University of Bangka Belitung Repository
Not a member yet
    8735 research outputs found

    Nanoemulsi Minyak Atsiri Limbah Jeruk Kunci (Citrus x mircocarpa Bunge) Sebagai Antibakteri Escherichia coli Dan Staphylococcus aureus

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah jeruk kunci ( Citrus x microcarpa Bunge) sebagai sumber minyak atsiri yang diformulasikan dalam bentuk nanoemulsi dan diuji aktivitas antibakterinya terhadap bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Minyak atsiri diekstraksi menggunakan metode destilasi uap-air, kemudian dikarakterisasi melalui uji organoleptik, analisis GC-MS, dan pengukuran bobot jenis. Hasil analisis menunjukkan bahwa minyak atsiri limbah jeruk kunci memiliki rendemen sebesar 0,36%, bobot jenis 0,840 g/mL, dan kandungan utama limonen (88,09%), β-mirsena (3,75%), serta germakren (1,23%). Nanoemulsi diformulasikan dengan variasi konsentrasi minyak atsiri dan diuji karakteristik fisiknya, meliputi ukuran partikel, pH, viskositas, tipe emulsi, serta stabilitas fisik. Uji aktivitas antibakteri dilakukan menggunakan metode difusi cakram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nanoemulsi minyak atsiri limbah jeruk kunci, terutama pada formulasi dengan konsentrasi 60%, efektif menghambat pertumbuhan E.coli dan S. aureus dengan zona hambat masing-masing 9 mm dan 7,5 mm (kategori sedang). Penelitian ini menunjukkan potensi pengembangan nanoemulsi minyak atsiri limbah jeruk kunci sebagai agen antibakteri alami yang ramah lingkungan dan bernilai tambah

    Peningkatan Nilai CBR (California Bearing Ratio) Tanah Lempung Menggunakan Pasir Dan Abu Serabut Kelapa Untuk Subgrade Jalan

    No full text
    Tanah lempung  adalah tipe tanah yang memiliki plastisitas yang tinggi dan kemampuan mendukung yang rendah, sehingga tidak ideal untuk digunakan sebagai lapisan dasar (subgrade) jalan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dampak substitusi pasir serta penambahan abu serabut kelapa terhadap peningkatan nilai California Bearing Ratio (CBR) pada tanah lempung. Sampel tanah diperoleh dari Desa Mendo, Kabupaten Bangka Belitung, dengan variasi campuran terdiri dari tanah lempung, 15% pasir, dan abu serabut kelapa sebanyak 5%, 7,5%, serta 10%. Proses pengujian dilaksanakan di laboratorium Jurusan Teknik sipil, perencanaan dan perancangan, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Bangka Belitung dengan menggunakan metode CBR yang terendam (soaked) dengan variasi energi pemadatan 10,30, dan 65 tumbukan. Nilai CBR tanah asli adalah 5,625%, campuran tanah lempung yaitu tanah lempung +15% pasir + 5% abu serabut kelapa yaitu sebesar 9,375%% dengan jumlah pukulan sebanyak 65, campuran tanah lempung yaitu tanah lempung +15% pasir +7,5% abu serabut kelapa yaitu sebesar 10,050% dengan jumlah pukulan sebanyak 65, campuran tanah lempung yaitu tanah lempung +15% pasir + 10% abu serabut kelapa yaitu sebesar 11,625% dengan jumlah pukulan sebanyak 65. Dari hasil penelitian diketahui bahwa substitusi pasir dan penambahan abu serabut kelapa pada tanah lempung dapat memberikan pengaruh peningkatan nilai pada CBR tanah. Nilai tertinggi yang didapat DDT (Daya Dukung Tanah) untuk subgrade jalan yaitu 6,281% dari nilai daya dukung tanah asli yang didapat hanya 4,540%. Menurut bina marga tahun 2006 peningkatan nilai DDT (Daya Dukung Tanah) sebesar 6,281% tersebut bisa dijadikan untuk subgrade jalan dikarenakan nilai sudah memenuhi persyaratan yaitu

