University of Bangka Belitung Repository
Not a member yet
8735 research outputs found
Sort by
Analisis hukum penjatuhan pidana terhadap pelaku perundungan secara daring (cyberbullying) yang mengakibatkan korban bunuh diri ditinjau dari undang-undang nomor 1 tahun 2024 perubahan kedua undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi Dan Sistem Elektronik (ITE)
Penelitian ini membahas penjatuhan pidana terhadap pelaku perundungan secara daring yang mengakibatkan korban melakukan bunuh diri, serta menganalisis penafsiran hukum untuk mengisi kekaburan Hukum dengan menitik beratkan pada kajian hukum berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Studi ini bertujuan untuk menganalisis pemenuhan unsur pidana dalam kasus perundungan secara daring, yang berujung pada kematian korban. Metode yang digunakan Yuridis Normatif dengan pendekatan kasus, pendekatan undang-undang. Hasil dari penelitian Berdasarkan analisis terhadap kasus yang dialami oleh korban Yoga Cahyadi, ditemukan bahwa unsur pidana pemilik akun @rmlego dapat dijatuhi Pasal 27 ayat (3) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik telah terpenuhi, termasuk adanya unsur kesengajaan. Namun, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik belum secara eksplisit mengatur mengenai tindak lanjut hukum terhadap kasus perundungan daring yang menyebabkan bunuh diri. Maka, untuk mengisi kekaburan hukum Penafsiran hukum yang digunakan dalam penelitian ini adalah penafsiran gramatikal, sosiologis, ekstensif, dan sistematis untuk menjangkau aspek kekerasan psikis yang ditimbulkan dalam ruang digital. Berdasarkan penafsiran hukum pemilik akun Twitter @inderajayaa, dengan komentar kamu mati saja, kamu tidak pantas hidup dapat dikenakan pasal 345 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Hukum Pidana
Pengaruh jumlah penduduk, tingkat partisipasi angkatan kerja, pendapatan per kapita, dan indeks persepsi korupsi terhadap tingkat kemiskinan di 10 Negara APEC
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui Pengaruh Jumlah Penduduk, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja, Pendapatan Per Kapita, dan Indeks Persepsi Korupsi Terhadap Tingkat Kemiskinan di 10 Negara APEC Tahun 2019-2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan model pendekatan Random Effect Model (REM). Hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa Jumlah Penduduk memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Tingkat Kemiskinan. Kemudian Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Tingkat Kemiskinan. Sementara itu Pendapatan Per Kapita memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap Tingkat Kemiskinan. Selain itu Indeks Persepsi Korupsi memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Tingkat Kemiskinan. Hasil penelitian secara simultan menunjukkan bahwa Jumlah Penduduk, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja, Pendapatan Per Kapita, dan Indeks Persepsi Korupsi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Tingkat Kemiskinan di 10 Negara APEC
Pengaruh suku bunga, cadangan devisa, penerimaan negara, dan corruption perceptions index terhadap utang luar negeri di Negara ASEAN-5
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis, menguji dan mengetahui pengaruh Suku Bunga, Cadangan Devisa, Penerimaan Negara, dan Corruption Perceptions Index terhadap Utang Luar Negeri di Negara ASEAN-5. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Suku Bunga berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Utang Luar Negeri di Negara ASEAN-5. Cadangam Devisa dan Penerimaan Negara berpengaruh positif dan signifikan terhadap Utang Luar Negeri di Negara ASEAN-5. Corruption Perceptions Index berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Utang Luar Negeri di Negara ASEAN-5. Suku Bunga, Cadangan Devisa, Penerimaan Negara, dan Corruption Perceptions Index secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Utang Luar Negeri di Negara ASEAN-5
Pengaruh income smoothing, intellectual capital, dan profitabilitas terhadap kualitas laba perusahaan yang terdaftar di bursa efek indonesia (BEI) sektor infrastruktur tahun 2019-2023
Fenomena peningkatan pembangunan infrastruktur di Indonesia menuntut perusahaan sektor ini untuk menjaga transparansi dan kualitas laporan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh income smoothing, intellectual capital, dan profitabilitas terhadap kualitas laba pada perusahaan sektor infrastruktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019–2023. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi data panel, menggunakan data sekunder dari laporan keuangan tahunan. Sampel diperoleh dengan teknik purposive sampling sebanyak 28 perusahaan metode analisi data dalam penelitian ini menggunakan random effect model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa income smoothing dan intellectual capital berpengaruh signifikan negatif terhadap kualitas laba, kondisi ini sementara profitabilitas tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini menekankan pentingnya pengelolaan informasi dan aset tidak berwujud dalam menciptakan laporan keuangan yang andal dan berintegrita
