University of Bangka Belitung Repository
Not a member yet
    8735 research outputs found

    Habitus mahasiswa indekos: studi tentang kehidupan mahasiswa Universitas Bangka Belitung dengan pola asuh permisif

    No full text
    Habitus mahasiswa indekos merupakan hasil interaksi sosial yang dipengaruhi oleh pola pengasuhan sejak kecil. Mahasiswa Universitas Bangka Belitung yang indekos di Balunijuk dengan pola asuh permisif cenderung menghadapi dinamika berbeda dalam kehidupan akademik maupun sosial. Penelitian ini membahas: pertama, bentuk-bentuk habitus mahasiswa UBB yang indekos dengan latar belakang pola asuh permisif. Kedua, proses sosial terbentuknya habitus melalui pengalaman hidup mandiri di lingkungan indekos. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui serta menganalisis bagaimana pola asuh permisif memengaruhi pembentukan habitus mahasiswa, baik dalam pengelolaan diri maupun interaksi sosial. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan ditentukan melalui purposive sampling sebanyak sepuluh mahasiswa. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, serta dokumentasi, dan dianalisis menggunakan konsep habitus Pierre Bourdieu. Hasil penelitian ini menunjukkan, pertama, mahasiswa yang dibesarkan dengan pola asuh permisif cenderung menghadapi tantangan dalam sulit mengatur waktu, kurang bertanggung jawab terhadap tugas akademik, dan lebih mudah terjebak pada perilaku konsumtif dan gaya hidup tidak sehat serta di lingkungan indekos dapat memperkuat kebiasaan tersebut melalui interaksi dengan teman sebaya yang memiliki pola perilaku yang serupa. Namun, kebebasan yang mereka miliki juga melahirkan kemandirian, seperti mampu mengurus diri, mengatur kebutuhan sehari-hari dan menanggung keputusannya sendiri. Kedua, interaksi dengan teman sebaya kadang mereproduksi kebiasaan kurang produktif, tetapi juga dapat mendorong kreativitas melalui kegiatan organisasi, jejaring sosial, dan eksplorasi diri. Penelitian ini menegaskan bahwa pentingnya peran orang tua dalam memberikan keseimbangan antara kebebasan dan pengawasan agar mahasiswa indekos mampu berkembang secara akademik dan sosial secara lebih produktif

    Profil Senyawa Bioaktif Ekstrak Bakteri Endofit Asal Daun Bandotan (Ageratum conyzoides L) Dan Potensinya Sebagai Antibakteri Penyebab Acne Vulgaris

    No full text
    Acne vulgaris atau jerawat merupakan penyakit kulit pada unit pilosebasea. Salah satu penyebabnya adalah infeksi bakteri seperti Staphylococcus aureus dan Cutibacterium acnes. Secara empiris, tumbuhan bandotan (Ageratum conyzoides L.) telah dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional, termasuk untuk pengobatan Acne vulgaris. Bakteri endofit dari tumbuhan ini diduga berpotensi menjadi alternatif dalam menghasilkan senyawa bioaktif yang memiliki aktivitas antibakteri penyebab Acne vulgaris. Penelitian ini bertujuan mengetahui profil senyawa bioaktif yang dihasilkan dari bakteri endofit daun bandotan dan menentukan aktivitas antibakteri terhadap S. aureus dan C. acnes. Tahapan penelitian meliputi isolasi dan karakterisasi bakteri endofit, produksi dan ekstraksi metabolit sekunder isolat bakteri endofit, pembuatan suspensi bakteri uji, pengujian aktivitas antibakteri, uji Konsentrasi Hambat Minimum dan Konsentrasi Bunuh Minimum, skrining metabolit sekunder ekstrak bakteri endofit, dan analisis data. Hasil yang diperoleh menunjukkan dari lima isolat bakteri endofit terdapat tiga isolat yang memiliki aktivitas antibakteri terhadap kedua bakteri uji dan dilanjutkan untuk ekstraksi. Kandungan metabolit sekunder yang dihasilkan berbeda pada setiap ekstrak bakteri endofit, diantaranya yaitu steroid, triterpenoid, dan flavonoid, sedangkan alkaloid, saponin, dan tanin tidak ditemukan. Ekstrak bakteri endofit memiliki aktivitas antibakteri terhadap S. aureus dan C. acnes dengan aktivitas tertinggi terhadap S. aureus yaitu ekstrak SP1 dan terhadap C. acnes yaitu ekstrak BE1. Nilai KHM dan KBM dari ketiga ekstrak tergolong lemah