    Analisis yuridis kewenangan mahkamah konstitusi dalam pembentukan norma positive legislature pada putusan Mahkamah Konstitusi NO. 90/PUU-XXI/2023

    No full text
    Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 90/PUU-XXI/2023 menuai perdebatan konstitusional karena dianggap menyisipkan norma baru mengenai syarat usia calon presiden dan wakil presiden yang sebelumnya tidak dirumuskan dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Kondisi ini memunculkan pertanyaan mengenai batas kewenangan Mahkamah Konstitusi dalam melakukan pengujian Undang-Undang terhadap Undang-Undang Dasar 1945 dan dampak putusan tersebut terhadap pelaksanaan pemilu periode selanjutnya. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab dua rumusan masalah, yaitu: (1) Bagaimana batas kewenangan Mahkamah Konstitusi dalam memutus uji materiil berdasarkan hukum acara Mahkamah Konstitusi, dan (2) Apakah putusan Mahkamah Konstitusi yang bersifat legislature sesuai dengan konstitusi UUD 1945 negara Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan Peraturan Perundang-undangan, teori hukum, dan perbandingan praktik ketatanegaraan di beberapa negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mahkamah Konstitusi, berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945 dan Undang-Undang Mahkamah Konstitusi, seharusnya hanya berperan sebagai negative legislator yang membatalkan norma yang bertentangan dengan konstitusi, bukan menciptakan norma baru. Namun, dalam putusan No. 90/PUU-XXI/2023, Mahkamah Konstitusi dinilai telah melakukan constitutional construction yang menghasilkan norma substantif baru melalui tafsir bersyarat. Hal ini dipandang melampaui batas kewenangan dan berpotensi mengganggu prinsip checks and balances serta kepastian hukum. Implikasi dari putusan ini mencakup ketidakpastian regulasi kepemiluan, kemungkinan konflik politik, serta preseden berbahaya bagi pembatasan kekuasaan lembaga yudikatif. Oleh karena itu, Mahkamah Konstitusi disarankan untuk lebih berhati-hati dalam mengembangkan tafsir konstitusional agar tidak melampaui fungsi yudisial, sementara pembentuk Undang-Undang perlu lebih proaktif dan partisipatif dalam mengakomodasi kebutuhan perubahan hukum melalui jalur legislasi yang sah

    Analisis pemindahan narapidana Serge Areski Atlaoui dari Indonesia ke Perancis dalam perspektif hukum internasional

    No full text
    Penelitian ini didasarkan pada praktik umum terkait kerja sama hukum antar negara dibidang pidana terutama pemindahan narapidana antarnegara atau Transfer of Sentenced Persons. Pengaturan universal yang mengikat terkait Transfer of Sentenced Persons sampai saat ini belum ada sehingga menyebabkan kekosongan hukum bagi negara yang tidak memiliki instrumen hukum baik nasional maupun perjanjian internasional formal, seperti Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemindahan narapidana antar negara yang telah dilakukan oleh Indonesia dengan negara lain. Penelitian ini membahas keabsahan pemindahan narapidana asing dari Indonesia ke negara asalnya dan hukum internasional terkait pengaturan praktis yang digunakan indonesia dan negara asal narapidana untuk memindahkan narapidana tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan, menganalisis dokumen-dokumen hukum seperti Model Agreement on the Transfer of Foreign Prisoners 1985, Convention on the Transfer of Sentenced Persons 1983, United Nations Convention Against Transnational Organized Crime 2000, dan Vienna Convention on the Law of Treaties 1969. Hasil penelitian menunjukan bahwa, 1) pemindahan narapidana Serge Areski Atlaoui dari Indonesia ke negara asalnya memenuhi beberapa prinsip umum resolusi model agreement, tetapi terdapat dua prinsip umum lain yang tidak terpenuhi. Namun pemindahan Serge tetap dapat dilakukan karena resolusi hanya sebuah mekanisme soft law dan dilain sisi juga terdapat alasan kemanusian, itikad baik, dan resiprositas antar dua negara. 2) Pengaturan praktis pemindahan narapidana Serge Areski Atlaoui antara Indonesia dan Perancis memang merupakan perjanjian, tetapi tidak memenuhi syarat perjanjian internasional formal yang mengatur tentang pemindahan narapidana asing

