University of Bangka Belitung Repository
Not a member yet
    8735 research outputs found

    Asuhan Keperawatan Jiwa Pada Pasien Skizofrenia Paranoid Melalui Terapi Psikoreligius Membaca Al Fatihah Dengan masalah keperawatan Gangguan Persepsi Sensori : Halusinasi Pendengaran

    No full text
    Skizofrenia gangguan psikotik yang mempengaruhi fungsi dan ditandai dengan halusinsi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui penerapan Asuhan Keperawatan Pasien Skizofrenia Paranoid Melalui Terapi Psikoreligius Membaca Al Fatihah Dengan Masalah Keperawatan Gangguan Persepsi Sensori: Halusinasi Pendengaran di Rumah Sakit Jiwa. Rancangan studi kasus yang dipakai adalah deskriptif yang meliputi pengkajian, diagnosa, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi yang dilakukan selama 6 hari pada dua pasien yang sama. Hasil penelitian yang didapatkan pada kedua pasien dengan keluhan utama yaitu mendengar suara bisikan tidak nyata. Maka dapat dirumuskan diagnosis keperawatan utama yang muncul yaitu gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran. Perencanaan pada kedua pasien yaitu, diskusikan perasaan dan respons terhadap halusinasi, anjurkan bicara kepada orang yang dipercaya dan anjurkan melakukan distraksi. Pada tahap implementasi dengan melakukan tindakan keperawatan yang sudah terencana untuk mengatasi masalah gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran. Dalam catatan evaluasi, penulis menyesuaikan hasil yang didapat dengan tujuan dan kriteria hasil yang telah dibuat untuk menilai keberhasilan rencana tindakan yang dilakukan. Dari masalah utama yang diangkat pada kedua pasien didapatkan pasien sudah mampu mengontrol dan mengalihkan saat mengalami halusinasi

    Praktik kekuasaan dan pengetahuan dalam pelaksanaan tradisi festival Kenango di Kabupaten Bangka

    No full text
    Festival Kenango merupakan tradisi budaya dalam perayaan 1 muharam di Kelurahan Kenanga yang mengalami perubahan bentuk pelaksanaan akibat dari pengaruh kekuasaan yang bekerja secara halus dalam kehidupan masyarakat. Perubahan ini memunculkan pertanyaan tentang bagaimana kekuasaan bekerja dalam pengelolaan tradisi dengan menggunakan pisau analisis teori governmentality Michel Foucault. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme kekuasaan dan pengetahuan dalam pelaksanaan Festival Kenango. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan studi kasus instrumental. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara mendalam. Hasil Penelitian menunjukkan tiga mekanisme utama dalam praktik governmentality. Pertama, aturan muncul dari aturan formal dan nilai lokal yang menjadi dasar pengambilan keputusan masyarakat. Kedua, pengawasan hadir melalui Pemerintah secara tidak langsung serta melalui pandangan masyarakat itu sendiri. Ketiga pengalihan tanggung jawab sosial tanpa intervensi langsung dari Pemerintah tampak saat masyarakat melakukan musyawarah. Ketiganya berdialektika dan membentuk kondisi di mana masyarakat terdorong untuk mengatur diri sendiri berdasarkan pengetahuan lokal yang berangkat dari norma serta nilai yang telah diinternalisasi. Festival Kenango menjadi contoh konkret bagaimana governmentality bekerja dalam praktik budaya lokal

    Pengaruh bentuk pengaduk pada mesin pengaduk sabun terhadap karakteristik campuran sabun

    No full text
    Proses produksi sabun cair secara manual masih banyak dilakukan oleh pelaku usaha kecil dan menengah namun metode ini kurang efisien dan menghasilkan campuran yang kurang homogen. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dirancang pengaduk sabun dengan dua jenis baling pengaduk yaitu mixer dan paddle. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bentuk baling pengaduk terhadap viskositas, tinggi busa, pH, waktu pengadukan dan kapasitas produksi sabun cair. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan pengujian tiga kali pada masing-masing jenis pengaduk menggunakan bahan sabun cair sebanyak 15 liter. Hasil menunjukkan bahwa pengaduk mixer menghasilkan viskositas rata-rata 2064 cPs, tinggi busa 87,67 mm, pH 6, waktu 18,66 menit dan kapasitas 54,66 liter/jam. Sedangkan pengaduk paddle menghasilkan viskositas 2057 cPs, tinggi busa 85 mm, pH 6, waktu 22,72 menit dan kapasitas 44,90 liter/jam. Dapat disimpulkan bahwa pengaduk jenis mixer lebih efektif dalam menghasilkan sabun cair yang homogen dengan efisiensi waktu dan kapasitas yang lebih baik