    Analisis efisiensi teknis, efisiensi alokatif dan efisiensi ekonomi pada usaha getas di Kota Pangkalpinang

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi teknis, efisiensi alokatif, dan efisiensi ekonomi pada usaha getas di Kota Pangkalpinang tahun 2024. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Stochastic Frontier Analysis (SFA) dengan fungsi produksi Cobb-Douglass. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Efisiensi Teknis pada usaha getas di Kota Pangkalpinang sudah efisien secara teknis. Efisiensi Alokatif menunjukkan bahwa usaha getas di kota Pangkalpinang belum Efisien secara Alokatif. Efisiensi Ekonomi menunjukkan bahwa usaha getas di Kota Pangkalpinang belum Efisien secara Ekonomi

    An Analysis Of Women’s Language Features Used By Lara Jean In The Movie To All The Boys : Always And Forever 2021

    No full text
    Women have a specific style when communicating. Therefore, this study was conducted to identify the features and functions of women's language in the movie To All The Boys: Always and Forever. This study applies Robin Lakoff's theory as the main theory for women's language features and Judy Pearson's theory as the supporting theory for the language function. The data taken focuses on the utterances of the main female character named Lara Jean Song Covey. This study employed descriptive qualitative method to analyze the data and describe the findings of the main character's speech. The result of this study shows that there are 125 data containing women's language features with 31 data described. Ten out of ten women's language features appear in the speech of Lara Jean, the main female character, including lexical hedges or fillers, tag question, empty adjective, rising intonation on declarative, precise color term, intensifier, hypercorrect grammar, superpolite form, avoidance of strong swear words, and emphatic stress. From all the features found, lexical hedges and filler features are the most frequently used women's language features by Lara Jean. Meanwhile, five of the five types of functions of women's language features are also used by the main female character. These functions are to express uncertainty, to get responses, to soften an utterance, to start discussion, and to express feeling. The most dominant function of women's language features in this movie is to express uncertainty. This study highlights the offering insights into how linguistic patterns reinforce or challenge gender stereotypes. The movie was chosen for its portrayal of a modern young woman navigating relationships and personal growth, making Lara Jean's speech relevant to contemporary discussions on gender and language. The study concludes that Lara Jean is depicted as an insecure character, with her rejection from her dream university being a major factor contributing to her self-doubt

    Kajian kesesuaian lokasi rehabilitasi lamun di Tukak dan Pulau Anak Air Kabupaten Bangka Selatan

    No full text
    Kegiatan antropogenik dapat mempengaruhi pertumbuhan lamun, sehingga diperlukan upaya perlindungan dan pemulihan ekosistem ini dengan kegiatan rehabilitasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis kekayaan jenis dan tutupan lamun, menganalisis kesesuaian lokasi rehabilitasi lamun di Tukak dan Pulau Anak Air Bangka Selatan dan membuat peta kesesuaian lokasi rehabilitasi lamun di Tukak dan Pulau Anak Air Bangka Selatan. Metode yang digunakan yaitu cluster sampling, dengan penentuan lokasi penelitian berdasarkan AOI (Area Of Interest) dan tools Fishnet dalam ArcGIS. Pengambilan data lamun menggunakan kuadrat 50 x 50 cm. Data yang di analisis terdiri dari jarak dari daratan, kecerahan perairan, kedalaman, salinitas, kekayaan jenis, tekstur substrat dan tutupan lamun. Hasil penelitian ditemukan 6 spesies lamun diantaranya Enhalus acoroides, Oceana serrulata, Halodule uninervis, Halophila ovalis, Halophila minor, Cymodocea rotundata, dengan nilai rata-rata tutupan lamun 21,32% tergolong kategori miskin. terdapat 9 lokasi kategori sangat sesuai dan 16 lokasi kategori sesuai yang di rekomendasikan untuk kegiatan rehabilitasi serta 8 lokasi kategori tidak sesuai yang direkomendasikan sebagai lokasi donor pengambilan bibit lamun untuk kegiatan rehabilitasi. Hasil uji regresi linear berganda bahwa parameter kesesuaian lokasi rehabilitasi lamun berpengaruh siginifikan terhadap Kesesuaian Lokasi Rehabilitasi lamun