    Pertarungan wacana pendidikan seks bagi anak dalam film OMG 2: konstruksi pengetahuan tradisional India vs pengetahuan modern Barat

    No full text
    Pendidikan seks bagi anak hingga kini masih menjadi isu yang diperdebatkan, terutama karena dianggap tabu dan sering berbenturan dengan nilai budaya maupun agama. Film OMG 2 (2023) karya Amit Rai merepresentasikan isu ini melalui pertarungan wacana antara pengetahuan tradisional India yang bersumber dari ajaran Hindu kuno dengan pengetahuan modern Barat yang cenderung menutup pembicaraan mengenai seksualitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pertarungan wacana pendidikan seks direpresentasikan dalam film OMG 2. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Analisis Wacana Kritis (AWK) model Teun A. Van Dijk, yang mencakup tiga dimensi utama: struktur teks, kognisi sosial, dan konteks sosial. Data primer diperoleh melalui observasi langsung terhadap film OMG 2, sementara data sekunder dikumpulkan dari literatur akademik, artikel, dan dokumen yang relevan. Analisis dilakukan dengan mengkaji lima adegan utama yang menggambarkan perdebatan mengenai pendidikan seks, baik melalui dialog, pilihan kata, maupun konstruksi narasi visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada dimensi struktur teks, film ini memproduksi wacana pendidikan seks melalui oposisi tokoh Kanti dan Kamini di ruang persidangan. Kanti, dengan dukungan figur Ilahi, menghadirkan argumen berbasis kitab-kitab Hindu kuno yang menekankan keterbukaan, sedangkan Kamini mewakili pandangan konservatif yang menganggap pendidikan seks sebagai ancaman moral. Pada dimensi kognisi sosial, film ini merefleksikan ketegangan kultural dalam masyarakat India: antara warisan tradisi yang sesungguhnya pernah terbuka terhadap seksualitas dengan konstruksi sosial modern yang men-tabukan seks akibat pengaruh kolonialisme dan nilai konservatif. Transformasi tokoh Kanti dari seorang ayah religius konservatif menjadi pembela keterbukaan pendidikan seks juga mencerminkan pergeseran pola pikir kolektif masyarakat. Pada dimensi konteks sosial, film ini berfungsi sebagai kritik terhadap minimnya edukasi seks di India yang berkontribusi pada tingginya kasus pelecehan anak, sekaligus menjadi refleksi bagi masyarakat lain, termasuk Indonesia, yang menghadapi problem serupa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa OMG 2 hadir sebagai medium edukasi dan kritik sosial. Film ini menantang hegemoni wacana tabu dengan menegaskan pentingnya pendidikan seks sejak dini sebagai bentuk perlindungan anak dan penguatan kesadaran kolektif

    Analisis tingkat pencemaran berdasarkan kelimpahan fitoplankton menggunakan indeks saprobik di Sungai Telang Desa Bakam Kabupaten Bangka

