University of Bangka Belitung Repository
Not a member yet
8735 research outputs found
Sort by
Analisis penurunan kadar logam pada kolong penambangan timah menggunakan karbon aktif ampas tebu di Desa Riding Panjang Kabupaten Bangka
Provinsi Kepulauan Bangka Belitung merupakan salah satu daerah penghasil timah terbesar di Indonesia. Kegiatan penambangan timah dapat membentuk kolong yang dihasilkan dari perairan/badan air yang terbentuk dari lahan bekas penambangan yang dapat menghasilkan berbagai logam berat di dalamnya. Keberadaan logam berat pada air kolong dapat berdampak terhadap kelestarian lingkungan sehingga peneliti melakukan penelitian dengan tujuan untuk melakukan pengolahan lebih lanjut terhadap logam Fe, Zn dan Pb pada air kolong penambangan timah dengan variabel massa karbon aktif sebanyak 1 gram, 2 gram dan 3 gram dan waktu penyerapan selama 15 menit, 30 menit, 45 menit dan 60 menit. Nilai kadar logam Fe awal sebesar 0,0426 mg/l, Zn sebesar 0,0573 mg/l dan Pb sebesar <0,0833 mg/l sebelum dilakukan pengolahan menggunakan karbon aktif ampas tebu. Metode penelitian menggunakan data kuantitatif berupa pengambilan sampel air dan melakukan penurunan nilai kadar logam Fe, Zn dan Pb dengan penambahan karbon aktif ampas tebu menggunakan sistem kontinu. Pengujian dilakukan dengan melakukan percobaan pengujian sebanyak 12 sampel air dengan menggunakan volume air sebanyak 1,2 liter. Hasil pengujian nilai kadar logam Fe terjadi penurunan paling besar pada percobaan 1 gram massa karbon aktif dengan waktu penyerapan 45 menit, nilai kadar awal sebesar 0,246 mg/l menjadi 0,092 mg/l dengan persentase penurunan sebesar 62,60%, pada logam Zn terjadi penurunan pada setiap percobaan dengan nilai kadar awal sebesar 0,0573 mg/l menjadi <0,02 mg/l dengan persentase penurunan sebesar 65,10%, sedangkan logam Pb mengalami penurunan dengan nilai kadar awal sebesar <0,0833 mg/l menjadi 0 mg/l dengan persentase penurunan sebesar 100%
Rancang bangun watering and charging station berbasis solar panel (studi kasus: student corner Fakultas Sains dan Teknik UBB)
Seiring dengan perkembangan zaman dan kemajuan teknologi, kebutuhan manusia akan energi listrik semakin meningkat. Mahasiswa saat ini sangat bergantung pada perangkat elektronik, khususnya smartphone, untuk mendukung aktivitas akademik dan kebutuhan fasilitas air minum. Namun, masih banyak kampus yang belum menyediakan fasilitas pengisian daya smartphone dan air minum umum secara memadai. Selain itu, sebagian besar kampus masih bergantung pada listrik dari pembangkit berbahan bakar fosil yang dapat memperburuk dampak lingkungan akibat polusi dan emisi gas rumah kaca. Panel surya dapat menghasilkan listrik melalui proses fotovoltaik dengan memanfaatkan sinar matahari yang melimpah di wilayah Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun fasilitas Watering and Charging Station Berbasis Solar Panel yang menyediakan layanan pengisian daya smartphone sekaligus penyediaan air minum praktis bagi mahasiswa. Dengan kapasitas 12V, 40Ah, dengan panel surya 50 WP yang menghasilkan nilai rata-rata tertinggi perhari dengan nilai 35,4381 W dengan energi listrik yang tertinggi dihasilkan 124093 Joule, untuk nilai rata-rata beban bernilai 7,9392 W dengan nilai energi listrik tertinggi dengan nilai 28581 Joule, untuk baterai memiliki rata-rata tegangan tertinggi 13,1356 V , dengan Error tertinggi tegangan dari pengukuran manual dan sensor yaitu 1,18% dan nilai rata-rata arus tertinggi 1,1277 A dengan Error tertinggi pengukuran manual dan sensor 34,95%. Dari hasil yang didapatkan alat ini bisa digunakan Dari hasil data yang didapatkan, alat mampu menggantikan energi listrik konvensional dengan energi terbaruhkan sehingga bisa menggunakan energi listrik tanpa tergantung pada PLN
Evaluasi Safety Maturity Level dengan Metode Saaty di Tambang PT Mitra Stania Prima, Desa Cit/Mapur, Kabupaten Bangka
