University of Bangka Belitung Repository
Not a member yet
8735 research outputs found
Sort by
Studi eksperimentale elektrolisis menggunakan variasi elektrolit terhadap produksi gas hidrogen (H2)
Gas hidrogen (H2) merupakan gas ringan dan bebas polusi udara, digunakan sebagai energi kimia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui volume gas hidrogen yang dihasilkan oleh elektrolizer yang ditampung pada tabung penampung bervolume. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dimana pengujian dilakukan dengan 4 variasi larutan elektrolit yang berbeda. Volume katalisator soda api (NaOH) sebanyak 8 gr untuk setiap pengujian dimana pada pengujian pertama hanya menggunakan 800 ml elektrolit air gambut, pengujian kedua hanya menggunakan 800 ml elektrolit air tawar, sedangkan pada pengujian ketiga menggunakan campuran 750 ml elektrolit air gambut dan 50 ml elektrolit air jeruk kunci, dan pengujian keempat menggunakan campuran 750 ml elektrolit air tawar dan 50 ml elektrolit air jeruk kunci. Hasil yang didapatkan adalah air gambut murni tanpa campuran dengan volume gas hidrogen tertinggi sebesar 128,3 ml pada waktu elektrolisis 5 menit, dan 263,3 ml pada waktu elektrolisis 10 menit, dan volume gas hidrogen terendah terdapat pada campuran elektrolit air tawar dengan air jeruk kunci yaitu 60 ml pada waktu elektrolisis 5 menit, dan 128 ml pada waktu elektrolisis 10 menit. Dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa elektrolit air gambut murni menghasilkan volume gas hidrogen paling tinggi diantara semua variasi elektrolit
Analisis zat pengawet formalin pada ikan asin di pasar tradisional Kota Pangkalpinang
Formaldehid atau yang biasa kita kenal formalin adalah salah satu zat tambahan yang dilarang dalam makanan. Berdasarkan hasil uji klinis, dosis toleransi tubuh manusia pada pemakaian secara terus-menerus untuk formalin sebesar 0,2
miligram per kilogram berat badan. Ikan asin rentan ditambahkan formalin oleh pedagang yang nakal dikarenakan jangka simpan ikan asin yang cukup lama sehingga ditambahkan formalin agar tidak terjadi pembusukan. Dalam penelitian ini diambil tiga pasar untuk dilakukan pengujian yaitu pasar pagi kampung melayu, pasar jalan trem, dan pasar kampung asam. Ketiga pasar tersebut merupakan pasar yang cukup besar dan lengkap yang ada di kota Pangkalpinang. Dari pasar tersebut diambil sampel ikan asin teri medan, ikan asin teri jengki dan ikan asin teri medan. Metode yang digunakan
adalah metode kualitatif dan kuantitatif. Hasil pemeriksaan sampel ikan asin teri medan, dan ikan asin teri jengki di Pasar Tradisional Kota Pangkalpinang yang meliputi
Pasar Pagi Kampung Melayu, Pasar Jalan Trem dan Pasar Kampung Asam menggunakan uji kualitatif formalin test kit tidak mengandung formalin. Ikan asin belanak di Pasar Tradisional Kota Pangkalpinang yang meliputi Pasar Pagi Kampung Melayu, dan Pasar Jalan Trem menggunakan uji kualitatif formalin test kit tidak mengandung formalin, sedangkan di pasar kampung asam yang diduga mengandung
formalin. Kemudian ikan asin belanak yang diduga mengandung formalin di uji lanjut menggunakan metode kuantitatif dan didapatkan hasil akhir 0 mg/l yang artinya tidak
mengandung formalin
Analisis hukum terhadap perusakan papan nama cagar budaya di kawasan Bukit Menumbing ditinjau dari undang-undang nomor 11 tahun 2010 tentang cagar budaya
Perusakan Papan Nama cagar budaya merupakan perusakan pada bagian integral dari sistem pelestarian cagar budaya dan memiliki nilai hukum, edukatif, serta simbolis yang penting dalam menjaga identitas kawasan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbuatan perusakan papan nama cagar budaya di Kawasan Bukit Menumbing dan untuk mengkaji penafsiran hukum yang digunakan dalam penyelesaian masalah perusakan papan nama cagar budaya di Kawasan Bukit Menumbing sesuai dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian normatif dengan menggunakan metode pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusakan papan nama di Kawasan Cagar Budaya Bukit Menumbing merupakan pelanggaran yang seharusnya ditindak berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya. Melalui penafsiran hukum yang komprehensif, papan nama termasuk dalam objek yang dilindungi, karena keberadaannya masih berada di lingkup kawasan cagar budaya serta sebagai identitas cagar budaya itu sendiri. Sehingga tindakan tersebut memiliki konsekuensi hukum serius dan perlu ditangani sesuai ketentuan hukum khusus