    No full text
    Pemantauan kualitas air sungai penting untuk mengetahui tingkat cemaran. Fitoplankton dapat dijadikan sebagai bioindikator karena sensitif terhadap perubahan lingkungan. Penelitian di Sungai Telang, Desa Bakam, Kabupaten Bangka, bertujuan menganalisis kelimpahan fitoplankton dan status cemaran berdasarkan indeks saprobitas. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei tahun 2025 dengan membagi lokasi penelitian menjadi 3 titik stasiun, menggunakan metode purposive sampling. Parameter kualitas air yang diukur meliputi suhu, kecerahan, oksigen terlarut (DO), dan pH secara in situ, sedangkan nitrat, fosfat, TSS, dan fitoplankton dianalisis di laboratorium. Kelimpahan fitoplankton berkisar antara 2.013 – 5.567 ind/L, termasuk kategori sedang. Indeks saprobitas menunjukkan status cemaran Sungai Telang berkisar dari tercemar ringan hingga sangat berat, dengan nilai indeks saprobitas berkisar 0,0 sampai -1,6. Stasiun 1 memiliki nilai cemaran terendah (0,0), sedangkan stasiun 2 dan 3 menunjukkan nilai lebih tinggi (-0,6 dan -1,6). Parameter kualitas air menunjukkan rentang nilai suhu 26,3-27,6°C, pH 5,3-6,3 mg/L, DO 3,9-6,3 mg/L, TSS 27,06-39,46 mg/L, kecerahan 77,1-84,6 cm, arus 0,10-0,15 m/s, nitrat 0-2 mg/L, fosfat 0-0,08 mg/L. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kelimpahan fitoplankton di Sungai Telang memiliki status kelimpahan sedang, dan status cemaran dari cemaran sedang hingga sangat berat. Hasil ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pemerintah untuk pengawasan limbah industri serta dapat dijadikan acuan pada penelitian selanjutnya

    Pemeriksaan Kualitas Air dan Identifikasi Bakteri Coliform di Sungai Bumang Desa Kemuja Kecamatan Mendo Barat

    No full text
    Penggunaan air bersih meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk. Penggunaan air yang berlebihan dapat memengaruhi penurunan kualitas air. Penurunan kualitas air dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk limbah rumah tangga, limbah industri, penggunaan bahan kimia dalam pertanian, serta keberadaan bakteri patogen dalam air. Kualitas air dapat dilihat berdasarkan karakteristik fisik, kimia, dan biologisnya. Salah satu parameter penting untuk menentukan kualitas air adalah kandungan bakteri Coliform. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kualitas air berdasarkan parameter fisik, kimia, dan biologis, serta mengidentifikasi bakteri Coliform di Sungai Bumang, Desa Kemuja, Kecamatan Mendo Barat. Penelitian ini dilakukan dengan mengukur parameter fisik, kimia, dan biologis, serta mengidentifikasi bakteri Coliform. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa parameter fisik meliputi suhu, bau, warna, dan TDS masih memenuhi baku mutu kualitas air untuk higiene sanitasi berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 32 Tahun 2017. Parameter kimia yang meliputi pH, nitrat, dan surfaktan juga masih memenuhi baku mutu kualitas air untuk higiene sanitasi berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 32 Tahun 2017, sedangkan DO, BOD, dan COD masih memenuhi baku mutu kualitas air berdasarkan PP No. 82 Tahun 2001. Parameter biologis, yaitu kandungan Coliform dalam air Sungai Bumang, masih memenuhi baku mutu berdasarkan PP No. 82 Tahun 2001 karena masih berada di bawah ambang batas yang ditetapkan, yaitu 5000 MPN/100 ml. Terdapat 3 genus bakteri Coliform yang ditemukan dan berasal dari famili Enterobacteriaceae, yaitu Escherichia, Enterobacter, dan Klebsiella. Selain itu, terdapat 1 genus bakteri non Coliform yaitu Shigella

    Pengaruh Pemanfaatan Cangkang Kepiting Sebagai Substitusi Semen Terhadap Kuat Tekan Mortar