    Perencanaan Ruang Parkir Pada Kawasan Obyek Wisata Pantai Kuala Kabupaten Bangka

    No full text
    Keberadaan kawasan wisata seperti pantai untuk aktivitas pariwisata membutuhkan sarana prasarana yang memadai untuk menampung kendaraan pengunjung. Pantai Kuala merupakan salah satu kawasan wisata yang ada di Kabupaten Bangka. Pengamatan di lapangan menunjukkan tempat parkir kurang memadai sehingga memerlukan perencanaan tempat parkir. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis karakteristik parkir dan kebutuhan parkir serta merencanakan desain ruang parkir Pantai Kuala. Kondisi lapangan yang diamati berupa jumlah kendaraan yang masuk keluar pantai serta durasi parkir kendaraan. Hasil penelitian berupa analisis karakteristik parkir menunjukkan nilai akumulasi parkir tertinggi sepeda motor 166 kendaraan dan mobil penumpang 57 kendaraan, nilai kapasitas parkir sepeda motor 57 kendaraan/jam dan mobil penumpang 56 kendaraan/jam, rerata durasi parkir sepeda motor 129 menit dan mobil penumpang 112,2 menit, volume parkir sepeda motor 384 kendaraan dan mobil penumpang 125 kendaraan, tingkat pergantian parkir tertinggi sepeda motor 0,353 kendaraan/jam dan mobil penumpang 0,115 kendaraan/jam, nilai indeks parkir sepeda motor 1,677 dan mobil penumpang 0,576. Analisis kebutuhan parkir menunjukkan ruang parkir sepeda motor membutuhkan 62 petak parkir dan mobil penumpang membutuhkan 22 petak parkir. Desain perencanaan ruang parkir meliputi ruang parkir untuk 140 sepeda motor, 30 mobil serta 5 bus dan truk dengan spesifikasi pola parkir dan fasilitas pelengkap seperti rambu parkir

    Analisis Pendapatan Petani Padi Sawah Desa Buyan Kelumbi Kecamatan Tempilang Kabupaten Bangka Barat

    No full text
    Desa Buyan Kelumbi memiliki total luas lahan sawah sekitar 250 hektar, dengan sekitar 150 hektar yang digunakan untuk tanam padi pada tahun tersebut. Dengan potensi yang ada, desa ini berpeluang untuk menjadi suatu daerah yang menghasilkan padi di Kecamatan Tempilang. Adapun gunanya penelitian ini untuk menganalisis besaran penghasilan yang diperoleh petani padi serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya di Desa Buyan Kelumbi Kecamatan Tempilang Kabupaten Bangka Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan survei yang dilakukan melalui penyebaran kuesioner sebagai alat pengumpulan data. Pada penelitian ini sendiri memanfaatkan dua jenis data, yakni data primer dan data sekunder. Berdasarkan temuan penelitian, produksi rata-rata padi sawah di desa tersebut tercatat mencapai 3.033 ton, dengan harga jual sekitar Rp 6.000 untuk setiap kilogramnya. Petani di wilayah ini umumnya mengelola lahan seluas rata-rata 0,8167 hektar, dengan biaya produksi per musim tanam sekitar Rp 4.431.285. Pendapatan petani per musim tanam, secara rata-rata, mencapai Rp 13.768.048. Hasil analisis menggambarkan variabel usia, pendidikan, pengalaman bertani, dan luas lahan memberikan kontribusi yang sangat relevan terhadap pendapatan petani. Sementara itu, faktor tenaga kerja dan besarnya modal tidak menunjukkan kontribusi yang terlalu relevan terhadap pendapatan mereka. Pemerintah diharapkan mengembangkan program bantuan penyediaan input bagi petani, serta meningkatkan jumlah program penyuluhan atau pelatihan bagi petani, serta menerapkan inovasi teknologi terbaru dalam bidang pertanian

    Analisis Perbandingan Kebutuhan Air Bersih dan Pemakaian Air Bersih di RSUD Depati Hamzah Kota Pangkalpinang