Safety Maturity Level merupakan metode evaluasi yang digunakan untuk mengukur seberapa besar perusahaan atau organisasi mengimplementasikan aspek-aspek budaya keselamatan dan Kesehatan kerja (K3). Penelitian ini mengevaluasi tingkat Safety Maturity Level di lingkungan pertambangan dengan metode Saaty (Analytical Hierarchy Process) untuk menentukan faktor prioritas secara objektif dan terukur. Penelitian ini menilai tingkat maturitas keselamatan di PT. Mitra Stania Prima, sebuah perusahaan pertambangan timah yang melakukan pengukuran maturitas mengacu pada Keputusan Direktur Jenderal Mineral dan Batubara No.10.K/MB.01/DJB.T/2023. Indikator penilaian ini meliputi Partisipasi Pekerja Tambang 0,134 (Proaktif), Tanggung Jawab Pimpinan Unit Kerja 0,296 (Proaktif), Analisis Dan Statistik Kecelakaan, Penyakit Akibat Kerja, Kejadian Akibat Penyakit Tenaga Kerja Dan Kejadian Berbahaya 0,164 (Terencana), dan UpayaUpaya Pengendalian 0,216 (Terencana). Hasil penelitian menunjukkan total capaian 0,806, yang menempatkan PT. Mitra Stania Prima pada tingkat 4 (Proaktif). Faktor yang paling mempengaruhi yaitu Tanggung Jawab Pimpinan Unit Kerja dengan nilai eigen value 0,44 dan Upaya-Upaya Pengendalian nilai eigen value 0,39. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa tingkat kematangan keselamatan berada pada level proaktif dengan nilai 0,81. Oleh karena itu, perusahaan disarankan untuk meningkatkan nilai sebanyak 0,09 agar mencapai nilai 1 (resilent), melalui penguatan pada kriteria seperti control temuan audit SMKP, pendokumentasian berbasis digital, melibatkan vendor dalam peningkatan Safety Maturity Level
Penegakan hukum terhadap pedagang kaki lima dalam penggunaan jalan umum untuk berdagang berdasarkan ketentuan Peraturan Daerah Kota Pangkalpinang nomor 7 tahun 2019
Penegakan hukum terhadap pedagang kaki lima dalam pengunaan jalan umum untuk berdagang berdasarkan ketentuan peraturan daerah kota Pangkalpinang Nomor 7 Tahun 2019 tentang penyelenggaraan ketentuan umum dan ketentraman masyarakat khususnya mengenai aktivitas pedagang kaki lima dalam penggunaan jalan umum di Kawasan Kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan dan menganalisis terkait penegakan hukum dan faktor yang penghambat penegakan dan penertiban pedagang kaki lima yang menggunakan jalan umum untuk berdagang di Kawasan Kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian jenis hukum empiris melalui pendekatan perundang-undangan yang didapatkan dari hasil wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun hasil dari penelitian ini yaitu bahwa penegakan hukum terhadap pedagang kaki lima dalam penggunaan jalan umum untuk berdagang berdasarkan ketentuan peraturan daerah Kota Pangkalpinang Nomor 7 Tahun 2019 Tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman masyarakat, yang dimana belum bisa dikatakan efektif dikarenakan masih ada beberapa faktor yang belum efektif seperti faktor sarana atau fasilitas yang belum memadai dari pemerintah Kota Pangkalpinang
Analisis keandalan sistem distribusi 20 kV untuk perencanaan express feeder pada penyulang Kampung Jeruk Gardu Induk Pangkalpinang
Penyulang Kampung Jeruk merupakan salah satu penyulang yang berada dibawah wewenang ULP Pangkalpinang yang memiliki panjang 59,252 kms dengan 94 load point. Berdasarkan data gangguan AP2T ULP Pangkalpinang, sepanjang tahun 2024, penyulang Kampung Jeruk mengalami 27 kali gangguan dengan total durasi pemadaman 2,43 jam, jumlah gangguan tersebut tergolong tinggi dimana frekuensi gangguan mencapai rata-rata 2,25 kali perbulan. Kondisi ini perlu dianalisa, karena gangguan dapat mempengaruhi nilai keandalan. Setelah dilakukan perkiraan nilai keandalan menggunakan metode section technique. Nilai keandalan kondisi eksisting hasil perhitungan dan simulasi diperoleh yaitu SAIFI: 6,0221 kali/pelanggan/tahun, SAIDI: 19,7096 jam/pelanggan/tahun, CAIDI: 3,273 jam/pemadaman, ASAI: 0,9978 pu, ASUI: 0,00225 pu, EENS: 104,332 MW/jam/tahun, AENS: 0,0104 MW/jam/tahun, ECOST: 8,5210 miliar rupiah dan IEAR: 81.69 ribu rupiah/kWh. Karena nilai keandalan kondisi eksisting melebihi batas SPLN No. 59 Tahun 1985 maka dilakukan peningkatan keandalan dengan simulasi penambahan express feeder dan didapatkan titik masuk terbaik yaitu titik masuk LBS Mesu yaitu SAIFI: 2,5856 kali/pelanggan/tahun, SAIDI: 7,161 jam/pelanggan/tahun, CAIDI: 2,77 jam/pemadaman, ASAI: 0,9992 pu, ASUI: 0,00082 pu, EENS: 41,805 MW/jam/tahun, AENS: 0,0042 MW/jam/tahun, ECOST: 3,6341 miliar rupiah, IEAR: 86,93 ribu rupiah/kWh. Setelah dilakukan evaluasi kelayakan investasi pembangunan express feeder menggunakan metode BCR, NPV dan IRR, skenario 5 dengan peningkatan keandalan terbaik tidak memenuhi kelayakan investasi dengan nilai BCR: 0,4144, NPV: -Rp.1.462.205.810, dan IRR: 1,164%
