University of Bangka Belitung Repository
Not a member yet
    8735 research outputs found

    Pengaruh kualitas layanan dan kemudahan akses terhadap kepuasan pengguna aplikasi mobile banking livin By Mandiri di Bank Mandiri

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas layanan dan kemudahan akses terhadap kepuasan pengguna aplikasi mobile banking livin by mandiri di lingkungan bank Mandiri Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pada umumnya di Kota Pangkalpinang dan Koba Bangka Tengah. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini Adalah nasabah yang menggunakan mobile banking livin by mandiri sebanyak 96. Penarikan sampel menggunakan metode SERVQUAL dengan jumlah sampel sebanyak 96 orang. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Metode analisis penelitian ini menggunakan regresi linear berganda SPSS versi 25. Hasil penelitian ini menunjukkan secara parsial bahwa kualitas layanan tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna aplikasi mobile banking livin by mandiri. Sedangkan kemudahan akses secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kepuasan nasabah dalam menggunakan mobil banking livin by mandiri. Secara simultan, kualitas layanan dan kemudahan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna aplikasi mobile banking livin by mandiri

    Implementasi pengelolaan kompetensi, motivasi, beban kerja dan lingkungan kerja untuk meningkatkan happiness at work guru di Sekolah Menengah Atas di Kota Pangkalpinang dengan kepuasan kerja sebagai variabel moderasi)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan implementasi pengelolaan kompetensi, motivasi, beban kerja, dan lingkungan kerja dalam upaya meningkatkan happiness at work guru di Sekolah Menengah Atas di Kota Pangkalpinang dengan kepuasan kerja sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 273 guru SMA di Kota Pangkalpinang, yang dipilih menggunakan teknik nonprobability sampling dengan metode sensus. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modelling (SEM) dengan pendekatan Partial Least Square (PLS) untuk menguji hubungan antarvariabel dan peran moderasi kepuasan kerja dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi, motivasi, beban kerja dan lingkungan kerja berpengaruh langsung secara positif dan signifikan terhadap happiness at work guru. Selain itu, kepuasan kerja terbukti berperan dalam memoderasi pengaruh beban kerja dan lingkungan kerja terhadap happiness at work.Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rekomendasi bagi pihak sekolah dan pemangku kebijakan dalam upaya meningkatkan happiness at work guru sebagai langkah strategis dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas

    Asuhan Keperawatan Pada Pasien Diabetes Melitus Melalui Intervensi Senam Kaki Dengan Masalah Keperawatan Perfusi Perifer Tidak Efektif

    No full text
    Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit metabolik yang di sebabkan adanya gangguan dalam produksi atau penggunaan insulin dalam tubuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran mengenai penerapan Teknik Senam Kaki Terhadap Penurunan Nilai Ankle Branchial Index pada pasien DM di Wilayah RSUD Dr. (H.C) Ir. Soekarno Tahun 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dalam bentuk rancangan studi kasus Asuhan Keperawatan Pada Pasien Diabetes Melitus di ruangan (non bedah) dengan pendekatan asuhan keperawatan yang meliputi Pengkajian sampai Evaluasi Keperawatan yang dilakukan selama 3x24 jam pada masing-masing pasien dengan kasus masalah keperawatan yang sama yaitu pasien DM dengan masalah perfusi perifer tidak efektif. Pengumpulan data dilakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian yang didapatkan setelah melakukan asuhan keperawatan yaitu Denyut nadi perifer meningkat, tekanan darah sistolik membaik, Ankle Branchial Index (ABI) membaik dan nilai ABI Ny. W menurun 0,91 dan Ny. F menurun 0,91. Dapat disimpulkan bahwa masalah keperawatan utama pada pasien yang menderita diabetes melitus yaitu perfusi perifer tidak efektif dapat teratasi dengan senam kaki

    Makna dan konsepsi diri influencer fashion hijab malaysia (studi pada influencer Gen Z Muslimah di Kota Pangkalpinang)

