nasional dan membentuk resistansi terhadap dominasi Barat dalam ranah wacana internasional
Ekosentrisme politik daerah bekas tambang (studi tentang pengelolaan danau Pading Desa Perlang)
Skripsi yang berjudul “Ekosentrisme Politik Daerah Bekas Tambang (Studi Tentang Pengelolaan Danau Pading Desa Perlang)” ini menganalisis implementasi prinsip Politik Hijau pada wisata yang ada di Desa Perlang, yakni Danau Pading. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan wisata Danau Pading (daerah pasca tambang) di Kabupaten Bangka Tengah dalam mencapai kawasan politik hijau. Metode yang digunakan dalam meneliti permasalahan tersebut adalah metode studi kasus, dengan jenis penelitian yakni penelitian kualitatif. Penelitian ini menggunakan kajian Green Politics atau Politik Hijau dalam menganalisis
pengelolaan wisata Danau Pading. Kesadaran dan keberlanjutan lingkungan telah mulai terwujud melalui upaya reboisasi dan transformasi lahan bekas tambang menjadi kawasan wisata yang memperhatikan aspek lingkungan berkelanjutan. Inisiatif ini didorong oleh kesadaran pemuda-pemudi Desa Perlang yang menyadari pentingnya pelestarian lingkungan untuk generasi mendatang. Meskipun demikian, masih terdapat keterbatasan dalam pemerataan akses ekonomi yang perlu mendapat perhatian lebih lanjut. Kerjasama antara POKDARWIS, BUMDES, Pemerintah
Desa, dan Dinas Pariwisata menciptakan sinergi yang mendukung keberlanjutan ekonomi dan ekologi. Dapat disimpulakan bahwa penting untuk mencerminkan kompleksitas transformasi lahan bekas pertambangan menjadi destinasi wisata berkelanjutan
Exploring The Language Of Fashion Through Conceptual Metaphor In Vogue Summer 2024 Magazine
Penelitian ini menggunakan Teori Metafora Konseptual untuk mengkaji penggunaan bahasa metaforis dalam majalah Vogue edisi Musim Panas 2024. Dengan melihat bagaimana fesyen menggunakan metafora untuk menyampaikan makna. Dengan mengacu pada kerangka teoretis Metafora Konseptual oleh Lakoff dan Johnson (2003) serta teori Fashion as Communication oleh Barnard (2002), penelitian ini membahas bagaimana metafora digunakan untuk membantu berpikir dan berkomunikasi dalam jurnalisme fesyen. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif untuk mengidentifikasi, mengklasifikasikan, dan menganalisis ungkapan-ungkapan metaforis dalam koleksi tulisan atau artikel yang dipilih. Studi ini menemukan total 40 data, yang dikategorikan ke dalam 22 metafora ontologis, 11 metafora struktural, dan 7 metafora orientasional. Ragam metafora tersebut selanjutnya diklasifikasikan berdasarkan kategori bahasa fesyen: 18 data sebagai Fashion as Individual Expression, 10 sebagai Fashion as Non-Verbal Language, 7 sebagai Fashion as Cultural Communication, dan 5 sebagai Fashion as Social Communication. Temuan menunjukkan bahwa metafora dalam pembahasan fesyen bukan sekadar hiasan kata, melainkan berperan penting dalam membantu memahami ide-ide abstrak seperti identitas, kecantikan, perawatan, dan emosi—menjadi pengalaman yang nyata dan mudah dipahami. Melalui penggunaan metaforis, Vogue menunjukkan bahwa fesyen bisa menjadi sarana untuk mengeskpresikan diri, menyampaikan narasi budaya, dan pengaruh emosional. Hasil penelitian ini menekankan pentingnya metafora dalam membentuk cara fesyen dikomunikasikan, dipahami, dan dialami secara emosional oleh pembaca
Pengaruh Budaya Organisasi, Motivasi Kerja Dan Lingkungan Kerja Fisik Terhadap Kinerja Pegawai Kantor Kecamatan Pangkalbalam Kota Pangkalpinang
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kajian tentang pengaruh budaya organisasi, motivasi kerja dan lingkungan kerja fisik terhadap kinerja pegawai Kantor Kecamatan Pangkalbalam Kota Pangkalpinang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena yang menunjukkan kinerja Kantor Kecamatan Pangkalbalam Kota Pangkalpinang masih belum optimal, dilihat dari LAKIN yang beberapa kegiatan belum tercapai secara maksimal. Belum maksimalnya kinerja pegawai diindikasikan dan dipengaruhi oleh budaya organisasi, motivasi kerja dan lingkungan kerja fisik di Kantor Kecamatan Pangkalbalam Kota Pangkalpinang.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 32 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode sampling jenuh. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah budaya organisasi, motivasi kerja dan lingkungan kerja fisik, sedangkan variabel terikatnya adalah kinerja pegawai. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa budaya organisasi dengan t hitung 2,788 > t tabel 1,701, motivasi kerja dengan t hitung 2,727 > t tabel 1,701, dan lingkungan kerja fisik dengan t hitung 2,945 > t tabel 1,701 secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai Kantor Kecamatan Pangkalbalam Kota Pangkalpinang. Hasil uji simultan menunjukkan bahwa budaya organisasi, motivasi kerja dan lingkungan kerja fisik secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai Kantor Kecamatan Pangkalbalam Kota Pangkalpinang dengan total f hitung 13,596 > f tabel 2,95