    No full text
    Pada tahun 2024 RSUD Depati Hamzah Kota Pangkalpinang melakukan pembangunan gedung baru yaitu Gedung Laboratorium PA (Patologi Anatomi) dan UTDRS (Unit Transfusi Darah Rumah Sakit). Penambahan gedung baru ini tentunya mempengaruhi kebutuhan dan pemakaian air bersih untuk perawatan pasien, sterilisasi alat medis, keperluan medis, kebersihan, pengelolaan limbah, dan operasional. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis perbandingan antara besarnya kebutuhan air bersih dan pemakaian air bersih dengan jumlah air yang tersedia. Analisis ini dilakukan dengan membandingkan kebutuhan air dan pemakaian air pada kondisi pandemi COVID-19 (tahun 2021) dan pada kondisi normal (Mei 2024-April 2025). Analisis kebutuhan air bersih dilakukan berdasarkan jumlah tempat tidur yang tersedia, pemakaian air bersih ditinjau berdasarkan jumlah penghuni serta berdasarkan jumlah dan jenis alat plambing, sedangkan jumlah air yang tersedia dihitung berdasarkan kapasitas tangki penampungan air. Hasil penelitian menunjukan bahwa perbandingan antara kebutuhan air bersih kondisi pandemi (25,40 m3/hari) dan kebutuhan air bersih kondisi normal (25,60 m3/hari) terjadi kenaikan sebesar 0,79%. Perbandingan pemakaian air berdasarkan jumlah penghuni pada kondisi pandemi (87,635 m3/hari - 92,859 m3/hari) dan pemakaian air kondisi normal (102,17 m3/hari - 111,96 m3/hari) terjadi kenaikan antara 16,58% hingga 20,56%. Perbandingan pemakaian air berdasarkan alat plambing kondisi pandemi (95,19 m3/hari) dan pemakaian air kondisi normal (97,64 m3/hari) terjadi kenaikan sebanyak 2,57%. Jumlah air yang tersedia adalah 328,328 m3/hari. Kebutuhan air, pemakaian air berdasarkan jumlah penghuni, dan pemakaian air berdasarkan alat plambing pada kondisi pandemi dan kondisi normal dapat terpenuhi oleh jumlah air yang tersedia di RSUD Depati Hamzah Kota Pangkalpinang

    Pengaruh material flow cost accounting dan green accounting terhadap corporate sustainability pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di BEI Tahun 2020 – 2024

    No full text
    Keberlanjutan perusahaan adalah isu serius yang harus diperhatikan. Keberlanjutan memperhatikan keseimbangan antara dimensi ekonomi, sosial dan lingkungan. Menariknya operasional perusahaan pertambangan melekat dengan tiga dimensi keberlanjutan. Meningkatnya hasil produksi perusahaan pertambangan periode tahun 2020 – 2024 ternyata malah menjadi penyebab terjadinya masalah pencemaran lingkungan yang diakibatkan atas dampak operasional perusahaan pertambangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahaui pengaruh Material flow cost accounting (biaya produksi dan hasil produksi) dan green accounting terhadap corporate sustainability pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di BEI tahun 2020 – 2024. Pendekatan penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif dengan sampel sebanyak 100 sampel. Teknik pemilihan sampel ditentukan dengan metode purposive sampling. Metode analisis meliputi statistik deskriptif, uji asumsi klasik (normalitas, multikolinearitas dan heteroskedastisitas), pemilihan model regresi data panel, regresi data panel dan uji hipotesis (statistik t, statistik f dan koefisien determinasi) melalui Eviews 12. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Material flow cost accounting (Biaya produksi dan hasil produksi) tidak berpengaruh terhadap corporate sustainability, sedangkan green accounting memiliki pengaruh positif terhadap corporate sustainability pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di BEI tahun 2020 – 2024. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi sebagai bahan referensi untuk peneliti selanjutnya dan menambah studi literatur akuntansi dan manajemen lingkungan terkait corporate sustainability. Selain itu bisa menjadi bahan pertimbangan perusahaan dalam melakukan aktivitas operasional agar memperhatikan dampak negatif yang dihasilkan demi terciptanya keberlanjutan

    Translation Methods of Deictic Expressions Used by the Main Character in Moana 2 Movie

    No full text
    Ekspresi deiktik merupakan elemen pragmatik yang menghadirkan tantangan tersendiri dalam penerjemahan karena sangat bergantung pada konteks. Studi ini menganalisis takarir bahasa Inggris-Indonesia dari ekspresi deiktik yang digunakan oleh tokoh utama dalam film Moana 2, dengan tujuan untuk mengidentifikasi bagaimana ekspresi tersebut digunakan serta menganalisis jenis metode penerjemahan yang diterapkan. Analisis ini didasarkan pada teori deixis dari George Yule dan kerangka strategi penerjemahan takarir dari Henrik Gottlieb untuk menelaah takarir, yang kemudian dilanjutkan dengan penerapan teori dari Peter Newmark guna menentukan metode penerjemahan yang sesuai. Studi deskriptif kualitatif ini mengungkapkan keberadaan semua jenis deixis dengan total 320 data, terdiri atas 285 deixis persona (200 orang pertama, 60 orang kedua, dan 25 orang ketiga), 23 deixis tempat, dan 12 deixis waktu. Delapan dari sepuluh strategi penerjemahan takarir digunakan dengan total 347 temuan, yaitu ekspansi (3), parafrase (133), transfer (63), imitasi (18), transkripsi (1), dislokasi (12), kondensasi (32), dan penghapusan (85); jumlah strategi melebihi jumlah deixis karena satu ekspresi dapat melibatkan lebih dari satu strategi. Selain itu, ditemukan 320 data yang merepresentasikan metode penerjemahan yang terdiri dari terjemahan kata demi kata (11), terjemahan literal (50), terjemahan setia (1), terjemahan semantik (6), adaptasi (10), terjemahan bebas (24), terjemahan idiomatik (4), dan terjemahan komunikatif (214). Kesimpulan dari studi ini adalah bahwa dominasi metode terjemahan yang ditemukan merupakan metode komunikatif. Hal ini mengindikasikan bahwa takarir terjemahan bahasa Inggris- Indonesia dalam film Moana 2 lebih berorientasi pada teks sasaran. Penerjemah dapat menerapkan metode penerjemahan komunikatif dalam menerjemahkan film, karena metode ini dapat membantu penonton untuk lebih memahami dialog yang disampaikan dalam film. Kata Kunci: Ekspresi Deiktik, Metode Penerjemahan, Moana 2, Strategi Penerjemahan Takari