    No full text
    Penelitian ini menganalisis makna dan konsepsi diri yang terbentuk dari aktivitas mempopulerkan trend fashion hijab Malaysia oleh influencer Muslimah Gen Z di Kota Pangkalpinang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meneliti makna dan konsep diri yang dihasilkan oleh para influencer Muslimah Gen Z di Kota Pangkalpinang dalam aktivitas mereka mempopulerkan trend fashion hijab Malaysia. Pengalaman subjektif para informan dalam memaknai hijab sebagai sarana representasi diri, nilai religius, dan simbol estetika dikupas tuntas dalam penelitian ini dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode fenomenologi. Teknik penentuan informan dilakukan secara purposive sampling sebanyak delapan informan, dengan kriteria Gen Z Muslimah yang aktif sebagai influencer fashion hijab di media sosial Instagram. Observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi unggahan media sosial Instagram para influencer terpilih digunakan untuk mengumpulkan data. Temuan penelitian menunjukkan bahwa mengenakan hijab dengan gaya Malaysia dipandang sebagai cara untuk mengekspresikan identitas Muslimah yang modern, kreatif, dan religius. Aktifitas Influencing dalam mempopulerkan trend fashion hijab Malaysia secara signifikan mempengaruhi representasi diri para informan, yang mengindikasikan adanya keselarasan antara prinsip-prinsip agama dan aktualisasi diri di ranah digital. Temuan ini dianalisis dengan menggunakan teori interaksionisme simbolik George Herbert Mead, yang menekankan bahwa konsepsi diri terbentuk melalui proses interaksi sosial dan pertukaran simbol. Penelitian ini menyimpulkan bahwa trend fashion hijab Malaysia bukan sekadar fenomena gaya berpakaian, tetapi juga menjadi media konstruksi representasi diri, dan ruang perluasan makna hijab di era digital. Penelitian ini memberikan kontribusi pada kajian sosiologi identitas, khususnya terkait fenomena fashion hijab dan generasi digital perempuan Muslim

    Strategi bisnis pertambangan timah berkelanjutan (studi kasus pada tambang besar primer batu besi PT Timah Tbk)

    No full text
    Penelitian ini mengulas strategi bisnis tambang timah tersentralisasi yang diterapkan oleh PT Timah Tbk di Tambang Besar Primer Batu Besi. Dengan berfokus pada pendekatan bisnis yang berkelanjutan, penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki strategi-strategi yang digunakan oleh PT Timah Tbk untuk mengoptimalkan operasi tambang timah mereka. Melalui tinjauan terhadap teori manajemen strategis, penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang mempengaruhi formulasi dan implementasi strategi bisnis di lingkungan pertambangan. Hal ini termasuk analisis lingkungan eksternal dan internal, identifikasi tujuan strategis, pemilihan strategi yang sesuai, serta pengolahan dan analisis data untuk mendukung pengambilan keputusan yang efektif. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya pengelolaan risiko dalam konteks operasi tambang, serta eksplorasi teori-teori terkait manajemen operasi yang relevan dengan aktivitas pertambangan. Dengan memahami dan menerapkan konsep-konsep ini, diharapkan PT Timah Tbk dapat meningkatkan efisiensi operasional, meminimalkan risiko, dan mencapai keberlanjutan dalam aktivitas pertambangan mereka. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang berharga bagi PT Timah Tbk dan pemangku kepentingan lainnya dalam pengembangan strategi bisnis yang berkelanjutan di sektor tambang timah, khususnya di Tambang Besar Primer Batu Besi

    Masyarakat risiko pada Desa Sempan (suatu tinjauan terhadap konflik kepentingan pemanfaatan hutan larangan Bukit Tujuh Di Desa Sempan)

    No full text
    Hutan Larangan di Desa Sempan merupakan bagian penting dari kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat adat sebagai upaya menjaga keberlanjutan sumber daya alam. Dalam konteks masyarakat risiko, pengelolaan Hutan Larangan tidak hanya menghadapi tantangan ekologis, tetapi juga konflik kepentingan antara kebutuhan ekonomi jangka pendek dan kelestarian lingkungan jangka panjang. Permasalahan utama yang diangkat dalam penelitian ini adalah adanya ketimpangan distribusi risiko antar kelompok masyarakat serta melemahnya kepatuhan terhadap aturan adat akibat tekanan ekonomi dan perubahan sosial. Menggunakan teori masyarakat risiko Ulrich Beck dan pendekatan kearifan lokal, penelitian ini mengkaji bagaimana Lembaga Adat dan nilai-nilai lokal menjadi mekanisme mitigasi risiko sekaligus sarana mediasi konflik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif pendekatan studi kasus dengan teknik wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Informan penelitian berjumlah enam orang yang terdiri dari tokoh adat, pengelola hutan, dan warga yang terdampak langsung oleh kebijakan Hutan Larangan. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik kepentingan muncul karena perbedaan orientasi antara kelompok yang mengutamakan manfaat ekonomi dengan kelompok yang memprioritaskan konservasi. Nilai kearifan lokal seperti sistem zonasi hutan, larangan adat, dan ritual sakral menjadi faktor penting yang menekan eskalasi konflik serta mengurangi risiko kerusakan hutan. Peran aktif Lembaga Adat dalam sosialisasi aturan, penegakan sanksi, dan kolaborasi dengan pihak eksternal menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan Hutan Larangan di tengah dinamika masyarakat risiko