Representation Of Female Masculinity In The Film Interceptor (2022) By Matthew Reilly: A Semiotic Study
Film, as a form of cultural representation, encapsulates societal constructs of gender, including masculinity, which transcends mere association with the male physique. This investigation seeks to delineate the denotative and connotative meanings of scenes in Interceptor (2022), directed by Matthew Reilly, that portray female masculinity, and to scrutinize how these connotative meanings influence the depiction of masculinity. Utilizing a descriptive qualitative methodology, this research employed Roland Barthes' semiotic framework to decode signs and meanings within the film's scenes, in conjunction with Judith Halberstam's notion of female masculinity to interrogate the performativity of masculinity exhibited in the film. The analysis uncovered 19 scenes that encapsulate denotative and connotative significances collectively constructing the representation of female masculinity. This representation is characterized by six fundamental attributes: expertise in weaponry and combat capabilities, physical superiority, resilience and autonomy, technological adeptness and strategic leadership, defiance against patriarchal oppression, and societal validation of female heroism. These results support the assertion that masculinity is not exclusively a male characteristic but can also be manifested through female figures as a performative act that challenges traditional gender binaries in action cinema
Efek literasi keuangan syariah dan dukungan pemerintah terhadap niat adopsi teknologi keuangan syariah pada UMKM di Kota Pangkalpinang
UMKM memiliki potensi besar dalam meningkatkan perekonomian baik di suatu daerah maupun negara. Perkembangan teknologi yang semakin pesat banyak membawa perubahan bagi entitas bisnis dalam menciptakan inovasi di bidang teknologi keuangan salah satunya teknlogi keuangan berbasis syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek literasi keuangan syariah dan dukungan pemerintah terhadap niat adopsi teknologi keuangan syariah pada UMKM di Kota Pangkalpinang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan sumber data yaitu data primer. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik probability sampling, sehingga sampel yang didapatkan sebanyak 120 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa literasi keuangan syariah berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat adopsi teknologi keuangan syariah pada UMKM di Kota Pangkalpinang, sama hal juga dengan variabel dukungan pemerintah berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat adopsi teknologi keuangan syariah pada UMKM di Kota Pangkalpinang
Analisis Perubahan Garis Pantai Gemuruh Menggunakan Data Citra Satelit Multi Temporal Desa Belo Laut Kabupaten Bangka Barat
Pesisir pantai merupakan batas antara wilayah lautan dengan wilayah daratan, namun ada beberapa faktor yang mempengaruhi perubahan garis pantai. Pada perubahan garis pantai terjadi secara dinamis dengan seiring waktu yang berdampak buruk terhadap wilayah pesisir, perubahan garis pantai akan sangat berdampak kepada kehidupan masyarakat yaitu fenomena abrasi dan akresi. Pada garis pantai memiliki sifat yang tidak tetap dan berpindah sesuai dengan kondisi pasang surut air laut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan dan laju perubahan garis pantai sebelum ( tahun 2010-2015) dan setelah adanya aktivitas penambang (tahun 2020-2023) di Pantai Gemuruh baik itu pada wilayah darat, pesisir maupun laut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode digitasi (on screen) dan DSAS (Digital Shoreline Analisis System). Hasil penelitian menujukan bahwa pada tahun 2010-2015 sebelum adanya aktivitas penambangan Pantai Gemuruh mengalami penambahan (akresi) maksimum sebesar 30,99 m dan pengurangan (abrasi) maksimum -30,73 m dengan laju panambahan 5,89 m/tahun dan pengurangan -5,85 m/tahun, pada tahun 2015-2020 setelah adanya aktivitas tambang yang dimulai pada tahun 2020 Pantai Gemuruh mengalami penambahan (akresi) maksimum sebesar 39,23 m dan pengurangan (abrasi) maksimum -27,19 m dengan laju panambahan 7,55 m/tahun dan pengurangan -5,23 m/tahun dan tahun 2020-2023 setelah adanya aktivitas penambang Pantai Gemuruh mengalami panambahan sebesar (akresi) 47,69 m dan pengurangan (abrasi) -14,5 m dengan laju penambahan 15,91 m/tahun dan pengurangan -4,84 m/tahun. Perubahan ini menimbulkan akresi seluas 0,06 ha dan abrasi 0,06 ha pada tahun 2010-2015 sebelum adanya aktvitas penambangan, pada tahun 2015-2020 akresi seluas 0,07 ha dan abrasi seluas 0,05 ha sedangkan pada tahun 2020-2023 akresi 0,09 ha dan abrasi 0,03 ha setelah adanya aktivitas penambangan
Kesiapan dan Minat Usaha Mikro Kecil dan Menengah Untuk Mendapatkan Sertifikat Halal Di Kecamatan Toboali