    Analisis bioekonomi sumberdaya ikan bawal hitam (parastromateus niger) yang didaratkan di PPN Sungailiat

    No full text
    Tingginya permintaan konsumsi ikan bawal hitam (Parastromateus niger) menyebabkan produksi ikan terus meningkat sehingga eksploitasi ikan akan terus terjadi dan melebihi daya dukung serta menyebabkan terjadinya kelebihan upaya penangkapan. Oleh karena itu, jika tanpa adanya pengelolaan yang berkelanjutan maka beresiko mengancam kerugian ikan bawal hitam secara biologi maupun ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis data produksi, trip dan catch per unit effort (CPUE) serta menganalisis kondisi keseimbangan bioekonomi sumberdaya ikan bawal hitam yang didaratkan di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sungailiat. Waktu dan tempat penelitian dilaksanakan pada Juli 2024 dan bertempat di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sungailiat. Metode pengambilan data yang digunakkan dalam penelitian ini adalah metode survey dan metode wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada kondisi MSY (Maximum Sustainable Yield) produksi yang diperoleh yaitu sebesar 9.740 ton/tahun dan nilai upaya optimum ialah 5.305 trip/tahun dengan keuntungan sebesar Rp. 494.048.288.917 per tahun. Pada kondisi MEY (Maximum Economic Yield) produksi yang diperoleh yaitu sebesar 9.723 ton/tahun dan nilai upaya optimum MEY ialah 5.086 trip/tahun dengan keuntungan sebesar Rp. 494.962.781.137 per tahun. Pada kondisi OAE (Open Acces Equilibrium) produksi yang diperoleh yaitu sebesar 1.539 ton/tahun dan nilai upaya optimum ialah 10.172 trip/tahun serta dengan keuntungan Rp.0. Upaya pengelolaan yang bisa dilakukan didalam penelitian ini yaitu mengimplementasikan kebijakan tentang penangkapan terukur ikan bawal hitam sesuai dengan peraturan yang berlaku agar pemanfaatan sumberdaya ikan bawal hitam dapat dilakukan secara optimal dan berkelanjutan

    Pengaruh literasi keuangan, locus of control dan penggunaan financial technology terhadap pengelolaan keuangan mahasiswa (studi kasus Program Studi Akuntansi Universitas Bangka Belitung)

    No full text
    Pengelolaan keuangan adalah keterampilan penting yang perlu dimiliki mahasiswa untuk keberlanjutan finansial di masa depan, teerutama dengan meningkatnya ketergantungan pada teknologi seperti mobile banking dan platform investasi digital. Rendahnya literasi keuangan dikalangan mahasiswa membuat mahasiswa sulit mengelola keuangan dengan bijak berisiko terjerumus pada kebiasaan buruk seperti penggunaan pinjaman online ilegal dan perjudian online. Selain literasi keuangan, faktor psikologis seperti locus of control juga memengaruhi pengelolaan keuangan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh literasi keuangan, locus of control dan penggunaan financial technology terhadap pengelolaan keuangan mahasiswa studi kasus program studi akuntansi Universitas Bangka Belitung. Penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan sampel sebanyak 100 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah literasi keuangan, locus of control dan penggunaan financial technology, sedangkan variabel terikat yaitu pengelolaan keuangan. Metode analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda. Berdasarkan hasil penelitian dalam uji parsial menunjukan bahwa literasi keuangan berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan keuangan mahasiswa. Locus of control berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan keuangan. Penggunaan financial technology berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan keuangan