    Analisis Kemampuan Pulih Mandiri Pada Self Healing Concrete

    No full text
    Penggunaan beton sangat luas dalam proyek pembangunan karena kekuatannya yang tinggi. Namun, beton memiliki kelemahan yaitu mudah mengalami retak, yang dapat menurunkan durabilitas dan umur layan struktur. Retakan pada beton merupakan permasalahan yang sulit dihindari. Sebagai solusi, inovasi self-healing concrete dikembangkan dengan memanfaatkan kemampuan beton untuk menyembuhkan retaknya secara mandiri melalui penambahan bakteri Bacillus subtilis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemulihan mandiri dan kuat tekan beton dengan dua metode aplikasi bakteri, yaitu pencampuran langsung ke dalam adukan beton dan metode penambahan bakteri pada saat penyemprotan (spray curing) pada permukaan beton saat perawatan. Pengujian dilakukan pada benda uji berbentuk kubus berukuran 10×10×10 cm. Observasi terhadap kemampuan pemulihan retak dilakukan secara visual pada hari ke-1, ke-3, ke-7, dan ke-14 dengan mengukur kedalaman retakan pada hari ke-14. Uji kuat tekan dan analisis kemampuan pulih mandiri dilakukan pada umur 14 hari untuk mengevaluasi pengaruh penambahan bakteri terhadap beton. Hasil menunjukkan bahwa metode pencampuran langsung memberikan nilai perbaikan retak yang lebih baik, dengan rata-rata perbaikan kedalaman retak sebesar 1,833 mm, dibandingkan metode spray curing yang hanya mencapai rata-rata 1,056 mm. Namun, nilai kuat tekan tertinggi diperoleh pada metode spray curing dengan penambahan bakteri, yaitu sebesar 19,33 MPa atau meningkat 2,65% dibanding beton kontrol. Sebaliknya, beton dengan retakan pada metode pencampuran langsung mengalami penurunan kuat tekan yang paling signifikan

    Potensi Bioetanol Dari Limbah Serai Wangi (Cymbopogon nardus(l.) rendle) Dengan Variasi Konsentrasi Katalis Asam Dan Jenis Jamur

    No full text
    Produksi bioetanol dari limbah lignoselulosa menjadi solusi alternatif dalam pemanfaatan limbah organik dan pengembangan energi terbarukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi katalis asam HCl (3N dan 4N) terhadap hasil dan karakteristik bioetanol dari limbah serai wangi menggunakan mikroorganisme Aspergillus niger dan Saccharomyces cerevisiae. Proses hidrolisis dilakukan pada suhu 100°C selama 210 menit, dilanjutkan fermentasi selama 4 hari. Hasil menunjukkan bahwa konsentrasi HCl 4N memberikan yield tertinggi, yaitu sebesar 92% dengan S. cerevisiae dan 91,7% dengan A. niger, sedangkan pada HCl 3N masing-masing sebesar 90,6% dan 89,3%. Karakterisasi bioetanol meliputi pH 6–7 yang sebagian besar memenuhi standar SNI 7390:2012, densitas 1,11–1,34 g/mL yang masih melebihi standar (0,794 g/mL), serta viskositas 0,92–1,00 cP yang masih di bawah etanol murni (1,17 cP). Uji organoleptik menunjukkan tiga sampel positif etanol (warna biru) dan satu negatif (hijau kekuningan). Spektrum FTIR menunjukkan adanya gugus –OH, C– O, dan C=O, sedangkan hasil GC-MS tidak mendeteksi etanol secara signifikan, diduga akibat penguapan dan oksidasi selama penyimpanan. Dengan demikian, kombinasi HCl 4N dan S. cerevisiae dinilai paling optimal dalam meningkatkan kuantitas dan kualitas bioetanol dari limbah serai wangi

    Analisis pola komunikasi politik pasangan calon walikota/wakil walikota terhadap dinamika partisipasi generasi-z di media sosial dalam pilkada 2024 Kota Pangkalpinang