    No full text
    Semen yang digunakan pada mortar terbuat dari bahan kapur yang tidak dapat diperbaharui dan produksi menyumbang sekitar 8% dari total emisi gas rumah kaca global yang berkontribusi signifikan terhadap pemanasan global. Oleh karena itu, bahan alternatif yang lebih ramah lingkungan sangat dibutuhkan untuk mengurangi penggunaan material semen sebagai bahan ikat dalam hal ini cangkang kepiting (Carpilius maculatus) karena tingginya kandungan kalsium oksida (CaO). Tujuan dari penelitian ini adalah yang pertama Untuk menganalisis pengaruh substitusi cangkang kepiting terhadap kuat tekan mortar, yang kedua Untuk menganalisis persentase cangkang kepiting sebagai substitusi semen untuk mendapatkan kuat tekan tertinggi pada campuran mortar. perencanaan campuran mortar yang digunakan mengacu pada SNI 03-6825-2002. Variasi substitusi yang digunakan adalah 0%, 3%, 6%, 9%, 12%, dan 15% dari berat semen. Pengujian kuat tekan pada mortar dilakukan pada umur 7 dan 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pada umur 7 hari, substitusi 3%, 6%, dan 9% meningkatkan kuat tekan masing-masing sebesar 2,703%, 16,216%, dan 10,811%, sedangkan 12% dan 15% menurun sebesar 1,351% dan 24,424% dibanding mortar biasa. Pola serupa terjadi pada umur 28 hari. Kuat tekan tertinggi diperoleh pada substitusi 6%, yaitu 5,733 MPa pada 7 hari dan 10,267 MPa pada 28 hari. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan cangkang kepiting sebagai bahan substitusi semen dapat meningkatkan kuat tekan mortar tetapi tidak digunakan secara berlebihan karena bisa menurunkan kuat tekan mortar

    Pengaruh Komitmen Organisasi dan Motivasi Kerja Terhadap Disiplin Kerja Pegawai Pada Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

    No full text
    Penelitian ini dilatar belakangi oleh pencapaian disiplin kerja yang belum maksimal, yang disebabkan oleh naik turunnya tingkat kehadiran dan keterlambatan pegawai di instansi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis mengenai Komitmen Organisasi dan Motivasi Kerja terhadap Disiplin Kerja Pegawai pada Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 44 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS), yang ditentukan dengan menggunkan metode sampel jenuh. Model analisis yang digunakan yaitu model analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Komitmen Organisasi dan Motivasi Kerja secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap Disiplin Kerja pegawai pada Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Hasil uji secara simultan Komitmen Organsasi dan Motivasi Kerja secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap Disiplin Kerja pegawai pada Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

    Pengaruh leadership style dan work culture terhadap work satisfaction dan performance karyawan PT Cinda Karya Media

    No full text
    Peningkatan kinerja karyawan menjadi krusial bagi perusahaan dalam menjaga daya saing, terutama di sektor periklanan yang dinamis dan kompetitif. PT Cinda Karya Media sebagai perusahaan advertising memahami bahwa kepemimpinan dan budaya kerja memainkan peran penting dalam memengaruhi kepuasan kerja dan kinerja karyawan. Dalam upaya untuk tetap kompetitif, perusahaan ini berupaya memahami seberapa besar pengaruh Leadership Style dan Work Culture terhadap Performance, serta peran Work Satisfaction sebagai faktor moderator. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh Leadership Style dan Work Culture terhadap kinerja karyawan di PT Cinda Karya Media, serta mengevaluasi Work Satisfaction sebagai variabel moderator. Metode penelitian menggunakan analisis regresi linier berganda dengan responden dari karyawan di kantor pusat dan beberapa cabang perusahaan. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan wawasan untuk peningkatan efektivitas kepemimpinan dan budaya kerja, sekaligus menjadi dasar strategi manajemen sumber daya manusia yang optimal di lingkungan perusahaan advertising. Hasil penelitian ini diharapkan mampu memberikan kontribusi teoretis dalam bidang Manajemen Sumber Daya Manusia, khususnya terkait peran Leadership Style, Work Culture, dan Work Satisfaction dalam mendukung kinerja optimal karyawan

    3,607

    full texts

    8,735

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    University of Bangka Belitung Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