    Implementasi kebijakan penataan toko tradisional dan toko modern di Kabupaten Bangka (studi peraturan Bupati nomor 28 tahun 2020 tentang penataan toko swalayan)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan penataan toko tradisional dan toko modern di Kabupaten Bangka berdasarkan Peraturan Bupati Nomor 28 Tahun 2020 tentang Penataan Toko Swalayan. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pertumbuhan ritel modern seperti Indomaret dan Alfamart yang pesat dan berdampak terhadap kelangsungan usaha toko tradisional dan UMKM, khususnya di Kecamatan Sungailiat. Fenomena tersebut menimbulkan ketimpangan dalam persaingan usaha dan menimbulkan kekhawatiran terhadap keberlanjutan ekonomi masyarakat lokal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi terhadap pihak terkait, seperti Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu, pelaku usaha toko modern dan tradisional, serta masyarakat sebagai konsumen. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah model implementasi kebijakan George C. Edward III dengan empat indikator utama: komunikasi, sumber daya, disposisi/sikap pelaksana, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan penataan toko swalayan di Kabupaten Bangka belum berjalan secara optimal. Masih terdapat pelanggaran terhadap ketentuan zonasi, jarak antar toko swalayan dan toko tradisional, serta lemahnya pengawasan terhadap perizinan usaha. Faktor pendukung dalam implementasi kebijakan ini antara lain adanya landasan hukum yang jelas dan dukungan sebagian masyarakat. Adapun faktor penghambatnya meliputi lemahnya koordinasi antarinstansi, minimnya sosialisasi kepada pelaku usaha dan masyarakat, serta keterbatasan sumber daya pengawas di lapangan. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan pengawasan, peningkatan koordinasi antar lembaga, dan evaluasi berkala terhadap implementasi Peraturan Bupati guna menjamin keberlanjutan usaha toko tradisional dan keadilan ekonomi di masyarakat. Hasil penelitian Implementasi Kebijakan Penataan toko swalayan yaitu sudah di atur dan dijalankan namun Regulasinya belum optimal

    Formulasi Sabun Cair Menggunakan Ekstrak Etanol Daun Heritiera Littoralis Dan Aktivitasnya Sebagai Antibakteri Dan Antioksidan

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan sabun cair berbasis ekstrak etanol daun Heritiera littoralis serta mengevaluasi aktivitas antibakteri dan antioksidannya. Ekstraksi daun H. littoralis dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol. Sabun cair diformulasikan dengan variasi konsentrasi ekstrak dan diuji karakteristik fisik yang meliputi uji organoleptik, patch test, pH, kadar air, viskositas, dan tinggi busa. Kemudian dilakukan pengujian aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Staphylococcus epidersmis serta aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH. Berdasarkan dengan uji organoleptiknya, tiap variasi sabun cair memiliki bentuk dan aroma yang serupa menunjukkan bahwa namun berbeda dalam warna: F1 (putih kekuningan), F2 dan F3 (coklat muda), serta F4 (coklat tua). Seluruh formulasi sabun cair memenuhi standar karakteristik fisik berdasarkan SNI 06-4085-1996 dengan nilai pH, kadar, viskositas dan tinggi yang sesuai dengan standar. Ekstrak murni menghasilkan zona hambat sebesar 17,1 mm terhadap S. aureus yang tergolong sedang dan 15,18 terhadap S. epidermidis dan aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 sebesar 8,76 µg/mL. Aktivitas antibakteri pada F4 menghasilkan zona hambat sebesar 17,43 mm terhadap bakteri S. aureus dan S. epidermidis menghasilkan zona hambat sebesar 16,94 mm. Aktivitas antioksidan tertinggi diperoleh pada F4 dengan nilai IC50 sebesar 52,36 µg/mL, yang termasuk dalam kategori kuat. Dengan demikian, sabun cair ekstrak daun H. littoralis berpotensi sebagai produk antibakteri dan antioksidan alami

    3,607

    full texts

    8,735

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    University of Bangka Belitung Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