Evaluasi Karakteristik Dan Ketersediaan Ruang Parkir Di Pasar Kite Sungailiat
Kebutuhan ruang parkir di Pasar Kite Sungailiat meningkat seiring pertambahan jumlah kendaraan di Kabupaten Bangka yang tidak diimbangi dengan ketersediaan lahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik parkir dan menganalisis kebutuhan ruang parkir pada pasar tersebut agar fasilitas parkir dapat berfungsi optimal. Metode penelitian dilakukan dengan survei lapangan selama dua hari (Minggu dan Senin) pukul 03.00 – 14.00 WIB, melibatkan 8 surveyor yang ditempatkan di pintu masuk dan pintu keluar area parkir. Pengolahan data mengacu pada pedoman peraturan Direktorat Jendral Perhubungan Darat. Data primer yang diperlukan jumlah kendaraan, waktu masuk dan waktu keluar kendaraan, jumlah petak parkir dan data sekunder yang diperlukan yaitu denah Pasar Kite Sungailiat. Berdasarkan hasil penelitian karakteristik parkir yang dievaluasi yaitu didapatkan nilai rerata durasi parkir sepeda motor pada hari Minggu sebesar 0,996 jam (59 menit 42 detik) dan pada hari Senin sebesar 0,983 jam (59 menit). Nilai rerata durasi untuk kendaraan mobil penumpang pada hari Minggu sebesar 1,175 jam (70 menit 30 detik) dan pada hari Senin sebesar 1,493 jam (89 menit 36 detik). Nilai akumulasi parkir tertinggi untuk kendaraan sepeda motor sebesar 646 kendaraan dan mobil penumpang sebesar 63 kendaraan. Nilai volume parkir tertinggi untuk kendaraan sepeda motor sebesar 3592 kendaraan dan untuk mobil penumpang sebesar 360 kendaraan. Nilai tingkat pergantian parkir untuk kendaraan sepeda motor pada hari Minggu yaitu 0,705 kend/SRP/jam dan pada hari Senin yaitu 0,593 kend/SRP/jam. Nilai tingkat pergantian parkir untuk kendaraan mobil penumpang pada hari Minggu yaitu 0,564 kend/SRP/jam dan pada hari Senin yaitu 0,345 kend/SRP/jam. Nilai indeks parkir tertinggi untuk kendaraan sepeda motor sebesar 139,5% dan untuk kendaraan mobil penumpang sebesar 108,6%. Dan hasil analisis nilai kebutuhan ruang parkir yang dibutuhkan berdasarkan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat yaitu 216 SRP mobil penumpang dengan luasan 2706 m2, sehingga disarankan untuk penambahan lahan parkir di bagian belakang pasar
Asuhan Keperawatan Keluarga Pada Pasien Diabetes Melitus Kurang Dalam Memanfaatkan Fasilitas Kesehatan Melalui Intervensi Edukasi Kesehatan: Pentingnya Kontrol Rutin Dengan Masalah Keperawatan Defisit Pengetahuan
Diabetes Melitus atau Hiperglikemia adalah suatu keadaan di mana kadar glukosa darah puasa > 126 mg/dl dan kadar glukosa darah sewaktu > 200 mg/dL. Salah satu masalah keperawatan yang sering muncul adalah defisit pengetahuan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui peneraapan Asuhan Keperawatan Keluarga Pada Pasien Diabetes Melitus Kurang Dalam Memanfaatkan Fasilitas Kesehatan Melalui Intervensi Edukasi Kesehatan: Pentingnya Kontrol Rutin Dengan Masalah Keperawatan Defisit Pengetahuan. Dengan subyek penelitian dua pasien An. A dan Ny. H di wilayah kerja Puskesmas Pangkalbalam pada tanggal 30 Mei 2025 sampai 5 Juni 2025 dan 9 Juni 2025 sampai 14 Juni 2025. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, pemeriksaan fisik, dan media dokumentasi. Instrumen pengumpulan data menggunakan format pengkajian keperawatan keluarga dan lembar kuisioner. Hasil penelitian setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 6x kunjungan pada kedua pasien dengan tingkat pengetahuan meningkat yaitu Perilaku sesuai anjuran meningkat, Verbalisasi minat dalam belajar meningkat, Kemampuan menjelaskan pengetahuan tentang suatu topik meningkat,Pertanyaan tentang masalah yang dihadapi menurun, Persepsi yang keliru terhadapmasalah menurun, Perilaku sesuai dengan pengetahuan meningkat. Dapatdisimpulkan bahwa penerapan edukasi kesehatan pentingnya kontrol rutin pada An.A dan Ny. H dengan masalah keperawatan defisit pengetahuan berpengaruhterhadap tingkat pengetahuan pasien
Analisis Kapasitas Runway di Bandar Udara Depati Amir Pangkalpinang
Peningkatan kapasitas bandar udara menjadi krusial untuk memenuhi kebutuhan operasional dan mendorong pertumbuhan maskapai, terutama dalam melayani pergerakan pesawat dengan beragam tipe dan ukuran. Tujuan penelitian untuk menganalisis kondisi eksisting kapasitas runway pada tahun 2024, menganalisis kondisi kapasitas runway pada tahun 2044 dengan pesawat rencana, serta merencanakan layout runway dan taxiway pada tahun 2044 dengan pesawat rencana. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linier dengan bantuan Microsoft Excel untuk meramalkan pergerakan pesawat pada tahun 2044. Hasil penelitian bahwa untuk memenuhi standar operasional pesawat rencana Boeing 777- 300ER dan Airbus A330-300 hingga tahun 2044, diperlukan perpanjangan runway sepanjang 1009 meter dari kondisi eksisting. Pergerakan pesawat pada jam sibuk tahun 2044 diproyeksikan mencapai 9 pergerakan per jam, dengan kapasitas runway sekitar 51 operasi/jam untuk kondisi VFR dan 50 operasi/jam untuk kondisi IFR, berdasarkan nilai mix index 130