University of Bangka Belitung Repository
Not a member yet
8735 research outputs found
Sort by
Perbandingan Beton Bertulang Menggunakan Tulangan Baja Dan Tulangan Rotan Sebagai Tulangan Utama Terhadap Kuat Lentur
Kebutuhan masyarakat terhadap bangunan akan terus meningkat dari waktu ke waktu, mulai dari bangunan rumah, kantor, fasilitas kesehatan, sekolah dan lain sebagainya. Membangun sebuah bangunan dibutuhkan material konstruksi salah satunya adalah beton bertulang. Beton bertulang merupakan jenis material yang komposit dimana tulangan baja diletakkan kedalam beton sedemikian rupa, bertujuan untuk menahan gaya tarik pada struktur. Penggunaan baja sebagai tulangan pada beton bertulang memiliki kekurangan terutama dari segi ekonomis. Dalam hal ini diperlukan bahan alternatif pengganti baja yaitu rotan. Rotan memiliki keunggulan mudah didapat, harga murah, dan memiliki ketahanan terhadap korosi. Tujuan dari penelitian ini adalah yang pertama menganalisis pengaruh beton bertulang menggunakan tulangan utama rotan terhadap kuat lentur, yang kedua adalah membandingkan kuat lentur beton bertulang yang menggunakan tulangan utama baja dan beton bertulang yang menggunakan tulangan utama rotan. Perancngan campuran beton dilakukan berdasarkan SNI 2834:2000 Tentang Tata Cara Pembuatan Rencana Campuran Beton Normal. Pengujian kuat lentur dilakukan berdasarkan SNI 4431:2011 Tentang Cara Uji Kuat Lentur Beton Normal Dengan Dua Titik Pembebanan. Hasil perbandingan kuat lentur beton bertulang yang menggunakan tulangan utama rotan diameter 12 mm dan tulangan utama baja diameter 12 mm adalah sebagai berikut: variasi 3R12 : 3D12 menghasilkan nilai 1 : 1,6866 MPa, variasi 4R12 : 4D12 menghasilkan nilai 1: 1,6220 MPa dan variasi 6R12 : 6D12 menghasilkan nilai 1 : 1,4805 MPa. Hasil perbandingan kuat lentur beton bertulang yang menggunakan tulangan utama rotan diameter 12 mm dan tulangan utama baja diameter 6 mm adalah sebagai berikut: variasi 3R12 : 3D6 menghasilkan nilai 1 : 1,1642 MPa, variasi 4R12 : 4D6 menghasilkan nilai 1 : 1,0275 dan variasi 6R12 : 6D6 menghasilkan nilai 1 : 1,0541 MPa
Analisis Perubahan Luas dan Kerapatan Mangrove Berdasarkan Citra Satelit Sentinel-2A Multi Temporal di Kecamatan Sijuk Kabupaten Belitung
Pesisir Kecamatan Sijuk memiliki ekosistem mangrove yang tersebar luas dan dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. Mangrove menjadi ekosistem utama yang memiliki peran aktif dalam menjaga keseimbangan daur biologis kehidupan disekitarnya seperti sebagai peredam ombak, pencegah abrasi perangkap sedimen, dan penahan lumpur, sebagai habitat, kawasan pemijahan, kawasan mencari makan, serta kawasan asuhan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisi perubahan luas dan kerapatan mangrove di Kecamatan Sijuk Kabupaten Belitung. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni- Agustus 2024 dengan menggunakan citra Sentinel-2A Level 1C. Pengolahan citra Sentinel-2A dimulai dengan koreksi atmosferik, pemotongan citra, komposit band, klasifikasi terbimbing dan transformasi NDVI (Normalized Difference Vegetation Index). Nilai luasan mangrove yang didapatkan dari proses pengolahan citra adalah pada tahun 2017 luasan mangrove yaitu 1.249,54 Ha dan tahun 2024 1.215,19 Ha. Kelas Kerapatan Mangrove dibagi kedalam tiga akelas berdasarkan nilai NDVI. Spesies yang ditemukan sebanyak 7 jenis mangrove didominasikan Rhizophora mucronata. Hasil uji akurasi klasifikasi tutupan lahan pada tahun 2017 dan 2024 menunjukkan tingkat akurasi yang baik dengan nilai overall accuracy berturut-turut 88% dan 86%
Perbandingan Nilai Kuat Tekan dan Penyerapan Air Terhadap Paving Block Berbahan Sampah Plastik