Penelitian ini bertujuan: (1) Menganalisis tingkat kesiapan UMKM untuk memenuhi sertifikasi halal di Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan. (2) Menganalisis hubungan antara minat pelaku UMKM dengan masing-masing variabel yaitu pemahaman, persepsi biaya, kesadaran, keyakinan, dan kemudahan prosedur pengajuan sertifikasi halal untuk mendapatkan sertifikat halal di Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus sampai September 2024. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Metode penarikan contoh yang digunakan pada penelitian ini adalah nonprobability sampling yaitu purposive sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi (pengamatan), wawancara, dan kuesioner (angket). Metode analisis data adalah menggunakan analisis data deskriptif kuantitatif dan korelasi spearman. Hasil penelitian ini menunjukkan dari perhitungan indeks kesiapan didapatkan rata-rata tingkat kesiapan UMKM untuk memenuhi sertifikat halal di Kecamatan Toboali adalah 77,68% berkategori siap yang merupakan hasil dari rata-rata lima indikator kesiapan yaitu, persyaratan dokumen, bahan baku, proses produksi, personel, dan transportasi. Pelaku UMKM sebagian besar berpendapat bahwa sertifikat halal sangat penting dan bermanfaat untuk produsen maupun konsumen. Lima variabel mempunyai hubungan signifikan dengan minat UMKM untuk mendapatkan sertifikat halal yaitu variabel pemahaman (0,000 < 0,01), persepsi biaya (0,000 < 0,01), kesadaran (0,000 < 0,01), keyakinan (0,000 < 0,01), dan kemudahan prosedur (0,000 < 0,01). Variabel pemahaman memiliki tingkat hubungan sebesar 0,693 atau kuat. Variabel persepsi biaya memiliki tingkat hubungan sebesar 0,566 atau sedang. Variabel kesadaran memiliki tingkat hubungan sebesar 0,812 atau sangat kuat. Variabel keyakinan memiliki tingkat hubungan sebesar 0,777 atau kuat. Variabel kemudahan prosedur pengajuan sertifikat halal memiliki tingkat hubungan sebesar 0,577 atau sedang
Keanekaragaman dan Kelimpahan Ikan Glodok di Kawasan Mangrove Kampung Nelayan 1 Sungailiat
Ikan glodok tergolong dalam Famili Gobiidae Subfamili Oxudercinae yang hanya dapat ditemukan pada ekosistem mangrove, pantai, muara sungai yang memiliki kandungan substrat berlumpur dan dipengaruhi oleh pasang surut air laut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelimpahan, keanekaragaman, keseragaman, dominasi dan keterkaitannya dengan kondisi lingkungan di kawasan mangrove Kampung Nelayan 1 Sungailiat. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2024 di kawasan mangrove Kampung Nelayan 1 Sungailiat. Sampling dilakukan di empat stasiun menggunakan kuadrat dengan ukuran 10 x 10 meter. Kelimpahan rata - rata ikan glodok di lokasi stasiun yaitu 1.175 ind/ha. Kelimpahan tertinggi terdapat pada stasiun 4 dengan nilai 1.400 ind/ha, sedangkan kelimpahan terendah terdapat pada stasiun 1 dengan nilai 900 ind/ha. Keanekaragaman dan keseragaman ikan glodok pada semua stasiun tergolong sedang. Dominasi ikan glodok pada semua stasiun masuk kategori rendah dan tidak terdapat spesies yang mendominasi. Ikan glodok di lokasi penelitian berkaitan dengan tipe substrat liat, dan bahan organik tinggi
Pengaruh indeks pembangunan manusia, pertumbuhan ekonomi, dan indeks persepsi korupsi terhadap tingkat kemiskinan di Lima Negara ASEAN (Indonesia, Filipina, Vietnam, Kamboja, Laos)
Kemiskinan adalah suatu keadaan masyarakat tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar untuk hidup dengan baik. Kemiskinan merupakan masalah yang menyangkut banyak aspek karena berkaitan dengan pendapatan yang rendah, buta huruf, derajat kesehatan yang rendah,pembangunan infrastruktur dan ketidaksamaan derajat antar jenis kelamin serta buruknya lingkungan hidup. Mengatasi kemiskinan tidak dapat dilakukan tanpa menggabungkannya dengan masalah seperti pendapatan rendah, kualitas pendidikan, layanan kesehatan, dan masalah lain yang terkait erat dengan masalah ini. Kemiskinan adalah salah satu masalah kompleks yang dihadapi oleh negara berkembang maupun negara maju. Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan alat analisis regresi data panel. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh dari Asian Development Bank, World Bank, Transparency International, dan United Nations Development Programme. Data penelitian ini meliputi Jumlah Penduduk Miskin, Indeks Pembangunan Manusia, Gross Domestic Product, dan Indeks Persepsi Korupsi selama 13 tahun terakhir, dari Tahun 2011-2023. Hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa Indeks Pembangunan Manusia dan Indeks Persepsi Korupsi memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap Tingkat Kemiskinan di Lima Negara ASEAN, sedangkan Pertumbuhan Ekonomi memiliki pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Tingkat Kemiskinan di Lima Negara ASEAN. Hasil penelitian secara simultan menunjukkan bahwa Indeks Pembangunan Manusia, Pertumbuhan Ekonomi, dan Indeks Persepsi Korupsi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Tingkat Kemiskinan di Lima Negara ASEAN