Peran pemerintah daerah dalam penyediaan tenaga pengajar sebagai wujud perlindungan dan pemenuhan hak pendidikan penyandang disabilitas di Kota Pangkalpinang
Penyandang disabilitas memiliki hak untuk mendapatkan tenaga pengajar yang berkualitas memiliki kualifikasi serta mengetahui cara memperlakukan peserta didik dengan disabilitas namun permasalahan yang dihadapi di Kota Pangkalpinang jumlah penyediaan tenaga pengajar belum terpenuhi. Berdasarkan Peraturan Daerah Kota Pangkalpinang Nomor 12 Tahun 2019 Tentang perlindungan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana pelaksanaan perlindungan dan pemenuhan hak pendidikan bagi penyandang disabilitas di Kota Pangkalpinang dan upaya yang dilakukan Pemerintah Daerah Kota Pangkalpinang untuk memenuhi ketersediaan tenaga pengajar di sekolah inklusi guna perlindungan dan pemenuhan hak pendidikan bagi penyandang disabilitas. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis empiris, pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data melalui wawancara secara mendalam dan observasi (pengamatan). Hasil penelitian ini berupa bahwa pelaksanaan perlindungan dan pemenuhan hak pendidikan bagi penyandang disabilitas di Kota Pangkalpinang untuk pendidikan inklusi di Kota Pangkalpinang sudah berjalan hanya saja masih menghadapi berbagai tantangan. Salah satunya adalah tidak adanya penyediaan tenaga pengajar di sekolah-sekolah inklusi. Banyak fasilitas pendidikan yang belum dilengkapi dengan sarana pendukung bagi penyandang disabilitas. Kedua, upaya yang dilakukan Pemerintah Daerah Kota Pangkalpinang yaitu Pemerintah Daerah Kota Pangkalpinang melakukan pelatihan kepada tenaga pengajar yang ada di sekolah inklusi untuk menangani siswa yang disabilitas
Prediksi harga komoditas neras menggunakan metode extreme learning machine di Kabupaten Bangka Selatan
Salah satu komoditas pertanian yang sangat berpengaruh di Kabupaten Bangka Selatan adalah beras. Beras merupakan komoditas strategis yang berdominan dibidang ekonomi seperti kebijakan pemerintah dan sosial politik. Harga beras di Kabupaten Bangka Selatan sering mengalami fluktuasi yang tidak menentu yang dapat mempengaruhi kesejahteraan masyarakat. Untuk membantu memprediksi harga beras di masa depan, penelitian ini menggunakan metode Extreme Learning Machine (ELM), yaitu algoritma pembelajaran mesin berbasis jaringan syaraf yang dikenal cepat dan akurat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa arsitektur jaringan ELM yang terbaik dalam memprediksi harga beras kualitas medium 1 adalah 2-2-1 dengan nilai MAPE saat proses training sebesar 1,2094% dan nilai MAPE sebesar 0,4294% saat proses testing. Selain itu, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa arsitektur jaringan ELM terbaik dalam memprediksi harga beras kualitas medium 2 adalah 4-4-1 dengan nilai MAPE saat proses training sebesar 1,5162% dan nilai MAPE sebesar 0,6145% saat proses testing. Berdasarkan hasil prediksi yang diperoleh, harga beras kualitas medium 1 dan beras kualitas medium 2 menunjukkan pola tren naik selama beberapa bulan kedepan. Hal ini mengindikasikan bahwa harga beras kualitas medium akan mengalami inflasi yang perlu segera diantisipasi oleh pemerintah agar tidak berdampak pada stabilitas ekonomi di Kabupaten Bangka Selatan
Identifikasi Spesies Ikan Sepatung (Pristolepis grooti) Asal Sungai Bumang Kabupaten Bangka Melalui Gen Cytochrome C Oxidase Sub Unit 1 (CO1) dan Karakteristik Morfologi