    Inspanning verbintenis dalam pelaksanaan perjanjian terapeutik di rumah sakit

    No full text
    Hubungan hukum dalam perjanjian terapeutik dimulai ketika pasien datang ke dokter untuk meminta kesembuhan sakitnya dan dokter menyetujuinya, yang mengakibatkan timbulnya hak dan kewajiban yang harus dipenuhi para pihak. Perjanjian terapeutik ini melahirkan perikatan upaya maksimal (inspanning verbintenis) secara implisit diatur dalam Pasal 23 UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan pada Ayat (1) Penyelenggaraan Upaya Kesehatan dilaksanakan secara bertanggung jawab, arnan, bermutu, merata, nondiskriminatif, dan berkeadilan, Ayat (2) Penyelenggaraan Upaya Kesehatan harus memperhatikan fungsi sosial, nilai sosial budaya, moral, dan etika. Pelayanan Kesehatan tidak menjanjikan hasil yang nyata (resultaat verbintenis). Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan secara jelas mengenai karakteristik perikatan inspanning verbintenis dalam hubungan dokter dan pasien di rumah sakit, mengingat pemahaman masyarakat bahwa dokter harus mampu menyembuhkan penyakit pasiennya. Penelitian ini adalah penelitian hukum normatif. Pendekatan yang digunakan adalah data primer dan sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer yaitu KUH Perdata yang mengatur perjanjian, Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 290/2008 Tentang Persetujuan Tindakan Kedokteran, Kode Etik Kedokteran Indonesia (KODEKI) Tahun 2012, dan Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (UUPK), bahan hukum sekunder berupa jurnal hukum, serta bahan hukum tersier berupa artikel hukum. Hasil penelitian menyatakan bahwa perikatan inspanning verbintenis merupakan perikatan upaya yang berarti dalam menjalankan pelayanan kesehatan dokter harus berusaha secara maksimal dan hati hati terhadap kesembuhan pasien, walaupun pelayanan kesehatan yang diberikan dokter tidak menjanjikan hasil. Hubungan hukum dari perikatan ini menimbulkan hak dan kewajiban yang harus dipenuhi secara timbal balik yang artinya bahwa dokter harus berupaya secara maksimal dan hati-hati mengacu pada standar profesi dan prosedur operasional yang berlaku, sementara pasien harus mengikuti semua arahan dokter. Oleh karena itu, perlu adanya komunikasi dengan itikad baik dan jujur yang mensyaratkan kedudukan dokter dan pasien adalah sama sebagai subyek hukum

    Perlindungan hukum terhadap perempuan penyandang disabilitas korban tindak pidana pencabulan melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Kabupaten Bangka

    No full text
    Perlindungan Hukum merupakan pengayoman terhadap hak asasi manusia yang haknya telah dirugikan oleh orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk perlindungan hukum terhadap perempuan penyandang disabilitas yang menjadi korban tindak pidana pencabulan melalui UPTD PPA di Kabupaten Bangka. sehingga rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana perlindungan hukum terhadap perempuan penyandang disabilitas korban tindak pidana pencabulan melalui UPTD PPA Kabupaten Bangka dan hambatan dalam memberikan perlindungan hukum terhadap perempuan penyandang disabilitas yang menjadi korban tindak pidana pencabulan. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis-empiris dengan pendekatan studi kasus. Tindak pidana pencabulan merupakan masalah serius yang mempengaruhi banyak perempuan, terutama mereka yang memiliki disabilitas, yang sering kali menjadi sasaran empuk bagi pelaku kejahatan. Dalam konteks ini, disabilitas didefinisikan sebagai kondisi keterbatasan fisik atau mental yang membuat individu berbeda dari orang lain, sehingga mereka memerlukan perlindungan hukum yang lebih ketat. RJ sebagai korban tindak pidana pencabulan harus mendapatkan perlindungan hukumnya. Bentuk perlindungan hukum yang diberikan oleh hukum adalah Terdakwa (SF) mendapatkan sanksi pidana. UPTD PPA Kabupaten Bangka memberikan pendampingan terhadap korban dengan menyediakan juru bahasa isyarat dan mengganti kerugian biaya persalinan terhadap korban. Hambatan UPTD PPA Kabupaten Bangka adalah sumber daya manusia dibidang hukum dan kurangnya sarana dan prasarana dalam pemberian pelayanan untuk disabilitas memalui UPTD PPA Bangka

    Pengaruh ekspor, impor, iterhadap pertumbuhan ekonomi di 5 Negara ASEAN (Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina, dan Vietnam)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui Pengaruh Ekspor, Impor, dan Inflasi terhadap Pertumbuhan Ekonomi di 5 (lima) negara ASEAN pada tahun 2012-2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data sekunder. Teknik analisis dalam penelitian ini menggunakan regresi data panel dengan cara memilih model pendekatan yang paling efektif sehingga menggunakan model Fixed Effect Model (FEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ekspor memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di 5 (lima) negara ASEAN (Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina, dan Vietnam). Impor memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di 5 (lima) negara ASEAN (Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina, dan Vietnam). Inflasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di 5 (lima) negara ASEAN (Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina, dan Vietnam)

    3,607

    full texts

    8,735

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    University of Bangka Belitung Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