Kota Pangkalpinang saat ini sedang menghadapi tantangan permasalahan lingkungan akibat meningkatnya jumlah sampah yang dipicu oleh pertumbuhan ekonomi, perkembangan industri serta kurangnya pengendalian pengelolaan persampahan. Salah satu jenis sampah yang banyak ditemukan adalah sampah plastik, sehingga diperlukan solusi inovatif dalam mengolah sampah plastik tersebut. Salah satu cara mengurangi sampah plastik adalah memanfaatkannya sebagai material pengganti semen dalam pembuatan paving block. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan nilai kuat tekan dan penyerapan air pada paving block yang menggunakan sampah plastik LDPE dan PP sebagai pengganti semen yang dicampurkan dengan pasir. Pengujian dilakukan berdasarkan SNI 03-0691-1996. Pembuatan paving block dilakukan dengan metode eksperimental yang dibuat secara manual menggunakan cetakan berukuran 20cm x 9,8cm x 6cm dengan jumlah sampel sebanyak 45 buah. Perbandingan campuran yang digunakan adalah 1:4 dengan komposisi 80% agregat halus : 20% bahan pengikat. Hasil penelitian menunjukkan kuat tekan paving block pada campuran PP sebesar 17,174 MPa, kemudian LDPE 9,848 MPa dan semen 8,858 MPa. Nilai penyerapan air pada campuran PP sebesar 0,491%, kemudian LDPE 1,027%, dan semen 9,879%. Pada pengujian kuat tekan paving block dengan sampah plastik PP dikategorikan sebagai mutu B, sedangkan paving block dengan sampah plastik LDPE dikategorikan sebagai mutu D. Pada pengujian penyerapan air paving block dengan sampah plastik LDPE dan PP dikategorikan sebagai mutu A. Penggunaan sampah plastik khususnya plastik LDPE dan PP memiliki pengaruh terhadap kenaikan nilai kuat tekan dan penurunan nilai penyerapan air dari paving block
Asuhankeperawatan Pasienskizofreniaparanoid Melalui Intervensi Terapi Rehabilitasi Kemandirian Activity Daily Living Dengan Masalah Keperawatan Defisit Perawatan Diri
Skizofrenia merupakan gangguan neurobiologikal otak yang kronis dan serius, sindroma secara klinis yang dapat mengakibatkan kerusakan hidup baik secara tidak wajar atau tumpul, sehingga menimbulkan gejala positif dan gejala negative terganguan dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui penerapan Asuhan Keperawatan Pasien Skizofrenia Paranoid Melalui Terapi Rehabilitasi Activity Daily Living dengan Masalah Keperawatan Defisit Perawatan Diri di Ruang Merpati Rumah Sakit dr. Samsi Jacobalis Kepulauan Bangka Belitung pada tanggal 21 Mei- 26 Mei 2025. Rancangan studi kasus yang dipakai adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus dalam memberikan penerapan Activty Daily Living. Fokus penelitian yang diambil adalah pasien dengan Skizofrenia Paranoid. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, pemeriksaan fisik, dan metode dokumentasi. Instrumen pengumpulan data menggunakan format pengkajian keperawatan jiwa. Hasil penelitian setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 3x13 jam pada kedua pasien dengan masalah defisit perawatan diri yaitu mengunakan Penilaian Kuisioner Kemandirian dengan hasil pada klie 1 yang awal 10 menjadi 27 dan klien kedua pada awal 17 menjadi 22. Dapat disimpulkan bahwa penerapan terapi Rehabilitasi kemandirian Activity Daily Living Ny. M dan Ny. R dengan masalah keperawatan Defisit perawatan diri terjadinya peningkatan dalam melakukan perawatan diri
Pemantauan dan pengendalian suhu ruang pada kotak pendingin berbasis ESP 32 dan aplikasi Blynk di SMKN 1 Sungai Selan
Kotak pendingin yang beroperasi tanpa pemantauan suhu dapat menyebabkan penggunaan energi tidak optimal dan mempercepat kerusakan komponen. Penelitian ini merancang sistem pemantauan dan pengendalian suhu otomatis berbasis mikrokontroler ESP32 yang terkoneksikan dengan aplikasi Blynk. Sistem dilengkapi sensor suhu Thermostat W0031 serta modul sensor arus dan tegangan PZEM-004T, yang telah melalui proses kalibrasi menggunakan thermometer digital, voltmeter, dan amperemeter. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sensor suhu memiliki rata-rata selisih 0,66 °C dengan error 0,64%. Sensor PZEM-004T menunjukkan selisih tegangan 1,20 V (error 0,55%) dan selisih arus 0,023 A (error 3,59%), sehingga dapat disimpulkan bahwa akurasi sensor cukup baik. Sistem berhasil menampilkan data secara langsung melalui LCD serta aplikasi Blynk. Pengendalian suhu dapat dilakukan pada berbagai set point, yaitu 20°C, 15°C, 10°C, 5°C, dan 1°C, dengan waktu pencapaian suhu yang semakin lama saat suhu set point menurun. Error steady state juga menunjukkan akurasi yang cukup tinggi, dengan selisih maksimum 0,98°C. Meskipun daya rata-rata menurun seiring turunnya suhu set point (147,281 W ke 133,457 W), konsumsi energi tetap tinggi di atas 4000 J. Sistem ini menunjukkan efektivitas dalam memantau dan mengendalikan suhu ruang kotak pendingin secara otomatis
Analisis Kinerja Lalu Lintas Pada Persimpangan Karya Agung Kota Pangkalpinang
Permasalahan transportasi sering terjadi pada persimpangan jalan yang merupakan tempat adanya konflik lalu lintas yang menjadi titik pertemuan dari jaringan jalan raya dan kendaraan dari berbagai arah. Peneliti melihat salah satu yang perlu menjadi perhatian di Kota Pangkalpinang adalah Persimpangan Karya Agung dengan menganalisa kinerja pada persimpangan tersebut beserta penanganannya. Analisis menghasilkan bahwa kinerja Persimpangan Karya Agung dipaksakan dengan tundaan yang sangat lama dengan nilai derajat kejenuhan 1,20 (ITP=F) dan tundaan 40,917 det/smp (ITP=E). Berdasarkan hasil survei di lapangan pada hari kerja dan hari libur, diperoleh nilai puncak adalah 2471,4 smp/jam yakni pada hari kerja 07.00-08.00. Berdasarkan hasil perhitungan akhir, peneliti menemukan penanganan yang terbaik adalah dengan mengadakan pelebaran jalan dan larangan belok kanan pada ruas Jalan Kampung Melayu dari Kelurahan Tuatunu, sehingga kinerja lalu lintas persimpangan dalam batas stabil dengan nilai derajat kejenuhan 0,77 (ITP=C) dan tundaan singkat dengan nilai tundaan 12,759 det/smp (ITP=B)
Asuhan Keperawatan Pada Pasien Diabetes Melitus Melalui Intervensi Terapi Relaksasi Autogenik Dengan Masalah Keperawatan Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah
Diabetes melitus adalah penyakit kronis yang terjadi ketika tubuh yaitu organ pankreas tidak dapat memproduksi insulin yang cukup atau tidak dapat menggunakan insulin yang diproduksi secara efektif. Cara mengontrol ketidakstabilan kadar glukosa darah salah satunya dengan non farmakologis menggunakan terapi relaksasi autogenik. Tujuan penelitian ini dapat melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien diabetes melitus melalui intervensi terapi relaksasi autogenik dengan masalah keperawatan ketidakstabilan kadar glukosa darah. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan asuhan keperawatan yaitu pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi, dan evaluasi keperawatan. pengumpulan data dilakukan observasi, wawancara, pemeriksaan fisik, metode dokumentasi, dan instrumen pengumpulan data menggunakan format pengkajian asuhan keperawatan medikal bedah. Hasil menunjukkan adanya penurunan kadar glukosa darah. Intervensi terapi relaksasi autogenik terbukti efektif dalam mengontrol kadar glukosa darah pada pasien diabetes melitus
Asuhan Keperawatan Pada Pasien Post Partum Sectio Caesarea Melalui Intervensi Terapi Foot Massage Dengan Masalah Keperawatan Nyeri Akut
Sectio caesarea adalah tindakan pembedahan pada area perut yang bertujuan untuk mengeluarkan janin lewat insisi melalui dinding abdomen dan uterus. Post partum sectio caesarea adalah periode setelah dilaksanakan tindakan bedah ditandai dengan pengeluaran plasenta sampai semua organ-organ kandungan kembali seperti semula. Periode ini biasanya berlangsung kurang lebih 6 minggu. Salah satu ketidaknyamanan yang dirasakan oleh ibu post partum sectio caesarea adalah adanya rasa nyeri di area insisi abdominial. Intervensi yang sesuai untuk mengatasi ketidaknyamaan ini yaitu pemberian terapi non farmakologi yang di nilai sangat efektif karena dapat menurunkan skala nyeri dan tidak memiliki efek samping. Teknik non-farmakologi yang sesuai untuk permasalahan ini yaitu terapi foot massage. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian foot massage terhadap tingkat nyeri pada pasien post partum sectio caesarea. Karya Tulis Ilmiah ini menggunakan desain penelitian deskriptif melalui pendekatan studi kasus sectio caesarea. Jumlah sampel yang digunakan berjumlah 2 pasien dengan pemberian intervensi terapi foot message selama 3 hari. Lokasi penelitian adalah di Rumah Sakit Bakti Timah Pangkalpinang dan apabila sebelum 3 hari pasien sudah pulang maka penelitian dilanjutkan di rumah pasien. Instrument yang digunakan adalah Numeric Rating Scale (NRS) dan SOP terapi foot massage
Asuhan Keperawatan Keluarga Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Gangren Diabetik Melalui Intervensi Anjuran Meningkatkan Nutrisi: Channa Striata (Ikan Gabus) Dengan Masalah Keperawatan Gangguan Integritas Jaringan
Diabetes melitus merupakan penyakit metabolisme karbohidrat yang membuat penederita mengalami kenaikan kadar glukosa darah yang disebabkan sekresi insulin. Penderita diabetes melitus rentang dengan adanya komplikasi ulkus diabetikum (luka diabetes). Salah satu cara untuk mempercepat penyembuhan luka dan menjaga kestabilan gula darah adalah dengan melakukan perawatan luka secara rutin dengan menggunakan ekstrak ikan gabus (Channa striata). Ikan ini memiliki banyak khasiat seperti mempercepat peetumbuhan luka dan sebagai antiinflamasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pemanfaatan dari penggunaan ikan gabus sebagai penyembuhan luka pada pasien gangguan interitas kulit di Puskesmas Sekar Biru kecamatan paritiga pada tanggal 09 mei sampai 29 juni 2025. Metode yang digunakan deskriptif dengan pendekatan studi kasus meliputi pengkajian keperawatan, diagnosa keperawatan, intervensi keperawatan, implementasi keperawatan dan evaluasi keperawatan. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa ikan gabus (Channa striata) mampu mempercepat proses penyembuhan. Diperoleh hasil bahwa pemberian ikan gabus kepada pasien gangren efektif untuk mempercepat proses penyembuhan luka. Dari studi pustaka dapat disimpulkan bahwa ikan ini dapat dimanfaatkan untuk membantu proses penyembuhan luka
Sintesis dan Karakterisasi Komposit ZnO dari Limbah Baterai dengan Karbon Aktif Ampas Kopi untuk Degradasi Limbah Cair Kelapa Sawit
Meningkatnya luas perkebunan kelapa sawit, secara tidak langsung menyebabkan permasalahan lingkungan berupa limbah buangan, yaitu limbah cair kelapa sawit. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk menurunkan konsentrasi limbah cair kelapa sawit adalah dengan metode fotodegradasi. Dalam penelitian ini adsorben yang digunakan adalah komposit karbon aktif ampas kopi sebagai prekursor dan ZnO limbah baterai sebagai semikonduktor. Komposit karbon aktif ampas kopi/ZnO limbah baterai dikarakterisasi menggunakan Fourier Transform Infrared (FTIR), X-Ray Diffraction (XRD), UV-Vis Diffuse Reflectance (UV - Vis DRS), dan Scanning Electron Microscopy (SEM). Hasil FTIR menunjukkan adanya gugus fungsi M-O serapan logam-oksigen, C-C alifatik gugus fungsional dari karbon aktif, dan O-H stretching serapan dari molekul air. Pola difraksi XRD menunjukkan difraktogram yang sama, dengan struktur heksagonal wurtzite. Hasil UV - Vis Drs menunjukkan nilai energi celah pita (band gap energy) sebesar 1,17 eV; 4,69 eV; dan 1,61 eV. Hasil SEM menunjukkan partikel-partikel menyebar secara merata dan menempel di permukaan atau pori karbon aktif. Hasil uji aktivitas fotokatalitik menunjukkan terjadi penurunan konsentrasi COD dengan waktu radiasi sinar UV - C pada waktu kontak 1, 3, dan 5 jam dengan persentase degradasi berturut-turut 3,94%; 7,88%; dan 16,66%. Penurunan konsentrasi BOD terjadi pada waktu kontak 1, 3, dan 5 jam dengan persentase degradasi berturut-turut 2,21%; 6,63 %; dan 15,48 %