Ikan Sepatung adalah salah satu ikan lokal yang terdapat di Sungai Bumang Kabupaten Bangka dan belum dilakukan identifikasi molekuler didaerah tersebut sehingga masih belum diketahui spesiesnya.Ikan Sepatung ada dua jenis spesies yaitu Pristolepis grootii dan Pristolepis fasciata, keberadaan kedua spesies ini di alam membuat sulit untuk mengetahui perbedaaan kedua jenis spesies tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui spesies ikan sepatung asal Sungai Bumang Kabupaten Bangka melalui identifikasi molekuler berdasarkan DNA Barcoding dan karakteristik morfologi. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif eksploratif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Ikan Sepatung Asal Sungai Bumang Kabupaten Bangka memiliki karakter morfologi dengan bentuk tubuh pipih agak cembung, warna tubuh sedikit putih dan kuning kecoklatan, sirip perut tidak mencapai lubang anal, bentuk ekor membundar serta bentuk mulut terminal. Garis linea lateralis (LL) lengkap terputus dengan 3,5 sisik antara gurat sisi dan pertengahan sirip punggung, profil punggung bagian depan sedikit mencembung serta memiliki bagian sirip perut yang tidak mencapai lubang anal. Hasil pengamatan karakteristik morfologi diduga menunjukkan bahwa ikan sepatung Asal Sungai Bumang Kabupaten Bangka adalah spesies Pristolepis grooti. Hasil jumlah jarijari keras sirip dorsal sebanyak 13 dan jari-jari lemah 16, jari-jari keras sirip anal 3 dan jari-jari lemah 7, jari-jari keras sirip ventral 1 dan jari-jari lemah 5, sedangkan jumlah jarijari lemah sirip pektoral sebanyak 14 dan jari-jari lemah sirip caudal sebanyak 14 serta jumlah sisik linea lateralis sebanyak 23-24. Sedangkan berdasarkan rekontruksi pohon filogenetik menunjukkanketiga sampel ikan sepatung asal Sungai Bumang berada dalam satu garis keturunan yang sama dan berkerabat dekat dengan Pristolepis fasciata sebagai kerabat satu genusnya
Strategi pemerintah dalam mendukung trend festival kuliner di Pangkalpinang
Penelitian yang berjudul “Strategi Pemerintah Dalam Mendukung Trend Festival Kuliner Di Pangkalpinang” ini berfokus pada peran pemerintah dalam mendukung festival kuliner dengan melihat inovasi dan dinamika yang terjadi dalam trend festival kuliner yang ada di Kota Pangkalpinang, tepatnya fokus utama penelitian ini terletak pada 2 lokasi yaitu Alun-Alun Taman Merdeka dan di Taman Dealova. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sejauh mana inovasi dan peran pemerintah dalam pelaksaan festival kuliner, dinamika apa saja yang terjadi dalam pelaksanaan trend festival kuliner dan, serta tantangan apa saja yang dihadapi dalam festival kuliner dengan menerapkan pendekatan teori difusi inovasi yang dikemukakan oleh Rogers (1983) yang menguraikan empat elemen utama untuk menilai difusi inovasi: Inovasi, Saluran Komunikasi, Jangka Waktu, Sistem Sosial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemerintah Kota Pangkalpinang dalam mengembangkan trend festival kuliner ditunjukkan melalui upaya menghadirkan berbagai produk kekinian dari pelaku UMKM yang tidak tersedia secara rutin di hari-hari biasa, hal ini merupakan inovasi yang menarik minat masyarakat, akan tetapi apabila inovasi dalam penyelenggaraan festival kuliner terlalu sering dilaksanakan menimbulkan kejenuhan pasar serta melemahkan daya tarik acara festival kuliner di Pangkalpinang. Inovasi pada festival kuliner yang diadakan oleh pemerintah di Kota Pangkalpinang juga masih belum optimal. Peran pemerintah Kota Pangkalpinang sendiri melalui dukungan dalam anggaran, fasilitas pelatihan, perizininan. Dalam anggaran pemerintah juga memerlukan perencanaan yang lebih matang dalam mengatur anggaran, agar tidak terjadinya penundaan program-program kerja, karena tantangan utama dalam penyelenggaraan festival kuliner terletak pada keterbatasan dan ketiaksiapan anggaran dari pemerintah Kota Pangkalpinang
Sistem informasi inventaris barang berbasis website pada PT Indonesia Comnets Plus Kantor Perwakilan Bangka Belitung