Determinasi Laba Bersih PT Timah Tbk : Pengaruh Modal Kerja Dan Volume Penjualan Perusahaan
Sektor pertambangan di Indonesia berkontribusi terhadap perekonomian nasional, melalui PDB dan devisa negara melalui ekspor komoditas mineral dan energi. Fluktuasi laba bersih BUMN pertambangan, khususnya PT Timah Tbk, mencerminkan tantangan pengelolaan risiko dan adaptasi terhadap dinamika pasar global, sehingga memengaruhi stabilitas keuangan dan daya saing perusahaan di industri pertambangan nasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh modal kerja dan volume penjualan terhadap laba bersih PT Timah Tbk periode 2019-2024. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif, dengan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah laporan keuangan PT Timah Tbk 2019-2024 yang bersumber dari data sekunder. Metode analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda. Analisis data penelitian meliputi uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji hipotesis (uji t dan uji f) dan uji koefisien determinasi. Berdasarkan hasil penelitian modal kerja berpengaruh signifikan terhadap laba bersih sedangkan volume penjualan tidak berpengaruh signifikan terhadap laba bersih, modal kerja dan volume penjualan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap laba bersih PT Timah Tbk. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami faktor yang memengaruhi laba bersih yang dapat digunakan sebagai referensi penelitian selanjutnya, serta dapat membantu perusahaan dalam meningkatkan laba bersih dan mengambil kebijakan yang tepat agar dapat mencapai tujuan perusahaan
Penegakan hukum oleh satuan reserse kriminal (satreskrim) wilayah hukum Kepolisian Resort Kota Pangkal Pinang dalam penindakan tindak pidana perjudian online
Penelitian ini mengkaji penegakan hukum oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kota Pangkal Pinang dalam menanggulangi tindak pidana perjudian online yang semakin marak di wilayah hukumnya. Latar belakang penelitian ini didasari oleh meningkatnya jumlah kasus judi online di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, khususnya di masyarakat Pangkal Pinang. Penelitian menggunakan metode yuridis empiris dengan pendekatan kualitatif untuk menganalisis efektivitas penindakan yang dilakukan oleh Satreskrim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Satreskrim telah menjalankan tugasnya sesuai prosedur hukum, penindakan lebih difokuskan pada pelaku tingkat agen atau distributor dibanding pengguna biasa. Hal ini berpotensi menimbulkan ketimpangan dalam penegakan hukum dan masalah sosial yang lebih kompleks di kemudian hari. Selain itu, minimnya kesadaran masyarakat akan bahaya judi online turut menghambat upaya pencegahan. Oleh karena itu, perlu penanganan yang lebih merata terhadap semua level pelaku serta peningkatan penegakan hukum terhadap masyarakat dalam pencegahan dan pemberantasan judi online di Pangkal Pinang. Dengan demikian, Satreskrim dapat memberantas judi online dengan lebih efektif lagi ke depannya
Penerapan metode hibrida singular spectrum analysis (SSA) dan support vector machine (SVM) dalam memprediksi harga komoditas timah di provinsi Kepulauan Bangka Belitung