    No full text
    Penelitian ini menganalisis pola komunikasi politik pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Pangkalpinang terhadap partisipasi politik Generasi Z di media sosial dalam Pilkada 2024. Generasi Z, yang lahir antara 1997–2012, merupakan kelompok digital native dengan jumlah signifikan di Pangkalpinang, sehingga menjadi segmen strategis dalam kontestasi politik lokal. Media sosial, khususnya Instagram berperan penting sebagai medium kampanye untuk menjangkau kelompok ini. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam, observasi media sosial, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi Generasi Z, pasangan calon, influencer, serta tim sukses. Analisis data menggunakan teori Uses and Gratification dengan tiga asumsi dasar, yakni kebutuhan informasi, identitas, dan hiburan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasangan calon menerapkan pola komunikasi partisipatif, persuasif, interaktif, dan dua arah.Generasi Z merespons melalui bentuk partisipasi digital seperti likes, komentar, repost, hingga diskusi politik online. Partisipasi Generasi Z tercermin melalui bentuk keterlibatan digital memberikan likes, komentar, repost, hingga diskusi politik secara online. Keterlibatan ini menunjukkan tumbuhnya kesadaran politik meskipun tidak sepenuhnya terkonversi ke dalam bentuk partisipasi formal, seperti keterlibatan langsung dalam kegiatan politik atau proses pemilihan. Dinamika ini juga dipengaruhi oleh fenomena Fear of Missing Out yang mendorong Generasi Z untuk mengikuti tren politik agar tetap merasa terhubung dengan lingkungannya. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa keberhasilan kampanye politik di era digital sangat ditentukan oleh kemampuan aktor politik memahami karakteristik Generasi Z dan perilaku mereka di media sosial. Strategi komunikasi yang kreatif dan inklusif terbukti mampu meningkatkan keterlibatan politik generasi muda serta menjadi rujukan bagi aktor politik dalam merancang strategi kampanye berbasis digital

    Pengaruh Massa Jamur Saccharomyces cerevisiae Pada Sintesis Bioetanol Dari Limbah Serai Wangi (Cymbopogon nardus(l.) rendle)

    No full text
    Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh variasi massa jamur Saccharomyces cerevisiae terhadap produksi bioetanol dari limbah padat serai wangi (Cymbopogon nardus (L.) Rendle). Proses produksi meliputi delignifikasi, hidrolisis, fermentasi, dan pemurnian melalui evaporasi. Hasil uji organoleptik menunjukkan bahwa ragi 10 gram dan 15 gram sampel terjadi perubahan warna biru, berbau khas seperti alkohol, dan tidak terdapat endapan. Nilai pH pada massa ragi 10 gram dan 15 gram berada pada rentang 7 dan telah memenuhi standar mutu SNI. Sedangkan massa ragi 5 gram pada karakterisasi organoleptik dan pH menunjukkan hasil yang kurang optimal belum memenuhi SNI. Karakterisasi densitas pada massa 5, 10, dan 15 gram dan hasil dari nilai viskositas dari kedua karakterisasi tersebut masih belum memenuhi standar mutu SNI. Hasil analisis gugus fungsi komposisi bioetanol pada spektrum FTIR menunjukkan gugus –OH, C–H, dan C–O seperti ciri khas etanol, tetapi masih terdapat senyawa pengotor C=O pada sampel tersebut. Pengujian GC-MS 5 gram analisis komposisi tidak dilakukan karena dilihat dari hasil karakteristik belum memenuhi standar mutu SNI. Hasil massa ragi 10 gram tidak terdeteksi kadar etanol tetapi hasil pada massa 15 gram menunjukkan 2 puncak yang memiliki potensi untuk produksi etanol tetapi masih terdapatnya senyawa pengotor seperti yang dihasilkan dengan data FTIR. Nilai yield bioetanol tertinggi diperoleh pada massa ragi 15 gram sebesar 91%. Penelitian ini membuktikan bahwa limbah serai wangi memiliki potensi untuk menghasilkan bioetanol, tetapi kualitas fisik dan kemurniannya masih memerlukan optimasi pada proses fermentasi dan perbandingan nutrisi yang akan digunakan agar ragi S.cerevisiae tidak mati atau tidak berkembang, dan perlunya melakukan evaporasi berulang agar dapat sesuai standar mutu SNI dan dapat memiliki potensi yang lebih besar untuk produksi bioetanol dari limbah serai wangi

    3,607

    full texts

    8,735

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    University of Bangka Belitung Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