PT Indonesia Comnets Plus Kantor Perwakilan Bangka Belitung menghadapi tantangan dalam pengelolaan inventaris gudang yang masih manual, yang menyebabkan kesulitan dalam pencatatan data barang masuk dan keluar, serta pemantauan stok. Hal ini sering mengakibatkan selisih data dan ketidakefisienan. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sebuah sistem informasi inventaris gudang berbasis website. Sistem ini dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL, dengan mengimplementasikan metode pengembangan sistem Extreme Programing. Metode Extreme Programing dipilih karena pendekatannya yang sistematis dan terstruktur, yang memungkinkan setiap tahapan pengembangan (analisis, desain, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan) dilakukan secara berurutan. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah sistem informasi inventaris gudang berbasis website yang diharapkan dapat mempermudah proses pencatatan barang masuk dan keluar, mengelola data stok, serta menyajikan laporan inventaris secara akurat dan efisien, sehingga meminimalkan kesalahan dan meningkatkan produktivitas PT Indonesia Comnets Plus Kantor Perwakilan Bangka Belitung
Asuhan Keperawatan Pada Pasien Post Partum Spontan Melalui Intervensi Senam Nifas Dengan Masalah Keperawatan Ketidaknyamanan Pasca Partum
Post partum adalah adalah periode setelah plasenta lahir hingga organ reproduksi pulih. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran asuhan keperawatan pada ibu post partum spontan melalui intervensi senam nifas dengan masalah keperawatan ketidaknyamanan pasca partum di Rumah Sakit Ibu dan Anak Muhaya Pangkalpinang pada tanggal 21 Mei s.d 05 Juni 2025. Metode yang digunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus meliputi pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi dan evaluasi. Pengumpulan data dengan observasi, wawancara pemeriksaan fisik, dan metode dokumentasi. Instrumen pengumpulan data menggunakan format pengkajian keperawatan ibu post partum. Hasıl penelitian setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 3x24 jam pada kedua pasien dengan masalah ketidaknyamanan pasca partum membaik yaitu keluhan tidak nyaman menurun, meringis menrurun dan kontraksi uterus menurun. Dapat disimpulkan bahwa masalah utama pada Ny. S dan Ny. R ibu post partum spontan yaitu ketidaknyamanan pasca partum teratasi dengan pemberian tindakan keperawatan senam nifas
Efisiensi Adsorpsi Logam Fe dan Zn Pada Air Kolong Timah Menggunakan Komposit Fe3o4/Karbon Aktif Limbah Ampas Kopi
Penelitian mengenai efisiensi adsorpsi ion logam Fe3+ dan Zn2+ pada air kolong timah telah dilakukan menggunakan komposit Fe3O4/karbon aktif ampas kopi. Penelitian bertujuan untuk menganalisis karakterisitik komposit Fe3O4/karbon aktif ampas kopi menggunakan FTIR, XRD dan SEM, menganalisis pengaruh waktu kontak terhadap efisiensi adsorpsi ion logam Fe3+ dan Zn2+ oleh komposit Fe3O4/karbon aktif ampas kopi, serta menganalisis efisiensi adsorpsi ion logam Fe3+ dan Zn2+ pada air kolong timah oleh komposit Fe3O4/karbon aktif ampas kopi. Hasil FTIR, XRD dan SEM menunjukkan bahwa komposit Fe3O4/karbon aktif ampas kopi berhasil disintesis. Berdasarkan hasil karakterisasi dengan FTIR pada Fe3O4/karbon aktif ampas kopi (1:1 dan 1;2) muncul peak pada panjang gelombang 550,76 cm-1 dan 559, 36 cm-1 yang merupakan puncak serapan khas Fe3O4 yang memungkinkan untuk berikatan dengan karbon aktif ampas kopi. Hasil analisis XRD komposit Fe3O4/karbon aktif ampas kopi (1:1 dan 1:2) menunjukkan adanya puncak difraksi pada 2θ 30,4°; 35,6°; 43,3°; 57,2°; dan 62,8° dan 2θ 30,2°; 35,5°; 43,3°; 44,5°; 57,15°; dan 62,6° yang menunjukkan puncak difraksi fasa Fe3O4. Selain itu, hasil karakterisasi SEM menunjukkan bahwa karbon aktif ampas kopi telah tertempel partikel Fe3O4 yang ditandai dengan adanya kumpulan bulatan kecil pada permukaan karbon aktif. Kondisi optimum adsorpsi ion Fe3+ dan Zn2+ menggunakan komposit Fe3O4/karbon aktif ampas kopi terjadi pada waktu kontak 60 menit. Efisiensi adsorpsi ion logam Fe3+ dan Zn2+ pada air kolong timah menggunakan komposit Fe3O4/karbon aktif ampas kopi (1:1 dan 1:2) masing-masing mencapai ±100%