Provinsi Kepulauan Bangka Belitung merupakan wilayah penghasil timah terbesar di Indonesia, dengan kontribusi sekitar 90% terhadap total produksi nasional. Sebagai komoditas ekspor utama, harga komoditas timah sangat memengaruhi perekonomian daerah. Namun, harga komoditas timah mengalami fluktuasi yang signifikan akibat pengaruh faktor global seperti permintaan industri, nilai tukar, dan kondisi ekonomi dunia. Fluktuasi ini berdampak langsung pada strategi bisnis produsen, pengelolaan biaya, dan penetapan harga jual. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi harga komoditas timah menggunakan metode hibrida SSA dan SVM. SSA digunakan untuk mendekomposisi data harga komoditas timah menjadi komponen trend dan musiman, sedangkan SVM dengan model terbaik yaitu kernel RBF dimanfaatkan untuk meramalkan harga berdasarkan data hasil rekonstruksi dari SSA tersebut. Hasil prediksi harga komoditas timah mengalami trend menurun secara bertahap sepanjang tahun 2025 dengan nilai MAPE sebesar 2,41% yang termasuk kategori sangat baik. Berdasarkan nilai MAPE tersebut metode hibrida SSA-SVM mampu memberikan prediksi harga yang akurat, sehingga para produsen timah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dapat menjadikan penelitian ini sebagai bahan pertimbangan untuk mengoptimalkan strategi bisnis
Analisis yuridis tindakan pelaku peramalan ditinjau dari undang-undang nomor 1 tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP)
Tindakan pelaku peramalan dengan itikad buruk merupakan suatu perbuatan yang merugikan orang lain yang dilakukan oleh seseorang dengan modus peramalan yang merupakan kegiatan memprediksi masa depan yang berakar pada nilai budaya, agama, atau adat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis penentuan unsur tindakan pelaku peramalan yang merugikan kepentingan orang lain ditinjau dari Pasal 492 dan Pasal 486 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 Tentang Kitab Undang-Undang Nomor Hukum pidana, serta analisis tindakan pelaku peramalan ditinjau dari teori perbuatan melawan hukum. Penelitian ini menggunakan metode penelitian normatif dengan pendekatan kasus. Adapun hasil penelitian ini adalah, setelah dianalisis dari aspek tindak pidana penipuan dan penggelapan, berdasarkan kasus FNL, tindakan dari pelaku lebih memenuhi unsur- unsur tindak pidana penipuan pada ketentuan Pasal 492 Undang-undang Nomor 1 Tahun 2023 Tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Kemudian tindakan pelaku peramalan tersebut merupakan perbuatan melawan hukum yang bertentangan dengan kewajiban hukum si pelaku, bertentangan dengan hak subjektif orang lain, bertentangan dengan kesusilaan, dan bertentangan dengan kepatutan, ketelitian dan kehati-hatian
Pengaruh penambahan fitoplankton terhadap ketahanan thermal dan biodegradasi pada komposit bioplastik matriks pati tapioka
Plastik konvensional yang berasal dari minyak bumi memiliki dampak lingkungan yang signifikan karena sulit terurai dan digunakan secara luas dalam industri kemasan makanan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, pengembangan bioplastik ramah lingkungan menjadi solusi alternatif yang terus berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan fitoplankton terhadap ketahanan thermal dan biodegradasi pada komposit bioplastik berbasis pati tapioka. Variasi volume fitoplankton yang digunakan adalah 0 ml, 5 ml, 15 ml, dan 25 ml. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan fitoplankton memberikan pengaruh nyata terhadap penampilan fisik film bioplastik. Pada variasi 0 ml, film tampak paling jernih, tipis, dan memiliki permukaan halus, sedangkan pada variasi 25 ml, film tampak lebih keruh dan tidak rata. Uji Thermogravimetric Analysis (TGA) menunjukkan bahwa penambahan fitoplankton 25 ml menghasilkan stabilitas termal terbaik, dengan penurunan massa sebesar 7,122 mg (71,220%) pada rentang suhu 247,78 °C hingga 304,71 °C. Hasil ini mengindikasikan peningkatan ketahanan terhadap panas. Selain itu, uji biodegradasi menunjukkan bahwa sampel dengan penambahan fitoplankton 25 ml mengalami degradasi sebesar 77% setelah 7 hari, yang telah memenuhi standar SNI 7188.7:2016. Dengan demikian, penambahan fitoplankton pada bioplastik pati tapioka terbukti mampu meningkatkan sifat ketahanan thermal dan kemampuan biodegradasi, sehingga material ini berpotensi digunakan sebagai alternatif plastik ramah lingkungan